SISTEM SARAF PUSAT

A. PENDAHULUAN

1. DEFINISI Sistem saraf pusat atau Central Nervous System (CNS) adalah pusat kendali bagi seluruh sistem dan terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang, dan merupakan bagian dari sistem saraf yang mengkoordinasi kegiatan dari semua bagian tubuh hewan bilateria yaitu, semua hewan multiseluler kecuali simetris radial spons dan binatang seperti ubur-ubur. Pada vetebrata, sistem saraf pusat yang ditutupi dalam meninges berisi sebagian besar sistem saraf dan terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. CNS terdapat dalam dorsal rongga, dengan otak di dalam rongga tengkorak dan tulang belakang di rongga tulang belakang. Otak dilindungi oleh tengkorak, sedangkan sumsum tulang belakang dilindungi oleh tulang belakang (Basoeki,1988). Susunan saraf pusat terdiri atas otak, sumsum tulang belakang, dan urat-urat saraf atau saraf cabang yang tumbuh dari otak dan sumsum tulang belakang,yang disebut urat saraf periferi ( urat saraf tepi). Jaringan saraf membentuk salah satu dari empat kelompok jaringan utama pada tubuh. Sel-sel saraf berpadu dan membentuk substansi kelabu dalam sistem ini, seperti yang terdapat dalam kortex otak dan pada bagian dalam sumsum tulang belakang (Pearce,2009). Serabut saraf atau akson membentuk substansi putih. Perbedaan warna ini terjadi karena akson atau serabut penghantar diselimuti sejenis sarung yang terbentuk dari bahan seperti lemak yang mempunyai fungsi melindungi, memberi makan, dan memisahkan serabut-serabut saraf yang satu dengan yang lainnya (Pearce,2009).

2. Cara Kerja Sistem Saraf Pada sistem saraf ada bagian-bagian yang disebut :

a. Reseptor : alat untuk menerima rangsang biasanya berupa alat indra. Reseptor adalah satu atau sekelompok sel saraf dan sel lainnya yang

berfungsi mengenali rangsangan tertentu yang berasal dari luar atau dari dalam tubuh. b. Efektor : alat untuk menanggapi rangsang berupa otot dan kelenjar. Efektor adalah sel atau organ yang menghasilkan tanggapan terhadap rangsangan.Contohnya otot dan kelenjar.

c. Sel Saraf Sensoris : serabut saraf yang membawa rangsang ke otak d. Sel saraf Motorik : serabut saraf yang membawa rangsang dari otak e. Sel Saraf Konektor : sel saraf motorik atau sel saraf satu dengan sel saraflain. Sebuah sel saraf beserta aksonnya dan prosesus lainnya membentuk sebuah neuron, pada saat pembentukan batang saraf, serabut-serabut saraf disusun menjadi berkas-berkas yang disebut fasikuli. Sebuah serabut saraf mempunyai kemampuan konduktivitas ( penghantar) dan eksitabilitas ( dapat dirangsang). Serabut saraf mampu memberikan reaksi atas rangsangan dari sumber luar, seperti rangsangan mekanik,elektrik,kimiawi atau fisik yang dapat menimbulkan impuls yang dihantarkan melalui serabut saraf. Sebuah impuls saraf selalu dihantarkan melalui dendrit sel, lantasdari sel ke akson. Proses sedemikian disebut dalil penghantaran maju. Dengan cara yang sama, sebuah impuls dapat juga melintasi sejumlah neuron (Pearce,2009). Sel-sel sistem saraf sangat kompleks, namun hanya terdiri dari dua jenis sel utama yaitu neuron dan neuroglia. Neuron berfungsi untuk membangun jaringan saraf yang membentuk bagian struktural dan fungsional sistem saraf. Neuron-neuron dikhususkan untuk penghantar impuls dan semua fungsi khusus yang disusun pada sistem saraf yaitu, berpikir, pengendalian aktivitas otot, dan juga pengaturan kelenjar. Sedangkan neuroglia bertindak sebagai komponen pendukung dan pelindung sistem saraf. Umumnya neuroglia lebih kecil daripada neuron dan jumlahnya 5-10 kali lebih banyak. Beberapa neuroglia membentuk jaringan kerja untuk perlindungan melingkari sel-sel saraf atau melapisi struktur tertentu dalam otak dan sumsum tulang belakang. Lainnya mengikat jaringan saraf untuk struktur penyangga dan mengikatkan neuron pada pembulih darahnya (Basoeki, 1988). Neuron adalah unit fungsional sistem saraf yang dikhususkan untuk menghantarkan dan mengirimkan sinyal dalam tubuh dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Sebuah neuron mempunyai badan sel yang relative besar yang mengandung

nucleus dan berbagai ragam organel seluler lainnya.Ciri neuron yang paling menonjol adalah penjuluran yang mirip serat (prosesus), sehingga sel mampu mencapai jarak yang jauh untuk menghantarkan pesan(Campbell,2004).

Sel-sel saraf yang disebut neuron bertanggung jawab untuk penghantaran impuls dari satu bagian ke bagian lain tubuh. Sebuah neuron terdiri atas tiga bagian yaitu : a. Badan sel atau perikaryon Pada badan sel berisi inti yang amat jelas dan nukleolus yang dikelilingi sitoplasma bergranula. Beberapa neuron pada sitoplasmanya berisi lipofucsin, pigmen yang terbentuk sebagai gumpalan granula coklat kekuningan. Jumlah pigmen ini akan meningkat dengan bertambahnya usia seseorang. Badan sel sebuah neuron berguna untuk sintesis beberapa substansi yang menopang kehidupan sel saraf(Basoeki,1988). b. Dendrit Dendrit adalah salah satu juluran sitoplasma yang tebal dan bercabang banyak. Secara khusus berisi substansi chromatophilic, mitokondria, dan organela sitoplasmik. Dalam sebuah neuron mempunyai beberapa dendrit utama yang berfungsi menghantarkan suatu impuls syaraf ke arah badan sel(Basoeki,1988). c. Axon Axon adalah juluran tunggal sitoplasma, sangat khusus, panjang, dan tipis, menghantarkan impuls ke luar dari badan sel saraf menuju neuron lain atau jaringan. Axon biasanya berawal dari badan sel saraf berupa tonjolan seperti kerucut yang disebut axon hillock. Pada axon berisi mitokondria dan neurofibril, dan sitoplasmanya disebut axoplasma, yang dikelilingi oleh suatu

Masing – masing neuron sensoris mengirimkan sinyal dari reseptor sensoris ke neuron motoris. Oligodendroglia: menghasilkan myelin b. yang selanjutnya mengirimkan sinyal ke efektor. Neuron sensoris  mengkomunikasikan informasi mengenai lingkungan eksternal dan internal dari reseptor sensoris ke sistem saraf pusat.membran plasma yang dikenal dengan axolemma. Ependima: produksi cairan serebrospinal . Mereka berisi kantong terbungkus membran yang disebut vesicula synaptic yang menyimpan kemikalia disebut neurotransmitter yang menentukan apakah konduksi impuls saraf terjadi atau tidak(Basoeki. Sepanjang jalan sebuah axon mungkin ada cabang-cabang yang disebut axon collateral. Secara fungsional terdapat tiga golongan neuron : a. Axon dan collateralnya berakhir dengan percabangan menjadi banyak filamen runcing yang disebut axon terminal. Interneuron  mengintegrasikan input sensoris dan output motoris c.  NEUROGLIA. b.1988). Sebagian besar neuron sensoris bersinapsis dengan interneuron. terdiri dari : a. Neuron motoris  mengirimkan impuls dari sistem saraf pusat ke sel efektor. Ujung distal axon terminal diperluas menjadi struktur seperti gelembung yang disebut synaptic end bulb yang berfungsi dalam konduksi impuls saraf dari satu neuron ke neuron lain. dari satu neuron ke otot atau jaringan kelenjar.

yaitu depolarisasi membrane pada titik perangsangan yang spesifik.c. Glia meliputi oligodendrosit (SSP) dan sel Schwann (SST) yang membentuk selubung myelin yang menginsulasi daerah sekitar akson pada kebanyakan neuron. Sel – sel pendukung (Glia)sangat penting bagi integritas struktur system saraf dan bagi fungsi normal neuron. Sel-sel melingkari sekeliling axon sampai sitoplasma dan inti terdorong ke lapisan luar.1988). Hasilnya adalah adanya rintangan atau sawar antara darah dan otak yang menyempitkan aliran sebagian bahan – bahan ke dalam otak sehingga lingkungan kimiawi SSP dapat dikontrol dengan ketat. supaya potensial aksi yang dihasilkan itu berfungsi sebagai suatu sinyal. Fungsi bungkus myelin adalah untuk meningkatkan kecepatan konduksi impuls saraf dan untuk mengisolasi serta memelihara axon. Dalam pembentukan suatu bungkus.1988). Jumlah glia melebihi neuron mulai dari sepuluh kali lipat hingga lima puluh kali lipat. Bungkus myelin axon PNS dihasilkan oleh sel-sel pipih yang disebut neurolemmocyte ( Schwann cell) yang terletak disepanjang axon. Astroglia/ astrosit: sel pemberi nutrisi.Selubung myelin tersebut dapat meningkatkan kecepatan penghantaran impuls saraf(Campbell. Bagian yang terdiri dari 20-30 lapisan membran neurolemmocyte adalah bungkus myelin(Basoeki. Mikroglia: sel fagosit d.2004). Namun secara umum. neurolemmocyte berkembang mengelilingi axon sampai akhirnya bertemu dan saling tumpang tindih. Potensial aksi “berjalan” di sepanjang akson karena mampu merambat dengan sendirinya Potensial aksi adalah peristiwa elektris (listrik) yang terlokalisir. otak dan sumsum tulang belakang(Basoeki. serabut saraf lebih mengacu pada sebuah axon dan bungkusnya yang disebut bungkus myelin. menginduksi pembentukan sambungan yang erat antarsel yang melapisi kapiler dalam otak. potensial aksi itu dengan suatu cara . Myelin juga bertanggung jawab atas kenampakan warna putih pada saraf. Istilah serabut saraf dapat dipakai untuk setiap juluran sitoplasma yang menjulur dari badan sel saraf. Neuron umumnya dirangsang pada dendritnya atau badan selnya.

umumnya menghantarkan sinyal dari terminal sinaptik akson ke dendrite atau badan sel berikutnya dalam suatu jalur neuron.Pada sinapsis antarneuron. Komunikasi kimiawi dan listrik antarsel terjadi pada sinapsis Sinapsis adalah persambungan unik yang mengontrol komunikasi satu neuron dengan sel – sel lain. antara neuron motoris dan sel otot yang dikontrolnya. Sel yang menghantarkan sinyal disebut sel prasinaptik dan sel yang menerimanya disebut sel pascasinaptik. Sesungguhnya potensial aksi tidak berjalan. (Sumber: Campbell. semakin besar diameter akson. . Faktor yang mempengaruhi kecepatan perambatan adalah diameter akson. Sinapsis ditemukan antara 2 neuron.harus “berjalan” di sepanjang akson ke ujung lain sel itu.Hal ini karena tahanan terhadap arus listrik berbanding terbalik dengan luas penampang “kabel” yang menghantarkan arus tersebut(Campbell. akan tetapi dibangkitkan kembali sebagai potensial aksi baru secara berurutan di sepanjang akson.2004). antara reseptor sensoris dan neuron sensoris.2004). semakin cepat penghantaran potensial aksi. Sinapsis terdiri dari sinapsis listrik dan sinapsis kimiawi( Campbell.2004). dan antara neuron dengan kelenjar.

 Sinapsis Listrik : Potensial aksi merambat secara langsung dari satu sel prasinaptik ke sel pascasinaptik.Banyak kantung yang disebut vesikula sinaptik terdapat dalam sitoplasma ujung akson prasinaptik. sebuah celah sempit atau celah sinaptik. zat yang dibebaskan sebagai messenger antarsel ke dalam celah sinaptik(Campbell.2004).  Sinapsis Kimiawi :Sinapsis kimiawi. Kunci pemahaman fungsi sinapsis kimiawi adalah mempelajari strukturnya. . yaitu saluran antarsel yang mengalirkan ion potensial aksi local agar mengalir antarneuron (Campbell.2004).2004).Masing – masing vesikula mengandung ribuan molekul neurotransmitter. Adanya celah – celah tersebut menyebabkan sel – sel tidak dapat dikopel secara elektrik. Sehingga suatu rangkaian kejadian mengubah sinyal listrik potensial aksi yang tiba di terminal sinaptik itu menjadi sinyal kimiawi diubah menjadi sinyal listrik pada sel pascasinaptik(Campbell. dan potensial aksi yang terjadi pada sel prasinaptik tidak dapat dirambatkan secara langsung ke membrane sel pascasinaptik. Sel – sel itu dihubungkan oleh persambungan longgar. memisahkan sel prasinaptik dari sel pascasinaptik.

menjawab hasil pengertian makna perubahan Gambaran umum sistem saraf manusia : Input adalah penghantaran atau konduksi sinyal dari reseptor sensoris. Sebagian besar integrasi dilakukan dalam sistem saraf pusat (SSP atau CNS. a. ke pusat integrasi.central . output motoris. Input sensoris  menginderakan perubahan di dalam dan lingkungan di luar tubuh b. Integrasi adalah proses penerjemahan informasi yang berasal dari stimulasi reseptor sensoris oleh lingkungan. FUNGSI SISTEM SARAF Sistem saraf mempunyai 3 fungsi yang saling tumpang tindih : input sensoris. misalnya sel – sel pendeteksi cahaya di mata. Output motoris  menggerakkan. kemudian dihubungkan dengan respons tubuh yang sesuai.3. mengartikan makna perubahan c. integrasi. Integrasi  menyatukan.

Selubung dalam terdiri dari membran yang dikenal dengan sebagai meninges.nervous system). Informasi dikomunikasikan dari reseptor ke efektor dalam satu saraf dari satu neuron ke neuron berikutnya melalui kombinasi sinyal listrik dan sinyal kimiawi. yaitu tulang tengkorak kepala membungkus otak.Output motoris adalah penghantaran sinyal dari pusat integrasi.yang berupa lapisan transparan berdekatan dengan permukaan luar otak dan corda . atau pada yang rongga yang lebih besar. Ruang antara lapisan araknoid dan pia meter di bawahnya disebut ruang subaraknoid. ke sel – sel efektor. b. Biasanya kedua lapisan tersebut melekat erat. Dura mater yang terbuat dari jaringan ikat kuat berwarna putih dan baik sebagai lapisan luar meninges maupun sebagai lapisan dalam periosteum tulang tengkorak kepala (Basoeki. tetapi di bagian – bagian tertentunya keduanya terpisah dan membentuk rongga berisi darah. Darah vena yang berasal dari otak mengalir ke sinus – sinus ini untuk dikembalikan ke jantung. Arachnoid mater. berkas mirip tali yang berasal dari penjuluran neuron yang terbungkus dengan ketat dalam jaringan ikat. adalah lapisan lunak yang memiliki banyak pembuluh darah dengan gambaran seperti “jaring laba – laba”. sinus dura. yaitu otak dan sumsum tulang belakang. yang tersusun atas tiga lapis jaringan yang berbeda yaitu : a. Saraf yang menghubungkan sinyal motoris dan sensoris antara sistem saraf pusat dan bagian tubuh lain secara bersamaan disebut sistem saraf tepi. sel – sel otot atau sel kelenjar yang mengaktualisasikan respons tubuh terhadap stimulus tersebut. vertebrae membungkus corda spinalis. yaitu SSP. Durameter adalah selaput tidak elastic kuat yang terdiri dari 2 lapisan. sinus vena. maka alam memberinya dua selubung pelindung. Selubung luar terdiri dari tulang.1988). B. Cairan serebrospinalis juga masuk kembali ke darah di sinus – sinus ini. ANATOMI 1 MENINGIA Karena otak dan corda spinalis lunak dan vital.Sinyal tersebut dihantarkan oleh saraf.

Pia meter.Membran arachnoidea terletak antara dura meter dan pia meter (Basoeki. adalah lapisan meninges paling dalam dimana yang paling rapuh. Pleksus koroid dibentuk oleh jaringan pembuluh darah kapiler otak tepi. Penonjolan – penonjolan jaringan araknoid. Lapisan ini banyak mengandung pembuluh darah dan melekat erat ke permukaan otak dan korda spinalis. dan antara membran arachnoidea dengan pia mater terdapat rongga lain.1988). Cairan serebrospinalis adalah hasil sekresi pleksus koroid. Bagian ini menyelipkan dirinya ke dalam celah yang ada pada otak dan sumsum tulang belakang dan sebagai akibat dari kontak yang sangat erat san berfungsi untuk menyediakan darah untuk struktur-struktur ini(Pearce. yaitu vilus araknoidalis. Cairan ini disebut cairan cerebrospinal(Basoeki.1988). bagian piameter membelok ke dalam ventrikel dan menyalurkannya ke serebrospinalis. Antara dura mater dan membran arachnoidea terdapat rongga kecil yang disebut subdural space.spinalis serta berisi pembuluh darah terisi oleh CSS. menembus celah dura di atasnya dan menonjol ke dalam sinus dura. Cairan ini bersifat alkali bening mirip plasma. kemudian cairan masuk ke dalam kanalis sumsum tulang belakang dan ke dalam ruang subaraknoid melalui ventrikularis (Syaifuddin. Cairan ini disalurkan oleh pleksus kororid ke dalam ventrikel yang ada dalam otak. Cairan cerebrospinal adalah cairan serupa limfa yang mulanya dibentuk dari filtrasi plasma darah dari anyaman kapiler darah yang dikenal sbagai plexus choroideus yang dijumpai pada setiap ventrikel. otak dan sumsum tulang belakang juga dibentengi dengan bantalan cairan disekelilingnya dan di dalamnya. Disamping selubung tulang dan membran. Melalui permukaan vilus inilah CSS direabsorpsi ke dalam darah yang beredar di dalam sinus – sinus.2009). 2006). Sistem ventrikel terdiri dari beberapa rongga dalam otak yang berhubungan satu sama lainnya ke dalam rongga itu. Dari setiap ventrikel lateran cairan . Pleksus koroid mengalirkan cairan (liquor serebrospinalis). c. yaitu arachnoid space. mengikuti setiap tonjolan dan lekukan.

garam.ini merembes melalui lubang yaitu foramen internetricularis. Berperan dalam pertukaran bahan antara cairan tubuh dan otak (Syaifudin.2006). ke dalam ventrikel III kemudian melalui saluran kecil sempit yaitu aqueductus Sylvius atau aqueductus cerebralis kedalam ventrikel IV. canalis centralis dan rongga subarachnoid. Dengan demikian lengkaplah sirkulasi cairan cerebrospinal dari daerahdalam pexus chorioideus. Lubang pada atap ventrikel IV ( foramen Magendie dan Foramina Luschka ) memungkinkan aliran cairan ke dalam rongga subarachnoid sekeliling corda kemudian ke dalam rongga subarach oid sekeliling otak. . dari sini ia berputar ke dalam canalis cantralis corda spinalis. Melicinkan alat – alat dalam medulla spinalis dan otak 5. Dari rongga subarachnoid sekeliling otak cara bertahap diserap ke dalam vena otak. Melembabkan otak dan medula spinalis 3. protein. Pleksus koroid mengalirkan cairan.Komposisi cairan serebrospinalis terdiri dari air.Jumlah cairan ini tidak tetap. melalui ventrikel – ventrikel. dan karbon dioksida. mempunyai reaksi alkalis. dan dibentuk oleh jaringan pembuluh darah kapiler otak tepi. Melindungi alat – alat dalam medulla spinalis dan otak dari tekanan 4. kembali ke dalam darah lagi (Basoeki.1988). glukosa. biasanya berkisar antara 80 – 200 cm. Fungsi cairan serebrospinalis : 1. dan sedikit limfosit. bagian pia mater membelok ke dalam ventrikel dan menyalurkannya ke serebrospinalis. Sebagai cairan peredam getaran untuk mencegah otak membentur bagian dalam tengkorak sewaktu kepala mendapat gerakan yang mendadak dan menggetarkan 2.

1988). menjadi belahan otak ( hemispheium cerebri ). Mencapai ukuran penuh pada usia 18 tahun. walaupun sebilan tahun pertama ia tumbuh dengan cepatnya. yang disebut urat saraf periferi (urat saraf tepi) (Basoeki. jenis kelamin dan ukuran individunya. Otak orang dewasa mempunyai berat kira – kira satu setengah kg. 2006). dan uraturat saraf atau saraf cabang yang tumbuh dari otak dan sumsum tulang belakang tadi. 1988).Otak berkembang dari sebuah tabung yang mulanya memperlihatkan 3 gejala pembesaran. korpus striatum dan talami (thalamus dan hipotalamus ) (Basoeki.Susunan saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. orang yang tubuhnya kecil dan orang tua. 2. Lebih kecil pada wanita. Bagian dari saraf yang terletak di dalam rongga tengkorak (kranium) dibungkus oleh selaput otak yang kuat (Syaifuddin. Ukurannya bervariasi menurut usia. .OTAK Otak merupakan alat tubuh yang sangat penting karena merupakan pusat computer dari semua alat tubuh. yaitu :  Otak depan.

dan korpus kuadrigeminus (Basoeki. Hemisphere dipisahkan oleh sebuah celah dalam. 3. mengisi penuh bagian depan atas rongga tengkorak. dan posterior.2006).Cerebrum Cerebrum (otak besar) merupakan bagian yang terluas dan terbesar dari otak. disebut gyri. Otak belakang. medulla oblongata dan serebelum (Basoeki. media.Cortex cerebri berlipat – lipat.  Otak tengah (diensefalon). 1988). kurs serebrium. terbagi menjadi pons Varolii. Substansia griesa . Karena cortex cerebrum tersusun seluruhnya dari substansia grisea. dan disebut fissura bila lembahnya dalam. permukaan atas dan permukaan bawah. kedua permukaan ini dilapisi oleh lapisan kelabu (zat kelabu) yaitu pada bagian korteks serebral dan zat putih terdapat pada bagian dalam yang mengandung serabut saraf (Syaifuddin. 1988). 1988). Lapisan permukaan hemispherium cerebri disebut cortex dan disusun oleh substantia grisea. di atas fossa cranii anterior. tempat menonjolnya falx cerebri. Fisurra Longitudinal adalah suatu celah dalam membagi cerebrum menjadi dua belahan yang disebut belahan otak besar atau hemisphericum cerebri. Otak mempunyai 2 permukaan. yaitu fissa longitudinalis cerebri. yang ternyata tidak memisahkan otak besar dengan sempurna sebab pada bagian inferiornya masih bersambung dengan suatu struktur dari substansia alba yang disebut corpus callosum atau balok otak. (Snell. Fissura – fissura utama selain fissura longitudinal adalah fissura rolando dan fissura sylvius atau fissura lateral(Basoeki. Setiap hemisphere terbentang dari os frontale sampai ke os occipital. Antara convolutio terdapat lembah – lembah yang disebut sulci bila lembahnya dangkal. terbagi menjadi tegmentum. berbentuk telur. Pada cerebrum terdiri dari dua hemisperium cerebri yang dihubungkan oleh massa substantia alba yang disebut corpus callosum. 2006). di atas tentorium cerebelli. Masing – masing disebut fosa kranialis anterior atas dan fosa kranialis media. yang dipisahkan oleh fissure atau sulci. bagian dalamnya terbuat dari substansia griesa maupun substansia alba.

diolah. Di samping itu. 2006). . fungsi utamanya adalah kontribusi pada traktus piramidalis yang mengatur bagian tubuh control lateral (Syaifuddin. juga korteks sensoris bagian fisura lateralis menangani bagian tubuh dilateral lebih dominan (Syaifuddin. Tractus tersebut dikelompokkan atas tractus ascendence dan tractus descendence. memanjang dari satu convolutio ke convolutio yang lain. luas daerah korteks yang menangani suatu alat atau bagian tubuh bergantung pada fungsi alat yahg bersangkutan. Secara umum korteks serebri dibagi menjadi 4 bagian :  Korteks sensoris.  Korteks pre – frontal terletak pada lobus frontalis yang berhubungan dengan sikap mental dan kepribadian (Syaifuddin.  Korteks asosiasi. sesuai menurut apakah serabut itu menghantarkan impuls menuju kortex dari bagian awal yang lebih bawah atau ke corda spinalis(Basoeki. dan disimpan serta dihubungkan dengan data yang lain. Tractus yang memanjang dari satu belahan otak ke belahan otak lain atau menuju corda spinalis. Daerah Broca terletak pada sisi kanan hemisfer (Pearce. Bagian paling bawah korteks motorik disebut dengan Daerah Broca dan mempunyai hubungan dengan kemampuan bicara pada seseorang. Tiap indra manusia. Campbel membagi bentuk korteks serebri menjadi 20 area. Bagian anterior lobus temporalis mempunyai hubungan dengan fungsi luhur dan disebut psikokorteks (Syaifuddin.terdapat empat masa yang diketahui tertanam dalam – dalam pada substansia alba yang dikenal keseluruhan sebagai nuclei cerebralis atau ganglia basalis . berpikir. Pada orang – orang yang lazim menggunakan anggota badannya yang sebelah kanan. rangsangan yang diterima.  Korteks motoris. Substansia alba tersusun dari kumpulan serabut saraf ayng disebut tractus. Daerah Broca terletak pada sisi kiri hemisfer. 2006). Pusat sensasi umum suatu hemisfer serebri yang mengurus bagian badan. 1988). ingatan. inilah yang disebut tractus projection. 2008). sebaliknya pada orang – orang kidal. Korteks serebri selain dibagi dalam lobus dapat juga dibagi menurut fungsi dan banyaknya area. korteks asosiasi sendiri merupakan kemampuan otak dalam bidang intelektual. Menerima impuls dari korteks sensoris. Beberapa tractus ada yang pendek. 2006). 2006).

Pusat pengecapan dan penciuman terletak agak di sene. 2008). Kortex serebri bergulung – gulung dan terlipat secara tidak teratur. korteks motoric di tiap – tiap sisi otak terutama mengontrol otot di sisi tubuh yang berlawanan . Pada otak besar ditemukan beberapa lobus. temporalis. Lekukan di antara gulungan – gulungan itu disebut suklus. perietalis dan oksipitalis (Pearce. Fisura – fisura dan sulkus – sulkus ini membagi otak dalam frontalis. 2008). Daerah ini memberikan control volunter atas gerakan yang dihasilkan oleh otot – otot rangka.Korteks sensorik terletak persis di belakang sulkus sentralis. Seperti pada pengolahan sensorik. sehingga memungkinkan luas permukaan substansi kelabu bertambah. Di sini kesan atas suara diterima dan ditafsirkan. yaitu :  Lobus frontalis adalah bagian dari cerebrum yang terletak di depan sulkus sentralis. yang merupakan perasa berbagai sifat perasaan.Seperti homonkulus motoric . Stimulasi daerah – daerah yang berlainan di korteks motoric primer juga menyebabkan timbulnya gerakan di bagian – bagian tubuh yang berbeda. persis di bawah fisura longitudinalis. dan suklus yang paling dalam membentuk fisura longitudinalis dan lateralis. Lobus frontalis yang terletak di korteks bagian depan. bertanggung jawab terhadap 3 fungsi utama : Aktivitas motoric volunteer Kemampuan berbicara Elaborasi pikiran Daerah di lobus frontalis belakang tepat di depan sulkus sentralis dan dekat dengan korteks somatosensorik adalah korteks motoric primer.ah depan pada lobus temporalis. Daerah auditorik (pendengaran) terletak pada lobus temporalis. Daerah visual (penglihatan) terletak pada ujung lobus oksipitalis yang menerima bayangan serta kesan – kesan untuk ditafsirkan. Fisura – fisura dan suklus – suklus membagi hemisfer otak menjadi beberapa daerah. Substansi putih pada hemisfer otak terdiri dari serabut saraf yang bergerak ked an dari korteks dan menyambungkan berbagai “ pusat ” pada otak dengan sumsum tulang belakang (Pearce.

karena sebagian besar jalur asendens membawa informasi sensorik naik dari korda spinalis menyilang ke sisi yang berlawanan sebelum akhirnya berakhir di korteks(Sherwood.Thalamus membuat kita sadar bahwa sesuatu yang panas melawan sesuatu yang dingin sedang menyentuh badan kita tetapi tidak memberitahu di mana atau seberapa besar intensitasnya. Korteks somatosensorik tiap – tiap sisi otak sebagian besar menerima masukan sensorik dari sisi tubuh yang berlawanan. tekanan. dingin. tempat pengolahan kortikal awal masukan somestetik dan proprioseptif ini.  Lobus parietalis terdapat di depan sulkus sentralis dan di belakangi oleh korako – oksipitalis (Syaifuddin. tetapi korteks somatosensorik berfungsi lebih jauh daripada sekedar pengenalan murni sensasi menjadi persepsi sensorik yang lebih utuh. terletak di bagian depan tiap – tiap lobus parietalis tepat dibelakang sulkus sentralis. dan nyeri dari permukaan tubuh. tekanan. 2006). karena sebagian besar jalur asendens membawa informasi sensorik naik dari korda spinalis menyilang ke sisi yang berlawanan sebelum akhirnya berakhir di korteks(Sherwood. Lobus parietalis bertanggung jawab untuk menerima dan mengolah masukan sensorik.Lobus parietalis juga merasakan kesadaran mengenai posisi tubuh. juga terbalik dan mengalami distrorsi (Snell. panas.Korteks ini juga mampu melakukan diskriminasi spatial. seperti sentuhan.2001). atau suhu dideteksi oleh thalamus.2001). 2006).Korteks somatosensorik menentukan lokasi sumber masukan sensorik dan merasakan tingkat intensitas rangsangan. suatu fenomena yang disebut sebagai propriosepsi.Sensasi – sensasi ini secara kolektif dikenal sebagai sensasi somestetik. Kesadaran sederhana mengenai sentuhan. Korteks somatosensorik. Setiap daerah di dalam korteks somatosensorik menerima masukan sensorik dari daerah tertentu di tubuhKorteks somatosensorik tiap – tiap sisi otak sebagian besar menerima masukan sensorik dari sisi tubuh yang berlawanan.yang melukiskan lokasi dan jumlah relative korteks motoric yang diabdikan sebagai keluaran ke otot – otot tiap – tiap bagian tubuh. sehingga korteks mampu mengetahui bentuk suatu benda yang sedang . tingkat otak yang lebih rendah.

yaitu granular luar. 2006). kemauan. pikiran. Organ ini banyak menerima serabut aferen sensoris yang merupakan pusat koordinasi dan integrasi. kecerdasan.dipegang dan dapat membedakan perbedaan ringan antara benda – benda serupa yang berkontak dengan kulit(Sherwood. lapisan granular dalam. kemampuan berbicara. Bentuknya oval. lapisan purkinye. bagian yang mengecil pada sentral disebut vermis dan bagian yang melebar pada lateral disebut hemisfer. Serabut saraf yang masuk dan yang keluar dari cerebrum harus melewati cerebellum (Syaifuddin. Korteks cerebellum dibentuk oleh substansi grisea yang terdiri dari 3 lapisan. 4.2001).Diensefalon Diensefalon terdiri dari thalamus dan hypothalamus. 2008). Permukaan cerebellum ini mengandung zat kelabu. 2006). Thalamus merupakan sebuah struktur berbentuk oval di atas otak tengah dengan panjang kira –kira 3 cm . Fungsi Serebrum : korteks serebri mengandung pusat – pusat lebih tinggi yang berfungsi untuk mengontrol mental. moral. kesadaran. tingkah laku.  Lobus temporalis terdapat di bawah lateral dari visura cerebralis dan di depan lobus oksipitalis adalah yang mengisi bagian belakang dari cerebrum (Syaifuddin. bahsa dan beberapa perasaan khusus (Pearce.

kelenjar hipofisis pada sistem endoktrin. dan temperatur darah. Hypothalamus adalah suatu bagian kecil dari diensafalon. Terdiri dua masa oval. dan bagian –bagian otak lain. tersusun menjadi nulkei yang mebentuk dinding lateral vertikel III(Basoeki.dan menyusun empat perlima bagian diensefalon. sentuhan. 2008). Beberapa nucleus juga mempunyai hubungan dengan lobus posterior. Bagian – bagian lain hypothalamus secara terus – menerus memantau derajadair. Pada hipotalamus daerah – daerah atau lunas ventrikel ketiga. terdapat beberapa nucleus tertentu yang memiliki kegiatan fisiologik yang tertentu juga. 1988). dengan tujuan mengadakan kegiatan penting mengatur perasaan dan gerakan pada pusat – pusat tertinggi (Pearce. 1988). sebagian besar substansia grisea. 2008). 1988). seperti sakit. cahaya. Beberapa diantaranya mempunyai hubungan dengan sistem saraf otonom yang membentuk “ bagian tertinggi pada sistem itu “.Thalamus juga berfungsi sebagai pusat interpretasi impuls sensori. Informasi dari lingkungan external sampai hypothlamus melalui aferen yang berasal dari organ sensori periferal. Hypothalamus mempunyai beberapa hubungan sangat penting dengan kelenjar pituitari. dimana nucleus – nucleus itu melakukan pengendalian fungsi – fungsi seperti pengendalian fungsi – fungsi seperti pengaturan suhu tubuh. Thalamus terutama berkenaan dengan penerimaan impuls sensorik yang dapat ditafsirkan pada tingkat subkortikal atau disalurkan pada daerah sensorik korteks otak. Thalamus juga bisa diartikan sebagai stasiun penguat utama untuk impuls sensor yang mencapai kortex serebralis dari corda spinalis. batang otak. dan tekanan (Basoeki. dan haus diatur oleh pusat – pusat dalam hipotalamus (Pearce. serebelum. lapar. Hypothalamus membentuk lantai dan abgian dari dinding lateral vertikel III dan sebagian dilindungi oleh sella turcica dari os sphenoidale(Basoeki. konsentrasi hormon. Fungsi utama dari hypothalamus adalah : .

Mengendalikan kenormalan temperatur tubuh(Basoeki. 1988). Merupakan perantara utama antara sistem syaraf dan sistem endokrin. yang mengirimkan informasi sensoris yang dikode di sepanjang neuron ke wilayah tertentu pada otak depan (Campbell. yang mengubungkan ventriculus tertius dan ventriculus quartus. 5. 2006). Sebagai pusat ingatan seluruh fenomena tubuh(Basoeki. Bagian ini juga berfungsi sebagai pusat proyeksi. 1988). 5. Juga jalur persarafan antara hemisfer otak dengan bagian bawah otak. Rongga sempit mesencephalon disebut aqueductus cerebri. 2. Serat saraf okulomatorius berjalan ke ventral di bagian medial. 2004). 3. 1988). mengatur kecepatan kontraksi otot jantung dan mengendalikan sekresi beberapa kelenjar(Basoeki. 2 bagian di sebelah atas disebut corpus kuadrigeminus superior. 2008). Terlibat dalam penerimaan dan integrasi impuls syaraf sensori dari visera(Basoeki. sedangkan 2 bagian di sebelah bawah disebut korpus kuadrigeminus inferior. Metensefalon Mesenchepalon adalah bagian sempit otak yang berjalan melewati incisura tentoria dan menghubungkan otak depan dengan otak belakang. Berperan sebagai pusat pendengaran dan reflex penglihatan.Tectum adalah bagian mesenchepalon yang terletak posterior terhadap aquaductus cerebri.Tectum mempunyai empat tonjolan kecil yaitu dua colliculus superior dan dua colliculus inferior. yang merangsang otot polos.1. 1988). Pada atap mesencephalon terdapat 4 bagian yang menonjol ke atas. . Mesenchepalon terdiri dari dua belahan lateral yang disebut pedunculus cerebri. 1988). Otak tengah mengandung pusat untuk penerimaan dan integrasi beberapa jenis informasi sensoris. 1988). 6. Mengendalikan dan mengitegrasi ANS. Serat saraf troklearis berjalan ke arah dorsal menyilang garis tengah ke sisi lain (Pearce.Colliculus terletak pada profunda di antara cerebellum dan hemispherium cerebri (Snell. dua sistem kendali besar tubuh(Basoeki. 4. Berkaitan dengan perasaan marah dan agresif(Basoeki.

Serebelum berkembang dari bagian metensefalon.Fungsi primernya adalah untuk mengkoordinasi pergerakan. terletak dibawah bagian posterior serebrum dan sebagian ditutupinya. Sereblum terdiri dari dua masa lateral besardisebut belahan otak kecil. Serebelum juga menerima input darri jalur motoris. informasi dari sistem auditoris (pendengaran) dan visual (penglihatan).Fungsinya antara lain : Membantu pergerakan mata dan mengangkat kelopak mata Memutar mata dan pusat pergerakan mata(Pearce. yang memberitahunya tindakan mana yang diperintahkan oleh serebelum. Exterior sebelum disusun oleh substansia griesa dan dalamnya oleh substansia alba. mata dapat mengikuti objek yang bergerak. Jika serebelum rusak. Di dalam substansi alba sereblum terdapat pola seperti pola urat daun. 6. 1988). Cerebellum Cerebellum atau otak kecil merupakan otak besar kedua. akan tetapi .Koordinasi tangan – mata merupakan salah satu fungsi dari serebelum. Serebelum menggunakan informasi ini untuk menghasilkan koordinasi otomatis atas pergerakan dan keseimbangan. dan bgian tengah yang disebut vermis karena bentuknya menyerupai seekor cacing yang sedang gulung diri(Basoeki.Serebelum menerima informasi sensoris mengenai posisi persendian. serebrum permukaannya juga terdapat bukitna dan lembah. leh karena dinamakan Arbor vitae . Dua bagian otak ini mempunyai kekhususan. 2008). panjang otot. seperti halnya pada serebrum.

5cm lebih dan dipisahkan dari pons di atasnya oleh suatu celah horisontal.Fissure mediana terdapat pada permukaan anterior medulla. Fungsi pons varoli adalah : . Terutama tersususn oelh substansia alba dengan nuklei – nuklei kecil subtansia grisea yang tersebar di interiornya(Basoeki. terlatak pada di bawah foramen magnum. Medulla oblongata berbentuk kerucut dan menghubungakan pons di atas dengan medulla spinalis di bawah. 2008).Penghubung antara kedua bagian cerebellum dan antara medulla oblongata dengan cerebellum.mata tidak akan berhenti bergerak pada tempat yang sama ketika objek tersebut berhenti (Campbell. 1988). (Pearce.Pusat saraf nerfus trigeminus . Sambungan sunsum(Medulla oblongata) Sambungan sunsum merupakan bagian otak yang terikat pada corda spinalis. Jembatan varol (pons Varolli) Jembatan varol terletak tepat di atas medula. Dua peneliti menerangkan bahwa impuls serebelaris sebagai penghasil suatu pengaturan yang mempengaruhi aktivitas serebralis. terdiri dari substansia alba dengan beberapa nuklei. dan pada setiap sisi terdapat benjolan yang disebut pyramis. Panjangnya hanya 1. 2004).Pyramis tersusun dari berkas-berkas serabut saraf yang berasal dari sel- . Pons varoli berisi serabut saraf yang menghubungkan mesencephalon dengan cerebellum. 1988). Para ahli menduga fungsi keseluruhan celebrum dalah sebagai pembantu tanpa adanya spesifikasi fungsi pada dirinya. 1988). 8. yan pusatnya terletak di bagian lain otak(Basoeki. 2008). Terletak di depan cerebellum. 7. Pons berfungsi sebagai “ jembatan “ jalur penghantaran antara kortex serebralis dan serebllum(Basoeki. dia antara diencephalons dan medulla oblongata terdapat pramotoksit yang mengatur gerak pernafasan dan reflex(Pearce.

thalamus berperan sebagai tempat meneruskan impuls ke daerah sensorik pada korteks cerebrum untuk disatukan.sel besar di dalam gyrus pencentralis cortex cerebri. pusat batuk. Hal ini disebut dekusasio motorik. 1988). Medulla oblongata mengandung nukleus dari berbagai saraf otak. tidur. Fungsi medulla oblongata adalah organ yang menghantarkan impuls dari medulla spinalis dan otak yang terdiri dari : Mengontrol pekerjaan jantung Mengecilkan pembuluh darah Pusat pernafasan .. thalamus memiliki hubungan ke berbagai bagian otak dan cerebrum. Sifat utama medulla oblongata adalah jalur motoric desendens (menurun) melintasi batang otak dari sisi yang satu menuju sisi yang lain. rasa haus. keseimbangan air. 2006). Pusat vital ini merupakan pusat cardioaccelerator dan pusat inhibitior. dan di sini hamper seluruh serabut-serabut descendens menyilang ke sisi lainnya.2006). pusat vasocontrictor dan pusat disalator. Medulla oblongata membentuk bagian bawah batang otak serta menghubungkan pons varoli dengan medulla spinalis. dan pusat menelan (Basoeki. serta perilaku reproduktif(Syarifuddin. Nuklei di dalam medula berisi sejumlah pusat reflex. karenanya disebut pusat vital. Pada anterior medulla oblongata terdapat thalamus yang terdiri dari dua tonjolan. Beberapa pusat lain yang terletak di dalam medula adalah pusat muntah. beberaoa di antaranya perlu untuk kehidupan. pusat bersin . serta respiratory. Perpotongan tersebut juga terjadi pada jalur sensorik yang disebut dekusasio sensorik(Syarifuddin. emosi. membentuk decussatio pyramidum (Snell.2006). Hipotalamus berfungsi untuk mengatur bermacam – macam fungsi tubuh seperti suhu. Di sebelah anterior thalamus terdapat hipotalamus yang memiliki peran untuk mengatur fungsi organ dalam atau visceral. rasa lapar dan kenyang.Pyramis mengecil ke bawah.

 Konus medularis (terminalis) adalah ujung kaudal korda  Filum terminal adalah perpanjangan fibrosa pia mater yang melekat pada kornus medularis sampai ke kolumna vertebra e. juga melapisi korda . Panjang rata – rata 42 cm. Korda berakhir di bagian bawah vertebra lumbal pertama atau kedua. dan berkedip (Syarifuddin. cairan serebrospinal dapat di ambil tanpa membahaykan corda spinalis(Basoeki. 9.2010). 1988). disebut korda ekuina. Strukturnya umum medulla spinalis : a. seperti batuk.- Mengontrol kegiatan reflex. lanjutan dari foramen magnum sampai lumbar pertama. pembesar lumbal dan serviks. dan pia mater) yang melapisi otak. sepanjang 25 cm – 27 cm. menandai sisi keluar saraf spinal besar yang mensuplai lengan dan tungkai. Sumsum tulang belakang Sumsum tulang belakang terletak di dalam cavnum spinalis. d. Walaupun diameter medulla spinalis bervariasi. Tiga puluh satu pasang saraf spinal keluar dari area urutan korda melalui foramina intervertebral. campur dengan dura meter pada segmen ketiga sacrum. Piameter membentuk sebuah filamen tipis yang dikenal dengan filum terminale. Syaraf spinal bagian bawah yang keluar sebelum ujung korda mengarah ke bawah. membentuk buah corda fibrosa yang menghilang dalam periosteum coccyanatomis yang sangant baik bagi pelaksanaan tusukan lumbar. c. Dua pembesar. Sumsum tulang belakang memiliki 2 fungsi utama yaitu untuk melakukan impuls saraf dan melayani sebagai pusat refleks saraf tulang belakang. Meninges(dura mater. b. Dengan menyisipkan jarum diantara lumbar ketiga dan keemapat atau keempat dan kelima menuju ruang subarachnoidea. Medulla spinalis berbentuk silinder berongga dan agak pipih. Meninges korda melanjut ke bagian yang lebih bawah lagi. bersin. diameter struktur ini biasanya sekitar ukuran jari kelingking. muncul dari kolumna spinalis pada foramina intervertebral lumbal dan sacral yang tepat. araknoid.

Bagian – bagian substansia grisea dibedakan atas columna grisea anterior. yaitu bego semua reflex segmental dan in tersegmental. Badan sel serabut sensori ada di luar otak. 2003). Radiks dorsal ganglia adalah pembesaran radiks dorsal yang mengandung sel neuron sensorik (Sloane. sedangkan badan sel serabut motor teletak di nuklei dalam otak(Basoeki. Radiks dorsal terdiri dari kelompok – kelompok serabut sensorik yang memasuki korda. 2007). . Radiks dorsal dan ventral pada setiap sisi segmen medulla spinalis menyatu untuk membentuk saraf spinal c. 1. Ada enam lekuk menurut panjangnya. posterior. Lekuk paling dalam adalah fissura median anterior. Ini berarti bahwa fungsi corda spinalis dalam semua pengindraan dan semua gerakan(Basoeki. 1988). Beberapa syaraf kranial hanya terdiri dari serabut – serabut sensori sehingga disebut syaraf sensori. tetapi semuanya meninggalkan tengkorak melalui foramina tengkorak. bersama dengan sulcus median poeterior yang agak lebih dangkal. 2003).2006). dan lateral. Corda spinalis menjalankan dua fungsi utama. 1988). Fisura median anterior (ventral) dalam dan fisura posterior (dorsal) yang lebih dangkal menjalar di sepanjang korda dan membaginya menjadi bagian kanan dan kiri (Sloane. urat saraf menghidu (Pearce. Nervus olfaktorius (sensorik). membagi substansia alba menjadi columna panjang. Setiap radiks yang memasuki atau meninggalkan korda membentuk tujuh sampai sepuluh cabang radiks b. Syaraf kranial Dari 12 pasang syaraf kranial. a. 10. Setiap saraf spinal memiliki satu radiksdorsal dan satu radiks ventral. 2008). yaitu ia bekerja sebagai sebuah alur konduksi besar antara syarah tepi dan otak serta ia berisi beberapa reflex. 10 berasal dari batang otak.f. Radiks ventral adalah penghubung ventral dan membawa serabut motorik dari korda (Sloane. mmeisahkan corda menjadi dua parohan simeteris(Syarifuddin.

urat saraf penglihat (Pearce. mempersarafi otot – otot penguyah. 12. yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan tubuh (Pearce. dan nervus kokhlearis. 11. Nervus hipoglosus (motorik)menuju otot lidah (Pearce. 2008).2. 5. Saraf ini terutama motoric untuk otot – otot mimik (pada wajah) dan kulit kepala. Nervus glosso – faringeics mengandung serabut motoric dan sensorik. 6.mastoideus) dan otot trapezius (Pearce. Nervus Vagus terdiri dari serabut motoric dan sensorik (Pearce. dan dengan perantaraan sebuah cabang motoric kecil. Inilah saraf otak yang terbesar. Juga merupakan saraf sensorik yang menghantarkan rasa pengecap dari lidah (Pearce. yaitu rektus lateralis (Pearce. Saraf abdusens (motorik). menuju satu otot mata. Saraf fasialis. 10. yang kedua adalah saraf motorik yang menuju otot sterno – mastoid (nervus sterno – kleido . 7. gigi dan sebagian tengkorak (Pearce. 2008). hidung. maxilaris. nervus trigeminus merupakan urat saraf sensorik yang melayani sebagian besar kulit kepala dan wajah. mulut. 2008). yaitu : nervus oftalmikus. dan saraf sensorik menuju posterior ketiga pada lidah dan sebagaian palatum lunak (Pearce. Pada hakekatnya. Saraf pendengaran atau nervus akustikus (sensorik) untuk pendengaran. juling dan kehilangan reflex terhadap cahaya dan daya akomodasi (Pearce. yang bergerak ke depan dari ganglion trigeminus. 2008). 2008). 8. saraf yang sesungguhnya untuk pendengaran. 2008). 4. dan nervus vestibularis. sementara sekreto – motorik menuju kelenjar parotis. Nervus trokhlearis (motorik) kea rag sebuah otot mata. 9. dan mandibularis yang berfungsi menampung sensibilitas dari berbagai daerah wajah. 2008). Serabut motorik menuju salah satu otot konstriktor farinx. sinus paranasalis serta gigi. 2008). . Juga menghantarkan serabut – serabut saraf parasimpatis ptosis. 2008). Nervus trigeminus. yaitu muskulus obliqus externa (Pearce. 3. juga melayani selaput lender mulut. Nervus trigeminus terbagi menjadi 3 cabang utama. Saraf ini terbelah menjadi dua bagian : yang pertama menyertai vagus menuju larynx dan farinx. Nervus okulo – motorius melayani sebagian besar otot externa mata. 2008). Nervus aksesorius. 2008). Nervus optikus (sensorik).

mempunyai nama khusus. dan syaraf ulnaris. yaitu rami anterior dan rami posterior. Yang terakhir sebagai serabut volunter atau somatik.syaraf musculocutaneous. 1988). 1988). tetapi hanya dinomori menurut kedududkan kolumna spinalis tempat munculnya dari cavum spinalis.11. sedangkan serabut yang menuju otot polos atau kelenjar disebut serabut involunter. dan satu pasang coccygis dari syraf spinalis. ada delapan cervicalis. lima sacralis. Plexus brachialis terletak di daerah bahudari leher sampai axilla(Basoeki. atau viseral. lima lumbalis. Yaitu. Misalnya serabut – serabut dari cervicalis keempat dan syaraf thoracalis pertama mengadakan intermix membentuk pola yang disebut plexus brachialis. yang membentuk plexus atau jaringan kerja komplex. 1988). Syaraf cervicalis pertama mucul pada ruang antara os occipitale dengan ruas pertama vertebra cervicalis. Rami anterior dibagi menjadi bagian lebih rumit lagi. Cabang utama. Setelah masing – masing syaraf spinal muncul dari cavum spinalis ia masih memisah menjadi dua. dan tubuh. Serabut motoris volunter pada syaraf spinal adalah axon neuron yang dendrit dan badan selnya terletak di kolumna gresia anterior dari corda.seperti syaraf median. Kemudian rami posterior dibagi menjadi syaraf yang lebih kecil yang melanjut menuju otot dan kuliat permukaan posterior kepala. Yang muncul dari plexus ini adalah syaraf – syaraf lebih kecil yang melahirkan nama – nama deskriptif lokasinya. yang lain menggiatkan otot kerangka. Beberapa serabut motoris menggiatkan otot polos atau kelenjar. dua belas thoracalis. Syaraf spinal Syaraf spinal tidak . Serabut-serabut otonom merupakan axon juga tetapi badan selnya terletak pada ganglia otonom (Basoeki. sedangkan sisanya dan semua syaraf thoracalis keluar dari cavum spinalis sejajar melalui foramina intervertebralis dari vertebrae yang sesuai(Basoeki. Semua syaraf spinal adalah syaraf yang secara mikroskopis terdiri dari banyak serabut sensoris(dendrit) dan banyak serabut motoris(axon). leher. .

Dua tipe tidur : 1. 2. Keadaan yang lainnya dapat terjadi pada orang normal dan dapat diklasifikasikan sebagai gelombang alfa. Intensitas gelombang otak pada permukaan kulit kepala berkisar sekitar 0 – 200 µvolt. 1. Tidur dengan gerak cepat mata (rapid eye movement sleep) sebab pada tipe tidur ini mata begerak dengan cepat meskipun orang tersebut tidur. beta. Tidur gelombang lambat. Tidur didefinisikan sebagai suatu keadaan bawah sadar dimana orang tersebut dapat dibangunkan dengan pemberian rangsangan sensorik atau dengan rangsang lainnya. Keadaan Aktivitas Otak Aktivitas otak dimulai dengan tidur. sebab pada tipe ini gelombang otaknya sangat lambat. Intensitas dan pola aktivitas listrik sangat ditentukan oleh besarnya derajat eksitasi otak sebagai akibat dari keadaan tidur dan keadaan siaga. normal. episode tidur REM timbul secara periodic dan meliputi sekitar 23 % dari seluruh masa tidur dan pada orang dewasa muda. terjadi tiap 90 menit (berhubungan dengan mimpi yang hidup)  Gelombang Otak Perekaman listrik dari permukaan otak atau dari permukaan luar kepala dapat menunjukkan adanya aktivitas listrik yang terus menerus timbul dalam otak. tidur. Selama tidur. Gelombang alfa Merupakan gelombang irama yang timbul pada frekuansi antara 8 dan 13 per detik. Gelombang yang terekam dalam potensial listrik disebut gelombang otak dan seluruh perekaman disebut elektroenchepalogram. dijumpai pada rekaman EEG pada orang dewasa normal seaktu bangun dalam keadaan normal . teta. dan koma.12. Sifat gelombang ini sangat bergantung pada besarnya aktivitas korteks cerebrum dan gelombang otak jelas mengalami perubahan pada keadaan siaga. dan delta.

2. melalui transmisi cepat impuls listrik. Processing attau pemrosesan Dilengkapi dengan hippocampus dan struktur di sekelilingnya 3. Tiga prinsip memori : 1. C. Gelombag teta Mempunyai frekuensi antara 4 dan 7 putaran per detik. pada bayi dan pada penyakit organik otak yang parah. Gelombang ini terjadi pada saat tidur nyenyak. Gelombang ini timbul di region parietal dan temporal anak – anak. Storage atau penyimpanan Terjadi beberapa tahap dan secara kontinu berubah 2. Ingatan jangka panjang Merupakan ingatan yang sekali disimpan dapat diingat kembali selama bertahun – tahun kemudian atau bahkan seumur hidup D. 4.5 putaran per detik.MEMORI Memori adalah hasil dari perubahan kemampuan penjalaran sinaptik dari suatu neutron ke neutron berikutnya sebagai akibat dari aktivitas neural sebelumnya. Gelombang delta Meliputi semua gelombang EEG di bawah 3. Gelombang beta Timbul pada frekuensi lebih dari 14 putaran per detik dan dapat setinggi 80 putaran per detik. Ingatan jangka pendek Merupakan ingatan yang berlangsung beberapa detik atau paling lama beberapa menit 2. Gelombang ini selalu terekam dari region parietal dan region frontal kulit kepala.. 3. secara umum mengkoordinasikan .Sistem saraf. PERBEDAAN SISTEM SARAF DAN SISTEM ENDOKRIN Sistem saraf dan endokrin adalah dua sistem kontrol utama pada tubuh. Memory traces atau jejak – jejak ingatan  Klasifikasi Ingatan 1.

Sistem endokrin yang mensekresikan hormone ke dalam darah untuk mempengaruhi tempat – tempat yang jauh.Pada sistem saraf. Sistem endokrin adalah sistem kontrol kelenjar tanpa saluran (ductless) yang menghasilkan hormon yang tersirkulasi di tubuh melalui aliran darah untuk memengaruhi organ-organ lain (Snell. terutama mengontrol aktivitas metabolik dan aktivitas lain yang lebih memerlukan durasi daripada kecepatan. sistem saraf dan endokrin cukup berbeda. setiap sel saraf berujung secara langsung di sel sasaran spesifiknya.aktivitas – aktivitas tubuh yang cepat misalnya gerakan otot. 2006). 2006). Persamaan dari keduanya adalah dapat mengubah sel sasaran (tempat kerja) dengan mengeluarkan sel perantara kimia (neurotransmiter untuk sel saraf.Secara anatomi.Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula- spinalis). Jadi sistem saraf memiliki kabel dalam suatu cara yang sangat spesifik menjadi jalur – jalur anatomis tertentu yang sangat terorganisasi untuk menyalurkan sinyal dari satu bagian tubuh ke bagian lain(Snell.. dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. hormone untuk sel endokrin). Keduanya merupakan organ yang sangat lunak. Informasi . misalnya mempertahankan kadar glukosa darah. yang berinteraksi secara tertentu dengan reseptor spesifik sel sasaran.

Zat perantara kimiawi endokrin disekresikan ke dalam darah dan mengalir ke tempat – tempat sasaran yang jauh. 2006). dengan sendirinya ACh dikeluarkan dari neuron – neuron motorik yang secara spesifik berhubungan dengan otot – otot yang mengontrol tangan kita(Snell. . GERAK REFLEKS Gerak refleks adalah gerakan pintas ke sumsum tulang belakang. Sedangkan sistem endokrin bekerja tanpa kabel yang berarti bahwa kelenjar – kelenjar endokrin tidak secara anatomi berhubungan dengan sel sasaran mereka. Pada saat kita menggerakkan tangan kita. E. BEBERAPA APLIKASI KERJA SISTEM SARAF 1. dan semua otot rangka memiliki reseptor ACh komplementer.Informasi dibawa di sepanjang rangkaian neuron ke tujuan yang diinginkan melalui perambatan potensial aksi. asetikolin (ACh). Ciri refleks adalah respons yang terjadi berlangsung dengan cepat dan tidak disadari. (Snell. 2006). Dari segi fungsional kelenjar – kelenjar ini membentuk suatu sistem karena semuanya mengeluarkan hormone dan banyak terjadi interaksi di antara berbagai kelenjar endokrin(Snell. 2006).Kelenjar endokrin tersebar di seluruh tubuh. Seluruh sistem saraf yang mempersarafi semua otot rangka dalam tubuh (neuron motorik) menggunakan neurotransmitter yang sama.

Rangkaian jalur saraf yang terlibat dalam aktifitas refleks disebut lengkung refleks. maka gelombang alfa ( lambat dan sikron) lebih dominan. yang terdiri atas 5 komponen dasar.2004). Pada tahap awal. tidur adalah kondisi ketika seseorang teta menerima stimulasi eksternal namun tidak menyadari keberadaan stimulasi tersebut. Semakin sedikit aktivitas mental yang dilakukan akan semakin sikron gelombang otak dalam EEG(Campbell. Tidur dan bangun menghasilkan pola aktivitas listrik otak yang berbeda yang dapat direkam dalam elektroensefalogram(EEG). Neuron konektor merupakan penghubung antara neuron sensorik dan neuron motorik. gelombang theta ( lebih tidak teratur) sering kali mendominasi. . KONDISI BANGUN DAN TIDUR Kondisi bangun adalah keadaan kesadaran akan dunia luar. Ketika seseorang yang sehat berbaring diam dengan mata tertutup. yaitu :  Reseptor  Saraf eferen  Pusat pengintegrasi  Saraf eferen  Efektor 2. Sebaliknya. maka gelombang beta ( lebih kompleks) yang dengan cepat menggantikan gelombang alfa. yang menandakan ketikdak sikronan baian-bagian otak(Campbell.2004). sel schwann yang merupakan pembungkus kebanyakan akson dari sistem saraf perifer dan sel penyokong yang merupakan sel yang terdapat diantara neuron dari sistem saraf pusat. EEG seseorang yang tidur menggambarkan bahwa tidur adalah proses yang dinamis. yang dimana pada kondisi tidur nyenyak seseorang akan menghasilkan gelombang delta yang lamban dan sikron (Campbell. Jaringan saraf terdiri dari 3 komponen yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbedam yaitu sel saraf (neuron) yang mampu menghantarkan impuls. Ketika mata terbuka atau orang tersebut menyelesaikan suatu permasalahan yang komplek.2004).Lengkung refleks adalah lintasan terpendek gerak refleks.

Kerusakan pada bagian belahan orak kiri dapat menyebabkan afasia. Belahan otak kanan menekankan pada keseluruhan kontekm persepsi spasial. BAHASA. Serotonin merupakan neurotransmitter dari pusat penghasil tidur tersebut. yaitu masing – masing sisi otak dikhususkan untuk fungsi yang berlainan. RAS bertindak sebagai filter sensoris.2004). Minum susu debelum tidur dapat merangsang tidur kaena susu mengandung asam amino triptofan dalam jumlah yang banyak. Pons dan medula mangandung nukleus yang menyebabkan tidur ketika dirangsang. Bahasa adalah suatu bentuk komunikasi kompleks dengan kata – kata yang secara tertukis atau lisan melambangkan benda dan menyampaikan gagasan. dan semakin banyak input yang diterima korteks maka seseorang akan menjadi siaga dan sadar(Campbell. . bagian yang dimaksud yaitu sistem aktivitas retikuler (RAS). yang dimana mengatur keadaan tidur dan bangun. 2004). 2004) Pemahaman dan pembentukan bahasa memerlukan beberapa interaksi yang sangat kompleks antara beberapa daerah asosiasi di belahan otak kiri. yang menyeleksi informasi mana yang akan mencapai korteks. LATERAL. DAN BERBICARA. 3. yang berbeda – beda (campbell. dima asam amino merupakan suatu prekursor serotonin (Campbell. misalnya. Daerah asosiasi korteks selebral adalah terlateralisasi. Proses yang mendukung berbicara. Kemampuan berbahasa memiliki beberapa komponen terpisah yang dikontrol oleh berbagai bagian korteks (campbell. perhitungan. bahasa. dan otak tengah mempunyai suatu pusat yang menyebabkan bangun.Kondisi seseorang tidur dan bangun dikontrol oleh beberapa pusat di serebrum dan batang otak. Satu bagian dari formasi retikuler melewati bagian pusat batang otak . Suatu sistem fungsional neuron yang disebut formasi retikuler melewati bagian pusat batang otak. dan pengelolaan serial yang cepat mengenai informasi rici.2004). dan kemampuan kreatif ( Campbell. 2004). terutama terjadi di belahan otak kiri. yaitu ketidakmampuan untuk berbicara utuh. sementara kandungan emosional bahasa yang disampaikan melalui tekanan suara diproses di daerah asosiasi yang terdapat di belahan otak kanan.

serta dari korteks auditorius di lobus temporalis. suatu jalur yang penting dalam pemahaman membaca dan menjelaskan suatu benda yang tampak. 2001). temporalis. terleteak di lobus frontalis kiri dan berkaitan erat dengan daerah motorik korteks yang mengontrol otot – otot yang pernting untuk artikulasi ( sherwood. pasien dengan lesi di daerah wernicke tidak dapat mengerti kata – kata yang mereka dengar atau lihat. Kerusakan daerah broca menyebabkan kegagalan pembentukan kata. Karena berbagai asek bahasa terletak di daerah – daerah korteks yang berlainan. Hemisfer serebrum kiri unggul dalam . Mereka tidak dapat mengaitkan arti dengan kata atau memilih kata – kata yang tepat untuk menyampaikan fikiran mereka. dan oksipitalis. Daerah primer spesialisasi kortikal untuk bahsa adalah daerah broca dan wenicke. walaupun pasien masih dapat mengerti kata lisan atau tertulis. Daerah wercike menerima masukan dari korteks visual di lobus oksipitalis. yaitu ekspresi dan pemahaman masing – masing berkaitan dengan daerah tertentu di korteks. Para individu tersebut mengetahui apa saja yang hendak . Mereka mampu berbicara dengan lancar. daerah ini bertangggung jawab untuk memfomulasikan pola pembicaraan koheren yang disalurkan melalui seberkas serat ke daerah borca. 2001). suatu jalur yang penting untuk memahami bahasa lisan (sherwood. Setiap hemisfer sedikit banyak memiliki spesialisasi dalam jenis aktivitas mental yang terbaik dapat dilakukan.Bahasa melibatkan integrasi dua kemampuan terpisah. Walaupun mereka dapat menggerakan bibir dan lidah. Selain itu. mereka tidak dapat melakukan perintah motorik secara benar untuk mengartikulasi kata – kata yang mereka ingin sampaikan. 2007 ).ereka katakan. Gangguan bahasa semacam itu disebabkan oleh kerusakan daerah korteks spesifik yang dikenal sebagai afasia ( sherwood. Sebaliknya. yang terletak di koterks kiri pada pertumuan lobus – lobus parietalis. Daerah ini berperan penting dalam pemahaman bahasa baik tertulis maupun lisan. walaupun kata – kata yang mereka ucapkan dengan sempurna tidak memiliki arti. Daerah wernicke. tetapi tidak mampu mengekspresikan diri mereka. Daerah broca. berhubungan dengan pemahaman bahasa. yang bertanggung jawab untuk kemampuan berbicara. kemudian mengontrol artikulasi pembicaraan ini. kerusakan di daerah tertentu dapat menyebabkan gangguan bahasa selektif.

analistis. 5. sehingga mereka saling melengkapi. hemisfer asebrum kanan unggul dalam keterampilan non bahasa. Manusia cenderung memiliki pengalaman emosi dan ekspresi yang sangat individual. dan lainnya bisa memfomulasikan sinyal perintah ke sekelompok otot rangka. Beberapa emosi manusia bertanggung pada kelompok fungsional nucleus dan saluran akson yang saling berhubungan di SSP yang disebut system limbic.melaksanakan tugas logis. 2004) . Beberapa neutron misalnya bisa mengindra stimulus internal dan eksternal. 4. Dalam keadaan normal. kemampuan artistik. seperti penigkatan denyut dan wajah yang memerah. keduanya juga terlibat dalam tugas – tugas yang kurang kompleks dan lebih spesifik. dan melibatkan kerjasaman daerah ekstensif di korteks serebral secara bersama. Sebaliknya . KESADARAN Satu hipotesis central mengenai kesadaran bahwa kesadaran adalah satu ciri otak yang muncul tanpa terduga. sedangkan dominasi hemisfer kanan dikaitkan dengan “pencipta” (Sherwood. Sementara hemisfer kiri cenderung mengolahninformasi dengan cara fragmenter. tetapi pada banyak orang keterampilan yang berkaitan dengan salah satu hemisfer tampaknua berkembang lebih kuat. hemisfer kanan memadang dunia secara holistis. kemudian ekspresi emosi. dan personalitas. sekuensial. misalnya matematika. Dominasi hemisfer kiri cenderung dikaitkan dengan “ pemikir”. 2001). Konsultasi antara pusat otak bagian atas dengan system limbic sangat penting dalam formulasi emosi ( Campbell. terutama persepsi spasial. dan filsafat. Kemudian muncul hipotesis yang menyatakan bahwa perdepsi informasu sensoris pleh otak pertama. dan verbal. Fungsional neutron membangkitkan pemikiran kesadaran. pembentukan bahasa.tama akan menghasilkan pengalaman emosi. Stinulus yang memicu kemarahan pada seseorang bisa jadi tidak mempunyai efek serupa pada orang lain. bernalar . dan musik. di antara kedua hemisfer terjadi penukaran informasi yang luas. EMOSI Beberapa hipotesis mengusulkan bahwa emosi dihasilakn oleh umpan balik organ dan otot tubuh ke SSP. 2004). sementara kedua kelompok tersebut bekerjasama untuk memformulasikan suatu kesadaran akan sensasi dan respon otot (campbell. System lymic dihubungkan dengan daerah korteks serebral yang terlibat dalam pembalajaran korteks.

Memori keterampilan umumnya melibatkan aktivitas motoris yang dipelajari secara berulang – ulang tanpa kesadaran mengingat informasi spesifik (campbell. MEMORI DAN PEMBELAJARAN Memori yang sangat penting untuk pembelajaran adalah kemampuan untuk menyimpan dan mendapatkan kembali informasi yang berkaitan dengan pengalaman sebelumnya.6. 2004). Sinyal sensoris dari mata akan menuju pusat penglihatan di lobus okspital otak. definisikata. kebagian hipotalamus dan system lembic. Sinyal sensoris melewati filter sensoris otak yaitu formasi retikuler. Memori jangka pendek dan memori jangka panjang (campbell. Memori manusia terbentuk melalui 2 tahapan. 2004).dan ke pusat otak yang lebih tinggi di otak depan. Jalur tersebut diselesaikan ketika impuls kembali kepusat penglihatan kortikal tempat persepsi pertama terjadi (campbell. bagian otak. dimana persepsi visual terbentuk. . dan informasi lain. termasuk korteks prefontal. mengenai fakta tersebut dapat secara sadar dan spesifik didapat kembali dan simpanan data memori jangka panjang anda. 2004) Ketika anda mendapatkan pemahaman dan pengetahuan terhadap suatu fakta dengan menghafal tanggal.

2006.. 1993. 200 – 229. Fisiologi Hewan. jilid III. dkk. anatomi dan fisiologi manusia. 103 – 146.. 1998. 2004.. Campbell. L. edisi 6. S. Soelowo. S. Gitamedia Press. 71 – 85. 2006. Penerbit Buku Kedokteran EGC. W. 101 – 124. DAFTAR PUSTAKA Basoeki. Anatomi Fisiologi untuk Mahasiswa Keperawatan.. 2006. A. Biology. Jakarta. Anatomi Klinik untuk Mahasiswa Kedokteran.. R. 121 – 134. Idel. 2003. Histologi Dasar.. Jakarta . dkk. 274 – 281.S. Jakarta Sherwood. Biologi Dalam Kehidupan Sehari – hari. 2000. 2001. Jakarta. Jakarta Snell. Yogyakarta Junqueira. Prinsip – prinsip fisiologi Hewan. N. C. Penerbit UT. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Fisiologi Hewan. Fisiologi Manusia: dari Sel ke Sistem..A.. W. 1994. Jakarta. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. EGC. Edisi 3. 79-85. Erlangga. 140 – 160... Isnaeni. Jakarta Kartolo. H.F. 129 – 196. Jakarta Syaifuddin. edisi kelima. EGC. EGC. edisi 2.. Kanisius. Jakarta.