Keracunan makanan

Keracunan makanan?

Disebut keracunan makanan bila seseorang mengalami gangguan kesehatan setelah mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi kuman atau racun yang dihasilkan oleh kuman penyakit. Kuman yang paling sering mengkontaminasi makanan adalah bakteri. Kuman ini dapat masuk ke dalam tubuh kita melalui makanan dengan perantaraan orang yang mengolah makanan atau memang berasal dari makanan itu sendiri akibat pengolahan yang kurang baik. Seperti diketahui, bakteri sangat menyukai suasana lingkungan yang lembab dan bersuhu ruangan. Pada kondisi ini, pertumbuhan bakteri akan meningkat dengan pesat. Bila suhu ini ditingkatkan atau diturunkan maka perkembangan biakan bakteri pun akan berkurang atau terhenti. Kapan gejala keracunan ini akan dirasakan? Waktu timbulnya gejala setelah seseorang mengkonsumsi makanan beracun sangat bervariasi terggantung jenis kuman yang menginfeksi. Namun rata rata mereka akan mengeluhkan gangguan kesehatan setelah 30 menit sampai 2 minggu setelah menyantap makanan beracun. Keluhan yang dirasakan antara lain nyeri perut, mules, diare, muntah dan demam. Keluhan ini dirasakan dari tingkat ringan sampai berat. Siapakah yang paling rentan terhadap keracunan makanan? Bayi, anak anak dan orang tua adalah mereka yang paling rentan terkena keracunan makanan. Mengapa? Karena fungsi kekebalan tubuhnya lebih lemah bila dibandingkan dengan kelompok usia yang lain. Pengobatan Bila keluhan akibat keracunan makanan telah terjadi maka segeralah ke dokter untuk mendapatkan pengobatan. Bila diare, berikan oralit atau cairan lainnya sebelum ke dokter untuk mencegah dehidrasi. Catatlah makanan yang sebelumnya dikonsumsi atau bila perlu bawa contoh makanan yang telah dikonsumsi sebelum timbulnya keluhan. Hal ini berguna untuk mengetahui jenis kuman yang menginfeksi sehingga pengobatan akan lebih baik. Tips mencegah keracunan makanan Berikut tips yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya keracunan makanan : 1. Biasakan mencuci tangan sebelum melakukan aktifitas yang berhubungan dengan makanan. Baik itu sebelum mengolah makanan atau menyantap makanan. Cucilah tangan menggunakan sabun agar kuman bakteri yang ada pada tangan segera mati.

. lakukan pengurasan lambung dengan memberikan air hangat 1-2 L atau larutan garam 5-10 ml/kg BB untuk anak-anak lalu dilanjutkan dengan pemberian karbon aktif. Clostridium perfringens. daging) yang diproses kurang sempurna sehingga bakteri Clostridium botulinum atau sporanya masih dapat tumbuh. pupil membesar. Toksin bisa berupa eksotoksin yaitu toksin yang dikeluarkan oleh mikroorganisme yang masih hidup. Bacillus cereus.net/2010/01/22/keracunan-makanan/ Mengenal Penyebab dan Gejala Keracunan Makanan untuk Penanggulangan yang Tepat. Jika terjadi depresi pernapasan.blogdokter. Pisahkan antara makanan yang belum diolah dengan makanan yang telah siap disajikan. Keracunan makanan yang sering terjadi secara massal dapat disebabkan oleh enterotoksin dalam makanan yang dihasilkan oleh bakteri Staphylococcus. aflatoksin/toksoflavin seperti pada kasus keracunan tempe bongkrek. Maraknya kasus keracunan makanan akhir-akhir ini menuntut kita untuk lebih waspada dalam memilih makanan. terkadang diare. nyeri otot. Kemudian lakukan pembersihan usus dengan obat laksan senyawa garam seperti Mgsulfat atau Na-sulfat. Keracunan karena mikroorganisme dapat berupa keracunan makanan (food intoxication) dan infeksi (food infection) karena makanan yang terkontaminasi oleh parasit atau bakteri patogen. rebus makanan kaleng selama 15 menit dalam air sebelum dimakan.2. Jangan mengkonsumsi makanan mentah atau makanan setengah matang. Keracunan makanan (food intoxication) dapat terjadi karena makanan tercemar toksin. Lakukan pemeriksaan darah untuk menentukan jenis toksin. buah-buahan. Untuk mencegahnya. Gejala ini timbul dalam waktu 8 jam sampai 8 hari. Sumber : http://www. bahan makanan membusuk dan mengalami kerusakan sehingga mempengaruhi kandungan nutrisi makanan tersebut. Akibat ulah mikroorganisme. Berikut langkah yang dapat dilakukan untuk menanganinya: • • • Usahakan muntah dengan diberi karbon aktif atau natrium bikarbonat. 4. Jika tidak terjadi diare. enterotoksin yaitu toksin yang spesifik bagi lapisan lendir usus seperti tahan terhadap enzim tripsin dan stabil terhadap panas. sakit perut. Masaklah makanan sampai benar benar matang. Kita perlu tahu bahwa segala macam bahan makanan pada umumnya merupakan media yang sesuai untuk perkembangbiakan mikroorganisme. Keracunan makanan oleh eksotoksin dapat terjadi karena makanan nonasam dalam kaleng (sayuran. 3. Jangan menghidangkan makanan pada tempat yang kotor atau bekas dipakai tempat makanan mentah. berikan pernapasan buatan. Gejala klinis keracunan makanan oleh eksotoksin antara lain muntah. dan lemah. Bekukan makanan yang akan disimpan dalam waktu yang lama. penglihatan ganda. kelumpuhan otot. sukar menelan.

dan telur. untuk makanan seperti daging. sebaiknya tidak mengolah dan memegang makanan. dapat diduga bahwa keracunan makanan jenis ini banyak disebabkan oleh mikroba patogen asal pangan ( foodborne pathogen ). jika tidak segera dimakan sebaiknya disimpan di dalam almari es. Pencemaran terjadi karena makanan dibiarkan terbuka atau spora yang masih ada tumbuh kembali. sosis. demam. Satu-satunya cara untuk mencegah keracunan ini adalah dengan tidak mengkonsumsi tempe bongkrek.php/2009/02/mengenal-penyebab-dangejala-keracunan-makanan-untuk-penanggulangan-yang-tepat/ Mencegah Keracunan Makanan Siap Santap Feb 22nd. Apabila anda sedang menderita infeksi mata dan kulit.id/index. Masuknya enterotoksin dalam tubuh dapat dilihat dari gejala klinis yang muncul seperti mual.ugm. produk ikan. Peristiwa keracunan makanan siap santap atau siap saji memang seringkali terjadi ketika makanan tersebut dimasak dalam skala besar untuk banyak orang. telur. Di Indonesia. Tindakan penanggulangan dapat berupa pemberian klorpromazin 25-100 mg atau obat antimuntah lain untuk mengatasi muntah. Di Indonesia. muntah. 2009 | By admin2 | Category: Gizi dan Kesehatan Seringkali diberitakan peristiwa keracunan makanan yang terjadi di perusahaan maupun perhelatan yang diduga disebabkan oleh makanan katering yang disajikan.dan Vibrio parahemoliticus. Bila keracunan ringan. syok. sakit dan kejang perut.lakukan pengurasan lambung. pingsan. Toksin ini dihasilkan dalam media yang mengandung ampas kelapa. Makanan yang biasa tercemar enterotoksin misalnya daging. Jika terlanjur memakannya dan terjadi keracunan. wabah ( outbreak ) keracunan makanan yang disebabkan oleh patogen asal pangan juga paling banyak (70%) disebabkan oleh makanan siap santap olahan industri jasa boga. susu dan produk susu. Keracunan tempe bongkrek dengan gejala klinis seperti mual.ac. ikan. diare. dan berikan pernapasan buatan jika perlu. biasa terjadi di Banyumas di mana di daerah itu tempe bongkrek banyak diproduksi. Dengan data yang sangat terbatas. muntah. sebagian besar makanan siap santap diproses dengan panas tinggi dalam waktu yang cukup lama karena pada umumnya masyarakat Indonesia terbiasa menyantap makanan . Keracunan tempe bongkrek disebabkan oleh toksoflavin/aflatoksin dan asam bongkrek yang dihasilkan oleh Pseudomonas cocovenans yang dikenal sebagai bakteri asam bongkrek. susu dan produk susu. diare.(it@) Sumber : http://piogama. usahakan untuk muntah. biarkan penderita istirahat di tempat tidur tanpa diberi apa-apa melalui mulut selama 4 jam sampai muntahnya berhenti. dan meninggal. Di negara maju seperti di Amerika Serikat. Waktu inkubasi antara 1-96 jam dan gejala timbul antara 1-7 hari. Sebagai tindakan pencegahan. dehidrasi. Mengapa Makanan Siap Santap Menyebabkan Keracunan? Makanan siap santap adalah makanan yang umumnya telah diproses melalui proses pemanasan. data yang dilaporkan ke Direktorat Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular menunjukkan bahwa 30% dari kasus-kasus keracunan di Indonesia disebabkan oleh makanan siap santap yang dihasilkan oleh jasa katering.

Hal ini menjawab pertanyaan mengapa kebanyakan keracunan makanan siap santap tidak terjadi di rumah-rumah tangga dengan ukuran (jumlah) masakan kecil. cereus telah dilaporkan menyebabkan keracunan melalui nasi goreng. cereus yang telah diketahui dapat menyebabkan keracunan yaitu toksin emetik yang menyebabkan muntah 2-6 jam setelah konsumsi dan toksin diare yang menyebabkan diare 12-24 jam setelah konsumsi . kemungkinan terbesar keracunan disebabkan oleh bakteri-bakteri tahan panas yang membentuk spora selama pemasakan. Oleh karena itu. Kontaminasi ulang terutama terjadi karena kurangnya sanitasi dan higiene. cereus yang memperoleh kesempatan bergerminasi pada makanan siap santap dapat tumbuh dan membentuk toksin dalam makanan tersebut. misalnya pada lalap sayur atau buah mentah. Keracunan oleh Bakteri Pembentuk Spora Laporan mengenai kasus keracunan di Amerika Serikat menunjukkan bahwa kasus keracunan pangan oleh patogen paling sering (30%) disebabkan oleh tidak tepatnya proses pendiginan setelah pemasakan. Spora ini dapat bergerminasi ketika makanan mengalami pendinginan dan peritiwa ini didukung oleh pendinginan yang lambat sehingga memerlukan waktu lama untuk mencapai suhu yang aman (4 o C atau lebih rendah). Kekecualian tentu ada. puding pati beras dan sebagainya. Keracunan Makanan oleh Bakteri Patogen Bukan Pembentuk Spora Kebiasaan makan masyarakan Indonesia yang cenderung mengkonsumsi makanan yang benarbenar matang dan bukan makanan yang dimasak ringan ( medium . B. Kotaminasi silang dapat terjadi jika sarana. Bakteri-bakteri yang bertahan dan membentuk spora selama pemanasan yang lazim ditemukan pada makanan siap santap misalnya Clostridium perfringens dan Bacillus cereus . Jumlah makanan yang kecil lebih memungkinkan penurunan suhu lebih cepat. Hal ini seringkali terjadi karena kontaminasi silang ( cross contamination ) maupun kontaminasi ulang ( recontamination ) yang terjadi setelah pemasakan pemasakan. mual dan muntah 16-24 jam setelah konsumsi. perfringens yang bergerminasi pada saat pendinginan lambat dan tertelan bersamasama makanan dapat menginfeksi usus dan menimbulkan gejala khas keracunan seperti diare. Kontaminasi ulang . C.yang benar-benar matang ( well done). rare ) sebenarnya dapat menghindarkan kita dari keracunan yang disebabkan oleh patogen yang tidak membentuk spora. Hal ini disebabkan karena patogen-patogen jenis ini. wadah atau alat pengolahan dan atau penyimpanan digunakan bersama-sama baik untuk bahan mentah maupun bahan yang telah matang. C. perfrin gens telah dilaporkan menyebabkan keracunan melalui makanan-makanan olahan daging dan gravy . Sedikitnya 2 macam toksin B. Meskipun demikian pada kenyataannya keracunan makanan siap santap kadang-kadang terjadi karena bakteri patogen bukan pembentuk spora ini. Namun sebagian besar makanan olahan adalah makanan yang telah mengalami proses yang cukup untuk membunuh bakteri patogen bukan pembentuk spora. B. relatif tidak tahan panas dan dapat dimusnahkan selama proses pemasakan. Kebiasaan masyarakat Indonesia menyimpan makanan di suhu ruang dan tidak tersedianya sarana pendinginan cepat menyebabkan tumbuh kembalinya bakteri pembentuk spora tersebut.

kontaminasi ulang dari pekerja adalah faktor yang cukup sering (13%) berkontribusi pada peristiwa keracunan. Campylobacter jejuni dan Listeria monocytogenes. Bagaimanan Mencegahnya? . Investigasi keracunan ini umumnya hanya dapat disimpulkan dari suatu data surveilan penyakit atau laboratorium. Demikian juga studi epidemiologi secara casecontrol maupun secara cohort mungkin dilakukan karena identitas korban maupun orang-orang yang hadir dalam acara sosial tersebut mudah diketahui. jumlah patogen tinggi.coli O157:H7 pada hamburger. aureus yang mencemari makanan matang akan tumbuh dan membentuk berbagai enterotoksin. Ciri-ciri keracunan dengan skenario ini adalah terjadi pada acara sosial yang dihadiri banyak orang. Enterotoksin S. Apabila sisa makanan masih tersedia maka investigasi keracunan jenis ini relatif lebih mudah dilakukan karena korban umumnya dapat dilacak kembali dan diambil sampel klinisnya untuk pengujian lebih lanjut. mual. Keracunan oleh kelompok bakteri ini ditandai dengan lebih lamanya (12-48 jam) jangka waktu antara konsumsi dan munculnya gejala-gejala penyakit yang umumnya terdiri dari diare. misalnya E. maka bakteri ini dapat tumbuh dan berkembang biak dan mungkin mencapai jumlah yang cukup tinggi yang menyebabkan infeksi usus jika dikonsumsi. pastry berisi krim dan sebagainya. Investigasi Keracunan Makanan Jenis-jenis keracunan yang dilaporkan di Indonesia pada umumnya adalah keracunan makanan dengan skenario konvensional. Vibr io parahaemolyticus. keracunan bersifat akut namun meliputi daerah yang terbatas (lokal). hidung atau tangan pekerja. S. Apabila kondisi (kandungan air. atau alat penyimpanan yang tercemar serta oleh pekerja yang tidak menjaga kebersihan dirinya. muntah (kadangkadang) dan demam (kadang-kadang). Investigasi akan lebih sukar dijalankan pada keracunan atau wabah yang mengikuti skenario baru. Bahkan di negara maju. C. Bakteri ini telah dilaporkan menyebabkan keracunan melalui roti lapis daging. pH. Cemaran lainnya yang mungkin berasal dari pekerja dapat berasal dari usus yang mencemari secara langsung (melalui tangan) maupun tidak langsung (melalui air) . dan peningkatan jumlah kasus tidak nyata. L. aureus bersifat tahan panas sehingga tidak dapat dihilangkan dengan pemanasan kembali yang benar sekalipun. sering disebabkan oleh kesalahan dalam penangan makanan. monocytogenes pada keju lunak dan salad kubis.dapat disebabkan karena penggunaan air. Keracunan dengan skenario baru umumnya ditandai dengan ciri ciri sebagai berikut : tersebar luas. Keracunan enterotoksin S. Bakteri-baktei ini telah diketahui sebagai penyebab berbagai wabah keracunan besar. yang termasuk patogen enterik ini antara lain Salmonella. jejuni pada makanan sala ternak dan sebagainya. banyak korban. Sumberdaya manusia yang cukup dan laboratorium uji yang baik akan sangat menentukan keberhasilan investigasi. sarana. aureus dapat dikenali dengan tanda utama muntah 1-6 jam setelah konsumsi makanan tersebut. Patogen asal pekerja dapat berupa Staphylococcus aureus yang berasal dari rongga mulut. wadah. disebabkan oleh makanan yang dijual dalam jangkauan yang lebih luas. disebabkan oleh kontaminasi dalam jumlah rendah.coli. aw dan suhu) makanan memungkinkan. Jika ada jeda waktu yang cukup antara pemasakan dan konsumsi. Escherichia.

Kontaminasi ulang dapat dicegah melalui program sanitasi dan higiene yang baik pada ruangan. Pendeknya rentang waktu akan membatasi terjadinya germinasi spora.Investigasi yang baik dapat mengidentifikasi patogen dan makanan penyebab keracunan serta tahap pengolahan yang bertanggung jawab terhadap terjadinya penyimpangan pada produk makanan. Pemanasan kembali dengan suhu yang cukup hanya dapat menghilangkan bakteri enterik tetapi tidak dapat menginaktifkan enterotoksin yang telah terlanjur terbentuk oleh S. Untuk itu pendinginan dapat dibantu derngan meletakkan makanan dalam wadah diatas sink atau ember berisi es. tetapi untuk kebanyakan jenis makanan di Indonesia penyebab ini peluangnya kecil.id/~tpg/de/pubde_fdsf_mknsntp. seperti kari).5 cm (untuk makanan yang kental.ipb.ac. menambahkan garam pada es yang digunakan untuk mendinginkan makanan. atau meletakkan makanan dalam kantong plastik dan direndam dalam air es. Sebaliknya apabila bakteri patogen enterik bukan pembentuk spora yang sering menjadi penyebab. menggunakan pengaduk bersih yang dibekukan. Disamping itu sel yang bergerminasi dapat dikurangi dengan cara memanaskan kembali makanan sebelum dikonsumsi. PhD . Untuk jumlah makanan yang besar maka sebaiknya diusahakan dapat mencapai suhu 31. peralatan maupun pekerja dan pengawasan kebiasan-kebiasaan pekerja. Apabila mikroba pembentuk spora yang dominan. karena suhu pemanasan kembali yang tidak cukup dapat merangsang germinasi spora. misalnya soto) atau lebih dari 2. Keracunan oleh bakteri pembentuk spora terutama dapat diatasi dengan pendinginan cepat. Jika dana memungkinkan maka disarankan untuk membeli blast chiller . aureus . mengaduk makanan setiap 15 menit. Keracunan oleh bakteri pembentuk spora dapat juga diatasi dengan memasak dalam waktu yang dekat dengan waktu penyajian. maka permasalahan utama terletak pada proses pendinginan setelah pemasakan. Ketika jumlah makanan yang dimasak sangat besar maka penurunan suhu yang cepat sukar dicapai. kelompok mikroba yang mana yang paling sering menyebabkan keracunan. berarti permasalahannya adalah kontaminasi setelah pemasakan terjadi. misalnya. dimana makanan yang usai dimasak sesegera mungkin dibawa ke suhu di bawah 4 o C jika tidak langsung dikonsumsi. Untuk itu maka pemanasan kembali harus dilakukan sehingga suhu makanan siap santap mencapai 60 o C atau lebih. Dengan demikian dari kasus-kasus keracunan dapat dipelajari. Sumber (dengan editing seperlunya): http://web. Pencegahan keracunan oleh bakteri bukan pembentuk spora dilakukan dengan tujuan untuk mencegah kontaminasi silang maupun kontaminasi ulang.php Oleh: Ratih Dewanti-Hariyadi. menggunakan panci yang dangkal dan tidak menyimpan makanan di dalam panci dengan ketebalan lebih dari 5 cm (untuk makanan yang encer.5 o C dalam waktu 2 jam dan mencapai 4 o C dalam 4 jam berikutnya. Meskipun pemasakan tidak sempurna ( underprocessing ) mungkin menjadi penyebab keracunan oleh patogen bukan pembentuk spora. Pemisahan ruang serta peralatan untuk bahan mentah dan matang dapat menghindarkan kontaminasi silang.

tenggorokan. iritasi lambung dan kulit. yaitu: Formalin. :D smoga berguna :D. dan manisan buah-buahan. termasuk pewarna. muntah.. susah bernafas. dan mengawetkan spesimen biologi termasuk mayat manusia. pengawet. larutan kompres. berbentuk kristal lunak. Boraks Boraks merupakan senyawa kimia dengan nama natrium tetraborat. Efek negatif : Akumulasi formalin yang tinggi di dalam tubuh akan menyebabkan berbagai keluhan . obat oles mulut. kenali makanan disekitar kita.Sumber : http://www. dan obat pencuci mata. kerupuk. ikan asin.. penggumpal. batuk. daging ayam segar. ikan laut segar. Boraks.! WASPADAI MAKANAN MENGANDUNG BTP BERBAHAYA DI SEKITAR KITA Bahan Tambahan Pangan (BTP) Bahan Tambahan Pangan atau disebut juga Bahan Tambahan Makanan adalah bahan yang ditambahkan pada pengolahan makanan untuk meningkatkan mutu. . rasa panas pada hidung. Bahan Tambahan Pangan Berbahaya Bahan tambahan pangan yang berbahaya dan dilarang digunakan dalam makanan diatur melalui Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor: 1161/Menkes/PER/X/1999. misalnya rasa gatal pada mata. Formalin banyak ditemukan pada bakso. Jika dilarutkan dalam air akan menjadi natrium hidroksida serta asam borat. tetapi masih banyak ditemukan dalam berbagai jenis makanan. bahkan bisa menyebabkan kanker karena formalin bersifat karsinogenik. Sebenarnya formalin lebih sesuai dipergunakan sebagai antiseptik untuk membunuh bakteri dan kapang. Baik boraks maupun asam borat memiliki sifat antiseptik. diare serta alergi. bedak. pemucat dan pengental. iritasi akut saluran pernafasan. Formalin Formalin adalah nama dagang dari larutan 30 s/d 40 % formaldehid dalam air. dan biasa digunakan oleh industri farmasi sebagai ramuan obat misalnya dalam salep.eurekaindonesia. anti oksidan (mencegah bau tengik). mi basah. penyedap rasa dan aroma. Dibawah ini 3 (tiga) contoh bahan berbahaya dan dilarang digunakan sebagai BTP. terutama untuk menyucikan peralatan kedokteran.org/mencegah-keracunan-makanan-siapsantap/ Waspadai Kandungan Makanan Disekitar Kita! terinspirasi semakin banyaknya makanan yg mencancam kesehatan. dan Pewarna.

kerupuk. Penggunaan Rhodamin B secara umum adalah sebagai pewarna tambahan pada obat-obatan. boraks. maka dalam jangka waktu lama walau hanya sedikit akan terjadi akumulasi (penumpukan) pada otak. Methanyl Yellow digunakan sebagai indikator dalam larutan. jeli. depresi. Daging Ayam Segar Daging ayam segar apabila yang mengandung formalin. Apabila kandungan formalin agak tinggi bau menyengat akan tercium. agar-agar. gangguan pencernaan. Efek negatif : Dapat melukai mata. nafsu makan berkurang. pengawet kayu dan antiseptik kayu. kejang. obatobatan pemakaian luar. radang kulit. kosmetik. sabun dan anti pembekuan. Ikan Asin Ikan asin yang diduga mengandung formalin terasa kaku dan keras.Boraks juga digunakan sebagai bahan solder. pewarna kain/tekstil. pingsan. anemia. hati. kerusakan ginjal. Tahu Tahu merupakan makanan yang banyak digemari masyarakat. Perhatikan secara cermat apabila menemukan tahu yang tidak mudah hancur atau lebih keras dan kenyal dari tahu biasa. karena rasa dan kandungan gizinya yang tinggi. pembersih mulut. Walaupun kandungan formalin. Pemakaian dalam jumlah banyak dapat menyebabkan demam. Pewarna Rhodamin B (pewarna merah) dan Methanyl Yellow (pewarna kuning) termasuk dalam zat warna yang dinyatakan sebagai bahan berbahaya. bagian luar kering tetapi bagian dalam agak basah karena daging bagian dalam masih mengandung air sehingga lebih berat daripada ikan asin yang tidak mengandung formalin. Namun dibalik kelezatannya kita perlu waspada karena bisa saja tahu tersebut mengandung bahan berbahaya. tetapi beberapa jenis makanan perlu diwaspadai apabila memiliki ciri-ciri berikut ini : Ikan Segar Ikan segar yang mengandung formalin dapat dibedakan dengan ikan segar yang non formalin. kemungkinan besar tahu tersebut . kue basah. kebingungan. merusak hati. bahan pembersih. koma bahkan kematian. Rhodamin B dan Methanyl Yellow banyak ditemukan pada sirup. Efek negatif : Boraks apabila terdapat pada makanan. lemak dan ginjal. kerang ataupun makanan jajanan lain. tumor hati dan karsinogenik. kebodohan. insangnya putih pucat dengan tekstur daging kaku dan badannya agak susah dipotong. ciri yang paling mencolok adalah tidak ada lalat yang mau hinggap. dan zat pewarna berbahaya hanya dapat diketahui melalui pemeriksaan laboratorium. Ikan berformalin mempunyai ciri antara lain. Jika kadar formalinnya tinggi/banyak daging ayam terasa agak kaku. manisan buah-buahan.

mi. seperti iritasi. bisa formalin maupun boraks. Efeknya baru terasa beberapa tahun kemudian. bahan disinfektan dalam industri plastik. Sementara itu. jangan pula menjadi begitu khawatir. & Rhodamin B Formalin Merusak Saraf Pusat Formalin adalah bahan kimia yang kegunaannya untuk urusan luar tubuh. Kondisi akut tampak dengan gejala alergi. muntah. sakit perut. sangat mungkin formalin/boraks dengan kadar rendah pun bisa berdampak buruk terhadap kesehatan. rasa terbakar. Jika imunitas tubuh rendah. Sukabumi ------------------------------------------------------------------------artikel lain tentang ciri2 makanan berformalin. manisan buah-buahan dan lain-lain perlu juga diwaspadai. kemerahan. sehingga anda menjadi takut secara berlebihan. Waspadai makanan jajanan yang berwarna seragam dan mencolok. Makanan Jajanan Makanan jajanan seperti sirop. Biasanya ditambahkan metanol hingga 15 persen sebagai pengawet. dan resin untuk kertas. atau makanan lain yang mengandung formalin dan boraks beberapa kali saja belum merasakan akibatnya.mengandung bahan berbahaya. limun. Namun sebaliknya. . Memang orang yang mengonsumsi tahu. pengawet mayat. Di dalam formalin terkandung sekitar 37 persen formaldehid dalam air. mual. ber-rhodaminB Formalin. es. Boraks. mata berair. Sumber : Disperindag Kab. yaitu dapat disimpan hingga 4 hari. penggunaan formalin akan menghasilkan mi dan bakso yang lebih awet. Akibat masuknya formalin pada tubuh bisa akut maupun kronis. Masih banyak produsen dan pedagang yang jujur dan bisa mempertanggungjawabkan barang olahan dan dagangannya. dan pusing. Mi Basah dan Bakso Penggunaan boraks pada pembuatan mi dan bakso akan menghasilkan tekstur yang lebih kenyal. busa. bakso. karena bukan hal yang tidak mungkin memakai zat pewarna yang berbahaya. pisang goreng. Imunitas tubuh juga sangat berperan dalam berdampak tidaknya formalin/boraks di dalam tubuh. tetapi bagi produk yang tidak terdaftar pada BPOM perlu diwaspadai. Mengonsumsi makanan apapun sebaiknya Anda memilih dengan cermat. Contohnya untuk pembunuh hama. berborax. Bagi konsumen tidak menjadi masalah dalam mengonsumsi produk makanan apabila terdapat nomor registrasi dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

hati. Sinonimnya natrium biborat.Kondisi kronis tampak setelah dalam jangka lama dan berulang bahan ini masuk ke dalam tubuh. Tidak berbau khas ikan. natrium tetraborat. dan pengontrol kecoak. melainkan ada bau menyengat 5. Liat (tidak mudah hancur). ginjal. Bakso: Kenyal. Awet. 2. Euis Megawati. Mi tampak mengkilat (seperti berminyak). Bau agak menyengat. Pada suhu 10ºC atau dalam lemari es bisa tahan lebih 15 hari. 6. Sifatnya berwarna putih dan sedikit larut dalam air. natrium piroborat. juga gangguan pencernaan. Tidak mudah hancur dan awet (sampai tiga hari pada suhu kamar (25ºC). mata berair. dan tidak lengket. menstruasi. Ikan asin: Ikan berwarna bersih cerah. sistem saraf pusat. Tidak mudah busuk atau awet dalam beberapa hari. tahan dua hari dalam suhu kamar (25º Celsius). Awet. Tidak terasa bau amis ikan. Kenyal. Ikan: Warna putih bersih. bahan pembersih. setidaknya pada suhu kamar bisa tahan sampai lima hari. Pada suhu lemari es (10ºC) tahan lebih dari 15 hari. pankreas. Gejalanya iritasi parah. . Ciri makanan berformalin 1. pengawet kayu. Boraks Bisa Mematikan Menurut Dra. Apt. Mi basah: Bau sedikit menyengat. dan memicu kanker. boraks adalah bahan solder. 3. Ayam potong: Berwarna putih bersih. Awet sampai lebih dari 1 bulan pada suhu kamar (25ºC). Awet (pada suhu kamar) sampai beberapa hari dan tidak mudah busuk. Insangnya berwarna merah tua dan bukan merah segar. 4. Tahu: Bentuknya sangat bagus. antiseptik kayu.. Aroma kedelai sudah tak nyata lagi. Kenyal. liat (tidak mudah putus).

bahkan kematian. kerupuk. minuman ringan seperti limun. Ciri makanan berboraks Sama seperti formalin. Lebih kenyal dibanding bakso tanpa boraks. Bila digigit akan kembali ke bentuk semula. lemak. Pemakaian ini sangat berbahaya karena bisa memicu kanker serta merusak ginjal dan hati. Bakso Bila dilemparkan ke lantai akan memantul seperti bola bekel. semua bisa jelas. koma. Muncul rasa gatal di tenggorokan setelah mengonsumsinya. apatis. cukup sulit menentukan apakah suatu makanan mengandung boraks. 4. 2. Ciri makanan yang mengandung Rhodamin B: 1. amaranth. dan saus sambal.php?t=47980 . bahan-bahan ini ditambahkan pada jajanan untuk anak-anak seperti es sirop atau cendol. Tahan lama atau awet beberapa hari.us/showthread. hati. Gula Merah Sangat keras dan susah dibelah. Pewarna Kain di Jajanan Anak Selain formalin dan boraks. tekanan darah turun. Ada sedikit rasa pahit (terutama pada sirop atau limun). merangsang sistem saraf pusat. Baunya tidak alami sesuai makanannya. Hanya lewat uji laboratorium. Terlihat butiran-butiran mengkilap di bagian dalam. sianosis. kue. Dalam jumlah banyak. beberapa jenis bahan makanan yang diuji BPOM juga mengandung bahan berbahaya seperti pewarna tekstil. Warna kelihatan cerah (berwarna-warni). Ada bau lain yang muncul. kerusakan ginjal. dan cat (Rhodamin B). pingsan. baik di pinggir maupun tengah. 3. Namun. Sumber: http://ceriwis. dan ginjal. Bau terasa tidak alami. methanil yellow. sehingga tampak menarik. Warnanya tampak lebih putih Bakso yang aman berwarna abu-abu segar merata di semua bagian. anuria (tidak terbentuknya urin). Payahnya lagi. menimbulkan depresi. kertas.Sering mengonsumsi makanan berboraks akan menyebabkan gangguan otak. boraks menyebabkan demam. penampakan luar tetap memang bisa dicermati karena ada perbedaan yang bisa dijadikan pegangan untuk menentukan suatu makanan aman dari boraks atau tidak. gorengan.

Terdapat dua jenis racun yang bisa merusak tubuh yaitu endotoksin dan eksotoksin. Endotoksin adalah racun yang diproduksi di dalam tubuh ketika makanan di pecah di dalam usus besar dan melalui proses metabolisme di dalam sel. Seseorang yang memiliki kadar racun dalam tubuhnya akan menunjukkan gejala seperti sembelit. racun ini masuk ke dalam tubuh melalui makanan. nyeri di daerah perut serta gangguan pencernaan.Ciri Tubuh Terkena Banyak Racun Reposted by Supermap Mind Map Center Indonesia Racun adalah suatu zat kimia yang bisa terjadi secara alami atau hasil sintetis dari lingkungan. 2. Seperti dikutip dari Immuneweb. Pada sistem pencernaan. air atau udara yang tercemar. usus. hati. Selasa (8/6/2010) racun-racun yang masuk ke dalam tubuh ini bisa membunuh atau mematikan sel-sel dan sel yang mati ini tidak akan hidup kembali. Beberapa racun ada yang bertindak seperti hormon perempuan estrogen ketika masuk ke dalam tubuh. hal ini akan menyebabkan ketidakseimbangan hormon pada perempuan yang mengarah . Ketidakseimbangan kadar hormon. Gejala adanya racun di dalam tubuh dan cara untuk mendetoksifikasinya: 1. Efek racun yang ada di tubuh dapat bervariasi sesuai dengan tingkat racun yang ada. keringat dan pernapasan. Sedangkan eksotoksin adalah racun yang berasal dari luar tubuh bisa berupa bahan kimia atau mikroba. kulit dan paru-paru. wasir. Karena itu terkadang racun yang masuk bisa mengubah sel-sel dari DNA. Organ yang berperan dalam hal memproses racun adalah ginjal.org. Namun terkadang proses tersebut tidak berjalan mulus sehingg racun yang masuk ke dalam tubuh cenderung menumpuk. Secara alami tubuh sudah dirancang untuk memproses dan menghilangkan racun. feses. Racun di dalam tubuh ini akan dikeluarkan melalui urin.

perubahan suasana hati atau tidak bisa berpikir dengan jernih. jantung atau arthritis. merokok serta minuman berkafein.php? action=news. yaitu: Mengonsumsi air yang cukup. jinten. karena bisa meningkatkan kadar racun di dalam tubuh. Racun yang masuk ke dalam tubuh akan dianggap sebagai benda asing sehingga dapat memicu berbagai macam peradangan. Mengonsumsi sayur dan buah yang mengandung serat sehingga membantu proses pencernaan dan pengeluaran racun dari dalam tubuh. 4. Menambahkan bumbu seperti ketumbar. ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk detoksifikasi. Jika racun-racun ini sudah menutupi pori-pori kulit. Jika seseorang sudah memiliki penyakit seperti asma. Menyebabkan peradangan. maka akan timbul reaksi yang menyebabkan berbagai gangguan kulit. karena rempah-rempah ini dipercaya bisa berfungsi sebagai agen detoksifikasi dan membersihkan tubuh. Masalah pada kulit. Karena air bisa membersihkan sistem tubuh dan menghilangkan racun melalui keringat atau urin serta membuat seseorang tetap terhidrasi. Menghindari konsumsi alkohol.detail&id_news=109&judul=Ciri%20Tubuh%20Terkena%20Banyak %20Racun . kunyit dan biji adas dalam makanan. Berlatih meditasi atau yoga sehingga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu terkadang menyebabkan demensia pada orang muda.geniusmap. Untuk mencegah bertumpuknya racun di dalam tubuh yang bisa menyebabkan beberapa masalah. maka racun tersebut akan memperparah kondisinya. Racun yang berlebih di dalam tuuh bisa mengakibatkan masalah seperti kehilangan memori. Sumber : http://www. Sedangkan pada laki-laki racun yang masuk dapat menurunkan jumlah sperma.com/index. 5. 3. Kulit merupakan salah satu organ yang berperan dalam pengeluaran racun melalui keringat. Seperti dikutip dari Buzzle.pada gejala endometriosis dan sindrom premenstruasi. Masalah kognitif (kecerdasan). maka diperlukan detoksifikasi bahan kimia dari dalam tubuh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful