HAKIKAT PESERTA DIDIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM

1. HAKIKAT ANAK DIDIK Dalam perspektif filsafat pendidikan Islam, hakikat anak didik terdiri dari beberapa macam: 1. Anak didik adalah darah daging sendiri, orang tua adalah pendidik bagi anak-anaknya maka semua keturunannya menjadi anak didiknya didalam keluarga. 2. Anak didik adalah semua anak yang berada dibawah bimbingan pendidik di lembaga pendidikan formal maupun non formal, seperti di sekolah, pondok pesantren, tempat pelatihan, sekolah keterampilan, tempat pengajian anak-anak seperti TPA, majelis taklim, dan sejenis, bahwa peserta pengajian di masyarakat yang dilaksanakan seminggu sekali atau sebulan sekali, semuanya orang-orang yang menimba ilmu yang dapat dipandang sebagai anak didik. 3. Anak didik secara khusus adalah orang-orang yang belajar di lembaga pendidikan tertentu yang menerima bimbingan, pengerahan, nasihat, pembelajaran, dan berbagai hal yang berkaitan dengan proses kependidikan. Anak didik dapat dilihat dari beberapa tingkatan, misalnya anak didik dapat dilihat dari usia, sejak anak didik di taman kanak-kanak, tingkat SLTP-SMA, dan mahasisiwa yang berkaitan dengan usia anak didik. Demikian pula, anak didik dilihat dari perkembangan psikologisnya, misalnya perkembangan psikologis anak didik usia 12-15 tahun di SLTP berbeda dengan perkembangan psikologis anak didik usia 16-19 tahun di SMA, demikian pula perkembangan psikologis anak didik di perguruan tinggi, bahkan perkembangan cara berpikirnya pun berubah menuju kedewasaan berpikir, terutama dalam menyusun cara berpikir logis dan sistematis. Anak didik merupakan subjek utama dalam pendidikan. Para pendidik selalu berhubungan dengan anak didik, tapi setelah tugas pendidik selesai, anak didik dituntut mengamalkan ilmu dalam kehidupan bermasyarakat. Anak didik dituntut hidup mandiri, mampu menyelesaikan tugas-tugas pendidikan sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Tugas utama anak didik adalah belajar, menurut ilmu dan mempraktikkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Apabila anak didik menerima mata pelajaran ilmu agama Islam yang didalamnya terdapat materi ibadah shalat, ilmu yang diterimanya dapat menjadi penuntun kehidupan ibadahnya. Ilmu tentang shalat bukan hanya untuk dihafal, tetapi harus diamalkan, sebagaimana ilmu akhlak, mengajarkan tata cara berprilaku menurut ajaran Islam maka ilmu akhlak pun bukan untuk dihafal, tetapi untuk diamalkan dalamkehidupan sehari-hari. Dalam psikologi belajar, sebagaimana dikemukakan oleh Syaiful Bahri Djamarah (2002: 46) anak didik yang mengerti tugasnya dalam belajar adalah anak didik yang konsentrasinya penuh dalam memperhatikan pelajaran. Anak didik yang mendengarkan guru yang mengajar, memperhatikan dan mengarahkan pandangannya khusus kepada guru yang sedang mengajar di depan kelas. Aktivitas belajar demikian sangat membantu peningkatan pemahaman anak didik, tetapi perlu diperhatikan bahwa konsentrasi dalam belajar harus diiringi oleh fokusnya alam pikiran kepada yang dilihat dan didengar. Meskipun pandangan mata kearah guru yang sedang mengajar, jika pikirannya melayang-layang entah ke mana, tidak akan ada belajar. Karena

Anak didik yang sudah mengenal. anak didik memiliki kedudukan yang menempati posisi yang menentukan dalam sebuah interaksi. keberhasilan pendidikan atau keberhasilan belajar adalah terjadinya perubahan mentalitas anak didik menjadi lebih baik. sebelum memasuki lembaga pendidikan. tetapi belum begitu memahami ilmu pengetahuan yang dimaksudkan. Anak didik yang duduk di taman kanak-kanak atau sekolah dasar sesungguhnya sebagai anak didik yang belum mengerti dan memahami sesuatu. Ia dijadikan sebagai pokok persoalan dalam dalam semua gerak kegiatan pendidikan dan pengajaran. anak didik itu terdiri atas anak didik dengan sifat-sifat yang berbeda. 2. tetapi belum mengamalkannya dalam kehidupan. yaitu: Sikapa anak didik yang mencintai ilmu dan pendidiknya. anak didik yang berhasil adalah anak didik yang sikap mentalnya berubah menjadi lebih dewasa atau menjadi suri tauladan yang bagi umat manusia. 3. Sebagai pokok persoalan. Anak didik yang telah memahami ilmu pengetahuan dan mengamalkannya dalam kehidupan. yaitu: Anak didik yang belum mengerti apa pun tentang ilmu pengetahuan atau anak didik yang hanya mengenal sesuatu. dan tata cara menulis huruf. Keberhasilan anak didik ditentukan tiga hal yang mendasar. 2. memahaminya. 1. bunyi huruf. Menurut aliran kognitivisme. orang tuannya bertindak sebagai pendidik pertama yang memperkenalkan semua ilmu yang awal bagi anak-anaknya. Dalam perspektif filsafat pendidikan Islam. lebih dewasa. dan lebih cerdas dalam memecahkan masalah.1. anak didik adalah kunci yang menentukan untuk terjadinya interaksi edukatif. Hal itu menjadi tanggung jawab pendidik dalam memberikan warna bagi anak didiknya. Pada umumnya. demikian pula dengan angka. Oleh karena itu. pengalaman. 3. Anak didik yang baru mengenal dan mengetahuinya. Sikap anak didik yang selalu konsentrasi dalam belajar. Oleh karena itu. tetapi belum mengerti dan memahami sesuatu. Anak didik bukan binatang. didiklah anak didik yang masih fitrah dengan nilai-nilai agama yang benar. bahkan sejak ia dalam kandungan ibunya. Jadi. Anak yang baru dilahirkan pun memerlukan pendidikan. pikiran yang melayang-layang dan kurang konsentrasi dalam belajar tidak mampu meregup penjelasan yang disampaikan oleh pendidik. Anak didik adalah unsur manusiawi yang penting dalam kegiatan interaksi edukatif. yang dilalui sejak masa kecil. sikap dan kepribadian anak didik ditentukan oleh pendidikan. 4. mengetahui. tetapi ia adalah manusia yang mempunyai akal. dan latihan-latihan. Anak didik adalah setiap orang yang menerima pengaruh dari seseorang atau sekelompok orang yang menjalankan kegiatan pendidikan. Pada kenyataannya. Dengan demikian. Guru tidak mempunyai arti apa-apa tanpa kehadiran anak didik sebagai subjek pembinaan. sebagaimana seorang bayi yang diazani ketika ia baru dilahirkan. belum ada setitik dosa dalam kehidupannya. Pendidikan merupakankebutuhan . Tumbuhnya sikap mental yang dewasa dan mampu menerapkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan. bahkan huruf pun belum mengenal. anak didik yang baru taraf pengenalan adalah anak didik yang masih dalam keadaan fitrah. misalnya tentang bentuk huruf.

Bakat atau sifat keturunan dengan interaksi lingkungan memengaruhi perkembangan anak. ia akan baik. Hal ini identik dengan pendapat Morgan. Gen ini meupakan satuan kimia yang diwariskan dalam kromosom yang dengan interaksi lingkungan memengaruhi atau menentukan perkembangan suatu individu. Tiga perbedaan tersebut adalahsebagai berikut. kelakuan ibu dan bapak akan menjadi vitamin jiwa calon anak. Muttaqin. mengatakan bahwa anak harus diberikan pendidikan sedini mugkin. Kegoncangan emosional dan keterbatasan makan yang dilakukan ibu memengaruhi perkembangan anak secara keseluruhan. Anak yang baru lahir memawa sifat-sifat keturunan. Dengan perantaraan ibu. Bakat dan mental yang diwariskan orang tuanya merupakan benih yang perlu dikembangkan. baik-tidaknya sikap seseorang ditentukan oleh dua faktor tersebut. Hubungan batin antar ibu dan anak dala kandungan tejalin erat sekali. bahkan sejak kedua orang tuanya memasuki jenjang perkawinan. anak dalam kandungan memenuhi tuntutan kejiwaannya untuk mencapai perkembangan tertentu. Demikian juga sebaliknya. 1. K. Anak dalam kandungan melalui ibunya mengalami proses pematangan diri. dan emosional.hidup dan tuntutan kejiwaan. Demikian juga. Pendekatan filosofis dalam memahami karakteristik anak didik adalah tiga perbedaan anak didik yang dihadapi. merupakan cara yang paling tepat dalam proses pembentukan anak di masyarakat.E. Semua anggota jasmani membutuhkan bimbingan untuk tumbuh. Dengan demikian. bahkan sejak ia dalam kandungan.Z. Anak yang tumbuh dan berkembang di lingkungan yang baik. setan tidak ikut campur (menurut ajaran islam). baik secara fisik maupun mental. tetapi tergantung pada lingkungan. Begitu besarnya pengaruh ibu terhadap anak sehingga pendidikan anak dapat dilahirkan selama dalam kandungan. Bakat akan tumbuh dan berkembang pada situasi yang sesuai. harus sudah mengalkulasikan bagaimana anak-anak yang akan mereka lahirkan nanti. yang mengatakan bahwa gen mengatur sifat menurun tertentu yang mengandung satuan informasi genetika. jiwanya membutuhkan bimbingan untuk berkembang sesuai iramanya masing-masing sehingga suatu waktu anak mampu membimbing diri sendiri. Makanan ibu yang mengandung akan menjadi vitamin anak kelak. Demikian juga. Perkembangan dalam arti kuantitatif maupun kualitatif. Demikian juga. tetapi juga terkandung benih watak dan tabiat calon anak. Perbedaan Biologis . 2005:53) Syaiful Bahri Djamarah mengatakan. tetapi ia tak berdaya dan tak mampu. (Syaiful Bahri Djaramah. perpaduan antara bakat yang dibawa dari kelahiran serta pe. Anak yang baru lahir selalu menuntut penyempurnaan dirinya. mental.H. Lingkungan dapat dijadikan tempat untuk kematangan jiwa seseorang. bakat kurang berperan penting dalam membentuk pribadi anak karena bakat tak mampu tumbuh dan berkembang pada situasi yang tak sesuai. baik fisik.” Anak yang baru lahir belum mampu menghadapi kehidupan.ndidikan yang tepat. Perkembangan dan kematangan jiwa seseorang anak dipengaruhi oleh faktor pembawaan dan lingkungan. karena dalam tetes air suci (ovum/mani) yang tersimpan dalam rahim istri tidak terdiri dari bahan-bahan jasmaniah semata. Pergaulan suami istri diawali dengan doa agar dengan doa itu. Pendapat ini didukung pula oleh William Stern dengan teori konvergensinya.

Para pendidik secara langsung dapat mempengaruhi psikologis anak didik. hasil bagi yang diperoleh dari pembagian umur kecerdasan dengan umur sebenarnya menunjukkan kesanggupan rata-rata kecerdasan seseorang. ia mempunyai dunia sendiri. 2. Keaktualan itu karena intelegensi adalah unsure yang ikut mempengaruhi keberhasilan belajar anak didik. Untuk mengetahui tinggi rendahnya intelegensinya seseorang. akan menyebabkan anak didiknya menjadi kurang menyukai pendidiknya secara pribadi. Normal (biasa) 90-110 4. Bahkan buku bacaan yang diwajibkan kepada anak didik agar dibaca dan dipelajari akan memberikan pengaruh psikologis anak didiknya. disingkat dengan IQ. Pusung (idiot) dibawah 30 3. Peserta didik mengikuti periode-periode perkembangan tertentu dan mempunyai pola perkembangan serta tempo dan iramanya. lingkungan social.Perbedaan biologis berkaitan dengan keadaan jasmani yang normal. dikembangkanlah instrument yang dikenal dengan istilah test inteligensi dan gambaran mengenai hasil pengetesan kemudian dikenal dengan intelegence quotient. kemampuan untuk menggunakan konsep yang abstrak secara efektif. Berdasarkan hasil tes inteligensi (intelligence quotient). 2. Dungu (imbicil) 30-50 7. yang harus disesuaikan dalam proses pendidikan. Kurang pintar 70-90 5. Perbedaan Psikologi Keadaan psikologi anak didik dipengaruhi oleh lingkungan keluarga. Intelegensi adalah kemampuan untuk memahami dan beradaptasi dengan situasi yang baru dengan cepat dan efektif. mungkin ada yang tubuhnya cacat. intelegensi merupakan salah satu aspek yang selalu aktual untuk dibicarakan dalam dunia pendidikan. mudah tersinggung dan kurang kreatif. Pintar (begaaf) 110-140 3. Beberapa hal yang terkait dengan hakikat peserta didik yaitu: 1. . Bebal (debil) 50-70 6. Luar biasa (genius) IQ diatas 140 2. Perbedaan Intelektual Menurut Syaiful Bahri Djamarah (2005:57). Menurut ahli psikologi. pendidikan berjalan kurang sempurna. dan tentu oleh lingkungan sekolahnya. dan kemampuan untuk memahami hubungan dan mempelajarinya dengan cepat. Jika pendidik kurang memperhatikan perihal tersebut. Pembagian itu adalah: 1. semua yang berkaitan dengan lingkungan anak didik memberikan pengaruh kepada anak didik secra langsung atau tidak langsung. Oleh sebab itu. dan keadaan biologis lainnya. Peserta didik bukan miniature orang dewasa. Oleh karena itu dibutuhkan sinergitas antara anak didik dengan semua lingkungan disekitarnya. yakni William Stern. misalnya pendidik yang terkesan galak. intelegensi merupakan daya untuk menyesuaikan diri secara mudah dengan keadaan baru dengan menggunakan bahan-bahan pikiran yang ada menurut tujuannya.

2. baik perbedaan yang disebabkan dari faktor endogen(fitrah) maupun eksogen(lingkungan) yang meliputi segi jasmani. Ada beberapa aspek peserta didik yang harus diperhatikan dalam pendidikan Islam. 2004:102). social. ukuran maupun perimbangan bagian-bagiannya. 5. Ia memiliki jasmani yang belum mencapai taraf kematangan baik bentuk. Dalam proses pendidikan kedudukan sebagai siterdidik. Namun demikian tidaklah seluruh persoalan pendidikan tergantung kepada sipendidik. Adapun kebutuhan yang paling esensi adalah kebutuhan terhadap agama. Hidayah Taufiqiyah yaitu hidayah khusus yang diharapkan diberikan Allah petunjuk Allah yang lurus berupa hidayah dan taufik agar manusia selalu berada dalam keridhaan Allah (Ramayulis. Ia yang memiliki apa-apa yang akan dikembangkan. sukses dan kebutuhan akan sesuatu kekuatan pembimbing atau pengendalian diri manusia. Hidayah aqliyah yaitu potensi akal sebagai penyempurnaan dari kedua hidayah diatas. mendengarkan saja(Abdul Mujib dan Muhaimin. 4. Seseorang yang belum dewasa. rasa harga diri dan realisasi diri. Peserta didik merupakan objek pendidikan yang aktif dan kreatif serta produktif. minum dan sebagainya maupun kebutuhan rohaniah (sekunder) yang meliputi kebutuhsn kasih sayang. perasaan dan pikiran yang belum matang. Anak didik bukanlah sebagai objek pasif yang biasanya hanya menerima. ia yang akan mengolah apa-apa yang akan diajarkan kepadanya. Peranan ini makin lama makin besar dan pada masa dewasa seluruh pertanggung jawab terletak dibahu siterdidik sendiri. rasa kasih saying. rasa aman. bukanlah sesuatu yang tidak penting. minat. mengandung banyak sekali kemungkinankemungkinan untuk berkembang baik jasmani maupun rohani. Hidayah diniyah yaitu petunjuk agama berupa keterangan tentang hal-hal yang menyangkut keyakinan dan aturan perbuatan yang tertulis dalam Al-Quran dan Sunnah. Potensi peserta didik yang harus diaktualisasikan. Siterdidik memegang peranan yang penting pula. rasa bebas. yaitu: a. bakat. mempunyai kehendak. dan lingkungan yang memepengaruhinya. akan rasa aman. 6. Peserta didik memilki perbedaan antara individu dengan individu yang lain. d. Hidayah wujdaniyah yaitu potensi yang berwujud insting atau naluri yang melekat dan langsung berfungsi pada saat manusia dilahirkan dimuka bumi ini. Dalam segi rohaniah sianak mempunyai bakat-bakat yang masih harus dikembangkan. Kebutuhankebutuhan peserta didik inilah harus diperhatikan oleh setiap pendidik sehingga peserta didik tumbuh dan berkembang mencapai kematangan psikis dan fisik. b. Kebutuhan peserta didik baik kebutuhan jasmani (primer) seperti makan. c. e. inteligensi. sehingga memiliki kemampuan berpikir dan berkreasi menemukan ilmu pengetahuan. Peserta didik mempunyai kebutuhan diantaranya kebutuhan biologis. sehingga manusia disebut dengan makhluk yang beragama(homo religious). Hidayah hissiyyah yaitu potensi berupa kemampuan indrawi sebagai penyempurnaan hidayah pertama. Peserta didik dipandang sebagai kesatuan system manusia walaupun terdiri dari banyak segi tetapi merupakan satu kesatuan jiwa raga.3. Kalau perkembangan kepribadian sianak berjalan normal maka makin dekat ke . diantaranya: 1. misalnya. rasa harga diri. 1993: 177-181).

a. ikhlas. dengan mempergunakan bermacam-macam cara. takabbur. berbangga-bangga memuji diri dan menghiasi diri dengan akhlak mulia seperti benar. Islam menjelaskan hak-hak para pelajar yang utama. Dalam hal ini Ghazali mengemukakan beberapa nasehatnya yaitu. Az-Zarnuzi menjelaskan pelajar harus patuh kepada guru. jangan duduk di tempat guru. Hendaklah tujuan belajar itu ditujukan untuk menghiasi ruh dengan sifat keutamaan. taqwa. yang pantas disebut disini adalah mempermudah jalan tercapainya ilmu pengetahuan tanpa membedakan diantara orang-orang kaya dengan oranng-orang miskin. merendahkan diri dan ridha. dan bukan untuk bermegah-megah dan mencari kedudukan. c. murid mendahului memberi salam kepada gurunya. Wajib untuk menghormati guru dan bekerja untuk kerelaan guru. Thasy Kubra Zadeh memperingatkan pelajar supaya tidak menganggap rendah sedikitpun pengetahuan-pengetahuan apa saja dengan sebab ia tidak mengetahuinya tetapi ia harus mengambil bagian-bagian dari ilmu yang pantas baginya dan tingkatan yang wajib baginya. Bersih hati maksudnya menjauhkan diri dari sifat-sifat tercela. d. karena belajar adalah semacam ibadah dan tidak sah ibadah kecuali dengan bersih hati. mendekatkan diri dengan Tuhan. sebagian dari kewajiban pelajar ialah jangan berjalan di depan guru. dan dalam hal ini ia berkata. Kemudian disamping itu ia harus bertekad untuk belajar sampai akhir hayatnya dan supaya merantau ke negeri-negeri yang jauh untuk mencari guru. Dinasehatkan agar pelajar tabah dalan memperoleh ilmu pengetahuan dan supaya merantau. seperti dengki. b. menghasut. Para pelajra juga dinasehatkan dan dibekali dengan petunjuk-petunjuk diantaranya: Seorang murid harus membersihkan hatinya dari kotoran sebelum ia menuntut ilmu. benci. Diposkan oleh Nur Hamidah di 23:46 Tidak ada komentar: Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook Jumat. dan jangan berbicara kecuali sudah mendapat ijin dari dia. Sesuai dengan itu pula Al-„Abdari menasehatkan para pelajar agar jangan mengganggu guru dengan memperbanyak pertanyaan bila ia memang tidak suka dengan demikian. dengan kata lain akan dapat diharapkan bahwa pertanggungjawab (titik berat peranan) akan makin beralih kepadanya. 30 September 2011 TAUHID SEBAGAI LANDASAN ILMU BAB I . „‟kedewasaan‟‟ gejala berdiri sendiri jasmaniah rohaniah akan makin jelas Nampak. jangan berlari dibelakangnya bila berlari dijalanan. jangan tertawa bila berbicara di depan guru. dan jangan bercakap banyak di depannya.

dan beriman kepada Allah. Ibnu Abbas ra. ada tiga macam. tetapi mengenai berbagai segi kehidupan manusia yang ajaran-ajarannya bersumber dari Al-qur‟an dan Hadits. sebagaimana yang tercantum dalam Alqur‟an surah Al-fathir ayat 32-35. Sebagai ideologi (keyakinan) yang menawarkan Islam kaffah (menyeluruh). Manusia memiliki status ciptaan Allah yang paling baik. melebihi atau membandingi pancaran iman yang dianugerahkan kepada umat Muhammad. menyuruh kepada yang ma‟ruf dan mencegah dari yang munkar. Itulah yang diisyaratkan dengan saabiqun bilkhairati (orang-orang yang mendahului dalam kebaikan). Dengan akalnya manusia dapat memahami ayat-ayat Allah. Allah membawa petunjuk yang lebih unggul dari agama-agama lain. Sedang orang yang menganiaya diri sendiri akan masuk surga dengan syafaat Nabi besar Muhammad saw. ditinjau dari segi amal perbuatannya. Umat Muhammad kalau yang. Manusia adalah umat terbaik sesuai dengan Al-qur‟an surat Al-imran ayat 110.1 TAUHID SEBAGAI LANDASAN ILMU Islam memberikan kedudukan yang sangat tinggi kepada akal manusia. Al-Ma‟sum dalam sabdanya. ‫ﻜﻨﺗﻢ ﺧﻴﺮ ﺃﻣﺔ ﺃﺧﺮﺠﺖ ﻠﻠﻨﺎﺱ ﺘﺄﻣﺮﻮﻦ ﺑﺎﻠﻣﻌﺮﻮﻑ ﻮﺘﻨﻬﻮﻦ ﻋﻦ ﺍﻠﻣﻧﻜﺮ ﻮﺘﺆﻣﻨﻮﻦ ﺑﷲ‬ Yang artinya: kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia. semua yang makruh. Diantara keutamaan dan kemuliaan umat Muhammad adalah bahwa[2] Allah swt. Pada hakikatnya umat islam membawa ajaranajaran bukan hanya mengenai satu segi saja.PEMBAHASAN 1. Belum pernah ada umat yang hatinya memperoleh pancaran iman untuk ma‟rifat kepada Allah Ta‟ala dan untuk meningkatkan amal perbuatan mereka sehin gga menghadapi urusan akhirat bagi mereka sama menghadapi urusan kenyataan. Bahkan keberadaan umat islam ditempatkan Allah sebagai umat terbaik diantara umat lain. dan sebagian yang sunat. Orang-orang yang mengerjakan semua amal perbuatan wajib. Itulah orang yang diisyaratkan dengan menganiaya diri diri sendiri (zalimun li nafsih). yaitu: 1. Umat islam adalah umat terbaik[1]. Nabi saw bersabda. 2. Orang-orang yang mengabaikan sebagian amal perbuatan yang wajib serta melanggar sebagian yang meelanggar sebagian larangan (memcampuradukkan amal perbuatan baik dan buruk). orang-orang yang mendahului dalam kebaikan akan masuk surga tanpa hisab. tetapi kadan-kadang suka meninggalkan perbuatan sunat dan melakukan yang makruh. Orang-orang yang menunaikan semua amal perbuatan wajib dan meninggalkan semua larangan. yaitu islam yang dibawa Nabi besar Muhammad SAW. Orang yang pertengahan amal perbuatannya akan masuk surge dengan rahmat karunia Allah. benar-benar menyempurnakan keyakinan mereka dengan pernyataan Nabi saw. 3. dan membedakan yang baik dan buruk. . Itulah yang diisyaratkan dengan muqtasid (sedang dalam amal perbuatannya). “belum pernah ada umat yang dikaruniai keyakinan yang lebih sempurna daripada keyakinan yang dikaruniakan kepada Nabi Muhammad” (Al-Hakim dari Sa‟id bin Mas‟ud). meninggalkan semua larangan. Sumber ajaran Islam adalah wahyu Allah yang disampaikan oleh Malaikat Jibril kepada manusia melalui Nabi Muhammad saw sebagai Rasulullah. Berkata. keistimewaan umat Muhammad adalah akan memperoleh rahmat yang khusus dari Allah diakhirat kelak.

dan pengetahuanNya adalah mutlak dan universal. Objek pengetahuan adalah pola-pola alam yang merupakan hasil karya Tuhan (kehendak dan kuasanya). ainul yaqin. Ajaran keesaan Allah atau tauhid menjadi dasar bagi pengetahuan dalam Islam. 2. Ainul yaqin adalah memandang hal yang gaib sama dengan memandang yang lahir. dan bahwa Dia itu Esa. maupun akhlak budi pribadinya. tauhid adalah pengakuan bahwa Allah sebagai kebenaran Al-Haq itu ada. Dan manusialah yang mengusahakan bagaimana mengembangkan bakat kognitif. Al-Faruqi berpendapat menjadi seorang muslim berarti bahwa didalam kesadaran kita senantiasa mengingat Allah. dan sebagai sumber kebenaran adalah Allah swt adalah perbuatan syirik. Haqqul yaqin adalah keyakinan pandangan yang telah menyatu. sifat (tak ada dzat lain yang memiliki sifat-sifat ketuhanan yang sempurna). Allah itu Esa dalam Dzat (tak ada Tuhan lebih dari satu dan tak ada sekutu baginya). ilmu pengetahuan bersumber dari Allah semata. psikomotorik. dan haqqul yakin. Tetapi manusia tidak boleh sombong karena hakikatnya Allah yang memberikan ilmu oengetahuan yang dimiliki manusia tersebut. Seseorang yang menjadi Islam berarti mengerjakan segala sesuatu seperti yang dikehendakiNya dan demi dia semata-mata. sebagai pedoman hidup manusia. yaitu ilmul yaqin. Setiap muslim mengawali pengetahuannya dengan menegaskan keesaan Allah SWT. Allah menurunkan agama yang benar. Allah-lah yang paling tahu apa yang baik dan benar bagi manusia. untuk menetapkan status didunia dan diakhirat nantinya. Islamisasi ilmu pengetahuan pada hakikatnya ingin menghubungkan kembali ilmu pengetahuan dan agama dalam visi modern dan memandang ilmu pengetahuan sebagai upaya manusia untuk membuka rahasia-rahasia sunatullah yang semuanya disadari oleh kesadaran bahwa agama dan ilmu pengetahuan merupakan Karunia Allah kepada manusia. Allah hanya memberi fasilitas hidup bagi manusia dengan kelengkapan diri manusia tersebut. maupun perbuatan-Nya (tak seorang pun dapat melakukan perbuatan seperti yang dilakukan Allah). Tauhid adalah inti ajaran Islam sehingga islamisasi ilmu tidak memiliki cara lain kecuali diawali dari akidah tauhid (mengesakan Allah) yang benar. Berdasarkan pemahaman tersebut kita mengetahui bahwa Allah adalah Rabb bagi semesta alam dan sumber kebenaran. sebab Dia adalah penciptanya dan secara pasti pula Dia adalah sumbernya. Makna dari memahaminya adalah mengakui bahwa: 1. tidak ada perbedaan diantara yang gaib dan yang lahir. Tauhid merupakan penegasan dari kesatupaduan sumber-sumber kebenaran. Ajaran tauhid mendorong agar manusia terus belajar untuk mendapatkan pengetahuan dan dalam prosesnya kita tetap memegang prinsip dan nilai-nilai Islam yang menjadi pedoman mengembangkan ilmu pengetahuan. 3. Tuhan mengetahuinya secara pasti. yaitu yang diperoleh berdasarkan tuntunan Allah melalui wahyu (Al Quran) dan tanda-tanda kebesaran Allah yang ada di alam semesta. Rabb artinya mendidik dimana Allah sebagai pendidik. Tuhan adalah pencipta alam dari mana manusia memperoleh pengetahuannya. Ilmul yaqin yaitu keyakinan yang diperoleh dari jalan pikiran yang sehat disertai bukti-bukti yang nyata. Menurut AlFaruqi sebagai prinsip pengetahuan. Tuhan itu ada dan Dia-lah Allah.Para ulama berbeda pendapat bahwa keyakinan itu ada tiga macam. Karena Dia adalah Pencipta dan Hakim. yaitu Islam. Allah sebagai Rabbul Alamin yaitu sebagai pencipta alam beserta segala isinya. Maka. . Jadi setiap orang yang meragukan kebenaran Allah.

Penolakan terhadap segala sesuatu yang tidak berkaitan realitas. Yang tidak boleh diselidiki adalah bagaimana zat Tuhan sebenarnya. 3. Hal yang dikatakan Darwin tidak sesuai dengan wahyu Allah dalam Alqur‟an. Prinsip ketiga. Prinsip ini mendorong kaum muslimin kepada sikap rendah hati intelektual. Jelas saja itu tidak benar karena manusia adalah ciptaan Allah melalui Nabi Adam diciptakan Allah kemudian manusia adalah keturunannya. Prinsip kedua. Jika wahyu bertentangan dengan mungkin bertentangan dengan akal. Tapi penemuan itu juga harus ditinjau kembali pemahamannya. yaitu wahyu dan akal yang berasal dari Allah SWT. Jadi Allah lah yang lebih besar dalam kebenaran tersebut. Contoh: misalnya asal-usul manusia menurut Darwin. artinya akal menerima pengetahuan tersebut. seorang muslim adalah seorang rasionalis. tauhid sebagai kesatuan kebenaran yaitu keterbukaan terhadap bukti yang baru atau yang bertentangan. atau bertentangan. Karena jika kita menyelidikinya akan melanggar. Penemuanpenemuan yang disselidiki oleh para ilmuwan harus rasionalisme artinya teruji kebenarannya dan bisa dipahami dengan akal.Al-Faruqi menjelaskan prinsip metodologi. Dalam agama Islam boleh menyelidiki sesuatu yang ingin diketahui lebih jelas kebenarannya tentang ilmu pengetahuan tersebut. Penolakan kontradiksi-kontradiksi hakiki. karena dia menegaskan kesatupaduan antara dua sumber kebenaran. Kebenaran yang lebih besar hanya dapat dikuasai sepenuhnya dimanapun dan disaat kapanpun oleh Allah SWT. kita mengetahui Allah cukup hanya dengan sifat-sifatnya saja. Akan muncul ungkapan wallahu a‟lam ( Allah yang lebih tahu). Dan tentunya diterima masyarakat dengan senang hati. Dengan demikian. manusia juga senantiasa memiliki kesadaran diri dan kemampuan belajar. Tetapi ilmu pengetahuan yang masih bisa bersifat bisa diselidiki. Artinya seorang ilmuwan hanya meneliti. tauhid terdiri dari tiga prinsip. kemudian seseorang belajar menguasai pengetahuan dan keterampilan untuk mempertahankan kehidupan. Prinsip pertama meniadakan kebohongan dan penipuan dalam Islam. Jika benar dia harus rendah hati karena yang memberikan pengethuan kepada dirinya juga Allah SWT. Sebagai makhluk hidup. tidak ada kebohongan dalam Islam. maka Islam menyarankan kepada para peniliti/ilmuwan agar meninjau kembali pemahamannya atas wahyu atau penemuan rasionalnya atau kedua-duanya. yaitu: 1. Keterbukaan bagi bukti yang baru. atau dengan penemuan-penemuan dalam penelitian atau pengetahuan rasional. ia mengatakan bahwa manusia keterunan dari kera/monyet. Dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan manusia dapat membina kepribadian yang seutuhnya dalam masyarakat. dan tidak juga sesuai dengan akal yang diberikan Allah SWT. apakah benar pemahaman penelitiannnya tersebut atau tidak. . dan tidak meyakini bahwa Allah itu ada. 2. Segala apapun yang terjadi dalam ilmu pengetahuan. karena prinsip ini menjadikan segala sesuatu dalam agama terbuka untuk diselidiki dan dikritik. yang mengetahui kebenarannnya hanya Allah semata. Maka dari usia kanak-kanak pendidikan itu diawali dari keluarga karena keluarga memberikan peran yang sangat penting untuk menyiapkan fungsi anak dalam masyarakat. Rangkaian perjalan waktu pada usia anak-anak. yakni tidak ada kontradiksi yang hakiki.

1. Dengan pengertian lain Pendidikan Islam merupakan suatu bentuk kepribadian utama yakni kepribadian muslim. kepribadian yg memiliki nilai-nilai agama Islam memilih dan memutuskan serta berbuat berdasarkan nilai-nilai Islam dan bertanggung jawab sesuai dgn nilai-nilai Islam. merupakan usaha yg sistimatis pragmatis dan metodologis dalam membimbing anak didik atau tiap individu dalam memahami menghayati dan mengamalkan ajaran islam secara utuh demi terbentuk kepribadian yg utama menurut ukuran islam. sedangkan landasan pendidikan Islam adalam ilmu pendidikan Islam. Landasan filosofis pendidikan dalam islam adalah filsafat pendidikan islam.    Memindahkan ilmu pengetahuan yg bersangkutan dgn peranan-peranan tersebut dari generasi tua kepada generasi muda. Sebagai pendidik dan pemberi yang Maha Agung. Menurut Hasan Langgulung yg dikutip oleh Djamaluddin (1999) Pendidikan Islam ialah pendidikan yg memiliki empat macam fungsi yaitu :  Menyiapkan generasi muda untuk memegang peranan-peranan tertentu dalam masyarakat pada masa yg akan datang. bermakna sebagai suatu proses pendidikan yang panjang dalam mengaktualisasikan potensi setiap pribadi sesuai nilai-nilai. Memindahkan nilai-nilai yg bertujuan untuk memilihara keutuhan dan kesatuan masyarakat yg menjadi syarat mutlak bagi kelanjutan hidup suatu masyarakat dan peradaban. . Dia Maha pengasih lagi Maha penyayang kepada semua makhlukNya.2 DIMENSI KEILMUAN PENDIDIKAN ISLAM Allah adalah pendidik yang Maha Agung bagi Manusia. Pemikiran fundamental tentang pendiikan Islam adalah filsafat pendidikan Islam. Pendidikan Islam merupakan pendidikan yg bertujuan membentuk individu menjadi makhluk yg bercorak diri berderajat tinggi menurut ukuran Allah dan isi pendidikan adl mewujudkan tujuan ajaran Allah (Djamaluddin 1999: 9). Mendidik anak agar beramal di dunia ini untuk memetik hasil di akhirat. afektif. 2. kedudukan dan fungsinya dalam alam semesta maupun akhirat nanti. pandangan. atau kehendak Allah swt. Allah juga memberikan agama untuk membimbingnya. psikomotorik maupun akhlak budi pribadi untuk menetapkan status. Pendidikan islam yaitu bimbingan jasmani dan rohani menuju terbentuk kepribadian utama menurut ukuran-ukuran Islam. dan renungan manusia tentang suatu proses penanaman benih baru atau proses transformasi dan usaha mengembangkan bakat serta kemampuan seseorang baik kawasan kognitif. Yang dimaksud dengan pendidikan Islam disini adalah : 1. Allah memberikan berbagai fasilitas hidup bagi manusia. Menurut Drajat (1987:123) filsafat pendidikan ialah pikiran. Bahkan seluruh alam diperuntukkan bagi kebaikan dan kehidupan manusia. manusia diberi ruh untuk hidup. Setelah diciptakan dengan kelengkapan pancaindra. Peranan ini berkaitan erat dgn kelanjutan hidup masyarakat sendiri. ia merupakan suatu upaya atau proses yg dilakukan secara sadar dan terencana membantu peserta didik melalui pembinaan asuhan bimbingan dan pengembangan potensi mereka secara optimal agar nanti dapat memahami menghayati dan mengamalkan ajaran islam sebagai keyakinan dan pandangan hidup demi keselamatan di dunia dan akhirat.

Aktivitas untuk mewariskan dan mengembangkan kebudayaan islam yang utama dilakukan melalui pendidikan keluarga muslim. falsafah negaranya. tidak semata-mata kedewasaan dalam arti fisik. psikis. Pendidikan adalah proses sosialisasi untuk mencapai kompetensi pribadi dan sosial sebagai dasar untuk mengembangkan potensi dirinya sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya dalam mengembangkan potensi dirinya sesuai dengan kapasitas yang dimilikinya dalam mengisi berbagai peran dan pekerjaan dimasyarakat.3 ILMU PENDIDIKAN ISLAM DAN GURU PROFESIONAL Umat islam saat ini telah terlanda penyakit jumud (kebekuan) dan penyakit kemunduran. Dimensi keilmuan . Para guru muslim menguasai apa yang diajarkan. Keluarga tempat pendidikan yang paling sempurna sifatnya dan keberadaannya untuk melangsungkan pendidikan kearah pembentukan pribadi yang utuh. terampil mengajarkan ilmu pengetahuan. dan memilki integritas kepribadian. menghubungkan usaha-usaha pendidikannya dengan falsafah umum. penyelenggara pendidikan yang utama adalah keluarga yang mempunyai tanggung jawab mendidik anak dengan berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan yang berguna bagi kehidupannya kelak. bila dipahami ilmu dan perkembangannya. 1. Karena hal tersebut akan mewarnai perbuatan mereka secara arif dan bijaksana dan bijak. Pendidikan juga dipandang sebagai usaha sadar yang bertujuan untuk mendewasakan anak.3. keluarga. dan sebagai pemberi teladan. Penyakit ini bisa disembuhkan ajaran islam. diperlukan para guru pendidikan agama islam dan guru-guru muslim yang profesional. sosial dan kultural menjadi tanggung jawab pendidikan. Begitu pentingnya fungsi pendidikan bagi pribadi. sehingga eksistensi suatu bangsa dan kemajuan peradabannya merupakan hasil dari keberhasilan penyelenggaraan pendidikan[3]. Kelurga merupakan tempat sebaik-baiknya untuk melakukan pendidikan baik pendidikan individual maupun pendidikan sosial. sosial dan moral. Serta mengajarkan moral yaitu tanggung jawab yang meliputi nilai-nilai religious spiritual yang dijiwai Ketuhanan yang Maha Esa disamping didorong oleh kesadaran memelihara martabat dan kehormatan keluarga. guru-guru dan orang yang bekerja dalam bidang pendidikan. merupakan segala upaya pembinaan dan pengembangan potensi anak didik utk diarahkan mengikuti jalan yg islami demi memperoleh keutamaan dan kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Kedewasaan intelektual. tetapi sekaligus. Kelangsungan hidup suatu bangsa tidak hanya aspek pisik. falsafah bangsa. Untuk mengoptimalkan proses dan hasil pendidikan islam. masyarakat dan bangsa. pengajar. Peran orang tua sebagai penuntun. Filsafat pendidikan harus mampu memberikan pedoman kepada perencana pendidikan. Demikian pula sejarah kehancuran merupakan kegagalan pendidikan dalam menjalankan fungsinya. Pendidikan sebagai proses atau upaya memanusiakan manusia pada dasarnya adalah upaya mengembangkan kemampuan potensi individu sehingga memiliki kemampuan hidup optimal baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat serta memiliki nilai-nilai moral religius dan social sebagai pedoman hidupnya.untuk menjamin supaya pendidikan itu benar dan proses kegiatannya berlangsung secara efektif maka dbutuhkan adanya landasan filosofis dan landasan ilmiah sebagai asas normatife dan pedoman pelaksanaan pembinaan kepribadian anak-anak muslim.

Ketiga persyaratan tersebut diharapkan telah demiliki oleh seorang guru sehingga ia mampu memenuhi fungsi sebagai pendidik profesional yakni pendidik bangsa. Didalam konsep. 2000: 32). Karena itu dalam era kontemporer harus diusahakan semakin banyak lembaga pendidikan islam yang yang berkualitas dan unggul. maka Allah akan memudahkan jalan baginya untuk menuju surga (Al-Hadits). jelas diisyaratkan bahwa para pelaksanaan pendidikan. c. jika guru sendiri tidak bertakea kepadanya. guru harus menjadi tauladan bagi siswa didiknya karena anak-anak cenderung bersifat meniru (Djamarah. Dari persyaratan di atas menunjukan bahwa guru sebagai pendidik profesional mempunyai citra yang baik di masyarakat apabila dapat menunjukan kepada masyarakat bahwa guru layak menjadi panutan atau tauladan bagi masyarakat di sekelilingya (Soejipto. namun orang itu belum dapat disebut sebagai seorang guru (Hamalik. Dari hadits ini. 2004: 118-119). kata profesional berasal dari kata sifat yang berarti pencaharian dan sebagai kata benda yang berarti orang yang mempunyai keahlian seperti guru. Berkelakuan baik Budi pekerti guru penting dalam pendidikan watak anak didik. Ilmu pendidikan Islam harus mampu . Pekerjaan guru adalah suatu profesi tersendiri. Karena itu. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa Guru sesuai dengan tujuan ilmu pendidikan islam tidak mungkin mendidika anak didik bertakwa kepada Allah SWT. Penguasaan pengetahuan ini merupakan syarat yang penting disamping keterampilanketerampilan lain. pekerjaan ini tidak dapat dikerjakan oleh sembarang orang tampa memiliki keahlian sebagai seorang guru. b. baik pendidik maupun yang didik tergolong dalam kelompok orang yang disediakan jalan menuju surga. Banyak yang pandai berbicara tertentu. dokter. Dengan kata lain pekerjaan yang bersifat profesional adalah pekerjaan yang dilakukan oleh mereka yang khusus dipersiapkan untuk itu dan bukan pekerjaan yang dilakukan oleh mereka yang karena tidak dapat memperoleh pekerjaan lain (Sudjana. 1988: 14) Setiap guru profesional menguasai pengetahuan yang mendalam dalam spesialisnya. dan sebagainya” (Usman. guru di sekolah atau pimpinan di masyarakat. mengenai persayaratan guru tersebut meliputi: a. guru juga dibekali pendidikan khusus untuk menjadi guru dan memiliki keahlian khusus yang diperlukan sesuai dengan profesinya. Seseorang guru selain memiliki pengetahuan atau wawasan mengenai pendidikan juga harus dibekali dengan persyaratan tentang profesionalisnya itu. ilmu menjadi sarana meninggikan keimanan. 2007: 42). hakim. Sehat jasmani Kesehatan jasmanikerapkali dijadikan salah satu syarat bagi mereka untuk menjadi guru. prinsip dan teori pendidikan islam benarbenar diaplikasikan oleh para pengelola dan guru. Sebaliknya guru adalah teladan bagi anak didiknya. Guru profesional selain menguasi seluk-beluk pendidkan dan pengajaran serta ilmu-ilmu lainya. Rasulullah saw bersabda dalam haditsnya yang diriwayatkan Muslim dari Abu Hurairah: dan barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu.sangat diutamakan dan lebih tinggi beberapa derajat dalam islam. 1995: 14).

Teknologi adalah fungsi memperlancar dan meningkatkan hasil guna proses pendidikan 10. Suatu usaha pendidikan menyangkut tiga unsur pokok yaitu unsur masukan. Secara umum bahwa pendidikan sebagai suatu system yang terpadu dari semua satuan kegiatan pendidikan yang berkaitan satu dengan yang lainnya untuk mengusahakan terlaksananya proses pendidikan secara optimal dan tercapainya tujuan pendidikan. Salah satu ilmu yang penting dalam membina keahlian dan kepribadian guru muslim adalah Ilmu pendidikan islam. Setiap sistem pendidikan ini saling mempengaruhi. politik. ekonomi. 1. Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan (1979) menjelaskan bahwa pendidikan merupakan suatu sistem yang mempunyai unsur-unsur tujuan sasaran pendidikan. Pengawasan mutu adalah fungsi membina peraturan dan standar pendidikan 11. Karen kelangsungan dan perkembangan masyarakat islam sepenuhnya memang dipengaruhi oleh pranata-pranata sosial yang ada didalamnya. Penelitian adalah fungsi memperbaiki dan mengembangkan ilmu pengetahuan 12. Alat bantu belajar adalah fungsi membuat proses pendidikan yang lebih menarik dan bervariasi 8. 1.mencerahkan para guru muslim dalam memberdayakan pribadi dan masyarakat ditengah semakin kerasnya persaingan. Itu menunjukkan pentingnya pendidikan Islam. peserta didik.Pendidikan merupakan suatu usaha untuk mencapai suatu tujuan pendidikan. Guru dan pelaksanaan adalah menyediakan bahan pelajaran dan menyelengarakan proses belajar untuk peserta didik 7. Peserta didik adalah fungsinya belajar diharapkan peserta didik mengalami proses perubahan tingkah laku sesuai dengan tujuan sistem pendidikan 3.4 PENDIDIKAN SEBAGAI SUATU SISTEM Sistem adalah suatu kesatuan dari komponen-komponen yang masing-masing berdiri sendiri tetapi saling terkait satu sama lain. Hal ini merupakan informasi apa yang hendak dicapai oleh sisitem pendidikan dan urutan pelaksanaanya 2. pengelola pendidikan. Tujuan dan Prioritas adalah fungsi mengarahkan kegiatan. mereka mempunyai keilmuan yang tinggi tapi akhlaknya tidak baik. Fasilitas adalah fungsinya untuk tempat terjadinya proses pembelajaran 9. mengarahkan dan menilai sistem pendidikan 4. Contohnya saja para pejabat. unsur proses usaha itu sendiri. dan unsur hasil usaha. Struktur dan jadwal waktu adalah mengatur pembagian waktu dan kegiatan 5. Isi dan bahan pengajaran adalah mengambarkan luas dan dalamnya bahan pelajaran yang harus dikuasai peserta didik. termasuk pendidikan. struktur atau jenjang. teknologi serta moral atau etika. Biaya adalah fungsinya memperlancar proses pendidkan . sehingga terbentuk suatu kebulatan yang utuh dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Manajemen atau pengelolan adalah fungsinya mengkoordinasi. 6. agar generasi bangsa seterusnya atau akhlak anak bangsa akan baik dengan usaha dari pendidikan tersebut. Tidak memikirkan manusia yang lain. Komponen yang berada didalam system pendidikan sangat beragam. kurikulum dan fasilitas. karena itu dia terus korupsi. Karena di era modern atau kontemporer saat ini banyak orang yang tinggi kognitifnya tetapi akhlaknya bobrok atau rusak.

Bandung : Cita Pustaka Media Perintis. Pendidikan Suatu Pengantar.2 tahun 1989 tentang sistem pendidikan nasional adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui bimbingan . pengajaran. 2001 http://nur-hamidah. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bintang Terang. 2009 Muhammad Bin Alwi Al maliki Al Hasani. Keutamaan Umat Muhammad. BAB II DAFTAR PUSTAKA Syafaruddin. Secara umum bahwa pendidikan sebagai suatu sistem dapat diartikan sebagai untuk mengusahakan satu keseluruhan yang terpadu dari semua satuan kegiatan pendidikan yang berkaitan satu dengan yang lainnya untuk mngusahakan terlaksananya proses pendidikan secara optimal dan tercapainya tujuan pendidikan. 2009 Rosdiana. Jakarta : Hijri Pustaka Utama.com/ . atau latihan bagi peranannya dimasa yang akan datang.blogspot.Menurut UU republik Indonesia no.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful