P. 1
Batas-Batasan Berpakaian Dan Masalah Fotografi Dan Pornoaksi

Batas-Batasan Berpakaian Dan Masalah Fotografi Dan Pornoaksi

|Views: 115|Likes:
Published by Apria Ruzmadhany
Batas-Batasan Berpakaian dan Masalah Fotografi dan Pornoaksi.
Batas-Batasan Berpakaian dan Masalah Fotografi dan Pornoaksi.

More info:

Published by: Apria Ruzmadhany on Mar 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/30/2013

pdf

text

original

MAKALAH BATASAN-BATASAN DALAM BERPAKAIAN DAN MASALAH FOTOGRAFI DAN PORNOAKSI DALAM MASYARAKAT

Dosen Pembimbing : NURYADIN, S. Ag., M. Ag Nip. 150368447

Oleh APRIA RUSMADHANY R Nim. JIE108201

PROGRAM STUDI S1 FARMASI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARBARU 2008

1 Trend pakaian yang sedang berkembang sekarang ini berupa pakaian yang ketat dan terbuka. Hal ini disebabkan trend mode pakaian yang semakin berkembang seiring kemajuan zaman. SMP.harakahdaily. PENDAHULUAN A. Mereka lebih merasa percaya diri jika pakaiannya sesuai 1 http://www. SMA dan bahkan di Perguruan Tinggi. Pemakai pakaian model ini banyak diikuti oleh pelajar dan mahasiswa perempuan. Apalagi para remaja yang sudah kuliah di PTN/PTS yang tidak menggunakan pakaian seragam/almamater dalam kegiatan belajar di kampus cenderung mengikuti trend model yang sedang berkembang. dan ketrampilan hidup lain yang ada pada setiap individu juga wajib dikembangkan secara optimal. hal ini dapat dibuktikan dengan pakaian yang dipakai oleh pelajar dan mahasiswa di lembaga pendidikan cenderung menggunakan baju yang kurang menutup bagian tubuh.1 Realita yang terjadi saat ini banyak pelajar dan mahasiswa suka menggunakan pakaian yang ketat dan terbuka. terbuka hingga tali pusat. 1 Trend mode pakaian yang ketat cenderung diminati oleh para remaja yang umumnya mereka masih bersekolah di jenjang pendidikan. negara dan agama. Latar belakang Lembaga pendidikan sebagai tempat untuk menggembleng para generasi muda supaya menjadi insan-insan yang berguna bagi nusa bangsa. punggung dan celana dalamnya kelihatan. tidak memikirkan sopan dan tidaknya. fisik motorik. Diakses pada tanggal 6 Desember 2008. sopan dan santun. etika. Pelajar dan mahasiswa perempuan yang berpenampilan trendy menggunakan pakaian ketat.net. Walaupun demikian para pelajar SMP. sopan santun. etika. Namun pada saat ini lembaga pendidikan di Indonesia telah mengalami kemunduran secara moral.BAB I. Dalam dunia pendidikan tidak hanya ilmu pengetahuan yang dikembangkan tetapi semua aspek yang meliputi: moral. SMA yang berseragam juga masih mengikuti trend mode pakaian yang sedang berkembang dengan memodifikasi pakaian seragam sekolahnya sesuai trend. . Para remaja yang tidak berseragam di sekolah menggunakan kesempatan untuk berdandan sesuai dengan kemauannya sendiri.

(Henk Schulte Nordholt:hal 1). dan lainnya. Semakna dengan hal ini. Sejarah pakaian adalah sejarah tentang perebutan panggung publik kekuasaan. tapi juga media untuk mengekspresikan sikap tertentu terhadap pengaruh-pengaruh kebudayaan dan politik asing. yang mengandung makna simbolik. longgar dan menutup bagian pusat.1 Pakaian bukan sekadar menandai perbedaan dan kesamaan di dalam masyarakat. pakaian telah membentuk citra diri dan identitas setiap orang yang membedakan dengan “yang lain”. dompet. Penggunaan pakaian yang ketat dan terbuka. etika dan sopan santun. ideologi. Allah juga memerintahkan umat Islam agar masuk ke dalam Islam secara keseluruhan. Semua hal ini melekat-erat dalam pakaian baju. topi. Yakni. dan bahkan agama. karena sekolah bukan hanya mendidik orang menjadi pandai tetapi juga untuk mendidik seorang belajar moral. politik.1 Islam adalah agama universal yang memiliki makna menampakkan ketundukan dan melaksanakan syariah serta menetapi apa saja yang datang dari Rasulullah.dengan trend yang sedang berkembang. Sadar atau tidak. dan agama. hirarki.1 Pakaian merupakan ekspresi tentang gaya hidup dan mencerminkan perbedaan status sosial. sepatu. martabat. ikat pinggang. Barangkali ungkapan klasik tentang “kehormatan diri terletak pada kata-kata dan kehormatan raga terletak pada pakaian”. memotivasi penulis mengadakan penelitian terhadap masalah ini untuk memperoleh sebuah solusi yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Pakaian yang sesuai norma dan dapat diterima masyarakat berbentuk sederhana. sebenarnya bertentangan dengan norma-norma dan nilai-nilai yang berkembang dimasyarakat. gender. bahu. Para pelajar dan mahasiswa ini rela mengorbankan uang biaya sekolah/kuliahnya demi memburu trend pakaian yang sedang berkembang. memerintahkan kaum muslimin untuk mengamalkan syariat Islam dan cabang-cabang iman yang begitu banyak . dan pinggang. pandangan sosial. Maka dengan adanya permasalahan yang sedang berkembang di masyarakat. Cara seseorang memilih pakaian dapat mencerminkan status.1 Maka sudah sepantasnya sekolah/lembaga pendidikan sebagai tempat mendidik generasi muda negara membuat sebuah cara untuk mengatasi masalah ini. celana. sangat tepat menggambarkan masalah ini.

wordpress. ia pun sarat makna.jumlah dan ragamnya. aurat.2 Pada titik ini. ataupun terbelenggu dalam hawa nafsu. Relasi-kuasa bermain dan saling tarik antara kalangan agamawan normatif dan feminis liberal.2 Di tanah air. dewasa ini banyak nilai-nilai Islam yang ditinggalkan oleh kaum muslimin. mereka kehilangan identitas diri sebagai muslimah sehingga sulit dibedakan mana yang muslimah dan non-muslimah. jilbab tidak hanya dipakai orang tua. ia dijadikan busana yang lazim dikenakan hanya pada momen-momen kerohanian —salat. Hal ini tampak dari banyaknya kaum muslimah yang tidak mempraktikkan syariat ini dalam keseharian mereka. Ia menyiratkan simbol sarat makna dan kepentingan. Tentu. Persoalan jilbab tak lagi wajibmubah. keraguan. tergantung siapa pemakainya. melainkan produk budaya Arab. berkabung. etis-tidak etis. . Di sisi lain. Pornografi adalah produk grafis (tulisan. Namun. bahkan para pelacur sekalipun. para artis. sebaliknya tak dipakai pada berbagai aktivitas kesehariannya. persamaan dll). bahkan saat menghadiri pesta pernikahan. Kritik penafsiran ayat jilbab M. jilbab menjadi simbol pakaian muslimah santri. terutama yang berasal dari pesantren. Akibatnya. pengajian.2 Namun.2 Islam memberikan definisi yang jelas dan tidak mengambang tentang pornografi dan pornoaksi. gambar. Pun mengamalkan apa saja yang diperintahkan dan meninggalkan seluruh yang dilarang semaksimal mungkin. Pengkaburan dari pemikiran yang benar ini telah dilakukan oleh beberapa pihak. film)2 http://fahrurmuis. dan privasi) dan atas nama kebebasan perempuan (ruang gerak. pekerja di kantor. kesucian. tapi juga para remaja. Di satu sisi.Quraish Shihab. antara atas nama kepentingan norma (tabu. yang lebih bahaya dari itu semua adalah adanya usaha pengkaburkan bahwa jilbab bukanlah sebuah kewajiban agama. haram-halal. jilbab sebenarnya masuk pada arena kontestasi —sebuah permainan makna dan tafsir. Diakses pada tanggal 6 Desember 2008. Salah satunya adalah dalam masalah jilbab. instansi maupun pemerintahan. baik dari luar umat Islam maupun dari dalam umat Islam sendiri.com.2 Fenomena tersebut bisa disebabkan oleh ketidaktahuan.

Sedangkan pornoaksi adalah sebuah perbuatan memamerkan aurat yang digelar dan ditonton secara langsung dari mulai aksi yang 'biasa-biasa' saja seperti aksi para artis di panggung-panggung hiburan umum hingga luar biasa dan atraktif seperti tarian telanjang atau setengah telanjang di tempat-tempat hiburan khusus (diskotekdiskotek. dalam konteks pornografi dan pornoaksi yang mengumbar aurat ini. Seorang wanita yang memperlihatkan sekadar rambut atau bagian bwah kakinya.com. misalnya memang dipandang belum melakukan aktivitas haram (karena media sebagai benda adalah mubah). kecuali untuk tujuan yang dibolehkan oleh syara. situssitus porno di internet. yang dimaksud adalah aurat menurut syariat islam Islam. misalnya memberi pertolongan medis. VCD. Sebab kaidah ushul fikih yang mu'tabar menyebutkan: 3 ‘’Sarana yang menjerumuskan pada tindakan keharaman adalah haram’’ Karena itu. ataupun bacaan-bacaan porno lainnya-yang mengumbar sekaligus menjual aurat. dll).).3 Secara fikih. Seseorang yang dihadapkan pada suatu media porno. misalnya jelas termasuk orang yang mengumbar aurat.bloggaul. kemubahan ini juga tidak berlaku untuk penyebarluasan dan propaganda pornografi/pornoaksi yang akan memiliki dampak serius di masyarakat. bila orang itu ikut dalam usaha membuat dan/atau menyebarkaluaskan media porno. 3 3 http://mujahid_bertopeng.baik dalam bentuk majalah. Sementara itu sebuah benda dengan muatan pornografi dihukumi seabagai benda yaitu mubah. . artinya aurat menjadi titik pusat perhatian. pengarah gaya. menyaksikan secara langsung aurat seseorang yang bukan haknya (pornoaksi) adalah HARAM. klab-klab malam. Diakses pada tanggal 6 Desember 2008. Batasan pornografi dan pornoaksi menurut Islam.v sutradara etc. Tentu saja. Akan tetapi. kemubahan ini bisa berubah menjadi haram ketika benda (baca: sarana/wasilah) itu dipastikan dapat menjerumuskan pada tindakan keharaman. tabloid. maka menurut syariat. Sebab aurat wanita dalam pandangan Islam adalah seluruh tubuhnya kecuali muka dan telapak tangan. film-film atau acara-acara di TV. dia dianggap telah melakukan aktivitas yang haram. Ini akan berlaku juga pada para pembuat pornografi (kamerawan. Namun demikian.

B. II. Bagaimana cara seseorang berpakaian baik dalam kampus 2. pendapat penulis terhadap pendapat para ahli serta pendapat penulis tentang rancangan Undang- BAB. Bagaimana makna jilbab bagi perempuan 3. Pada makalah ini saya mengambil peranan dari mahasiswa terhadap kehidupannya. Korban pelecehan atau pemerkosaan pada umumnya dialami oleh para pelajar atau mahasiswa perempuan. Adanya dukungan dan penolakan dan sebab-sebab terjadinya aksi pornografi dan pornoaksi 4. Masalah-masalah yang akan saya bahas adalah : 1. Pendapat penulis mengenai masalah berpakaian. Undang Fotografi dan Pornografi. dan suatu peraturan di Indonesia. sopan santun. etika. Seorang Polisi dari KAMTIBMAS mengatakan bahwa adanya pelajar dan mahasiswa memakai pakaian yang ketat atau terbuka banyak memicu tindak kriminal seperti pelecehan dan pemerkosaan. karena mereka merupakan obyek yang melakukan atau memakai pakaian tersebut.1 Pendapat Para Ahli Pandangan Masyarakat Terhadap Adanya Budaya Pakaian yang Ketat dan Terbuka Di Dunia Pendidikan dan Penanganannya : a. Perumusan Masalah Sebenarnya banyak masalah-masalah yang perlu dibahas mengenai pelanggaran norma. PEMBAHASAN 2. Aparat keamanan Pandangan aparat keamanan mengenai pelajar dan mahasiswa yang memakai pakaian terbuka dan ketat di kota Malang. Pandangan beberapa tokoh dalam masing-masing permasalahan 5. Hal ini karena kurangnya kesadaran para masyarakat akan halnya peraturan. Bentuk tubuh perempuan cukup .

Tokoh Agama Para tokoh agama sangat mengkhawatir dengan adanya para pelajar dan mahasiswa yang memakai pakaian ketat dan terbuka di lingkup dunia pendidikan karena mereka merupakan penerus bangsa dan negara. Teman-teman yang melihatnya secara spontan akan menertawakannya. Beliau juga mengatakan: timbulnya pelajar dan mahasiswa yang memakai pakaian ketat dan terbuka dapat dikurangi dengan cara memperbaiki kekurangan yang ada dalam keluarga. Tokoh Masyarakat Menurut pendapat seorang tokoh masyarakat. 1 . adanya pelajar dan mahasiswa yang memakai pakaian yang ketat atau terbuka semuanya tergantung pada keadaan orang tua. karena orang tua adalah pendidik pertama dan utama. dengan cara seperti itu secara langsung bagian belakang dari pakaian yang ketat akan terangkat dan punggung dari pelajar atau mahasiswa tersebut akan kelihatan oleh teman-temannya. Namun yang terjadi pada saat ini malah sebaliknya para perempuan cenderung memamerkan tubuhnya dengan rasa bangga di depan umum. Pelajar dan mahasiswa tumbuh dan berkembang dengan baik karena pengaruh pendidikan yang diberikan oleh orang tua. sehingga mereka mempunyai pengetahuan agama yang luas dan didorong untuk melaksanakannya dalam kehidupan mereka sehari-hari. Cara yang dapat ditempuh dengan meminta pelajar atau mahasiswa yang berpakaian ketat dan terbuka untuk menghapus papan tulis. upaya yang dapat ditempuh dengan membiasakan budaya malu kepada pelajar dan mahasiswa. Upaya yang dapat dilakukan untuk menangani masalah ini dengan lebih meningkatkan pengetahuan agama para pelajar dan mahasiswa. Tokoh Akademisi Para akademisi memandang pelajar dan mahasiswa yang memakai pakaian yang ketat dan terbuka dalam dunia pendidikan merupakan kemajuan zaman yang berdampak kepada lunturnya budaya sopan santun yang selama ini menjadi identitas bangsa dan negara Indonesia. Para pendidik baik di sekolah maupun di kampus sebaiknya mendidik mereka dengan menumbuhkan rasa malu pada diri sendiri. lingkungan masyarakat dan lingkungan sekolah.1 b. Memakai pakaian yang terbuka dan ketat tidak sesuai dengan ajaran agama Islam. Dalam mengatasi masalah ini diperlukan kerjasama oleh banyak pihak terutama orang tua dan guru untuk memberi pengertian kepada putraputrinya.1 d. 1 c. Dan inilah yang membuat orang bersangkutan tersebut merasa malu. Terutama oleh muslimah. tangan dan telapak kaki. Masalah ini perlu segera diselesaikan. karena aurat perempuan adalah seluruh tubuh kecuali wajah.membuat para laki-laki merasa terangsang untuk melakukan pelecehan maupun pemerkosaan. termasuk dalam perbaikan pola pendidikan keluarga. Padahal dalam AlQuran telah dijelaskan etika berpakaian yang harus dilaksanakan seorang muslim.

penggunaan jilbab sempat menjadi isu hangat yang diperbincangkan kelompok feminis Islam. Simbol kompleks dari banyak makna. marginal creature who buries herself and goes out into the world timidly and huddled in her veils? Why does the Muslim man need such a mutilated companion?”4 Namun demikian. 187). Bahkan Mernissi menyebut perempuan berjilbab adalah perempuan yang termutilasi. jilbab dapat menjadi opresif jika pemakaiannya dipaksakan. jilbab merupakan lambang pembebasan bagi perempuan. Berikut ini adalah kutipan langsung dari pernyataan Mernissi dalam bukunya The Veil and the Male Elite :“ How did the tradition succeed in transforming the Muslim women into that submissive. Namun jilbab pun dapat menjadi lambang penindasan perempuan ketika perempuan dipaksa untuk mengenakannya. baik ketika perempuan memilih untuk mengenakan atau melepaskan jilbab. yaitu karakter. dan ketakwaan. Menurutnya. mantan bintang film panas. misalkan sebagai wujud kepatuhan atau bakti terhadap suami. atau sebagaimana diharuskan dalam berbagai Perda syariah yang mulai diberlakukan di negara kita. Misalkan Inneke Koesherawati. kepribadian. maka laki-laki tidak akan menilai perempuan dari fisiknya saja. Ia bahkan dengan tegas menyatakan jilbab merupakan kegagalan visi egalitarianisme Nabi (Mernissi. Diakses pada tanggal 6 Desember 2008. yang mengenakan jilbab dan memaknainya dengan sangat dalam sebagai wujud pemulihan hubungannya dengan Tuhan. Hal-hal ini tentunya membebaskan perempuan dari masalah kebertubuhan. Dengan berjilbab. Sementara itu di Afganistan para perempuan malah melakukan pelepasan jilbab sebagai simbol anti-Taliban. Demikian pula di Iran ketika Reza Shah Palevi melarang jilbab dengan alasan modernisasi. Jilbab merupakan simbol revolusi. Dengan perkataan lain. 4 4 www. justru perempuan melakukan pemberontakan dengan beramai-ramai mengenakan jilbab. Perempuan tidak perlu memikirkan bahwa dirinya dinilai dari kebertubuhannya. dan kebebasan Aljazair dari penjajahan Barat. 4 Mernissi memang dengan tegas menolak jilbab. Ia bahkan mengatakan perempuan Muslim telah diubah sedemikian rupa menjadi ciptaan yang submisif dan marginal dengan mengubur diri mereka dalam jilbab. Ester Lianawati. Ester Lianawati tidak sependapat dengan Mernissi. melainkan lebih kepada inner beauty. kebanggaan kultural dan nasional. sebagai lambang pembebasan mereka dari suami (mantan). Jilbab. Wordpress.com. Menurutnya jilbab justru merupakan simbol kemenangan kaum munafik. Pelepasan jilbab juga pernah dilakukan oleh Tia Subiakto dan Trie Utami setelah bercerai. 4 Jadi jilbab bukanlah suatu simbol pengekangan perempuan sebagaimana yang selama ini dikritik oleh masyarakat Barat.4 Selain itu jilbab juga bermakna spiritualitas. Dengan menyerukan agar perempuan berjilbab supaya tidak diganggu para jahiliah justru tidak menyelesaikan persoalan yang sebenarnya ada pada diri laki-laki jahiliah tersebut. Mernissi mengataan bahwa jilbab justru memperkenalkan kembali gagasan bahwa jalanan itu dikuasai oleh kaum jahiliah yang tidak dapat mengontrol hasrat seksual.Beberapa waktu lalu. . lebih jauh lagi adalah hubungan seseorang dengan Tuhannya. Fatima Mernissi adalah salah satu feminis Islam yang bersuara keras tentang masalah jilbab ini.

” Nah. Pemikarannya tersebut dapat dilihat dalam buku Kritik Atas Jilbab yang diterbitkan oleh Jaringan Islam Liberal dan The Asia Foundation. karena itu mereka tidak diganggu.2 Di samping mengulangi pandangannya tersebut ketika menafsirkan surat An-Nur ayat 31. Ayat yang dimaksud ialah:2 ْ ‫مم‬ ‫ن‬ ِ ‫ن‬ ّ ‫هم‬ ِ‫ي‬ ْ‫ل‬ َ‫ع‬ َ ‫ن‬ َ ‫ني‬ ِ‫د‬ ْ ‫يم‬ ُ‫ن‬ َ ‫ني‬ ِ‫م‬ ِ‫ؤ‬ ْ ‫مم‬ ُ‫ل‬ ْ‫ء ا‬ ِ ‫سمما‬ َ‫ن‬ ِ‫و‬ َ َ ‫تمك‬ ِ ‫نا‬ َ‫ب‬ َ‫و‬ َ ‫ك‬ َ ‫جم‬ ِ ‫وا‬ َ‫ز‬ ْ‫ل‬ َ ‫ل‬ ِ ْ‫ق‬ ُ‫ي‬ ّ‫ب‬ ِ‫ن‬ ّ ‫ها ال‬ َ‫ي‬ ّ‫أ‬ َ‫يا‬ َ ‫ما‬ ً ‫حي‬ ِ‫ر‬ َ ‫را‬ ً ‫فو‬ ُ‫غ‬ َ ‫ل‬ ُ ‫نا‬ ّ َ ‫كا‬ َ‫و‬ َ ‫ن‬ َ‫ي‬ ْ‫ذ‬ َ‫ؤ‬ ْ‫ي‬ ُ‫ل‬ َ‫ف‬ ََ ‫فن‬ ْ‫ر‬ َ‫ع‬ ْ‫ي‬ ُ‫ن‬ ْ‫أ‬ َ ‫نى‬ َ‫د‬ ْ‫أ‬ َ‫ك‬ َ‫ل‬ ِ‫ذ‬ َ ‫ن‬ ّ‫ه‬ ِ‫ب‬ ِ ‫بي‬ ِ‫ل‬ َ‫ج‬ َ “Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu. Al-Ahzab: 59). Quraish Shihab. Quraish Shihab juga mengulanginya dalam buku Wawasan Al-Qur’an. Karena itu.”2 Demikianlah pendapat yang dipegang oleh M. Quraish Shihab memiliki pandangan yang aneh dengan manyatakan bahwa Allah tidak memerintahkan wanita muslimah memakai jilbab. yang memberikan peryataan kontroversial bahwa jilbab adalah produk budaya Arab.3 Dalam menafsirkan ayat di atas. anak-anak perempuanmu. hanya saja cara memakainya belum mendukung apa yang dikehendaki ayat ini.” (QS. ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Ia bahkan mempertanyakan hukum jilbab dengan mengatakan bahwa tidak diragukan lagi bahwa jilbab bagi wanita adalah . Kesan ini diperoleh dari redaksi ayat di atas yang menyatakan jilbab mereka dan yang diperintahkan adalah “Hendaklah mereka mengulurkannya. Pernyataan kontroversi tentang jilbab juga dilontarkan oleh pakar tafsir Indonesia M. M. karena agaknya ketika itu sebagian mereka telah memakainya. Pendapatnya tersebut ialah sebagai berikut:2 “Ayat di atas tidak memerintahkan wanita muslimah memakai jilbab. Quraish Shihab hingga sekarang. Allah berfirman: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya. Tidak hanya itu. dan istriistri orang mukmin. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha penyayang. Allah berfirman tentang jilbab hanya di satu tempat.Dari dalam tubuh umat Islam sendiri. Pemikirannya tersebut dapat dilihat dalam Tafsir Al-Misbah dan Wawasan Al-Qur’an. ia juga menulis masalah ini secara khusus dalam buku Jilbab Pakaian Wanita Muslimah: Pandangan Ulama Masa Lalu dan Cendekiawan Kontemporer. terhadap mereka yang telah memakai jilbab. M. meskipun sudah banyak masukan dan bantahan terhadap pendapatnya tersebut. Hal ini terbukti dari tidak adanya revisi dalam bukunya yang berjudul Tafsir Al-Misbah. selanjutnya ia populer dikenal dengan ayat jilbab. yang diterbitkan oleh Pusat Studi Quran dan Lentera Hati pada Juli 2004. Di antaranya adalah Muhammad Sa’id AlAsymawi. yaitu surat Al-Ahzab ayat 59. tentu lebih-lebih lagi yang belum memakainya. pandangan nyleneh tersebut pernah dilontarkan oleh beberapa tokoh. seorang tokoh liberal Mesir.2 Dalam Al-Qur’an.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal.

perintah tersebut didasari atas dalil baik dari Al-Qur’an maupun hadits dan qarinah (petunjuk) yang sangat kuat. bukan jilbab.2 Banyak kesalahpahaman terhadap Islam di tengah masyarakat. yang penting ‘kan sudah menutup aurat. para ahli tafsir berbeda pendapat tentang makna “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. pendapat M. Adapun jilbab yang terdapat dalam surah alAhzab [33]: 59.” Di antara tafsiran mereka terhadap ayat tersebut ialah: menutup wajah dan kepalanya. Kerudung dalam al-Qur’an surah An-Nuur [24]: 31 disebut dengan istilah khimar (jamaknya: khumur). dapat kita ambil kesimpulan bahwa jilbab pada umumnya adalah pakaian yang lebar. sebagaimana yang disebut Al-Qur’an. Jadi. dan mengulurkan kain untuk menutup kepala hingga dada. dapat kita ketahui bahwa para ahli tafsir dari dahulu hingga sekarang telah bersepakat bahwa jilbab adalah sebuah kewajiban agama bagi kaum wanita. bukan satu-satunya syarat busana dalam kehidupan . Tak sedikit orang menyangka bahwa yang dimaksud dengan jilbab adalah kerudung. model potongan atau bercelana panjang jeans oke-oke saja. Sementara itu. Islam telah menetapkan syarat-syarat bagi busana muslimah dalam kehidupan umum. Jilbab bukan kerudung.2 Dengan demikian. Padahal tidak demikian. “Jilbab adalah semacam selendang yang dikenakan di atas khimar yang sekarang ini sama fungsinya seperti izar (kain penutup).” (Syaikh Al Bani dalam Jilbab Muslimah). “Jilbab menurut bahasa Arab yang disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah pakaian yang menutupi seluruh badan. sedang mode baju apakah terusan atau potongan. mengulurkan ke seluruh tubuh kecuali dua mata. para ulama ahli tafsir sejak dahulu hingga sekarang telah bersepakat tentang kewajiban memakai jilbab bagi kaum muslimah.gambaran identitas seorang Muslimah.5 Kesalahpahaman lain yang sering dijumpai adalah anggapan bahwa busana muslimah itu yang penting sudah menutup aurat. Padahal tidak begitu.2 Dari rujukan di atas. Misalnya saja jilbab. Kalau sudah menutup aurat. dan menutupi seluruh bagian tubuh. menutup seluruh badan dan separuh wajah dengan memperlihatkan kedua mata. dianggap bukan masalah.” Sedangkan Ibnu Katsir mengatakan. Sebab. serta hanya memperlihatkan mata kirinya. longgar. Sebab. atau memakai celana panjang. Qurais Shihab yang menyatakan bahwa kewajiban mengulurkan jilbab adalah masalah khilafiyah jelas tidak berdasar. bukan hanya sebagiannya. Dianggap. Menutup aurat itu hanya salah satu syarat. sebenarnya adalah baju longgar yang menutupi seluruh tubuh perempuan dari atas sampai bawah. atau mengulurkan ke seluruh tubuh kecuali muka. Tetapi apa hukumnya?2 Ibnu Hazm rahimahullah mengatakan. dianggap sudah berbusana muslimah secara sempurna. Mereka bersepakat tentang wajibnya memakai jilbab dan berbeda pendapat tentang makna mengulurkan jilbab: apakah mengulurkan ke seluruh tubuh kecuali satu mata. seperti yang ditunjukkan oleh nash-nash al-Qur’an dan as-Sunnah.

Diakses pada tanggal 6 Desember 2008. sehingga diperlukan alternatif model penanganan yang perlu diuji cobakan terhadap permasalahan yang sedang terjadi. Syarat lainnya misalnya busana muslimah tidak boleh menggunakan bahan tekstil yang transparan atau mencetak lekuk tubuh perempuan. kaku. walaupun menutup aurat tapi kalau mencetak tubuh alias ketat —atau menggunakan bahan tekstil yang transparan— tetap belum dianggap busana muslimah yang sempurna. terkadang terasa amat berat. atau rela terseret oleh bujukan hawa nafsu atau rayuan syaitan terlaknat untuk mengenakan mode-mode liar yang dipropagandakan kaum kafir dengan tujuan agar kaum muslimah terjerumus ke dalam limbah dosa dan kesesatan. Dengan demikian. Misalnya: penetapan seragam untuk para pelajar. Pembiasaan ini dapat dilakukan waktu pelajar atau mahasiswa baru mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah atau di kampus tersebut. jilbab secara kontras jelas akan kelihatan ortodoks. dan kurang trendi (dan tentu.5 2. kesalahpahaman semacam itu perlu diluruskan. Padahal. apakah dia akan tetap teguh mentaati ketentuan Allah dan RasulNya. seraya menanggung perasaan berat hati namun berada dalam keridhaan Allah. Di tengah maraknya berbagai mode busana wanita yang diiklankan trendi dan up to date. . busana jilbab itulah pakaian yang benar bagi muslimah.5 Di sinilah kaum muslimah diuji. pergaulan.wordpress. tidak seksi). Memang. Diuji imannya. agar kita dapat kembali kepada ajaran Islam secara murni serta bebas dari pengaruh lingkungan. Di sini dia harus memilih. Model penanganan untuk masalah ini dapat dilakukan dengan membiasakan para pelajar dan mahasiswa untuk memakai pakaian yang formal. diuji taqwanya. Adanya model ini tidak terlepas dari alternatif penanganan yang telah dilakukan pada waktu yang lalu. karena diperolehnya model ini dengan cara mengkaji penanganan yang telah dilakukan. Pembiasaan tanpa 5 http://konsultasi.umum.2 Pendapat Saya Dengan melihat realita yang terjadi terhadap masalah berkembangnya trend pakaian di dunia pendidikan yang semakin melunturkan etika sopan santun.5 Karena itu. jika kita konsisten dengan Islam. jilbab-dan-khimar-busanah-muslimah-dalamkehidupan-sehari-hari.com. Misalnya saja memakai jilbab (dalam arti yang sesungguhnya). atau adat-istiadat rusak di tengah masyarakat sekuler sekarang.

Banyak yang menjadi korban yaitu anak-anak muda sekarang. Banyak yang mendukung dan banyak pula yang menolak. Seharusnya kita menyaring nilai-nilai negative dari budaya luar. Indonesia juga sudah merancang Undang-Undang anti fotografi dan pornografi. maka hal tersebut telah melanggar norma dan sopan santun tersebut. Sehingga anak tersebut tidak terjerumus dalam perbuatan yang diharamkan bagi agama Islam. Namun apabila foto-foto itu di salah gunakan menjadi foto porno. Dengan menanggapi hal itu. bahwa jilbab merupakan lambang pembebasan bagi perempuan. Hal itu bisa dimulai dengan menjaga harga diri masing-masing pribadi. sehingga dengan mudah akan dibaca oleh pelajar dan mahasiswa.ada aturan akan terasa kurang tepat. Namun. Manusia bebas untuk berekspresi. memang hal tersebut merupakan suatu seni namun ada batas-batasan dan ada ruang publik yang terbatas. Itu tergantung dari masing-masing diri perempuan . maka seharusnya kita harus menjaga citra Negara kita. Sebagai Negara yang bermayoritaskan Islam. Salah satu contoh tulisan untuk membuat seseorang memakai pakaian yang sopan dapat dibuat tulisan sebagai berikut: Tiada kesan tanpa penampilan yang baik. Salah satunya adalah dengan foto-foto yang lagi trend di masa ini. saya berpendapat bahwa. Menetapkan aturan cara berpakaian. sebagai salah satu alternatif yang dapat diikuti dengan cara-cara sebagai berikut: Memasang poster yang berisi moto-moto di sekolah-sekolah atau di kampus. baik ketika perempuan memilih untuk mengenakan atau melepaskan jilbab. Supaya isi moto-moto tersebut dapat dilaksanakan oleh pelajar dan mahasiswa diperlukan aturan-aturan yang tegas dengan sanksi yang tegas. Penampilan yang baik tercermin dari pakaian yang kita pakai. Islam menganjurkan kita agar menutup aurat. Tentu saja aksi fotografi dan pornografi membuat harga diri orang tersebut menjadi rendah. sehingga untuk memecahkan masalah ini diperlukan aturan dan sanksi yang tegas dari lembaga yang bersangkutan. Yang mengatakan menolak karena dengan alasan bahwa hal tersebut merupakan seni. ada beberapa norma dan sopan santun dalam memenuhi ekspresi kita. Saya setuju dengan pendapat Ester.

anak-anak perempuanmu. sangat dekat dengan kasih kasih dan cinta Allah. dan jika jiwa Anda sudah lebih baik. ke seluruh tubuh mereka. maka akan timbul rasa kasih sayang Anda terhadap sesame dan begitu pula sebaiknya. karena segala sesuatu akan berjalan secara bertahap. . dan tidak ada manusia ini yang sempurna. tidak sekaligus. dan Hadist Rasulullah pada Fatimah Ra. dan istri orang mukmin.Jilbab. Walaupun jilbab itu harus tapi setidaknya niat berjilbab bersih."Hai nabi katakanlah kepada istrimu.hendaklah mereka memakai jilbab mereka. terlepas dari segala dosa dan kesalahan yang pernah dilakukan.karena itu mereka tidak diganggu. yang menyatakan. supaya mereka lebih mudah untuk dikenal. Padahal aturan yang mewajibkan perempuan muslim untuk memakai jilbab sudah tercantum dalam surat Ahzaab ayat 63. dan Allah maha pengampun lagi maha penyayang".tersebut. paling tidak Anda akan terpatri dalam jiwa untuk selalu berbuat yang lebih baik lagi. Dengan menggunakan jilbab. terutama bagi orang-orang yang berada dekat dan selalu ada untuk Anda. Tinggal bagaimana kita meyakinkan diri kita untuk dapat berjilbab.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->