MAKALAH GEOMETRI DUA DIMENSI SMK NEGERI 1 KARAWANG

JL.PANGKAL PERJUANGAN TELP. (0267) 4016551. FAX (0267) 417258

MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS XII TKJ 1 Nama Anggota Kelompok : 1. 2. 3. 4. 5. 6. Ahmad Krisnanda Andre Prayoga Arief Yuniarto Deni Setiyo Ragil Putu Kasento Renaldy Aditya

TAHUN AJARAN 2012-2013

PENGERTIAN SUDUT Sudut adalah pertemuan/ perpotongan dua garis yang dilambangkan ( ∠) . sudut merupakan bangun yang bersisi dua dan sisi. Sudut Sebagai Bentuk 1) Sudut Lancip Sudut B kurang dari 90 derajat Sudut B sama dengan sudut lancip (kurang dari 90 derajat) 0 < b < 90 2) Sudut Siku-Siku Sudut B kurang dari sama dengan 90 derajat Sudut B sama dengan sudut siku-siku (90 derajat) b = 90 .SUDUT 1. Sudut dapat dinyatakan dalam satuan derajat maupun radian A <ABC = <CBA Ket : B disebut titik sudut C B BA dan BC adalah kaki kaki sudut ABC adalah titik sudut 2.

a. dikenal ada dua macam ukuran sudut.3) Sudut Tumpul Sudut B lebih dari 90 derajat Sudut B sama dengan sudut tumpul (lebih besar dari 90 derajat tetapi kurang dari 180 derajat) 90 < b < 180 4) Sudut Lurus/Garis Lurus Sudut B sama dengan 180 derajat Sudut B sama dengan sudut lurus 180 derajat b = 180 3. Satuan sudut yang dikaitkan dengan panjang busurnya dalam sebuah lingkaran adalah radian (rad). Satuan Radian Pada sebuah lingkaran. . panjang sebuah busur antara du360a jari-jari sebanding dengan besarnya sudut diantaranya dan panjang jari-jarinya. Satu radian (1 rad) adalah besar sudut pusat lingkaran yang panjang busur di depan sudut sama dengan panjang jari-jari lingkaran tersebut. Satuan Derajat 1 putaran penuh = = = = x x x satu putaran penuh atau atau = = b. Konversi Satuan Ukuran Sudut Semua cara pengukuran sudut berdasarkan pada pembagan lingkaran atau putaran penuh. yaitu derajat dan radian.

2 π rad = π rad = 1 rad = = = rad = : = = : 180 rad = 0. 2) Segitiga Siku-siku Segitiga yang salah satu sudutnya ada yang siku (90 Derajat). 3) Segitiga Tumpul Segitiga yang salah satu sudutnya ada yang tumpul (lebih dari 90 derajat tetapi kurang dari 180 derajat) . PENGERTIAN SEGITIGA dan MACAM – MACAM SEGITIGA Segitiga adalah sebuah bangun yang dibentuk dengan menghubungkan tiga buah titik yang tidak terletak pada satu garis lurus.017 rad A. Contoh : 1) Segitiga Lancip Segitiga yang ketiga sudutnya adalah lancip.

5) Segitiga Samakaki Segitiga yang kedua kakinya sama panjang.4) Segitiga Sembarang Segitiga yang ketiga sisi-sisinya tidak sama panjangnya. CA = CB 6) Segitiga Sama sisi Segitiga yang ketiga sisinya sama panjang. .

BANGUN DATAR Bangun datar merupakan bangun dua demensi yang hanya memiliki panjang dan lebar. yaitu F C a. Sebuah sisi dan kedua sudut apit sama ⇔ besar (DSD) ∠A=∠D. A B D ∠A=∠D. artinya lensa atau cermin itu akan mengumpulkan berkas sinar yang mengenaiknya. Oleh karena itu. lensa cembung disebut converging lenses. AB=DE. Misalnya lensa cembung dan cermin cekung bersifat konvergen. yaitu bangun datar yang mempunyai sisi berhadapan yang sama panjang. Dua sisi sama panjang dan sudut apitnya sama besar (SDS) AB=DE. bersifat menuju satu titik pertemuan dan bersifat memusat.BC=EF. hipotenusa.AC=DF d. ∠A=D. dan memiliki empat buah titik sudut siku-siku. yang dibatasi oleh garis lurus atau lengkung. Segitiga Kongruen Dua Segitiga dikatakan kongruen (sama dan sebangun). artinya lensa atau cermin itu akan mengumpulkan berkas sinar yang mengenaiknya. ∠AC=DF c. 2. Segitiga Konfergen Definisi konvergen. lensa cembung disebut converging lenses. Konvergen merupakan sifat mengumpulkan.sisi) Ket: ~S=Sisi ~D=Sudut E C. jika dan hanya jika sisisisi dan sudut yang bersesuaian sama. Persegi Panjang. Ketiga sisinya sama panjang (SSS) AB=DE. Konvergen berasal dari bahasa Yunani yaitu con yang berarti bersama dan verger yang berarti diarahkan ke. Dua sisi hipotenusa pada dua segitiga siku-siku sama panjang dan dua sisi lainnya sama panjang pula (siku-siku.1.  NAMA-NAMA BANGUN DATAR 1.AC=DF Kongruen b. Misalnya lensa cembung dan cermin cekung bersifat konvergen. . Oleh karena itu.

2. . Segitiga. yaitu persegi panjang yang semua sisinya sama panjang. yaitu segi empat yang semua sisinya sama panjang dan kedua diagonalnya saling berpotongan tegak lurus. 3. 7. Lingkaran. atau jari-jari. yaitu bangun datar yang terbentuk dari himpunan semua titik persekitaran yang mengelilingi suatu titik asal dengan jarak yang sama. 6. Belah Ketupat. 5. Jajar Genjang. Trapesium. yaitu segi empat yang salah satu diagonalnya memotong tegak lurus sumbu diagonal lainnya. yaitu segi empat yang sisinya sepasang-sepasang sama panjang dan sejajar. jarak tersebut biasanya dinamakan r. 8. Persegi. yaitu segi empat yang memiliki tepat sepasang sisi yang sejajar. Layang-layang. yaitu bangun yang terbentuk oleh tiga buah titik yang tidak segaris 4. atau radius.