P. 1
Artikel Materi Manajemen Keuangan

Artikel Materi Manajemen Keuangan

|Views: 20|Likes:
Published by Rennieza Fietra

More info:

Published by: Rennieza Fietra on Mar 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/16/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN Manajemen keuangan memiliki peran dalam kehidupan perusahaan ditentukan oleh perkembangan ekonomi kapitalisme.

Pada awal lahirnya kapitalisme sebagai system ekonomi pada abad 18, manajemen keuangan hanya membahas topic rugi-laba. Selanjutnya berturut-turut ia memiliki peranan antara lain sebagai berikut : 1. Tahun 1900 awal : Penerbit surat berharga 2. Tahun 1930 – 1940 : kebangkrutan, reorganisasi 3. Tahun 1940 – 1950 : anggaran & internal audit 4. Tahun 1950 – 1970 : eksternal perusahaan 5. Tahun 1970 – 1980 : inflasi 6. Tahun 1980 – 1990 : krisis ekonomi keuangan 7. Tahun 1990 – sekarang : globalisasi Perkembangan manajemen keuangan sangat dipengaruhi oleh berbagai factor antara lain kebijakan moneter, kebijakan pajak, kondisi ekonomi, kondisi social, dan kondisi politik. Kebijakan moneter berhubungan dengan tingkat suku bunga dan inflasi. Khususnya inflasi mempunyai dampak langsung terhadap manajemen keuangan antara lain masalah : 1. Masalah akuntasi 2. Kesulitan perencanan 3. Permintaan terhadap modal 4. Suku bunga 5. Harga obligasi menurun Kondisi ekonomi juga mempunyai dampak lansung terhadap manajemen keuangan antar alin masalah : 1. Persaingan internasional 2. Keuangan internasional 3. Kurs pertukaran yang berfluktuasi 4. Marger, pengambilalihan, dan restrukturisasi 5. Inovasi keuangan dan rekayasa keuangan A. Pengertian Manajemen Keuangan Manajemen Keuangan merupakan manajemen terhadap fungsi- fungsi keuangan. Fungsi-fungsi keuangan tersebut meliputi bagaimana memperoleh dana (raising of fund) dan bagaimana menggunakan dana tersebut (allocation of fund). Manajer keuangan berkepentingan dengan penentuan jumlah aktiva yang layak dari investasi pada berbagai aktiva dan pemilihan sumbersumber dana untuk membelanjai aktiva tersebut. Manajer keuangan berkepentingan dengan penentuan jumlah aktiva yang layak dari investasi pada berbagai aktiva dan pemilihan sumber-sumber dana untuk membelanjai aktiva-aktiva tersebut. Untuk membelanjai kebutuhan dana tersebut, manajer keuangan dapat memenuhinya dari sumber yang berasal dari luar perusahaan dan dapat juga yang berasal dari dalam perusahaan. Sumber dari luar perusahaan berasal dari pasar modal, yaitu pertemuan antara pihak membutuhkan dana dan pihak yang dapat menyediakan dana. Dana yang berasal dari pasar modal Dipublikasikan Ulang oleh Azamku.Com didukung oleh kata mutiara & naskah pidato

pembiayaan kegiatan usaha dan pembagian dividen suatu perusahaan (Weston dan Copeland. pemeriksaan. seproduktif mungkin untuk menghasilkan laba. pembiayaan kegiatan usaha dan pembagian deviden suatu perusahaan. tugas manajer keuangan berkaitan langsung dengan keputusan pokok perusahaan dan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. tugas pokok manajemen keuangan antara lain meliputi : keputusan tentang investasi. pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan. penganggaran. Tugas pokok manajemen keuangan antara lain meliputi keputusan tentang investasi. Beberapa definisi : Manajemen Keuangan adalah aktivitas pemilik dan manajemen perusahaan untuk memperoleh sumber modal yang semurah-murahnya dan menggunakannya se-efektif. Dana akan tertanam pada berbagai kekayaan riil perusahaan. di mana dana dapat diperoleh dan surat berharga perusahaan dapat diperdagangkan. Manajemen keuangan dapat didefinisikan dari tugas dan tanggung jawab manajer keuangan. Kegiatan penting lain yang harus dilakukan manajer keuangan menyangkut empat (4) aspek yaitu: Pertama. se-efisien. cadangan. 1992: 2) Manajemen Keuangan adalah suatu kegiatan perencanaan. pengelolaan. Fungsi Manajemen Keuangan Manajemen keuangan dapat didefinisikan dari tugas dan tanggung jawab manajer keuangan. manajer keuangan menghubungkan perusahaan dengan pasar keuangan. yaitu dalam perencanaan dan peramalan. Kedua. dengan demikian tugas manajer keuangan adalah merencanakan untuk memaksimumkan nilai perusahaan. Setelah dana diperoleh. maupun depresiasi. B. menyangkut penggunaan pasar uang dan pasar modal.ini dapat berbentuk hutang (obligasi) atau modal sendiri (saham). dimana manajer keuangan harus bekerja sama dengan para manajer lain yang ikut bertanggung jawab atas perencanaan umum perusahaan. Dipublikasikan Ulang oleh Azamku. Dari ke empat aspek tersebut dapat disimpulkan bahwa tugas pokok manajer keuangan berkaitan dengan keputusan investasi dan pembiayaannya. manajer keuangan harus memusatkan perhatian pada berbagai keputusan investasi dan pembiayaan. pengendalian. Sumber dari dalam perusahaan berasal dari penyisihan laba perusahaan (laba ditahan). Dalam menjalankan fungsinya.Com didukung oleh kata mutiara & naskah pidato . Ketiga. dana tersebut harus digunakan untuk membelanjai operasi perusahaan. serta segala hal yang berkaitan dengannya. manajer keuangan harus bekerja sama dengan para manajer lain di perusahaan agar perusahaan dapat beroperasi seefisien mungkin Keempat. Meskipun tugas dan tanggung jawabnya berlainan di setiap perusahaan.

Com didukung oleh kata mutiara & naskah pidato . Sedangkan di dalam departemen keuangan dalam suatu perusahaan dibagi lagi ke dalam beberapa bagian/divisi yang dipunyai oleh seorang kepada divisi meliputi: Divisi anggaran. bertanggung jawab untuk mempersiapkan dan memperbaiki bugdet operasi (operating bugdet) Divisi penganggaran modal (capital budgeting) yang bertanggung jawab untuk mempersiapkan analisis pengeluaran modal Divisi perencanaan keuangan. memilih satu atau lebih alternatif investasi yang dinilai paling menguntungkan. Manajer keuangan atau sering disebut direksi keuangan melaporkan secara langsung kepada direktur keuangan atau presiden direktur. Keputusan-keputusan tersebut harus diambil dalam kerangka tujuan yang seharusnya dipergunakan oleh perusahaan yaitu memaksimumkan nilai perusahaan. Apabila perusahaan “go public” maka nilai perusahaan ini akan dicerminkan oleh harga saham perusahaan tersebut. Ada pun keputusan keuangan yang menjadi tanggung jawab manajer keuangan dikelompokkan ke dalam tiga (3) jenis: Mengambil keputusan investasi (investment decision). Kedudukan Manajer Keuangan Dalam Struktur Organisasi Perusahaan Di dalam perusahaan yang besar bidang keuangan dipimpin oleh seorang manajer keuangan (chief financial manager). Nilai perusahaan adalah harga yang terbentuk seandainya perusahaan dijual. Menyangkut masalah pemilihan investasi yang diinginkan dari sekolompok kesempatan yang ada. Aktivitas perusahaan ditinjau dari sudut manajemen keuangan menjadi tugas manajer keuangan.C. Menyangkut masalah penentuan besarnya persentase dari laba yang akan dibayarkan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham. stabilitas pembayaran dividen. Menyangkut masalah pemilihan berbagai bentuk sumber dana yang tersedia untuk melakukan investasi. pembagian saham dividen dan pembelian kembali saham-saham. D. Penggunaan dana efektif dan efisien Analisis laporan keuangan Analisis lingkungan Internal dan eksternal yang berhubungan dengan keputusan rutin dan khusus. yang bertanggung jawab untuk mengambil alternatif pemenuhan kebutuhan dana jangka panjang Dipublikasikan Ulang oleh Azamku. Mengambil keputusan pembelanjaan (financing decision). Tugasnya antara lain adalah sebagai berikut : Perolehan dana dengan biaya murah. memilih satu atau lebih alternatif pembelanjaan yang menimbulkan biaya paling murah. Mengambil keputusan dividen (dividend decision) atau dividen policy. Keputusan dan Tanggung Jawab Manajer Keuangan Manajer keuangan mempunyai tanggung jawab yang besar terhadap apa yang telah dilakukannya. Dengan meningkatnya nilai perusahaan. maka pemilik perusahaan menjadi lebih makmur sehingga mereka menjadi lebih senang.

keamanan produk juga harus diperhitungkan. Tujuan Manajemen Keuangan Pada Perusahaan Pada dasarnya tujuan manajemen keuangan (The Main Objective of Financial Management) adalah memaksimumkan nilai perusahaan atau memaksimumkan kemakmuran pemegang saham. serta investasi jangka pendek pada surat berharga (marketable securities) Divisi kredit. para investor dan masyarakat keuangan secara umum. maksudnya: Keberhasilan memaksimumkan nilai perusahaan akan memberikan sumbangan yang berarti kepada lingkungan sosial secara keseluruhan. maka nilai saham perusahaan akan meningkat. maka diperlukan manajemen yang baik dan efisien sesuai dengan permintaan konsumen. Jika perusahaan berjalan lancar. Faktor-faktor luar seperti pencemaran Dipublikasikan Ulang oleh Azamku. Tujuan memaksimumkan harga saham tidak berarti bahwa para manajer harus berupaya mencari kenaikan nilai saham dengan mengorbankan para pemegang obligasi. Akan tetapi dibalik tujuan tersebut masih terdapat konflik antara pemilik perusahaan dengan penyedia dana sebagai kreditur. Jadi dapat disimpulkan bahwa nilai dari saham kepemilikan bisa merupakan indeks yang tepat untuk mengukur tingkat efektifitias perusahaan. sedangkan nilai hutang perusahaan dalam bentuk obligasi tidak terpengaruh sama sekali. Kepekaan terhadap faktor eksternal merupakan salah satu syarat penting agar perusahaan tetap dapat mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. bertanggung jawab untuk menentukan kredit yang akan diberikan kepada langganan. maka tujuan manajemen keuangan dinyatakan dalam bentuk maksimalisasi nilai saham kepemilikan perusahaan. keselamatan kerja. mengabaikan risiko. dan berorientasi jangka pendek. Berdasarkan alasan itulah. Sedangkan arti memaksimumkan kemakmuran pemegang saham atau nilai perusahaan sebagai berikut: Berarti memaksimumkan nilai sekarang (present value) semua keuntungan di masa datang yang akan diterima oleh pemilik perusahaan. E. Artinya jika manajemen keuangan menuju pada maksimalisasi harga saham.Com didukung oleh kata mutiara & naskah pidato . Pengaruh (dampak) lingkungan eksternal seperti polusi. Dimana perusahaan yang berhasil selalu menempatkan efisiensi dan inovasi sebagai prioritas. atau memaksimalisasikan harga saham. yang bertanggung jawab terhadap pemenuhan kebutuhan dana jangka pendek. sehingga menghasilkan produk baru. disamping itu divisi ini juga bertanggung jawab dalam negoisasi dengan kreditor (lembaga keuangan Bank dan bukan Bank) Divisi hubungaan masyarakat (human relation). penemuan teknologi baru dan perluasan lapangan pekerjaan. Tanggung jawab sosial adalah satu aspek penting dari tujuan perusahaan. bertanggung jawab terhadap pembentukan image/komunikasi antara perusahaan.Divisi perencanaan keuangan jangka pendek. Arti memaksimumkan profit. Memaksimumkan kemakmuran pemegang saham/pemilik perusahaan tidak mengingkari adanya social objectives dan kewajiban sosial. Berarti lebih menekankan pada aliran hasil bukan sekedar laba bersih dalam pengertian akuntansi. berarti mengabaikan tanggung jawab social. bukan memaksimumkan profit. pemegang saham.

Sekurities adalah secarik kertas (surat) Dipublikasikan Ulang oleh Azamku. Misalnya perusahaan memiliki modal Rp 1000. biaya modal yang diperhitungkan 10% per tahun.10 Berdasarakan perlindungan diatas. menunjukkan pertemuan antara permintaan dan penawaran akan aktiva finansial (financial asset) atau sering disebut sebagai sekurities.20) – (0. artinya ia harus mampu memperoleh laba operasi sebesar-besarnya dengan modal yang digunakan sekecil mungkin. Tujuan perusahaan pada dasarnya adalah memaksimumkan nilai perusahaan dengan pertimbangan teknis sebagai berikut : Memaksimumkan nilai bermakna lebih luas daripada memaksimumkan laba.lingkungan. Memaksimumkan nilai berarti mempertimbangkan berbagai resiko terhadap arus pendapatan perusahaan. Manajemen harus berusaha agar nilai perusahaan semaksimum mungkin. Pasar keuangan. Nilai ialah sesuatu yang dijunjung tinggi dan dihormati. Laba oprasi Rp150. lembaga keuangan (financial institutions) dan instrumen keuangan (financial instruments). Lingkungan Keuangan Aspek lingkungan yang penting dipahami para manajer keuangan adalah sektor keuangan di bidang perekonomian. Mutu dari arus dana yang diharapkan diterima di masa yang akan datang mungkin beragam.10 X Rp 1000)] = ---------------------------------------Rp 1200 = 0. yang terdiri dari pasar keuangan (financial markets). F. dan sebaliknya perusahaan mematuhi peraturan tersebut. sedangkan nilai perusahaan berdasarkan kapitalisasi laba oprasi bersih Rp 1200. Fluktuasi di semua tingkat kegiatan bisnis dan perubahan-perubahan yang terjadi pada kondisi pasar keuangan merupakan aspek penting dari lingkungan luar. pajak 20%. Kerjasama antara industri dan pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan peraturan yang mengatur perilaku perusahaan.Com didukung oleh kata mutiara & naskah pidato . jaminan keamanan produk dan keselamatan kerja menjadi lebih penting untuk dipertimbangkan. Nilai Perusahaan sebesar : [Laba Operasi (1 – Pajak ) – ( Biaya Modal X Modal)] = -----------------------------------------------------Biaya Modal [Rp 150 ( 1 – 0. karena memaksimumkan nilai berarti mempertimbangkan pengaruh waktu terhadap nilai uang. perusahaan memiliki tambahan nilai modalnya ( atau nilai invetasinya) Rp 1000. Perusahaan dapat dikatakan memiliki nilai maksimum jika NOPAT lebih besar dari pada biaya modal yang digunakan untuk memperoleh laba tersebut. Dalam perusahaan hal itu diwujudkan dalam perhitungan laba oprasional bersih atau net operating profit after tax yang lazim disebut NOPAT. Perusahaan harus dapat memaksimumkan kemakmuran pemegang saham dalam kendala legal dan sosial dan bertanggung jawab terhadap perubahan lingkungan.

Pembedaan semacam ini (yang juga masih umum dipergunakan sampai sekarang). bahan mentah dan sarana produksi). Lembaga keuangan dan di luar sistem moneter (bank bukan pencipta uang giral/BPR). Tetapi jika unsur modal terkonsumsi secara total. merek dagang. hutang. Pembedaan ini didasarkan atas kriteria sejauh mana suatu unsur modal itu terkonsumsi dalam jangka waktu tertentu (misal satu tahun). dalam Encyclopedia Americana 1980:595): Dalam abad ke-16 dan 17 istilah “capital” dipergunakan untuk menunjuk kepada. dan sebagainya). atau (b) stok komoditi itu sendiri. Konsep Modal Sebelum membahas lebih jauh tentang aktivitas dalam manajemen keuangan. perusahaan asuransi. istilah “capital” (modal) merupakan konsep yang pengertiannya berbedabeda. juga menggunakan istilah “capital” dan “circulating capital”. mendapat kritik dari Marx (lihat Bottomore 1983:60— 63). Instrumen Keuangan. Bank pencipta uang giral/bank umum. Adam Smith dalam the Wealth of Nation (1776). Jika suatu unsur modal itu dalam jangka waktu tertentu hanya terkonsumsi sebagian sehingga hanya sebagian (kecil) nilainya menjadi susut. John Stuart Mill dalam Principle of Political Economy (1848) menggunakan istilah “capital” dengan arti: (1) barang fisik yang dipergunakan untuk menghasilkan barang lain. bahan baku. Perusahaan dagang Inggris yang didirikan dalam masa itu atas dasar saham misalnya. dipandang sebagai salah satu di antara empat faktor utama produksi (tiga lainnya adalah tanah. perlu dipahami terlebih dahulu mengenai Konsep Modal. Pada waktu itu istilah “stock” dan istilah “capital” sering dipakai secara sinonim. barang dagangan. atau (a) stok uang yang akan dipakai untuk membeli komoditi fisik yang kemudian dijual guna memperoleh keuntungan. Secara historis konsep modal juga mengalami perubahan/perkembangan (lihat Snavely.yang mempunyai nilai pasar karena surat tersebut menunjukkan klaim atas aktiva riil perusahaan (misalnya mesin-mesin. modal dalam arti barang fisik yang dipergunakan untuk menghasilkan barang lain. tergantung dari konteks penggunaannya dan aliran pemikiran (school of thought) yang dianut. saham. lembaga pembiayaan.Com didukung oleh kata mutiara & naskah pidato . dikenal sebagai “Join Stock Companies” atau “Capital Stock Companies”. dana pensiun. contohnya adalah uang. pabrik. Para ahli ekonomi neo-klasik pun menggunakan pandangan ini (misalnya Alfred Marshall dalam Principles of Economies 1890). Dalam ilmu ekonomi. Contoh lembaga keuangan dalam sistem moneter adalah Bank sentral. tenaga kerja dan organisasi atau managemen). Aktivitas Manajemen keuangan 1. dll. Dipublikasikan Ulang oleh Azamku. Pada akhir abad ke-19. maka unsur itu disebut “fixed capital” (misal mesin. maka ia disebut “circulating capital” (misal tenaga kerja.) Lembaga keuangan yaitu lembaga yang berperan sebagai lembaga intermediari (financial intermediation) dengan mempertemukan unit surplus dengan unit defisit. dll. bangunan. dan (2) suatu dana yang tersedia untuk mengupah buruh. lembaga di bidang pasar modal. dan surat berharga di pasar uang dan pasar modal lainnya. G.

peralatan transportasi. Karena itu. sedangkan Marx menggunakan istilah “capital” untuk mengacu kepada konsep yang sama sekali lain. Kedua. kemudahan distribusi. Kembalian itu dapat berupa pembayaran bunga. Modal yang berupa barang (capital goods). “capital” adalah suatu konsep abstrak yang manifestasinya dapat berupa barang atau uang. Dalam arti ini modal juga mengacu kepada investasi itu sendiri yang dapat berupa alat-alat finansial seperti deposito. ya bagaimana keuntungan dapat diperoleh). “modal” mengacu kepada “asset” yang dimiliki seseorang sebagai kekayaan (wealth) yang tidak segera dikonsumsi melainkan. ia merupakan kategori yang kompleks. yang tidak cukup diterangkan hanya dengan satu definisi. jalan raya dan sebagainya. Istilah yang pertama mengacu kepada jenis modal yang tersedia bagi kepentingan umum. melaikan hubungan (produksi) sosial yang menampakkan diri sebagai barang. Memang. Terdapat pula adanya penggunaan istilah “capital” untuk mengacu kepada arti yang lebih khusus. atau dipakai untuk menghasilkan barang/jasa baru (investasi). stok barang. dan dalam tradisi pandangan ekonomi non-Marxian pada umumnya. seperti rumah sakit. Kalau pertukaran itu Dipublikasikan Ulang oleh Azamku. atau disimpan (“saving” adalah “potential capital”). “modal” sebagai suatu konsep ekonomi dipergunakan dalam konteks yang berbedabeda. Tetapi. tetapi asset yang “membuat” uang itu mewadahi hubungan khusus antara si pemilik dengan yang bukan pemilik sedemikian rupa sehingga bukan saja bahwa uang “dibuat”. disebut sebagai suatu investasi dalam “human capital” (Schultz 1961. dalam rangkaian transaksi itu faktor “nilai” menjadi penting. Menyelenggarakan pendidikan misalnya. misalnya “social capital” dan “human capital”. “Modal” bukanlah barang. tidak setiap jumlah uang dapat disebut modal. Dalam rumusan yang sederhana. tetapi juga bahwa hubungan-hubungan pemilikan pribadi yang melahirkan proses tersebut secara terus-menerus terlestarikan (Bottmore 1983:60). gedung sekolahan. terdiri dari dua rangkaian transaksi dalam suasana sirkulasi. sedangkan istilah yang kedua mengacu kepada faktor manusia produtif yang secara inherent tercakup faktor kecakapan dan keterampilan manusia.Com didukung oleh kata mutiara & naskah pidato . mencakup “durable (fixed) capital” dalam bentuk bangunan pabrik. Sejumlah uang itu menjadi modal kalau ia ditanam atau diinvestasikan untuk menjamin adanya suatu “kembalian” (rate of return).Sekarang. mesin-mesin. Dengan demikian. dan barang-barang lainnya yang dipergunakan untuk memproduksi barang/jasa baru. yang bersama-sama faktor produksi tanah dan tenaga kerja menghasilkan barang-barang baru” (1973:94). menurut Mubyarto 1973:98). sebab terutama dalam U-KU. transaksi itu hanya bermakna jika jumlah uang pada titik akhir menjadi lebih besar daripada jumlah asal (kalau tidak. dan “no-durable” (circulating) capital. Para ahli ekonomi non-Marxian—apapun mazhab yang dianutnya—pada umumnya mengikuti pengerian-pengertian di atas. ataupun klaim atas suatu keuntungan. atau dapat pula berupa sarana produksi fisik. Dengan demikian. modal dapat berwujud barang dan uang. ataupun surat saham yang mencerminkan hak atas sarana produksi. transformasi uang menjadi modal berjalan melalui proses tertentu. Dalam artian yang lebih luas. yaitu: (1) menjual komoditas (K) dan uang yang diterima (U) dipakai untuk membeli komoditas lain. Konseptualisasi Marx mengenai “capital” barangkali dapat dijabarkan secara sederhana dalam enam butir pokok berikut ini (Bottomore 1983:60—63): Pertama. dalam bentuk barang jadi ataupun setengah jadi yang berada dalam proses untuk diolah menjadi barang jadi. berbicara tentang modal berarti berbicara tentang “bagaimana membuat uang”. misalnya Mubyarto memberikan definisi: “modal” adalah barang atau uang. dan (2) membeli komoditas untuk kemudian dijual lagi (Secara bagan: K-U-K. dan U-K-U).

Pertama. dan ada faktor subyektif yaitu tenaga kerja. Proses produksi adalah transformasi “nilai-guna”. Namun. Artinya.merupakan pertukaran nilai yang setara. berarti nilai itu sendiri tidak tercipta. bagaimana tambahan uang bisa diperoleh? Sebaliknya. Nilai-guna dari barang (sarana produksi) yang diolah. Dengan demikian. uang sama sekali tidak bertindak sebagai modal (Bandingkan dengan Mill di atas). yang besarnya bragam menurut keadaan. Buruh menjual tenaganya untuk memperoleh sejumlah uang (berupa upah) yang pada gilirannya dipakai untuk membeli barang lain (pangan dan lain-lain kebutuhan) yang diperlukan untuk dapay me-“reproduksi” tenaganya. yaitu apa yang disebut constant capital (CC) dan variable capital (VC). dengan demikian. Disinilah uang ditranformasikan menjadi capital dalam suatu proses historis ketika tenaga kerja menjadi komodits—di sini terkait dengan konsep freedom makna ganda). Demikian tentang CC. Komoditas yang mempunyai nilai-guna seperti itu adalah tenaga kerja. Kelima. yaitu dari si penguah. ada constant capital dan ada variable capital. suatu proses pengalihan “nilai” melalui proses kerja. maka uang di sin dapay disebut sebagai unsur modal yang oleh Marx disebut dengan istilah variable capital (VC) (lihat poin enam di belakang).Com didukung oleh kata mutiara & naskah pidato . dikonsumsi. unsur-unsur modal itu dapat dibedakan menurut dua macam kriteria. jika dilihat dari arah transaksi yang terbalik. secara tipikal mengacu kepada transaksi pengupahan tenaga kerja. dilihat dari segi penetapan nilai (valorization). dari kriteria proses kerja. Keempat. dalam konsep Marx. Sehingga disimpulkan bahwa Modal adalah hutang/kewajiban yang harus dibayar oleh perusahaan kepada pemilik dan Hutang adalah kewajiban yang harus dibayar kepada pihak lain sehingga Harta = utang + modal dan Hak = kewajiban Dipublikasikan Ulang oleh Azamku. Tetapi VC dilihat dari si pengupah. Karena itu dalam transaksi ini. modal dalam konsep Marx adalah “nilai yang membengkak sendiri” (self expanding value) atau “nilai dalam gerak” (value in motion). “nilai” sarana produksi itu disimpan dalam “nilai” produk yang dihasilkan. berbeda dengan upah yang dibelanjakan untuk membeli barang yang dikonsumsi dan kemudian lenyap sama sekali. Tetapi “nilai” barang itu sendiri dialihkan ke dalam produk baru. CC adalah bagian dari modal yang dikeluarkan (advance) untuk diubah menjadi sarana produksi yang dalam proses produksi tidak mengalami perubahan nilai. ada sepasang konsep lagi dari Marx yang sering dikacaukan penggunaannya dengan konsep fixed dan circulating capital dari ekonomi non-Marxian. jalur U-K-U meupakan transaksi yang mencakup pembelian sarana produksi yang kemudian diolah menjadi produk yang kmudian dijual untuk memperoleh uang lebih banyak. Nilai guna mempunyai sifat “menciptakan” nilai tambahan atau “nilailebih”. Jadi. dalam jalur U-K-U ini uang hanya merupakan “advance” untuk kemudian muncul kembali dalam jumlah yang lebih banyak. ada faktor obyektif yaitu sarana produksi. Keenam. Kedua. sebaliknya. kalau tidak setara. Kedua pasangan itu sama sekali berbeda maknanya. VC adalah bagian dari modal yang dikeluarkan untuk diubah menjadi tenaga kerja yang dalam proses produksi kegiatannya menuju kepada dua arah. dan di lain pihak menghasilkan “nilai-tambah”. Marx menjawab persoalan ini dengan menerapkan “nilai-guna”. Ketiga. dan “nilai” dimasukan. yaitu produksi nilai setaranya sendiri. jalur K-U-K.

Utang (Debt). 2.Sumber eksternal Modal Pemilik atau modal sendiri (Owner Capital atau Owner Equity). Aktivitas itu dapat dilihat dari laporan Laba-Rugi. Lain-lain. Beban ( Expenses) 3. Aktivitas Keuangan 1. AKTIVITAS PEMBIAYAAN ( Financing Activity ) Aktivitas pembiayaan ialah kegiatan pemilik dan manajemen perusahaan untuk mencari sumber modal ( sumber eksternal dan internal ) untuk membiayai kegiatan bisnis.2. Aktivitas itu meliputi : Modal Kerja (working Capital) atau harta lancar (Current Assets) Harta Keuangan (Finanncial assets) yang terdiri : investasi pada saham (stock) dan Obligasi (Bond) Harta Tetap (real Assets) yang terdiri dari : Tanah.gedung. Pendapatan (sales atau Revenue) 2. dan Deplesi ( Depreciation. Sumber Internal : Laba Ditahan (Retained Earning) Penyusutan. Laba-Rugi ( Profit-Loss) Dipublikasikan Ulang oleh Azamku. Hak Pengelolaan Tambang. yang terdiri dari unsur : 1. 3. Amortization. Harta Tidak Berwujud (intangible assets) terdiri dari : Hak Paten. Peralatan. Goodwill. misalnya penjualan harta tetap yang tidak produktif. dan Deplention) Lain-lain. Hak Pengelolaan Hutan. amortisasi. Aktiva Investasi (Investment activity) aktivitas investasi adalah kegiatan penggunaan dana berdasarkan pemikiran hasil yang sebesarbesarnya dan resiko yang sekecil-kecilnya. Atau modal saham (Capital Stock ) yang terdiri dari : Saham Istimewa (Preferred Stock) dan Saham Biasa (Common Stock). misalnya hibah. A. Utang Jangka Pendek (Short-term Debt) dan Utang Jangka Panjang (Long-term Debt).Com didukung oleh kata mutiara & naskah pidato . Aktivitas Bisnis (Business Activity) Aktivitas bisnis adalah kegiatan untuk mencari laba melalui efektivitas penjualan barang atau jasa efisiensi biaya yang akan mengahsilkan laba. B.

Juga pemilik mencoba melihat profitabilitas dari usahanya dan juga penting mengetahui tingkat pengembalian atas investasi yang dilakukan Demikian juga calon investor akan mencoba menganalisis “trend” dari penjualan.Com didukung oleh kata mutiara & naskah pidato . Aamiin…. ================================================================== Artikel tersebut ditulis oleh Bapak Sentot Prasasto Balikpapan. juga kontinuitas dunia usaha serta profitabilitas terhadap komoditi yang akan diinvestasikan. perlu dalam rangka mengetahui efisiensi pendayagunaan sumber daya. Indonesia. Kalimantan Timur. Dan semoga beliau mendapatkan pahala atas tulisannya. Email : sentotpras@yahoo. Padahal dari laporan keuangan dapat tercermin berbagai aspek/masalah potensial yang mungkin segera harus ditanggulangi. namun kondisi keuangan buruk.com.H. pimpinan perusahaan biasanya berorientasi pada laba perusahaan saja. Analisis Laporan Keuangan Cermin Keberhasilan Perusahaan danPedoman Perencanaan Perusahaan Analisis Laporan Keuangan merupakan alat informasi untuk membantu para manajemen dalam mengambil keputusan. relatif akan lebih baik dibanding perusahaan dengan laba besar. namun kondisi keuangan memadai. Bagi bankir. FINANCIAL STATEMENT ANALYSIS FAKTOR LABA BELUM MENCERMINKAN KONDISI KEUANGAN PERUSAHAAN Dalam menilai hasil pencapaian/prestasi perusahaan yang terlihat pada laporan keuangan perusahaan. Dipublikasikan Ulang oleh Azamku. Bagi manajemen. Perusahaan dengan laba kecil. ini sangat penting dalam rangka pemberian kredit baik kredit jangka pendek yang melihat likuiditas perusahaan atau kredit jangka panjang yang menganalisis arus kas.sg Semoga tulisan beliau dapat bermanfaat untuk kita semua.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->