P. 1
analisis kapang & khamir

analisis kapang & khamir

|Views: 57|Likes:
Published by Dessy Noorlia

More info:

Published by: Dessy Noorlia on Mar 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/02/2013

pdf

text

original

PERBEDAAN KAPANG & KHAMIR

Merupakan mikroba bersel lebih dari satu (mulisellular), yang terdiri dari benang-bnang halus yang disebut hifa. Kumpulan hifa disebut miselium dan berkembangbiak dengan spora. Merupakan mikroba bersel satu (unisellular)berben tuk bulat lonjong, tidak bermiselium, dan berkembang biak dengan membentuk tunas (askospora).
KAPANG

KHAMIR

Cõntoh
Volvariella volvacea (jamur merang):sebagai bahan pangan berprtein tinggi.

Candida sp. Penyebab sariawan dan keputihan.

Rhizopus dan mucos: Pneumonia carini penyebab penyakit pembuatan tempe dan oncom. pneumonia.

 Berdasarkan asal dan cara prosesnya, bahan baku pembuatan kosmetik dapat memiliki tingkat kontaminasi yang tinggi terhadap mikroba seperti jamur dan bakteri.  Untuk melindungi dari jamur dan bakteri, berbagai kosmetik umumnya mengandung paraben yang digunakan sebagai pengawet. Penelitian menunjukkan adanya peningkatan risiko kanker payudara dan masalah endokrin (diabetes, gondok, hipertensi, dll)akibat penggunaan paraben.  Beberapa pengawet kosmetik yang aman bagi tubuh seperti Sodium Hydroxymethylglycinate, pengawet Alami (beberapa vitamin dan minyak esensial, termasuk vitamin E, minyak pohon teh, dan ekstrak biji anggur),dan asam organik.

BPOM RI:NOMOR HK.03.1.23.08.11.07331 TAHUN 2011

Penghitungan lempeng: • Cara tuang atau sebar: dilakukan dengan menginokulasikan secara langsung sejumlah tertentu suspensi ke dalam media spesifik dengan cara tuang atau sebar, dan diinkubasi secara aerob pada suhu yang sesuai dalam waktu tertentu. Jumlah mikroba dinyatakan dalam koloni per mL atau per g produk. • Penyaringan membran: dilakukan dengan cara memindahkan sejumlah sampel ke dalam peralatan filtrasi (penyaringan) yang telah dibasahi dengan sejumlah kecil pengencer yang steril, segera disaring dan dibilas. Membran penyaring kemudian diletakkan di atas permukaan media agar spesifik serta diinkubasi pada suhu yang sesuai dalam waktu tertentu. Jumlah koloni dinyatakan dalam koloni per mL atau per g produk.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->