P. 1
TUGAS PROYEK

TUGAS PROYEK

|Views: 293|Likes:
Published by Gita Nurul Puspita

More info:

Published by: Gita Nurul Puspita on Mar 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2014

pdf

text

original

1 PENGEMBANGAN KECAKAPAN WIRAUSAHA SISWA MELALUI PROYEK PEMBUATAN DAN PEMASARAN PRODUK BIOTEKNOLOGI

PENDAHULUAN

Kisah Nyata Walaupun sudah memiliki pekerjaan tetap namun bila tidak memiliki kecakapan wirausaha, maka resiko PHK akan sangat menakutkan. Ini kisah nyata dari saudara EHF, seorang sarjana nuklir lulusan dari sebuah perguruan tinggi terkemuka. Ia bekerja di PT Dirgantara Indonesia sebagai programmer dan pendesain, namun pada tahun 2003 ia terkena PHK bersama 6550 karyawan lain. Ia melakukan berbagai wirausaha untuk dapat mempertahankan kelangsungan hidup dirinya dan keluarganya. Ia pernah beternak ayam, kelinci, dan itik. Ia juga pernah berjualan keripik singkong, namun semuanya gagal atau tidak memuaskan, sehingga akhirnya ia berjualan es krim di Ramayana, Cimahi. Menjadi wirausahawan kerap menjadi jalan keluar yang paling terbuka dan paling sering dicari pada masa setelah PHK, namun sayang banyak yang gagal. Seandainya saudara EHF belajar tentang kewirausahaan ketika mereka di bangku sekolah, kondisinya akan lebih baik daripada sekarang. Sumber Informasi: Harian Kompas (28 April 2007)

Bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah yang menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk dan jasa guna kepentingan manusia. Dalam bioteknologi biasanya digunakan mikroorganisme atau bagian-bagiannya untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan. Proses yang dibantu mikroorganisme, misalnya dengan fermentasi, hasilnya antara lain tempe, tape, yoghurt, roti, kombucha tea (cider tea), nata de coco. Beberapa produk ini bahkan berperan penting bagi pemeliharaan kesehatan. Sayangnya, tidak setiap orang mengetahui kelebihan dari produk-produk ini. Oleh karena itu, melalui pembelajaran bioteknologi siswa ditantang untuk dapat menyelesaikan proyek pembuatan dan pemasaran produk bioteknologi bersama tim kerjanya. Diharapkan dengan proyek ini, kemampuan berwirausaha siswa menjadi terasah sehingga siswa memiliki bekal untuk menjalani kehidupan selepas bersekolah. Siswapun mempunyai pengalaman lebih sehingga merasakan bagaimana rasanya mencari nafkah dan menghargai jerih payah orang tuanya. TUJUAN PROYEK Setelah melakukan kegiatan praktikum siswa dapat membuat produk bioteknologi yang berkualitas dan memasarkannya. FOKUS KETERAMPILAN 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Dapat bekerja sama, Membuat rencana bisnis (business plan), Mencari sumber informasi, Mengajukan ide/pendapat, Terbuka menerima pendapat orang lain, Berpikir kreatif, Bertindak hati-hati,

2

8. Bertindak teliti, 9. Bertindak jujur, 10. Menggunakan alat dan bahan, 11. Mengkomunikasikan produk (memasarkan), 12. Menghitung untung dan rugi, 13. Melaporkan proyek. LANGKAH KERJA 1. Untuk menjalankan suatu proyek, diperlukan tim yang diketuai seorang manajer. Pilihlah seorang manajer yang dipercayai oleh semua staf dapat memimpin, mengatur dan memotivasi tim untuk sukses. Manajer juga menilai kerja dari staf, karena itu pilihlah manajer yang bersikap adil dan jujur. 2. Setiap tim membuat susunan organisasi (pembagian kerja) tim. 3. Setiap tim membuat rencana bisnis (business plan), meliputi: a. Menentukan produk bioteknologi apa yang diperlukan oleh masyarakat. Sebelum menentukan produk yang akan dibuat, lebih baik Anda mencari informasi yang lengkap mengenai keunggulan produk bioteknologi yang ada disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terhadap produk ini. Pilihlah produk yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat sekolah sebagai lingkungan pemasaran produk Anda. Agar produk Anda lebih memikat dan digemari, tambahkan ide-ide baru (ide-ide kreatif) terhadap produk tersebut, misalnya dengan menambahkan mayonaise, kemasan yang menarik, dll. Tapi, perlu dicamkan bahwa produk Anda harus halal, sehat, dan aman dikonsumsi. b. Menentukan berapa banyak produk yang dihasilkan. c. Menentukan modal. Setelah Anda menentukan produk yang akan dibuat, rinci alat dan bahan yang diperlukan serta berapa modal yang dibutuhkan. d. Menentukan bagaimana cara memperoleh modal. Diskusikan dengan seluruh rekan setim, bagaimana cara anda memperoleh modal? Apakah modal diperoleh dari tabungan semua anggota tim? Apakah ada pihak lain yang menanamkan modal? e. Menentukan target pemasaran. Anda akan menjual produk Anda di lingkungan sekolah. Siapakah target pemasaran Anda? Guru, siswa, karyawan sekolah? Tentukanlah target pemasaran agar kerja Anda menjadi lebih terarah! f. Menentukan berapa lama waktu pemasaran. g. Menentukan harga produk yang terjangkau oleh pasar. Tentukanlah harga produk yang tidak terlalu mahal tapi juga tidak membuat Anda merugi. h. Merancang strategi promosi dengan cara halal dan baik. Meskipun produk yang Anda hasilkan berkualitas, tidak menjamin produk Anda akan laris. Karena itulah rancang strategi promosi yang efektif dengan cara halal dan baik. 4. Melaksanakan kegiatan produksi, yaitu membuat produk bioteknologi yang telah dipilih. Anda boleh melibatkan pihak lain dalam proses pembuatan (produksi). Namun akan lebih baik jika Anda (setim) melakukannya sendiri. Jaga kualitas produk. Produk Anda harus tetap halal, sehat, dan aman dikonsumsi. Oleh karena itu sebelum dipasarkan, produk tersebut harus Anda ujicobakan dulu. 5. Memasarkan produk di lingkungan sekolah sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. 6. Menghitung untung/rugi. 7. Menyusun laporan hasil kegiatan dalam bentuk FILE .doc, dengan urutan sebagai berikut: a. Judul Proyek Misalnya, PRODUKSI DAN PEMASARAN YOGHURT ASAM-MANIS. b. Susunan Organisasi Buatlah struktur organisasi (pembagian kerja) tim.

3

c. Rencana bisnis (business plan) Jelaskan rencana bisnis yang telah Anda buat mulai dari langkah 2.a sampai dengan 2.h. Sertakan foto (dokumentasi) Anda setim ketika melaksanakan rapat perencanaan (cantumkan hari, tanggal, waktu pelaksanaan) serta daftar kehadiran setiap tim Anda melakukan rapat. d. Kegiatan Produksi Jelaskan peralatan dan bahan yang diperlukan serta cara kerja pembuatan produk bioteknologi (cantumkan resep/langkah kerja yang Anda lakukan berasal dari sumber siapa? Apakah dari guru, orang tua, internet?). Sertakan foto (dokumentasi) Anda setim ketika membuat produk tersebut dan foto produk yang dihasilkan serta tanggal produksi. e. Kegiatan Pemasaran Jelaskan kegiatan pemasaran yang dilakukan berdasarkan urutan waktu (hari pertama, hari kedua, hari ketiga, dst.) dengan disertai foto kegiatan. f. Laporan Keuangan Cantumkan jumlah modal awal. Cantumkan pula pendapatan yang diperoleh selama pemasaran berdasarkan urutan waktu (hari pertama, hari kedua, hari ketiga, dst.). Jelaskan bagaimana pembagian keuntungan/kerugian bagi setiap anggota tim? g. Diskusi Teori Bioteknologi Dari setiap langkah kerja pembuatan produk bioteknologi (tempe, tape, yoghurt, cider tea, roti) di bawahnya ada beberapa pertanyaan. Jawablah pertanyaan tersebut! h. Kesimpulan Buatlah kesimpulan, Anda mengalami keuntungan/kerugian? Apakah pelajaran moral (hikmah) yang Anda peroleh setelah melaksanakan proyek ini? 8. File Laporan Kegiatan tersebut Anda simpan dalam sebuah CD (compact disc). Kumpulkan CD tersebut kepada guru Anda sebagai Direktur Proyek. 9. Setiap manajer tim mengumpulkan formulir penilaian kerja yang berisi nilai-nilai setiap staf kepada guru serta daftar kehadiran (yang berisi tanda tangan kehadiran setiap tim melakukan rapat) CATATAN Anda dapat melakukan konsultasi (berdiskusi atau meminta saran langsung) kepada guru mengenai proyek Anda. Anda dapat menghubungi guru langsung ke nomor 08122447207/02293431522, e-mail/ facebook: syaira_nadya@yahoo.com. Selamat bekerja dan berkreasi. Semangat! File tugas proyek ini dan file format penilaian kerja tim akan ibu upload ke http://elektro.upi.edu/stranas/digitallearning. Anda klik forum ipa, klik tugas proyek bioteknologi, lalu langsung download file bernama TUGAS_PROYEK.pdf dan PENILAIAN_TIM.pdf. Lihat informasi terbaru di situs ini.

-

4

LAMPIRAN I: PEMBUATAN TEMPE PEMBUATAN TEMPE KEDELAI BERKUALITAS Tempe merupakan makanan tradisional khas Indonesia. Banyak bahan dasar yang dapat digunakan dalam pembuatan tempe, tetapi yang banyak dikenal adalah pembuatan tempe dari kedelai. Untuk memperoleh tempe berkualitas baik, maka kedelai yang digunakan juga harus berkualitas baik dan tidak tercampur dengan bahan lain, seperti jagung, kacang hijau, dan bijibijian lainnya. Selain itu, langkah kerja pengolahan harus dilakukan dengan tepat. Proses pembuatan tempe pada dasarnya adalah proses menumbuhkan spora jamur tempe, yaitu Rhizopus sp. pada biji kedelai. Dalam pertumbuhannya, Rhizopus sp. membentuk benang-benang yang disebut hifa. Hifa inilah yang mengikatkan biji kedelai yang satu dengan biji lainnya. Selama masa pertumbuhannya, jamur Rhizopus menghasilkan enzim (senyawa kimia) yang dapat menguraikan protein yang terkandung dalam kedelai, sehingga protein kedelai menjadi mudah dicerna. Komposisi Zat Gizi Tempe Kedelai dalam 100 gram

Jika tempe dibiarkan, akan tercium bau amoniak yang busuk. Adanya bau ini menunjukkan bahwa tempe mulai membusuk dan sudah tercemari mikroorganisme lain. Bau amoniak ini masih terasa sekalipun telah dimasak, sehingga dapat menurunkan selera konsumen. Oleh karena itu, agar diperoleh tempe berkualitas baik dan tahan agak lama, maka selama proses pembuatan tempe perlu diperhatikan kebersihan (alat, bahan, pembuatan) dan kualitas ragi yang digunakan. A. Alat dan Bahan 1. Alat - Waskom - Ayakan - Dandang - Kipas - Cukil - Tampah/nyiru - Kompor - Peralatan lain yang diperlukan 2. Bahan - Kacang kedelai (Dibeli di pasar. Belilah kedelai yang baik untuk dibuat tempe) - Ragi tempe (Dibeli di pasar. Belilah ragi yang berkualitas) - Kantong plastik/ daun pisang/ daun jati (Dibeli di pasar).

5

LAMPIRAN I: PEMBUATAN TEMPE B. CARA KERJA (Videonya dapat disaksikan/didownload di www.youtube.com, ketik pembuatan tempe, klik search) 1. Cucilah tampah, ayakan, kipas, cukil yang akan digunakan, kemudian dikeringkan. 2. Bersihkan kacang kedelai dari bahan-bahan lain yang tercampur, kemudian cuci hingga bersih. 3. Rendam kacang kedelai yang telah dicuci bersih selama 12-18 jam dengan air panas, bersuhu sekitar 70 derajat C. 4. Lepaskan kulit biji kedelai, kemudian cuci atau bilas dengan menggunakan air bersih. 5. Kukus atau rebus biji kedelai tersebut sampai terasa empuk. 6. Setelah biji kedelai terasa empuk, letakkan biji-biji tersebut pada tampah yang telah dibersihkan, kemudian kipasi sambil diaduk-aduk hingga biji-biji tersebut terasa hangat. 7. Taburkan ragi tempe yang telah disiapkan sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk supaya merata (1,5 gram ragi tempe untuk 2 kg kedelai). 8. Siapkan kantong plastik atau daun pisang atau daun jati untuk pembungkus. Bila kantong plastik yang digunakan sebagai pembungkus, berilah lubang-lubang kecil pada kantong tersebut dengan menggunakan jarum. 9. Masukan kedelai yang telah diberi ragi ke dalam pembungkusnya, atur ketebalannya sesuai dengan selera. 10. Simpan kacang kedelai ini pada suhu kamar selama satu atau dua hari atau hingga seluruh permukaan kacang kedelai tertutup jamur. 11. Tempe yang dibuat boleh diolah lagi menjadi sajian yang menarik sebelum dipasarkan. 12. Jangan lupa untuk mendokumentasikan (memfoto) kegiatan yang dilaksanakan dan produk tempe yang dibuat. Catatan 1. Bekerja di tempat yang bersih dan tidak banyak orang akan meningkatkan kualitas tempe yang dihasilkan. 2. Usahakan selama pembuatan tempe tidak sambil bercakap-cakap atau sambil makan. C. PERTANYAAN YANG HARUS DIJAWAB UNTUK DICANTUMKAN DI LAPORAN 1. Apa sebabnya biji kedelai yang digunakan kulitnya harus dikelupaskan? 2. Mengapa kebersihan tempat kerja selama pembuatan tempe harus dijaga? 3. Mengapa kantung plastik yang digunakan untuk pembungkus harus diberi lubanglubang?

Sumber Informasi Buku Petunjuk Praktikum Biologi Terapan Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA UPI

6

LAMPIRAN II: PEMBUATAN YOGHURT PEMBUATAN YOGHURT YANG BERKUALITAS Susu merupakan tempat hidup yang baik untuk pertumbuhan mikroorganisme. Di samping memiliki kadar air yang tinggi, susu juga memiliki pH (tingkat keasaman) yang netral dan kaya akan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan mikroorganisme. Golongan mikroorganisme yang umum ditemukan dalam susu adalah bakteri Lactobacillus dan Streptococcus. Bakteri ini memiliki kemampuan dalam mengubah susu menjadi asam susu (asam laktat). Inilah yang menjadi dasar pembuatan yoghurt, minuman sehat yang menyegarkan karena berperan dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan. Untuk memperoleh yoghurt yang berkualitas diperlukan susu yang berkualitas pula. Susu yang berkualitas baik ini berasal dari hewan yang sehat, mempunyai bau susu yang normal, dan tidak tercemar. Selain itu, kualitas yoghurt yang baik juga turut ditentukan oleh kadar lemak dalam susu, jenis bakteri yang digunakan, cara pembuatan, dan cara penyimpanan. Sumber Informasi Buku Petunjuk Praktikum Biologi Terapan Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA UPI A. ALAT DAN BAHAN 1. Alat - Panci email - Kompor atau alat pemanas lainnya - Termometer (dapat dibeli di toko alat kedokteran seharga 35 ribu) - Botol semprot alkohol dan alkohol 70% (dapat dibeli di apotek) 2. Bahan - Susu sapi segar (susu murni) atau susu UHT sebanyak 1 Liter. Sebaiknya menggunakan susu UHT supaya tidak usah dipasteurisasi (dipanaskan di suhu 90 derajat Celcius selama 15-30 menit). Susu UHT dapat dibeli di supermarket. - Bibit yoghurt berisi bakteri Lactobacillus dan Streptococcus. Disarankan membeli merk Danone atau Yummy di supermarket, karena merk itu yang dipercaya masih berisi kultur aktif. Sebenarnya merk apa saja bisa yang penting ada tulisan mengandung kultur aktif di kemasannya. Belilah yoghurt plain (yoghurt murni) sebagai bibit, jangan yang sudah ada rasanya. Anda juga dapat membeli yoghurt plain di restoran Columbia (sebuah restoran yoghurt di Jl. Dr. Setiabudhi, Bandung. Letaknya di sebelah kiri dari arah Lembang, atau sebelah kanan dari arah Paris Van Java Mall). B. CARA KERJA (informasi tambahan dapat dilihat di http://cahyawan.net atau dicari di Google dengan kata kunci pembuatan yoghurt) 1. Agar proses pembuatan yoghurt tidak terganggu oleh mikroba lain, alat-alat yang dipakai perlu disterilkan (peralatan dibersihkan dengan lap/tisu yang telah disemprot alkohol 70%) terlebih dahulu. 2. Panaskan susu yang akan dibuat yoghurt pada suhu sekitar 90 derajat C selama 15-30 menit. 3. Dinginkan susu yang telah dipanaskan sampai suhunya mencapai 40 derajat C. 4. Langkah ke-2 dan ke-3 dilakukan jika Anda menggunakan susu murni bukan susu UHT.

7

LAMPIRAN II: PEMBUATAN YOGHURT 5. Tambahkan plain yoghurt sebanyak 10 % dari jumlah susu yang akan dipakai ke dalam susu, kemudian tutup tempat susu tersebut. 6. Simpanlah susu dalam ruangan bersuhu sekitar 43 derajat C selama 6-10 jam, walaupun ada yang menyarankan perlu waktu sampai 24 jam. Semakin optimal kondisi lingkungan, semakin cepat bakteri membuat yoghurt. Semakin lama waktu yang kita berikan padanya untuk bekerja, semakin kental dan asam yoghurt yang dihasilkan. Sebenarnya kisaran temperatur yang diijinkan adalah 30-50 derajat celcius, tapi yang optimal adalah 42-43 derajat celcius. Berbagai teknik dan alat dapat dipakai untuk memperoleh suhu 42 derajat celcius tersebut, mulai dari menggunakan kompor, termos, sampai heating pad. 7. Dinginkan susu pada suhu sekitar 5 derajat C untuk selanjutnya dikemas dalam botol atau tempat lainnya. Catatan Untuk menambah selera dalam mengkonsumsi, produk yang diperoleh dapat dicampur dengan sirup atau sejenisnya. Namun sisakan plain yoghurt (plain yoghurt tersebut jangan dihabiskan) jika Anda ingin membuat yoghurt lagi.

C. PERTANYAAN YANG HARUS DIJAWAB UNTUK DICANTUMKAN DI LAPORAN 1. Mengapa susu murni yang akan dibuat yoghurt harus dipanaskan terlebih dulu? 2. Mengapa pemanasan susu tersebut harus pada suhu 90 derajat C dan dalam waktu yang relatif pendek?

8

LAMPIRAN III: PEMBUATAN TAPE PEMBUATAN TAPE KETAN BERKUALITAS

Tape merupakan makanan tradisional yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Pembuatan tape melibatkan proses fermentasi yang dilakukan oleh jamur Saccharomyces cerevicae. Jamur ini memiliki kemampuan dalam mengubah karbohidrat menjadi alkohol dan karbondioksida. A. Alat dan Bahan 1. Alat - Panci berlubang atau bakul nasi. - Panci atau waskom email. - Dandang. - Tampah/nyiru. - Cukil kayu. - Kipas. 2. Bahan - Beras ketan hitam atau putih. - Ragi tape. - Daun pisang atau kantung plastik atau toples. B. Cara Kerja 1. Cuci bersih semua peralatan yang akan digunakan kemudian ditiriskan. 2. Bersihkan beras ketan yang akan digunakan dari bahan-bahan lain yang tercampur, seperti pasir, gabah atau kotoran lainnya. 3. Cucilah beras ketan dengan air bersih, kemudian ditiriskan. 4. Rendamlah beras ketan yang telah dicuci tersebut dalam air dingin selama 12-18 jam. 5. Setelah 12-18 jam dalam rendaman, angkat beras ketan tersebut kemudian bilas beberapa kali hingga merata. 6. Tiriskan beras ketan yang telah dibilas, kemudian kukus hingga matang. 7. Angkat beras ketan yang telah matang dan letakan dalam tampah yang telah disediakan, kemudian dinginkan dengan cara mengipasinya. 8. Setelah dingin, campurkan ragi yang telah dihaluskan dan aduklah hingga merata. 9. Bungkuslah ketan yang telah dicampur ragi dengan daun pisang atau masukan ke dalam kantong plastik atau keler yang bersih. 10. Simpan di tempat yang aman selama 3-4 hari. Catatan: 1. Banyaknya ragi yang digunakan disesuaikan dengan jumlah beras ketannya. Jumlah ragi yang terlalu banyak akan mempercepat proses fermentasi (pengubahan karbohidrat menjadi gula dan alkohol) dan menyebabkan tape yang terbentuk terasa pengar, sedangkan jumlah ragi yang terlalu sedikit dapat menyebabkan tape yang terbentuk tidak manis dan terasa keras. 2. Takaran ragi yang tepat hingga menghasilkan tape yang baik biasanya diperoleh berdasarkan pengalaman. 3. Kualitas tape yang baik ditentukan pula oleh jenis ragi yang digunakan dan asal ragi tersebut.

9

LAMPIRAN III: PEMBUATAN TAPE C. PERTANYAAN YANG HARUS DIJAWAB UNTUK DICANTUMKAN DI LAPORAN 1. Apa fungsi perendaman selama 12-18 jam sebelum beras ketan dikukus? 2. Mengapa pemberian ragi harus dilakukan setelah ketannya dingin? 3. Mengapa asal ragi dapat menentukan kualitas tape yang dihasilkan? Sumber Informasi Buku Petunjuk Praktikum Biologi Terapan Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA UPI

10

LAMPIRAN IV: PEMBUATAN ROTI PEMBUATAN ROTI TAWAR

Pembuatan roti merupakan bentuk lain dari pemanfaatan jamur Saccharomyces sp. Jamur ini mengubah karbohidrat menjadi gas karbondioksida dan alkohol. Karbondioksida merupakan gas yang dapat dilepaskan ke udara bebas. Di dalam sebuah adonan, gas karbondioksida terjebak oleh pekatnya adonan tersebut, sehingga gas tidak dapat dilepaskan ke udara bebas. Gas ini menyebabkan adonan mengembang. Dengan pemanasan pada oven dengan suhu tinggi, gas akan memuai, sehingga adonan tambah mengembang. Pemanasan juga berfungsi mematikan sel-sel Saccharomyces. Selain hal tersebut, terbentuknya alkohol juga dapat memberikan aroma khas pada adonan. Dengan demikian pemberian Saccharomyces dalam pembuatan roti selain berperan dalam mengembangkan adonan juga dapat menambah aroma, sehingga meningkatkan cita rasa konsumen. A. ALAT DAN BAHAN 1. Alat - Oven dengan suhu 180 derajat Celcius. - Loyang atau cetakan roti - Waskom - Panci - Ember - Baki - Gelas minum - Sendok makan - Sendok teh - Pengaduk 2. Bahan - Tepung terigu - Ragi instan (permivan), dapat dibeli di warung atau toko kue. - Gula pasir - Telur ayam - Mentega - Garam dapur - Susu tepung

11

LAMPIRAN IV: PEMBUATAN ROTI B. CARA KERJA (Anda dapat mencoba langkah kerja/resep pembuatan roti lainnya dari buku, majalah, koran, atau internet) 1. Siapkan bahan-bahan dengan takaran sebagai berikut: - 1 kg tepung terigu - 150 gram gula pasir - 2 butir kuning telur ayam - 100 gram mentega - 2 gram garam - 600 mL air hangat yang matang (suam-suam kuku atau sekitar 35-37 derajat Celcius). 2. Campurkan ragi instan, tepung roti, dan gula, aduk sampai merata. 3. Masukan mentega, kuning telur, susu, air. Aduk selama 30 menit hingga kalis. 4. Biarkan adonan selama 30 menit hingga mengembang. 5. Bagilah adonan menjadi beberapa bagian. 6. Isi adonan dengan coklat, keju, pisang, mocca, selai strawberry (sesuai dengan selera). Masukan adonan ke dalam oven dengan suhu sekitar 180 derajat Celcius. Biarkan selama 1 sampai 2 jam (bila oven yang digunakan tanpa jendela untuk melihat, sesekali amati adonan yang sedang dibakar. Hal ini perlu diperhatikan untuk mencegah pembakaran yang berlebih). Catatan Agar roti mengembang dengan baik dan lembut dapat ditambahkan TBM merk Ovalet. C. PERTANYAAN YANG HARUS DIJAWAB UNTUK DICANTUMKAN DI LAPORAN 1. Apa yang menyebabkan adonan mengembang setelah disimpan selama 2 jam? 2. Apa peranan gula dalam adonan yang dibuat?

Sumber Informasi Buku Petunjuk Praktikum Biologi Terapan Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA UPI

12

LAMPIRAN V: PEMBUATAN KOMBUCHA TEA PEMBUATAN KOMBUCHA TEA BERKUALITAS kombucha tea (cider tea) merupakan produk minuman tradisional hasil fermentasi larutan teh dan gula dengan menggunakan mikroba kombucha (bakteri Acetobacter xylinum dan beberapa jenis jamur) dan difermentasi selama 8-12 hari. Kombucha adalah suatu ramuan minuman kuno, yang terjadi atas hasil simbiosis murni dari bakteri dan ragi Kombucha yang berasal dari Asia Timur, dan sampai di Jerman melalui Russia sekitar akhir abad lalu. Penyembuh terhadap berbagai macam penyakit ini telah digunakan berulang kali di rumah tangga di berbagai Negara Asia. Bila dirawat secara benar, maka jamur ini akan tumbuh pesat dan sehat, sehingga akan hidup sepanjang umur pemilik serta keturunannya. Beberapa asam organik yang dihasilkan oleh Kombucha tea yang dapat membantu proses pemulihan keseimbangan kesehatan, di antaranya adalah : 1. Asam asetat, yang merupakan antiseptik dan pengambat bakteri jahat. 2. Asam laktat, yang penting bagi pencernaan. 3. Asam glokuronat, biasanya diproduksi oleh hati, yang merupakan suatu penawar racun. 4. Asam usnic, memiliki kualitas antibiotik yang dapat menonaktifkan virus. 5. Asam oksalat, mendorong pembentukan energi. 6. Asam malat, dapat membantu hati menetralkan racun. 6. Asam glukonat, dapat melindungi membran sel, dan bersama dengan asam glukonat yang dihasilkan oleh bakteri, memperkuat dinding usus agar dapat melawan infeksi seperti jamur jahat. Kombucha juga mengandung berbagai macam vitamin C dan kelompok vitamin B yang sangat mujarab untuk menunjang kesehatan. Selain itu Kombucha tea juga mengandung sedikit alkohol di dalamnya sekitar 0,12%. Sebagaimana telah dibuktikan oleh para peneliti di Russia, bahwa banyak komponennya mengandung zat-zat yang mempunyai sifat antibiotik serta penawar racun, dimana zat-zat tersebut mempunyai peranan penting dalam proses biokimia tubuh manusia. Khasiat Kombucha tea berdasarkan penelitian dan pengalaman-pengalaman pribadinya, mengatakan bahwa Kombucha tea dapat membantu untuk mengatasi migrain, pencernaan, masalah kulit, gejala AIDS, penyakit insomnia, asma, kurang energi, mengurangi kerutan, mempertahankan warna rambut, mempertahankan daya ingat, meningkatkan kemampuan seks, mengatasi cellulite, menurunkan berat badan, alergi, sakit kepala, rematik, encok, bronchitis dan lain-lain. Tapi perlu diperhatikan adalah pada saat pembuatan dan dalam penyimpanannya, kalau tidak benar bisa-bisa tumbuh zat-zat organik yang toksis yang bisa menyebabkan keracunan sampai dengan kanker hati. Jadi mesti hati-hati dalam memilih bibit dan juga menjaga kebersihan/kesterilan dari alat-alat penyimpannya. Sumber Informasi http://www.indonesiaindonesia.com/f/7632-kombucha-ramuan-kuno-bersifat-antibiotik-and/

13

LAMPIRAN V: PEMBUATAN KOMBUCHA TEA

A. ALAT DAN BAHAN 1. Alat Panci untuk merebus daun teh (sebaiknya gunakan panci enamel putih) Kompor dan tabung LPG (Anda pasti sudah memiliki alat ini di rumah) Pengaduk (bisa sendok stainless atau pengaduk kayu) Botol semprot alkohol

-

Kain atau kapas penyaring untuk menyaring teh Toples fermentor kombucha. Toples kaca paling baik, jika tidak ada toples kaca, gunakan toples plastik berbahan Polypropylene atau Polyethylene yang berkemampuan Food Grade, dan memiliki simbol di bagian bawah toples seperti ini:

atau 2. Bahan -

atau

Teh hitam kering (banyak dijual di warung-warung dengan harga murah), Gula pasir,

- Air mentah (sumur/PAM), - Bibit Kombucha (dapat dibeli kepada guru Anda) B. LANGKAH KERJA (video pembuatan dapat disaksikan di www.youtube.com ketik kata kunci Kombucha Tea, klik search) gambarnya dapat dilihat di http://warungkombucha.blogspot.com 1. Siapkan teh hitam untuk diseduh (1 sendok teh penuh untuk 1 liter air). 2. Tambahkan air sesuai takaran diatas lalu rebus sampai mendidih. 3. Sambil menunggu teh mendidih, sterilkan toples dengan tisu yang disemprot alkohol 70%. 4. Setelah mendidih matikan kompor dan tambahkan gula pasir (100 g untuk 1 liter air teh), aduk rata. 5. Segera angkat dan saring air teh yang telah bercampur gula tersebut panas-panas kedalam toples dengan menggunakan saringan teh yang telah dilapis kapas untuk mendapatkan hasil yang lebih jernih. 6. Segera tutup rapat toples dan biarkan air teh didalamnya mendingin sampai suhu ruang (mungkin makan waktu lebih dari 30 menit, tergantung berapa banyak air tehnya).

14

7. Setelah dingin, masukkan bibit kombucha ke dalam air teh tersebut (kira-kira sebanyak 20% dari jumlah volume air teh) lalu aduk dengan sendok yang sudah disterilkan dengan alkohol. 8. Segera tutup kembali toplesnya untuk menghindari kontaminasi. Tutup rapat-rapat selama 24 jam. 9. Setelah 24 jam, buka tutup toples tersebut dan ganti dengan kain bersih yang telah disemprot alkohol 70%, ikat dengan karet gelang. Penggantian tutup plastik dengan tutup kain bertujuan untuk memberi suplai oksigen pada bibit kombucha tersebut. Tanpa suplai oksigen, bibit kombucha tidak dapat bekerja dengan baik. 10. Simpan toples di tempat gelap (misal di dalam lemari) untuk menghasilkan fermentasi yang optimal. Simpan selama 7-12 hari. Kombucha yang baik biasanya dihasilkan pada rentang waktu tersebut. Jika menginginkan rasa yang tidak terlalu asam, cukup 7 hari fermentasi. Jika menginginkan rasa yang dominan asam, 12 hari fermentasi. Kombucha berumur 7 hari akan memiliki penampakan sebagai berikut: Kombucha siap dikonsumsi. Anda tinggal mengambil airnya dan membiarkan 'jamur' kombucha yang berwarna putih tersebut tetap pada toples kaca. Jika air telah hampir habis, tinggal tambahkan lagi air teh manis kedalam toples untuk difermentasi menjadi kombucha.

C. PERTANYAAN YANG HARUS DIJAWAB UNTUK DICANTUMKAN DI LAPORAN 1. Mengapa gula pasir perlu ditambahkan untuk membuat Kombucha? 2. Mengapa peralatan perlu dibersihkan menggunakan tissue yang telah disemprot dengan alkohol 70%?

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->