P. 1
PENGGUNAAN MODEL PENILAIAN PORTOFOLIO DALAM PEMBELAJARAN

PENGGUNAAN MODEL PENILAIAN PORTOFOLIO DALAM PEMBELAJARAN

|Views: 170|Likes:
Published by Siti Raihan
makalah
makalah

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Siti Raihan on Mar 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/23/2015

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Pembelajaran adalah suatu proses yang dinamis, berkembang secara terusmenerus sesuai dengan pengamalan peserta didik. Semakin banyak pengalaman yang dilakukan peserta didik, maka akan semakin kaya, luas dan sempurna pengetahuan mereka. Namun sebagian guru di kelas mengajar dengan cara berceramah dalam menyampaikan materi pelajaran untuk mengejar target kurikulum yang ada. Jarang ada guru yang menggunakan cara pengajarannya dengan eksplorasi dan eksperimentasi untuk meningkatkan kemampuan anak dengan alasan klise bahwa waktu yang diperlukan sangat terbatas dan materi pelajaran yang perlu diberikan sangat banyak sehingga memunculkan rasa jenuh pada anak didik. Menyinggung tentang kemampuan profesional guru dalam melakukan penilaian proses dan hasil belajar, memang masih sangat kurang. Kebanyakan guru melakukan penilaian lebih menekankan pada hasil belajar, sedangkan proses belajar kurang diperhatikan bahkan cenderung diabaikan. Padahal, proses belajar sangat menentukan hasil belajar. Disamping itu, guru-guru juga terbiasa dengan kegiatan-kegiatan penilaian rutin yang sifatnya praktis dan ekonomis sehingga tidak heran jika guru banyak menggunakan soal yang sama dari tahun ke tahun. Sebenarnya, guru pun sering mengikuti pelatihan tentang evaluasi pembelajaran atau penilaian hasil belajar, tetapi setelah pelatihan, mereka tetap kembali ke habitatnya semula, yaitu memberikan tes tertulis, baik dalam formatif maupun sumatif, tanpa melakukan variasi, perbaikan, penyempurnaan atau inovasi dalam pelaksanaan penilaian. Mengingat cara-cara penilaian selama ini terdapat banyak kelemahan, maka sejak diberlakuannya Kurikulum Berbasis Kompetensi 2004, diperkenalkan suatu konsep penilaian baru yang disebut “penilaian berbasis kelas” (classroom-based assessment) dengan salah satu model atau pendekatannya adalah “penilaian berbasis portopolio”(portopolio-based assessment), yaitu suatu model penilaian yang dilakukan secara sistematis dan logis untuk mengungkapkan dan menilai peserta didik secara komprehensif, objektif, akurat, dan sesuai dengan bukti-bukti autentik(dokumen) yang dimiliki peserta didik. Implikasi pemberlakuan Kurikulum2004 (KBK) yang disempurnakan dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 terhadap pola penilaian pembelajaran di sekolah adalah : Pertama, guru dan kepala sekolah harus berperan sebagai pembuat keputusan (decision maker) dalam perencanaan dan pelaksanaan kurikulum, termasuk proses pembelajaran.

Kedua, guru harus menyusun silabus yang menjamin terlaksananya proses pembelajaran yang terarah dan bermakana. Ketiga, guru harus melakukan continous-authentic assessment yang menjamin ketuntasan belajar dan pencapaiab kompetensi peserta didik.

B. Rumusan Masalah a. Bagaimana penggunaan penilaian portopolio dalam pembelajaran ?

C. Tujuan a. Dapat mengetahui penggunaan model penilaian portofolio dalam pembelajaran pendidikan.

keterangan telah melaksanakan tugas tersetruktur. assesmen portofolio) Istilah portofolio berasal dari kata kerja „potare‟ berarti membawa dan kata benda bahasa latin „foglio‟. catatan anekdot. organisasi atau perusahaan yang bertujuan untuk mendokumentasikan dan menilai perkembangan suatu proses. 2006:1). lembaran. Portofolio umumnya suatu fakta bahwa peserta didik mengumpulkan. Misalnya hasil tes awal siswa masuk sekolah ( pre . keterampilan ( skill). menseleksi dan merefleksi penilaiannya (Sharp. Dalam dunia pendidikan. portofolio merupakan kumpulan dokumen berupa objek penilaian yang dipakai oleh seseorang. suatu proses sosial pedagogis. maupun nilai atau sikap ( afektif ). misalnya dengan konsep pembelajaran maka dikenal suatu istilah pembelajaran berbasis portofolio ( portfolio based learning ). lembaga. Sebagai suatu proses sosial pedagogis.tugas. Pengertian Penilaian Portofolio Portofolio :    Sebagai benda fisik (bundle atau dokumen) Sebagai suatu proses social Sebagai adjective (Pembelajaran portofolio.BAB II PEMBAHASAN A. apabila disandingkan dengan konsep penilaian maka dikenal lah suatu istilah penilaian berbasis portofolio ( portfolio based assessment ). maupun sebagai adjective. Adapun sebagai suatu adjective portofolio sering kali disandingkan dengankonsep lain. kelompok. portofolio dapat digunakan guru untuk melihat perkembangan peserta didik dari waktu ke waktu berdasarkan kumpulan hasil karya sebagai bukti dari suatu kegiatan pembelajaran. nilai dan profesional. Secara umum. . Dalam konteks penelitian ini Portofolio adalah koleksi berharga dan berguna berisikan pekerjaan peserta didik yang menceritakan atau menerangkan sejarah prestasi atau pertumbuhan peserta didik. Portofolio merupakan suatu kumpulan pekerjaan peserta didik dengan maksud tertentu dan terpadu yang diseleksi menurut panduan-panduan (bergantung pada mata pelajaran dan tujuan penilaian portofolio itu sendiri) yang telah ditetapkan (Budimansyah.test ). Portofolio tempat berisikan benda pekerjaan. portofolio adalah collection of learning experience yang terdapat di dalam pikiran peserta didik baik yang berujud pengetahuan ( kognitif ). hasil tes akhir ( post test ) dan lain sebagainya yang berbentuk dokumen peseta didik. yang berarti lembaran atau „kertas kerja‟. Sebagai suatu wujud benda fisik portofolio itu adalah kumpulan atau dokumen hasil pekerjaan peserta didik yang disimpan pada suatu kumpulan dokumen ( master kegiatan peserta didik ). piagam penghargaan. Portofolio sebenarnya dapat di artikan sebagai suatu wujud benda fisik. tugas . 2002).

Menurut Gronlund (1998 : 159) portofolio mencakup berbagai contoh pekerjaan siswa yang tergantung pada keluasan tujuan. 3. bundelan hasil kerja peserta didik mulai dari tes awal. Penyelesaian soal-soal terbuka. piagam penghargaan. penyelidikan. Gambar atau laporan hasil pengamatan siswa. atau praktik siswa yang disajikan secara tertulis atau dengan penjelasan tertulis. 8. catatan anekdot. Paulson (1991) dalam Nahadi dan Cartono (2007) mendefinisikan portofolio sebagai kumpulan pekerjaan siswa yang menunjukan usaha. ada pula yang memandang sebagai metode/teknik/cara. . yang berisi berbagai jenis karya seorang siswa. dalam rangka melaksanakan tugas untuk mata pelajaran yang bersangkutan. misalnya dengan cara yang berbeda dengan cara yang diajarkan di sekolah. Laporan kerja kelompok. misalnya: 1. Kumpulan ini harus mencakup partisipasi siswa dalam seleksi isi.Penilaian portofolio merupakan penilaian berkelanjutan yang didasarkan pada kumpulan informasi (berupa karya peseta didik dari proses pembelajaran) yang menunjukan perkembangan kemampuan peserta didik dalam suatu periode tertentu (surapranata). kriteria penilaian. Portofolio siswa untuk penilaian atau assesmen portofolio merupakan kumpulan produksi siswa. Contoh pekerjaan siswa ini memberikan dasar bagi pertimbangan kemajuan belajarnya dan dapat dikomunikasikan kepada siswa. perkembangan dan kecakapan mereka dalam satu bidang atau lebih. Ada yang memandang sebagai benda/alat. Popham (1994) menjelaskan. 4. Deskripsi dan diagram pemecahan suatu masalah dalam mata pelajaran yang bersangkutan. Analisis situasi yang berkaitan atau relevan dengan mata pelajaran yang bersangkutan. orang tua serta pihak lain yang tertarik berkepentingan. atau bundelan. sampai pada tes akhir. Laporan hasil penyelidikan tentang hubungan antara konsep-konsep dalam mata pelajaran atau antar mata pelajaran. kriteria isi. dan bukti refleksi diri. tugas-tugas. Menurut para ahli. 9. Hasil kerja siswa yang diperoleh dengan menggunakan alat rekam vidio. 7. alat rekam audio dan computer.portofolio sebagai suatu wujud benda fisik. 2. Hasil proyek. 2004). portofolio memiliki beberapa pengertian. penilaian portofolio merupakan penilaian secara berkesinambungan dengan metode pengumpulan informasi atau data secara sistematik atas hasil pekerjaan pesrta didik dalam kurun waktu tertentu. atau kumpulan suatu hasil bukti dari suatu kegiatan. 5. Apa yang harus tersurat. kriteria seleksi. Hasil tugas pekerjaan rumah yang khas. atau dengan cara yang berbeda dari cara pilihan teman-teman sekelasnya. 6. yakni kumpulan dokumentasi atau hasil pekerjaan peserta didik yang disimpan dalam suatu bundelan. tergantung pada subjek dan tujuan penggunaan portofolio. Misalnya.

. yang tidak ditugaskan oleh guru (atas pilihan siswa sendiri. atau usaha peningkatan diri. Tujuan dan Fungsi Penilaian Portofolio Penilaian Portofolio dapat digunakan sebagai alat formatif maupun sumatif. Tetapi perancangan dan pengambangan portofolio dapat dilakukan bersama-sama oleh guru/dosen dan siswa/mahasiswa yang bersepakat menggunakannya dalam pembelajaran. Meningkatkan efektivitas proses pembelajran e. Mendokumentasikan proses pembelajaran c. Surapranata dan M. Cerita tentang kesenangan atau ketidaksenangan siswa terhadap mata pelajaran yang bersangkutan. 14. tetapi relevan dengan mata pelajaran yang bersangkutan). Bertukar informasi antara orang tua peserta didik dengan guru lain f. yang selanjutnya didajikan secara khas menurut pribadi masing-masing. penyusunan portofolio bertujuan untuk mengumpulkan bukti-bukti mengenai apa yang telah dikuasai oleh siswa. Fotokopi surat piagam atau tanda penghargaan yang pernah diterima oleh siswa yang bersangkutan. Portofolio sebagai alat formatif digunakan untuk memantau kemajuan peserta didik dari hari ke hari dan mendorong peserta didik dalam merefleksi pembelajaran mereka sendiri.10. Memberi perhatikan pada prestasi kerja d. Menurut Susilo (2003:38) pengembangan portofolio merupakan suatu proses pengumpulan dan pengadaan document. Meningkatkan kemampuan refleksi diri h. Sedangkan pengembangannya dilakukan oleh siswa atau mahasiswa. 11. B. S. Hatta (2004) menggemukakan penilaian portofolio dapat digunakan untuk mencapai beberapa tujuan. 13. Cerita tentang usaha siswa sendiri dalam mengatasi hambatan psikologis. Perancangan portofolio mungkin dilakukan oleh guru atau dosen. Hasil karya dalam mata pelajaran yang bersangkutan. Tujuan Pada hakikatnya tujuan penilaian portofolio adalah untuk memberikan informasi kepada orang tua tentang perkembangan peserta didik secara lengkap dengan dukungan data dan dokumen yang akurat. Membantu peserta didik merumuskan tujuan Menurut Stater (1997) dalam susilo (2003). dalam mempelajari mata pelajaran yang bersangkutan. penataan sebagai bukti dan pengumpulannya menjadi suatu kumpulan bukti yang sesuai dengan tujuan. 1. Merefleksikan kesanggupan mengambil resiko dan melakukan eksperimentasi d. Hasil penilaian portofolio sebagai alat sumatif dapat digunakan untuk penilaian pada akhir semester. yaitu : a. 12. Menghargai perkembangan peserta didik b. Laporan tentang sikap siswa terhadap pelajaran. Mempercepat pertumbuhan konsep diri positif pesrta didik g.

Fungsi penilaian portofolio dapat juga dilihat dari berbagai segi. hanya dibatasi oleh imagginasi. Bagi pengembangnya. aspek yang menjadikannya bebas adalah bahwa kemungkinan pemanfataan portofolio itu sangatlah beraneka ragam. Asesmen portofolio digunakan juga untuk tujuan penilaian sumatif pada akhir semester atau pada akhir tahun pelajaran. yaitu: harus jelas tujuan pembentukannya dan disebutkan secara eksplisit karena itu juga diberikan batas waktu. pengembangan portofolio itu bebas dan terbatas karena tujuan dan criteria penyusunannya sudah diketahui pada awal proses. Portofolio sebagai alat penilaian autentik. Selain itu. . Sedangkan keterbatasannya ada dua hal. 2003:38) persyaratan bahwa portofolio itu dibuat dengan tujuan tertentu menyebabkan proses pengembangannya menjadi bebas dan terbatas. Portofolio sebagai sumber informasi bagi guru dan orang tua untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan kemampuan peserta didik. Menurut Collin (dalam Susilo. tanggung jawab dalam belajar. Fungsi Portofolio dapat berfungsi sebagai alat untuk melihat perkembangan tanggung jawab peserta didik dalam belajar. yaitu penentu aspek tujuan dan penggunaanya. b. Portofolio dapat digunakan sebagai alat pengajaran juga sebagai alat penilaian. Portofolio sebagai alat pembelajaran merupakan komponen kurikulum. peserta didik mempunyai kesempatan yang banyak untuk menilai diri sendiri dari waktu ke waktu. Tujuan penyusunan portofolio adalah suatu peryataan yang tegas menganai untuk menyatakan pengetahuan dan keterampilan apakah bukti-bukti berupa dokumen di dalam portofolio tersebut. d.Terdapat dua hal yang harus dibedakan dalam menyusun portofolio yaitu berkaitan dengan tujuan dan penggunaannya. tujuan penilaian dengan menggunakan portofolio adalah untuk memberikan informasi kepada orang tua tentang perkembangan peserta didik secara lengkap dengan dukungan data dan dokumen yang akurat. karena portofolio mengharuskan peserta didik untuk mengoleksi dan menunjukkan hasil kerja mereka. c. Maksudnya. Untuk perancangannya. yaitu orang yang mengumpulkan dan menyajikan bukti-bukti ini. Hasil asesmen portofolio sebagai alat sumatif ini dapat digunakan untuk mengisi angka raport peserta didik yang menunjukkan prestasi peserta didik dalam mata pelajaran. 2003:38). Portofolion sebagai sumber informasi bagi pesetra didik untuk melakukan selfassesssment. perluasan dimensi belajar. pembaharuan kembali proses belajar mengajar dan pengembangan pandangan peserta didik dalam belajar. 2. Sedangkan penggunaan portofolio dimaksudkan untuk menyatakan bagaimana portofolio itu dimanfaatkan (Susilo. biaya kesempatan dan kemampuan penyusunannya. yaitu: a. perluasan dimensi belajar. dan inovasi pembelajaran.

e. Aktivitas peserta didik hampir di seluruh proses pembelajaran dari mulai fase perencanaan di kelas. mendemonstrasikan kemampuan mengintegrasikan teori dan praktik. Yaitu proses pembelajaran yang berbasis kerjasama antar peserta didik dan antar kelompok lain di sekolah. d. siapa mengerjakan apa. isu. prinsip transfer dan retensi. Segala bentuk data dan informasi disusun secara sistematis dan disimpan pada sebuah bundel (portofolio seksi dokumentasi). prinsip belajar psikomotor. merupakan satu bentuk kerjasama itu. g. C. dan h. 2. prinsip belajar kognitif. mendemonstrasikan kemampuan untuk memproduksi atau mengkreasi suatu pekerjaan baru secara orisinal. Kelompok belajar kooperatif (cooperative learning). dan pelaporan. Prinsip belajar siswa aktif (student active learning). Direktorat PLP-Ditjen Dikdasmen-Depdiknas (2003) mengemukakan bahwa penilaian portofolio dapat digunakan untuk : a. Setelah portofolio selesai dibuat. dilakukanlah public hearing dalam kegiatan show-case di hadapan dewan juri. menunjukkan suatu pemahaman dari beberapa konsep. seperti pembentukan kelompok belajar (group learning) tutorial sejawat (peer learning).Selanjutnya. prinsip belajar afektif. Semua pekerjaan disusun. Adapun data dan informasi yang paling penting dan menarik (eyes catching) ditempel pada portopolio seksi penayangan. prinsip motivasi (motivation). mendokumentasikan kegiatan selama periode waktu tertentu. mendemonstrasikan kemampuan menampilkan suatu karya seni. yaitu papan panel yang terbuat dari kardus bekas atau bahan lain yang tersedia. Prinsip-Prinsip Penilaian Portofolio Portofolio dalam proses belajar secara umum berlaku prinsip kesiapan (readiness). b. merefleksikan nilai-nilai individual atau pandangan dunia secara lebih luas. Berbagai pendekatan pembelajaran yang inovatif. perlu dikembangkan dan ditingkatkan penggunaannya. dan lain sebagainya yang intinya adalah meningkatkan aktivitas peserta didik untuk belajar dan mengurangi aktivitas guru untuk mengajar. serta prinsip evaluasi. 1. prinsip perbedaan individual. kegiatan lapangan. Pada fase pelaporan aktivitas mereka terfokus pada pembuatan portofolio kelas. f. yang diberikan. prinsip persepsi. . memperlihatkan perkembangan pemikiran atau pemahaman siswa pada periode waktu tertentu. termasuk kerja sama sekolah dengan orang tua peserta didik dan lembaga terkait. Kegiatan ini merupakan puncak penampilan peserta didik di hadapan dewan juri. Kerja sama antar peserta didik jelas terlihat pada saat kelas sudah memilih satu masalah untuk bahan kajian bersama. c. prinsip tujuan. orang-orangnya ditentukan. belajar madiri (independent learning). mendemonstrasikan perbedaan bakat. topic.

menyelami aspirasi mereka. mendengarkan pendapat orang lain. Tujuan ini hanya dapat dicapai dengan sambil melakoni atau dengan kata lain harus menggunakan prinsip belajar partisipatorik. Direktorat PLP Ditjen Dikdasmen Depdiknas (2003) menemukakan pelaksanaan penilaian portofolio hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip : . Model pembelajaran berbasis portofolio menganut prinsip dasar bahwa belajar itu harus dalam suasana yang menyenangkan (joyfull learning). Untuk menerapkan model pembelajaran berbasis portofolio guru perlu menciptakan strategi yang tepat agar peserta didik mempunyai motivasi belajar yang tinggi. 4. Misalnya kelas yang sedang mempelajari PAI merencanakan membuat proyek belajar. Proses ini mendukung adagium yang menyatakan bahwa “democrascy is not in heredity but learning” (demokrasi itu tidak diwariskan. sebab melalui model ini peserta didik belajar sambil melakoni (learning by doing). Oleh karena itu mengajarkan demokrasi itu harus dalam suasana yang demokrasi dan untuk mendukung kehidupan yang demokratis (teaching democracy in and for democracy). dan sebagainya. disamping melatih sejumlah kompetensi untuk hidup di masyarakat. yaitu mengidentifikasi sejumlah masalah aktual yang ada di masyarakat. menyampaikan kritik. seperti misalnya memiliki kemampuan melakukan wawancara. Mengapa terdapat pelakonan hidup berdemokrasi? Sebab dalam setiap langkah dalam model ini memiliki makna yang ada hubungannya dengan praktek hidup berdemokrasi.3. Kompetensi-kompetensi tersebut kelak di kemudian hari sangat bermanfaat bagi para peserta didik untuk hidup di masyarakat. Motivasi yang seperti ini akan dapat tercipta kalau guru dapat meyakinkan peserta didik tentang kegunaan materi pelajaran bagi kehidupan nyata. Melalui model ini para siswa diberi keleluasaan untuk memilih tema belajar yang menarik bagi dirinya. kemudian memilih salah satu diantaranya untuk bahan kajian kelas. peserta didik belajar mengemukakan pendapat. tetapi dipelajari dan dipahami). Guru harus punya sensitivitas yang tinggi untuk segera mengetahui apakah kegiatan pembelajaran sudah membosankan peserta didik. Ini tipe guru yang reaktif itu. guru harus dapat menciptakan situasi sehingga materi pelajaran selalu menarik. Pada saat berlangsungnya perdebatan. Salah satu bentuk pelakonan itu adalah peserta didik belajar hidup berdemokrasi. mampu bergaul dengan masyarakat. melakukan observasi. 5. Pembelajaran Partisipatorik Model pembelajaran Berbasis Portofolio juga menganut prinsip dasar pembelajaran partisipatorik. Demikian juga. guru harus segera mencari cara untuk menanggulanginya. Reactive Teaching. Sebagai contoh pada saat memilih masalah untuk kajian kelas memiliki makna bahwa peserta didik dapat menghargai dan menerima pendapat yang didukung suara terbanyak. Pengalaman terjun ke masyarakat adalah salah satu pengalaman belajar riil yang menyenangkan bagi mereka. Jika hal ini terjadi. Fase selanjutnya mereka terjun ke masyarakat mencari data dan informasi untuk memecahkan masalah tersebut. tidak membosankan. Joyfull Learning. dengan tetap berkepala dingin. membuat laporan perjalanan.

yang intinya adalah bahwa:    Semua anak memiliki kemampuan yang sama dan bisa belajar apa saja. baik guru. Join Ownership (milik bersama). 1. Standar ketuntasan harus ditentukan terlebih dahulu. Karakteristik Penilaian Portofolio Model asesmen portofolio menggunakan acuan penilaian kriteria. pemecahan masalah. Confidentiality (kerahasian bersama). refleksi bersama. dan juga harus menilai akhir suatu tugas yang diberikan guru. Hatta (2004) menambahkan tiga prisip. kompetensi dasar. artinya guru harus menjaga kerahasian semua hasil pekerjaan peserta didik dan dokumen yang ada.penilaian portofolio akan efektif jika pembelajarannya menuntut peserta didik untuk menunjukkan kemampuan yang nyata dan menggambarkan pengembangan aspek pengetahuan. Selain itu. Mutual trust (sling mempercayai). dan pengambilan keputusan. Saticfaction (kepuasaan). Hasil penilaian. orang tua maupun peserta didik karena dokumen tersebut merupakan bukti karya terbaik peserta didik sebagai hasil pembinaan guru. kompetensi dasar. artinya jangan ada saling mencurigai antara guru dengan pesrta didik maupun antarpeserta didik.lulus atau tidak lulus. tidak boleh diberikan atau diperlihatkan kepada siapapun sebelum diadakan pameran. serta proses dan hasil. baik perseorangan maupun kelompok. Peserta didik dapat merefleksikan tentang proses berpikir mereka sendiri.Surapranata dan M. yaitu penciptaan budaya mengajar. 4. indicator yang diharapkan. S. hanya waktu yang diperlukan untuk mencapai kemampuan tertentu berbeda. keterampilan. Aspek yang diukur dalam asesmen portofolio adalah tiga ranah perkembangan psikologi anak yaitu kognitif. Tidak hanya itu. afektif. penilaian portofolio juga harus diarahkan untuk menilai proses belajar peserta didik. artinya semua hasil pekerjaan peserta didik dan dokumen yang ada harus menjadi milik bersama antara guru dan pesrta didik karena itu harus dijaga bersama. artinya semua dokumen dalam rangka pencapaian standar kompetensi. 3. Prilaku kognitif Berdasarkan taksonomi kognitive Bloom. baik penyimpanannya maupun penempatannya. dan psikomotorik. dan indicator harus dapat memuaskan semua pihak. Relevance (kesusaian). 5. sikap dan nilai pada taraf yang lebih tinggi. terdapat enam tingkatan kognitif berfikir: .1. artinya dokumen yang ada harus sesuai dengan standar kompetensi. 2.

2. yaitu multisumber. kepemilikan. sains dan bahasa. non-tes (angket. tingkah laku. produk dan laporan. tidak terdapat penilaian psikomotoriknya. Karakteristik Penilaian Portofolio Menurut Barton dan Collins dalam S. Multi Sumb er Beraga m Tujuan Auten tik Karakteristik Penilaian Portofolio Dinamis Kepemil ikan Integra si Eksplis it . kuisioner). 3. minat. Analisis (analysis) : kemampuan menganalisis suatu informasi yang luas menjadi bagianbagian kecil (misalnya menganalisis bentuk. dinamis.      Pengetahuan (knowledge) : kemampuan mengingat (misal mengingat rumus) Pemahaman (comprehension) : kemampuan memahami (menyimpulkan suatu paragraph) Aplikasi (application) : kemampuan penerapan (misalnya menggunakan informasi atau pengetahuan yang diperolehnya untuk memecahkan masalah). olahraga. sementara itu untuk mata pelajaran yang tidak terdapat kegiatan praktek. emosi dan motivasi. Evaluasi (evaluation) : kemampuan mempertimbangkan mana yang baik untuk mengambil tindakan tertentu. kesenian. autantik. Hatta (2004) terdapat beberapa karakteristik esensial penilaian portofolio. kesukaan. jenis atau arti) Sintesis (synthesis) : kemampuan menggabungkan beberapa informasi menjadi kesimpulan (misalnya memformulasikan hasil penelitian). dan beragam tujuan. Penilaian psikomotorik adalah penilaian pembelajaran yang banyak menggunakan praktek seperti agama. integrasi. tes perbuatan (lembar pengamatan). D. dan hasil karya (daftar cek. Surapranata dan M. eksplisit. Bentuk instrument dan jenis tagihan yang digunakan untuk assesmen portofolio adalah tes tertulis (obyektif dan non-obyektif). tes lisan (wawancara). Prilaku psikomotorik Mencakup penilaian keahlian. Prilaku afektif Mencakup penilaian perasaan.

informasi. Kelebihan dan Kekurangan Penilaian Portofolio Kelebihan model penilaian portofolio. Mengajak peserta didik untuk belajar bertanggung jawab terhadap apa yang telah mereka kerjakan. dan evidence lainnya. 3. seperti orang tua. transparan dan dapat dipertanggungjawabkan tanpa mengurangi kreativitas peserta didik di kelas. seperti gambar. 4. . Memungkinkan peserta didik melakukan penilaian diri. Pelaksanaan penilaian portofolio bukan hanya mengacu pada kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik. mediator. audio. 9. serta fungsi perannya sebagai fasilitator. daya nalar. seperti peserta didik. E. perkembangan peserta didik. standar kompetensi. orang tua. masyarakat. dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis. 2. baik secara tertulis maupun tindakan. lukisan. 5. komite sekolah dan masyarakat lainnya dalam melihat pencapaian kemampuan peserta didik. Membantu guru melakukan penilaian secara adil. dan video tape. guru. Dalam pelaksanaannya. antara kegiatan peserta didik di kelas dengan kehidupan nyata haruslah terintegrasi. Evidence yang dimaksud haruslah autentik dan berhubungan dengan program pembelajaran. Meningkatkan peran peserta didik secara aktif dalam kegiatan pembelajaran dan penilaian. 6. objektif. Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk meningkatkan kemampuan mereka. 7. baik dikelas maupun di luar kelas dalam rangka implementasi program pembelajaran. dimaksudkan bahwa pelaksanaan penilaian portofolio harus dilakukan dari berbagai sumber. kegiatan. penilaian portofolio menuntut adanya pertumbuhan dan perkembangan dari setiap peserta didik. antara lain : 1. Hak otonomi mengajar pada guru dalam mengembangkan kemampuan. seperti kefektifan program. motivator. dan dapat dijadikan alat komunikasi peserta didik ke berbagai pihak yang berkepentingan. Dapat melihat perumbuhan dan perkembangan kemampuan peserta didik dari waktu ke waktu berdasarkan feed-back dan refleksi diri. kompetensi dasar. 8. tetapi juga tujuan-tujuan lain yang bermanfaat bagi program pembelajaran. jurnal. guru. Dan rekonstruktor pembelajaran di dalam kelas. pengetahuan untuk meningkatkan daya nalar dan pengetahuan dengan rekan guru melalui KKG PAI Tkt SD atau MGMP PAI di Tkt SMP. kemauan.Multisumber. Membantu guru mengklarifikasi dan mengidentifikasi program pembelajaran. Terlibatnya berbagai pihak. Disamping itu. tukar pendapat. dan indicator yang hendak dicapai. refleksi.

Adapun Kelemahan model pembelajaran portofolio ini adalah: 1. 6. 11. Tidak tersedianya criteria penilaian yang jelas. orang tua. Memungkinkan guru memberikan hadiah terhadap setiap usaha belajar peserta didik. Dapat menjebak peserta didik jika terlalu sering menggunakan format yang lengkap dan detail. Relatif menggunakan waktu yang cukup lama. Orang tua pesera didik sering berpikir skeptic karena laporan hasil belajar anaknya tidak berbentuk angka. 11. 4. 5. dan peserta didik yang belum mengetahui dan memahaminya. Ada kecendrungan guru hanya memperhatikan pencapaian akhir sehingga proses penilaian kurang mendapat perhatian. Guru dan peserta didik sama-sama bertanggung jawab untuk merancang dan menilai kemajuan belajar. belum diberikannya hak otonomi mengajar sebagai pengembang kurikulum praktis di kelas. dengan kesadaran. Jika guru melaksanakan proses pembelajaran yang bersifat teacher-oriented. 12. 8. Penilaian portofolio masih relative baru sehingga banyak guru. 3. Sulit dilakukan terutama menghadapi ujian dalam skala nasional. Kurangnya pengetahuan/daya nalar guru yang bersangkutan. karena jika ide atau gagasan terlalu banyak dan tidak dapat dipertemukan. Membutuhkan waktu dan kerja ekstra. tetapi tetap mengacu pada kompetnsi dasar dan indicator hasil belajar yang ditentukan. 13. 2. 7. Dapat digunakan untuk menilai kelas yang heterogen antara peserta didik yang pandai dan kurang pandai. Analisis terhadap penilaian portofolio agak sulit dilakukan sebagai akibat dikuranginya penggunaan angka. 12.10. 9. Penyusunan perangkat penilaian memerlukan usaha untuk melakukannnya khususnya dalam penilaian kreativitas pebelajar. 13. . Penilaian portofolio dianggap kurang reliable dibandingkan dengan bentuk penilaian yang lain. Belum terbiasanya pembiasaan jalinan kerjasama kelompok tim peserta didik. 10. masalah akan sulit dipecahkan. Memungkinkan guru melakukan penilaian secara fleksibel. kemungkinan besar inisiatif dan kreativitas peserta didik akan terbelenggu sehingga penilaian portofolio tidak dapat dilaksanakan dengan baik. dan diperlukan tenaga dan biaya yang cukup besa. 14.

2. memantau kemajuan atau perkembangan. Adapun kriterianya antara lain sebagai berikut. Adakah pembagian kerja di antara anggota kelompok ? b. Membedakan system dan lingkungan Nama : Angga Zalindra Nugraha Tanggal : 20 Agustus 2012 PENILAIAN Cukup Baik Kurang . Menjelaskan hukum/azas kekekalan energy. Apabila dilihat dari jumlah peserta didk. Apakah portofolio telah disusun dengan baik ? FORMAT PENILAIAN PORTOFOLIO PROSES Kompetensi Dasar : Menjelaskan pengertian entalpi suatu zat dan perubahannya Indikator 1. yaitu bentuk yang digunakan untuk memilih koleksievidence peserta didik. perkembangan hasil belajar dari waktu ke waktu. Apakah kelengkapan data yang diperoleh telah sesuai dengan tugas anggota kelompok masing-masing ? f. Jika dilihat dari system. serta menunjukkan semua hasil dari awal sampai dengan akhir selama kurun waktu tertentu. Adakah bukti tanggung jawab bersama ? e. a. Salah satu bentuk portofolio proses adalah portofolio kerja. Tujuan menggunakan portofolio proses untuk membantu peserta didik mengidentifikasi tujuan pembelajaran. Apakah masing-masing anggota telah bekerja sesuain dengan tugasnya ? c. dan menilai peserta didik dalam mengelola kegiatan belajar mereka sendiri. Portofolio Proses Menunjukkan tahapan belajar dan menyajikan catatan perkembangan pesrta didik dari waktu ke waktu. maka penilaian portofolio dapat dibagi menjadi dua jenis. Berapa besar kontribusi kerja kelompok terhadap hasil yang dicapai kelompok? d. dan sekumpulan indicator yang telah ditetapkan dalam kurikulum.portofolio dapat dibagi dua jenis. dan menunjukkan pencapaian hasil belajar.F. Apakah informasi yang diperoleh akurat ? g. 1. Jenis Penilaian Portofolio Jenis penilaian portofolio akan memberikan pemahaman tentang perlunya penggunaan penilaian portofolio secara bervariasi sesua dengan jenis kegiatan belajar yang dilakukan peserta didik. Dalam portofolio kerja ini yang dinilai adalah cara kerja dan hasil kerja. yaitu portofolio proses dan portofolio produk. yaitu portofolio perseorangan dan portofolio kelompok. kompetensi dasar. kegiatan pembelajaran untuk mencapai standar kompetensi.

draf pekerjaan peserta didik. Peserta didik memberikan penghargaan kepada semua sumber yang telah membantu. Contoh portofolio produk adalah portofolio tampilan dan portofolio dokumentasi. Portofolio Produk Tujuan portofolio produk untuk mendokumentasikan dan merefleksikan kualitas prestasi yang telah dicapai. Argumentasi. Portofolio Tampilan Portofolio bentuk ini merupakan sekumpulan hasil karya peserta didik atau dokumen terseleksi yang dipersiapkan untuk ditampilkan kepada umum. yaitu apakah peserta didik dalam mempertahankan argumentasinya sudah cukup memadai.3. yaitu apakah yang dipilih benar-benar merupakan materi yang terpenting dan bermakna untuk diketahui dan dipecahkan ? atau seberapa besar tingkat kebermaknaan informasi yang dipilih berkaitan dengan topic yang dibahasnya? Apakah materi yang dipilih sesuai dengan standar kompetensi. a. Membedakan reaksi yang melepaskan kalor (eksoterm) dan reaksi yang membutuhkan kalor (endoterm) Dicapai melalui : -Bantuan guru -Seluruh kelas -Perorangan Komentar orang tua : Komentar guru : 2. dan relevan? . 3. yaitu seberapa baik tingkat pemahaman peserta didik terhadap hakikat dan lingkup masalah. kompetensi dasar. 2. termasuk identitasnya serta bentuk bantuan yang diberikan. dan catatan selama proses berlangsung. 4. Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh peseta didik dan guru : 1. 3. Pemahaman. Guru harus betul-betul mengamati bagaimana peserta didik menampilkan hasil pekerjaan mereka. atau langkah-langkah yang dirumuskan. sistematis. Peserta didik harus menandatangani lembar pernyataan keaslian. dan indicator pencapaian belajar? 2. Guru harus melihat perencanaan. kebijakan. Signifikansi materi. Aspek yang dinilai dalam bentuk portofolio tampilan adalah sebagai berikut : 1.

5 = istimewa No Criteria Penilaian 01 Sigkatnifikansi : 1. 3 = rata-rata. Kerja sama kelompok. 4 = baik. adakah bukti-bukti fisik yang ditujukan? 5.4. Seberapa besar kesesuaian jawaban yang diberikan peserta didik dengan pertanyaan yang muncul? 05 Kerjasama Kelompok : 5. yaitu apakah anggota kelompok turut berpatrisipasi secara aktif dalam penyajian? Adakah bukkti yang menunjukkan tanggung jawab anggota dalam kelompok? Apakah para penyaji menghargai pendapat orang lain? Adakah kekompakan kerja di antara para angota kelompok? Contoh : LEMBAR PENILAIAN PENAMPILAN Judul Penampilan : Kelas/Kelompok : Petunjuk Penilaian : 1. Sebarapa baik tingkat pemahaman peserta didik terhadap hakikat dan ruang lingkup masalah yang disajikan? 03 Argumentasi : 3. Setiap criteria diberi skor dalam skala 5 (1-5) 2. Seberapa baik alas an yang diberikan peserta didik terkait dengan permasalahan yang dibicarakan? 04 Responsiveness : 4. Seberapa besar tingkat kesesuaian atau kebermaknaan informasi yang diberikan dengan topic yang dibahas? 02 Pemahaman : 2. Skor 1 = rendah. yaitu seberapa besar tingkat kesesuaian antara respons yang diberikan dengan pertanyaaan? Dalam memberikan respon. 2 = cukup. Responfitness (kemampuan memberikan respon). Seberapa besar anggota kelompok berpartisipasi dalam penyajian? 6. Bagaimana setiap anggota merasa bertanggung jawab atas permasalahan kelompok? Nilai Catatan .

Standar kompetensi mana yang telah dikuasai sampai pada pekerjaan terakhir? Contoh : LEMBARAN PENILAIAN DOKUMEN Judul Dokumen Kelas/Kelompok : : Petunjuk/Penilaian : 1.7. Dokumen apa yang telah dihasilkan? 4. Skor 1 = rendah. orang tua maupun guru dapat melihat : 1. baik peserta didik.berdasarkan dokumen ini . Apakah dokumen disusun berdasarkan sumber-sumber data masing-masing? 6. Apakah hal-hal pokok telah terdokumentasikan? 5. 2 = cukup. Apakah dokumen berkaitan dengan yang akan disajikan? 7. 3 = rata-rata. Proses apa yang telah diikuti? 2. 5 = istimewa No Criteria Penilaian Nilai Catatan 1 Kelengkapan : 1. Kerja apa yang telah dilakukan? 3. Portofolio Dokumen Portofolio ini digunakan untuk memilih koleksi evidence peserta didik yang sesuai dengan kompetensi dan akan dijadikan dasar penilaian. Bagaimana para penyaji menghargai pendapat orang lain? Penilai. 4 = baik. Setiap criteria diberi skor dalam skala 5 (1-5) 2. ………… b. Apakah dokumen lengkap untuk menjawab suatu permasalahan? 2 Kejelasan : .

3 4 5. Dapat dipercaya. 3. 6. 4. Penting. Data Grafis : 10. Akurat. Memadai. Memuat contoh untuk hal-hal yang utama. 13. Bagian Dokumentasi : 14. Berkaitan dengan hal yang dijelaskan. Jumlah Skor Kualifikasi Penilaian Penilai : …………. 9. 12. Diberi judul yang tepat. 6 2. Tertulis dengan baik. Meningkatkan pemahaman. 17. Tersusun dengan baik. Memberikan informasi. . 7. Dukungan : 8.. 16. 15. Informasi : 5. Berkaitan dengan isi setiap bagian. Mudah dipahami. Cukup memadai. 11. Terpilih (terseleksi). Memuat alasan yang baik.

Guru …………………………… Keterangan Penilaian : Jumlah Skor : 91-100 = Sangat Memuaskan 81-90 = Memuaskan 71-80 = Baik 61-70 = Cukup < 60 = Kurang G.FORMAT PENILAIAN PORTOFOLIO PRODUK No 01 Aspek-aspek Penilaian Persiapan Indicator I II III Umum Modifikasi Khusus Disain Bahan Kreativitas Orisinalitas Skor Keterangan 02 Pembuatan 03 Komponen Penilaian Jumlah Skor Nilai Bandung. Tahap-Tahap Penilaian Portofolio Langkah-langkah atau tahapan pembelajaran berbasis diungkapkan Fajar (2005) adalah sebagai berikut: Tahap 1 Identifikasi masalah Tahap 2 Memilih masalah untuk kajian kelas Tahap 3 portofolio sebagaimana .

melibatkan. membandingkan dan memilih tulisan serta contoh-contoh bacaan 6. Mengumpulkan informasi dari hubungan antar pebelajar. Membantu memandu portofolio 7. membaca dan menanggapai 4.Mengumpulkan informasi tentang masalah yang dikaji Tahap 4 Membuat portofolio Tahap 5 Penyajian portofolio Tahap 6 Refleksi pengalaman Dalam pembelajaran berbasis portofolio pengajar dan siswa memiliki peran masingmasing sebagaimana diungkapkan oleh Fajar (2005) sebagai berikut: Peran Guru dan Siswa Dalam Pembelajaran Berbasis Portofolio Peran Guru 1. Terlibat dalam mempertahankan 5. menganalisis. menghubungkan dan memberi masukan 3. pebelajar dengan pengajar dan pebelajar dengan masyarakat dan lingkungannya 10. menggambar. Memberi petunjuk dan harapan 5. Merencanakan. mempertimbangkan. Mengembangkan gaya mengajar yang menumbuhkan rasa saling mempengaruhi antara pebelajar dengan pebelajar dengan masyarakat dan lingkungannya 9. Kerjasama dengan orang lain untuk mengetahui secara personal tentang kekuatan dan kelemahannya 7. kemajuan dan prestasi sebagai hasil belajar 6. Merencanakan tujuan tertentu . Memilih topik-topik tulisan 2. Mengoleksi dan menganalisa contoh-contoh pekerjaan 8. Memproses pekerjaan usaha. Mengajar di kelas secara profesional 2. Menggunakan analisa dan contohPeran Siswa 1. Mengorganisir dan menanggapi bacaan dan tulisan dalam portofolio 4. diskusi. Memberi motivasi untuk membuat keputusan. Mengoleksi. Memilih materi bacaan 3.

8. Menggunakan portofolio dalam praktik. Bahan-Bahan Penilaian Portofolio Setiap tindakan belajar peserta didik harus diberikan penghargaan. 7. cara menilai dan evidence yang dinilai. diagnostic atau semuanya? f. Apakah portofolio akan difokuskan pada hasil pekerjaan yang baik. yaitu mengidentifikasi tujuan dan focus portofolio. Criteria penilaian sangat bergantung pada kompetensi. pertumbuhan dan kemajuan belajar. dan pengaturan. Siapa yang akan dilibatkan dalam menentukan tujuan. . Tahap-tahap penilaian portofolio yang disarankan adalah sebagai berikut : 1. dan evaluasi portofolio secara umum. 2. seperti lembar kerja siswa. hasil tes. Penghargaaan tersebut dapat berbentuk tulisan atau lisan. fokus. evaluasi pelaksanaan portofolio. Mengidentifikasi pengorganisasian portofolio. sumatif. Mengembangkan criteria penilaian. hasil kerja kelompok. Mengapa portofolio itu akan dilakukan? b. ada enam tahap untuk menggunakan sebuah system portofolio. Dengan pertanyaan-pertanyaan sebagai sebagai berikut : a. H. Menyusun format penilaian. Alat penilaian yang bagaimana yang tepat untuk menilai tujuan tersebut? d. Menurut Anthoni J. 3. maka format penilaian pun harus mengacu pada tujuan. Menilai portofolio secara umum. kliping. Isi portofolio harus sesuai dengan tujuan portofolio. menggunakan portofolio dalam praktik. Apakah portofolioitu akan digunakan untuk formatif. 4. Semua penghargaan dapat dijadikan bahan penilaian. mengidentifikasi pengorganisasian portofolio. Menilai pelaksanaan portofolio. hasil rangkuman. Menentukan isi portofolio. Siapa yang akan terlibat dalam portofolio tersebut? 6. Tujuan pembelajaran dan tujuan kurikulum apa yang akan dicapai? c. mengidentifikasi isi materi umum yang akan dinilai. gambar. Nitko (1996). Bahan penilaian portofolio bisa juga diambil dari hasil pekerjaan peserta didik. atau keduanya? e. Sebagaimana isi dan criteria penilaian. Menentukan tujuan dan focus portofolio. 5.contoh laporan untuk pihak-pihak yang membutuhkan.

yaitu : 1. seperti nama. 2. Alat. Secara keseluruhan. hasil prestasi dari tugas-tugas yang selesai dikerjakan. serta bukti kehadiran. guru hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip dokumentasi portofolio. . dan hal-hal yang menyangkut pribadi peserta didik. Catatan/laporan dari semua orang tua pesrta didik atau teman sekelas. 4. Setiap dokumen harus dibuat identitas peserta didik. Isi dokumen harus dimasukan kedalam satu map atau folder dan disusun secara sistematis sesuai denan kompetensi yang ditetapkan. video atau disket. Disamping itu. Unyuk mempermudahkan pengecekan isi dokumen. 3. 5.buku catatan. bahan-bahan penilaian portofolio dapat dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian. tingkat keterbacaan. praktis. catatan-catatan kejadian khusus dan daftar kehadiran. kelas dan nama sekolah. antara lain kelengkapan dan ketepatan data. sistematis. Setiap isi doumen harus ada catatan atau komentar dari guru dan orang tua. hasil ulangan. video atau disket. 6. ketepatan waktu. dan relevan. mak setiap dokumen harus dibuat daftar isi dookumen. 2. Isi dokumen hendaknya tidak ditentukan sepihak oleh guru. nomor induk. Bahan-bahan lain yang releevan. Hal yang perlu diperhatikan : 1. Disamping itu. Hasil pekerjaan peserta didik. Setelah semua bahan penilaian portofolio dikumpulkan. gambar. kemudian disusun dan disimpan dalm sebuah dokumen. Bahan yang dapat memberikan informasi tentang perkembangan yang dialami peserta didik b. 4. Bahan yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan tentang kurikulum dan pembelajaran. seperti sertifikat hasil lomba atau catatan guru tentang penghargaan lisan yang pernah diberikan kepada peserta didik dalam kurun waktu tertentu.alat audio visual. Isi dokumen hendaknya dikelompokkan sesuai dengan mata pelajaran dan setiap mat pelajaran diberikan warna yang berbeda. Catatn pribadi peserta didik. Penghargaan yang diperoleh peserta didik. yaitu : a. tetapi harus melibatkan peserta didik melalui proses diskusi. bahan penilaian portofolio dapat diperoleh dari alat-alat audio visual. dan hasil rangkuman. hasil kerja kelompok. seperti Lembar Kerja Siswa (LKS0. 5. baik tertulis maupun lisan. 6. kliping. 3.

Contoh Penilaian Portofolio Mata Pelajaran : Alokasi Waktu : Nama Siswa : Kelas : N Standar Periode Kriteria o Kompetensi/ Tata Kosa Kelengkapa Sistematika k Kompetensi Bahasa kata n gagasan penulisan e Dasar t 1 Menulis kerangka deskriptif 2 Membuat resensi buku Catatan : Setiap karya siswa sesuai Standar Kompetensi/Kompetensi Dasar yang masuk dalam daftar portofolio dikumpulkan dalam satu file untuk setiap peserta didik sebagai bukti pekerjaannya. Menentukan bersama peserta didik sampel-sampel portofolio apa saja yang akan dibuat. 7. 5. Kolom keterangan diisi dengan catatan guru tentang kelemahan dan kekuatan tulisan yang dinilai . tidak hanya merupakan kumpulan hasil kerja peserta didik yang digunakan oleh guru untuk penilaian. Semakin baik hasil yang terlihat dari tulisan peserta didik. 3. maka peserta didik diberi kesempatan untuk memperbaiki. Teknik Penilaian Portofolio Teknik penilaian portofolio di dalam kelas memerlukan langkah-langkah sebagai berikut: 1. Meminta peserta didik menilai karyanya secara berkesinambungan. Sebaiknya tentukan criteria penilaian sampel portofolio dan bobotnya dengan para peserta didik sebelum mereka membuat karya. Setelah suatu karya dinilai dan nilainya belum memuaskan. 6. Skor tiap criteria menggunakan skala penilaian 0-10 atau 0-100. semakin tinggi skor yang diberikan. Menjelasakn kepada peserta didik bahwa penggunaan portofolio. 4. Memberi tanggal pembuatan pada setiap bahan informasi perkembangan peserta didik sehingga dapat terlihat perbedaan kualitas dari waktu ke waktu.I. tetapi digunakan juga oleh peserta didik sendiri. 2.

Kesimpulan Dari makalah ini. . dapat disimpulkan bahwa penilaian portofolio dapat membantu guru dalam menilai peserta didik di dalam proses pembelajaran di kelas.BAB III PENUTUP A.

html http://istanailmu.html http://azwirdafrist.wordpress. Yogyakarta :Graha Ilmu http://library.com/2012/01/model-pembelajaran-portofolio.web.ac. 2012.um. Dasar-dasar Evaluasi Pembelajaran.php?mod=detail&id=38103 http://pekanilmiah.html http://www. 2009.blogspot.html http://www.com/pendidikan/melakukan-penilaian-dengan-portofolio-kenapatidak/ .blog-guru. Zaenal.id/2009/02/apa-itu-model-portofolio.com/archives-2011/model-pembelajaran-berbasis-portofolio/html http://imadipascasarjana.blogspot.com/2012/07/pend-fis-032-penerapan-penilaian. Evaluasi Pembelajaran.DAFTAR PUSTAKA Arifin.sarjanaku.com/2011/01/pengertian-portofolio. Jakarta : Rosda Sudaryono.id/ptk/index.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->