1

MAKALAH ILMU BAHAN
BAHAN LISTRIK KONDUKTOR,ISOLATOR,DAN ISOLASI

OLEH: Ibnu Amir 342 11 028
2.B ENERGI

PROGRAM STUDI TEKNIK KONVERSI ENERGI JURUSAN TEKNIK MESIN POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG MAKASSAR 2012

2

KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat dan petunjuk-Nyalah makalah “Ilmu Bahan” ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya.Ucapan terima kasih kami berikan kepada semua pihak yang telah banyak membantu kami dalam penyusunan makalah ini. Khususnya kepada Ibu Sri Suwasti S.ST,.M.T. selaku dosen Mata Kuliah Ilmu Bahan Jurusan Teknik Mesin dan juga berbagai pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu. Makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Bahan dan memberikan pengetahuan mengenai bahan konduktor,isolator,dan isolasi. Kami menyadari sepenuhnya makalah ini masih jauh dari sempurna, sehingga kami sebagai penyusun mengharapkan berbagai saran dan kritik yang bersifat membangun, agar nantinya dapat dijadikan pedoman bagi kami dalam penyusunan

Makassar, Desember 2012

Penyusun

DAFTAR ISI

3

HALAMAN JUDUL ................................................................................ KATA PENGANTAR ................................................................................ DAFTAR ISI .............................................................................................. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ........................................................................ BAB II PEMBAHASAN ......................................................................... A. Konduktor .........................................................................

1 2 3

4 5 5 16

B. Isolator dan Isolasi ................................................................... BAB III PENUTUP A. Kesimpulan ............................................................................. B. Daftar Pustaka ………………………………………………...

34 35

BAB I

maka secara tidak langsung mereka telah memanfaatkan energi listrik. 3. Agar masyarakat dapat lebih banyak pengetahuan tentang kemungkinan resiko yang dapat ditimbulkan dari arus listrik itu sendiri. TUJUAN Tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan makalah yang ini adalah: 1. Masyarakat setiap hari telah menggunakan alat . penulis akan membahas mengenai konduktor atau penghantar listrik. Dengan demikian kawat penghantar harus dapat menghantarkan arus listrik dengan tingkat keamanan yang terjaga agar tidak menimbulkan kerugian baik materi maupun non materi. Keamanan listrik sangat penting karena semakin besar arus listrik yang digunakan maka semakin besar pula resiko yang dapat ditimbulkan. Mahasiswa dapat mengetahui apa sajakah jenis dan macam-macam sambungan kabel. Selain biaya rekening listrik yang melonjak tentunya ada juga dampak kebakaran karena kegagalan ataupun kurangnya sistem proteksi pada hantaran instalasi. yang mana semakin banyak peralatan listrik yang digunakan maka banyak pula energi listrik yang dibutuhkan. LATAR BELAKANG Pada era modern sekarang ini. Dengan demikian perlu adanya suatu penegasan atau pendidikan tentang peraturan paraturan standardisasi keamanan pada penghantar listrik sesuai dengan peraturan-peraturan yang sah. Sehingga hal tersebut harus diimbangi dengan tingkat keamanan pada jenis panghantar sesuai dengan kemampuan daya hantar dan kebutuhan instalasi listrik. B. 2.alat tersebut. Seiring dengan perkembangan jaman. Maka pada makalah ini. telah banyak masyarakat mengunakan peralatan listrik. Serta solusi yang akan sangat bermanfaat untuk mencegah bahaya dari kurangnya pengetahuan masyarakat terutama pada hantaran listik. Mahasiswa dapat mengetahui pemanfaatan hantaran listrik. BAB II . banyak bermunculan peralatan listrik dengan berbagai varian dan fungsi.4 PENDAHULUAN A. Dengan banyaknya energi listrik yang digunakan tersebut. tentunya akan banyak dampak yang diakibatkan. Perkembangan listrik sekarang sangat pesat. karena kebutuhan konsumtif masyarakat yang berangsur-angsur bertambah. Mahasiswa dapat mengetahui jenis kabel untuk tegangan rendah dan tegangan menengah.

or. yang disebut dengan fiber optic cable. Koefisien muai panjangnya kecil. Modulus kenyalnya (modulus elastisitas) cukup besar. ada juga kabel yang terbuat dari serat optik. Menurut http://www. umumnya terbuat dari tembaga dan umumnya dilapisi dengan pelindung. Secara umum pengertian kabel adalah media penghantar tenaga listrik dari sumber tegangan listrik ke peralatan yang menggunakan tenaga listrik atau menghubungkan suatu peralatan listrik ke peralatan listrik lainnya. khusus sebagai pengantar arus listrik. antara lain: . sedangkan konduktornya terbuat dari serabut tembaga ataupun tembaga pejal. DEFINISI PENGHANTAR Penghantar listrik atau kabel menurut KBBI tahun 1997 adalah Penghantar listrik atau kabel adalah kawat penghantar arus listrik berbungkus karet atau plastik. Konduktifitasnya cukup baik. Kekuatan mekanisnya (kekuatan tarik) cukup tinggi. ada banyak factor yang mempengaruhi baik atau tidaknya penyaluran tersebut. Selain tembaga.5 PEMBAHASAN A. Bahan dari kabel ini beraneka ragam. Jenis Bahan Konduktor Bahan-bahan yang dipakai untuk konduktor harus memenuhi persyaratan-persyaratan sebagai berikut: 1. 3.total. 2.id/info dalam situsnya. 1. Dalam penyaluran tenaga listrik. Menurut wikipedia Kabel listrik adalah media untuk menyalurkan energy listrik. 4. Isolator disini adalah bahan pembungkus kabel yang biasanya terbuat dari karet atau plastik. Bahan-bahan yang biasa digunakan sebagai konduktor. kabel adalah media untuk mengantarkan arus listrik atau informasi. Namun dalam hal ini yang akan kita bahas adalah kabel yang berfungsi untuk menghantarkan energi listrik.

Magnesium 5xxx e. misalnya : ACSR‐OW. Paduan yang mayoritas terdiri dari : a. Daya hantar aluminium sebesar 35 m/ohm. Aluminium murni mudah dibentuk karena lunak. karena alas an ekonomi. Tembaga 2xxx b.7 kg/cm3. titik leleh lebih dari 658oC dan tidak korosif. Seng 7xxx . Menurut AS (American Standard Association) pada aluminium diberi penandaan sebagai berikut : 1. kemurnian 99% 1xxx 2. Aluminium. selalu diperkuat dengan baja atau paduan aluminium.6 Aluminium murni mempunyai massa jenis 2.Penggunaan alumium adalah untuk busbar dan karena alasan tertentu misalnya. dibuat aluminium yang berisolasi. Untuk itu jika aluminium digunakan sebagai penghantar yang dimensinya cukup besar. Penggunaan yang demikian biasanya pada : ACSR (Aluminium Conductor Steel Reinforced). Konstruksi penghantar dari aluminum dapat dilihat pada gambar. Silikon 4xxx d.mm2 atau kira‐kira 61.4% dari daya hantar tembaga. ACR (Aluminum Conductor Alloy Reinforced). Magnesium dan silikon 6xxx f. Mangan 3xxx c. kekuatan tariknya hanya 9 kg/mm2.

Pemakaian tembaga pada teknik listrik yang terpenting adalah sebagai penghantar. Keadaan ini kurang baik digunakan sebagai kawat berisolasi atau kabel. Meskipun konduktivitas baja rendah yaitu 7.NYY. Berdasarkan peretimbangan tersebut dibuat penghantar bimetal. fungsi baja dalam hal ini adalah menghemat pemakaian aluminium. tembaga akan lebih lenting. cincin seret pada mesin AC.55%). Sedangkan pembuatan kawat yang diameternya kecil digunakan intan. baja dengan kadar karbon tinggi(diatas 0. Tembaga mempunyai ketahanan terhadap korosi. maka proses pembuatan kawat berisolasi atau kabel dapat dimulai. Untuk memperkecil batang tembaga digunakan batu tarik (die) yang besarnya beragam. Bahan batu tarik yang digunakan untuk membuat kabel yag penampangnya besar diameternya adalah wolfram‐karbida. lamel mesin dc. maka baja sebagai penguat penghantar terhindar dari korosi. Baja merupakan logam yang terbuat dari besi dengan campuran karbon. Pada arus bolak‐balik ada kecenderungan arus melalui bagian luar konduktor (efek kulit). makin keujung adalah makin kecil penampangnya. Kekuatan tarik tembaga tidak tinggi yaitu berkisar antara 20 hingg 40 kg/mm2. NYFGbY). Namun harus diusahakan hendaknya selama proses pemanasan tersebut tidak terjadi oksidasi. baja dikategorikan menjadi tiga yaitu Baja dengan kadar karbon rendah (0 hingga 0. kekauan tarik batang tembaga akan naik setelah batang tembaga diperkecil penampangnya untuk dijadikan kawat berisolasi atau kabel. Massa jenis tembaga murni pada 20oC adalah 8. . tetapi digunakan pada penghantar transmissi ACSR.mm2/m pada suhu 20oC Koefisien suhu tembaga terhadap suhu adalah tidak linier seperti ditunjukkan pada gambar berikut.NYAF).25%). Dua hal yang menguntungkan pada penghantar bimetal antara lain : 1. Setelah proses pemanasan selesai. makin banyak tahapan batu tarik yang digunakan.7 Tembaga mempunyai daya hantar listrik yang tinggi yaitu 57 Ohm. oksidasi. baja dengan kadar karbon menengah (0. Dengan melapisi baja menggunakan tembaga. Sesudah diadakan penarikan terhadap batang tembaga menjadi kawat.96 g/cm3.7 m/Ohm.25 sampai dengan 0. Agar tembaga menjadi lunak kembali. perlu diadakan pemanasan. kabel (NYM.55%). Makin kecil penampang kawat diperlukan. Berdasarkan campuran karbonnya. titik beku 1083oC. 2. misalnya kawat berisolasi (NYA. busbar.mm2.

Dengan menggunakan mesin penarik.4 g/cm3.0047 peroC. tabung hampa udara. resistivitanya 0. titik leleh 2620oC. berwarnah putih keabu‐abuan. tabung sinar X. resistivitanya 0. Diantara penggunaan Moblidenum adalah pada.055 Ohm. tahanan jenis 0. Platina dapat dibentuk menjadi filamen yang tipis dan batang yang . 9x10‐7 peroC. Massa jenisnya 21.8 Logam ini berwarnah abu‐abu keputihan. Dengan reaksi reduksi asam wolfram (H2WHO4) dengan suhu 700oC duiperoleh bubuk wolfram. titik didih 5900oC. demikian pula dalam hal mendapatkannya. Logam ini mirip dengan wolfram dalam hal sifatnya. batang wolfram diameternya dapat dikecilkan menjadi 0. Moblidenum mempunyai massa jenis 10.00307 peroC. Penggunaan wolfram pada teknik listrik antara lain: filamen (lampu pijar.01 mm (penarikan dilakukan dalam keadaan panas). elektroda. mempunyai massa jenis 20 g/cm3 Titik leleh 3410oC. 53x10‐7 peroC. Bubuk wolfram tersebut kemudian dibentuk menjadi batangan dengan suatu proses yang disebut dengan metalurgi bubuk yang menggunakan tekanan dan suhu tinggi (2000 atm.mm2/m. karena Moblidenum dapat membentuk lapisan yang kuat dengan gelas.048 Ohm mm2/m. ampu halogen. titik didih 3700oC. koefisien suhu 0.2 g/cm3. lampu ganda). sulit terjadi peleburan dan tahan terhadap sebagian besar bahan kimia. tidak korosif. Platina merupakan logam yang berat.1 Ohm mm2/m. dan tabung. titik didih 4530oC. bagian bagian yang digunakan pada suhu tinggi. titik leleh 1775oC. Wolfram diperoleh dari hasil tambang yang pemisahannya dari penambangan dengan menggunakan magnetik atau proses kimia. 1600oC) tanpa terjadi oksidasi. Sebagai campuran logam yang digunakan untuk keperluan yang keras. tahan korosi. koefisien suhu 0.

9 tipis‐tipis. tantalium dan niobium. cairan pada pompa difusi. bahan untuk potensiometer. penghubung pada saklar air raksa. Resistivitasnya adalah 0.95 Ohm.mm2/m. Dalam pemilihan jenis penghantar yang akan digunakan dalam suatu instalasi dan luas penghantar yang akan di pakai dalam instalasi tersebut ditentukan berdasarkan pertimbangan : mekanis 2. Pada pemanasan diudara air raksa sangat mudah terjadi oksidasi. elektroda pada instrument untuk mengukur sifat elektris bahan dielektrik padat. Tantalium dan niobium dipadukan dengan aluminium banyak digunakan sebagai kapasitor elektrolitik. Koefisien suhu 0. Logam‐logam lain yang banyak digunakan pada teknik listrik diantaranya adalah. Air raksa dan campurannya khususnya uap air raksa adalah beracun.00027 peroC. Penggunaan air raksa antara lain : gas pengisi tabung‐tabung elektronik. Platina dengan diameter kurang lebih 1 mikron digunakan untuk menggantung bagian gerak pada meter listrik dan instrumen sensitif lainnya. Klasifikasi Konduktor . Penggunaan platina pada teknik listrik antara lain adalah untuk elemen pemanas pada laboratorium tentang oven atau tungku pembakaran yang memerlukan suhu tinggi yaitu diatas 1300oC. untuk termokoupel platina‐rhodium. Air raksa adalah satu‐satunya logam yang berbentuk cair pada suhu kamar.

Konduktor telanjang 2. 3. AAC (All Aluminum Alloy Conductor) 2. yaitu kawat yang lilitannya terdiri dari dua jenis logam atau lebih. Konduktor berisolasi. Kawat berongga (hollow conductor) adalah kawat berongga yang dibuat untuk mendapatkan garis tengah luar yang besar. 1. 1. biasanya berlapis dan konsentris. yang merupakan konduktor telanjang dan pada bagian luarnya diisolasi sesuai dengan peruntukan tegangan kerja.10 1. contoh: a. Kawat padat (solid wire) berpenampang bulat. Kawat logam campuran (Alloy). kawat logam paduan (composite). 2. Kawat logam biasa. seperti: kawat baja berlapis tembaga (Copper Clad Steel) dan kawat baja berlapis aluminium (Aluminum Clad Steel). AAAC (All Aluminum Alloy Conductor) b. Kawat lilit campuran. BBC (Bare Copper Conductor). 3. contoh: ASCR (Aluminum Cable Steel Reinforced). contoh: . b. contoh: a. Kawat berlilit (standart wire) terdiri 7 sampai dengan 61 kawat padat yang dililit menjadi satu.

Konduktivitas listrik adalah ukuran dari kemampuan suatu bahan untuk menghantarkan arus listrik. b. yaitu antara 10-10 sampai dengan 10-20 (ohm. Karakteristik mekanik. muatan-muatan bergeraknya akan berpindah. ketiga jenis atau sifat konduktivitas tersebut diatas digunakan semuanya. ada material semi konduktor yang konduktivitasnya berkisar antara 10-6 sampai dengan 10-4 (ohm. Jika suatu beda potensial listrik ditempatkan pada ujung. yaitu: 1. 2. yang menunjukkan kemampuan dari konduktor terhadap arus listrik yang melewatinya (dari SPLN 41-10 : 1991. Kabel NYFGBY 3.meter) -1 dan sebaliknya material isolator memiliki konduktivitas yang sangat rendah. pada kabel tegangan menengah untuk pemenuhan fungsi penghantar dan pengaman terhadap penggunaan. untuk konduktor 70 mm2 berselubung AAAC-S pada suhu sekitar 30o C. Kabel NYY c. Berbeda pada kabel tegangan rendah.m)-1. Karakteristik Konduktor Ada 2 (dua) jenis karakteristik konduktor.11 a. Kabel NYCY d.ujung sebuah konduktor. Karakteristik listrik. 4. Konduktivitas listrik Konduktivitas merupakan sifat listrik yang diperlukan dalam berbagai pemakaian sebagai penghantar tenaga listrik dan mempunyai rentang harga yang sangat luas. Diantara kedua sifat ekstrim tersebut. . memiliki konduktivitas listrik dengan orde 107 (ohm. untuk konduktor 70 mm2 berselubung AAAC-S pada suhu sekitar 30° C. Kabel twisted. Logam atau material yang merupakan penghantar listrik yang baik. maka kemampuan maksimum dari konduktor untuk menghantar arus adalah 275 A).m)-1. yang menunjukkan keadaan fisik dari konduktor yang menyatakan kekuatan tarik dari pada konduktor (dari SPLN 41-8:1981. maka kemampuan maksimal dari konduktor untuk menghantar arus adalah 275 A).

4. Kriteria mutu penghantar Konduktivitas logam penghantar sangat dipengaruhi oleh unsur – – unsur pemadu. Logam Konduktivitas listrik ohm meter Perak ( Ag ) ………………………. Logam murni memiliki konduktivitas listrik yang lebih baik dari pada yang lebih rendah kemurniannya.6 x 107 Baja tahan karat ( Ffe – Cr ) …… 0.8 x 107 Kuningan ( 70% Cu – 30% Zn )… 1. yang ketiganya banyak berperan dalam proses pembuatan pembuatan penghantar itu sendiri. 6.3 x 107 Alumunium ( Ac ) ………………. 3. Disamping persyaratan sifat listrik seperti konduktivitas listrik diatas..0 x 107 Emas ( Au ) ……………………. 0. Unsur unsur pemandu selain mempengaruhi konduktivitas listrik. kriteria mutu lainnya yang juga harus dipenuhi meliputi seluruh atau sebagian dari sifat – sifat atau kondisi berikut ini.0 x 107 Baja karbon ( Ffe – C ) ………….. Akan tetapi kekuatan mekanis logam murni adalah rendah. 6.. Penghantar tenaga listrik. yaitu: .2 x 107 5. akan mempengaruhi sifat – sifat mekanika dan fisika lainnya. .8 x 107 Tembaga ( Cu ) …………………. selain mensyaratkan konduktivitas yang tinggi juga membutuhkan sifat mekanis dan fisika tertentu yang disesuaikan dengan penggunaan penghantar itu sendiri..6 x 107 Besi ( Fe ) ………………………… 1. impurity atau ketidaksempurnaan dalam kristal logam.12 menghasilkan arus listrik. Konduktivitas listrik terhadap kuat medan listrik : didefinsikan sebagai ratio dari rapat arus Konduktivitas Listrik Berbagai Logam dan Paduannya Pada Suhu Kamar. .

diameter dan variasi yang diijinkan. sedangkan penghantar tambaga keras (BCCH =Bare Copper Conductor Hard). B. d. b. Penghantar atau kabel yang sering digunakan untuk instalasi listrik penerangan umumnya terbuat dari tembaga. AAC = penghantar Aluminium. kekuatan tegangan tariknya 41 kg/mm². kondisi permukaan kawat harus bebas dari cacat.13 a. Bahan dari kabel ini beraneka ragam. yang disebut dengan fiber optic cable. umumnya terbuat dari tembaga dan umumnya dilapisi dengan pelindung. sifat tarik seperti kekuatan tarik (tensile strength) dan regangan tarik (elongation). Penghantar yang dibuat oleh pabrik yang dibuat oleh pabrik terdapat beraneka ragamnya. dan lain-lain. ACSR = penghantar Aluminium diperkuat dengan Baja. komposisi kimia. Berdasarkan besar tegangan. c. . KABEL LISTRIK Kabel listrik adalah media untuk mengantarkan arus listrik ataupun informasi. sifat bending. Penghantar tembaga setengah keras (BCC ½ H = Bare Copper Conductor Half Hard) memiliki nilai tahanan jenis 0.0185 ohm mm²/m dengan tegangan tarik putus kurang dari 41 kg/mm². ada juga kabel yang terbuat dari serat optik. e. penghantar diklasifikasikan sebagai berikut : angan menengah 20kV antara lain : BCC = penghantar Tembaga. Selain tembaga. khusus sebagai pengantar arus listrik. Pemakaian tembaga sebagai penghantar adalah dengan pertimbangan bahwa tembaga merupakan suatu bahan yang mempunyai daya hantar yang baik setelah perak.

2. NYY. alat-alat portabel. banyak digunakan untuk tempat-tempat yang sulit dan sempit. penghantar diklasifikasikan sebagai berikut: 1. Penghantar persegi (busbar). NYCY. alat-alat ukur listrik dan pada kendaraan bermotor. 3.5 mm² dan sebagainya.400 mm².14 -isolasi tegangan menengah 20kV antara lain : N2XSY & NA2XSY.5 mm². AAC. ialah kabel yang dapat berfungsi untuk satu macam penghantar saja (misal: untuk fasa atau netral saja). Berdasarkan konstruksinya. penghantar dapat diklasifikasikan menjadi: a) Penghantar simplex . Penghantar berlilit (stranded). Penghantar serabut (fleksibel).5 mm² . penghantarnya terdiri dari beberapa urat kawat yang berlilit dengan ukuran 1 mm² – 500 mm². penampang penghantar ini berbentuk persegi empat yang biasanya digunakan pada PHB (Papan Hubung Bagi) sebagai rel-rel pembagi atau rel penghubung. NYRGbY. Penghantar pejal (solid). NYCYRGbY. ACSR. . Contoh penghantar simplex ini antara lain: NYA 1. Ukuran kabel ini antara 0. rendah 220Volt sama dengan 20kV : BCC. NYAF 2. Penghantar ini tidak berisolasi. Tidak dibuat lebih besar lagi dengan maksud untuk memudahkan penggulungan maupun pemasangannya. NYCYFGbY. NYFGbY. NYM. -isolasi tegangan rendah 220volt antara lain : NYA. yaitu penghantar yang berbentuk kawat pejal yang berukuran sampai 10 mm². 4. Adapun bila ditinjau dari jumlah penghantar dalam satu kabel.

. Susunan hantarannya ada yang pejal. ialah kabel yang dapat menghantarkan dua aliran (dua fasa yang berbeda atau fasa dengan netral).5mm² dan sebagainya.5mm². c) Penghantar triplex .5 mm². NYY 2x2. yaitu kabel dengan tiga pengantar yang dapat menghantarkan aliran 3 fasa (R.5 mm². S dan T) atau fasa. netral dan arde. Contoh penghantar quadruplex misalnya NYM 4x2. Contoh kabel jenis ini: NYM 3x2. kabel dengan empat penghantar untuk mengalirkan arus 3 fasa dan netral atau 3 fasa dan pentanahan. Setiap penghantarnya diisolasi kemudian diikat menjadi satu menggunakan selubung.5 mm² dan sebagainya. NYMHY 4x2. berlilit ataupun serabut. NYY 3x2.15 b) Penghantar duplex . Penghantar jenis ini contohnya NYM 2x2. d) Penghantar quadruplex .5 mm².

Misal memerlukan bahan yang tahan terhadap tarikan. Sifat Mekanis Mengingat sangat luasnya pemakaian bahan penyekat. Sifat Termis Panas yang timbul pada bahan akibat arus listrik atau arus gaya magnit berpenga-ruh kepada penyekat termasuk pengaruh panas dari luar sekitarnya. sifat mekanis. . dan lain-lain.16 BAHAN PENYEKAT 2. a. ketahanan terhadap bahan kimia. maka perlu dipertimbang-kan kekuatannya supaya dapat dibatasi hal-hal penyebab kerusakan karena akibat salah pemakaian. maka diperlukan pemakaian penyekat yang tepat agar panas tersebut tidak merusak penyekatnya. maka dipilih bahan dari kain bukan dari kertas karena lain lebih kuat daripada kertas. b. Sehingga untuk bahan penyekat ini perlu diperhatikan mengenai sifat-sifat dari bahan tersebut. Apabila panas yang terjadi cukup tinggi. c. sifat termal. maka harus dibatasi sampai sekecil-kecilnya agar tidak melebihi batas yang ditentukan oleh peraturan yang berlaku (PUIL : peraturan umum instalasi listrik).1 Pengertian Bahan penyekat atau sering disebut dengan istilah isolasi adalah suatu bahan yang digunakan dengan tujuan agar dapat memisahkan bagian-bagian yang bertegangan atau bagianbagian yang aktif. Sifat Listrik yaitu suatu bahan yang mempunyai tahanan jenis listrik yang besar agar dapat mencegah terjadinya rambatan atau kebocoran arus listrik antara hantaran yang berbeda tegangan atau dengan tanah. sepeti : sifat listrik. Karena pada kenyataannya sering terjadi kebocoran.

(tekstil). (6) Bahan-bahan lain yang dipadatkan. mikalek. mika. garam. dan sebagainya. Penyekat bentuk gas Penyekat dalam bentuk gas ini dapat dikelompokkan ke dalam : udara dan gas-gas lain. kayu. b. 2. a. asbes. dan gas sesuai dengan kebutuhannya. dll. (3) Gelas dan keramik (4) Plastik (5) Karet. (2) Bahan berserat. asam. yaitu : padat. mikafolium.2 Bentuk Penyekat Bentuk penyekat menyerupai dengan bentuk benda pada umumnya. kertas. c. . Penyekat bentuk cair Penyekat dalam bentuk cair ini yang paling banyak digunakan adalah minyak transformator dan macam-macam minyak hasil bumi. ebonit. begitu pula kelembaban udara atau basah disekitarnya. cair. mekanit. seperti : batua pualam. seperti : Nitrogen. Apabila kelembaban dan keadaan basah tidak dapat dihindari. dan lain-lain.17 d. Sifat Kimia Akibat panas yang cukup tinggi dapat mengubah susunan kimianya. termasuk juga kemungkinan adanya pengaruh zat-zat yang merusak seperti : gas. dan sebagainya. bakelit. kain. prespan. alkali. Penyekat bentuk padat Beberapa macam penyekat bentuk padat sesuai dengan asalnya. Hidrogen dan Carbondioksida (CO2). diantaranya : (1) Bahan tambang. dan sebagainya. maka harus memilih bahan penyekat yang tahan air. seperti : benang.

dan kertas yang telah dicelum. katun. Kelas B . termasuk kawat email (enamel) yang terlapis damar-oleo dan daman polyamide. Kelas Y Yang termasuk dalam kelas ini adalah bahan berserat organis (seperti kertas. karton.18 2. sutera.3 Pembagian Kelas Bahan Penyekat Berdasarkan suhu maksimum yang diizinkannya. Termasuk juga bahan termoplastik yang dapat lunak pada suhu rendah. pertinaks dan tekstolit. film dan serat polyethylene terephthalate. Kelas E Yaitu bahan penyekat kawat enamel yang memakai bahan pengikat polyvinylformal. maka bahan penyekat listrik dapat dibagi menjadi : Kelas Y A E B Maksimum Temperatur ( 0 C ) 90 150 120 130 Kelas F H C Maksimum Temperatur ( 0 C ) 155 180 180 ke atas 1. sutera. Kelas A Yaitu bahan berserat dari kelas Y yang telah dicelup dalam pernis atau kompon atau yang terendam dalam cairan dielektrikum (seperti penyekat fiber pada transformator yang terendam minyak). 4. film triacetate. 2. dan sebagainya) yang tidak dicelup dalam bahan pernis atau bahan pencelup laiinya. Bahan-bahan ini adalah katun. polyurethene dan damar epoxy dan bahan pengikat lain sejenis dengan bahan selulosa. 3.

yang tahan panas (menggunakan bahan pengikat bukan organik). gelas dan bahan keramik. bitumin sirlak. 6. 7. gelas. mikalek. Hanya satu bahan organis saja yang termasuk kelas C yaitu polytetrafluoroethylene (teflon). polyurethane atau pernis lain yang tahan panas tinggi.19 Yaitu bahan bukan organik (seperti : mika. 5. seperti : mika. Kelas F Yaitu bahan bukan organik yang dicelup atau direkat menjadi satu dengan eposide. katun dll. bakelit. Kelas C Yaitu bahan bukan organik yang tidak dicelup dan tidak terikat dengan zat-zat organik. mikanit. asbes) yang dicelup atau direkat menjadi satu dengan pernis atau kompon. . dan biasanya tahan panas (dengan dasar minyak pengering. Kelas H Yaitu semua bahan komposisi bahan dasar mika. dan sebagainya). fiber. asbes dan gelas fiber dicelup dalam silikon dan tidak mengandung sesuatu bahan organis seperti kertas.

dan untuk menanbah kekuatan mekanis agar tidak retak jika digulung atau dilipat.) yang harus diproses dahulu untuk mendapatkan bahan yang dikehendaki. bubuk mika sebagai pengisi dan ditambah perekat pernis kemudian dicetak. dan bahan ini digunakan sebagai penyekat untuk pembungkus kawat atau batang lilitan pada mesin-mesin listrik tegangan tinggi. dan sebenarnya kuat baik digunakan untuk penyekat listrik. tidak kuat dan mudah putus. yaitu bahan berserat. Tujuan melapis mika dan terkadang dengan tambahan kain. Batu pualam. Mika ini mempunyai sifat-sifat teknis yang baik. Yaitu Mika yang telah mendapat perubahan bentuk maupun susunan bahannya sesuai kebutuhan. sehingga bahan ini mempunyai kekuatan mekanis yang tinggi. Pengepresan cetakan membutuhkan suhu yang tinggi untuk dapat melunakan gelas. sehingga banyak digunakan sebagai bahan penyekat.. e.1 Bahan Tambang Bahan tambang adalah bahan yang berasal dan terdapat dari penggalian dalam tanah dalam bentuk bijih (seperti besi. Mikafolium. yaitu batu kapur (CaCo3) atau dolomit merupakan bongkahan batu besar yang dipotong-potong menjadi lempengan tebal dengan ukuran tertentu. Asbes. . Mikalek.20 PENYEKAT BENTUK PADAT 3. dll. Mikanit. Yaitu sejenis mikanit dan sebagai bahan menggunakan mika yang ditaburkan di atas lapisan kertas tipis dengan perekat pernis dan bahan sintetis lain. Beberapa macam bahan tambang tersebut antara lain : a. c. f. batu tulis. Mikafolium mudah dibengkokan dengan cara pemanasan. d. Yaitu dengan menggunakan gelas dan plastik sebagai bahan dasar. bongkahan batu : pualam. seng. b. kertas atau pita adalah untuk memperoleh tebal yang dikehendaki agar dapat mempertinggi daya sekat listrik. Mika.

Sekarang banyak digunakan benang sintetis dari bahan plastik. Sedangkan Muscivite adalah mika putih yang mengandung kalium. daya mekanisnya cukup kuat dan fleksibel. Dalam bidang kelistrikan banyak digunakan sebagai penyekat kawat. pita.2 Bahan Berserat Bahan dasar yang dipergunakan untuk bahan berserat berasal dari tiga macam. Walaupun lebih tahan terhadap asam dan panas tetapi bahan ini sudah jarang dipakai. mempunyai mekanis kuat sebagai penyekat. antara lain : a. Yaitu merupakan bahan penyekat dengan bentuk berlapis-lapis dan mudah dibelahbelah dengan pahat atau martil. binatang. Batu tulis ini tidak dapat digosok halus seperti pualam. Pemakaian benang banyak dipakai untuk penyekat kawat halus yang digunakan dalam pembuatan pesawat-pesawat cermat seperti pengukuran listrik. yang selanjutnya disebut dengan tekstil. Yaitu batu ambar mika yang mengandung kalium. h. setelah biji-bijinya yang menempel dipisahkan terlebih dahulu. Sebenarnya bahan ini kurang baik sebagai bahan penyekat listrik karena sifatnya sangat menyerap cairan. dan sebagainya karena lebih kuat dan tahan panas. Beberapa bahan yang termasuk bahan berserat. tetapi kurang menarik dan dapat menyerap air. 3. Dari kumpulan benang ini dapat dibuat tali. . lebih keras. silikat aluminium yang merupakan salah satu bahan penyekat terbaik karena lebih kuat.21 g. lebih fleksibel daripada Phlogopite dan juga tahan terhadap asam dan zat alkali. sehingga bahan berserat ini banyak dipakai sebagai penyekat listrik. Phlogopite. dan kain tenun. daya mekanis dan daya tahan panas. Batu tulis. Tetapi karena faktor-faktor lain seperti : bahan berlimpah sehingga murah harganya. dan bahan tiruan (sintetis). dan dengan disusun berlapis-lapis dan dicampur dengan zat-zat tertentu untuk meningkatkan daya sekat. yaitu tumbuh-tumbuhan. silikat magnesium aluminium yang berasal dari kanada dan madagaskar. gelas. Benang Benang merupakan hasil pemintalan pertama dari sebuah kapas yang berserat cukup panjang. sedangkan cairan itu dapat merusak penyekat yang menyebabkan daya sekatnya menurun.

Karena sifat tekstil ini dapat menyerap cairan. prespan lebih padat sehingga kurang menyerap air. Tekstil Dengan menenun benang menjadi tekstil (pita dan kain dengan berbagai macam corak.22 b. pengikat. karena bahan dasarnya sama hanya berbeda sifat-sifatnya saja. Dibandingkan dengan kertas. kekuatan penyekatnya berkurang karena kertas sangat menyerap cairan. merang. dan sebagainya. Untuk memenuhi tebal yang diharapkan kertas dibuat berlapis-lapis. Pada tekstil ini ada yang terbuat dari bahan tiruan (sintetis). fleksibel. majun (sisa bahan tekstil). Padat karena pembuatannya ditekan dengan tegangan tinggi sehingga lebih keras dan lebih kuat. yaitu pertama lebih kuat. Selain tekstil dari kapas. c. d. juga untuk penyekat kabel dan kondensator kertas. maka untuk memperbaiki daya sekatnya dilapisi atau dicelup ke dalam cairan lak penyekat. Kertas Bahan dasar kertas adalah selulosa. dan kedua dalam beberapa hal mempermudah teknis pelaksanaan (membalut lilitan penyekat kawat). lunak dan menyerap air. dimana bahan ini digunakan dalam bidang kelistrikan sebagai penyekat kawat-kawat lilitan mesin listrik. Penggunaan kertas untuk penyekat selain sebagai pembalut lilitan kawat dan kumparan. sehingga untuk mengatasinya kertas dilapisi lak penyekat. dan lain-lain. Kertas yang terlalu kering atau lembab. Bahan ini lebih kuat daripada kertas. rami. Prespan Prespan juga sebetulnya kertas. ukuran dan kualitas) maksudnya adalah untuk memperoleh penyekat yang lebih baik. tetapi . dimana bahan ini adalah zat sel tumbuh-tumbuhan yang terdapat antara kulit dan batangnya. Selulosa ini berserat. sedangkan bahan pembuat kertasnyadiambil dari kayu. ada juga dari serat yumbuh-yumbuhan yang dikenal dengan nama lena (linnen).

e. maka dalam pelaksanaannya selalu masih perlu dilapisi lak penyekat. Sekarang kayu banyak terdesak oleh besi. Kelebihan kayu adalah kekuatan mekanisnya cukup tinggi tergantung dari macam dan kerasnya kayu. g. dapat rusak karena hama dan penyakit serangga sehingga mudah rapuh. minyak transformator atau zat lain serupa. kertas dilewatkan melalui larutan chlorida seng (ZnCl2) yang panas. atau dibuat pipa dengan tebal antara 0. Fiber Pulkanisir Proses pembuatan bahan ini sebelum digulung pada silinder baja. Sehingga daya penyekat semacam ini sangat luas digunakan pada pekerjaan . Karena daya menyerap air masih ada. beton. papan. tetapi kelemahan-nya adalah menyerap air. Pembersihan kembali zat chlorida seng dilakukan dengan air bersih.23 dapat dibengkokan dengan tidak retak-retak sehingga baik sekali untuk penyekat alur stator atau rotor mesin listrik. Kelebihan bahan ini adalah fleksibel. Tiap lapisan direkatkan dengan perekat sampai mencapai tebal lapisan yang dikehendaki pada gulungan tersebut. tetapi menyerap air sehingga sebelumnya dilapis dahulu dengan parapin. coklat muda atau abu. kayu banyak digunakan sebagai penyekat misalnya untuk tiang listrik. Kain Pernis Bahan kain yang telah dipernis sering disebut dengan cambric. Prespan ini di pasaran berbentuk lembaran atau gulungan dengan ukuran tebal antara 0. juga pada transformator sebagai penyekat lilitan dan kawatnya.1 sampai 5 mm. dan bahan sintetis. kemudian di pres menjadi lembaran. karena terdapat dimana-mana dan harganya murah. f. warnanya kekuning-kuningan. Bahan ini kuat sekali. Supaya daya tahan lama. Kayu Pada tahun-tahun yang silam.5 sampai 25 mm. maka kayu harus diawetkan lebih dahulu. kekuatan mekanisnya tinggi sedangkan lapisan pernisnya merupakan penyekat listrik yang baik.

gelas natron. peralatan. h. termometer-kontak (untuk mengontrol suhu tertentu suatu tenpat seperti tempat penetasan telur). Untuk hiasan penerangan listrik banyak dipakai ornamen kaca yang dibuat dari kaca susu. dan lain-lain. tetapi kekuatan mekanisnya kecil dan sangat rapuh tidak seperti bahan keramik. Kain pernisan dijual dalam gulungan dengan lebar kira-kira 1 yard dan panjang antara 45 yard sampai 90 yard. Sekarang banyak pita perekat terbuat dari bahan sintetis kuat dan tidak menyerap air. sehingga menjadi encer dan baru dikerjakan. Gelas Gelar merupakan penyekat yang baik untuk arus listrik. Pemakaian dalam teknik listrik antara lain untuk pembuatan bola lampu pijar. 3.24 mesin listrik. serta kabel listrik selain dijadikan pita dan pembalut. kaca kabur (matglas) dan kaca opal. dengan bahan sintetis seperti polyester dan polyamid. Bahan baku pembuatan gelas adalah kuarsa dan kapur yang dicairkan bersama-sama dengan bahan lainnya. Pita Penyekat Bahan ini banyak digunakan dalam bidang instalasi listrik. gelas kali. tetapi tidak untuk suhu yang tinggi. Tebal pita kira-kira 0. dan penambahan soda menghasilkan gelas natron. Pengerjaan bahan baku di atas biasanya dipanaskan sampai + 20000C. yang dalam perdagangan terdapat bermacam-macam bahan gelas seperti gelas kristal.25 mm. bahan baku ditambah dengan potas menghasilkan gelas kali. . Macam penyekat ini dapat digunakan untuk suhu sekitar 1000C.3 Gelas dan Keramik a. dan gelas flint. yang merupakan pita penyekat dengan campuran karet dalam gulungan kecil antara 1 dan 5 cm lebar dan garis tengah luar kirakira 15 cm. Paduan kuarsa dengan oksida timbel menghasilkan gelas kristal.

ada bermacam-macam bahan plastik. Thermoplastik. penyekat tegangan tinggi. kertas. grafit. hingga tidak dapat lunak lagi walaupun dipanaskan. manik-manik penyekat kawat penghubung yang dapat melentur (fleksibel) dan letaknya berdekatan dengan alat pemanas listrik. Beberapa bahan pengisi paduan dalam pembuatan plastik selain yang telah disebutkan di atas. badan alat-alat pemanas seperti kompor listrik. dan lain-lain. Bahan penyekat dari porselin seperti : penyekat lonceng. seterika. seperti cangkir teko. kain kapas. penyekat mantel. dan lain-lain.4 Plastik Plastik merupakan paduan dari dua bahan yaitu bahan perekat (seperti damar atau resin) dan bitumin dengan bahan pengisi serbuk batu. diantaranya bakelit. dan pemanasan sampai mencair tidak merubah struktur kimiawi b. yaitu : a. dan kanvas. kemudian dijadikan barang keramik. Keramik Keramik didapat dari bahan galian dengan melalui proses pemanasan. sekering pipa porselin. pena-kontak-baut. Ada dua jenis plastik yang perlu kita ketahui. penyekat cincin. dalam teknik listrik digunakan untuk penyekat loceng dan mantal. antara lain : mika. antara lain : sakelar. kontak tusuk. . serbuk kayu dan katun. Keramik yang digunakan untuk keperluan teknik listrik harus mempunyai daya sekat yang besar dan dapat menahan gaya mekanis yang besar seperti porselin dan steatit. untuk pembuatan bumbung penerus (tube). Menurut paduannya. Bahan ini pada suhu 600C sudah menjadi lunak. karbon.25 b. Bahan ini setelah mengalami proses pencairan dan cicetak menjadi barang akan mengalami perubahan struktur kimiawi. Sedangkan bahan penyekat terbuat dari steatit. Thermosetting plastik. 3. alpha selulosa. asbes.

Untuk mendapatkan vulkanisasi yang baik dengan cara pemanasan uap. perkakas pemasangan instakasi kistrik. Karet Karet merupakan bahan penting untuk penyekat dalam teknik listrik yang terbuat dari getah bermacam-macam pohon karet. Karet kasar juga merupakan bahan untuk pembuatan pita penyekat (dibuat dari bahan katun. perusaha-an Hasemeir dengan nama hajalite yang dikenal dengan nama bakelit. batang atau pipa dengan bermacammacam ukuran. salah satu diantaranya : Hevea Braziliensis yang menghasilkan karet terbanyak dengan kualitas tinggi. c. yang kemudian dibuat oleh perusahaan lain dengan nama sendirisendiri. serta dalam industri mobil. Pita penyekat ini dapat dipakai untuk menyekat tempat sambungan kawat. ujung kabel nadi dan batu mahkota. karena tekanan uap dpat mencegah terjadinya pori dalam masa yang divulkanisir. Dalam teknik listrik karet sebagai penyekat hantaran listrik. .5 Karet.. karet dan sebagainya dapat dibuat dari karet kasar dicampur dengan bensin atau bensol. dll. Ebonit dan Bakelit a. Ebonit Bahan dasar ebonit adalah karet dan untuk mendapatkan kekerasan dicampur dengan belerang dan bahan tambahan lainnya sekitar 30 sampai 50 % dengan melalui proses vulkanisasi yang lama. Dalam perdagangan ebonit berbentuk lempeng. b. sedang pemanasannya dapat berjalan teratur. Bakelit Bakelit adalah bahan paduan secara kimia bermacam-macam zat yang pertama dibuat oleh perusahaan Bakelit Co. dicelupkan dalam larutan karet kasar untuk memberi gaya perekat pada pita tersebut. sepatu kabel. Bahan perekat untuk kulit. Proses penyampuran karet kasar dengan belerang dan bahan tambahan lainnya dibeut vulkanisasi.26 3. seperti perusahaan Philips dari Belanda dengan nama philite.

25 – 1. Damar PVC memiliki ketahanan cukup baik terhadap sejumlah besar bahan kimia lain. Bahan lunak yang dicampur umumnya sebanyak 20 % hingga 40 % kadang-kadang bahkan lebih. dan supaya dapat digunakan sebagai bahan isolasi kabel. pernis (pernis minyak. dan hasil campuran ini disebut kompon PVC. bahan-bahan pelarut seperti : kerosin (minyak tanah). Untuk membedakan PVC yang belum dicampur dinamakan damar PVC (PVC resin).. methanol (methyl alkohol). dan dengan . damar (gondorukem. spiritus putih. bitumin. pemadatan (inpregnasi) dan perekat bahan penyekat padat. Bahan ini banyak dipakai sebagai pelapis. Kompon PVC kabel ini harus digunakan bahan pelunak dengan sifat-sifat listrik yang baik. pengisi. pernis hitam. minyak terpentin. dll. tetapi akan padam sendiri apabila sumber apinya disingkirkan.6 Bahan Dipadatkan Bahan penyekat yang dipadatkan mula-mula cair kemudian dijadikan padat. pernis gliptal).55.27 3. 3. Beberapa bahan yang dipadatkan antara lain : lilin dengan parafin.4 tergantung jenis dan banyaknya bahan yang dicampurkan. bensin. pernis sirlak. ethanol (ethyl alkohol). Berat jenis damar PVC sekitar 1. Pada proses polimerisasi. gasolin. ikatan ganda yang melekat pada molekul vinilklorida diubah menjadi ikatan tunggal. Ikatan yang bebas kemudian mengikat molekul-molekul vinilklorida lain sehingga timbul molekul-molekul makro panjang. – C – C – C – C – C – C – C – C – … H H H H H H H H Pada suhu kamar PVC ini keras dan rapuh. tidak boleh menguap. dan kompon (kompon bitumin. pernis bakelit. kompon kuarsa. lak selulosa. PVC harus dicampur dengan bahan pelunak (plasticiser). sedangkan berat jenis kompon PVC berkisar antara 1. minyak pengering (minyak biji lena dan minyak Tung). arpus). dan tidak boleh menjalarkan nyala api. Damar PVC sendiri walaupun dapat dibakar. yaitu PVC : H Cl H Cl H Cl H Cl ….7 Bahan Isolasi PVC Polivinilklorida atau PVC adalah hasil polimerisasi dari vinilklorida H2C = CHCl. aceton. dan kompon kabel).

Hanya PE lebih mudah terbakar. Tetapi dengan menggunakan bahan pelunak khusus dapat dibuah sampai suhu lebih tinggi sampai 1050C. PENYEKAT BENTUK CAIR 4. Kelebihan PE dibanding PVC adalah tidak lebih mudah menyerap air. Air Macam-macam air di alam. maka banyak digunakan untuk kabel-kabel telekomunikasi. Karena sifat PE yang baik pada frekuensi tinggi. dengan sifat-sifat listrik lebih baik dari pada yang dimiliki PVC.1 Cairan Cairan atau bahan bentuk cair adalah benda yang pada suhu biasa berbentuk cair dan umumnya tidak dalam keadaan murni tetapi merupakan persenyawaan macam-macam unsur. a. dan air laut. Karena itu PE hampir tidak digunakan untuk kabel-kabel arus kuat. nyala apinya akan tetap menjalan. Umumnya kompon PVC hanya dapat digunakan sampai suhu 700 C terus menerus. antara : air hujan. Kalau PE dibakar. air sumur.8 Polietilen atau PE Polietilen atau PE adalah hasil polimerisasi dari etilen H2C = CH2. tetapi sebaliknya akan membahayakan penyekat karena sifatnya yang merusak seperti terjadi karat karena beroksidasi dengan air tersebut. air tambang atau mineral. kecuali XLPE (crosslinked polyethylene). 3. Salah satu kelemahan kompon PVC akibat digunakan bahan pelunak adalah ketahanan terhadap tekanan. tahanan isolasi PVC akan lebih menurun dibandingkan dengan PE. yaitu kalau ditekan cukup lama dan cukup kuat kompon PVC tidak dapat pulih dan makin tinggi suhunya makin kurang ketahanan terhadap tekanan tersebut. . Semua air tersebut bukan bahan penyekat.28 menggunakan bahan pelunak yang tepat dapat diciptakan kompon PVC yang tahan terhadap bahan kimia tertentu. dan kalau digunakan di tempat yang lembab atau basah. juga setelah sumber apinya disingkirkan.

005 % Minyak baru tidak boleh mengandung asam 0. atau pengantar pana tidak lebih dari 0. Pengantar panas + 0.0015 W/cm pada suhu + 200C.02 W/cm pada suhu + 800C. tidak berwrna (transparan) Bebas dari komponen air. Kalau ada air yang digunakan dalam peralatan/mesin listrik. aspal. ter. maka perlu tindakan pencegahan untuk mempertahankan kondisi yang diinginkan. Mengingat persyaratan di atas sangat berat. Tanpa pendinginan yang baik akan merusak penyekat inti. fungsinya hanya sebagai pendingin dan tidak langsung berhubungan dengan hantaran atau bagian yang bertegangan listrik. lilitan dan bagian lain yang perlu. atau yang bekerja dengan tegangan tinggi sangat membutuhkan pendinginan.4 mg KOH/g. Karena air dalam susunan kimianya mengandung zat asam yang mudah bergabung dengan logam. Karena transformator. tahanan pengasut. b. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebagai minyak transformator. asam. alkali. antara lain :        Pengawasan dalam pengiriman atau transport Tempat penyimpanan. penghubung tenaga. Minyak Transformator Minyak transformator adalah hasil pemurnian minyak bumi yang diperlukan untuk pendingin. baik wadah maupun gudang Pengontrolan selama dipakai Segera dibersihkan jika mulai kotor Tempat dan cara pembersihan yang baik Minyak harus selalu tertutup rapat Menambah atau mengganti minyak harus elalui disaring dengan sempurna . antara lain :       Minyak harus cair dan jernih. maka air tidak dipakai sebagai penyekat listrik secara langsung.29 Air suling atau air murni dapat disebut sebagai bahan penyekat walaupun masih dapat mengalirkan arus listrik dalam jumlah yang sangat kecil.05 mg KOH/g Minyak yang pernah dipakai mengandung asam 0. dan sebagainya Campuran abu (arang) pada minyak baru tidak lebih dari 0.

keadaannya padat sekali. yang lain-lain macam gas dan uap hanya 1 % saja yaitu Argon. Neon. Minyak yang digunakan sebagai dielektrikum pada kondensaor kertas keadaannya lebih padat. Beberapa macam bahan gas yang dpat dijadikan sebagai penyekat. Dalam peralatana dan mesin listrik disengaja atau tidak udara merupakan sebagian dari penyekat lain yang telah ditentukan. serat-serat dan kotoran lainnya. BAHAN PENYEKAT GAS 5. Kripton. Helium. udara dipakai sebahai penyekat. seperti antara kawat-kawat jaringan listrik. juga untuk menjaga atau menahan air supaya tidak dapat meresap dan sekaligus sebagai dielektrikum.30  Saringan harus baik. misalnya potongan kecil filter. dan Carbondioksida (CO2). . Minyak Kabel Minyak kabel merupakan salah satu pemurnian minyak bumi yang dibuat pekat dengan cara dicampur dengan damar. Selain untuk menguatkan daya sekat dan mekanisnya penyekat kertas. antara lain : a. dan pada suhu 35 – 500C. Udara Susunan udara di bumi hampir 80 % terdiri dari Nitrogen (N2) dan kira-kira 20 % adalah Oksigen (O2). c. Xenon. Pada tegangan yang tidak terlalu tinggi udara adalah penyekat yang baik. jangan ada bagian-bagian kecil dari saringan terbawa dalam minyak. dan terutama kabel tanaga tegangan tinggi. Minyak kabel digunakan untuk memadatkan penyekat kertas pada kabel tenaga. kabel tanah.1 Macam-Macam Gas Gas merupakan benda teringan dan tidak mempunyai bentuk dan volume yang tetap.

5 kg/cm2. dimana keteguhan akan naik apabila tekanan udara/gas naik. dan transformator dengan vetilator atau pompa. Saluran ini diisi gas nitrogen dengan tekanan 1 – 1. Pada kabel tanah sering terjadi kerusakan penyekat akibat adanya karat. sebagai akibat tanah longsor. kerusakan mekanis atau kerusakan lapisan timah hitam karena tergores atau retak. tidak memelihara pembakaran. Maka sekarang kabel tidak dibuat masip tetapi bagian tengahnya berlubang yang merupakan saluran.31 karena kebocoran melalui udara adalah kecil sekali. Apabila terjadi keretakan/kerusakan kabel maka terjadilah kebocoran nitrogen pada tempat keretakan tersebut. Dengan demikian dapat segera diketahui terjadinya kerusakan kabel. sehingga tekanan nitrogen pada kabel menurun. warnanya biru muda. b. Untuk keamanan maka harus menggunakan penyekat padat. begitu pula tidak dapat terbakar. Nitrogen merupakan penyekat juga. kain pernisan. maka akan ada arus yang meloncat melalui udara yang disebut tegangan tembus. Pada kabel dengan penyekat (kertas. karet. Udara banyak digunakan sebagai pendingin mesin. Bila jarak antara dua penghantar tidak begitu besar. dan sebaliknya akan turun apabila tekanan udara/gar menurun. tetapi keteguhan ini akan menurun bila jarak antara kedua elektroda itu semakin besar. Artinya besar tegangan tembus (breakdown voltage) dari udara tidak sebanding dengan jarak antara kedua elektroda tersebut. generator. Tekanan udara juga berpengaruh terhadap keteguhan-listrik dari udara/ gas. dan sebagainya) yang masip tidak dapat segera diketahui jika terjadi keretakan/kerusakan penyekatnya. tidak berbau dan tidak berasa. Untuk tekanan sedang digunakan sekitar 2.5 – . dan digunakan sebagai pengontrol saluran kabel pengisi/distribusi untuk mengetahui masih baik/ tidaknya penyekat kabel yang dipakai. karena 80 % terdiri dari nitrogen. sangat larut sedikit dalam air dan sukar berse-nyawa dengan unsur lain. Nitrogen Jenis gas ini tidak berwarna. sehingga tinggal oksigen cair. Gar ini dihasilkan dengan cara penyulingan bertingkat udara cair yaitu dengan pendinginan dan pemampatan udara dapat menjadi cair. gempa bumi dan sebab lain. Tetapi bila tegangan antara dua penghantar atau elektroda menjadi terlalu tinggi. Penyulingan dilakukan untuk menguapkan gas nitrogen pada titik didih – 1960C. keteguhan-listrik udara kurang lebih 3 sampai 5 kV/mm.

35 kali lebih banyak dan daya hantar panas hidrogen 6. Sebagai persenyawaan dalam jumlah besar misalnya pada air. tetapi masih jarang dipakai. Keuntungan penggunaan gas hidrogen dibandingkan dengan udara pada sistem pendingin turbogenerator dan kondensor sinkron. Ada juga kemungkinan dinaikkannya tekanan gas menjadi + 15 kg/cm2. dan efisiensi mesin mencapai 0. dan dengan cara mendinginkan gas air (CO + H2) sampai – 1910C. Dalam bentuk cair mudah terbakar tetapi tidak memelihara pembakaran. satu liter Hidrogen beratnya 0.09 gram. Hidrogen Hidrogen bebas hanya terdapat sedikit dalam lapisan udara. dan tidak berasa. c. dimana gas CO mengembun tinggal H2 saja. maka tidak dibutuhkan pengaman kebakaran. Dengan digunakan sistem ini ternyata bahan penyekat padat yang dipakai dapat lebih hemat daripada yang masip. merupakan gas teringan. Gas gunung berapi juga mengandung hidrogen tetapi bercampur dengan zat lain. tidak berbau. dimana pada 00C dan 76 cg Hg.   Kebisingan suara berkurang sekali Pendingin yang dibutuhkan relatif lebih rendah . sehingga dapat mengurangi 20 % keaktifan bahan (baja dan tembaga)  Daya tahan penyekat meningkat dengan tidak adanya oksidasi. antara lain :  Kerugian ventilasi berkurang 8 sampai 10 kali.7 sampai 1 prosen lebih tinggi. dan kepekaan hidrogen lebih rendah 8 – 10 kali dari udara  Rata-rata pemindahan panas oleh hidrogen pada bagian-bagian panas 1. Sifat hidrogen tidak berwarna.32 3 kg/cm2. Hidrogen mudah bergabung dengan oksigen dan chlor dan merupakan pereduksi yang kuat. Debu dan lembab sangat berkurang sehingga mengurangi jumlah periode pemeliharaan dan perbaikan  Karena tidak ada bahaya kebakaran jika terjadi kerusakan pada penyekat lilin. hidrokarbon. hidrogen diperdagangkan dalam botol-botol baja dengan tekanan 150 atmosfir (atm). dsb.. Gas hidrogen ini dibuat dengan cara : elektrolisa air.7 kali lebih besar.

Jika suatu mesin dengan pendingin hidrogen akan diganti dengan pendingin udara atau sebaliknya.33 d. maka gas hidrogen yang diganti harus terbuang keluar dahulu. Sebab percampuran antara hidrogen dengan udara mengakibatkan ledakan. dimana jika terjadi dalam suatu mesin sangat berbahaya. Gas ini tidak berwarna. . sedang mesin tetap jalan. Dalam teknik listrik gas karbondioksida juga digunakan dalam turbogenerator. tidak terbakar bahkan dapat memadamkan nyala api dan larut dalam air. udara harus bersih terbuang dahulu. Carbon Dioksida setiap pembakaran carbon dengan oksigen yang berlebihan akan menghasilkan carbondioksida. menyebabkan rasa segar pada air. Begitu pula jika udara akan diganti gas hidrogen.

KESIMPULAN mengantarkan arus listrik atau informasi. Bahan dari kabel ini beraneka ragam. kelas E. khusus sebagai pengantar arus listrik. caira. susut tegangan maksimum sesuai impedansi kabel dan karakteristik beban. Beberapa sifat bahan listrik tersebut di antaranya adalah sifat fisis. Dalam menentukan bahan yang akan dijadikan sebagai penyekat bahan listrik. kelas A. Adapun macam-macam bentuk penyekat yang umum digunakan dalam ketenagalistrikan yaitu berbentuk padat. kekuatan mekanik dan pertimbangan fisik lainnya. maupun dijadikan sebagai bahan semi konduktor. dengan melihat pada jenis isolasi dan cara pemasangannya. dan sifat kimia. KHA (Kekuatan Hantar Arus). kelas F. Disamping itu penyekat juga dapat dikelompokkan berdasarkan kelas suhu maksimum yang diizinkannya yaitu kelas Y. kelas H dan kelas C. bahan isolator. dan gas. sifat mekanis.34 BAB III PENUTUP 1. harus diuji terlebih dahulu mengenai sifat-sifat dan karakteristiknya agar sesuai dengan keperluan bahan listrik yang akan digunakan. sifat termis dan sifat kimia sangat penting untuk dilakukan suatu pengujian. maka seperti sifat fisis. Suatu benda yang akan digunakan untuk keperluan bahan-bahan listrik baik baik sepeti untuk bahan konduktor. umumnya terbuat dari tembaga dan umumnya dilapisi dengan pelindung. Berarti kemampuan hantar arus untuk masing-masing penghantar berbeda ukuran dan spesifikasinya. kelas B. . sifat mekanis. kinerja pada hubungan pendek dari arus gangguan yang mungkin terjadi dan karakteristik gawai proteksi. n luas penampang kabel kondisi sekitar sejauh panas yang dipindahkan.

DAFTAR PUSTAKA http://www. dan bahan-bahan lain yang dipadatkan.com/doc/58239048/Penghantar-Listrik .com/exact-sciences/physics/2120327-pengertian konduktor/#ixzz2BZndLyFe http://www.wordpress. karet. ebonit dan bakelit.anekabel. dan minyak kabel.scribd. bahan berserat. nitrogen. plastik.shvoong. Bahan penyekat yang berbentuk cairan yang banyak digunakan pada teknik listrik adalah air. Sedangkan beberapa macam bahan penyekat dari bentuk gas yang sering digunakan untuk keperluan teknik listrik diantaranya : udara.com/2010/11/5_konduktor. diantaranya yaitu : bahan tambang.files.pdf http://id. hidrogen.35 Pada penyekat bentuk padat bahan listrik ini dapat dikelompokkan menjadi beberapa macam. gelas dan keramik. dan karbondioksida. minyak transformator.com/product/2/5/NYA-Cable http://iwan78.