P. 1
Macam2-metode-pembelajaran

Macam2-metode-pembelajaran

|Views: 3|Likes:
Published by Fachry Wk

More info:

Published by: Fachry Wk on Mar 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2014

pdf

text

original

Tuesday, December 18, 2007

Macam-Macam Metode Pembelajaran
Macam-Macam Metode Pembelajaran Metodolgi mengajar adalah ilmu yang mempelajari cara-cara untuk melakukan aktivitas yang tersistem dari sebuah lingkungan yang terdiri dari pendidik dan peserta didik untuk saling berinteraksi dalam melakukan suatu kegiatan sehingga proses belajar berjalan dengan baik dalam arti tujuan pengajaran tercapai. Agar tujuan pengajaran tercapai sesuai dengan yang telah dirumuskan oleh pendidik, maka perlu mengetahui, mempelajari beberapa metode mengajar, serta dipraktekkan pada saat mengajar. Beberapa metode mengajar 1. Metode Ceramah (Preaching Method) Metode ceramah yaitu sebuah metode mengajar dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan saecara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti secara pasif. Muhibbin Syah, (2000). Metode ceramah dapat dikatakan sebagai satusatunya metode yang paling ekonomis untuk menyampaikan informasi, dan paling efektif dalam mengatasi kelangkaan literatur atau rujukan yang sesuai dengan jangkauan daya beli dan paham siswa. Beberapa kelemahan metode ceramah adalah : a. Membuat siswa pasif b. Mengandung unsur paksaan kepada siswa c. Mengandung daya kritis siswa ( Daradjat, 1985) d. Anak didik yang lebih tanggap dari visi visual akan menjadi rugi dan anak didik yang lebih tanggap auditifnya dapat lebih besar menerimanya. e. Sukar mengontrol sejauhmana pemerolehan belajar anak didik. f. Kegiatan pengajaran menjadi verbalisme (pengertian kata-kata). g. Bila terlalu lama membosankan.(Syaiful Bahri Djamarah, 2000) Beberapa kelebihan metode ceramah adalah : a. Guru mudah menguasai kelas. b. Guru mudah menerangkan bahan pelajaran berjumlah besar c. Dapat diikuti anak didik dalam jumlah besar. d. Mudah dilaksanakan (Syaiful Bahri Djamarah, 2000)

2. Metode diskusi ( Discussion method ) Muhibbin Syah ( 2000 ), mendefinisikan bahwa metode diskusi adalah metode mengajar yang sangat erat hubungannya dengan memecahkan masalah (problem

Metode demontrasi ( Demonstration method ) Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang. Metode demonstrasi adalah metode yang digunakan untuk memperlihatkan sesuatu proses atau cara kerja suatu benda yang berkenaan dengan bahan pelajaran. Membiasakan anak didik untuk mendengarkan pendapat orang lain sekalipun berbeda dengan pendapatnya dan membiasakan bersikap toleransi. c. Biasanya orang menghendaki pendekatan yang lebih formal (Syaiful Bahri Djamarah. Kelebihan metode diskusi sebagai berikut : a. Metode ini lazim juga disebut sebagai diskusi kelompok (group discussion) dan resitasi bersama ( socialized recitation ). (Syaiful Bahri Djamarah. b. Metode diskusi diaplikasikan dalam proses belajar mengajar untuk : a. Perhatian siswa dapat lebih dipusatkan . 1985) . Menyadarkan ank didik bahwa dengan berdiskusi mereka saling mengemukakan pendapat secara konstruktif sehingga dapat diperoleh keputusan yang lebih baik. c. c. Dapat dikuasai oleh orang-orang yang suka berbicara. Pengalaman dan kesan sebagai hasil pembelajaran lebih melekat dalam diri siswa (Daradjat. Peserta diskusi mendapat informasi yang terbatas. Manfaat psikologis pedagogis dari metode demonstrasi adalah : a. Proses belajar siswa lebih terarah pada materi yang sedang dipelajari. d. Syaiful Bahri Djamarah. kejadian. b. aturan. 2000) Kelemahan metode diskusi sebagai berikut : a. Mendorong siswa menyumbangkan buah pikirnya untuk memcahkan masalah bersama. dan urutan melakukan suatu kegiatan. Muhibbin Syah ( 2000). Menyadarkan anak didik bahwa masalah dapat dipecahkan dengan berbagai jalan b.solving). Mengambil satu alternatif jawaban atau beberapa alternatif jawaban untuk memecahkan masalah berdsarkan pertimbangan yang seksama. d. tidak dapat dipakai dalam kelompok yang besar. 2000) 3. baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan. ( 2000). b. Mendorong siswa mengekspresikan pendapatnya secara bebas. c. Mendorong siswa berpikir kritis.

c. drngan menghadirkan obyek sebenarnya (Syaiful Bahri Djamarah. Metode ceramah plus tanya jawab dan tugas (CPTT). 2000). c. Membantu anak didik memahami dengan jelas jalannya suatu proses atu kerja suatu benda. Metode campuran ini idealnya dilakukan secar tertib.com/art05-65. . kemudian mengadakan diskusi.html). b. yakni metode ceramah gabung dengan metode lainnya. Metode ini adalah metode mengajar gabungan antara ceramah dengan tanya jawab dan pemberian tugas. 2). 2000). Pemberian peluang bertanya jawab antara guru dan siswa. Metode ceramah plus diskusi dan tugas (CPDT) Metode ini dilakukan secara tertib sesuai dengan urutan pengkombinasiannya. Memudahkan berbagai jenis penjelasan . Pemberian tugas kepada siswa. b. Kelemahan metode demonstrasi sebagai berikut : a. b.Kelebihan metode demonstrasi sebagai berikut : a. yaitu pertama guru menguraikan materi pelajaran. Tidak semua benda dapat didemonstrasikan c. yaitu : 1). dan akhirnya memberi tugas. 4. Metode ceramah plus Metode ceramah plus adalah metode mengajar yang menggunakan lebih dari satu metode. Penyampaian materi oleh guru. Metode resitasi ( Recitation method ) Metode resitasi adalah suatu metode mengajar dimana siswa diharuskan membuat resume dengan kalimat sendiri (http://re-searchengines. Metode ceramah plus demonstrasi dan latihan (CPDL) Metode ini dalah merupakan kombinasi antara kegiatan menguraikan materi pelajaran dengan kegiatan memperagakan dan latihan (drill) 5. Sukar dimengerti bila didemonstrasikan oleh guru yang kurang menguasai apa yang didemonstrasikan (Syaiful Bahri Djamarah.Dalam hal ini penulis akan menguraikan tiga macam metode ceramah plus yaitu : a. Anak didik terkadang sukar melihat dengan jelas benda yang akan dipertunjukkan. Kesalahan-kesalahan yeng terjadi dari hasil ceramah dapat diperbaiki melaui pengamatan dan contoh konkret. 3).

Penggunaan teknik ini mempunyai tujuan agar siswa mampu mencari dan menemukan sendiri berbagai jawaban atau persoalan-persoalan yang dihadapinya . Metode ini dapat membuat anak didik lebih percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaannya sendiri daripada hanya menerima kata guru atau buku. kemudian hasil pengamatan itu disampaikan ke kelas dan dievaluasi oleh guru. b. Terkadang anak didik melakukan penipuan dimana anak didik hanya meniru hasil pekerjaan temennya tanpa mau bersusah payah mengerjakan sendiri.Kelebihan metode resitasi sebagai berikut : a. b. Kelebihan metode percobaan sebagai berikut : a. bertanggung jawab dan berdiri sendiri (Syaiful Bahri Djamarah. Misalnya di Laboratorium. c. Pengetahuan yang anak didik peroleh dari hasil belajar sendiri akan dapat diingat lebih lama. 2000) 6. (2000) Metode percobaan adalah suatu metode mengajar yang menggunakan tertentu dan dilakukan lebih dari satu kali. Dengan metode ini akan terbina manusia yang dapat membawa terobosanterobosan baru dengan penemuan sebagai hasil percobaan yang diharapkan dapat bermanfaat bagi kesejahteraan hidup manusia. Terkadang tugas dikerjakan oleh orang lain tanpa pengawasan. Menurut Roestiyah (2001:80) Metode eksperimen adalah suatu cara mengajar. b. Syaiful Bahri Djamarah. Anak didik berkesempatan memupuk perkembangan dan keberanian mengambil inisiatif. di mana siswa melakukan suatu percobaan tentang sesuatu hal. anak didik harus menanti untuk melanjutkan pelajaran. Metode percobaan ( Experimental method ) Metode percobaan adalah metode pemberian kesempatan kepada anak didik perorangan atau kelompok. mengamati prosesnya serta menuliskan hasil percobaannya. Metode ini lebih sesuai untuk menyajikan bidang-bidang ilmu dan teknologi. Anak didik dapat mengembangkan sikap untuk mengadakan studi eksplorasi (menjelajahi) tentang ilmu dan teknologi. Tidak cukupnya alat-alat mengakibatkan tidak setiap anak didik berkesempatan mengadakan ekperimen. Jika eksperimen memerlukan jangka waktu yang lama. 2000) Kelemahan metode resitasi sebagai berikut : a. c. untuk dilatih melakukan suatu proses atau percobaan. b. Sukar memberikan tugas yang memenuhi perbedaan individual (Syaiful Bahri Djamarah. c. Kekurangan metode percobaan sebagai berikut : a.

(b) memberi penjelasan kepada siswa tentang alat-alat serta bahan-bahan yang akan dipergunakan dalam eksperimen. sebab mereka disamping memperoleh pengetahuan. di mana siswa melakukan percobaan dengan mengalami sendiri sesuatu yang dipelajari. mencari kebenaran. (e) Tidak semua masalah bisa dieksperimenkan.dengan mengadakan percobaan sendiri. Metode eksperimen mempunyai kelebihan dan kekurangan sebagai berikut : Kelebihan metode eksperimen : (a) Membuat siswa lebih percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaannya. pengalaman serta ketrampilan. hal-hal yang perlu dicatat. Metode eksperimen menurut Djamarah (2002:95) adalah cara penyajian pelajaran. sehingga mereka menemukan pembuktian kebenaran dari teori yang dipelajari itu. Agar penggunaan metode eksperimen itu efisien dan efektif. (c) Hasil-hasil percobaan yang berharga dapat dimanfaatkan untuk kemakmuran umat manusia. dan mengevaluasi dengan tes atau tanya jawab. Juga siswa dapat terlatih dalam cara berfikir yang ilmiah. Dengan demikian. (b) metode ini memerlukan berbagai fasilitas peralatan dan bahan yang tidak selalu mudah diperoleh .mereka harus memahami masalah yang akan dibuktikan melalui eksprimen. (d) Setelah eksperimen selesai guru harus mengumpulkan hasil penelitian siswa. maka jumlah alat dan bahan atau materi percobaan harus cukup bagi tiap siswa. Dengan eksperimn siswa menemukan bukti kebenaran dari teori sesuatu yang sedang dipelajarinya. dengan metode eksperimen. beberapa segi kehidupan social dan keyakinan manusia. mengamati suatu obyek. maka perlu adanya waktu yang cukup lama. Kekurangan metode eksperimen : (a) Metode ini lebih sesuai untuk bidang-bidang sains dan teknologi. seperti masalah mengenai kejiwaan. siswa dituntut untuk mengalami sendiri . atau mungkin hasilnya tidak membahayakan. atau mencoba mencari suatu hukum atau dalil. (c) dalam eksperimen siswa perlu teliti dan konsentrasi dalam mengamati proses percobaan . Prosedur eksperimen menurut Roestiyah (2001:81) adalah : (a) Perlu dijelaskan kepada siswa tentang tujuan eksprimen. (c) Selama eksperimen berlangsung guru harus mengawasi pekerjaan siswa. sehingga masalah itu tidak bias diadakan percobaan karena alatnya belum ada. dan menarik kesimpulan dari proses yang dialaminya itu. maka perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut : (a) Dalam eksperimen setiap siswa harus mengadakan percobaan. Kemungkinan lain karena sangat terbatasnya suatu alat. (b) dalam membina siswa untuk membuat terobosan-terobosan baru dengan penemuan dari hasil percobaannya dan bermanfaat bagi kehidupan manusia. maka kondisi alat dan mutu bahan percobaan yang digunakan harus baik dan bersih. keadaan atau proses sesuatu. maka perlu diberi petunjuk yang jelas. siswa diberi kesempatan untuk mengalami sendiri atau melakukan sendiri. hal-hal yang harus dikontrol dengan ketat. (b) Agar eksperimen itu tidak gagal dan siswa menemukan bukti yang meyakinkan. Bila perlu memberi saran atau pertanyaan yang menunjang kesempurnaan jalannya eksperimen. juga kematangan jiwa dan sikap perlu diperhitungkan oleh guru dalam memilih obyek eksperimen itu. mendiskusikan di kelas. mengikuti suatu proses. urutan eksperimen. (d) Siswa dalam eksperimen adalah sedang belajar dan berlatih . Dalam proses belajar mengajar.

siswa akan menemukan sendiri konsep sesuai dengan hasil yang diperoleh selama pembelajaran. setelah siswa merumuskan dan menemukan konsep. . maupun aplikasi dalam kehidupannya. Dengan kata lain . guru dapat mengembangkan keterlibatan fisik dan mental. Menurut Schoenherr (1996) yang dikutip oleh Palendeng (2003:81) metode eksperimen adalah metode yang sesuai untuk pembelajaran sains. Pemahaman konsep dapat diketahui apabila siswa mampu mengutarakan secara lisan. (c) Metode ini menuntut ketelitian. Metode Eksperimen menurut Al-farisi (2005:2) adalah metode yang bertitik tolak dari suatu masalah yang hendak dipecahkan dan dalam prosedur kerjanya berpegang pada prinsip metode ilmiah. Demonstrasi ini menampilkan masalah-masalah yang berkaitan dengan materi fisika yang akan dipelajari. selanjutnya dapat dilaporkan hasilnya. Dalam metode eksperimen. (2) pengamatan. Penerapan pembelajaran dengan metode eksperimen akan membantu siswa untuk memahami konsep. (d) Setiap percobaan tidak selalu memberikan hasil yang diharapkan karena mungkin ada factor-faktor tertentu yang berada di luar jangkauan kemampuan atau pengendalian. (6) evaluasi. tulisan. merupakan kegiatan siswa saat guru melakukan percobaan. Keterlibatan fisik dan mental serta emosional siswa diharapkan dapat diperkenalkan pada suatu cara atau kondisi pembelajaran yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan juga perilaku yang inovatif dan kreatif. kegiatan untuk membuktikan kebenaran dari dugaan awal yang telah dirumuskan dan dilakukan melalui kerja kelompok. Siswa belajar secara aktif dengan mengikuti tahap-tahap pembelajarannya. memberikan contoh. siswa dapat merumuskan hipotesis sementara berdasarkan hasil pengamatannya. Pembelajaran dengan metode eksperimen menurut Palendeng (2003:82) meliputi tahap-tahap sebagai berikut : (1) percobaan awal. serta emosional siswa. merupakan kegiatan akhir setelah selesai satu konsep. menyebutkan. (3) hipoteis awal. Siswa diharapkan merumuskan hasil percobaan dan membuat kesimpulan. (5) aplikasi konsep . Siswa mendapat kesempatan untuk melatih ketrampilan proses agar memperoleh hasil belajar yang maksimal. selanjutnya dapat diaplikasikan dalam kehidupannya. pembelajaran diawali dengan melakukan percobaan yang didemonstrasikan guru atau dengan mengamati fenomena alam. Dengan demikian. Pengalaman yang dialami secara langsung dapat tertanam dalam ingatannya. Siswa diharapkan untuk mengamati dan mencatat peristiwa tersebut. dan menerapkan konsep terkait dengan pokok bahasan . keuletan dan ketabahan. Kegiatan ini merupakan pemantapan konsep yang telah dipelajari.dan kadangkala mahal. siswa memiliki kemampuan untuk menjelaskan. . hasilnya diaplikasikan dalam kehidupannya. Siswa diberi kesempatan untuk menyusun sendiri konsep-konsep dalam struktur kognitifnya. karena metode eksprimen mampu memberikan kondisi belajar yang dapat mengembangkan kemampuan berfikir dan kreativitas secara optimal. Pembelajaran dengan metode eksperimen melatih dan mengajar siswa untuk belajar konsep fisika sama halnya dengan seorang ilmuwan fisika. (4) verifikasi .

ataupun pengetahuan umum. Kelebihan metode karyawisata sebagai berikut : a. (b) Pelaksanaan . mempertimbangkan pemilihan teknik. toko serba ada. Memerlukan persiapan yang melibatkan banyak pihak. untuk meninjautempat tertentu atau obyek yang lain. karya wisata bukan sekedar rekreasi.7. suatu bengkel mobil. dan sebagainya. tetapi untuk belajar atau memperdalam pelajarannya dengan melihat kenyataannya. e. Memerlukan pengawasan yang lebih ketat terhadap setiap gerak-gerik anak didik di lapangan. Metode Karya Wisata Metode karya wisata adalah suatu metode mengajar yang dirancang terlebih dahulu oleh pendidik dan diharapkan siswa membuat laporan dan didiskusikan bersama dengan peserta didik yang lain serta didampingi oleh pendidik. Menurut Roestiyah (2001:85) . Pengajaran dapat lebih merangsang kreativitas anak.teknik karya wisata ini digunakan karena memiliki tujuan sebagai berikut: Dengan melaksanakan karya wisata diharapkan siswa dapat memperoleh pengalaman langsung dari obyek yang dilihatnya. dan sekaligus dalam waktu yang sama ia bisa mempelajari beberapa mata pelajaran. yang kemudian dibukukan. penyusunan rencana yang masak. terutama karyawisata jangka panjang dan jauh. Biayanya cukup mahal. Kadang-kadang dalam proses belajar mengajar siswa perlu diajak ke luar sekolah. mempersiapkan sarana. membagi tugas-tugas. dapat turut menghayati tugas pekerjaan milik seseorang serta dapat bertanya jawab mungkin dengan jalan demikian mereka mampu memecahkan persoalan yang dihadapinya dalam pelajaran. pembagian siswa dalam kelompok. meneliti dan mencoba apa yang dihadapinya. b. Memerlukan tanggung jawab guru dan sekolah atas kelancaran karyawisata dan keselamatan anak didik. dimana guru perlu menetapkan tujuan pembelajaran dengan jelas. Membuat bahan yang dipelajari di sekolah menjadi lebih relevan dengan kenyataan dan kebutuhan yang ada di masyarakat. sedangkan unsur studinya terabaikan. Kekurangan metode karyawisata sebagai berikut : a. Menurut Roestiyah (2001:85) . Karena itu dikatakan teknik karya wisata. serta mengirim utusan. Karyawisata menerapkan prinsip pengajaran modern yang memanfaatkan lingkungan nyata dalam pengajaran. Juga mereka bisa melihat. Memerlukan perencanaan dengan persiapan yang matang. f. c. ialah cara mengajar yang dilaksanakan dengan mengajak siswa ke suatu tempat atau obyek tertentu di luar sekolah untuk mempelajari atau menyelidiki sesuatu seperti meninjau pabrik sepatu. c. maka pelaksanaannya perlu memeperhatikan langkah-langkah sebagai berikut: (a) Persiapan. b. mendengar. agar nantinya dapat mengambil kesimpulan. Dalam karyawisata sering unsur rekreasi menjadi prioritas daripada tujuan utama. d. menghubungi pemimpin obyek yang akan dikunjungi untuk merundingkan segala sesuatunya. Agar penggunaan teknik karya wisata dapat efektif.

Bila tempatnya jauh. modelmodel. (d) membei kesempatan kepada peserta untuk melihat dimana peserta ditunjukkan kepada perkembangan teknologi mutakhir. (c) Biaya transportasi dan akomodasi mahal. ialah sebagai berikut: Karya wisata biasanya dilakukan di luar sekolah. perlu dijelaskan adanya aturan yang berlaku khusus di proyek ataupun hal-hal yang berbahaya. atau mencobakan teorinya ke dalam praktek. mengawasi petugas-petugas pada setiap seksi. Karena itulah teknik karya wisata dapat disimpulkan memiliki keunggulan sebagai berikut: (a) Siswa dapat berpartisispasi dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh para petugas pada obyek karya wisata itu. sehingga mungkin jarak tempat itu sangat jauh di luar sekolah. menemukan sumber informasi yang pertama untuk memecahkan segala persoalan yang dihadapi. maka guru perlu memikirkan segi keamanan. memenuhi tata tertib yang telah ditentukan bersama. menyusun laporan atau paper yang memuat kesimpulan yang diperoleh. serta memberi petunjuk bila perlu. Suhardjono (2004:85) mengungkapkan bahwa metode karya wisata (field-trip) memiliki keuntungan: (a) Memberikan informasi teknis. (c) Memberikan kesempatan untuk lebih menghayati apa yang dipelajari sehingga lebih berhasil. (b) Siswa dapat melihat berbagai kegiatan para petugas secara individu maupun secara kelompok dan dihayati secara langsung yang akan memperdalam dan memperluas pengalaman mereka. (b) Kadangkadang sulit untuk mendapat ijin dari pimpinan kerja atau kantor yang akan dikunjungi. (b) Memberikan kesempatan untuk melihat kegiatan dan praktik dalam kenyataan atau pelaksanaan yang sebenarnya. kepada peserta secara langsung. Biaya yang tinggi kadang-kadang tidak terjangkau oleh siswa maka perlu bantuan dari sekolah. menindaklanjuti hasil kegiatan karya wisata seperti membuat grafik. dan hal itu pasti memerlukan biaya yang besar. sehingga kesempatan tersebut dapat mengembangkan bakat khusus atau ketrampilan mereka. maka perlu mempergunakan transportasi. kemampuan pihak siswa untuk menempuh jarak tersebut. untuk meninjau tempat tertentu atau obyek yang lain. yang tidak terpisah-pisah dan terpadu. Sedangkan kekurangan metode Field Trip menurut Suhardjono (2004:85) adalah: (a) Memakan waktu bila lokasi yang dikunjungi jauh dari pusat latihan. pada saat belajar mengajar siswa perlu diajak ke luar sekolah. Penggunaan teknik karya wisata ini masih juga ada keterbatasan yang perlu diperhatikan atau diatasi agar pelaksanaan teknik ini dapat berhasil guna dan berdaya guna.karya wisata. demikian pula tugas-tugas kelompok sesuai dengan tanggungjawabnya. (d) Dengan obyek yang ditinjau itu siswa dapat memperoleh bermacam-macam pengetahuan dan pengalaman yang terintegrasi. Juga pasti menggunakan waktu yang lebih panjang daripada jam sekolah. Menurut Djamarah (2002:105). gambar. maka jangan sampai mengganggu kelancaran rencana pelajaran yang lain. sehingga mungkin mereka menemukan bukti kebenaran teorinya. Hal mana tidak mungkin diperoleh disekolah. serta mengalami dan menghayati langsung apa pekerjaan mereka. serta alat-alat lain dan sebagainya. diagram. Hal itu bukan sekedar . (c) dalam kesempatan ini siswa dapat bertanya jawab. (c) Akhir karya wisata. pada waktu itu siswa mengadakan diskusi mengenai segala hal hasil karya wisata. dimana pemimpin rombongan mengatur segalanya dibantu petugaspetugas lainnya.

(d) dalam karya wisata sering unsure rekreasi menjadi lebih prioritas daripada tujuan utama. materi pelajaran. (c) Menganalisis sumber belajar berdasarkan nilai-nilai paedagogis. terutama berkaitan dengan pengembangan wawasan pengalaman tentang dunia luar. Sebelum karya wisata digunakan dan dikembangkan sebagai metode pembelajaran. dikatakan teknik karya wisata. membuat laporan karyawisata dan catatan untuk bahan karya wisata yang akan datang. hal-hal yang perlu diperhatikan menurut Mulyasa (2005:112) adalah: (a) Menentukan sumber-sumber masyarakat sebagai sumber belajar mengajar. seperti widya wisata. efek pembelajaran. (f) Melaksanakan karya wisata sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Metode karya wisata mempunyai beberapa kelebihan yaitu: (a) Karya wisata memiliki prinsip pengajaran modern yang memanfaatkan lingkungan nyata dalam pengajaran. (g) Menganalisis apakah tujuan karya wisata telah tercapai atau tidak.html . Karena itu. Karya wisata ada yang dalam waktu singkat. (b) Sangat memerlukan persiapan dan perencanaan yang matang. dan sebagainya. dan ada pula yang dalam waktu beberapa hari atau waktu panjang. Banyak istilah yang dipergunakan pada metode karya wisata ini. (b) Membuat apa yang dipelajari di sekolah lebih relevan dengan kenyataan dan kebutuhan di masyarakat. (d) Menghubungkan sumber belajar dengan kurikulum. (b) Mengamati kesesuaian sumber belajar dengan tujuan dan program sekolah. dengan memperhatikan tujuan pembelajaran. sedang unsure studinya menjadi terabaikan. (c) memerlukan koordinasi dengan guruguru bidang studi lain agar tidak terjadi tumpang tindih waktu dan kegiatan selama karya wisata. Kekurangan metode karya wisata adalah: (a) Fasilitas yang diperlukan dan biaya yang diperlukan sulit untuk disediakan oleh siswa atau sekolah. serta iklim yang kondusif. tujuan umum pendidikan dapat segera dicapai. (c) Pengajaran serupa ini dapat lebih merangsang kreativitas siswa.rekreasi tetapi untuk belajar atau memperdalam pelajarannya dengan melihat kenyataannya. (e) membuat dan mengembangkan program karya wisata secara logis. Sumber: http://martiningsih. apakah sumber-sumber belajar dalam karyawisata menunjang dan sesuai dengan tuntutan kurikulum. karya wisata dapat dilaksanakan. dan sistematis. (d) Informasi sebagai bahan pelajaran lebih luas dan aktual. jika ya. Metode field trip atau karya wisata menurut Mulyasa (2005:112) merupakan suatu perjalanan atau pesiar yang dilakukan oleh peserta didik untuk memperoleh pengalaman belajar.blogspot. study tour. apakah terdapat kesulitan-kesulitan perjalanan atau kunjungan. terutama pengalaman langsung dan merupakan bagian integral dari kurikulum sekolah. Meskipun karya wisata memiliki banyak hal yang bersifat non akademis. yang merupakan cara mengajar yang dilaksanakan dengan mengajak siswa ke suatu tempat atau obyek tertentu di luar sekolah untuk mempelajari atau menyelidiki sesuatu seperti meninjau pegadaian. memberikan surat ucapan terima kasih kepada mereka yang telah membantu. (e) Sulit mengatur siswa yang banyak dalam perjalanan dan mengarahkan mereka kepada kegiatan studi yang menjadi permasalahan.com/2007/12/macam-macam-metodepembelajaran.

guru mengajarkan Sejarah terbentuknya candi Borobudur. Dalam lingkungan pendidikan modern. maka metode ceramah Iebih efisien dari pada metode lain seperti diskusi. Alat interaksi yang terutama dalam hal ini adalah “berbicara". Situasi di bawah ini sesuai untuk penggunaan metode ceramah : • Kalau guru akan menyampaikan fakta atau pendapat dimana tidak terdapat bahan bacaan yang merangkum fakta yang dimaksud. metode ceramah merupakan metode yang paling baik. Dalam keadaan tertentu. yang dikemukakan oleh guru. sebuah pembicaraan yang bersemangat akan menggerakkan hati • • . demonstrasi atau eksperimen. selain alat-alat yang tidak mencukupi. bukan menjawab pertanyaan-pertanyaan siswa.kelompok yang berjumlah besar. ceramah sebagai metode mengajar telah menjadi salah satu persoalan yang cukup sering diperdebatkan. Maka tepatlah bila guru memberikan penjelasan dengan metode ceramah Jika guru akan menyampaikan pengajaran kepada sejumlah siswa yang besar ( misalnya sekitar 75 orang atau lebih ). sehingga ia dapat menetapkan bilamanakah metode ceramah sewajamya digunakan. Sebaliknya. sebenarnya alasan-alasan tersebut di atas tidaklah sama sekali salah. karena ia hanya mengenal satu atau dua macam metode saja dan karenanya ia selalu saja menggunakan metode ceramah untuk segala macam situasi.Ceramah adalah penuturan atau penerangan secara lisan oleh guru terhadap kelas. tetapi dalam situasi lain mungkin sangat tidak efisien. Tidak jarang guru menunjukkan kelemahannya. Di perpustakaan sekolah tidak tersedia bukti yang menggambarkan sejarah candi tersebut. sudah tentu dibutuhkan kelas yang besar. tetapi juga tidak sama sekali benar. Hal yang sebenarnya adalah bahwa dalam situasi-situasi tertentu. Guru yang bijaksana senantiasa menyadari kondisi-kondisi yang berhubungan situasi pengajaran yang dihadapinya. Sebab dengan diskusi. bahwa ceramah lebih banyak dipakai sejak dulu dan dalam setiap pertemuan di kelas guru tidak mungkin meninggalkan ceramah walaupun hanya sekedar sebagai kata pengantar pelajaran atau merupakan uraian singkat di tengah pelajaran. Kalau kita teliti lebih lanjut. dan sering dirangkaikan dengan sifat verbalistis ( kata .kata tetapi tidak mengerti artinya ). Sebagai contob: di suatu kelas SMP. Kelemahan ini juga merupakan salah satu sebab mengapa metode ceramab dikritik orang. pengelolaan pengajaran juga mengalami kesulitan Kalau guru adalah pembicara yang bersemangat sehingga dapat memberi motivasi kepada siswa untuk mengerjakan suatu pekerjaan. guru harus mengatur siswa berkelompok dengan mengubah susunan kursi. Dalam ceramahnya kemungkinan guru menyelipkan pertanyaan pertanyaan. Sebagian orang menolak sama sekali dengan alasan bahwa cara sebagai metode mengajar kurang efisien dan bertentangan dengan cara manusia belajar. dan bilakah sebaiknya dipakai metode lain. Demikian pula untuk penyelenggaraan demonstrasi atau eksperimen untuk jumlah besar. sebagian yang mempertahankan berdalih. akan tetapi kegiatan belajar siswa terutama mendengarkan dengan teliti dan mencatat pokok pokok penting. Juga guru akan mengalami kesulitan dalam mengawasi kelompok .

Untuk itu guru akan menjelaskan perbedaan antara fonetik dan fonemik dengan berbagai contoh • Kelebihan dan kelemahan metode ceramah : Kelebihan : • Guru menguasai arah pembicaraan seluruh kelas : Kalau kelas sedang berdiskusi.pokok penting yang telah diajarkan. bagi siswa SLTP Terbuka dan mahaiswa UT diartikan sebagai salah satu bentuk bahan belajar yang . dan guru menyimpulkan garis besar sejarah tersebut Kalau guru akan memperkenalkan pokok bahasan baru. misalnya dengan tanya jawab atau tes. ia harus merubah posisi kelas. berarti mereka telah mengerti apa yang diterangkan guru. harus diadakan evaluasi. Organisasi kelas sederhana : Dengan ceramah. persiapan satu-satunya bagi guru adalah buku catatannya.kadang guru beranggapan bahwa kalau para siswa duduk diam mendengarkan atau sambil mengangguk . sangatlah mungkin bahwa seorang siswa mengajukan pendapat yang berbeda dengan anggota kelompok yang lain. sehingga memungkinkan siswa untuk melihat lebih jelas hubungan antara pokok yang satu dengan lainnya. Kiranya perlu kita sadari bahwa tidak ada arti yang mutlak untuk setiap kata tertentu.anggukkan kepalanya. Guru tak dapat mengetahui sampai di mana siswa telah mengerti pembicaraannya Kadang . Misalnya: kata modul. setelah guru selesai mengajarkan sejarah perjuangan bangsa. akan tetapi guru tidak mengetahui sejauh mana penguasaan siswa terhadap pelajaran itu. Dalam sebuah kelas. Oleh karena itu segera setelah ia berceramah. Dapat terjadi bahwa siswa memberikan pengertian yang berlainan dengan apa yang dimaksud oleh guru. Kata-kata yang diucapkan guru. Atau dibandingkan dengan kerja kelompok. dimana guru harus membagi kelas ke dalam beberapa kelompok. maka ia dapat menentukan sendiri arah pembicaraan. Tetapi pada metode ceramah hanya guru yang berbicara. ditafsirkan lain oleh siswa. hal ini dapat mempengaruhi suasana dan diskusi jadi berkepanjangan bahkan sering menyimpang dari pokok bahasan. Padahal anggapan tersebut sering meleset. Kemudian pada pelajaran berikutnya. kepada para siswa ia memberi tugas untuk menjawab beberapa pertanyaan yang dikerjakan di rumah. walaupun siswa memperlihatkan reaksi seolah-olah mengerti.alat. Pada seluruh jam pelajaran ia berbicara sambil berdiri atau kadang-kadang duduk. Misalnya ceramah tentang sejarah perjuangan bangsa Indonesia • Jika guru akan menyimpulkan pokok . Cara ini paling sederhana dalam hal pengaturan kelas. guru membicarakan bersama tugas yang telah dikerjakan siswa.siswa untuk menimbulkan tekad baru. Misalnya. jika dibandingkan dengan metode demonstrasi dimana guru harus mengatur alat . siswa telah sampai pada bagian tata bahasa yang membicarakan tata kata. • Kelemahan : • • Kata-kata yang diucapkan hanyalah bunyi yang disetujui penggunaannya dalam suatu masyarakat untuk mewakili suatu pengertian.

maksud pembicaraan akan dimengerti oleh pendengar.kata abstrak seperti “keadilan”. Mempersiapkan bahan ceramah yang efektif : a. d. Kemudian menyusul bagian dari pokok bahasan yang merupakan inti. dan akhimya disimpulkan kembali pokok . Bahan ceramah dapat dimengerti dengan jelas. Menyusun ceramah dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : • • • c. Sering terjadi setelah melihat tujuan dan metode ternyata untuk keperluan ini lebih tepat digunakan metode lain. Menanamkan pengertian yang jelas. Kalau guru menggunakan kata . guru dapat menyertakan peragaan dalam caramahnya. terlebih dahulu dikemukakan contoh-contoh. Langkah . akan semakin banyak kemungkinan salah tafsir dari pembicaraan guru.langkah di bawah ini dapat dipakai sebagai petunjuk untuk mempertinggi hasil metode ceramah : • • Tujuan pembicaraan ( ceramah ) harus dirumuskan dengan jelas Setelah menetapkan tujuan. Selama ada persamaan pendapat antara pembicara dengan pendengar. Sebuah teknik yang sering dapat menguasai perhatian siswa pada awal . menggambarkan dengan bagan atau diagram di papan tulis. Salah satu diantaranya adalah : guru memulai pembicaraan dengan suatu ikhtisar / ingkasan tentang pokok -p okok yang akan diuraikan. Jalan lain yang dapat ditempuh misalnya. Peragaan tersebut dapat berbentuk benda yang sesungguhnya. untuk setiap ungkapan sulit.pokok yang penting dari pembicaraan itu.kata itu. “kesusilaan”. Hal ini dapat dilaksanakan dengan berbagai jalan. modelmodel dari benda. modul diartikan sebagai salah satu komponen dari pesawat luar angkasa. Oleh karena itu bila guru ingin menjelaskan sesuatu yang kiranya masih asing bagi siswa. Lebih-lebih lagi bila kata-kata itu dirangkaikan dalam kalimat. Dapat menangkap perhatian siswa Memperlihatkan kepada pendengar bahwa bahan yang mereka peroleb berguna bagi kehidupan mereka. mungkin bagi setiap siswa tidak sama pengertiannya. Sedangkan bagi para astronout. b. Menangkap perhatian siswa dengan menunjukkan penggunaannya. Atau guru terlebih dahulu mengemukakan suatu cerita singkat bersifat ilustratif. “kepribadian”. Siswa akan tertarik bila mereka melihat bahwa apa yang di pelajari berguna bagi kehidupan.berwujud buku materi pokok. maksudnya setiap pengertian dapat menghubungkan pembicaraan dengan pendengar dengan tepat. Itulah sebabnya mengapa sering terjadi siswa sama sekali tidak memperoleh pengertian apapun dari pembicaraan guru. Itulah sebabnya maka setiap anak harus membentuk perbendaharaan bahasanya berdasarkan pengalaman hidupnya sehari-hari. atau sangat kabur mengartikan kata . harus diteliti apakah metode ceramah merupakan metode yang sudah tepat digunakan untuk mencapai tujuan tersebut. sehingga dapat menggambarkan dengan jelas apa yang dimaksud.

tujuan tersebut dikatagorikan menjadi beberapa katagori: • • • • Mendapatkan pengetahuan. Latar Belakang. atau Keahlian dalam bidang tertentu. Seorang guru pasti mempunyai tujuan yang akan dicapai oleh siswa. Dengan pertanyaan itu mereka diajak berpikir dan seterusnya mengikuti pembicaraan guru. Metode pembelajaran akan berkaitan erat dengan tujuan yang akan dicapai. Mampu menyampaikan pendapat. Merubah sikap. Ketika berbagai alasan dicoba untuk diketengahkan. Sesorang guru yang mengajarkan ilmu pengetahuan dengan tujuan agar siswanyamendapat suatu pengetahuan yang bersifat kognitif. akan dijumpai pertanyaanpertanyaan dengan alasan pemakaian. akan menggunakan metode pembelajaran yang berbeda dengan orang lain atau dirinya sendiri ketika . Category: Bimbingan dan Konseling • • • • • Home Drama Korea Materi Kuliah Tips and Trick Gabung Segera iii WadMet. sehingga dari pencandraan terhadap kedua sisi tersebut dapat ditemukan alasan yang dapat yang dapat diterima oleh banyak orang.com News Social Networking Community Indonesian per cy Home » student » laporan penelitian metode ceramah dalam pembelajaran laporan penelitian metode ceramah dalam pembelajaran Posted by per cy PENDAHULUAN I. tentunya tidak akan disampaikan alasan-alasan yang bersifat subyektif dan tendensius.ceramah sampai selesai adalah dengan menghadapkan siswa pada pertanyaan. Berbicara mengenai sebuah metode pembelajaran. Untuk untuk mendapatkan alasan yang kuat dan rasional perlu dilihat sisi-sisi kekuatan dan kelemahannya.

dia harus mencapai tujuan yang telah dibuat sebelumnya. menggunakan atau tidak menggunakan suatu metode.mengajar mata pelajaran yang bertujuan agar siswanya mampu mengubah sikap tertentu. III. Kelebihan dan kekurangan ceramah. Untuk mengetahui langka-langkah yang ditempuh dalam menggunakan metode ceramah 3) Untuk menidentifikasi kelebihan dan kekurangan metode ceramah. . maka ketika seorang guru akan menggunakan suatu metode. Pelaksanaan metode ceramah. kelebihan dan kekurangan metode dan bagaimana pelaksanaan ini di sekolah. Rumusan Masalah 1. 4. II. Untuk di sini akan membahas tentang Metode Ceramah. 2. Pada kenyataan seperti disebut di atas. yang mana akan dipaparkan hakekat metode ceramah. Oleh sebab itu. sebaiknya diketahui terlebih dahulu apa dan bagaimana sebenarnya suatu metode metode itu. 4) untuk mengetahui pelaksanan metode ceramah di sekolah. 3. Hakekat metode ceramah. 2) Tujuan. langkah-langkah metode ceramah. 1) Untuk mengetahui sesungguhnya hakekat metode ceramah. Langkah-langkah metode ceramah.

Hal ini terjadi karena pengajar atau guru atau dosen adalah satu-satunya orang yang bertanggung jawab terhadap penyampaian materi kepada siswa/mahasiswa. Strategi Pembelajaran Aktif. Dkk.[1] Eligh menyatakan bahwa ceramah adalah continous eks positions by a speaker who wants the audience to learn something. biasanya dilengkapi dengan alat-alat audio visual. hlm 143. Tanya jawab. Cet ke-2. metode ceramah merupakan sebuah bentuk interaksi yang dilakukan melelui penerangan dan penuturan secara lisan oleh guru. metode ceramah adalah metode yang tetap baik untuk [ 1] Drs. Dalam aplikasinya sebagai metode pengajaran. [ 2] Hisyam Zaini. yaitu daro guru/ dosen kepada siswa/mahasiswa. 2004. namun belum banayak yang menyadari apa sebetulnya metode ceramah itu. dan lain-lain. Dasar-dasar Metodologi Pengajaran umum. Untuk meningkatkan efektivitas penggunaan metode ceramah. Cranton mengisyaratkan bahwa metode ceramahidentik dengan apa yang dikenal dengan Inatructor-Centered Method. Malang: IKIP Malang. Suprihadi Saputra. hlm 93. 1993.PEMBAHASAN 1) Hakekat Metode Ceramah. demonstrasi. . Tidak disangkal lagi bahwa metode pengajaran atau pembelajaran yang paling popular di Indonesia bahkan juga di Negara-negara maju adalah metode ceramah atau yang sering disebut dengan lecture atau lecturing. sehingga arah komunikasi cenderung hanya satu arah. Bligh berpendapqat bahwa sesuai dengan bukti yang dilakukan di Amerika Serikat.[2] Berkaitan dengan hal ini. Dengan kata lain dapat dikomendasikan dengan teknik atau metode yang lain. Meskipun selama ini banyak guru/dosen atau bahkan semua dosen menggunakan metode ceramah dalam mengajar. Yogyakart: CTSD (Center for Teaching Staff Defelopment). Ceramah adalah suatu penjelasan secara verbal yang bersifat satu arah.

metode ceramah tidak seefektif metode diskusi. cit hlm 144. Selanjutnya dia berpendapat:[3] 1. Loc. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut: 1. dan jelas serta telah dikenal oleh siswa. beri keterangan tambahan. Susun bahan ceramah. Ada beberapa langkah untuk mempersiapkan metode ceramah yang efektif. Selidiki apakah metode ceramah merupakan metode yang paling tepat. Gunakan bahan pengait atau advance organizer yaitu materi yang menduhului kegiatan belajar yang tingkat abstraksinya dan inklusifitasnya lebih tinggi dari materi kegiatan belajar tersebut tetapi berhubungan secara untegral. Keterangan singkat tapi jelas. Menuliskan apa yang diharapkan untuk dicapai sebagai hasil ceranah itu. . Penyampaian bahan.digunakan. 2) Langkah-langkah Metode Ceramah. Jika tujuan pembelajaran adalah mengubah sikap. 2. diantaranya adalah:[4] a. Suprihadi Saputra. 3. jika digunakan untuk menggugah pendapat siswa/mahasiswa. penyediaan pokok atau generalisasi untuk dapat memahami materi ceramah yang guru pikirkan. [ 4] Drs. hubungkan dengan masalah lain. c. Bila perlu terangkan dengan kata-kata lain. 94. e. maka sebaiknya tidak menggunakan metode ceramah. Ceramah tidak efektif jika digunakan untuk mengajar keterampilan. 4. 2. d. Rumuskan tujuan interaksional khusus yang jelas. berikan beberapa contoh yang singkat konkrit. Menulis butir-butir kunci yang disampaikan dalam ceramah. [3] Ibid. Pada umumnya. Gunakan papan tulis. khususnya jika itu digunakan untuk menyampaikan informasi. b. Metode ceramah sama baiknya dengan metode yang lain. Butir-butir kunci itu merupakan pembatasan tentang konsep atau prinsip. keterampilan dan nilai-nilai apa yang diharapkan dipahami siswa setelah mengikuti ceramah guru. Carilah balikan (feed back) sebanyak-banyaknya selama berceramah dengan jalan mengajukan pertanyaan-pertanyaan Sedangkan langkah-langkah guru dalam mengorganisasikan materi ceramah agar dapat disajikan kepada siswa secara efektf juga harus diperhatikan. jadi dalam hal ini informasi. Berikan ilustrasi.

.  Mendorang guru menguasai materi. terutama pada kelas besar. Menentukan ilustrasi sebagai kelengkapan ceramah. factor otak yang cepat melupakan informasi yang cepat melupakan informasi yang didapat dianggap sebagai hal-hal yang dominan. terutama dalam hal penyampaian informasi. Cranton berpendapat bahwa metode ceramah dapat menjadi metode yang efektif jika dipakai untuk pengajaran pada tingkatan yang rendah.  Efisien dari sisi waktu dan biaya.  Informasi hanya satu arah dan siswa tidak aktif  Monoton. peserta selalu diminta untuk mengidentifikasi kelebihankelebihan metode ceramah. mempunyai beberapa kelemahan. Dari uraian di atas. dari pembelajaran yang ranah kognitif. yaitu pengetahuan dan pemahaman. Loc. cit.  Siswa tidak perlu persiapan. Metode ceramah tidak kalah jika di bandingkan dengan metode-metode yang lain. Dari keterangan diatas. Dkk.  Siswa dapat langsung menerima ilmu pengetahuan.[5] Dalam berbagai workshop yang diberikan oleh Center for Teaching Staff Development (CTSD). metode yang hanya mengandalkan indera pendengaran sebagai alat belajar yang dominan ini. diantaranya:  Mudah terganggu oleh hal-hal yang visual  Rentang terhadap kebisingan. melelahkan dan membosankan. hlm 95. dapat di lihat sisi positif dari metode ceramah yang dapat disejajrkan dengan metode-metode pembelajaran yang lain. Tidak berbeda dengan Bligh. nampaklah kelebihan yang ada pada metode ceramah.  Dapat menyampaikan materi yang banyak.  Menjadikan siswa hanya sebagai obyek didik. menggurui. dan hasilny adapat dirangkum menjadi berikut ini:  Praktis dari sisi persiapan dan media yang digunakan. Fkctor [5] Hisyam Zaini. 3) Kelebihan Dan Kekurangan Ceramah. Menyusun butir-butir kunci tersebut dalam tata urutan yang logis. Di samping itu.  Lebih mudah mengontrol kelas.3. 4. Tanpa mengucilkan kelebihan metode ceramah.

menulis tempat-tempat. 5. yang dijawab oleh sebagian siswa meskipun sedikit kurang serentak. Dengan mata pelajaran Sejarah kebudayaan Islam kelas V semester ganjil. Metode ceramah dilanjutkan oleh guru dengan penyampaian hikmah-hikmah serta pesan moral dari peristiwa yang dikisahkan. Jumlah siswa dalam kelas sebanyak 30 anak. seperti menulis tahun Hijriyah/Masehi. Proses pelaksanaan metode ceramah yang dilaksanakan adalah sebagai berikut: 1. beliau hanya meminta siswa untuk membacanya. Penelitian dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Ulum PoncokusumoMalang. Pembelajaran materi dimulai dengan metode ceramah. dalam ceramahnya yang disampaikan sesekali guru menulis point-point penting di papan tulis. 2. guru melakukan tanya jawab materi yang dibahas sebelumnya dengan para siswa. diketahui bahwa guru pada minggu lalu telah mengintruksi kepada siswa untuk membaca materi selanjutnya (materi yang dibahas sekang ini). tapi beliau memastikan bahwa masih ada yang melaksanakn permintaanya. Pembacaan do’a secara bersama-sama yang diikuti seluruh kelas. Pada awal pembelajaran sebelum menyampikan materi. Pelaksaan di mulai oleh seorang guru yang telah memasuki kelas. tidak memaksa untuk benar-benar memahaminya. bahkan ini dapat menjadi factor yang sangat dominan. menulis nama tokoh.otak manusia tidak dapat diabaikan begitu saja. guru tidak meminta siswa benar-benar memahami sejarah yang dibacanya. guru mengisahkan Hijrah Nabi Muhammad SAW dengan posisi berdiri di hadapam para siswa. 4) Pelaksanaan Metode Ceramah. yang terdiri dari 12 siswa dan 18 siswi. namun karena tidak ada yang bertanya. 4. meskipun begitu beliau juga tidak mempermasalahkan apakah siswa benar-benar membacanya di rumah. Madrasah yang setingkat dengan sekolah dasar ini berstatus disamakan. Karena 85% para siswa mempunyai buku panduan. Guru memberi kesempatan kepada para siswa untuk menanyakan sesuatu yang kurang dipahami atau diterima. dan lain-lain. 3. guru ini dalam metode mengajarnya selalu meminta kepada siswa yang memiliki buku (bila di rumah) untuk membaca materi selanjutnya yang akan dipelajari di sekolah. maka guru . dari perkataan sebelum guru menyampaikan materi.

Proses pembelajaran dengan metode ceramah yang dilaksanakan di madrasah di atas cukup lancar. namun tidak lebih baik. Dan menutup pertemuan dengan do’a bersama-sama. beberapa siswa menjawab. Yogyakart: CTSD (Center for Teaching Staff Defelopment). Sesuai dengan bukti yang dilakukan di Amerika Serikat. contohnya seperti memberi volume suara yang sedikit keras namun tetap kalem. meskipun ada sedikit siswa di bagian belakang yang kurang memperhatikan. guru selalu tanggap dengan keadaan siswanya yang kurang memperhatikannya. Metode ini tetap mempunyai banyak kelebihan namun juga kelemahan. metode ceramah adalah metode yang tetap baik untuk digunakan. Labels: student . Agaknya guru pun cukup bersahaja di hadapan para siswa. Dari beberapa penelitian. Strategi Pembelajaran Aktif. 1993. Bandung: Jemars. metode ceramah sagat efektif untuk menyampaiakan informasi dan bahan-bahan yang bersifat informativ. Metodologi pengajaran Nasional. Edisi Ke-3. Dkk. 6. Supriadi. Cet ke-2. 2004. KESIMPULAN Metode ceramah merupakan sebuah bentuk interaksi yang dilakukan melelui penerangan dan penuturan secara lisan oleh guru. Edisi Revisi. Pembelajaran diakhiri dengan pesan dari guru untuk membaca materi yang akan dipelajari minggu depan. 1986. Surakhmad. DAFTAR RUJUKAN Saputra. Dasar-dasar Metodologi Pengajaran umum.melontarkan satu pertanyaan kepada para siswa. Zaini. Hisyam. para siswa memperhatikan dengan seksama. Malang: IKIP Malang. karena selain pandai dalam metode ceramahnya. Metode ceramah tidak efektif untuk mengembangkan/meningkatkan penalaran dan mengubah sikap tanya variasi dalam teknik penggunaannya. Winarno.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->