Kali ini akan dijelaskan cara penggunaan Aplikasi Pengaman Dokumen (Apendo Peserta) bagi Rekanan/Peserta lelang

beserta cara untuk mengupload dokumen ke situs LPSE. Sebagai catatan, bahwa cara yang akan dijelaskan dibawah ini Anda sudah "mendaftar untuk mengikuti paket" yang dilelang dan sudah "mengupload kualifikasi" yang disyaratkan oleh peserta. Aplikasi Pengamanan Dokumen (Apendo Peserta) untuk Peserta lelang pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), merupakan hasil kerja sama antara Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Apendo Peserta digunakan untuk menyandi file-file penawaran yang dibuat oleh peserta lelang LPSE sebelum diupload/dikirim ke server LPSE. Apendo Peserta diberikan kepada semua peserta lelang yang telah terdaftar secara sah pada LPSE. 1. Jalankan ApendoPeserta.exe. Kemudian akan muncul tampilan (form login) seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

2. Pada form login tersebut, masukanlah User ID dan Password. Jika Anda menjalankan Apendo Peserta untuk yang pertama kalinya, maka gunakan "User ID dan Password default" untuk mengaksesnya. User ID default adalah lpselkpp dan Password default adalah rekananlpse. Selanjutnya klik tombol Login.

3. Setelah berhasil Login, klik tombol Setting. Apabila anda belum pernah mengisikan Identitas Digital Anda ke dalam Apendo Peserta, maka akan muncul kotak dialog Setting. Lalu klik tab Profil Perusahaan seperti gambar dibawah.

. masuklah ke website LPSE melalui form Login yang tersedia pada website tersebut. pada pojok kiri atas tampilan halaman website LPSE terdapat Identitas Digital Anda. Setelah berhasil Login ke LPSE. masukkan/paste-kan Identitas Digital yang telah Anda copy dari website LPSE. Pada gambar diatas Anda diminta untuk memasukkan Identitas Digital. Perhatikan gambar di bawah ini. untuk mendapatkan Identitas Digital. Copy-lah Identitas Digital Anda tersebut.4. Lalu kembali pada Apendo. 5.

Selanjutnya klik tombol Apply. klik tombol Yes kemudian klik tombol OK. . klik tombol Pilih File. 7.6. Untuk memilih file yang akan dienkripsi. maka akan tampil informasi Perusahaan Anda dan konfirmasi apakah peserta lelang menyetujui Identitas Digital yang sudah dimasukkan. Apabila Anda setuju.

10. Dan jika ingin menghapus file yang terpilih. dan sebagainya. 9. Selanjutnya Klik tombol Open. klik tombol Hapus File. Penting! Aplikasi ini sudah memiliki fasilitas mengkompresi / memperkecil file. dan lakukan seperti pada langkah 7 . jadi file penawaran Anda tidak perlu dikompresi/diperkecil terlebih dahulu dengan aplikasi seperti RAR.9 diatas. Lalu pilih file yang akan dienkripsi. Akan muncul kotak dilog Open. File yang dipilih akan muncul di Daftar File aplikasi Apendo Peserta. Jika ingin menambah file yang akan dienkripsi. .8. 11. ZIP. klik tombol Tambah File.

. 14. klik tombol Enkripsi Data. dan jika ingin membatalkan penghapusan file klik tombol Cancel. Lalu Aplikasi akan meminta Kunci Publik. Untuk memulai Enkripsi File.12. Copy Kunci Publik Dokumen dari website LPSE dengan mengklik tombol Copy. Akan muncul Konfirmasi untuk meyakinkan Anda bahwa file yang dipilih benar. jika Anda yakin untuk menghapusnya klik tombol OK. 13.

Nama Paket. masukkan/pastekan Kunci Publik. Kembali pada Apendo. . 17. Proses enkripsi yang sedang berjalan.15. akan ditampilkan pesan Disclamer yang menjelaskan bahwa Kunci Publik tersebut digunakan pada ID Lelang. Sebelum proses enkripsi berjalan. Penting! Pastikan Anda memasukkan Kunci Publik dengan benar agar file dapat dienkripsi. dan Jenis Dokumen yang akan diikuti. Klik Setuju untuk melanjutkan proses enkripsi. lalu klik OK. Hal ini perlu dilakukan karena kesalahan Kunci Publik dapat menyebabkan kerusakan file yang dienkripsi sehingga file tidak dapat dibuka oleh panitia dan akan merugikan peserta lelang sendiri. 16.

Setelah proses enkripsi selesai.18. 19. klik tombol Buka Folder.rhs" dan file berisi nilai hash dengan nama belakang file "_MD5". muncul Nilai Hash yang disimpan dalam file tersendiri. . Perhatian! Apabila Nilai Hash hasil upload berbeda dengan nilai hash hasil enkripsi. ditampilkan file hasil enkripsi dengan ekstensi ". 20. File yang berekstensi ". berarti file yang diupload mengalami kerusakan ketika proses upload terjadi melalui internet. Simpan file nilai hash ini untuk mencocokkan dengan hasil upload file di website LPSE. hendaknya Anda mengulangi proses upload file kembali dan pastikan Nilai Hash keduanya adalah "sama". Pada folder tersebut. Untuk melihat file hasil enkripsi.rhs" tersebut yang akan Anda upload ke situs LPSE. Jika terjadi demikian.

AnonimSabtu. 23 Juni. Apabila ternyata ada kesalahan. Setelah file terkirim akan muncul konfirmasi seperti gambar dibawah ini.21.rhs). Klik Open. Klik Setuju apabila informasinya sudah benar. klik Browse. 23. Penting! Perhatikan apakah Nilai Hash yang terdapat pada gambar diatas sudah sama dengan Nilai Hash pada file md5 hasil enkripsi (Point 18). 13 komentar: 1. Untuk mengupload file. ulangi langkah 21 dan apabila ada perubahan data. 2012 . ulangi Langkah 7 Catatan: Data yang di upload lebih awal akan ditimpa dengan data yang di upload terakhir. Kemudian Klik tombol Kirim 22. lalu pilih file yang sudah di enkripsi tadi (dalam hal ini file .

mohon penjelasan. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful