P. 1
Makala Puasa

Makala Puasa

|Views: 30|Likes:
Published by Eno Moogirl
tentang hukum puasa
tentang hukum puasa

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Eno Moogirl on Mar 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/18/2013

pdf

text

original

BY : ARDAN HARTO .W. KLS / NO.

ABSN: VIII G / 07 RINGKASAN HUKUM-HUKUM PUASA
Definisi Puasa ialah menahan diri dari makan, minum dan bersenggama mulai dari terbit fajar yang kedua sampai terbenamnya matahari. Firman Allah Ta'ala: "….dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam...." (Al-Baqarah:187) Kapan dan bagaimana puasa Ramadhan diwajibkan? Puasa Ramadhan wajib dikerjakan setelah terlihatnya hilal, atau setelah bulan Sya'ban genap 30 hari. Puasa Ramadhan wajib dilakukan apabila hilal awal bulan Ramadhan disaksikan seorang yang dipercaya, sedangkan awal bulan-bulan lainnya ditentukan dengan kesaksian dua orang yang dipercaya. Siapa yang wajib berpuasa Ramadhan? Puasa Ramadhan diwajibkan atas setiap muslim yang baligh (dewasa), aqil (berakal), dan sanggup untuk berpuasa. Adapun syarat-syarat wajibnya puasa Ramadhan ada empat, yaitu Islam, berakal, dewasa dan mampu. Para ulama mengatakan anak kecil disuruh berpuasa jika kuat, hal ini untuk melatihnya, sebagaimana disuruh shalat pada umur 7 tahun dan dipukul pada umur 10 tahun agar terlatih dan membiasakan diri. Syarat sahnya puasa Syarat-syarat sahnya puasa ada enam: 1. Islam: tidak sah puasa orang kafir sebelum masuk Islam. 2. Akal: tidak sah puasa orang gila sampai kembali berakal. 3. Tamyiz: tidak sah puasa anak kecil sebelum dapat membedakan (yang balk dengan yang buruk). 4. Tidak haid: tidak sah puasa wanita haid, sebelum berhenti haidnya. 5. Tidak nifas: tidak sah puasa wanita nifas, sebelum suci dari nifas. 6. Niat: menyengaja dari malam hari untuk setiap hari dalam puasa wajib. Hal ini didasarkan pada sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam: "Barangsiapa yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum fajar, maka tidak sah puasanya." (HR.Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa'i dan At-Tirmidzi. Ia adalah hadits mauquf menurut At-Tirmidzi). Dan hadits ini menunjukkan tidak sahnya puasa kecuali diiringi dengan niat sejak malam hari yaitu di salah satu bagian malam. Niat itu tempatnya di dalam hati, dan melafazdkannya adalah bid'ah yang sesat, walaupun manusia menganggapnya sebagai satu perbuatan baik. Kewajiban niat semenjak malam harinya ini hanya khusus untuk puasa wajib saja, karena Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah datang ke Aisyah pada selain bulan Ramadhan, kemudian beliau bersabda (yang artinya): "Apakah engkau punya santapan siang? Maka jika tidak ada aku akan berpuasa" [Hadits Riwayat Muslim 1154].

" (Al-Baqarah:184). 5. supaya mengatakan: "Saya berpuasa. him. Namun jika mereka berpuasa maka puasa mereka sah (mendapat pahala). Seperti membaca do'a: "Ya Allah hanya untuk-Mu aku beupuasa. Memperbanyak amal kebaikan. Aisyah radhiallahu 'anha berkata: "Jika kami mengalami haid. tapi wajib mengqadhanya. menunaikan zakat harta benda kepada orang-orang yang berhak. Adapun jika khawatir atas kesehatan diri mereka sendiri. Lihat kitab 'Umdatul Fiqh." (Hadits Muttafaq 'Alaih). Hukum orang yang tidak berpuasa Ramadhan Diperbolehkan tidak puasa pada bulan Ramadhan bagi empat golongan: a. b. Orang yang tidak kuat berpuasa karena tua atau sakit yang tidak ada harapan sembuh. maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. dengan rizki anugerah-Mu aku berbuka. Firman Allah Ta'ala: " …. jika khawatir atas kesehatan anaknya boleh bagi mereka tidak berpuasa dan harus meng-qadha serta memberi makan seorang miskin untuk setiap hari yang ditinggalkan. Jika berpuasa tidak sah puasanya. memaki orang yang memakinya. 2. 4. Demikian dikatakan Ibnu Abbas sebagaimana diriwayatkan o!eh Abu Dawud. Jika dicaci maki. Wanita hamil dan wanita menyusui. jika orang sakit dan orang yang bepergian tidak berpuasa maka wajib mengqadha (menggantinya) sejumlah hari yang ditinggalkan itu pada hari lain setelah bulan Ramadhan. Berdo'a ketika berbuka sesuai dengan yang diinginkan. d. sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui" 6. Maksudnya.. Ya Allah. dan jika tidak punya cukup dengan air. c.Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka). Hukum jima' pada siang hari bulan Ramadhan Diharamkan melakukan jima' (bersenggama) pada siang hari bulan Ramadhan. Lihat kitab Ar Raudhul Murbi'. terutama menjaga shalat lima waktu pada waktunya dengan berjamaah. Berbuka dengan kurma segar. 3. tetapi membalas itu semua dengan kebaikan agar mendapatkan pahala dan terhindar dari dosa. 1/215. Mahasuci Engkau dan segala puji bagi-Mu. maka diperintahkan untuk mengqadha puasa dan tidak diperintahkan menggadha shalat. Wanita haid dan wanita nifas: mereka tidak berpuasa dan wajib mengqadha. memperbanyak shalat sunat. Segera berbuka puasa bila benar-benar matahari terbenam. Mengakhirkan sahur sampai akhir waktu malam. atau satu sha' (+ 3 kg) dari bahan makanan lainnya. Lihat kitab Tafsir Ibnu Katsir. Tidak puasa bagi mereka berdua adalah afdhal. jika tidak punya maka dengan kurma kering. membaca Al-Qur'an dan amal kebajikan lainnya. terimalah amalku. Dan siapa yang melanggarnya harus meng-qadha dan membayar kaffarah mughallazhah (denda . Orang sakit yang berbahaya baginya jika berpuasa dan orang bepergian yang boleh baginya mengqashar shalat. maka mereka boleh tidak puasa dan harus meng-gadha saja. sedekah. Boleh baginya tidak berpuasa dan memberi makan seorang miskin untuk setiap hari yang ditinggalkannya. oleh Ibnu Qudamah. Sedangkan jumlah makanan yang diberikan yaitu satu mud (genggam tangan) gandum.. Jika mereka berpuasa maka sah puasanya." dan jangan membalas mengejek orang yang mengejeknya. 28..Sunah Puasa Sunah puasa ada enam: 1. 1/124. membalas kejahatan orang yang berbuat jahat kepadanya. selama tidak dikhawatirkan terbit fajar. Demikian kata Ibnu Abbas menurut riwayat AlBukhari.

Setiap umat muslim berkewajiban untuk memberikan sedekah dari rezeki yang dikaruniakan Allah. Makan dan minum dengan sengaja. Lihat kitab Majalisu Syahri Ramadhan. Makalah Zakat Fitrah Dan Zakat Mal BAB I PENDAHULUAN Zakat merupakan ibadah yang dapat menjadi sarana pengentas kemiskinan dan pemberantas kebodohan. 102-108. ciuman atau sebab lainnya dengan sengaja. Macam-Macam Zakat • Zakat Fitrah Za. b. Hal-hal yang membatalkan puasa a. Zakat termasuk dalam katagori ibadah yang telah diatur secara rinci dan paten berdasarkan Al-Qur‟an dan As Sunnah sekaligus merupakan amal sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan yang dapt berkembang sesuai dengan perkembangan umat manusia. Memasukkan makanan ke dalam perut. c. Besar . sebagai pelengkap ibadah puasa. bersentuhan. Nabi Muhammad melembagakan perintah zakat ini dengan menetapkan pajak bertingkat bagi mereka yang kaya untuk meringankan beban kehidupan mereka yang miskin sejak saat ini zakat ditetapkan dalam negara-negara islam.berat) yaitu membebaskan hamba sahaya. Mengeluarkan mani dalam keadaan terjaga karena onani. BAB II PEMBAHASAN ZAKAT Zakat adalah : sedekah yang wajib dikeluarkan umat islam menjelang akhir bulan Ramadhan. maka berpuasa selama dua bulan berturut-turut. Thaiyyibatun wa Robbun Ghapur. Jika tidak mendapatkan. Jima' (bersenggama). Oleh sebab itu hukum zakat adalah wajib atas setiap muslim yang mempunyai atau yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Zakat merupakan salah satu (Rukun Islam) yang menjadi salah satu unsur pokok bagi tegaknya (syariat) islam. itu jika dikelola dengan baik akan mampu menjadikan negara itu Baldatun. Jika dilakukan karena lupa maka tidak batal puasanya.kat yang wajib dikeluarkan muslim menjelang Idul Fitri pada bulan Ramadhan. d. hlm.. Potensi zakat yang jika dikembangkan bisa mencapai triliunan. zakat menjadi wajib hukumnya sejak 662 M." (Al-Baqarah: 285). Adapun keluar mani karena mimpi tidak membatalkan puasa karena keluamya tanpa sengaja. Keluamya darah haid dan nifas. kewajiban ini terlukis di dalam memberikan sedekah. dan jika tidak punya maka bebaslah ia dari kaffarah itu. Manakala seorang wanita mendapati darah haid. e. Firman Allah Ta'ala: "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Namun pada kemudian hari umat islam diperintahkan untuk membayar zakat. jika tidak mampu maka memberi makan 60 orang miskin.. Termasuk dalam hal ini adalah suntikan yang mengenyangkan dan transfusi darah. Zakat merupakan salah satu rukun ketiga dari Rukun Islam. Secara harfiah zakat berarti “tumbuh” berkembang “menyucikan atau membersihkan. atau nifas batallah puasanya. Sedangkan secara terminologi syariah zakat merujuk pada aktivitas memberikan sebagai kekayaan dalam jumlah dan perhitungan tertentu untuk orang-orang tertentu sebagaimana ditentukan.

hasil ternak. Kata Fitrah yang ada merujuk pada keadaan manusia saat baru diciptakan sehingga dengan mengeluarkan zakat ini manusia dengan izin Allah akan kembali fitrah. • Zakat Penghasilan Dalam kitab fiqih zakat penghasilan dikenal sebagai zakat profesi yang dikeluarkan dari penghasilan profesi bila telah mencapai nisab. harta temuan. misalnya anak dan istri.” (HR Muslim). konsultan. maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu. seorang merdeka. tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang orang yang ruku”. • Hamba sahaya. Yang Berhak Menerima • Fakir Mereka yang hampir tidak memiliki apa apa sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup. ia berkata : Rasulullah telah mewajibkan zakat dari bulan Ramadhan satu sha‟ dari kurma. Zakat dalam Al Qur'an • QS (21:43) (“Dan dirikanlah shalat. dokter. atau satu sha‟ dari sya‟iir. lalu dibakar dengannya dahi mereka. • Orang kafir. Masing masing tipe memiliki perhitungannya sendiri sendiri.” (HR Bukhari). profesi tersebut : PNS. “Sesungguhnya tidak halal bagi kami (ahlul bait) mengambil sedekah (zakat). • Gharimin Mereka yang berhutang untuk kebutuhan yang halal dan tidak sanggup untuk memenuhinya. “Tidak halal mengambil sedekah (zakat) bagi orang yang kaya dan orang yang mempunyai kekuatan tenaga. pertanian.) • QS (935) (Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam nerakajahannam. • Hamba Sahaya yang ingin memerdekakan dirinya. artis. laki laki. • Keturunan Rasulullah.5 kilogram makanan pokok yang ada di daerah bersangkutan. Sumber Hadits Berkenaan Dengan Zakat Fitrah • Diriwayatkan dari Ibnu Umar t. emas dan perak. karena masih mendapat nafkah atau tanggngan dari tuannya¬. • Orang yang dalam tanggungan yang berzakat. . Rasulullah bersabda. lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka : inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri. Rasulullah bersabda. atas scorang hamba.”) BAB III PEMBAHASAN ZAKAT FITRAH Zakat Fitrah Zakat Fitrah ialah zakat diri yang diwajibkan atas diri setiap individu lelaki dan perempuan muslim yang berkemampuan dengan syarat syarat yang ditetapkan. • Amil Mereka yang mengumpulkan dan membagikan zakat. • Miskin Mereka yang memiliki harta namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup.Zakat ini setara dengan 2. pertambangan. akuntan. • Fisabilillah Mereka yang beruang di jalan Allah (misal : dakwah perang dsb) • Ibnus Sabil Mereka yang kehabisan biaya di perjalanan. wanita. Yang Tidak Berhak Menerima Zakat • Orang kaya. • Muallaf Mereka yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan barunya. anak kecil dan orang dewasa dari kaum muslilmin. wiraswasta. • Zakat Maal (Harta) Mencakup hasil perniagaan. hasil laut.

Zakat Fitrah¬ Menurut 4 Mazhab Empat imam mazhab sepakat bahwa zakat fitrah hukumnya adalah wajib. Ibn Sirin dan an Nakha‟i mengatakan : Boleh mengakhirkan pembayaran zakat fitrah hingga lewat hari raya. seperti pendapat Syafi‟i. susu kering. Syafi‟i dan Hambali : Ia wajib membayar separo zakat fitrahnya dan separo sisanya dibayarkan oleh tuannya. Pendapat ini berbeda dengan pendapat tiga imam mazhab lainnya yang menyatakan : Tidak wajib. wajib atas tuannya membayarkan separonya. kurma. gandum bermutu rendah. 2. sebagaimana ia wajib memberi nafkah. Syafi'i berpendapat : Apa saja yang wajib dikeluarkan sepersepuluhnya (10%) sebagai zakat. Hanafi: Tidak ada kewajiban atas kongsi kongsi. dan mayoritas ulama: Wajib di sini harus dalam arti fardu karena setiap fardu adalah wajib. laki laki. kecuali menurut Hanafi yang tidak membolehkan susu kering. gandum bermutu tinggi. Dari Maliki diperoleh dua riwayat. Demikian. Para imam mazhab sepakat bahwa zakat fitrah tidak gugur lantaran diakhirkan sampai keluar waktunya. Sementara itu. Para imam mazhab sepakat bahwa orang yang wajib mengeluarkan zakat fitrah wajib mengeluarkan zakat fitrah bagi anak anaknya yang masih kecil dan budak budaknya yang Muslim. bukan fardu. tetapi boleh dengan harganya. Demikian menurut pendapat Maliki. merdeka. R: AI Bukhary. 3. melainkan menjadi utang baginya hingga dibayarkan. sebagai berikut : 1. Demikian. Al-Asham dan Ibn Haytsam berpendapat : Zakat fitrah adalah sunnah. Namun. Orang yang mempunyai budak kafir. Demikian. anak kecil dan orang dewasa dari kaum muslimin dan beliau memerintahkan agar di tunaikan/ dikeluarkan sebelum manusia keluar untuk shalat „ied. (H. menurut qauI jadid dan yang paling kuat dari Syafi‟i : Pada waktu terbenamnya matahari. kismis. Hambali berpendapat : Kami berharap agar hal demikian tidak menjadi masalah. Namun. Syafi‟i. dalam riwayat lain. dan jagung. dan Hambali. Hambali berpendapat : Masing masing kongsi membayarkan zakatnya sepenuhnya (satu sha‟). Hambali : Pada waktu terbenamnya matahari pada malam hari raya. seperti beras. Suami wajib membayarkan zakat fitrah istrinya. menurut Hanafi: Wajib dibayar zakat fitrahnya. Maliki. Hanafi berpendapat: Zakat fitrah istri tidak wajib dibayarkan oleh suami. menurut pendapat Hanafi. Hanafi : Zakat fitrah wajib dibayarkan ketika terbit fajar pada hari pertama bulan Syawal. maka barang tersebut boleh dikeluarkan untuk fitrah. Zakat fitrah diwajibkan atas anak kecil dan orang dewasa.(HR: AI Bukhary dan Muslim) • Diriwayatkan dari Umar bin Nafi‟ dari ayahnya dari Ibnu Umar ia berkata . Syafi‟i. Pertama. wanita. Hanafi : Wajib di sini dalam arti wajib. Maliki dan Syafi‟i berpendapat seperti kedua imam mazhab di atas. Orang yang setengah merdeka dan setengah budak tidak diwajibkan membayar zakat fitrah. dan Hambali. Kedua. 5. sebab fardu lebih kuat daripada wajib. Abu Daud dan Nasa‟i). tetapi tidak sebaliknya. Maliki dan Syafi‟i berpendapat : Tidak boleh membayar zakat fitrah dengan tepung dan . 4. Syafi'i. Mereka juga sepakat tentang tidak bolehnya menunda pembayaran zakat fitrah hingga lewat hari raya. Empat imam mazhab sepakat mengenai bolehnya mengeluarkan zakat fitrah dengan lima jenis barang. Empat imam mazhab berbeda pendapat mengenai waktu yang diwajibkan dalam membayar zakat fitrah. menurut kesepakatan empat imam mazhab. pendapat Maliki. sedangkan budak itu tidak wajib membayarnya. Rasulullah telah mewajibkan zakat fithrah satu sha‟ dari kurma atau satu sha' dari sya‟iir atas seorang hamba. Zakat fitrah atas budak yang dikongsikan wajib atas kedua kongsi yang mengkongsikannya. gandum.

Hanafi: Boleh mendahulukan pembayaran zakat fitrah sebelum bulan Ramadhan. konsultan. Namun. dan Hambali. Maliki berpendapat : Hal demikian tidak dibolehkan. Demikian. berpendapat : Boleh diberikan kepada tiga orang fakir dan miskin saja dengan syarat pem¬bayar zakat adalah orang yang membayarkannya sendiri. artis. Oleh karena itu pembahasan mengenai tipe zakat profesi tidak dapat dijumpai dengan tingkat kedetilan yang setara dengan tipe zakat yang lain. menurut Maliki dan Hambali. Menurut Syafi‟i dan mayoritas sahabat. al Majmu'Syarh al Muhadzdzab. zakat fitrah wajib diberikan kepada delapan asnaf sebagaimana dalam zakat harta. Hambali. peternakan dan perdagangan. Pendapat ini dipilih oleh segolongan ulama pengikut Syafi'i. Hanafi : yang lebih utama adalah dengan barang yang lebih mahal harganya. Syfi‟i. maka ia boleh menerimanya. ar Ruyani. dan Abu Ishaq asy Syairazi. karena zakat itu sudah terkumpul di tanganya sehingga tidak ada alasan untuk tidak membaginya secara rata. Sedangkan. Profesi terbuat misalnya pegawai negeri atau swasta. akuntan. salah seorang pengikut Syafi‟i. BAB IV PEMBAHASAN ZAKAT PROFESI Pengertian Zakat Profesi Zakat Profesi adalah zakat yang dikeluarkan dari penghasilan profesi (hasil profesi) bila telah mencapai nisab. notaris. Hanafi membolehkan membayar zakat fitrah sebesar setengah sha‟ gandum. Sementara itu. Maliki dan Hambali: Tidak boleh mendahulukan pembayaran zakat fitrah dari waktu wajibnya. Apabila seseorang telah mengeluarkan zakat fitrah. dokter. Namun. Hanafi. Maliki. salah seorang pengikut Syafi‟i. Sedangkan.tepung anggur. Syafi'i. sumber pendapatan dari profesi tidak banyak dikenal di masa generasi terdahulu. menurut Hanafi. Syafi‟i : yang lebih utama adalah gandum. Empat imam mazhab sepakat bahwa yang wajib dikeluarkan adalah 1 sha‟. menyatakan : Maliki. maka zakat fitrah wajib diberikan kepada delapan asnaf secara merata. menurut al-Anmathi. Demikian. lalu zakat tersebut diberikan kepadanya. Empat imam mazhab sepakat tentang bolehnya mengeluarkan zakat fitrah sehari atau dua hari sebelum hari raya. sementara ia sendiri memerlukannya. Al Isthikhri. Syafi‟i: Boleh membayarnya pada awal bulan Ramadhan. jika ia menyerahkannya kepada kepala negara (imam). dan AbuYusuf berpendapat bahwa 1 sha‟ adalah 5 rithl dan 1/3 rithl Irak. Mengeluarkan kurma untuk membayar zakat fitrah lebih utama. Hanafi dan Hambali : Keduanya boleh dibayarkan sebagai zakat fitrah. menurut Hanafi satu sha adalah 8 ri'thl. dan Hambali membolehkan seseorang membayarkan zakat fitrahnya kepada scorang fakir saja. menurut ukuran sha' Rasulullah Saw. Demikian juga. Para imam mazhab berbeda pendapat mengenai ukuran 1 sha‟. Latar belakang Adapun orang orang yang mensyariatkan zakat profesi memiliki alasan sebagai berikut : Berbeda dengan sumber pendapatan dari pertanian. Mereka mengatakan bahwa boleh membayarkan zakat fitrah sekelompok orang kepada scorang miskin. Namun bukan berarti pendapatan dari hasil profesi terbebas dari zakat. Referensi dari Al-Qur‟an mengenai hal ini dapat ditemui pada surat Al Baqarah ayat 267 : . An Nawawi dalam kitabnya. karena zakat secara hakikatnya adalah pungutan terhadap kekayaan golongan yang memiliki kelebihan harta untuk diberikan kepada golongan yang membutuhkan. seperti Ibn al Mundzir. dari lima jenis makanan yang telah disebutkan di atas. dan wiraswasta. mereka berbeda pendapat jika pembayarannya dua hari setelah hari raya. Hanafi : Boleh membayar zakat fitrah dengan cara membayar harganya.

baik dibayarkan bulanan atau tahunan. maka pendapatan yang dibandingkan dengan nisab tersebut adalah pendapatan selama setahun.000.5% dari penghasilan kotor seara langsung.080. Metode ini lebih adil diterapkan oleh mereka yang penghasilannya pas-pasan.500 per bulan atau Rp 150. (haul:lama pengendapan harta) Nisab Nisab zakat pendapatan/profesi mengambil rujukan kepada nisab zakat tanaman dan buah-buahan sebesar 5 wasaq atau 652. BAB V PEMBAHASAN ZAKAT MAAL Zakat Maal Zakat maal : Zakat yang dibenarkan atas harta (maal) yang dimiliki individu atau .000.000 per tahun. kemudian pada masa setahun tersebut harta dijumlahkan dan kalau sudah sampai nisabnya maka wajib mengeluarkan zakat.000.000. padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya dan ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji” Waktu Pengeluaran Berikut adalah beberapa perbedaan pendapat ulama mengenai waktu pengeluaran dari zakat profesi: 1.5% dari gaji setelah dipotong dengan kebutuhan pokok. Metode ini lebih tepat dan adil bagi mereka yang diluaskan rezekinya oleh Allah. dan sudah mencapai satu tahun. Pendapat Ibnu Abbas.000 = Rp 75. Mereka mengqiyaskan dengan Zakat Pertanian yang dibayar pada setiap waktu panen.“Hai orang orang yang beriman.5% dari seluruh penghasilan kotor.000/kg maka nisab zakat profesi adalah 520 dikalikan 4000 menjadi sebesar Rp 2. Pendapat Abu Hanifah. nafkahkanlah (dijalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. seperti Muh Abu Zahrah dan Abdul Wahab Khalaf mensyaratkah haul tetapi terhitung dari awal dan akhir harta itu diperoleh. maka wajib membayar zakat sebesar: 2. Dan janganlah kamu memilih yang buruk buruk lalu kamu nafkahkan daripadanya.5% x 3. Namun mesti diperhatikan bahwa karena rujukannya pada zakat hasil pertanian yang dengan frekuensi panen sekali dalam setahun. maka zakatnya setengah dinar (2. Dari sisi ini.000 tiap bulannya.000. zakat dihitung dari 2. Umar bin Abdul Aziz dan ulama modern seperti Yusuf Qardhawi tidak mensyaratkan haul. 3. zakat dihitung 2. Hal ini berarti bila harga beras adalah Rp 4. Oleh karena itu kadar zakat profesi yang diqiyaskan dengan zakat emas dan perak.000. ia berbeda dengan tanaman. Abu Dawud dan Al-Baihaqi).000-1. Ibnu Mas'ud.8 kg gabah setara dengan 520 kg beras. Contoh: Seseorang dengan penghasilan Rp 1. Perhitungan Zakat Menurut Yusuf Qardhawi perhitungan zakat profesi dibedakan menurut dua cara : 1.per tahun. Kadar Zakat Penghasilan profesi dari segi wujudnya berupa uang..500. Secara langsung. Hadits yang menyatakan kadar zakat emas dan perak adalah : “Bila engkau memiliki 20 dinar emas.500. dan lebih dekat dengan emas dan perak. tetapi zakat dikeluarkan langsung ketika mendapatkan harta tersebut. Pendapat As-Syafi'i dan Ahmad mensyaratkan haul (sudah cukup setahun) terhitung dari kekayaan itu didapat 2. Contoh: Seseorang dengan penghasilan Rp 3. maka wajib membayar zakat sebesar : 2.5% X (1. Ahmad.dengan pengeluaran untuk kebutuhan pokok Rp 1.000 per bulan atau Rp 900.000)=Rp 12. Setelah dipotong dengan kebutuhan pokok.5%)” (HR. 2. Malik dan ulama modern.000.000 tiap bulannya. yaitu 2.

Demikian menurut Maliki. Percampuran berpengaruh terhadap wajib dan gugurnya zakat. Demikian menurut Syafi'i dan Hambali.berkemang : harta tersebut memiliki potensi untuk berkebang bila diusahakan. domba (kambing) dengan syarat telah mencapai nisab. dibolehkan. melainkan harus dibayarkan dengan hewan yang besar. Hambali berpendapat : jika kedua tempat itu jaraknya berjauhan maka ia tidak dikenai kewajiban zakat. Orang yang waiib membayarkan bintu makhadh. binatang ternak. 4. dan Hambali. meskipun tidak seharga dengan seekor domba. barang yang dapat disimpan dan ditakar. Hanafi berpendapat : Boleh. melainkan yang telah berumur dua tahun. Maliki berpendapat : Ba‟ir tidak bisa menggantikan kambing. domba jantan dibayarkan sebagai zakat. padahal tidak terpaksa. untuk 25 ekor unta boleh dibayarkan zakatnya dengan seekor ibn labun jantan dan untuk 30 ekor dikeluarkan zakatnya seekor tabi‟. Hal hal Lain Berkaitan dengan Zakat Hewan Ternak Hewan yang wajib dibayarkan dari zakat unta yang. Dawud berpendapat : Tidak dapat dibenarkan. Benda benda yang wajib dizakati ada empat macam. seperti buah buahan dan tanaman dengan sifat tertentu.lembaga dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan berdasarkan hukum (syara). Menurut Syafi'i dan Hambali : Harta dua orang atau sekelompok orang dijadikan harta perorangan. sebagai berikut : 1. Namun. Syafi'i. maka hal ini dapat dibenarkan. dua mata uang (emas dan perak). melainkan ia harus membayarkan apa yang telah ditentukan. Semua ulama. Zakat Hewan Ternak Empat Imam mazhab sepakat tentang wajibnya zakat binatang. . Maliki : Tidak boleh dengan anak domba atau kambing biasa yang baru berumur satu tahun. Domba yang wajib dibayarkan dalam setiap seratus ekor domba adalah anak domba atau kambing biasa yang berumur dua tahun. barang dagangan. maka zakatnya harus betina. Akan tetapi. Namun.milik penuh individu . tetap pemilikannya. Sementara itu. 3. Demikian menurut kesepakatan empat imam mazhab. jika pemilik membayar ba‟ir (unta yang telah tumbuh gigi taringnya). sepakat bahwa zakat mcrupakan salah satu rukun Islam. maka ia wajib mengeluarkan zakatnya seekor domba. Percampuran harta dua orang dizakati seperti zakat milik perorangan dengan syarat jumlah harta campuran itu telah mencapai nisab dan melewati hawl. dan pemiliknya adalah orang merdeka dan Muslim. Sedangkan menurut Maliki : Tidak diterima zakatnya kecuali yang sehat. Hanafi : Tidak boleh dengan anak domba kecuali yang berumur dua tahun. Harta yang dikeluarkan sebagai zakat harus memenuhi syarat-syarat diantaranya : .berlaku 1 tahun (kepemilikan harta tersebut telah mencapai satu khusus ternak. Sah membayar zakat dengan hewan yang kecil jika semuanya kecil. yaitu unta.lebih dari kebutuhan pokok . jumlahnya kurang dari 25 ekor adalah seekor domba. Namun. mencapai hawl.mencapai nisab . tetapi ia membayarkan hiqqah. seperti wajibnya zakat atas hewan ternak yang digembalakan di padang rumput. Apabila hewan ternak itu betina semuanya atau campuran antara jantan dan betina. sapi. harta simpanan dan harta perniagaan. Sementara itu. 2.bebas dari hutang . Maliki berpendapat : Tidak boleh. Juga disyaratkan . Mereka juga sepakat tentang syarat penggembalaan. kecuali Maliki yang berpendapat : Wajib zakat atas unta dan sapi yang dipekerjakan dan domba yang dicarikan rumput. Demikian menurut tiga imam mazhab. Apabila seseorang mempunyai 20 ekor domba di suatu tempat dan 20 ekor domba di tempat lain. Demikian menurut tiga imam mazhab. Apabila semua domba sakit maka tidak harus mencari yang sehat.

tetapi pala tidak wajib. Syafi‟i berpendapat: Keduanya wajib membayar zakat. Syafi'i. Hasil Pertanian yang Dikenai Zakat Empat imam mazhab berbeda pendapat tentang jenis tumbuh tumbuhan yang wajib dizakati. Masing masing jenis tumbuh tumbuhan tersebut hanya dizakati apabila sudah mencapai nisab. dan tebu. Hikmah dari perbedaan pendapat antara Maliki. kalau salah seorang hanya memiliki 40 ekor di antara seratus ekor domba. kecuali kayu bakar. sedangkan menurut tiga imam lainnya. dan anggur. menurut Hambali. atau air yang dibeli maka zakatnya adalah 1/20 atau 5%. Maliki berpendapat : Gandum bermutu tinggi boleh dicampur dengan gandum bermutu rendah untuk mencukupkan satu nisab. Melainkan. Menurut pendapat Hanafi: jika madu tersebut berada di tanah yang dikenakan pajak maka tidak diambil 10% darinya. Kemudian. biji rami. Hikmah perbedaan pendapat di antara mereka (Maliki. Maliki dan Syafi‟i dalam qaul jadid serta paling kuat: Tidak ada zakat atas madu. jika diairi dengan air yang diangkut. Sementara itu. dan Ham¬bali adalah bahwa menurut Hambali bahwa wajib dizakati biji bijian. Hanafi: Percampuran itu tidak memberi pengaruh apa pun. ditimba dari sumur. seperti gandum. Sementara itu. Di antara hal hal yang disunnahkan adalah pemilik barang wajib memanggil petugas .agar sebagian dari harta campuran itu tidak berbeda dari sebagian yang lain. me¬nurut pendapat Syafi‟i dan Hanafi. dan pejantannya. ia wajib membayar zakat. Maliki dan Syafi‟i : Wajib dikeluarkan zakatnya setiap tumbuh tumbuhan yang dapat disimpan dan menjadi makanan pokok. almond. Hambali dalam masalah ini memiliki dua riwayat yang saling bertentangan. Demikian. Sementara itu. penggembalaanya. ia mewajibkan zakat sebesar sepersepuluh (10%) untuk jumlah yang banyak ataupun sedikit. sebagaimana yang terjadi pada hewan ternak. baik berupa buah buahan maupun tanam tanaman. baik jumlahnya banyak maupun sedikit. masing-masing pemilik wajib mengeluarkan zakatnya sebagaimana harta perorangan. Hasil Pertanian Empat imam mazhab sepakat bahwa nisab hasil pertanian adalah 5 wasaq. Pendapatnya yang paling kuat dalam qaul jadid bahwa percampuran tersebut tetap berpengaruh. Jadi. Hanafi tidak mengakuinya. tidak wajib. Hanafi berbeda pendapat dengan Hambali. adalah 360 rithl Bagdad. De¬mikian pula. biji bijian. jintan. Hanafi : Wajib dikeluarkan zakatnya segala tumbuh tumbuhan. sebagian gandum atas sebagian lainnya. tidak boleh mencam¬purkan satu jenis tumbuh tumbuhan dengan jenis lain. maka masing masing tidak wajib membayar zakat. Nisabnya. Sedangkan menurut Syafi‟i dan Maliki bahwa semua tumbuh tumbuhan tersebut tidak wajib dikeluarkan zakatnya. tempat istirahatnya. dan Hambali) dan Hanafi adalah menurut Hanafi bahwa segala sayur-sayuran wajib dikeluarkan zakatnya. Nisab tersebut berlaku untuk buah buahan dan tanam tanaman. Percampuran sesuatu selain hewan ternak. Oleh karena itu. Syafi‟i. rumput. Empat imam mazhab berbeda pendapat mengenai zakat madu. Sedangkan menurut Hanafi : Wajib dikeluarkan 10%. Kadar yang wajib dikeluarkan dari jumlah tersebut adalah sepersepuluh (10%) jika tanaman tersebut diairi dengan air hujan atau air sungai. Satu wasaq adalah 60 sha'. Hambali ber¬pendapat: Wajib dikeluarkan 10% darinya secara mutlak. Sementara itu. tempat penggembalaannya. Bahkan. padi. yaitu harus sama tempat jalannya. Hanafi dan Hambali berpendapat: Zakat madu adalah 10%. Demikian menurut pendapat Hanafi dan Malik. Zakat. kurma. baik yang diairi dengan air hujan maupun air yang diangkut. dan buah buahan. bahkan buah laus. dalam hal ini Syafi‟i mempunyai dua pendapat. Sedangkan Maliki berpendapat: Percampuran itu berpengaruh jika jumlah harta masing masing telah mencapai nisab. tempat memeras susunya. seperti benda berharga. Namun. Apabila dua orang bersekutu dalam membeli sejumlah harta mencapai nisab. dan sawi. laus. Hambali: Wajib dikeluarkan zakatnya setiap buah buahan dan tanam tanaman yang dapat disimpan.

zakat sebesar 10% tersebut.5%. dan seterusnya. Abu Yusuf berpendapat : Wajib atasnya membayar 2 x 10%. Hanafi dan Hambali : diterima pembayarannya. maka tidak ada pajak dan tidak ada kewajiban zakat 10% atas tanamannya. menurut pendapat Maliki. hal itu membawa kemanfaatan bagi pemiliknya dan kaum Mus¬lim yang faqir. Hambali. kecuali jumlahnya telah mencapai 40 mitsqal. Apabila tanah itu disewakan. jika jumlahnya sudah mencapai batas tersebut dan telah melewati hawl. Tidak dikenakan pajak dan zakat sebesar 10% sekaligus pada satu orang. menurut kesepa¬katan empat imam mazhab. Syafi‟i. Demikian. maka zakat 10% menjadi menjadi ke¬wajiban pemilik tanaman. menurut jamaah ulama. Sebab. dan Hambali : Wajib dizakati pada kelebihannya. Apabila tanah itu milik orang Islam yang tidak wajib membayar pajak. seperti mutiara. Empat imam mazhab berbeda pendapat tentang kelebihan emas dan perak dari nisabnya. Pada 40 zakatnya 1 dirham. setiap kelebihan zakatnya 1 dirham dan pada 4 dinar zakatnya 2 qirath. Apabila sudah dikeluarkan zakat sebesar 10% dari buah buahan atau biji bijian. lalu dijual kepada kafir dzimmi (non Muslim yang tunduk pada pemerintahan Islam). Sementara itu. Segolongan ulama berpendapat : Piutang itu tidak ada zakatnya sebelum dibayar dan penghitungan hawl nya dimulai sejak piutang ter¬sebut dikembalikan. maka dikeluarkan zakatnya untuk satu tahun saja kalau piutang itu dari pinjaman atau harga barang. walaupun belum diterima pembayarannya. menurut pendapat tiga imam mazhab. Syafi‟i. Hanafi berpendapat : Tanah yang dikenai pajak tidak wajib dizakati sebesar 10%. Demikian. Ibn Umar.  Zakat Emas dan Perak Empat imam mazhab sepakat bahwa perhiasan selain emas dan perak. baik yang masih berupa lempengan maupun yang sudah ditempa. maka tidak diwajibkan zakat lagi alasnya. Al Hasan A Bashri berpendapat : Setiap kali sisa tersebut stelah mencapai satu tahun.zakat untuk menaksir jumlah buah buahan jika sudah mulai baik. Apabila tanaman itu milik seseorang. maka pemilik tanaman wajib membayarkan 10% dari hasil panen sebagai zakat. Penaksir itu cukuplah seorang. menurut Maliki. wajib mengeluarkan zakat hartanya dan wajib dikeluarkan zakatnya setiap tahun. Demikian. dan zakat yang dikeluar¬kan adalah 1 mitsqal. Hanafi : Tidak ada zakat atas emas yang lebih dari 200 dirham dan atas emas yang lebih dari 20 dinas sehingga kelebihannya cukup 40 dirham dan 4 dinar. yang masih polos maupun yang sudah diukir. Demikian. Maliki. Akan tetapi. sedangkan tanahnya milik orang lain. Syafi‟i dalam qaul . yaqut. lalu sisanya disimpan pemiliknya selama bertahun-tahun. dan zamrud tidak dikenai zakat. meskipun piutang tersebut sudah bertahun tahun sebelum dibayar jika sudah dibayar. Apabila tanaman berada di tanah yang dikenai pajak. Orang yang memberikan piutang kepada orang lain yang berharta. Demikian seterusnya. Di antara mereka yang berpendapat seperti ini adalah Aisyah. Hanafi berpendapat : Hal tanah itu merupakan kewajiban pemilik tanah. Demikian. yaitu menurut perhitungannya. Sedangkan menurut Hanafi: Tidak boleh mengadakan penaksiran. adalah 20 dinar untuk emas dan 200 dirham untuk perak. maka pajak wajib dikeluarkan pada waktunya dan wajib dikeluarkan 10% sebagai zakat atas tanaman-tanaman. Abu Yusuf dan Muhammad bin al Hasan. Hanafi berpendapat : Wajib baginya mem¬bayar pajak. maka zakatnya ada¬lah 1/40 atau 2. dan Syafi‟i dalam pendapatnya yang paling kuat. Sebab. Demikian. menurut tiga imam mazhab. Sedangkan Hanafi berpendapat : Zakat sebesar 10% dari hasil panen adalah kewajiban pemilik tanah. Sementara itu. Se¬dangkan Maliki berpendapat: Tidak wajib zakat. Al Hasan al Bashri berperidapat : Tidak dikenakan zakat pada emas. Demikian. Muhammad bin al Hasan berpendapat : Hanya sekali membayar 10%. menurut Syafi‟i dalam qauljadid. Hambali. Maliki berpendapat : Penjualannya tidak sah. Mayoritas ulama sepakat bahwa nisab awal emas dan perak. Demikian. Urimah. menurut pendapat Syafi‟i dan Hambali. Oleh sebab itu. maka wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 10%.

Sedangkan menurut sebagian pengikut Maliki : Wajib dizakati. kecuali menurut salah satu pendapat Syafi‟i. menurut Hanafi. Hanafi : Diberikan kepada orang yang berhak mendapat harta fa‟i (harta rampasan dari musuh Islam tanpa peperangan). Apabila seseorang membeli dagangan dalam jumlah kurang dari satu nisab maka sempurnanya nisab dihitung pada awal dari akhir tahun pembelian. jika didapatkan dari pekarangan rumahnya sendiri maka tidak ada zakatnya. kecuali menurut Hanafi yang berpendapat: Tidak perlu nisab bagi barang tambang. lalu memberi utang kepada seseorang fakir yang berhak menerima zakat.5%. diberikan zakat kepada orang itu sejumlah utangnya. maka menurut Maliki dan Hambali : Tidak ada zakatnya.5%. Perhiasan yang boleh dipakai dan dipinjamkan. Di antara para pengikut Ham¬bali. Demikian. Mereka juga sepakat bahwa untuk barang tambang diperlukan nisab. Apabila seseorang membeli budak untuk diperdagangkan maka ia wajib membayarkan zakat fitrahnya. Mereka juga sepakat bahwa tidak diperlukan nisab untuk barang temuan.qadim. Jika seorang laki laki mempunyai perhiasan untuk disewakan ke¬pada kaum perempuan maka tidak ada zakatnya. melainkan atas jumlah sedikit ataupun banyak wajib dizakati sebesar 20%. Demikian. wajib dizakati. Sedangkan Hanafi berpendapat : yang disyaratkan setahun adalah zakat fitrah. menurut tiga imam mazhab. Sedangkan Maliki berpendapat : Boleh membebaskannya. Maliki dan Syafi‟i : Sempurnanya nisab dihitung pada seluruh tahun. Zakat bergantung pada harga barang. Membuat atap dari emas atau perak hukumnya haram. Akan tetapi. dan Syafi‟i. jika sudah dimiliki maka. Zakat Barang Tambang Empat imam mazhab sepakat bahwa tidak diperlukan waktu setahun untuk zakat barang tambang. ada yang berpendapat bahwa jual beli tersebut batal. Sedangkan. Hambali.5%. Zakat Perdagangan Para imam mujtahid sepakat bahwa barang dagangan wajib dizakati. Sedangkan Syafi‟i mempunyai dua pendapat dan pendapatnya yang paling sahih: Besarnya adalah 2. Sedangkan menurut pendapat sebagian ulama pengikut Hanafi: Boleh. Demikian. salah seorang pengikut Syafi‟i. Demikian. Maliki. Demikian menurut pendapat Syafi‟i yang paling kuat dan pendapat Maliki yang paling masyhur. menurut Maliki. lalu dibayarkan kepadanya oleh yang berutang tadi. Maliki dalam pendapatnya yang paling masyhur: Besarnya adalah 2.5%. dan Abu Yusuf. kecuali menurut salah satu pendapat Syfi‟i. Melainkan. Mereka juga sepakat bahwa tidak diperlukan waktu setahun untuk zakat barang temuan. dan salah satu pendapat Syafi‟i yang paling kuat. Dawud berpendapat: Tidak wajib zakat atas barang perniagaan. Seseorang dimakruhkan membeli zakatnya. Membuat bejana dari emas dan perak untuk disimpan hukumnya adalah haram. Az-Zubaidi. Apabila seseorang mempunyai harta. Para imam mazhab berbeda pendapat tentang besarnya zakat yang wajib dikeluarkan atas barang tambang. Demikian. jika barang tambang tersebut diperoleh di tanah yang dikenal pajak atau tanah yang dikenai zakat sebesar 10%. menurut ijma para imam. serta pendapat Hambali yang paling kuat. Syafi‟i mempunyai dua pen¬dapat dan pendapat yang paling sahih : Tidak ada zakatnya. Namun jika dibeli juga jual belinya sah. menurut tiga imam mazhab. maka ia tidak diboleh¬kan baginya membebaskan orang itu dari utang tersebut dengan me¬ngeluarkan zakatnya. Maliki dan . seperti emas dan perak jika termasuk yang dipakai dan dapat dilepas. Para imam mazhab pun sepakat bahwa besarnya zakat yang harus dikeluarkan dari harta perdagangan adalah 2. Sedangkan untuk zakat perdagangannya disyaratkan perdagangan itu sudah dimiliki genap setahun. mengatakan : Menye¬diakan perhiasan emas dan perak untuk disewakan tidak dibolehkan. Empat imam Mazhab berbeda tentang orang orang yang boleh menerima zakat barang tambang. Sementara itu. Hanafi dan Hambali: Besarnya adalah 2.

Hanafi : Seperti orang yang berhak menerima harta tambang. Kedua. Hambali memiliki dua pendapat. Hambali: Segala barang tambang yang dikeluarkan dari bumi. berupa barang yang dapat dicetak dengan pemanasan api. Zakat barang tambang hanya terbatas pacta emas dan perak. asalkan untuk ke¬maslahatan. Hanafi : Segala barang tambang yang dikel uarkan dari bumi. berupa celak sekalipun. sedangkan pajak diwajib¬kan atas orang mengolah tanah BY : ARDAN HARTO . Syafi‟i dalam pendapat yang paling masyhur : Diberikan kepa orang yang berhak menerima barang tambang. maka tidak wajib dizakati. Demikian menurut Maliki dan Syafi‟i. mei yang berhak menerima zakat. baik yang dapat dicetak dengan api maupun tidak. Tersera pada pertimbangan imam (kepala negara). Pertama. seperti mutiara. seperti besi dan timah. KLS / NO. jika barang yang dihasilkan dalam penambangan bukan berupa emas dan perak. kepada siapa harta rikaz tersebut diberikan. atas penghasilan. Empat imam mazhab pun berbeda pendapat tentang orang yang berhak menerima zakat harta rikaz.W. Sedangkan menurut Maliki : Mereka menerima ghanimah (harta rampasan perang) danjizyah.ABSN : VIII G / 07 .Hambali : Diberikan kepada orang yang berhak menerima harta fa‟i Syafi‟i : Diberikan kepada orang yang berhak menerima zakat. mereka yang berhak menerima harta fa'z. Oleh karena itu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->