Perilaku Menyantuni Kaum Dhuafa

• Maksud dari menyantuni kaum duafa ialah memberikan harta atau barang yang bermanfaat untuk duafa, kaum duafa sendiri ialah orang yang lemah dari bahasa Arab (duafa) atau orang yang tidak punya apa-apa, dan mereka harus disantuni bagi kewajiban muslim untuk saling memberi, itu sebagai bentuk ibadah kepada Allah Swt. Perlu digaris bawahi, bahwa “memberi” tidak harus uang, tetapi bisa juga makanan atau barang yang dapat bermanfaat. • Menurut para ulama, menyantuni kaum duafa akan menyelamatkan diri kita dari api neraka, tapi sekarang banyak manusia yang segan megeluarkan hartanya untuk berinfak pada kaum dhuafa. Yang disebut kaum dhuafa bukan terbatas pada orang miskin, tetapi juga juga bisa pada panti asuahan, membangun masjid, anak yang putus sekolah dan membiayai pendidikannya, dan keluarga dekat serta orang yang sedang perjalanan. • Untuk anak yatim, Islam memerintahkan untuk memeliharanya, memuliakannya. tidak boleh berlaku sewenang-wenang. Menjaga hartanya ( kalau ada), sampai anak yatim tersebut dewasa, mandiri dan bisa mengurus hartanya.

anak yatim piatu. • Menyantuni orang yang tidak mampu atau orang miskin. kekurangan. • Melaksanakan kewajiban untuk membayar zakat. . karena mereka masih sangat membutuhkan pertolongan dan bantuan. • Melaksanakan ibadah yang menjadi kewajiban manusia kepada Allah SWT. • Menepati janji bagi orang yang mengadakan perjanjian. • Membantu orang yang terpaksa harus meminta-minta. • Menolong musafir yang berniat baik dalam perjalanan dan pengembaraanya.Perilaku menyantuni kaum dhuafa • Memberikan harta yang sudah tidak kita perlukan kepada orang yang memerlukan. • Memberikan sebagian harta kepada orang yang lemah. seperti gelandangan dan pengemis. sakit.

antara lain sebagai berikut: • Menjauhi segala macam kegiatan yang sia-sia dan menghabiskan waktu percuma. disayangi. misalnya memperoleh penghormatan. orang miskin. dan membantu meringankan beban penderitaannya. dan orang yang sedang dalam perjalanan.orang miskin. dan ikut gembira ketika memperoleh nikmat. • Hak ibnu sabil/orang yang sedang dalam perjalanan dengan tujuan baik adalah memberikan bantuan dan pertolongan agar tujuan mereka tercapai. . • Larangan Allah swt agar umat Islam jangan menghambur-hamburkan hartanya secara boros. dan orang yang sedang dalam perjalanan adalah mempererat tali persaudaraan dan hubungan kasih sayang. • Mempelajari ilmu agama dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. • Allah swt memerintahkan seorang muslim memberikan hak kepada keluarga dekat. Sesungguhnya pemboros adalah saudara setan.Pencerminan terhadap Surah Al Isra ayat 26-27 dan Al Baqarah Ayat 177 dapat melahirkan perilaku. dikasihani. serta membantu meringankan beban penderitaan yang mereka alami. • Hak keluarga dekat. mengunjungi bila kena musibah. • Hak yang harus dilakukan seorang muslim terhadap keluarga dekat. • Hak fakir miskin. kasih sayang. misalnya memberikan sedekah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful