P. 1
hukum bisnis.doc

hukum bisnis.doc

|Views: 313|Likes:
Published by Afrhiqz Poseidon

More info:

Published by: Afrhiqz Poseidon on Mar 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/23/2015

pdf

text

original

MAKALAH HUKUM BISNIS

Di susun oleh: WIKI AFRIK C1B010091

FAKULTAS EKONOMI

JURUSAN MANAJEMEN

UNIVERSITS BENGKULU
2011

M. . 2007”. sampai saat menjelang pengumuman keputusan dan bahkan akan terus berlanjut jika kasus ini kelak harus diselesaikan sampai tahap Mahkamah Agung. Salah satu kontroversi yang sangat penting untuk disimak dari kasus ini adalah DUGAAN terjadinya paling sedikit dua pelanggaran hukum dalam kasus ini. Dalam dokumen KPPU berjudul ”Dugaan pelanggaran UU No 5 Tahun 1999 yang dilakukan oleh Kelompok Usaha Temasek Holding Pte Ltd (Temasek)” yang ditandatangani oleh Ir.Sc tertanggal 26 April 2007 selaku Tim Pemeriksa Perkara No. tetapi juga batalnya seluruh proses pemeriksaan perkara Temasek oleh KPPU. Tak heran jika berbagai kontroversi menghiasi pemeriksaan perkara tersebut sejak saat didaftarkan oleh Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu. Laporan tersebut berhubungan erat dengan sejumlah dokumen penting dan resmi yang diduga merupakan dokumen palsu dan tidak sah. 07/KPPU-L/2007 beberapa kali dikutip data Penelitian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat – FEUI (LPEM UI) berjudul ”Studi Mengenai Kerugian Konsumen Akibat Persaingan Usaha Yang Tidak Sehat di Industri Telepon Seluler di Indonesia. Pada hari Rabu 12 September 2007 Komisi Negara Watch (KNW) telah melaporkan Ketua KPPU Muhamad Iqbal dan Nawir Messi ke Polda Metro Jaya. Yang pertama adalah dugaan keterangan palsu terkiat hasil penelitian LPEM-UI. Nawir Messi. Perkara Temasek adalah perkara terpenting sepanjang sejarah berdirinya KPPU mengingat begitu strategisnya industri telekomunikasi seluler sekarang da untuk masa yang akan datang.KASUS-KASUS YANG BERHUBUNGAN DENGAN HUKUM BISNIS KASUS I 02/14/2008 Pelangaran Hukum dalam kasus Temasek. M. Pelanggaran hukum tersebut tak hanya memiliki implikasi pidana. Skandal besar dalam penegakan demokrasi ekonomi di Indonesia Oleh : Habiburokhman* November ini Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akhirnya menjatuhkan vonis terkait perkara dugaan monopoli yang dilakukan Temasek Holding Pte Ltd pada Industri Telekomunikasi di Indonesia. Dua pelanggaran hukum tersebut adalah dugaan pemakaian keterangan palsu terkait hasil penelitian (Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM UI) dan dugaan pebuatan tanggal mundur dalam dokumen kesimpulan Tim Pemeriksa dan Dokumen pembentukan Majelis Komisi.

Chatib Basri pada bulan Mei 2007. Artinya kemungkinan besar KPPU telah menggunakan hasil penelitian LPEM UI sebagai dokumen penyelidikan sebelum hasil penelitian itu sendiri ada. 2007” tersebut baru ada pada bulan Mei 2007 yang ditandatangani oleh Kepala LPEM UI. baik di Indonesia maupun diluar negeri . Temasek tentu tidak akan diam jika sampai mendapat perlakkan sewenang-wenang. Karena dengan pembuatan tanggal mundur tersebut berarti merubah informasi tentang kapan sebenarnya penanda-tanganan dokumen Tim Pemeriksaan dan pembentukan Majelis Komisi dilakukan. Salah seorang anggota Tim Pemeriksa.bagaimana mungkin ?. APCO Indonesia yang merupakan perusahaan jasa Publik Relation dari PT ALTIMO Rusia. Kesimpulan ini lagi-lagi membawa implikasi gugurnya perkara Temasek. M. Satu hal yang dapat disimpulkan dari pernyataan Beny Pasaribu soal pembuatan tanggal mundur pada dokumen kesimpulan Tim Pemeriksa adalah bahwa ternyata KPPU tidak bisa membuktikan bahwa Temasek telah melakukan monopoli dalam waktu yang ditentukan oleh undang-undang. Yang kedua adalah pembuatan tanggal mundur dalam dokumen kesimpulan tim pemeriksaan dan dokumen pembentukan majelis komisi. Kemungkinan besar Temasek akan menempuh jalur arbitrase internasional (UNCITRAL) jika sampai dihukum oleh KPPU. Sdr Benny Pasaribu mengeluarkan pendapat bahwa tanggal kesimpulan Tim Pemeriksa Lanjutan dan tanggal pembentukan Majelis Komisi dibuat mundur. pembuatan tanggal mundur ini tidak dapat dibenarkan secara hukum. Penggunaan dokumen palsu adalah delik pidana serius yang diatur dalam Pasal 263 ayat (1) Kitab Undang – Undang Hukum Pidana (KUHP). yang mana penelitian tersebut dilakukan atas permintaan PT. Dr. Bahkan pembuatan tanggal mundur ini dapat dikategorikan sebagai tindak pidana pemalsuan surat sebagaimana diaturdalam Pasal 263 ayat (1) Kitab Undang – Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berbunyi . Dengan demikian dapat diduga KPPU telah menggunakan dokumen palsu dan juga memalsukan surat atau keterangan palsu dalam pemeriksaan perkara Temasek. Pada akhir Oktober 2007. Sebagai sebuah badan usaha bereputasi terhormat di dunia internasional. Dua dugaan pelanggaran hukum tersebut akan melengkapi peluru Temasek jika harus menempuh gugatan ke arbitrase internasional. karena dokumen dari LPEM UI baru diterbitkan pada bulan Mei 2007 sedangkan KPPU telah mengeluarkan dokumen berjudul ” Dugaan pelanggaran UU No 5 Tahun 1999 yang dilakukan oleh Kelompok Usaha Temasek Holding Pte Ltd (Temasek) ” pada tanggal 26 April 2007. Penggunaan dokumen palsu dalam pemeriksaan suatu perkara otomatis akan mengakibatkan semua proses pemeriksaan beserta hasilnya batal demi hukum. Apapun motifnya.Artinya tanggal yang tertuang di dokumen kesimpulan Tim Pemeriksa Lanjutan dan dokumen pembentukan Majelis Komisi adalah tidak benar. Peluru yang sudah saat .Belakangan diketahui bahwa hasil penelitian LPEM UI ”Studi Mengenai Kerugian Konsumen Akibat Persaingan Usaha Yang Tidak Sehat di Industri Telepon Seluler di Indonesia.

Kepastian hukum yang menjadi syarat masuknya investasi.juga dengan kelipatan 3 down-line. Ada juga Arisan Multi Level yang diselenggarakan olehExecutive Business Club. dan investor yang akan masuk membatalkan niatnya untuk berinvestasi. begitu pula KPPU sudah berdiri sejak tahun 1999. Penipuan tesebut banyak menggunakan pola gabungan antara money game/skema Ponzi dengan skema piramid. kemudian nama nomor 2 menjadi nomor 1. pemasaran jaringan (multi level marketing). Daftar baru dikirimkan kepada 10 orang calon peserta baru.20. dipraktekkan ‘Koperasi Insan Futura Mandiri’ dengan investasi Rp.000. dan 4 menjadi 3. Arisan berantai lalu menjadi ‘money-game’ karena dengan tiadanya resiko. Pada akhgirnya investor yang sudah ada perlahan-lahan akan meninggalkan Indonesia.yang diperluas melalui media internet.kepada nama nomor 1. Apalagi bila penipuan ini menggunakan kedok bisnis yang sah seperti investasi. skema Ponzi atau money game dan skema piramid banyak mengilhami orang untuk melakukan penipuan berkedok investasi. arisan berantai.400. Artinya jika kepemilikan saham Singtel (35 %) di Telkomsel dan kepemilikan saham STT (41. sedangkan nama peserta baru menjadi nomor 4. pada saat yang sama Singtel telah lebih dahulu memiliki saham di Telkomsel sebesar 35 %.. Sementara itu Undang – Undang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat telah ada dan berlaku sejak tahun 1999. calon harus mengirim Rp.94 %.000.94%) di Indosat dikatakan monopoli dan hal tersebut dikatakan sebagai pelanggaran hukum maka keadaan tersebut (terjadinya monopoli yang melanggar hukum) sudah terjadi sejak saat terjadinya divestasi. sedangkan ‘Dahita Group’ melakukannya lebih murah dengan investasi Rp. setiap orang bisa memulainya sendiri.5. koperasi simpan-pinjam. . dan penggunaan teknologi internet. 3 menjadi 2. ternyata tidak bisa diberikan oleh pemerintah Indonesia. caranya ada daftar berisi 4 nama + alamat e-mail + account bank yang dikirimkan kepada 10 calon. • Drektur Lembaga Bantuan Hukum Badan Usaha Milik Negara (LBH BUMN) KASUS II Di Indonesia. Setiap pelaku usaha bisa saja dengan sewenang-wenang dituduh dan dihukum. Berikut beberapa kasus yang pernah terjadi di Indonesia : Kasus Money Game Berkedok Arisan Berantai Dan Koperasi : Sistem yang mirip tanpa komoditi sama sekali.ini adalah fakta bahwa pada saat divestasi Indosat dilakukan (2002) dimana STT akhirnya membeli saham pemerintah sebesar 41. Lantas mengapa pemerintah tidak memberikan informasi tersebut kepada STT? Sebaliknya pemerintah justru mengundang STT untuk ikut ambil bagian dalam proses biding dan menyatakan bahwa Indosat sudah free and clear (tidak ada masalah hukum).000..

Sinar Mas di Brebes dengan konsep sama namun dengan sistem kocok (arisan). 700.000 dan tergantung paket yang diambil (istilahnya begitu). katakanlah si Paijo bergabung dengan menyetorkan uang sebesar Rp. (2) bersifat mencintai & mengejar uang (mamonisme/hedonism e). baik CV Sukma maupun CV Jamina menjanjikan Paijo uang dalam bentuk subsidi sebesar Rp 500. adalah antara lain korban arisan yang diselenggarakan oleh: Yayasan Keluarga Adil Makmur Ongkowijoyo pada 1987. Yang sudah tercium lagi oleh aparat hukum adalah PT. Dengan sistem tersebut. bahkan menjanjikan subsidi Rp 9 juta pada bulan ke-9.30 juta dalam tiga bulan! Marilah kita belajar dari peristiwa itu! Sedangkan kasus penipuan terbaru di tahun 2008 ini adalah CV. (3) menjadi ajang judi & spekulasi karena dengan taruhan kecil memperoleh keuntungan besar namun merugikan jauh lebih banyak orang di lapisan terbawah. PT Sapta Mitra Ekakarya (Arisan Danasonic) 1995. Hingga saat ini kasus tersebut masih diselidiki oleh aparat. Berdasarkan pengamatan saya di lapangan masih banyak jenis penipuan dengan modus yang sama namun mulai dengan beragam variasinya. Kasus peniupuan CV Jamina dan CV Sukma mulai terbaca ketika perusahaan tersebut gagal bayar kepada nasabahnya yang dijanjikan sesuai dengan haknya sebanyak puluhan ribu nasabah. kemudian langkah berikutnya Paijo harus mengajak 2 orang dan 2 orang yang sudah di rekrut Paijo juga harus mengajak 2 orang lagi.10 juta menjanjikan bonus Rp. Sukma di Semarang dan CV Jamina di Tegal. Di Indonesia korban money game berkedok arisan berantai dan koperasi simpan pinjam yang menjadi kasus penipuan di pengadilan. Langrose. . Harap wasapada. dan Pentagono yang sampai menimbulkan kemarahan puluhan ribu orang yang menimbulkan huruhara kerusuhan dan pembakaran banyak gedung di kota Pinrang yang disebabkan ulah ‘Koperasi Simpan Pinjam’ (Kospin) yang dengan investasi Rp.000 setiap bulan selama 26 bulan berturut-turut kepada nasabah sebagai bantuan kredit motor.Namun bagaimanapun Arisan Berantai karena melibatkan uang (tanpa komoditi) jelas berpotensi untuk: (1) menguntungkan bandar secara besar-besaran. Di mana kedua perusahaan tersebut sama-sama menjanjikan program pelunasan kredit kendaraan bermotor dengan modus yang hampir sama yaitu. dan jelas (4) potensial bersifat penipuan karena slogan ‘tidak akan ada yang rugi’ hanya omong kosong karena dalam sistem ini keseluruhangrassroot (terjadi bila rantai terputus) yang jauh lebih banyak dari jumlah keseluruhan up-linenya harus menanggung keuntungan keseluruhan up-linenya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->