B. Fisiologi Sistem Reproduksi Wanita
1. Hormon Reproduksi pada wanita a. Hormon FSH yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan sel-sel folikel sekitar sel ovum. b. Hormon Estrogen yang berfungsi merangsang sekresi hormone LH. c. Hormon LH yang berfungsi merangsang terjadinya ovulasi (yaitu proses pematangan sel ovum). d. Hormon progesteron yang berfungsi untuk menghambat sekresi FSH dan LH

C. Siklus Menstruasi
Siklus mnstruasi terbagi menjad 4. wanita yang sehat dan tidak hamil, setiap bulan akan mengeluarkan darah dari alat kandungannya. 1.Stadium menstruasi (Desquamasi), dimana endometrium terlepas dari rahim dan adanya pendarahanselama 4hari. 2.Staduim prosmenstruum (regenerasi), dimana terjadi proses terbentuknya endometrium secara bertahap selama 4hr 3.Stadium intermenstruum (proliferasi), penebalan endometrium dan kelenjar tumbuhnya lebih cepat.

Stadium praemenstruum (sekresi). LH berfungsi memicu perkembangan folikel (sel-sel teka dan sel-sel granulosa) dan juga mencetuskan terjadinya ovulasi di pertengahan siklus (LH-surge). Estrogen Estrogen dihasilkan oleh ovarium. FSH akan menyebabkan pematangan dari folikel. LH (Luteinizing Hormone) / ICSH (Interstitial Cell Stimulating Hormone) Diproduksi di sel-sel kromofob hipofisis anterior. HCG (Human Chorionic Gonadotrophin) Mulai diproduksi sejak usia kehamilan 3-4 minggu oleh jaringan trofoblas (plasenta). Bila kadar estrogen tinggi. rambut kemaluan. D. 6. Kadarnya makin meningkat sampai dengan kehamilan 10-12 minggu (sampai sekitar 100. LH meningkatkan dan mempertahankan fungsi korpus luteum pascaovulasi dalam menghasilkan progesteron. . Hormon-Hormon Reproduksi 1. lekuk tubuh. Kerja sangat cepat dan singkat. Estrogen juga berguna pada siklus menstruasi dengan membentuk ketebalan endometrium. 3. 5. GNRH akan merangsang pelepasan FSH (folikl stimulating hormone) di hipofisis. menjaga kualitas dan kuantitas cairan cerviks dan vagina sehingga sesuai untuk penetrasi sperma.4. maka estrogen akan memberikan umpanbalik ke hipotalamus sehingga kadar GNRH akan menjadi rendah. Estrogen berguna untuk pembentukan ciri-ciri perkembangan seksual pada wanita yaitu pembentukan payudara. Selama fase luteal siklus. Pelepasannya juga periodik / pulsatif. Progesterone mempertahankan ketebalan endometrium sehingga dapat menerima implantasi zygot. begitupun sebaliknya. Ada banyak jenis dari estrogen tapi yang paling penting untuk reproduksi adalah estradiol. FSH (folikel stimulating hormone) dan LH (luteinizing Hormone) Kedua hormon ini dinamakan gonadotropoin hormon yang diproduksi oleh hipofisis akibat rangsangan dari GNRH. Progesteron Hormon ini diproduksi oleh korpus luteum. Kemudian folikel ini akan menjadi korpus luteum dan dipertahankan untuk waktu tertentu oleh LH. perubahan kelenjar dan adanya penimbunan glikogen guna mempersiapkan endometrium. waktu paruh eliminasinya pendek (sekitar 1 jam). 2. Dari folikel yang matang akan dikeluarkan ovum. kadarnya dalam darah bervariasi setiap fase siklus. Gonadotropin Releasing Hormone GNRH merupakan hormon yang diproduksi oleh hipotalamus diotak.000 mU/ml). 4. Bersama FSH. Kadar progesterone terus dipertahankan selama trimester awal kehamilan sampai plasenta dapat membentuk hormon HCG.dll.

kemudian naik kembali sampai akhir trimester ketiga (sekitar 10. Pada kehamilan. prolaktin juga SISTEM REPRODUKSI WANITA Sistem reproduksi wanita terdiri dari: Proses yang Terjadi pada sistem reproduksi Wanita . dsb).000 mU/ml). tes Pack. Berfungsi meningkatkan dan mempertahankan fungsi korpus luteum dan produksi hormon-hormon steroid terutama pada masa-masa kehamilan awal. Deteksi HCG pada darah atau urine dapat dijadikan sebagai tanda kemungkinan adanya kehamilan (tes Galli Mainini. Di ovarium. prolaktin ikut mempengaruhi pematangan sel telur dan mempengaruhi fungsi korpus luteum. 7.kemudian turun pada trimester kedua (sekitar 1000 mU/ml). memiliki aktifitas memicu / meningkatkan produksi dan sekresi air susu oleh kelenjar payudara. LTH (Lactotrophic Hormone) / Prolactin Diproduksi di hipofisis anterior. Mungkin juga memiliki fungsi imunologik.

Sel telur biasanya dilepaskan dalam waktu 16-32 jam setelah terjadi peningkatan kadar LH.tergantung pada berbagai faktor. Pada saat ovulasi ini beberapa wanita merasakan nyeri tumpul pada . yang lainnya hancur.dan bahkan dari bulan ke bulan bergantung pada berbagai hal. Folikel yang matang akan menonjol dari permukaan ovarium. Menstruasi dimulai saat pubertas dan menandai kemampuan seorang wanita untuk mengandung anak. termasuk kesehatan fisik.dan berat tubuh relatif terhadap tinggi tubuh. Lapisan paling atas dan lapisan tengah dilepaskan. ini juga yang menandai akhir dari masa-masa kehamilan seorang wanita. sekali lagi tergantung pada kesehatan dan pengaruh-pengaruh lainnya. Pada pertengahan fase folikuler. Pada suatu siklus.Fase folikuler Dimulai dari hari 1 sampai sesaat sebelum kadar LH meningkat dan terjadi pelepasan sel telur (ovulasi) Dinamakan fase folikuler karena pada saat ini terjadi pertumbuhan folikel di dalam ovarium. sedangkan lapisan dasar tetap dipertahankan dan menghasilkan sel-sel baru untuk kembali membentuk kedua lapisan yang telah dilepaskan. yaitu : 1.Fase ovulatoir Fase ini dimulai ketika kadar LH meningkat dan pada fase ini dilepaskan sel telur. Akhir pengaruh kemampuan wanita bermenstruasi disebut menopause. kadar FSH sedikit menigkat sehingg merangsang pertumbuhan sekitar3-30 folikel yang masing-masing mengandung 1 sel telur. Siklus Menstruasi Siklus menstruasi terbagi menjadi tiga fase. Darah menstruasi biasanya tidak membeku kecuali jika perdarahannya sangat hebat.dan nutrisi wanita yang bersangkutan.A. sebagian endometrium dilepaskan sebagai respon terhadap penurunan kadar hormon estrogen dan progesteron. termasuk kesehatan wanita. Panjang siklus dapat bervariasi pada satu wanita selama saat-saat yang berbeda dalam hidupnya. Biasanya menstruasi dimulai antara umur 10 dan 16 tahun. Darah yang hilang sebanyak 28-283 gram.emosi. akhirnya pecah dan melepaskan sel telur. siklus menstruasi adalah tiap 28 hari. Perdarahan menstruasi berlangsung selama 3-7 hari. 2. menstruasi MENSTRUASI atau haid adalah pengeluaran secara periodik darah dan sel-sel tubuh dari vagina yang berasal dari dinding rahim wanita. rata-rata selama 5 hari. Menstruasi berlangsung kira-kira sekali sebulan sampai wanita mencapai usia 45-50 tahun. Tetapi hanya 1 folikel yang terus tumbuh. Endometrium terdiri dari 3 lapisan.

Fase luteal Fase ini terjadi setelah ovulasi dan berlangsung selama sekitar 14 hari. Peningkatan suhu ini bisa digunakan untuk memperkirakan terjadinya ovulasi. Setelah 14 hari. Hormon ini memelihara korpus luteum yang menghasilkan progesteron sampai janin bisa menghasilkan hormonnya sendiri. folikel yang pecah kembali menutup dan membentuk korpus luteum yang menghasilkan sejumlah besar progesteron. yang berlangsung selama beberapa menit sampai beberapa jam. . Jika telur dibuahi. korpus luteum akan hancur dan siklus yang baru akan dimulai. Setelah melepaskan telurnya. Progesteron menyebabkan suhu tubuh sedikit meningkat selama fase luteal dan tetap tinggi sampai siklus yang baru dimulai. nyeri ini biasa disebut mittelschmerz. kecuali jika terjadi pembuahan.perut bagian bawah. Tes kehamilan didasarkan kepada adanya peningkatan kadar HCG. korpus luteum mulai menghasilkan HCG (human chorionic gonadotropin). 3.

Siklus menstruasi terjadi pada manusia dan primata. Umumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula setiap 21 hari dan 30 hari) yaitu sebagai berikut : Pada hari 1 sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH.4 mg per g. jika tidak terjadi pembuahan maka lapisan endometrium pada uterus akan luruh keluar tubuh. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi. Periode ini disebut fase luteal. jika tidak terjadi pembuahan. akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang.. endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke-28. sedangkan pada siklus estrus. selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH. LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus. Menstruasi yang terjadi terus menerus setiap bulannya disebut sebagai siklus menstruasi. Selain itu. Bedanya. endomentrium akan direabsorbsi oleh tubuh. selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke14. Normalnya. yaitu 25-60 ml. Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. menstruasi biasanya terjadi pada usia 11 tahun dan berlangsung hingga wanita menopause (biasanya terjadi sekitar usia 45 – 55 tahun). Konsentrasi Hb normal 14 gr per dl dan kandungan besi Hb 3. hampir 90% wanita memiliki siklus 25 – 35 hari dan hanya 10-15% yang memiliki panjang siklus 28 hari. pembentukan progesteron berhenti sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti. maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilan proses oogenesis kembali Menstruasi adalah pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai dengan pendarahan dan terjadi setiap bulannya kecuali pada saat kehamilan. Oleh karena tidak ada progesteron. volume darah ini mengandung 12-29 mg besi dan . folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. Saat folikel berkembang menjadi folikel Graaf yang masak. namun beberapa wanita memiliki siklus yang tidak teratur Rata-rata banyaknya darah yang hilang pada wanita normal selama satu periode menstruasi telah ditentukan oleh beberapa kelompok peneliti. menstruasi berlangsung selama 3 – 7 hari. Sedang pada mamalia lain terjadi siklus estrus. Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio. pada siklus menstruasi. Pada seat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. tetapi antara 2 sampai 8 hari masih dapat dianggap normal Panjang siklus menstruasi dihitung dari hari pertama periode menstruasi – hari dimana pendarahan dimulai disebut sebagai hari pertama yang kemudian dihitung sampai dengan hari terakhir – yaitu 1 hari sebelum perdarahan menstruasi bulan berikutnya dimulai.

Salah satu atau beberapa sel telur kemudian tumbuh lebih cepat daripada sel telur lainnya dan menjadi dominant hingga kemudian mulai memproduksi hormon yang disebut estrogen yang dilepaskan kedalam aliran darah. mencapai rahim dan pada akhirnya “menanamkan diri” didalam rahim. Pada permulaan siklus.menggambarkan kehilangan darah yang sama dengan 0. Kemudian. sebuah hormon dilepaskan dari dalam otak yang disebut dengan Luteinizing Hormone (LH). sperma yang sehat masuk kedalam tuba falopi tersebut. sel telur tersebut akan membelah diri dan memproduksi hormon Human Chorionic Gonadotrophin (HCG) Hormone tersebut membantu pertumbuhan embrio didalam rahim.0 mg besi untuk setiap hari siklus tersebut atau 150 sampai 400 mg per tahun (Cunningham. sebuah kelenjar didalam otak melepaskan hormon yang disebut Follicle Stimulating Hormone (FSH) kedalam aliran darah sehingga membuat sel-sel telur tersebut tumbuh didalam ovarium.4 sampai 1. Hormone estrogen tersebut juga menghasilkan lendir yang lebih banyak di vagina untuk membantu kelangsungan hidup sperma setelah berhubungan intim. Sel telur yang telah dibuahi memerlukan beberapa hari untuk berjalan menuju tuba falopi. Hormone estrogen bekerjasama dengan hormone FSH membantu sel telur yang dominan tersebut tumbuh dan kemudian memberi signal kepada rahim agar mempersiapkan diri untuk menerima sel telur tersebut. Hormone ini dilepas dalam jumlah banyak dan memicu terjadinya pelepasan sel telur yang telah matang dari dalam ovarium menuju tuba falopi. Ketika sel telur telah matang. 1995). maka sel telur tersebut memiliki kesempatan yang besar untuk dibuahi. . Jika pada saat ini.

yaitu : o Fase proliferasi dini. maka endometrium akan meluruh dan terjadinya proses menstruasi berikutnya.Jika sel telur yang telah dilepaskan tersebut tidak dibuahi. Fase ini berlangsung selama 3-4 hari. Kondisi ini mulai sejak fase menstruasi terjadi dan berlangsung selama ± 4 hari. d) Fase pramenstruasi atau fase sekresi . Fase-fase ini merupakan hasil kerjasama yang sangat terkoordinasi antara hipofisis anterior. b) Fase pasca menstruasi atau fase regenerasi Fase ini. Seorang wanita memiliki 2 ovarium(sel Indung Telur) dimana masing-masing menyimpan sekitar 200. berlangsung antara hari ke-11 sampai hari ke-14. Normalnya. o Fase proliferasi akhir. endometrium terlepas dari dinding uterus dengan disertai pendarahan dan lapisan yang masih utuh hanya stratum basale. o Fase proliferasi madya. Fase ini dapat dikenali dari epitel permukaan yang tipis dan adanya regenerasi epitel. hanya satu atau beberapa sel telur yang tumbuh setiap periode menstruasi dan sekitar hari ke 14 sebelum menstruasi berikutnya. terjadi pada hari ke-4 sampai hari ke-7. terjadi pada hari ke-8 sampai hari ke-10. ketika sel telur tersebut telah matang maka sel telur tersebut akan dilepaskan dari ovarium dan kemudian berjalan menuju tuba falopi untuk kemudian dibuahi. Proses pelepasan ini disebut dengan “OVULASI” Fase-fase dalam siklus menstruasi Setiap satu siklus menstruasi terdapat 4 fase perubahan yang terjadi dalam uterus. c) Fase intermenstum atau fase proliferasi Setelah luka sembuh.5 mm. dan uterus. Fase ini dapat dikenali dari permukaan yang tidak rata dan dijumpai banyaknya mitosis.000 hingga 400. Fase ini merupakan bentuk transisi dan dapat dikenali dari epitel permukaan yang berbentuk torak yang tinggi. Fase ini berlangsung dari hari ke-5 sampai hari ke-14 dari siklus menstruasi. terjadi penyembuhan luka akibat lepasnya endometrium. akan terjadi penebalan pada endometrium ± 3. Fase proliferasi dibagi menjadi 3 tahap. ovarium. Fase-fase tersebut adalah : a) Fase menstruasi atau deskuamasi Fase ini.000 telur yang belum matang/folikel (follicles).

stroma endometrium berubah kearah sel-sel. Fase sekresi dibagi dalam 2 tahap. Keadaan ini memudahkan terjadinya nidasi .Fase ini berlangsung dari hari ke-14 sampai ke-28. terutama yang ada di seputar pembuluh-pembuluh arterial. pada fase ini kelenjar dalam endometrium berkembang dan menjadi lebih berkelok-kelok dan sekresi mulai mengeluarkan getah yang mengandung glikogen dan lemak. tetapi bentuk kelenjar berubah menjadi panjang berkelok-kelok dan mengeluarkan getah yang makin lama makin nyata. yaitu : o Fase sekresi dini. Bagian dalam sel endometrium terdapat glikogen dan kapur yang diperlukan sebagai bahan makanan untuk telur yang dibuahi. o Fase sekresi lanjut. Fase ini endometrium kira-kira tetap tebalnya. desidua. Akhir masa ini. pada fase ini endometrium lebih tipis dari fase sebelumnya karena kehilangan cairan.

Tundun (Mons veneris): Bagian yang menonjol meliputi simfisis yang terdiri dari jaringan dan lemak. Ukuran labia mayora pada wanita dewasa à panjang 7. Labia mayora bagian dalam tanpa rambut. area ini mulai ditumbuhi bulu (pubis hair) pada masa pubertas.5 cm. lebar 2 – 3 cm. Bagian yang dilapisi lemak. c. merupakan selaput yang mengandung kelenjar sebasea (lemak). Labia Minora: Bibir kecil yang merupakan lipatan bagian dalam bibir besar (labia mayora). Genetalia Eksterna (vulva) Yang terdiri dari:a. berbentuk lonjong. Labia mayora bagian luar tertutp rambut. tebal 1 – 1. tanpa rambut. yang merupakan kelanjutan dari rambut pada mons veneris.8 cm. Pada anak-anak dan nullipara à kedua labia mayora sangat berdekatan.Anatomi Sistem Reproduksi Wanita 1.Bagian atas labia minora akan bersatu membentuk preputium dan frenulum clitoridis. . Kedua bibir ini bertemu di bagian bawah dan membentuk perineum. terletak di atas simfisis pubis b. Setiap labia minora terdiri dari suatu jaringan tipis yang lembab dan berwarna kemerahan. Labia Mayora :Merupakan kelanjutan dari mons veneris.

Vagina : Merupakan saluran muskulo-membraneus yang menghubungkan rahim dengan vulva. Lapisan tipis ini yang menutupi sabagian besar dari liang senggama. introitus vagina. Kelenjar bartholini juga menghalangi masuknya bakteri Neisseria gonorhoeae maupun bakteri-bakteri patogen f. Perineum (kerampang): Terletak di antara vulva dan anus. Vestibulum (serambi) : Merupakan rongga yang berada di antara bibir kecil (labia minora). di tengahnya berlubang supaya kotoran menstruasi dapat mengalir keluar. . konsistensi ada yang kaku dan ada lunak. Vagina terletak antara kandung kemih dan rektum. oleh karena itu dapat dikendalikan. Bentuk dari himen dari masing-masing wanita berbeda-beda. Di Bibir kecil ini mengeliligi orifisium vagina bawahnya akan bersatu membentuk fourchette d. ada yang dapat dilalui satu jari. Pada vestibula terdapat 6 buah lubang. Himen (selaput dara): Terdiri dari jaringan ikat kolagen dan elastic. Jaringan muskulusnya merupakan kelanjutan dari muskulus sfingter ani dan muskulus levator ani. panjangnya kurang lebih 4 cm.sementara bagian. ada yang berbentuk seperti bulan sabit. lubangnya ada yang seujung jari. dengan panjang rata-rata tidak melebihi 2 cm. Otot-otot berfungsi untuk menjaga kerja dari sphincter ani 2. yaitu orifisium urethra eksterna. e. Terdiri dari glans. Klitoris : Merupakan bagian penting alat reproduksi luar yang bersifat erektil. Genetalia Interna a. biasanya pada bagian posterior g. Glans clitoridis mengandung banyak pembuluh darah dan serat saraf sensoris sehingga sangat sensitif. Kelenjar bartholini berfungsi untuk mensekresikan cairan mukoid ketika terjadi rangsangan seksual. dan 2 buah muara kelenjar paraurethral. Dibatasi oleh otot-otot muskulus levator ani dan muskulus coccygeus. Saat melakukan koitus pertama sekali dapat terjadi robekan. Panjang bagian depannya sekitar 9 cm dan dinding belakangnya sekitar 11 cm. corpus dan 2 buah crura. Analog dengan penis pada laki-laki. 2 buah muara kelenjar Bartholini.

Isthmus uteri ini akan menjadi segmen bawah rahim dan meregang saat persalinan. Merupakan penebalan yang diisi jaringan ikat dan pembuluh darah limfe dan urat syaraf. Untuk mempertahankan posisinya. Ukuran anak-anak 2-3 cm. Makin kearah serviks. Uterus dapat menahan beban hingga 5 liter. dengan demikian pendarahan dapat terhenti. jaringan ikat dan parametrium. . yang merupakan batas dari kavum uteri dan kanalis servikalis dengan osteum uteri histologikum (dimana terjadi perubahan selaput lendir kavum uteri menjadi selaput lendir serviks) disebut isthmus. dan jaringan ikatnya bertambah. otot rahim makin berkurang.5. 1) Korpus uteri : berbentuk segitiga 2) Serviks uteri : berbentuk silinder 3) Fundus uteri : bagian korpus uteri yang terletak diatas kedua pangkal tuba. Uterus: Merupakan Jaringan otot yang kuat. terletak di pelvis minor diantara kandung kemih dan rektum. b. keasaman vagina memberikan proteksi terhadap infeksi. uterus disangga beberapa ligamentum. multipara 8-9 cm dan > 80 gram pada wanita hamil. Peritoneum meliputi tuba dan mencapai dinding abdomen. 3) Jalan lahir pada waktu persalinan. Lengkungan serabut otot ini membentuk angka delapan sehingga saat terjadi kontraksi pembuluh darah terjepit rapat. b) Lapisan otot: Susunan otot rahim terdiri dari tiga lapisan yaitu lapisan luar.Vaskularisasi uterus berasal dari arteri uterina yang merupakan cabang utama dari arteri illiaka interna (arterihipogastrika interna). Pada lapisan tengah membentuk lapisan tebal anyaman serabut otot rahim. Dinding belakang dan depan dan bagian atas tertutup peritonium.Bentuk uterus seperti bola lampu dan gepeng. Dinding uterus terdiri dari tiga lapisan : a) Peritonium : Meliputi dinding rahim bagian luar. Portio uteri membagi puncak (ujung) vagina menjadi: -Forniks anterior -Forniks dekstra -Forniks posterior -Forniks sisistra Sel dinding vagina mengandung banyak glikogen yang menghasilkan asam susu dengan pH 4. Bagian rahim yang terletak antara osteum uteri internum anatomikum. lapisan tengah. dan lapisan dalam. Ukuran uterus tergantung dari usia wanita dan paritas. Lapisan tengah ditembus oleh pembuluh darah arteri dan vena. sedangkan bagian bawah berhubungan dengan kandung kemih. Fungsi utama vagina: 1) Saluran untuk mengeluarkan lendir uterus dan darah menstruasi.Bagian serviks yang menonjol ke dalam vagina disebut portio. 2) Alat hubungan seks. Menutupi bagian luar uterus. nullipara 6-8 cm.

e. Tuba Fallopii: Tuba fallopii merupakan tubulo-muskuler. Ovarium Merupakan kelenjar berbentuk buah kenari terletak kiri dan kanan uterus di bawah tuba uterina dan terikat di sebelah belakang oleh ligamentum latum uterus. • Fungsinya menahan uterus dalam posisi antefleksi. Variasi tebal. 4) Ligamentum kardinale Machenrod • Menghalangi pergerakan uteruske kanan dan ke kiri.sacrum. mempunyai 3 fungsi: . fungsi tubae sangat penting. sehingga dapat membasahi vagina. Ketika dilahirkan. Ligamentum yang menyangga uterus adalah: 1) Ligamentum latum • Ligamentum latum seolah-olah tergantung pada tuba fallopii. dan fase pengeluaran lendir endometrium ditentukan oleh perubahan hormonal dalam siklus menstruasi. Kedudukan uterus dalam tulang panggul ditentukan oleh tonus otot rahim sendiri.Lapisan epitel serviks berbentuk silindris.c) Endometrium : Pada endometrium terdapat lubang kecil yang merupakan muara dari kelenjar endometrium. 2) Ligamentum rotundum (teres uteri) • Terdiri dari otot polos dan jaringan ikat. wanita memiliki cadangan ovum sebanyak 100. 3) Ligamentum infundibulopelvikum • Menggantung dinding uterus ke dinding panggul. 6) Ligamentum vesiko-uterinum • Merupakan jaringan ikat agak longgar sehingga dapat mengikuti perkembangan uterus saat hamil dan persalinan. • Tempat masuknya pembuluh darah menuju uterus. Ovarium yang disebut juga indung telur. Setiap bulan sebuah folikel berkembang dan sebuah ovum dilepaskan pada saat kira-kira pertengahan (hari ke-14) siklus menstruasi. dengan panjang 12 cm dan diameternya antara 3 sampai 8 mm. tempat terjadinya konsepsi. sehingga memungkinkan terjadi implantasi (nidasi). Pada saat konsepsi endometrium mengalami perubahan menjadi desidua. dan tempat pertumbuhan dan perkembangan hasil konsepsi sampai mencapai bentuk blastula yang siap melakukan implantasi. dan bersifat mengeluarakan cairan secara terus-menerus. Ovulasi adalah pematangan folikel de graaf dan mengeluarkan ovum. 5) Ligamentum sacro-uterinum • Merupakan penebalan dari ligamentum kardinale Machenrod menuju os. tonus otot-otot panggul. d. tipisnya. bila habis menopause. yaiu untuk menangkap ovum yang di lepaskan saat ovulasi.000 buah di dalam ovariumnya. tonus ligamentum yang menyangga. sebagai saluran dari spermatozoa ovum dan hasil konsepsi.

d. Pengeluaran hormone ini menumbuhkan tanda seks sekunder pada wanita seperti pembesaran payudara. Memproduksi progesteron Memasuki pubertas yaitu sekitar usia 13-16 tahun dimulai pertumbuhan folikel primordial ovarium yang mengeluarkan hormon estrogen. Memproduksi hormone estrogen c. pertumbuhan rambut ketiak. pertumbuhan rambut pubis. dan akhirnya terjadi pengeluaran darah menstruasi pertama yang disebut menarche. Fisiologi Sistem Reproduksi Wanita 1.a. b. Hormon Reproduksi pada wanita a. Memproduksi ovum b. Hal ini terjadi karena memberikan kesempatan pada estrogen untuk menumbuhkan tandatanda seks sekunder. Hormon progesteron yang berfungsi untuk menghambat sekresi FSH dan LH C. Hormon FSH yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan sel-sel folikel sekitar sel ovum. Hormon Estrogen yang berfungsi merangsang sekresi hormone LH. Siklus Menstruasi . Pada usia 17-18 tahun menstruasi sudah teratur dengan interval 28-30 hari yang berlangsung kurang lebih 2-3 hari disertai dengan ovulasi. Hormon LH yang berfungsi merangsang terjadinya ovulasi (yaitu proses pematangan sel ovum). Awal-awal menstruasi sering tidak teratur karena folikel graaf belum melepaskan ovum yang disebut ovulasi. sebagai kematangan organ reproduksi wanita. Estrogen merupakan hormone terpenting pada wanita. c. B.

Pelepasannya juga periodik / pulsatif. Kemudian folikel ini akan menjadi korpus luteum dan dipertahankan untuk waktu tertentu oleh LH.Stadium menstruasi (Desquamasi). 5. kadarnya dalam darah bervariasi setiap fase siklus. Dari folikel yang matang akan dikeluarkan ovum. Progesterone mempertahankan ketebalan endometrium sehingga dapat menerima implantasi zygot. Estrogen berguna untuk pembentukan ciri-ciri perkembangan seksual pada wanita yaitu pembentukan payudara. LH (Luteinizing Hormone) / ICSH (Interstitial Cell Stimulating Hormone) Diproduksi di sel-sel kromofob hipofisis anterior. wanita yang sehat dan tidak hamil. dimana endometrium terlepas dari rahim dan adanya pendarahanselama 4hari. setiap bulan akan mengeluarkan darah dari alat kandungannya. Kadarnya makin meningkat sampai dengan kehamilan 10-12 minggu (sampai sekitar 100. Kadar progesterone terus dipertahankan selama trimester awal kehamilan sampai plasenta dapat membentuk hormon HCG. LH meningkatkan dan mempertahankan fungsi korpus luteum pascaovulasi dalam menghasilkan progesteron. perubahan kelenjar dan adanya penimbunan glikogen guna mempersiapkan endometrium. FSH (folikel stimulating hormone) dan LH (luteinizing Hormone) Kedua hormon ini dinamakan gonadotropoin hormon yang diproduksi oleh hipofisis akibat rangsangan dari GNRH. 6. 4. Estrogen: Estrogen dihasilkan oleh ovarium. menjaga kualitas dan kuantitas cairan cerviks dan vagina sehingga sesuai untuk penetrasi sperma. Hormon-Hormon Reproduksi 1. lekuk tubuh. 2. dimana terjadi proses terbentuknya endometrium secara bertahap selama 4hr 3. Bersama FSH.Staduim prosmenstruum (regenerasi). rambut kemaluan. 3. Kerja sangat cepat dan singkat. Ada banyak jenis dari estrogen tapi yang paling penting untuk reproduksi adalah estradiol. FSH akan menyebabkan pematangan dari folikel. 1. Selama fase luteal siklus.000 mU/ml). LH berfungsi memicu perkembangan folikel (sel-sel teka dan sel-sel granulosa) dan juga mencetuskan terjadinya ovulasi di pertengahan siklus (LH-surge). begitupun sebaliknya.Stadium intermenstruum (proliferasi). D.Siklus mnstruasi terbagi menjad 4. Progesteron: Hormon ini diproduksi oleh korpus luteum. waktu paruh eliminasinya pendek (sekitar 1 jam).dll. penebalan endometrium dan kelenjar tumbuhnya lebih cepat. maka estrogen akan memberikan umpanbalik ke hipotalamus sehingga kadar GNRH akan menjadi rendah. 4. Bila kadar estrogen tinggi.Stadium praemenstruum (sekresi). HCG (Human Chorionic Gonadotrophin) Mulai diproduksi sejak usia kehamilan 3-4 minggu oleh jaringan trofoblas (plasenta). kemudian turun . GNRH akan merangsang pelepasan FSH (folikl stimulating hormone) di hipofisis. Estrogen juga berguna pada siklus menstruasi dengan membentuk ketebalan endometrium. Gonadotropin Releasing Hormone: GNRH merupakan hormon yang diproduksi oleh hipotalamus diotak. 2.

implantasi. Eksternal (sampai vagina): fungsi ovulasi. pertumbuhan fetus. Deteksi HCG pada darah atau urine dapat dijadikan sebagai tanda kemungkinan adanya kehamilan (tes Galli Mainini. tes Pack. memiliki aktifitas memicu / meningkatkan produksi dan sekresi air susu oleh kelenjar payudara. Mungkin juga memiliki fungsi imunologik.pada trimester kedua (sekitar 1000 mU/ml). pigmen dan sebagainya). fertilisasi ovum transportasi blastosit. Selain itu terdapat organ/sistem ekstragonad/ ekstragenital yang juga dipengaruhi oleh siklus reproduksi (payudara. internal: fungsi ovulasi. Berfungsi meningkatkan dan mempertahankan fungsi korpus luteum dan produksi hormon-hormon steroid terutama pada masa-masa kehamilan awal. kulit daerah tertentu. GENITALIA INTERNA . Fungsi sistem reproduksi wanita dipengaruhi/ dikendalikan oleh hormon-hormon gonadotropin atau steroid dari poros hormonal thalamus-hipothalamus-hipopisis-adrenal-ovarium. dsb). prolaktin juga Anatomi Fisiologi Organ Reproduksi Wanita "Genitalia Interna" Organ Reproduksi Wanita Alat reproduksi wanita terdiri dari alat/ organ eksternal dan internal. prolaktin ikut mempengaruhi pematangan sel telur dan mempengaruhi fungsi korpus luteum. Di ovarium. kelahiran. sebagian besar terletak dalam rongga panggul. Pada kehamilan.000 mU/ml). 7. LTH (Lactotrophic Hormone) / Prolactin Diproduksi di hipofisis anterior. kemudian naik kembali sampai akhir trimester ketiga (sekitar 10.

belakang dan atas tertutup peritoneum. B. Ukuran uterus tergantung dari usia wanita dan paritas e. Ukuran anak-anak 2-3 cm. Uterus a. multipara 8-9 cm Uterus (Genitalia Interna) . Dinding depan. sedangkan bagian bawahnya berhubungan dengan kandung kemih c.A. Bagian uterus seperti bola lampu atau buah pir yang pipih d. Bagian-bagian Genitalia Interna 1. Merupakan jaringan otot yang kuat. nullipara 6-8 cm. terletak di pelvis diantara kandung kemih dan rektum b. Definisi Genitalia interna adalah organ reproduksi wanita yang terletak di dalam rongga pelvis.

Uterus terdiri dari 2 bagian : 1. terbagi menjadi 2 : 1. Bagian bawah istmus uteri b. dengan panjang sekitar 12 cm dan diameternya antara 3 sampai 8 mm. Fundus : bagian atas uterus yang berbentuk konveks diantara kedua kornu 2. Serviks Uteri a. . Supravaginal 2. Kornu : tempat bermuara kedua tuba falopii yaitu dibagian superior dan lateral c. Tuba Falopii/ Salping Merupakan organ tubulo muskuler. Istmus uteri : tempat dimana kanalis endoserviks membuka ke kavum uteri b. Berdasarkan perlekatan dengan vagina. Portio 2. Korpus Uteri Korpus uteri terdiri dari beberapa bagian : a.

Pars ampularis tubae. Pars infudibulo tubae. bagian yang paling luas dan membentuk huruf "S" d. Ovarium . Pars Istmika tubae. bagian tuba yang berada diluar uterus dan merupakan bagian yang paling sempit c. bagian akhir tubae yang memiliki umbai yang disebut fimbriae tubae 3. Pars Interstitialis. mulai dari ostium internum tubae b.Tuba Falopii Tuba fallopi terbagi menjadi 4 bagian : a. terletak diantara otot rahim.

Kehamilan c. Tempat terjadinya konsepsi d. Terdapat pembuluh darah limfe b. Fungsi Masing-masing Bagian Dari Genitalia Interna 1. Tempat pertumbuhan dan perkembangan hasil konsepsi . Modula ovarii a. Terdapat korpus luteum dan albican 2. Ovarium terdiri dari 2 bagian : 1. Kortaks Ovarii a.ovarium terdapat 2 buah yaitu kiri dan kanan. Uterus a. Persalinan 2. Mengandung folikel primodial b. Tuba Falopii a. Terdapat serat syaraf C. Berbagai fase pertumbuhan folikel menuju folikel de graaf c. Menangkap ovum yang dilepaskan saat ovulasi b. Siklus mentruasi b. Sebagai saluran dari spermatozoa ovum dan hasil konsepsi c.

Sintesa dan sekresi hormon steroid Siklus menstruasi adalah Menstruasi yang terjadi terus – menerus setiap bulannya. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas waktu menstruasi. Untuk membantu mengetahui panjangnya dan waktu suklus dapat membuat catatan pada kalender. adapula dalam usia 8 tahun sudah mengalami menstruasi hal ini dikarenakan asupan gizi dalam tubuh berkembang baik sehingga membantu mempercepat proses datangnya menstruasi dan menandakan bahwa sel telur siap dibuahi untuk kehamilan ataua mengandung anak. waktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus. Setiap menstruasi hanya 1 sel telur yang dikeluarkan. Siklus menstruasi biasanya terjadi antara 3 – 7 hari.sampai mencapai bentuk blastula. karena dapat membantu anda memperkirakan siklus yang akan datang. Siklus menstruasi pada setiap wanita berbeda dengan lainnya. ada yang memiliki siklus 25 -35 hari tetapi hanya 80 % dan 20 % wanita yang memiliki siklus menstruasi 28 hari. Saat folikel berkembang menjadi folikel de Graaf yang masak. Perkembangan dan pelepasan ovum b. . Menstruasi pertama kali dialami pada usia 11 – 16 tahun. selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel de Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke-14. Pada saat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. Ovarium a. Umumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula setiap 21 hari dan 30 hari) yaitu sebagai berikut : Pada hari 1 sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH. Bagi remaja putri yang baru pertama kali menstruasi terkadang mengalami siklus haid yang tidak teratur. misalnya dalam 1 bulan terjadi 2 kali menstruasi (2 kali siklus ) itu adalah hal yang lumrah / wajar. yang siap mengadakan implantasi 3.

Oleh karena tidak ada progesteron. akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang. Periode ini disebut fase luteal. selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH. endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke-28. pembentukan progesteron berhenti sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terhenti. LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). . Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio.Selain itu. Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadilan proses oogenesis kembali.

Siklus Menstruasi Siklus mentruasi ini melibatkan kompleks hipotalamus-hipofisis-ovarium. .Gambar 1.

Gambar 2. Kompleks Hipotalamus-Hipofisis-Ovarium .

dimulailah fase proliferasi dimana terjadi pertumbuhan dari desidua fungsionalis untuk mempersiapkan rahim untuk perlekatan janin. Masa proliferasi dari berhenti darah menstruasi sampai hari ke-14. Masa sekresi. Masa menstruasi yang berlangsung selama 2-8 hari.Gambar 3. Antara hari ke-12 sampai 14 dapat terjadi pelepasan sel telur dari indung telur (disebut ovulasi) 3. Setelah menstruasi berakhir. Pada fase ini endometrium tumbuh kembali. Siklus Hormonal Pada tiap siklus dikenal 3 masa utama yaitu: 1. Hormon progesteron dikeluarkan dan mempengaruhi pertumbuhan endometrium untuk membuat kondisi rahim siap untuk implantasi (perlekatan janin ke rahim) Daur Menstruasi . Masa sekresi adalah masa sesudah terjadinya ovulasi. Pada saat itu endometrium (selaput rahim) dilepaskan sehingga timbul perdarahan dan hormon-hormon ovarium berada dalam kadar paling rendah 2.

sel telur yang dihasilkan berada dalam keadaan siap untuk dibuahi. Pada masa itulah. .Masa Subur Masa subur adalah masa dimana akan terjadi kehamilan pada saat fertilisasi.

atau ada yang sampai 8 hari. Biasanya pada saat menstruasi wanita memakai pembalut untuk menampung darah yang keluar saat beraktivitas terutama saat tidur agar bokong dan celana tidak basah dan tetap nyaman. hari ke-1 adalah hari pertama menstruasi kita). tetapi tidak semua wanita memiliki siklus menstruasi yang sama. masih normal kok. Menstruasi atau haid atau datang bulan adalah perubahan fisiologis dalam tubuh wanita yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi baik FSH-Estrogen atau LHProgesteron. biasakan untuk menandai kalender pada tiap hari pertama menstruasi. Ada yang hanya 2 atau 3 hari. Selama menstruasi. Tepat pada pertengahan siklus (kalau siklus kita 30 hari. Biasanya. Tepat pada hari terakhir menstruasi. kadang-kadang siklus terjadi setiap 21 hari hingga 30 hari. Pada wanita siklus menstruasi rata-rata terjadi sekitar 28 hari. Lama berlangsungnya menstruasi berbeda-beda pada tiap cewek. Umumnya darah yang hilang akibat menstruasi adalah 10mL hingga 80mL per hari tetapi biasanya dengan rata-rata 35mL per harinya. darah dan lapisan yang terbentuk pada dinding rahim mengalir keluar lewat vagina. lalu yang berikutnya jatuh pada tanggal 31 Mei. ternasuk juga sel telur yang mati karena nggak dibuahi oleh sperma. Pembalut harus diganti minimal dua kali sehari untuk mencegah agar tidak terjadi . Selain manusia. tapi sebenarnya itu wajar dan nggak bakal bikin kita jadi anemia (kekurangan darah). kalau seorang cewek mengalami menstruasi pada tanggal 2 Mei. sel telur akan melakukan perjalanan menuju rahim. Selama beberapa hari (biasanya sampai hari ke-21). periode ini hanya terjadi pada primata-primata besar. Periode ini penting dalam hal reproduksi. sambil menanti dibuahi oleh sperma. walaupun hal ini berlaku umum. yaitu 29 hari. dimulailah ovulasi. Rahim pun menyiapkan diri dengan kembali menebalkan dindingnya dengan darah dan berbagai nutrisi yang diperlukan oleh sel telur agar bisa berkembang. tubuh kita mulai melepaskan hormon yang memerintahkan rahim untuk menerima sel telur baru dari ovarium. Banyaknya cairan yang terbuang juga berbeda dari satu cewek ke cewek lain. maka siklus menstruasinya berlangsung selama 31 dikurangi 2. sampai hari pertama menstruasi di bulan berikutnya. Selama masih di bawah 15 hari. kadang-kadang menstruasi juga dapat terjadi sekitar 2 hari sampai 7 hari. Proses ini berlangsung sampai dengan hari ke-14 (ingat. Jadi. Jadi. Saat inilah yang dikenal sebagai masa subur. Ovulasi adalah pelepasan sel telur dari ovarium ke rahim melalui saluran yang namanya tuba fallopi. Meskipun kita suka shock melihat banyaknya darah yang keluar.Siklus menstruasi seorang cewek dihitung mulai dari hari pertama menstruasi atau datang bulan. Pada manusia. menstruasi rata-rata terjadi 5 hari. hal ini biasanya terjadi setiap bulan antara usia remaja sampai menopause. berarti pada hari ke-15). sementara binatang-binatang menyusui lainnya mengalami siklus estrus. per bulannya.

Hal ini disebabkan berkurangnya kadar hormon seks. Apabila wanita tersebut melakukan hubungan seksual pada masa subur atau ovulasi maka kemungkinan terjadi kehamilan. Siklus menstruasi dibagi atas empat fase.[1] Menentukan masa subur Beberapa metode dalam menentukan masa subur dapat dilihat dengan beberapa cara: 1. masa kemunduran ovum bila tidak terjadi fertilisasi. Gunakanlah pembalut yang anti-bakteri dan mempunyai siklus udara yang lancar. Pada tahap ini. terjadi kenaikan produksi progesteron sehingga endometrium menjadi lebih tebal dan siap menerima embrio untuk berkembang. menurut beberapa literatur. Fase menstruasi Yaitu. maka hormon seks dalam tubuh akan berulang dan terjadi fase menstruasi kembali.infeksi pada vagina atau gangguan-gangguan lainnya. Perubahan Lendir Servik 3. Perubahan Suhu Basal Tubuh Fase pascaovulasi Yaitu. Fase praovulasi Yaitu. masa pembentukan dan pematangan ovum dalam ovarium yang dipicu oleh peningkatan kadar estrogen dalam tubuh. masa subur adalah 14 hari sebelum haid selanjutnya. luruh dan dikeluarkannya dinding rahim dari tubuh. Perubahan Periode Menstruasi 2. Hal ini terjadi secara bertahap pada hari ke-7 sampai 13. Hali ini secara bertahap terjadi pada hari ke-1 sampai 7. . Jika tidak terjadi fertilisasi. Fase ovulasi Masa subur atau Ovulasi adalah suatu masa dalam siklus menstruasi wanita dimana sel telur yang matang siap untuk dibuahi.

Caranya. Membuat ramuan jahe. mual dan panas. Radang pada vagina. Berikut ini adalah beberapa tanda dan gejala yang dapat terjadi pada saat masa menstruasi:            Perut terasa mulas. Kondisi yang dalam istilah medisnya disebut dysmenorrhea ini biasanya terjadi di perut bagian bawah. Usahakan untuk minum air hangat untuk meningkatkan aliran darah ke daerah panggul. Gatal-gatal pada kulit. Nyeri dan bengkak pada payudara. Sakit kepala dan pusing. Kondisi ini memang sedikit menggangu saat menstruasi. Bau badan tidak sedap. rebus beberapa potong jahe yang telah dimemarkan dalam air lalu minumlah air jahe dalam keadaan hangat. Tubuh tidak fit. Emosi meningkat. Bisa hanya samar-samar atau sangat nyeri. Keputihan. Demam. rasa nyeri akibat kram menstruasi seringkali datang. Terasa nyeri saat buang air kecil. Penanggulangan Saat menstruasi. Kekurangan cairan akan membuat nyerinya semakin terasa. ada beberapa hal yang dapat dilakukan yaitu:   Perbanyak asupan cairan untuk menghindari dehidrasi. .Tanda dan gejala Nyeri pada perut merupakan salah satu gejala menstruasi.Untuk mengurangi nyeri saat haid.

kram perut. merupakan sumber zat besi yang baik. sayuran hijau. sereal.[2]  Tidak mengalami menstruasi atau amenorrhea. . namun pastikan untuk memberi tahu dokter jika sedang berusaha untuk hamil. Hindari meminum minuman yang mengandung kafein karena bisa memicu iritasi pada usus halus. namun gumpalan darah dalam jumlah besar merupakan tanda "heavy periods". dan satu-satunya cara untuk mengetahui penyebabnya secara pasti adalah dengan memeriksakannya ke dokter. namun Dr Minkin mengatakan bahwa penyebabnya tidak selalu jelas.    Tempatkan handuk hangat di sekitar perut bagian bawah. oatmeal. atau menorrhagia. atau oligomenorrhea. endometriosis. dan darah yang keluar tidak tertampung lagi oleh pembalut. yang menyebabkan rasa sakit. atau fibroids dapat menimbulkan menstruasi dengan rasa sakit. yang dapat memengaruhi tingkat kesuburan dan kesempatan wanita untuk mendapatkan bayi. namun hanya bila hal ini terjadi pada tahun pertama wanita mengalami menstruasi dan saat perimenopause (tahuntahun menjelang menopause). atau sakit pada tulang panggul. jadi pastikan untuk mengonsumsi cukup banyak zat besi. Darah yang menggumpal juga sebenarnya normal.Menorrhagia dapat menyebabkan anemia. dan kacang-kacangan lain. Ketidakseimbangan hormon atau kelainan rahim dapat menyebabkan volume darah menstruasi yang sangat tinggi. Meminum teh beraroma mint. Menstruasi yang tidak dapat diprediksi datangnya termasuk normal.[2]  Menstruasi yang sangat hebat. maka kemungkinan ia menderita menorrhagia. Kelainan reproduksi. Melakukan peregangan pada pagi hari dapat melancarkan pereedaran darah dan sekaligus mengurangi rasa nyeri. Obat-obatan dari dokter mungkin dibutuhkan untuk mengatasi menstruasi yang berlebihan atau anemia. Ketidakseimbangan hormon atau kelainan juga menyebabkan haid tidak teratur.[2]  Menstruasi tidak teratur. Jika wanita mengalami menstruasi selama tujuh hari atau lebih. Dysmenorrhea pertama biasanya dihubungkan dengan naiknya kadar kimia alami di dalam tubuh saat ovulasi. Dysmenorrhea kedua merupakan tanda suatu kelainan mendasar. Kelainan menstruasi  Menstruasi yang menyakitkan atau dysmenorrhea. Kelainan menstruasi ini dapat menunjukkan ketidaksuburan. kacang kedelai rebus. Ini cara yang cukup mudah untuk menghilangkan nyeri sementara waktu. Lebih baik jika diminum dalam keadaan hangat. Dysmenorrhea kedua ini mempengaruhi wanita yang belum pernah menstruasi sebelumnya. Daging yang tidak berlemak. Gejala dysmenorrhea termasuk rasa sakit pada punggung bagian bawah atau kaki.

latihan terlalu berat. perimenopause. kemungkinan ia sedang hamil. bisa jadi ia tidak berovulasi (tidak melepas telur setiap bulan).Jika wanita tidak mengalami menstruasi selama tiga bulan. Namun penyebab lainnya bisa juga karena ia mengalami amenorrhea. stres. Penderita sebaiknya menghindari diet dan latihan yang ketat. atau turunnya berat badan yang terlalu banyak. Jika tidak berovulasi maka ia akan kesulitan hamil. Jika wanita tidak menstruasi. Amenorrhea juga merupakan efek samping dari penyakit. Penyebab yang paling umum dari absennya menstruasi adalah kehamilan. atau menopause.[2] .

Fase pasca ovulasi Fase ini berlangsung selama 14 hari sebelum menstruasi berikutnya. maka ovulasi terjadi pada hari ke 14. yaitu: 1. Fase ovulasi Jika siklus menstruasi seorang perempuan 28 hari. Fase pra-ovulasi Fase pra-ovulasi disebut juga dengan fase poliferasi. fase pasca-ovulasi ini selalu sama yaitu 14 hari sebelum menstruasi berikutnya. Hari pertama menstruasi dinyatakan sebagai hari pertama siklus menstruasi. Korpus luteum mengeluarkan hormon progesteron dan masih mengeluarkan hormon esterogen namun tidak sebanyak ketika berbentuk folikel. Fase menstruasi ini berlangsung kurang lebih 5 hari. kemudian darah keluar melalui serviks dan vagina. Peningkatan kadar LH merangsang pelepasan oosit sekunder dari folikel. jarak waktu antara menstruasi yang satu dengan menstruasi berikutnya dikenal dengan satu siklus menstruasi. 3. namun rata-rata berkisar 28 hari. peristiwa ini disebut ovulasi. Lendir ini berfungsi untuk menetralkan suasana asam pada vagina sehingga mendukung kehidupan sperma. 4. Turunnya kadar esterogen dan progesteron menyebabkan lepasnya ovum dari endometrium yang disertai robek dan luruhnya endometrium. Siklus menstruasi wanita berbeda-beda. Peningkatan kadar esterogen menghambat pengeluaran FSH. Progesteron mendukung kerja esterogen untuk mempertebal dan menumbuhkan pembuluh- . FSH singkatan dari folikel stimulating hormon. Darah yang keluar selama menstruasi berkisar antara 50-150 mili liter. Pendarahan ini terjadi secara periodik. Fase menstruasi Fase menstruasi ini terjadi jika ovum tidak dibuahi sperma. Folikel de Graaf (folikel matang) yang telah melepaskan oosit sekunder akan berkerut dan menjadi korpus luteum.Menstruasi disebut juga haid merupakan pendarahan yang terjadi akibat luruhnya dinding sebelah dalam rahim (endometrium) yang banyak mengandung pembuluh darah. sehingga terjadi pendarahan. Lapisan endometrium dipersiapkan untuk menerima pelekatan embrio. Peningkatan kadar esterogen juga menyebabkan serviks untuk mengeluarkan lendir yang bersifat basa. sehingga korpus luteum menghentikan produksi hormon esterogen dan progesteron. FSH memacu pematangan folikel dan merangsang folikel untuk mengeluarkan hormon esterogen. 2. Hormon pembebas gonadotropin yang dikeluarkan hipotalamus akan memacu hipofise untuk mengeluarkan FSH. Walaupun panjang siklus menstruasi berbedabeda. Adanya esterogen menyebabkan pembentukan kembali (poliferasi) dinding endometrium. kemudian hipofise mengeluarkan LH. LH singkatan dari luternizing hormon. Siklus ini terdiri atas 4 fase. maka lapisan ini akan luruh. Jika tidak terjadi pelekatan embrio.

sehingga kadar progesteron dan esterogen menjadi rendah. Jika tidak terjadi pembuahan. Keadaan ini menyebabkan terjadinya menstruasi demikian seterusnya.pembuluh darah pada endometrium serta mempersiapkan endometrium untuk menerima pelekatan embrio jika terjadi pembuahan atau kehamilan. . korpus luteum akan berubah menjadi korpus albikan yang hanya sedikit mengeluarkan hormon.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful