Bab 9 - Penganggaran Modal

K . E . P . U . T . U . S . A . N.

PENGANGGARAN MODAL

Penganggaran Modal ( Capital Budgeting) Istilah penganggaran modal digunakan untuk melukiskan tindakan perencanaan dan pembelanjaan pengeluaran modal, seperti untuk pembelian equipmen baru untuk memperkenalkan produk baru, dan untuk memodernisasi fasilitas pabrik. Penganggaran Modal – Suatu Konsep Investasi Dikatakan sebagai suatu konsep investasi, sebab peng anggaran modal melibatkan suatu pengikatan (penanaman) dana di masa sekarang dengan harapan memperoleh keuntungan yang dikehendaki di masa mendatang. Investasi membutuhkan dana yang relatif besar dan keterika tan dana tersebut dalam jangka waktu yang relatif panjang, serta mengandung resiko. Jenis Investasi Investasi dapat diklasifikasikan menjadi 4 (empat) golongan, yakni sebagai berikut : (1) (2) Investasi yang tidak menghasilkan laba (non profit investemen). Investasi yang tidak dapat diukur labanya (non measurable profit investment)
Keputusan Penganggaran Modal - 1

(3) (4) Investasi dalam penggantian ekuipmen (replacement investment). dan biaya program pelatihan dan pendidikan karyawan. Investasi dalam perluasan usaha (expansion investment). tetapi laba yang diharapkan akan diperoleh perusahaan dengan adanya inv ini sulit untuk dihitung secara teliti. • Contoh: pemasangan instalasi pembersih air limbah.2 . Penjelasan Masing-masing Jenis Investasi di atas (1) Investasi yang tidak menghasilkan laba. • Tujuan investasi untuk menaikkan laba. • Timbul karena adanya peraturan pemerintah atau syarat kontrak yang telah disetujui. (3) Investasi dalam Penggantian Mesin dan Equipment. • Contoh investasi ini : pengeluaran biaya promosi. • Pedoman yang biasanya dipakai adalah : % tertentu dari hasil penjualan. biaya penelitian dan pengembangan. % tertentu dari laba bersih investasi yang sama yang dilakukan oleh perusahaan pesaing. • Informasi penting yang perlu dipertimbangkan dalam keputusan penggantian mesin adalah informasi akunt ansi diferensial yang berupa aktiva diferensial dan biaya diferensial. Keputusan Penganggaran Modal . (2) Investasi yang tidak dapat diukur labanya.

jika biaya diferensial yang berupa penghematan biaya yang diperoleh dari penggantian suatu mesin dan ekuipmen berjumlah pantas bila dibandingkan dengan aktiva diferensial. Payback Method • Metode ini sering pula disebut dengan istilah lain seperti payoff method dan pay out method.3 . d. • Faktor yang menentukan penerimaan atau penolakan suatu usulan investasi adalah jangka waktu yang diperlukan untuk menutup kembali investasi. b. Kriteria Penilaian Investasi Ada beberapa kriteria dalam penilaian investasi yakni dapat menggunakan beberapa metode : a.• Penggantian dapat dilakukan. (4) Investasi dalam Perluasan Usaha • Yakni merupakan pengeluaran untuk menambah kapasitas produksi atau operasi menjadi lebih besar dari sebelumnya. Average Return on Investment Present Value Discounted Cash Flows. Keputusan Penganggaran Modal . c. Payback Method. • Untuk menambah kapasitas akan diperlukan aktiva dife rensial berupa tambahan investasi dan akan menghasilkan pendapatan diferensial.

36 juta dan Rp. 23 juta Rp. 18 juta Rp. Rp. 18 juta Rp. 80 juta 1. 36 juta Rp. 21 juta. 21 juta Rp. 21 juta Rp. Juta. ( dlm tahun) Laba Tunai rata-2 per tahun Misal : Suatu rencana investasi membutuhkan investasi.Perhitungan Pay-back yang belum memperhitungkan Unsur Pajak Penghasilan Pay-back Period = Investasi .000. 23 juta.5 tahun Keputusan Penganggaran Modal . Perhitungan pay-back period jika Aliran Kas Masuk Bersih tiap periode tidak sama : Tahun Laba Tunai 1 2 3 4 5 Rp.4 . Rp.diperkirakan laba tunai setelah pajak /tahun selama 5 tahun berturut turut yakni : Rp. 25 juta Investasi Yang Payback Period Ditutup yang Diperlukan Rp. 18..0 1. 18 juta Rp. mula-mula (akuntansi diferensial) sebesar Rp. 23 juta Rp. 25 juta.0 0. 80. Rp.000.5 3.0 1.

Average Return on Investment Method ( Metode Rata-rata Kembalian Investasi) Metode ini juga disebut Accounting method atau Financial Statement method.Kesimpulan : Dalam jangka waktu 3. Cukup sederhana untuk memilih usul-usul investasi. : Rata-rata kembalian Investasi Keputusan Penganggaran Modal .5 tahun investasi sudah dapat kembali sebelum masa umum ekonomisnya habis. Kebaikan dan Kelemahan Payback Method Kebaikan 1) 2) Digunakan untuk mengetahui jangka waktu yang diperlukan untuk pengembalian investasi dengan resiko yang besar dan sulit. Dapat digunakan untuk menilai dua proyek investasi yang mempunyai rate of return dan resiko yang sama.5 . 3) Kelemahan 1) Tidak memperhitungkan nilai waktu uang 2) Metode ini tidak memperhatikan pendapatan selanjutnya setelah investasi pokok kembali. sehingga dapat dipilih investasi yang jangka waktu pengembaliannya cepat. Rumus.

Tidak memperhitungkan nilai waktu uang. 10. Diperkirakan setiap tahun akan dapat diperoleh kas masuk (cash inflows) rataKeputusan Penganggaran Modal . b. Jika Pengambilan Keputusan belum memiliki batasan tarif kembalian investasi.000. maka dari beberapa investasi yang diusulkan dipilih adalah yang memberikan tingkat kembalian yang terbesar. Metode ini telah memperhitungkan aliran kas selama umur proyek investasi. = Laba Sesudah Pajak = … % Rata-Rata Investasi Suatu investasi akan diterima jika tarif kembalian investasinya dapat memenuhi batasan yang ditetapkan manajer.6 . Kelemahan Metode Rata-rata Kembalian Investasi a. a.Rata-Rata Kembalian Investasi Kriteria Penilaian. Contoh : Untuk melaksanakan suatu proyek diperlukan investasi mula-mula adalah Rp. b. Metode tidak dapat diterapkan jika investasi dilakukan dalam beberapa tahap. tanpa nilai residu pada akhir tahun kesepuluh.000. Dipengaruhi oleh penggunaan metode depresiasi. c. Kebaikan Metode Rata-rata Kembalian Investasi. diperkirakan 10 th.

000. yang merupakan penghematan biaya operasi tunai di masa yang akan datang sebagai akibat dari penggantian aktiva tetap tersebut. n (1 + I ) Keputusan Penganggaran Modal . Tarif Kembalian Investasi : Rp.000.000 = 5% Present Value Method Dalam keputusan penggantian aktiva tetap yang didasarkan pada pertimbangan penghematan biaya. termasuk pajak. Dan sebaliknya. informasi akuntansi manajemen yang dipertimbangkan adalah biaya diferensial tunai.000.000) – (10. maka usulan investasi tersebut dianggap mengun tungkan.000 – 2. rata-rata sebesar Rp.000. 10. Perhitungan Nilai Tunai Dapat ditentukan dengan rumus : NT = AK 1 . sedangkan kas keluar (cash outflows).(4.000.000/10) Rp. 4. 2.500.000. Kriteria Penilaian : Apabila jumlah nilai tunai tersebut lebih besar dari aktiva dirensial.rata sebesar Rp.500. Penghematan biaya tunai yang diperoleh (biaya diferensial tunai) dengan adanya penggantian aktiva tetap tersebut dikurangi atau ditambah dengan dampak pajak penghasilan akibat biaya diferensial selama umur ekonomis aktiva tetap kemudian dinilaitunaikan dengan tarif kembalian tertentu.7 .

906 0.792 0. 1 2 3 4 5 0.735 0. Tabel Nilai Tuna Rp.942 0. 1 Jadi uang Rp 1 yang akan diterima pada akhir tahun ke-3. = jangka waktu Faktor 1/(1+i)n tercantum dalam suatu daftar bunga yang dibuat untuk berbagai tarif kembalian dan janga waktu.951 2% 4% 6% 8% 10% 0.924 0.751 0.747 0.8 .926 0.000.990 0.980 0. Mesin tersebut diperkirakan berumur 5 tahun Keputusan Penganggaran Modal .Keterangan : NT AK i.681 0. n.980 0.621 Gambar 2.855 0..826 0.822 0.794 0.840 0.943 0. n = Nilai tunai = Aliran Kas = tariff kembalian investasi.961 0.0233 Contoh Kasus : Mr Frenky merencanakan untuk menginvestasikan dananya untuk pembelian Mesin Giling seharga Rp.. 1/1.889 0.683 0. Nilai Tunai Rp 1. apabila dinilaitunaikan sekarang pada tariff kembalian 2% per tahun akan menjadi bernilai Rp.971 0.000.962 0.857 0.980 0. 300.909 0.925 0.00 p 1% .961 0.

000 Rp.365. Berdasarkan informasi tersebut.000 Rp.826 0. jika digunakan Present Value Method ? Perhitungan Nilai Tunai Kas Masuk Bersih Present Value Method Tahun Kas Masuk Bersih 1 2 3 4 5 Rp.751 0.085.000 Kesimpulan : Investasi sebaiknya ditolak.815.690. 246. karena aliran kas masuk bersih lebih kecil dari nilai investasi yang ditanamkan.683 0.350.000 per tahun.000 Rp.909 0.tanpa nilai residu pada akhir tahun. 48. Keputusan Penganggaran Modal . 0. dengan tarif kembalian 10% per tahun. 53. 65 juta Rp.000. 65 juta Jml Nilai Tu- Tarif Kembalian. keputusan apa yang harus diambil dari investasi tersebut. 44. 59.621 Nai Kas Bersih Nilai Tunai Kas Masuk Bersih Rp.000 Rp.000 Rp. Atas dasar aliran kas masuk bersih diperkirakan sebesar Rp. 65 juta Rp. 65 juta Rp. 40. 65.9 . 65 juta Rp.395.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful