PENGERTIAN Paronychia (Paronikia) adalah infeksi pada lipatan kuku yang disebabkan oleh kuman (bakteri) Streptokokus, ditandai

dengan pembengkakan lipatan kuku. Paronikia adalah infeksi pada kulit di sekitar kuku jari tangan atau kuku jari kaki. Paronychia biasanya akut, tetapi kasus kronis bisa terjadi. Pada paronychia akut, bakteri (biasanya staphylococcus aureus atau streptococci) masuk melalui robekan pada kulit diakibatkan dari bintil kuku, trauma pada lapisan kuku (lapisan pada kulit keras yang tumpang tindih disisi kuku), hilangnya kutikula, atau iritasi kronis (seperti dari air dan detergent). Paronychia lebih umum pada orang yang menggigit atau menghisap jari-jari mereka. Pada kaki, infeksi seringkali mulai pada jari kaki yang tumbuh ke dalam. Paronychia terjadi sepanjang garis tepi kuku (samping dan dasar lapisan kuku) kebanyakan penderita paronychia mengalami rasa sakit terlebih pada saat berjalan, kehangatan, kemerahan, dan pembengkakan. Nanah biasanya terkumpul dibawah kulit sepanjang garis tepi kuku dan kadangkala di bawah kuku. ANATOMI KUKU a Dasar kuku Dasar kuku merupakan bagian kulit yang ditutupi kuku, yaitu dari batas lunula sampai ke hiponichium. Sebagian sel epidermis dasar kuku menyatu dengan lempeng kuku, yaitu bagian ventral lempeng kuku. Pada dasar kuku yang matur tidak terdapat granula keratohialin, tetapi pada beberapa keadaan patologis dasar kuku menunjukkan lapisan granular, dan terdapat produksi stratum korneum yang sama dengan epidermis normal. Produksi sel-sel tanduk dalam keadaan seperti ini dapat mendorong lempeng kuku ke atas. b Lipat kuku Lipat kuku proksimal dan lateral merupakan batas dan pelindung struktur dan menolong arah pertumbuhan kuku. Lipat kuku proksimal merupakan perluasan dari epidermis pada dorsum kuku yang melindungi matriks dan kutikula adalah produk keratinnya. Struktur ini sangat panting, karena penyakit kuku yang terbanyak, paronikia kronik, terutama mengenai daerahini. Lipat kuku terdiri dari dua lapis epidermis yaitu bagian dorsal, yang membentuk dorsal epidermis jari dan bagian ventral yang menutupi lempeng kuku yang baru dibentuk. Proses keratinisasi tidak berbeda dengan epidermis di tempat lain. Lapisan tanduk bagian ventral menjadi melekat dengan permukaan lempeng kuku yang baru dibentuk dan bergerak ke distal untuk jarak pendek. Lapisan tanduk ini disebut kutikula. Penyakit yang mengenai lipat kuku proksimal mempengaruhi lempeng kuku yang baru dibentuk. c Struktur subkutan Dermis pada apendiks kuku dibatasi oleh falang di bawahnya,dan tidak terdapat jaringan subkutis. Dermis dan epidermis dasar kuku bersatu dengan gambaran tongue in groove.Daerah dermis ini mengandung banyak kapiler yang memberi warna pink, serta badan glomus. Darah dialirkan dari arteri digitalis yang mempunyai banyak cabang dorsal, ventral dan cabanguntuk lipat kuku proksimal. Bagian distal membentuk rantingranting proksimal dan distal yang memberi makan pulpa, dasar kuku dan hiponikium. Jalannya saraf sesuai dengan pembuluh darah KLASIFIKASI Paronikia dapat dibagi menjadi: - Paronikia akut Paronikia akut kerupakan keluhan yang sering terjadi dan biasanya disebabkan olehstafilokokus. Keadaan ini dapat didahului oleh trauma lokal, misalnya kuku pecah, atau menggigit kuku, atau dapat pula

kemudian menimbulkan infeksi.terjadi tanpa trauma pendahuluan. pelayan bar. Paranokia kronis pada umumnya disebabkan oleh infeksi Jamur. Tak jarang infeksi tersebut mengeluarkan nanah. Kutikula dapat hilang dan pus dapat terbentuk di bawah lipat kuku. termasuk streptokokus. Padakasus yang lama ukuran kuku dapat berkurang dan kesan ini diperbesar oleh pembesaran lipat kuku PENYEBAB Biasanya penyebabnya adalah bakteri stafilokokus atau jamur. Bakteri lain. karena itu infeksi cenderung menimbulkan nyeri. terutama orang-orang dengan tangan yang dingin.tetapi kasus tersering adalah antara 30 sampai 60 tahun. Menurut Steve Lee. TANDA DAN GEJALA Kulit tampak merah dan membengkak. Merupakan penyakit yang dominan pada ibu-ibu rumah tangga dan orang yang mempunyai pekerjaan tertentuseperti juru masak. dengan perbandingan 3:1. Mikroorganisme yang berperan pada umumnya bakteri Stafilokokus (Staphylococcus aureus) dan Streptokokus (Streptococcus). 1 Acute Paronychia (paranokia akut).Paronikia kronis Paronikia kronik sering terjadi pada orang yang tangannya banyak terkena air. pedagang ikan. Sering terjadi pada orang yang diabetik. . bakteri gram negatif dan bakteri anaerob dapat juga ditemukan pada infeksi lipatan kulit kuku. seperti Pseudomonas. antara lain: .Pembengkakan pada lipatan kuku. Eksaserbasi akut dapat terjadi dan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri sekunder.Kemerahan dan nyeri di daerah lipatan kuku dan sekitarnya. bisa disertai lepuhan-lepuhan yang berisi nanah (terutama jika penyebabnya adalah bakteri). organisme koliform dan Proteus vulgaris. Kadangkadang terlihat pada anak-anak. pekerja bar. Proteus vulgaris. Jenis ini biasanya disebabkan oleh trauma yang diikuti dengan masuknya mikroorganisme ke dalam jaringan kulit. tanpa anestesi. virus. Lesi yang lebih dalam paling baik diobati dengan antibiotika dulu. Lebih sering pada wanita daripada pria. Kuku bisa mengalami perubahan warna. dan sejenisnya. penanam bunga. Juga sering terjadi sebagai komplikasi paronikia kronik. MD. EPIDEMIOLOGI Paronychia lebih sering ditemukan pada wanita dibanding pria. Kadang disebabkan oleh infeksi mycobacterial. Kuku memiliki ruang yang terbatas. diperlukan insisi dengan anestesi. kejadiannya mencapai 35%. Escherichia coli dan Pseudomonas pyocyanea. Berbagai organisme dapat ditemukan. Gejalanya adalah bengkak yang nyeri pada lipat kuku dan dapat mengeluarkan pus. paronychia (di AS) sering terjadi pada infeksi tangan. Pada umumnya terjadi karena kontak dengan air yang lama dan terus menerus. Tanda-tanda (gejala klinis) Paronychia. Gejala dimulai sebagai pembengkakan ringan. Dapat timbul pada umur berapa saja. termasuk Stafilokokus aureus atau albus. . Bila letaknya cukup superfisial. bentuk atau terlepas dari bantalannya. Keadaan ini biasanya disebabkan oleh infeksi Candida albicans. terutama akibat pengisapan jari atau jempol. bila terkena organisme lain. iritasi bahan kimia dan penyakit ikutan dari penyakit lain.dapatdengan mudah didrainase melalui insisi dengan menggunakan skalpel yang tajam. pembuat roti. jauh lebih ringan daripada paronikia akut. terutama dialami oleh pencuci. Dapat dialami oleh semua golongan umur dan semua ras. Pseudomonas pyocyaneaceae. terutama Candida albicans (Kandida). 2 Chronic Paronychia (paranokia kronis). . tetapi bila tidak cepat membaik.

klotrimasol. jari dan memotong ujungnya tidak melebihi ujung jari. seperti Pseudomonas. Infeksi dapat terjadi karena trauma. Menghindari kelembaban jari agar tidak mudah infeksi. b. namun dapat berupa: • Abses • Perubahan menetap pada kuku • Penyebaran infeksi ke otot. Jangan mengigit atau mencabut kuku. nistatin atau amfoterisin B sebaiknya diberikan. memotong kuku terlalu pendek dan juga dapat berakibat menggigit kuku bakteri masuk melalui robekan pada kulit.. karena mereka selalu menemukan stafilokok patologik yang sensitif terhadap antibiotik ini pada . tetapi bila tidak cepat membaik. Untuk pekerjaan yang banyak berhubungan dengan air. diperlukan insisi dengan anestesi.Bila lebih parah dianjurkan memberikaneritromisin per oral. Pada kaki.Pada kasus yang kronis. Pada kasus pasca operasi pengangkatan kuku. paronikia kronik Bagian yang sangat penting pada pengobatan paronikia kronik adalah menjaga agar tangan tetap kering. atau peredaran darah PENCEGAHAN Rawatlah dengan baik kuku dan kulit di sekitarnya.dapat dengan mudah didrainase melalui insisi dengan menggunakan skalpel yang tajam. pasien dianjurkanuntuk memakai sarung tangan karet. Bakteri lain. Paronychia lebih umum pada orang yang menggigit atau menghisap jari-jari mereka. atau alkohol 95% untuk meningkatkan kekeringan. Dapat digunakan timol 2-4%. antara lain: a. tanpa anestesi.. atau iritasi kronis (seperti dari air dan detergent). Barlow dkk menganjurkan penggunaan antibiotika topikal pada siang hari dan anti jamur topikal pada malam hari. Anti jamur topikal seperti him mikonasol. e. tulang. infeksi seringkali mulai pada jari kaki yang tumbuh ke dalam. seperti kuku jari jempol kaki KOMPLIKASI Komplikasi jarang terjadi. Beberapa pengarang menganjurkan pengangkatan sepertiga lempeng kuku untuk menambah drainase dan mempercepat penyembuhan. Tidak memotong kuku secara berlebihan Tidak mencongkel-congkel tepi kuku. hendaknya kuku dibiarkan tumbuh hingga melebihi ujung Membersihkan kuku setiap mandi. d. hilangnya kutikula. bakteri gram negatif dan bakteri anaerob. PATOFISIOLOGI Paronikia adalah suatu infeksi yang terjadi pada lipatan kuku baik kuku jari-jari kaki maupun tangan disebabkan oleh bakteri Stafilokokus (Staphylococcus aureus) dan Streptokokus (Streptococcus). dapat berlangsung 6 minggu atau lebih. Nasehat yang perlu untuk pasien. PENATALAKSANAAN Paronikia akut Bila letaknya cukup superfisial. trauma pada lapisan kuku (lapisan pada kulit keras yang tumpang tindih disisi kuku). Lindungi kuku dari deterjen dan zat-zat kimia dengan mengenakan sarung tangan karet atau plastic. Lesi yang lebih dalam paling baik diobati denganantibiotika dulu. c.

keadaan ini. Pada pasien dengan tangan dingin. Norton menganjurkan untuk mencoba memberikan ketokonasol oral bila terapi antijamur topikal tidak memberikan hasil yang baik. . dianjurkanuntuk memberikan vasodilator.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful