BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Mesin perkakas adalah suatu alat yang berfungsi sebagai pembuat komponen atau macam–macam benda kerja misalnya komponen–komponen permesinan, perkakasperkakas untuk keperluan industri, benda-benda untuk kebutuhan rumah tangga, dan benda-benda lain yang merupakan hasil penggerjaan mesi perkakas. Adapun yang dimaksud dengan mesin perkakas di sini adalah mesin frais, berguna untuk

menghaluskan atau meratakan benda kerja sesuai dengan dimensi yang dikehendaki. Mesin frais dapat menghasilkan permukaan bidang rata yang cukup halus dalam arti ketelitian mesin perkakas (ketelitian geometris) harus betul-betul memenuhi standart yang sudah ditentukan. Apalagi kalau mesin-mesin perkakas tersebut sudah di pakai,yang mungkin dalam pemakaian tersebut tidak selalu dikontrol,maka jelas mesin itu tidak akan bisa bekerja dengan teliti, sehingga hasilnya pun tidak sesuai dengan ketelitian yang diminta. Untuk mengetahui ketelitian dari mesin perkakas diperlukan suatu standart ketelitian yang khusus digunakan untuk pengetesan ketelitian geometris dari mesin perkakas tersebut. Adapun klasifikasi ketelitian geometris dari mesin perkakas dapat diperoleh dari sejumlah standart yaitu:   Standart ISO Standart BSA

posisi-posisi dari komponen dan proses pembuatan serta megukur hasil benda yang di uji. . kesejajaran antara dua geraka dan menguji bahan yang sudah di hasilkan. yaitu seberapa besar ukuran nyata dari mesin perkakas dalam keadaan tempa beban mendekati suatu ukuran beku tertentu. Analisa pengukuran geometrik dan partikel test pada mesin frais yang akan dilakukan yaitu petunjuk kerja mesin frais dan ketelitian geometrik mesin perkakas statik drain (manufacturing accuracy). Pengujian geometris dan partikel tes ini dimaksutkan untuk menganalisa pengukuran geometrik dan unjuk kerja pada mesin frais horizontal. tetapi pada perinsipnya sama dan standart-satandart tersebut dapat diperbaiki untuk menguji ketelitian geometris dari suatu mesin perkakas.misalnya ketegaklurusan antara dua bidang. pengukuran terhadap dimensi-dimensi.bentuk-bentuk.      Standart SNI Standart JIS Standart DIN Standrart IS Standart Schlesinger Standart Solomon dan lain sebagainya Standart-standart tersebut tidaklah sama antara antara yang satu dengan yang lainnya.

Apakah ada penyimpangan yang berasal dari mesin frais 2. Apakah ada penyimpangan yang berasal dari alat ukur 3. antara lain: Membahas tentang unjuk kerja partikel testn pada mesin frais horizontal . Proses kerja mesin frais Horizontal 2. Apakah ada penyimpangan yang berasal dari benda ukur 4.3 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas.2 Identifikasi Masalah Dari uraian diatas. Alat-alat ukur yang digunakan 1.4 Batasan Masalah Agar pengerjaan tugas akhir ini menjadi lebih terarah maka perlu dilakukan pembatasan masalah.1. maka dapat diperoleh beberapa masalah yang berkaitan dengan analisapengukuran Geometrik ini.batasan masalahnya. maka yang menjadi permasalahan adalah: 1. adapun batasan. Proses pengkuran barang uji yang dibuat pada mesin frais 3. yaitu: 1. Apakah ada penyimpangan yang berasal dari posisi pengukuran 1.

Mengukur dan menghitung penyimpangan yang terjadi pada mesin frais 2. 1.jurnal ilmiah dan sumber –sumber lainnya yang sangat relevan. Studi Pustaka Studi pustaka dilakukan untuk memperoleh pemahaman tentang mesi frais. 1. Mengukur dan menghitung penyimpangan yang terjadi pada benda yang dihasilkan pada mesin frais 3. . 2. Diskusi Diskusi dilakukan untuk mengtahui hal – hal yang berhubungan dengan analisa pengukuran geometrik dan partikel test bersama sumber – sumber yang mempunyai nilai kompetisi dibidang pengukuran dan produksi.6 Metoda Penelitian Metoda penelitian yang digunakan dalam tulisan ini adalah . penilis dengan ini memanfaatkan data – data tertulis seperti buku – buku yang terkait dengan analisa ini.benda ukur dan posisi pengukuran 1.1.5 Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini untuk. Mengetahi penyimpangan – penyimpangan baik yang terjadi pada alat ukur.

Mesin frais dapat menghasilkan permukaan bidang rata yang cukup halus.Mesin ini akan . Secara definitive kerja frais adalah suatu proses penyayatan benda kerja yang dilakukan pada mesin frais dengan menggunakan alat potong atau frais yang berputar. Dengan adanya alat bantu pencekaman seperti ragum mulai dari yang sederhana sampai pada bentuk universal akan menambah kuantitas jenis bentuk kerja yang dapat dikerjakan. Milling menghasilkan permukaan yang datar atau berbentuk profil pada ukuran yang ditentukan dan kehalusan atau kualitas permukaan yang ditentukan. Proses-proses yang dapat dikerjakan pada mesin frais adalah tergantung pada jenis mesin itu sendiri. juga berguna untuk menghaluskan atau meratakan benda kerja sesuai dengan dimensi yang dikehendaki.BAB II LANDASAN TEORI 2. tetapi proses ini berupa oli yang berguna untuk pendingin mata frais agar tidak cepat aus. Proses frais atau milling adalah proses yang menghasilkan chips (beram).Hal ini disebabkan karena selain mampu menghasilkan permukaan datar maupun berlekuk dengan penyelesaian dan ketelitian istimewa.Mesin frais adalah mesin yang mampu melakuakan banyak tugas bila dibandingkan dengan mesin perkakas yang lain.Hal tersebut akan lebih kompleks dengan adanya mesin-mesin yang lebih modern seperti mesin CNC. Sebagai contoh mesin frais horizontal secara umum dapat memproses benda kerja arah horizontal.1 Mesin Frais Dalam bab ini kita akan mempelajari secara detail bagaimana cara kerja dan kegunaannya dari mesin frais.

Permukaan yang datar maupun yang berlekuk dapat dimesin dengan penyelesaian dan ketelitian istimewa.mesin frais termasuk ke dalam perkakas yang mempunyai gerak utama berputar. Pemotongan efisien pada gerakannya dan dapat dipakai untuk waktu yang lama sampai perlu diasah kembali.Berdasarkan cara kerjanya. Mesin frais ini membuat penyelesaian dan lubang yang lebih sampai batas ketelitian dan jauh lebih mudah dari pada ketam. celah. peluas lubang dan bor dapat dipegang dalam soket arbor dengan melepaskan pemotong dan arbor.2 Pengertian Mesin Frais Mesin frais merupakan perkakas yang berfungsi agar diperoleh permukaan benda kerja menjadi rata dengan menggunakan pisau frais.Gerakan alat pemotongnya bekarja dengan berputar dan dipasang pada arbor mesin. yang didukung dengan alat pendukung arbor yang berputar oleh sumbu utama (Sudaryanto.Keuntungan ini ditambah dengan ketersediaan dari pemotong yang sangat beraneka ragam. 2.sangat menguntungkan bagi institusi-institusi yang khusus memproduksi benda-benda dalam jumlah yang banyak. sehingga membuat mesin frais sangat penting dalam bengkel dan ruang perkakas. Pemotongan sudut . 2001). Pahat gurdi. roda gigi dan ceruk dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai pemotong. .

4.3 Prinsip Kerja Mesin Frais Tenaga untuk pemotongan berasal dari energi listrik yang diubah menjadi gerak utama oleh sebuah motor listrik.4 Jenis – Jenis Mesin Frais 2. dan membuat celah.2. Mesin ini memilki arbor horizontal untuk memegang pemotongnya dan sebuah meja kerja yang biasanya dilengkapi dengan tiga gerakan. 2. Gerakan pemotongan pada cutter jika dikenakan pada benda kerja yang telah dicekam maka akan terjadi gesekan/tabrakan sehingga akan menghasilkan pemotongan pada bagian benda kerja.hal ini dapat terjadi karena material penyusun cutter mempunyai kekerasan diatas kekerasan benda kerja. Mesin yang dioperasikan tangan terutama digunakan dalam pekerjaan peroduksi untuk operasi frais ringan dan sederhana misalnya memotong alur. Benda kerja dihantarkan kepada pemotong berputar oleh gerakan tangan dari tuas atau oleh hantaran ulir tangan.1 Mesin Frais Tangan Jenis yang paling sederhana dari mesin frais adalah yang dioperasikan menggunakan tangan. . Mungkin memiliki konstruksi tiang dan lutut atau meja yang dipasangkan pada landasan tetap. alur pasak pendek. Spindel mesin milling adalah bagian dari system utama mesin milling yang bertugas untuk memegang dan memutar cutter hingga menghasilkan putaran atau gerakan pemotongan. selanjutnya gerakan utama tersebut akan diteruskan melalui suatu transmisi untuk menghasilkan gerakan putar pada spindel mesin milling.

longitudinal. Pemotong dipasangkan dari abror horisontal yang dipotong secara kaku oleh lenggan atas. pemotong frais. dan dilengkapi dengan sebuah indeks atau kepala pembagi yang terletak di ujung meja. tetapi mempunyai perlngkapan untuk penyetelan melintang dan vertikal pada spindel yang memegang arbor pemotong frais. Meskipun merupakan mesin serba guna. Sebuah roda tanggan tunggal dapat mengendalikan gerakan longitudinal maupun menyilang dari meja. Perbedaannya adalah bahwa meja kerjanya dilengkapi dengan gerakan ke empat yang memungkinkan meja untuk berputar secara horisontal.atau daya dapat digunakan untuk satu gerakan. Mesin frais datar dari jenis tiang dan lutut mmiliki tiga gerakan.4.4. Terdapat model lain dengan bentuk frais kepala universal atau vertikal.3 Mesin frais Universal Mesin frais universal adalah terutama sebuah mesin ruang perkakas yang dikontruksi untuk pekerjaan sangat teliti. 2. Mesin yang jenis landasan tetap hanya mempunyai gerakan meja longitudional. . misalnya seperti yang terdapat pada penggurdi.2.2 Mesin frais Datar Mesin frais datar mirip dengan mesin frais tangan kecuali konstruksinya lebih kuat dan dilengkapi dengan mekanisme hantaran daya untuk mengendalikan gerakan meja. Terdapat daur meja otomatis. nok dan beberapa roda gigi. Sifat berputar pada mesin universal memungkinkan untuk memotong spiral. Mesin menggunakan tungkai penghenti untuk mengendalikan gerakan peluncur mesin. melintang dan vertikal. sementara gerakan yang lain dikendalikan dengan tangan. tetapi juga digunakan untuk pekerjan produksi banyak. Penampilaanya mirip dengan mesin frais jenis datar.

kepala sepindelnya dapat diputar. Pengaturan daur otomatis dapat di sediakan untuk mesin universal yang mengendalikan sepenuhnya pergeseran dan hantaran meja dari start sampai berhenti.4 Mesin frais vertikal Sebuah mesin vertikal tertentu. tambahan pembuat celah. Tetapi. tanggem. Gerakan mejanya sama seperti mesin datar. yang kesemuanya menambah kegunaannya sebagai sebuah mesin ruang perkakas. Penggunaan mesin mencakup penggurdian. dan perlengkapan tambahan yang lain. yang memungkinkan penyetelan spindel dalam bidang vertikal pada setiap sudut dari vertikal sampai horizontal. Beberapa mesin frais vertikal dilengkapi dengan alat putar tambahan atau meja kerja putar untuk memungkinkan memfrais alur melingkar atau memfrais kontinu suku cadang produksi yang kecil. Mesin ini mempunyai perjalanan spindel aksial yang pendek untuk memudahkan pemfaisan bertingkat. pengeboran. 2.Mesin universal dapat juga di lengkapi dengan tambahan frais vertikal. peluasan lubang. tidak ada gerakan yang diberikan kepada pemotong kecuali gerakan berputar biasa.4. penjarakan tempat dari lubang karena penyetelan mikrometer dari meja. Mesin profil dan frais metriks operasinya mirip dengan frais vertikal. . tambahan meja putar. pencerukan. Biasanya. pemotongan tepi. Pemotongnya adalah semua jenis frais ujung. disebut demikian karena kedudukan yang vertikal dari spindel pemotong.

Mesin ini dirancang untuk memfrais benda besar yang memerlukan pelepasan stok berat dan duplikasi teliti dari bentuk keliling dan profil. lihat Gambar 20. 2. .2. dupleks.4. Bangkunya adalah benda cor yang kaku dan berat serta menyangga sebuah meja kerja yang hanya memiliki gerakan longitudional. Nama simpleks. banyak pekerjaan yang dahulu dilakukan pada penyerut. dan Tripleks menunjukkan secara berturut-turut bahwa mesin dilengkapi dengan kepala spindel tunggal. Mesin ini mampu mengambil pemotongan fris berat pada tugas produksi jangka panjang dan seringkali dilengkapi dengan sebuah daur pemesinan yang dikendalikan secara otomatis. Garakan hantaran meja variable dan pemotong putar adalah ciri utama yang membdakan mesin ini dengan penyerut. Gerakan melintang dan vertikal terdapat pada sepindel pemotong.4.8.9. yang hanya mempunyai gerakan longitudional.5 Mesin Frais Jenis Penyerut Mesin frais jenis ini mendapatkan namanya karena kemiripannya dengan penyerut. sekarang dilakukan pada mesin ini. ganda dan tripel. Penyetelan vertikal diberikan dalam kepala spindel dan suatu penyetelan lintang di buat dalam pena atau ram spindel.6 Mesin Frais Dari Jenis Bangku Tetap Mesin frais jenis bangku tetap adalah mesin produksi dari konstruksi yang kasar.dan di hantarkan terhadap pemotong putar pada kecepatan yang sesuai. Unit yang dioperasikan secara hidrolis dari jenis ini di perlihatkan dalam gambar 20. Banda kerja dibawa pada meja panjang.

lubang ujung dari gandar belakang.5. Hubungan antara benda kerja dam pemotong digambarkan oleh diagram garis dalam Gambar 20.1 Mesin Frais Meja Putar Mesin meja putar. 2.Operasinya kontinu.13. Pada awal tugas.2. . serta ujung cangkang dan bom. Pertama kali pemotong dihantarkan secara radial sampai kedalaman yang cukup kemudian diberi gerakan planet di dalam atau sekeliling benda kerja.2 Mesin Frais Planet Mesin frais planet digunakan untuk memfrais luar maupun dalam dari permukaan dan ulir pendek. Mesin ini cepat tetapi terbatas pada pemfrisan datar saja. adalah penyesuaian dari mesin frais vertikal untuk penggunaan yang agak dikhususkan. Mesin lain mungkin menggunakan dua spindel vertikal.5.14. Benda kerja dipegang stasioner dan semua gerakan yang diperlukan untuk memotong dilakukan oleh pemotong frais. yang masing-masing dilengkapi dengan sebuah pemotong.seperti yang terlihat dalam Gambar 20.5 JENIS-JENIS MESIN FRAIS KHUSUS 2. Penggunaan khusus dari mesin ini termasuk pemfraisan ulir dalam dan luar pada segala jenis permukaan tirus. pemotong putar berada dalam kedudukan tengah atau netral. dan terdapat waktu yang luas bagi operator untuk menaikkan dan menurunkan muatan mesin selama pemfrisan. permukaan bantalan.

Mesin ini.3 Mesin Duplikat ( Copy ) Produksi dari cetakan betuk besar untuk spatbor.atap dan panel dari mobil adalah suatu penggunaan yang penting dari mesin duplikator.Yang mudah dikerjakan.5.5 x 2.16 2. mempunyai kecepatan mampu setel tak terbatas dari 10 sampai 150 put/men.4 Mesin Ukir Pantograf Mesin ini mendapatkan namanya dari sambungan pantograph yang digunakan untuk memproduksi dari sebuah pola pada skala yang diperkecil atau diperbesar.mempunyai perkisaran pengopian bayangan sebenarnya dan bayangan cermin sebesar 4. Terdapat mesin tiga dimensi untuk mesin suku cadang dari .5.16. Mesin ini memproduksi sebuah suku cadang dari sebuah model tanpa pengecilan atau pembesaran ukuran. lilin atau bahan lain. Dengan menukar pengaturan sambungan dari pantograf. plaster paris. Metoda pemotongan dan operasi umum dari mesin dapat dilihat dalam Gambar 20. dari kapasitas yang besar.2. Maka setiap gambar atau disain dapat diperbesar atau diperkecil ukurannya menurut perbandingan yang diperlukan. ditunjukkan dalam Gambar 20. karena gayanya kecil dan kegunaan yang harus disediakannya adalah hanya memandu pencari jejak yang mengendalikan kedudukan pahat.5 m x 3.2 m. Model atau pola yang digunakan dalam pekerjaan ini terbuat dari kayu keras.5 m dengan ukuran meja sebesar 5. Mesin dari desain umum yang sama juga digunakan untuk mengukir barang perak dan pekerjaan cetakan logam ringan. dikenal sebagai mesin frais “copy”. Mesin semacam ini.Spindel yang diameternya 178 mm.

Tekanan ini pada saat yang sama ditrasmisikan kepala system sravo dari mesin yang memberikan daya yang diperlukan untuk menimbulkan gerakan pahat.sembarang bentuk atau keliling. Gambaran 20. 2. Kecepatan potong dinyatakan dengan persamaan berikut: Ket: CS D N = kecepatan potong.m/men = diameter potong (mm) = putaran tiap menit . Mesin ini juga dilengkapi dengan mekanisme pantograf. sehingga dapat diperoleh peningkatan atau pengurangan ukuran. Gerakan benda kerja melintasi pemotong tidak ditinjau dalam perhitungan ini. Setiap gerakan dari jarum pencari jejak ditirukan tepat sama kepada benda kerja.6 KECEPATAN POTONG kecepatan pemotong dari sebuah pemotong frais ditentukan oleh kecepatan keliling atau permukaan dari pemotong.17 menunjukan mesin frais pantograf tiga dimensi yang memproduksi sebuah cetakan logam dari sebuah induk cetakan plaster. Operatornya mengendalikan mesin melalui tekanan ringan dari jari kepala jarum sayat pencari jejak.

dalam memilih kecepatan potong yang baik. Kecepatan potong kira-kira untuk berbagai bahan. Kalau diameter pemotong dan kecepatan potong dari bahan yang diberikan telah diketahui. Kekerasan brinell dari suatu bahan adalah suatu pemadu untuk mesin dengan mudah. Nilai ini adalah dua kali lipat dari pada untuk memotong baja karbon dan seperempat dari yang dianjurkan untuk pemotong berujung karbida. 3. Stabilitas yang harus dimiliki oleh mesin mencakup pesan dari bantalan. Kecepatan potong umumnya diberikan dalam nilai untuk pemotong baja kecepatan tinggi. Bahan lunak seperti magnesium dan almunium dapat di frais dengan kecepatan yang lebih tinggi dari pada bahan yang lebih keras. Penyelsaian yang paling baik diperoleh dengan hantaran sedikit dan kecepatan potong tinggi. dapat membatasi kecepatan potong yang harus digunakan. kecepatan potong dari pemotong penyelsaian harus sekitar 20% lebih tinggi dari pada pemotong kasar. 2. factor berikut harus dipertimbangkan : 1.secara umun. . Bahan potong. maka biasanya persamaan dinyatakan dalam putaran spindel. maka persamaan ini memberikan kecepatan putar yang layak dari spindel. Jenis bahan yang harus dipotong.Karena kecepatan potong jarang tidak diketahui. Jenis penyelsaian yang diperlukan.

1 Kecepatan Pelepasan Logam Dalam mengefrais tepi. Pemotongan berat. yang penumpukan panas dengan cepat. misalnya memotong dengan pemotong frais datar. Kerosin dan minyak larut air sering digunakan sebagai media pendingin untuk almunium. Kecepatan potong rendah perlu digunakan agar pemotong awet. Terkecuali baja cor.4. harus dilakukan secara lebih lambat dari pada pemotongan ringan. 5.6. Kecepatan potong tinggimenimbulkan panas banyak yang harus disebarkan untuk melindungi pemotong dan benda kerja.maka kecepatan pelepasan logam terutama merupakan fungsi dari hantaran benda kerja. minyak tersulfurrisasi. maka hanya mintak pemotong yang tidak tercampur air yangboleh dipakai. Penggunaan media pendingin. Dapat dihitung dengan pernyataan berikut: Ket : d W F = kedalaman pemotongan (mm) = lebar pemotongan (mm) = hantaran (mm/menit) . Perkakas dan benda kerja yang harus dibanjiri dengan media pendingin seperti minyak larutan. Karena campuran air mendatangkan bahaya api dalam mesin magnesium. 2. Umur pahat. atau minyak mineral (lemak binatang). yang sering d frais kering Karena aksi pelumasan dari grafit.

Jarak pendekatan dapat ditunjukan dengan persamaan √ Untuk ini harus ditambah lagi sekitar 6. Maka panjang total perjalanannya adalah : √ Waktu potong sebenarnya dapat ditentukan dengan : √ Ket : S St T L = jarak pendekatan (mm) = jarak perjalanan total (mm) = waktu potong (menit) = panjang benda kerja (mm) Untuk mendapatkan waktu total maka waktu balik tanpa kerja dan waktu penanganan benda kerja harus ditambahkan kepada waktu potong sebenarnya. Dalam . Jarak ini dibagikan antara awal dan akhir pemotongan dan memungkinkan adanya kerjaan panjang benda kerja. Jarak ini dibagikan antara awal dan akhir pemotongnya. panjang total dari pemotongan adalah sedikit lebih besar dari pada benda kerja disebabkan jarak pendekatan S yang diperlukan untuk ppemotong.Dalam menghitung waktu untuk melakukan pemotongan tunggal pada benda kerja yang berkitan.20. lihat gambar 20.0 mm supaya memberikan sedikit perjalananlebih dari pemotongnya.

dapat digunakan waktu geser cepat sebesar 2500 mm / menit. . Waktu penanganan benda kerja bervariasi dengan tiap tugas dan harus ditentukan dengan studi analisa metoda.memperkirakan waktu balik dari meja kedudukan awal.

BAB III METODELOGI PENGUKURAN 3.1. Langkah – Langkah Penelitian .1 Langkah – Langkah Pengukuran Mulai Mesin frais horizontal Pengukran Partikel test Posisi sumbu (X) Pada benda baja Posisi sumbu (Y) Pada benda baja Posisi sumbu (Z) Pada benda baja Data Hasil Pengukuran Analisis Kesimpulan Selesai Gambar 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful