P. 1
Tumor Jinak Kulit

Tumor Jinak Kulit

|Views: 57|Likes:
tumor jinak kulit
tumor jinak kulit

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Eka Rizki Febriyanti on Mar 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/03/2013

pdf

text

original

Tumor Jinak Kulit

Posted on 23 March 2011 by ArtikelBedah Tumor adalah sebutan untuk neoplasma atau lesi solid yang ditandai dengan pertumbuhan abnormal sel yang terlihat sebagai pembengkakan. Tumor berbeda dengan kanker. Tumor dapat berupa tumor jinak, dan maligna (ganas), dimana kanker merupakan definisi dari sebuah maligna atau keganasan.(3) Tumor jinak kulit merupakan benjolan pada kulit yang bersifat jinak, tidak berhubungan dengan keganasan kulit yang berdiferensiasi normal, pertumbuhannya lambat dan ekspansif dengan mendesak jaringan normal disekitarnya. Tumor kulit dapat berkembang dari struktur histologis yang menyusun kulit seperti epidermis, jaringan ikat, kelenjar, otot, dan elemen-elemen saraf.(1,8) Tumor ini sering ditemukan, diantara tumor-tumor yang biasa didapatkan pada manusia. Oleh karena perkembangan tumor kulit dapat dilihat dan diraba sejak permulaan, tumor jinak yang berkembang di kulit ini jarang menyebabkan gangguan fungsi, karena sebagian besar diangkat dengan alasan estetik dan menghindari terjadinya keganasan. (1,8) D. ETIOLOGI

Tumor kulit dapat terjadi karena: 1. Faktor eksternal
• • • •

Sering terpapar sinar matahari Terpapar sinar X-ray dan radionuklir dalam waktu lama Pemakaian bahan-bahan kimia seperti arsen, berilium, cadmium, merkuri, plumbum, dan berbagai logam berat lainya Adanya jaringan parut yang luas dan lama. Misalnya jaringan parut akibat luka bakar

1. Faktor internal
• • • •

Imunitas rendah Genetik Hormonal Ras, banyak terjadi pada kulit putih.(9)

E. KLINIK TUMOR JINAK KULIT E.1. Pertumbuhan Neoplasma jinak tumbuh hanya lokal saja terbatas pada organ tempat asal timbul, tidak mengadakan metastasis. Tumbuh secara ekspansif, dengan mendesak jaringan normal disekitarnya. Sel-sel jaringan sekitarnya yang terdesak itu menjadi pipih dan membentuk kapsul

tergantung pada lokasi anatomi atau jenis jaringan. Gejala atau efek patologis dari beberapa tumor jinak meliputi: • • • • • • • Perdarahan atau kehilangan darah menyebabkan anemia Tekanan atau desakan tumor menyebabkan sakit atau disfungsi Perubahan kosmetik Gatal Gangguan hormone Obstruksi saluran tubuh Kompresi dari pembuluh darah atau organ vital. E. kebanyakan tumor ini merupakan tumor ganas. Penuaan menyebabkan lebih banyak mutasi DNA. Fisik Keadaan umum dan penampilan penderita tumor jinak kulit pada umumnya baik. Ini berarti angka kejadian tumor meningkat kuat sejalan dengan penuaan. Hal ini bermakna orang tua yang menderita tumor. Apoptosis adalah proses aktif kematian sel yang ditandai dengan pembelahan DNA kromosom.(9) E. Mutasi yang menekan gen untuk mekanisme tersebut biasanya dapat memicu terjadinya kanker. Sebenarnya sel memiliki mekanisme perbaikan DNA (DNA repair) dan mekanisme lainnya yang menyebabkan sel merusak dirinya dengan apoptosis jika kerusakan DNA berat. polipoid Batas tegas Tidak ada infiltrasi atau melekat dengan organ atau jaringan sekitarnya Tumbuh terbatas lokal saja. Vaskularisasi normal.2. Ciri-ciri fisik tumor jinak pada kulit secara umum menunjukkan gambaran sebagai berikut: 1. tidak menyebar 5. 3. dan mungkin tanpa gejala atau dapat menyebabkan gejala tertentu. serta fragmentasi nucleus dan sel itu sendiri.(2) E. 2. meliputi: bulat.4. Akumulasi dari mutasi-mutasi tersebut menyebabkan munculnya tumor. oval.(9) Tumor jinak jarang mengganggu keadaan umum pasien dan jarang menimbulkan kematian kecuali tumor itu sendiri timbul pada organ vital atau endokrin. Keluhan Tumor jinak yang sangat beragam.yang membungkus tumor. Terapi . 4.3. Batas antara tumor dan jaringan sekitarnya tegas.(2) Tumor disebabkan oleh mutasi DNA di dalam sel. Pertumbuhan umumnya pelan dalam waktu tahunan dan tidak mengalami regresi atau pengecilan. kondensasi kromatin. Bentuk teratur.

1.1. veruka seboroik senilis. Ada pula yang mengatakan bahwa terpapar sinar matahari secara kronis yang menjadi penyebabnya.(1) Keratosis seboroik sering didapat pada usia pertengahan sampai tua dan dapat muncul pertama kali di usia remaja. Sebagian kasus terdapat riwayat keluarga yang diturunkan. kutil senilis.Penyebab pasti dari keratosis seboroik belum diketahui. pembedahan biasanya menjadi pilihan yang paling efektif. Tumor primer: eksisi sederhana 2. pasien hanya mengeluh terdapat bejolan hitam terasa tidak nyaman. Ada pendapat yang mengatakan bahwa faktor keturunan memegang peranan penting. Pasien kadang terasa benjolan semakin membesar secara lambat. untuk menentukan apakah tumor telah terangkat atau konfirmasi diagnosis.Pasien dengan tumor jinak kulit biasanya datang dengan gangguan kesehatan dan kosmetik. Anamnesis Keratosis seboroik • • • • • Biasanya asimptomatik.(4) Ada pula yang mengatakan diduga infeksi virus berdasarkan gambaran klinis kutilnya. Keratosis Seboroik Keratosis seboroik adalah tumor jinak yang sering dijumpai pada orang tua berupa tumor kecil atau makula hitam yang menonjol diatas permukaan kulit. ingin digaruk atau di jepit. Beberapa kasus menurun melalui autosomal dominan. Tidak diperlukan pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan radiologis. sering dijumpai pada orang tua dan biasanya asimtomatik.(6) Keratosis seboroik mempunyai sinonim nevus seboroik.(4) . Tumor residif: re-eksisi Spesimen operasi periksa patologi.(1) Diagnosis didapat melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang berupa histologi. JENIS TUMOR JINAK KULIT F. Lesi kadang dapat terasa gatal. DNA dari human papiloma virus didapat pada 40 kasus keratosis seboroik genital dan 42 dari 55 kasus keratosis seboroik non genital (76%). o Lesi dapat timbul diseluruh tubuh kecuali telapak tangan dan kaki serta membran mukosa. Lesi tidak dapat sembuh sendiri secara tiba-tiba. papiloma sel basal.(2) Keratosis seboroik adalah tumor jinak yang berasal dari proliferasi epidermal.(2) F.

Trichloroacetic acid Membakar kulit. Komposisi keratosis seboroik adalah sel basaloid dengan campuran sel skuamosa. Tidak ada tendensi untuk berubah ke arah keganasan. Satu dari tiga keratosis seboroik terlihat hiperpigmentasi pada pewarnaan hematoksilin-eosin. dan terkadang tumbuh di lesi keratosis seboroik. pada lesi multiple distribusi seiring dengan lipatan kulit. Trauma atau penggosokan dengan keras dapat menyebabkan bagian puncak lesi lepas. Pada perabaan terasa lunak dan berminyak.(4) Permukaan lesi biasanya berbenjol benjol.(1. Pada beberapa individu lesi dapat bertambah besar dan tebal. . karsinoma sel basal.4) Pemeriksaan Penunjang Keratosis seboroik Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan antara lain pemeriksaan histopatologi. namun dapat juga terlihat menempel pada permukaan kulit.Pemeriksaan Fisik Keratosis seboroik Keratosis seboroik tampak sebagai lesi berupa papul atau plak yang agak menonjol. Lesi biasanya timbul pada usia lebih dari 40 tahun dan terus bertambah seiring dengan bertambahnya usia. ukuran dari miliar sampai lentikular bahkan sampai 35x15cm. namun jarang lepas dengan sendirinya. Amonium lactat lotion Mengandung asam laktat dan asam alfa hidroxi yang mempunyai daya keratolitik dan memfasilitasi pelepasan sel-sel keratin. Sedian 15% dan 5% strenght. namun akan tumbuh kembali dengan sendirinya. 1. Lesi biasanya memiliki pigmen warna yang sama yaitu coklat.1% dioles 2 kali sehari dalam 16 minggu menunjukkan perbaikan keratosis seborik pada 7 dari 15 pasien. Pada lesi yang memiliki permukaan halus biasanya terkandung jaringan keratotik yang menyerupai butiran gandum. bentuk bulat sampai oval. Dapat menyebabkan iritasi lokal. Invaginasi keratin dan horn cyst merupakan karakteristiknya. Pengobatan keratosis seboroik dengan 100% trichloroacetic acid dapat menghilangkan lesi. terutama pada tipe irritated. namun kadang kadang juga dapat ditemukan yang bewarna hitam atau hitam kebiruan. 12% strenght dapat menyebabkan iritasi muka karena menjadikan sel-sel keratin tidak beradesi. Sarang-sarang sel skuamosa kadang dijumpai. Akan tetapi melanoma. tepi penggunaanya harus ditangan profesional yang ahli. Terapi topikal dapat digunakan tazarotene krim 0. keratin dan jaringan lainya. Pengobatan Keratosis seboroik (4) : 1.

(10) 1. Mekanismenya adalah dengan membekukan sel-sel kanker. membakar jaringan pada kedalaman tertentu. elektrolisis den elektrokauter. elektrokoagulasi. awalnya tumor dikuret. Elektrodesikasi dan kuret dilakukan di bawah prosedur anestesia lokal. Laser CO2 Sinar Laser adalah suatu gelombang elektromagnetik yang memiliki panjang tertentu. 1. Dermabrasi . Tehnik yang dapat dilakukan dalam bedah listrik adalah : elektrofulgurasi. Bedah listrik Bedah listrik (electrosurgery) adalah suatu cara pembedahan atau tindakan dengan perantaraan panas yang ditimbulkan arus listrik boiak-balik berfrekwensi tinggi yang terkontrol untuk menghasilkan destruksi jaringan secara selektif agar jaringan parut yang terbentuk cukup estetis den aman baik bagi dokter maupun penderita. Namun kerugiannya. sebaiknya bedah ini dilebihkan 3-4 mm dari tepi lesi agar yakin bahwa seluruh isi tumor bisa terbuang. prosedur ini sangat tergantung pada operator dan sering meninggalkan bekas berupa jaringan parut. Krioterapi Merupakan bedah beku dengan menggunakan cryogen bisa berupa nitrogen cair atau karbondioksid padat. kemudian tepi dan dasar lesi dibersihkan dengan elektrodesikasi. memotong jaringan sekaligus membakar pembuluh darah sehingga luka praktis tidak berdarah saat memotong.9) Elektrodesikasi Merupakan salah satu teknik bedah listrik. tanpa menimbulkan kerusakan pada jaringan sekitarnya. Keuntungan prosedur ini ialah tingkat kesembuhan yang tinggi serta perbaikan kosmetik yang sangat baik. Prosedur ini relatif ringkas.Terapi Bedah pada Keratosis seboroik : 1.(1) 1. praktis. ia dapat digunakan untuk tujuan memotong jaringan. elektrodesikasi. pembuluh darah dan respon inflamasi lokal. Sebagai pengganti pisau bedah konvensional. Umumnya karena invasi tumor sering tidak terlihat sama dengan tepi lesi dari permukaan. dan cepat serta berbuah kesembuhan.(1. tetapi apabila pembekuan dilakukan secara minal diteruskan dengan kuretase akan memberikan hasil yang baik secara kosmetik. diulang-ulang selama dua kali.(9) 1. Bedah skalpel Satu cara konservatif namun tetap dipakai sampai sekarang ialah bedah skalpel. elektroseksi atau elektrotomi. Oleh karena memiliki sel target dan tidak memiliki efek radiasi sebagaimana sinar lainnya. tidak memiliki efek radiasi dan memiliki afinitas tertentu terhadap suatu bahan/target. Pada keratosis seboroik bila pembekuan terlalu dingin maka dapat menimbulkan skar atau hiperpigmentasi.

menimbulkan plak verukosa. Pada awalnya timbul pada umur 10-50 tahun dan meningkat pada dekade kelima dan sekitar 95% ditemukan pada umur 70-an. Proses ini menyerupai penyembuhan pada donor-site skin graft. Bedah scalpel (ekstirpasi). sedang pada orang dewasa lesi ini jarang didapatkan dalam jumlah banyak. kelenjar keringat yang ada. dan lipatan kulit lainnya seperti lipatan paha dan payudara. N 2. foilikel rambut. fibroma pendularis. fibroepitelial papilloma. karena autokulasi atau garukan (fenomena koebner). ditemukan terutama pada orang gemuk dan terjadi peningkatan pada perempuan hamil. (10) Pada keadaan awal. Ada juga pendapat yang menyatakan bahwa skin tag merupakan efek yang biasa terjadi akibat penuaan kulit dengan beberapa faktor yang mempengaruhinya. Pengobatan dapat dilakukan bermacam-macam tindakan yang bertujuan endestruksi lesi: Bedah listrik dengan memakai bahan kaustik seperti : Larutan perak nitrat 25%. kelopak mata. Acrochordon (skin tag) Acrochordon memiliki sinonim skin tag.2 Veruka Vulgaris Bentuk ini paling sering ditemui pada anak-anak tetapi dapat juga pada orang dewasa dan orang tua. Merupakan tumor epitel kulit yang berupa penonjolan pada permukaan kulit yang bersifat lunak dan berwarna seperti daging atau hiperpigmentasi. Setelah luka sembuh ditutupi epitel baru yang terbentuk diatas raw surface. fibroepitelial polips. mungkin berhubungan kondisi inflamasi non spesifik dari kulit. lesinya timbul multiple dan cepat meluas. Predileksi ditemukan di daerah leher (35%). TCA (Trichlor Acetic Acid) jenuh. berwarna abu-abu kecoklatan atau kehitaman.Prosedur dermabrasi dikerjakan menggunakan instrumen yang digerakkan motor 24. Lesi ditemukan soliter atau multiple atau beberapa dapat bervariasi dengan diameter 1-6 mm dengan hiperpigmentasi. Kadang-kadang beberapa lesi bergabung satu sama lain. Bedah beku : CO2. ukurannya biasanya hanya sebesar pentol jarum dengan permukaan halus dan mengkilat. peningkatan hormon pertumbuhan dan akromegali (10) . aksila (48%). Biasanya dalam bentuk papula berdaging lunak. Keberhasilan dan cepatnya penyembuhan tergantung pertumbuhan sel-sel epitel. melekat pada permukaan kulit dengan sebuah tangkai dan biasa juga tidak bertangkai. Perbaikan terjadi karena dermis yang ditipiskan dengan tehnik ini tidak akan menebal kembali. Fenoil likuefaktum. Menggunakan anestesi lokal atau narkose.(10) Penyebab skin tag ini masih diperdebatkan. Dalam waklu beberapa minggu atau bulan kian membesar dan permukaannya menjadi kasar. diantara ketidakseimbangan hormon memudahkan pertumbuhan skin tag misalnya pada peningkatan hormon estrogen dan progesterone selama kehamilan.3. meskipun tidak selalu pedunculated.000 rpm dengan silinder sandpaper / wire brush. N2O Prognosis baik tetapi penyakit sering residif walaupun telah dilakukan pengobatan yang adekuat. dan kondisi kulit inflamasi. F. Skin tag mempunyai prevalensi yang sama pada laki-laki dan perempuan. keratosis seboroik. Pada anak.(10) F. Tempat predileksi utamanya adalah ekstremitas bagian ekstensor. Lesi ini telah diamati untuk mengikuti kutil.

tetapi pada umumnya ditemukan pada daerah anterior dan tungkai bawah serta punggung.(1. Keloid Keloid adalah pembentukan jaringan parut berlebihan yang tidak sesuai dengan beratnya trauma. batas tegas. Pertumbuhannya cenderung progresif. Keloid terbentuk 2-4 minggu atau lebih dari 1 tahun setelah trauma. tetapi sering juga ditemukan pada penderita usia muda.(1. gigitan serangga.11) Predileksi dapat pada semua bagian tubuh. Keloid biasanya terjadi antara umur 10-30 tahun.7. Keloid lebih banyak ditemukan pada orang kulit gelap. ruptur kista. Umumnya ditemukan pada wanita.4.. Dermatofibroma Dermatofibroma merupakan suatu nodul yang berasal dari mesodermal dan dermal. Rata-rata lesi terjadi pada umur 17 tahun. Parut ini tidak melewati batas tepi luka.11) . infeksi virus. Bentuknya dapat berupa papul. dan tipe trauma. Harus dibedakan antara istilah keloid dan parut hipertrofik.(11) Faktor-faktor yang menyokong timbulnya keloid. menetap dalam kulit dan dapat ditekan ke bawah atau sedikit meninggi. dapat dilakukan eksisi ekiliptik. ras. plak atau nodul. meliputi: Infeksi kronis. pinggang.5. Keloid terutama terjadi pada anak-anak dan dewasa muda serta perempuan lebih banyak ditemukan menderita keloid dibanding laki-laki. (11) Insidens keloid bevariasi sesuai dengan umur.7) F.11) Pada dermatofibroma multiple seringkali terdapat lingkaran hiperpigmentasi yang sempit mengelilingi nodul.5. Pada orang-orang yang berbakat keloid. Pada paru hipertrofik. regangan yang berlebihan pada pertautan luka.7) Beberapa pasien membutuhkan eksisi apabila ditemukan perbedaan mencolok dengan kulit sekitar. tidak adanya relaksasi setempat saat penyembuhan luka. (5. Suatu tanda klinis khas yaitu “dample sign” atau “Fitzpatrick’s sign” yakni jika sisi lateral ditekan maka akan membentuk cekungan pada kulit di atasnya.(5. Terkadang pasien juga tidak bergejala. Cenderung timbul pada usia dewasa muda dan jarang pada usia tua. dan wajah. atau berasal dari folikulitis. timbul segera setelah luka biasanya 4 minggu dan akan mengalami regresi. Gejala yang dapat dirasakan dan menjadi keluhan pada sebagian besar pasien adalah rasa gatal hebat pada daerah lesi dan nyeri saat perabaan tetapi tidak umum. 15 agar dapat terjadi luka yang diharapkan akan bergranulasi dan reepitelisasi.(5. Bentuk khas pada dermatofibroma adalah nodul kecil. namun ada juga sampai diameter 1-3 cm. benda asing dalam luka. cuping telinga. jenis kelamin. Selain itu keloid dapat juga timbul spontan dan sering ditemukan adanya riwayat keluarga yang menderita keloid.F. setiap kerusakan kulit akan menimbulkan keloid. berwarna coklat hingga merah. Orang Afrika dan Amerika lebih banyak menderita keloid dibanding orang kaukasian. Metode lain yang dapat digunakan adalah dengan mengikis daerah lesi menggunakan pisau bedah no. bahu. lokasi anatomi.7. besar parut sesuai dengan lukanya. Belum diketahui secara pasti apakah lesi ini merupakan murni suatu neoplasma atau reaksifibrotik dari trauma minor. dengan ukuran 3-10 mm. Predileksinyya terutama di daerah sternum. Kecenderungan timbul keloid lebih besar pada kulit berwarna gelap.

harus dipastikan seluruh dinding kista telah terangkat. dapat digerakkan.(8) Manifestasi klinik berupa nodul intrakutan atau subkutan. biasanya diberikan antibiotik selama 2 minggu. Terapi antibiotik diberikan jika ada tanda infeksi yaitu kemerahan dan inflamasi. Kista Ateroma Kista ateroma adalah benjolan dengan bentuk yang kurang lebih bulat dan berdinding tipis. tujuannya untuk mengangkat seluruh bagian kista hingga ke dindingnya secara utuh.11) Pembedahan sederhana untuk mengeksisi keloid harus dilakukan dengan tissue handling yang baik.7. Kista dermoid merupakan kista yang berasal dari ektodermal.(10. yang terbentuk dari kelenjar keringat (sebacea). dan terbentuk abses. namun ada pendapat lain yang mengatakan lebih banyak dijumpai pada pria. (1. Cegah terjadinya reaksi inflamasi di daerah operasi. Pembedahan pada keloid dapat berupa bedah beku. melekat pada kulit di atasnya. Kista Dermoid Sinonim dari penyakit ini kista dermoid brankhiogenik.6. kista epidermal. yang tersering oleh bakteri staphylococci. punggung. Merah dan nyeri jika terjadi peradangan. dan terbentuk akibat adanya sumbatan pada muara kelenjar tersebut.(5. Isinya cairan kental berwarna putih abu-abu. Setelah luka tenang (36 bulan) dapat dilakukan operasi untuk kista ateromanya. atau jerawat. Etiologi kista ini berkembang dari sekuesterasi epitel sepanjang garis fusi embrionik. soliter berukuran . Oleh karena itu pembedahan akan lebih efektif bila dikombinasi dengan eksternal radiasi. dan cryosurgery Penutupan kulit harus diusahakan dengan regangan yang seminimal mungkin. Angka rekurensi pembedahan sendiri sekitar 45-100%. Bila terjadi infeksi sekunder. berdinding tipis. Disebut juga kista sebacea. Usahakan untuk mencegah semua sumber inflamasi post operatif seperti terperangkapnya folikel rambut. Epidemiologi kista dermoid jarang terjadi. Sumbatan pada muara kelenjar sebacea. Cara ini cocok untuk keloid yang tidak terlalu luas dan tebal. Bentuk bulat. Banyak dijumpai di kulit yang banyak mengandung kelenjar keringat.11) F.11) F. benda asing. bedah listrik. kombinasi dengan radiasi eksternal atau injeksi kortikosteroid.Keloid ditangani secara konservatif yaitu dengan penyuntikan kortikosteroid (misalnya golongan triamcinolon) intralesi keloid. oleh karena itu. misalnya di muka. trauma (luka/benturan). hematom dan infeksi. berbatas tegas. kista dapat kambuh. kadang disertai bau asam. kalau perlu dilakukan jahitan lapis demi lapis untuk mendekatkan jaringan dibawah kulit dalam rangka meminimalkan regangan. skin grafting dapat juga digunakan untuk mengurangi ketegangan kulit. dilakukan pembedahan dan evakuasi nanah. dan injeksi kortikosteroid.(10) Penatalaksanaan kista ateroma dilakukan dengan mengambil benjolan dengan menyertakan kulit dan isinya. bedah laser. kepala. dapat disebabkan oleh infeksi. Bila dinding kista tertinggal saat eksisi. dindingnya dibatasi oleh epitel skuamosa berlapis dan berisi apendiks kulit serta biasanya terdapat pada garis fusi embrional. mengenai pria dan wanita sama banyaknya. Penyuntikan ini diulang 2-3 minggu sekali sampai efek yang diinginkan tercapai.

Pada perabaan. Bila terdapat traktus sinus maka harus dilakukan eksplorasi dan eksisi guna mencegah rekurensi. dan secara makroskopis isi kista berupa material keratin yang berlemak dengan rambut. Lokasi tumor biasanya pada kepala dan leher.11) F. (10.(8. Jika terinfeksi. Penyebabnya tidak diketahui. Kista jarang menjadi besar tetapi cukup menggangu karena lokasinya. Sedangkan dermis mengelilingi kista. biasanya berwarna seperti daging dengan bagian tengah seperti kawah yang mengandung bahan lengket. diperkirakan oleh karena adanya dilatasi folikel rambut oleh trauma. maka hasilnya bersifat kuratif.8.11) Kista ini biasa ditemukan pada telapak kaki atau telapak tangan. sehingga sering dijumpai adanya folikel rambut yang tumbuh ke dalam lumen kista. bebas dari dasar berisi massa seperti bubur. Prognosis bila eksisi dilakukan secara komplit. mudah digerakkan dari kulit diatasnya dan dari jaringan di bawahnya. konsistensi lunak dan kenyal. Cedera ringan merupakan faktor pemicu terjadinya keratoakantoma. Kista Epidermoid Kista epidermoid berasal dari sel epidermis yang masuk ke jaringan subkutis akibat trauma tajam Sel-sel tersebut berkembang kista dengan dinding putih tebal. Kemudian akan terbentuk benjolan bulat dan keras. Glioma Ensefalokel Pengobatan yaitu eksisi total. Eksisi sekunder setelah infeksi sembuh lalu diindikasikan untuk mencegah infeksi rekuren.(1) Tampaknya keratoakantoma muncul dari sebuah akar rambut sehingga mereka hanya tumbuh di daerah kulit yang berambut. Keratoakantoma Keratoakantoma adalah tumor kulit jinak yang berupa benjolan bulat dan keras. Pertumbuhannya sangat .11) Histopatologi tampak dinding kista berupa epidermis dengan apendiksnya yang sudah sempurna perkembangannya.l-4 cm. Diagnosis banding : Kista epitel lainnya.11) F.9.(10. yaitu yang epidermalnya tebal dan mudah mengalami trauma. Terapi terdiri dari eksisi lengkap termasuk punctum pada permukaan kulit dan meluas ke bawah sampai dinding kista. kelenjar ekrin dan kadang-kadang apokrin. Diduga sinar matahari memegang peran yang penting dalam terjadinya keratoakantoma. gigi atau jaringan syaraf. Pada mulanya tampak sebagai beruntusan/bisul kecil dengan bagian tengah yang keras. sebagian mengandung elemen rambut (pilar atau trichilemmal cyst). dan mengandung kelenjar sebasea.(12) Keratoakantoma seringkali muncul di daerah kulit yang mengalami cedera. pada garis fusi embrionik kadang juga pada ovarium. insisi dan drainase diindikasikan karena dinding sangat rapuh untuk dieksisi secara meyakinkan. biasanya berwarna seperti daging dengan bagian tengah seperti kawah yang mengandung bahan yang lengket.(10. Kista epidermoid banyak terjadi pada umur 30-40 tahun. Eksisi lengkap diperlukan untuk mencegah rekurensi akibat elemen epidermis yang tertinggal. permukaannya halus. juga kadang-kadang tulang. yaitu hasil keratinisasi.

11. Sering ditemukan di wajah. Eksisi Keratoakantoma disayat membentuk elips dan bekas sayatan dijahit. Selain itu dapat pula diberikan imiquimod. Setelah pemberian nitrogen.(10. dan isotretinoin. pada kulit. interferon alfa-2 injeksi intra lesi. dan sebagainya. metotrexate injeksi intra lesi. sedangkan pemberian 5 –Fluorouracil injeksi intralesi dapat mengobati lesi dalam waktu 1-9 minggu. Nevus Nevus pigmentosus ialah tumor yang berwarna hitam atau hitam kecokelatan. tetapi ada pula yang terdapat pada mukosa mulut. Pemberian 5 –Fluorouracil topical Dapat mengobati lesi dalam waktu 1-6 minggu. podophyllum resin. rectum. lengan dan punggung tangan.10) F. 1 minggu kemudian jahitan diangkat dan akan meninggalkan jaringan parut berbentuk garis.(1. 4.12) parut. dan konjungtiva. bisa dilakukan biopsi. ukurannya bisa mencapai 5 cm.11. Nevus itu pada umumnya berupa nodus atau plaque kecil kurang dari 1 cm. yang selanjutnya akan mengering dan membentuk keropeng dalam waktu sekitar 2 minggu.10.10) 1.12) . Pengobatan ini tidak menimbulkan nyeri dan penyembuhan akan terjadi beberapa minggu sesudahnya. Penyembuhan biasanya terjadi dalam waktu 3 minggu dan meninggalkan jaringan parut yang tidak terlalu mengganggu penampilan. baik dalam bentuk semprotan atau dioleskan dengan kapas. Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.cepat dan dalam waktu 1-2 bulan. 2. Cara ini kadang digunakan untuk keratoakantoma yang lebih tebal. Kuretase dan kauterisasi. Beberapa bulan kemudian keratoakantoma akan menghilang dengan sendirinya tetapi mungkin akan meninggalkan jaringan (1. Pembekuan Keratoakantoma yang kecil bisa diobati dengan pembekuan oleh larutan nitrogen. 3. Untuk memperkuat diagnosis dan memastikan bahwa kelainan yang terjadi bukan merupakan suatu keganasan. Terdapat beberapa cara untuk mengobati keratoakantoma: (1. Radioterapi Kadang keratoakantoma yang besar diobati dengan penyinaran. karena sel melanosit mengandung pigmen melanin. akan terjadi pembengkakan dengan atau tanpa lepuhan. 5.

Nevus intradermal Nevus junctional Nevus compound Nevus biru Giant pigmeted nevus Nevus epitelid/juvenile melanoma Ada bermacam-macam nevus. meliputi: 1. seperti: nevus junctional dan nevus compound. 6. Tidak dianjurkan melakukan elektrokoagulasi. menjadi melanoma maligna. Terpenting ialah beberapa jenis nevus yang bersifat jinak dapat berubah menjadi ganas. 2. • Re-eksisi luas Kalau pada pemeriksaan patologi dicurigai suatu melanoma maligna. lakukan eksisi luas. 3. Demikian pula ada nevus yang yang patologik kelihatannya seperti ganas. Adapun tindakan yang biasa dilakukan: • Eksisi simple Spesimen operasi periksa patologis. Penting diketahui ada beberapa jenis nevus yang merupakan lesi pra-kanke. namun ada penulis lain yang membaginya menjadi 3 kelompok yaitu: (1. Siringoma periorbital (Periorbital Syrigoma) .2) 1.Jenis-jenis nevus. 8. Sebagian besar (75%) nevus itu adalah tipe intradermal. 2. 5. 3. tetapi klinik adalah jinak. Membesar Bertambah hitam Terasa gatal Berdarah Timbul ulserasi Ada penyebaran pigmen nevus Rambut pada nevus rontok Ada metastasis di kelenjar limfe regional. 4. cryosurgery karena tidak ada bahan untuk pemeriksaan patologi. Siringoma Siringoma adalah tumor jinak adenoma duktus kelenjar ekrin intraepidermis dan digolongkan dalam less mature tumors. 6. Adapun gejala nevus maligna: 1. F. Terdapat 2 bentuk klinis. dan tentukan radikalitas operasi. 5. Pada umumnya nevus tidak perlu diberi terapi kecuali untuk kosmetik dan mencegah terjadinya kanker pada nevus pra-maligna. 4.11. 7. yaitu juvenile melanoma.

biasanya pada . kemudian dapat juga terbuka plana dan angiofibroma. xanthoma eruptif.12.(11) Diagnosis banding klinis yang tersering ialah milia. leher.2. Beberapa teknik pengobatan siringoma belakangan ini banyak dikembangkan antara lain elektrodesikasi dengan menggunakan short burst high frequency low voltage intralesional dengan memakai elektroda jarum halus atau jarum epilasi. Untuk memastikan asal tumor yaitu diferensiasi ekrin dapat dibuktikan dengan pemeriksaan imunohistokimiawi.Disseminated syringoma) 3. dan tempat predileksi tersering mula timbul di periorbita inferior/kelopak mata bagian bawah. dapat pula dilakukan kauterisasi kimiawi. antara lain dengan cara kuretase. terbatas pada ekstremitas distal. Lebih banyak dijumpai pada wanita dibanding pria.11) Gambaran klinis lesi ialah papul-papul datar lunak/padat lunak. namun penulis lain menyebutkan dapat timbul pada kelompok usia manapun dan decade 2 dan 3 adalah kelompok usia yang paling umum dijumpai. Juga ditemukan adanya epitel strand yang solid dan basofilik diluar duktus.(1. atau scanned CO2 laser dan kombinasi laser CO2 vaporisasi dengan aplikasi asam trikloroasetat memberikan hasil yang cukup memuaskan. hidrostoma dan akne vulgaris. Dalam keadaan jarang. (1. terbatas linear. Varian lain : bentuk linear unilateral atau distribusi nevoid. dengan awitan usia tersering ialah pubertas.(1. khas dengan papula/plak yang lunak memanjang berwarna kuning-oranye. Lumen duktus mengandung debris amorfik. dengan warna umumnya seperti wama kulit (Skincolored) atau sedikit kekuningan tapi dapat pula agak merah muda atau bahkan kecoklatan. terdapat pada kelopak mata.2) Bentuk klinis tersering atau pada umumya ialah bentuk periorbital. Kadang-kadang sel-sel epitel pada baris dalam tampak berongga (vacuolated).(1) Gambaran histopatologis siringoma ialah ditemukannya sjeumlah besar duktus kecil dalam stroma fibrosa dengan dinding terdiri dari 2 baris sel epitel yang pada banyak kasus sel-sel tersebut pipih atau gepeng. Kista keratin ini menyerupai milia dan terkadang mengalami ruptur sehingga menimbulkan reaksi benda asing. tanpa jaringan parut da bebas lesi 24 bulan hingga 4 tahun. vulva serta jari-jari tangan. terbatas pada vulva. daerah epigastrik atau abdomen dan bahkan dapat pula di daerah penis. Yang utama dalam penatalaksanaan siringoma ini ialah memberi keyakinan pada penderita bahwa kelainan ini tidak membahayakan sehingga tidak diperlukan tindakan agresif bila kelainannya masih sedikit disebutkan oleh satu penulis sebagai pilihan pengobatan yang kerap terbaik. Xanthelasma Bentuk ini adalah bentuk yang paling sering ditemukan diantara xantoma. Eruptive hidradenoma.11) Pengobatan pilihan destruksi tumor. Kadang-kadang dekat epidermis dijumpai kista duktus yang didalam luminanya dipenuhi dengan keratin dan dibatasi dengan sel-sel yang mengandung granula keratohialin.(1.11) F. biopsy plong. terbatas pada scalp. diameter l-2mm/2-3mm. sel-sel tumor tampak seperti clear cells sebagai akibat akumulasi glikogen. Siringoma eruptif (Eruptive syringoma. elektrodesikasi dan laser CO2 defocused beam. serta dapat pula dalam bentuk generalisata yaitu pada dada. lichen planus-like. atau hyperplasia sebease. tipe milia (milia like). yang tersebar khususnya di daerah kelopak mata.

kantus bagian dalam. Semua pengobatan ini tidak menjamin bahwa tidak akan timbulnya lesi yang baru. keratosis aktinik dan karsinoma sel squamosa dapat menyebabkan terbentuknya keratin serta menghasilkan tanduk. untuk pengobatan perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan total kolesterol. keratosis seboroik.8) F. panjang lesi 2-3 cm dan biasanya simetris. berbentuk bulat. umumnya ditemukan pada tungkai bawah.3) Kelainan ini terlihat pada umur pertengahan. tetapi lesi dapat timbul kembali dalam waktu singkat.14.(11) Diagnosis klinik xantoma primer sangat khas. Seringkali xantalasma disertai dengan tipe xantoma yang lain. Dikenal juga dengan istilah cornu kutaneus. papula. Hemangioma jenis kapiler disebut juga nevus kapilare. Biopsi eksisi dapat dilakukan untuk menegakkan diagnosis secara histologis.7) F. dan lesi yang hampir menyerupai veruka. Biopsi eksisi memiliki keuntungan karena merupakan operasi satu tahap untuk diagnosis dan terapi definitif jika lesi lunak.(2. teristimewa pada hiperkolesterolemia.6) Tumor dapat diangkat tanpa menyebabkan perdarahan. Ada dua golongan besar. Berlokasi di wajah. trigliserioda” HDL dan LDL kolesterol dan total lipid untuk menetapkan diagnosis Pengobatan yang berhasil pada xantelasma hanya pembedahan.13.(1. Lesi dapat diangkat dengan kuretase ataupun Cryosurgery. plak atau nodula yang berwarna kekuning-kuningan dan pada anamnesa ditemukan adanya anggota keluarga menderita penyakit yang sama atau familier. Juga biasa ditemukan pada xantoma planum generalisata. Kutaneus Horn Kutaneus Horn merupakan pertumbuhan keratin yang keras dan menyerupai tanduk binatang. multiple dan bersatu. biasa didapatkan tetapi jarang diperhatikan. telinga. berwarna .(2. Khas juga. berwarna putih. Pada pemeriksaan ditemukan macula. Hemangioma Hemangioma merupakan tumor yang terdiri atas pembuluh darah. dan tangan serta dapat tumbuh memanjang.(2.15. Biasanya ditandai dengan gejala awal berupa kulit kering. yaitu jenis kapiler dan jenis kavernosa. kauter dengan asam trikorasetik. bagian dorsal dari kai dan orang tua dapat ditemukan pada lengan atas. laser CO2 dan cara lainnya. penyakit obstruksi hepar miksedema. jika xantomanya terlalu besar dan mengganggu dapat dilakukan operasi eksterpasi. Tetapi obat dan makanan juga dilakukan. Pengobatan juga berhasil dengan fulgurasi. diabetes fitosterolemia. Biasa ditemukan pada wanita yang menderita penyakit hati dan bilier. sangat kering dan terfiksir. yang condong menetap. Pada xantoma yang lain kura mengobati secara simptomatis. Xantelasma juga dapat terlihat pada bermacam hiperpoproteiemia familier. khususnya disekitar tendo achilles. berbentuk papular. berlanjut.(11) F. Berukuran satu hingga sepuluh milimeter. untuk menjaga agar penyakit jangan sampai berlanjut ke tingkat yang lebih parah atau fatal. Jenis kapilare terdiri atas nevus simpleks kalau sudah terbentuk seperti buah arbei menonjol. Disamping tanda dan gejala klinis yang khas. Veruca vulgaris. Stucco Keratosis Dikenal juga dengan istilah barnacles. tetapi umumnya berdiri sendiri.

(5) Hemangioma kavernosum terdiri atas jalinan pembuluh darah yang membentuk rongga. Kadang infiltrasi menyesup jauh ke dalam sehingga diperlukan pembedahan luas. dan tampak menakutkan. Dari luar tampak sebagai tumor kebiruan yang dapat dikempeskan dengan penekanan. Jadi walaupun besar. Perkembangannya dimulai dengan titik kecil pada usia lahir. tetapi menonjol kembali setelah penekanan dilepaskan. Jenis Flameus ditanggulangi dengan eksisi. malah sering progresif. Embolisasi membantu memperkecil tumor untuk memudahkan tindakan bedah. Tindakan ini membantu mempercepat proses regresi. Untuk hemangioma kavernosum satu-satunya terapi ialah ekstirpasi. Jaringan di atas hemangioma dapat mengalami iskemia sehingga mudah rusak oleh iritasi. Hemangioma ini tidak dapat mengalami regresi spontan. membesar cepat dan menetap pada usia kira-kira delapan bulan.merah cerah dengan cekungan kecil. Pada jenis yang luas dapat dibantu dengan embolisasi dengan panduan angiographi. Kelainannya berada di jaringan yang lebih dalam dari dermis. Dapat juga dilakukan perajahan (tatoase) untuk menyamarkan warna. kalau perlu ditambah dengan jangkok kulit. (5) Tata Laksana Hemangioma Hemangioma buah arbei sebaiknya dibiarkan mengalami regresi spontan. Jenis kavernosum bisa meluas dan menyusup ke jaringan sekitarnya. (5) . mencolok. Kemudian akan mengalami regresi spontan dan menjadi pucat karena fibrosis seteleh usia satu tahun. Kelaianan ini dapat kambuh dari sisa hemangioma yang sukar dicapai dengan pembedahan. jenis ini tidak memerlukan tindakan selain pemasangan pembalut elastis dengan sedikit penekanan secara terus menerus.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->