Tentang IUD (4), Keuntungan-kerugiannya!

Seperti halnya alat kontrasepsi yang pernah saya catatkan sebelumnya, bahwa setiap alat kontrasepsi memiliki kelebihan dan kekurangan. Ini menjadi penting anda ketahui karena sebagai calon akseptor anda berhak memperoleh informasi yang benar tentang alat kontrasepsi yang akan anda pilih dan anda gunakan. Termasuk IUD, sudah pasti alat kontrasepsi ini memiliki kekurangan dan juga kelebihan. Apa saja sih kelebihan atau keuntungan dari alat kontrasepsi dalam rahim ini? berikut ini adalah beberapa point mengenai keuntungan IUD: Efektifitasnya tinggi. 0,6 – 0,8 kehamilan per 100 perempuan yang menggunakan IUD

(1 kegagalan dalam 125 – 170 kehamilan). Akan segera efektif begitu terpasang di rahim anda Anda tidak perlu mengingat-ngingat ataupun melakukan kunjungan ulang untuk

menyuntik tubuh anda Tidak mempengaruhi hubungan seksual dan dapat meningkatkan kenyamanan

berhubungan karena tidak perlu takut hamil Tidak ada efek samping hormonal seperti halnya pada alat kontrasepsi hormonal Tidak akan mempengaruhi kualitas dan volume ASI Dapat dipasang segera setelah melahirkan atau sesudah abortus dengan catatan tidak

terjadi infeksi Dapat digunakan hingga masa menopause (1 tahun atau lebih setelah masa haid

terakhir) Tidak ada interaksi dengan obat-obatan Dapat dipasang kapan saja, tidak perlu pada saat masa haid saja asal anda tidak sedang

hamil atau diperkirakan hamil.
1

diantaranya: Perubahan siklus haid pada 3 bulan pertama. Nah. anda dapat mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit yang banyak di jual bebas di apotek atau toko obat. yang keluar adalah berwarna merah segar. Biasanya pada saat masa haid ini rahim akan berkontraksi dan dinding rahim akan sedikit berdenyut dikarenakan ada benda asing di dalam tubuh anda. terjadi peluruhan dinding rahim. dan akan berkurang setelah 3 bulan Haid akan lebih lama dan lebih banyak. selain ketiga efek samping di atas. Kadang-kadang terjadi pendarahan (spotting) diantara masa menstruasi Ketiga hal tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: Pada saat seorang perempuan memilih untuk ber-KB IUD. maka akan menambah volume darah yang keluar pada masa haid anda. yaitu: Akan terasa sakit dan kejang selama 3 hingga 5 hari setelah pemasangan Mungkin dapat menyebabkan anemia jika pendarahan pada saat haid sangat banyak Jika pemasangan tidak benar. Karena IUD ini berbahan dasar padat. Demikian pula ketika masa haid. maka pada saat dinding rahim bersentuhan dengan IUD bisa saja terjadi perlukan. Darah yang keluar bisa dibedakan. maka akan ada alat kontrasepsi yang merupakan benda asing bagi rahim. darah yang keluar menjadi lebih banyak karena ketika haid. darah akan berwarna kecoklatan. biasanya jika spotting.Selain keuntungan diatas. 2 . Hal inilah yang dapat mengakibatkan keluarnya bercak darah (spotting) di antara masa haid. Proses ini menimbulkan perlukaan di daerah rahim. Jika pada saat haid anda mengalami kondisi yang lebih sakit dari biasanya. sehingga apabila IUD mengenai daerah tersebut. itu juga ada kaitannya dengan IUD ini. ada pula beberapa komplikasi lainnya yang merupakan kekurangan dari IUD ini. sedangkan pada saat haid. Untuk mengatasi hal ini. anda juga harus memperhatikan kerugian dan efek samping dari IUD ini. apa saja? Ada beberapa efek samping dari penggunaan IUD ini. bisa saja terjadi perforasi dinding uterus.

anda harus memasukkan jari anda ke dalam vagina. serta Anda harus memeriksa posisi benang dari waktu ke waktu. Keterbatasan IUD harus pula anda ketahui supaya anda dapat mempertimbangkan dan meyakinkan pemilihan alat kontrasepsi ini sebagai pilihan utama anda. 3 . Namun kejadian ini sangat langka. Cuma hitungan per mil. namun biasanya akan hilang dalam jangka waktu 1-2 petugas terlatih. benang IUD rupanya terlalu panjang dan menggantung pada lubang vagina (liang sanggama). Sebagian perempuan tidak mau melaksanakan ini. Catatan khusus untuk IUD ini adalah terkadang timbul keluhan dari pasangan anda ketika melakukan hubungan. Apa saja keterbatasannya? Berikut saya catatkan: Memerlukan prosedur medis. Nah. namun memerlukan bantuan Sedikit nyeri setelah pemasangan. Ini dapat dijelaskan bahwa benang IUD itu sebenarnya tidak boleh terlalu panjang dan keluar dari rahim. dikhawatirkan akan memicu penyakit radang panggul. Hal ini biasanya terjadi pada pasien yang baru saja melahirkan dan segera dilakukan pemasangan IUD. termasuk diantaranya adalah pemeriksaan pelvik sebelum dipasang IUD hari Tidak dapat dipasang dan dikeluarkan oleh anda sendiri. Dalam hal ini adalah bidan atau dokter Ada kemungkinan IUD bisa keluar dengan sendirinya dari rahim. pada kasus keluhan tersebut. posisi IUD di dalam rahim juga dapat mempengaruhi apakah IUD dapat terlepas atau tidak.- Tidak bisa mencegah infeksi penyakit menular seksual Tidak baik digunakan pada perempuan yang rentan terkena penyakit menular seksual karena sering berganti pasangan Jika perempuan yang terkena IMS (infeksi menular seksual) memakai IUD. Untuk melakukan pemeriksaan ini. Beberapa kasus mencatat bahwa para suami mengeluh bahwa terdapat gangguan pada saat berhubungan. Selain itu. Artinya hanya 1 orang yang gagal dari 1000 orang yang dipasangi IUD.

Dengan demikian keluhan suami sudah terselesaikan.akibatnya benang tersebut akan „tersentuh‟ oleh suami. anda tidak perlu panik atau khawatir ketika terjadi kasus seperti ini. hehehe. 4 . melipat benang ini diistilahkan dengan istilah “di blow”. Nah. Inilah yang menyebabkan gangguan pada saat anda dan suami sedang melakukan ritual hubungan. anda dapat meyakinkan diri anda bahwa IUD ini merupakan alat kontrasepsi yang tepat bagi anda karena terlepas dari keterbatasannya. Anda cukup mendatangi bidan atau dokter yang memasangi anda IUD. dari beberapa informasi di atas. Ceritakan keluhan yang suami anda utarakan. Meminjam istilah salah satu trainer di balai latihan dan pengembangan KB Provinsi Jawa Barat. Nanti petugas medis akan melipat benangnya ke dalam rahim anda. IUD ini memiliki banyak keuntungan. Solusinya bagaimana? Tenang saja.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful