P. 1
Tata Nama Alkana

Tata Nama Alkana

|Views: 6|Likes:
Published by Dhiyaul Ihsanti

More info:

Published by: Dhiyaul Ihsanti on Mar 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/17/2013

pdf

text

original

Tata Nama Alkana Perbedaan rumus struktur alkana dengan jumlah C yang sama akan menyebabkan berbedaan sifat

alkana yang bersangkutan. Banyaknya kemungkinan struktur senyawa karbon, menyebabkan perlunya pemberian nama yang dapat menunjukkan jumlah atom C dan rumus strukturnya. Aturan pemberian nama hidrokarbon telah dikeluarkan oleh IUPAC agar dapat digunakan secara internasional.

Aturan tata nama alkana

1. Rantai tidak bercabang (lurus) Jika rantai karbon terdiri dari 4 atom karbon atau lebih, maka nama alkana diberi alawal n- (normal)

CH3 CH2 CH2 CH2 CH3 = n-pentana

2. Jika rantai karbon bercabang, maka:

a. Tentukan rantai induk, yaitu rantai karbon terpanjang dari ujung satu ke ujung yang lain. Rantai induk diberi nama alkana.

15

rantai induk terdiri dari 6 atom C, sehingga diberi nama heksana

b. Penomoran.

Berilan nomor pada rantai induk dari ujung terdekat cabang.

16

Jika nomor dari bawah, maka cabang ada di nomor 3. tetapi jika dari kanan, maka cabang ada di nomor 4. Sehingga dipilih penomoran dari ujung bawah.

yaitu atom C yang yang terikat pada rantai induk. Tabel 3. tri. Nama Alkil 17 18 e. 20 3. maka nama-mana alkil disusun menurut abjad. penta dan seterusnya sesuai dengan jumlah alkil sejenis. Tambahan untuk penomoran khusus . Urutan penulisan nama untuk alkana bercabang: Nomor cabang-nama cabang nama rantai induk: Nama untuk struktur di atas adalah: 3-metilheksana -jika terdapat lebih dari satu alkil sejenis. Tentukan cabang. 19 -Jika terdapat dua atau lebih jenis alkil.c. Urutan penulisan nama. maka tulis nonor-nonor cabang dari alkil sejenis dan beri awalan alkil dengan di. Cabang merupakan gugus alkil dan beri nama alkil sesuai struktur alkilnya. Perhatikan beberapa gugus alkil berikut: d. tetra.

maka pilih rantai induk yang mempunyai cabang lebih terbanyak. .a. nomor 3 terdapat cabang metil. Sehingga yang dipilih adalah penomoran dari kiri: 3-etil-4metilpentana. Gugus alkil dengan jumlah atom C lebih banyak diberi nomor yang lebih kecil. 21 Rantai induk = 5 atom C Rantai induk = 5 atom C Cabang = 2 (metil dan etil) Cabang = 1 (isopropil) Sehingga yang dipilih adalah struktur yang pertama : 3-etil-2-metilpentana b. Jika terdapat beberapa pilihan rantai induk yang sama panjang. 22 Dari kiri. nomor 3 terdapat cabang etil Dari kanan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->