P. 1
Makalah Sel

Makalah Sel

|Views: 47|Likes:
Published by Endar Budi
Sel sangat mendasar bagi ilmu biologi. Seluruh organisme terdiri dari sel. Sel ini merupakan maeteri paling sederhana yang dapat hidup. Organisme bersel tunggal tetapi ada juga organisme yang lebih komplek, artinya organisme tersebut memiliki banyak sel.
Sel sangat mendasar bagi ilmu biologi. Seluruh organisme terdiri dari sel. Sel ini merupakan maeteri paling sederhana yang dapat hidup. Organisme bersel tunggal tetapi ada juga organisme yang lebih komplek, artinya organisme tersebut memiliki banyak sel.

More info:

Published by: Endar Budi on Mar 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/10/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Sel sangat mendasar bagi ilmu biologi. Seluruh organisme terdiri dari sel. Sel ini merupakan maeteri paling sederhana yang dapat hidup. Organisme bersel tunggal tetapi ada juga organisme yang lebih komplek, artinya organisme tersebut memiliki banyak sel. Namun mereka tidak akan bertahan lama apabila antara sel yang satu dengan yang lainnya tidak bekerja sama. Ketika sel disusun menjadi tingkat organisasi yang lebih tinggi, contohnya jaringan dan organ, sel dapat di pisahkan sebagai unit dasar dari struktur dan fungsi organisme. Kita akan mengetahui bahwa kehidupan tingkat seluler muncul dari keteraturan struktural yang memperkuat tema tentang struktur dan fungsi sel. 1.2 Tujuan Penulisan 1. Memahami pengertian sel secara umum 2. Mengetahui perbedaan sel prokariotik dan sel eukariotik 3. Mengetahui struktur dan fungsi sel dalam kehidupan terutama pada sel manusia 4. Mengetahui jenis-jenis sel 5. Memahami proses metabolisme sel 6. Memenuhi tugas yang diberikan oleh dosen dalam mata kuliah Dasar Keperawatan I 1.3 Rumusan Masalah 1. Apa yang dimaksud dengan sel secara umum ? 2. Bagaimana perbedaan antara sel prokariotik dan sel eukariotik ? 3. Bagaimana struktur dan fungsi organel sel pada manusia ?
Sel dan Fungsinya Page 1

4. Bagaimanakah proses terjadinya metabolism sel ? 1.4 Batasan Masalah Adapun batasan masalah yang dibahas dalam makalah ini adalah : 1. Mengidentifikasi pengertian sel secara umum 2. Mengidentifikasi perbedaan sel prokariotik dan sel eukariotik 3. Mengidentifikasi struktur dan fungsi organel sel pada manusia 4. Mengidentifikasi jenis-jenis sel 5. Mengetahui proses metabolisme sel 1.5 Metode Penulisan Dengan teknik studi kepustakaan yang bersumber dari buku dan media pendukung lainnya yang ada kaitannya dengan masalah yang kami bahas.

Sel dan Fungsinya

Page 2

Sel dan Fungsinya Page 3 . permeabelitasnya juga dapat berubah-ubah karena membran memiliki banyak kanal ion pengatur dan protein transport lain yang dapat mengubah jumlah zat yang melintasinya.BAB II PEMBAHASAN 2. “sel berarti kotak kosong setelah ia mengamati sayatan gabus dengan mikroskop”.1 Membran sel Membran sel adalah bagian terluar dari sel yang berasal dari lemak dan protein serta bersifat semipermeable. contohnya adalah protista. Sel prokariotik merupakan sel yang tidak memiliki membrane inti. sel dibedakan menjadi sel prokariotik dan sel eukariotik.3. 2. sehingga bahan intinya tersebar.5-10 nm. contohnya adalah bakteri dan alga biru. Sedangkan menurut Robert Hooke.1 Pengertian Sel Sel merupakan satuan unit terkecil kehidupan yang berstruktur elastis tipis. tetapi tidak untuk zat lain. 2. Rudolf Vircow (1885) mengemukakan bahwa sel dapat membelah diri dan membentuk sel baru (Omnis cellula E Cellula) 2. dan memiliki tebal 7. yang memungkinkan lewatnya sejumlah zat tertentu.2 Tipe Sel Berdasarkan keadaan inti sel. nucleus dan sitoplasma. Namun. sehingga bahan intinya terkumpul dalam nucleus. sel hewan dan sel tumbuhan.3 Struktur Sel Sebagian besar sel dibagi lagi menjadi membrane plasma. Sedangkan sel eukariotik merupakan sel yang memiliki membrane inti.

2 Nukleus Nukleus merupakan inti yang terbungkus suatu selaput inti (membrane nucleus) yang merupakan dua membran yang terpisah. tetapi juga disertai sejumlah besar molekul protein yang menonjol menembus lapisan ganda. Nukleus ditemukan disemua sel eukariotik yang membelah.Sruktur membran sel memperlihatkan bahwa membran terutama terdiri atas lapisan lipid ganda dari molekul fosfolipid. untuk melindungi bagian dalam sel dan mengatur keluar masuknya zat. dan ruang antar kedua membran nukleus juga bersambung dengan ruang di sebelah dalam reticulum endoplasmic. dan limbah yang cukup untuk seluruh volume sel. Fungsi membrane sel yaitu rintangan selektif yang memungkinkan aliran oksigen.1. nukloplasma (kariolimfa). . Gambar 2. Membran sel 2.3. kromatin/ kromosom. satu membran terdapat di dalam membran lain. Bagian inti sel (nukleus) meliputi selaput inti (karioteka). nutrisi. Fungsi Nukleus adalah Sel dan Fungsinya Page 4 . Juga sebagian karbohidrat melekat pada molekul protein pada bagian luar membran dan molekul protein tambahan di bagian dalam. Membran luar bersambung dengan reticulum endoplasmic. nukleolus (anakinti).

Bagian cairan bening dari sitoplasma yang merupakan tempat dimana partikel-partikel itu tersebar disebut sitosol.3 Sitoplasma Sitoplasma adalah bagian sel yang berada di bawah membran sel yang dipenuhi oleh partikel-parikel dan organel-organel berukuran besar dan kecil yang tersebar didalamnya. pusat pengaturan protein. yang terutama terdiri atas protein yang larut.mengatur reproduksi. sel dan mengontrol sintesa Gambar 2. elektrolit. Sitoplasma sendiri terbagi atas organel metabolisme dan non metabolisme.2.3. Sel dan Fungsinya Page 5 . Nukleus dan Retikulum Endoplasma kasar 2. dan glukosa serta sejumlah kecil senyawa lipid.

REK (retikulum endoplasma kasar) berfungsi sebagai pengatur hasil sintesis protein. sedangkan REH (retikulum endoplasma halus):sebagai tempat sintesis steroid dan detoksifikasi pada sel lain.3. Retikulum endoplasma terdiri dari retikulum indoplasma kasar yang dilekati ribosom dan retikulum endoplasma halus yang tidak dilekati ribosom.1 Retikulum Endoplasma Retikulum endoplasma adalah serangkaian tubulus kompleks dalam sitoplasma sel. Sel dan Fungsinya Page 6 .Gambar 2. dan proses enzimatis lainnya.3.3 Sitoplasma -Organel Metabolisme berisi: 2. Dinding tubulus terbentuk dari membran berlapis lipid ganda yang terdiri atas banyak sekali protein.

5 Ribosom 2. m-RNA dan t-RNA. Fungsi ribosom adalah tempat sintesis protein.2 Ribosom Ribosom adalah struktur yang komplek. yang mengandung berbagai protein dan paling sedikit 3 RNA ribosom yaitu r-RNA. Struktur dasar mitokondria terdiri dari dua Sel dan Fungsinya Page 7 . Gambar 2.3. Setiap ribosom terdiri atas subunit besar dan kecil.3.3.3.Gambar 2.3 Mitokondria (The Power of House) Mitokondria adalah organel energy atau “ pembangkit tenaga ” sel. Organel ini mengambil energy dari zat-zat gizi dalam makanan dan mengubahnya menjadi suatu bentuk yang dapat digunakan untuk menjalankan suatu aktivitas.4 Retikulum Endoplasma 2.

3. struktur berbentuk seperti cerutu lapisan dalamnya berlekuk-lekuk di namakan Krista. Dalam menjalankan fungsinya apparatus golgi bekerjasama dengan reticulum endoplasic untuk membentuk lisosom. Mitokondria berfungsi sebagai tempat respirasi seluler. atau komponen yang lainnya.6 Mitokondria 2. Apparatus golgi biasanya terdiri atas empat atau lebih tumpukan lapisan vesikel tipis dan gepeng yang terletak dekat dengan nucleus. organel ini banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi misal ginjal. organel ini dihubungkan dengan fungsi ekskresi sel. Sel dan Fungsinya Page 8 . vesikel sekretoris.3. yaitu proses katabolic yang menghasilkan ATP dengan mengekstrasi energy dari gula. lemak dan bahan bakar lain dengan bantuan oksigen.4 Aparatus Golgi Badan golgi (Apparatuss Golgi=Diktiosom) memiliki membran yang mirip dengan membran pada reticulum endoplasmic agranular. Gambar 2.membran protein lapis ganda yaitu: membran luar dan membran dalam.

3.5 Lisosom Lisosom merupakan organel yang di bentuk oleh apparatus golgi yang kemudian tersebar di seluruh sitoplasma. Sel dan Fungsinya Page 9 .3. lisosom berfungsi sebagai sistem pencernaan intraseluler yang memungkinkan sel untuk mencerna bahan-bahan dan struktur intraseluler. Lisosom dikelilingi oleh membran lipid ganda yang khusus dan terisi oleh granula-granula kecil yang berisi enzim hidrolitik.7 Apparatus golgi 2. Gambar 2. membentuk lisosom. partikel-partikel makanan yang telah dicernakan sel dan bahan-bahan yang tidak di inginkan tubuh. membentuk akrosom pada spermatozoa. Dengan adanya enzim hidrolitik ini.Apparatus golgi berfungsi membentuk kantung atau vesikula untuk sekresi membentuk membran plasma. khususnya struktur sel yang telah rusak.

Peroksisom serupa dengan lisosom yaitu samasama merupakan kantung yang mengandung enzim-enzim. enzim yang terkandung dalam peroksisom yaitu enzim oksidatif.7 Sitoskeleton Sel dan Fungsinya Page 10 .Gambar 2.6 Peroksisom Peroksisom merupakan ruangan metabolisme khusus yang dilingkupi oleh membran.3.3. peroksisom berperan penting untuk mendetoksifikasi berbagai zat sisa yang dihasilkan di dalam sel.3. Namun. Gambar 2. Dengan adanya enzim oksidatif ini.3.8 Lisosom 2.9 Peroksisom 2.

7. filament intermediet dan kisi-kisi mikrotrabekuler. Gambar 3. Terdapat paling sedikit 4 unsur dari sitoskeleton.2 Mikrofilamen Sel dan Fungsinya Page 11 . Gambar 3. dan pergerakan organel.Sitoskeleton adalah suatu jaringan protein kompleks yang bertindak sebagai “ tulang dan otot “ bagi sel. merambahi sitosol.1 sitoskeleton 2. Berfungsi mempertahankan bentuk sel. tdak bercabang dan terutama dindingnya terdiri atas 13 kolom molekul tubulin.1 Mikrotubulus Mikrotubula merupakan tabung berongga yang sangat ramping (bergaris tengah 22nm) panjang. pergerakan kromosom dalam pembelahan sel.3. yaitu :mikrotubulus.3.7. mikrofilamen.3.2 Mikrotubulus 2.3.

struktur aktin tersusun menjadi dua untai terpuntir. filament-filamen intermediet berkeratin yang dijumpai di sel kulit.3. Secara umum. serta pengaliran sitoplasma pembelahan sel.mengorganisasikan enzim-enzim sitosol. hanya di jumpai satu jenis filament intermediet yang ditemukan pada suatu sel. mirip dua untai mutiara yang terjalin menjadi suatu bentuk heliks (spiral). kontraksi otot. 2. Kisi-kisi mikrotabekuler tampak seperti jalinan filament-filamen yang sangat halus saling berhubungan dan merambah keseluruh sitoplasma serta berhubungan dengan lapisan dalam membrane plasma.3 Filament Intermediet Filament intermediet memiliki ukuran diantara mikrotubulus dan mikrofilamen (garis tengah 7-10nm) sesuai dengan namanya terdapat berbagai jenis filament intermediet betgantung pada struktur atau peran penahan beban jenis-jenis sel tertentu. Fungsinya untuk menggantung mikrotubulus dan mikrofilamen serta berbagai organel lain.7. perubahan bentuk sel. misalnya : neurofilamen yang dijumpai di akson sel saraf. berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel.4 Kisi-kisi Mikrotabekuler Kisi-kisi mikrotabekuler adalah unsure sitoskelton yang paling akhir ditemukan dan pertama kali dilihat dengan menggunakan mikroskop electron voltase tinggi pada awal tahun 1970-an. Sel dan Fungsinya Page 12 .Mikrofilamen (filament aktin) adalah unsure terkecil sitoskeleton yang terdiri dari aktin yaitu suatu molekul protein yang memiliki bentuk globuler serupa dengan tubulin.3. menghubungkan berbagai komponen-komponen sitoplasma yang berbeda menjadi sebuah unit fungsional. filament intermediet berfungsi untuk tempat bertautnya nucleus dan organel tertentu lainnya 2.7.3.3.

membawa karbondioksida dari jaringan tubuh ke pparu-paru  Plasma.3. Sel-sel epitel terjalin untuk membentuk jaringan epitel. membantu mengurangi infeksi. untuk mengalirkan seluruh sel-sel darah beserta makanan keseluruh tubuh.3 Sel epitel merupakan kumpulan selsel polyhedral yang berfungsi untuk melapisi permukaan atau rongga tubuh serta sebagai kelenjar sekresi.3. Monosit.2. 2.3. untuk menghantarkan rangsangan dari reseptor ke sumsum tulang belakang. Sel epitel ada 3 : Sel dan Fungsinya Page 13 . memakan fragmen-fragmen sel-sel tua dan sel kanker. Neutrofil menghilangkan infeksi dari tubugh. Eosinofil.2 Sel Darah  sel darah putih(leukosit) Basofil. 2.4.1 Sel Saraf Ada tiga macam. untuk membantu memelihara darah agar selalu dalam keadaan cair. menghantarkan impuls motorik dari susunan saraf pusat ke efektor sel saraf penghubung. penghubung sel saraf satu ke sel saraf yang lain. Sel saraf memiliki kemampuan iritabilitas (bereaksi terhadap perubahan lingkungan) dan konduktifitas (kemampuan membawa impuls-impuls saraf).4. mmbentuk kekebalan limfosit system kekebalan.4. untuk membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh . Batang leukosit.    sel saraf sensorik.3.  Sel darah merah(eritrosit). sel saraf motorik.4 Macam Sel 2.

sel memiliki tinggi yang tidak sama sehingga terlihat seperti beberapa lapis sel. contohnya pada saluran keluar kelenjar. sel berbentuk silindris atau torak. contohnya epitel pada permukaan ovarium. dan memiliki silia. berbentuk silindris berlapis memiliki bulu-bulu getar. sel tersusun atas dua atau lebih lapisan sel.4 Sel Punca Sel punca merupakan sel yang belum berdiferensiasi dan mempunyai potensi yang sangat tinggi untuk berkembang menjadi banyak Sel dan Fungsinya Page 14 . lapisan paling daras disebut sel basal dan paling atas terdapat lapis sel yang berbentuk gepeng. Epitel selapis silindris. terdapat pada trakea Epitel berlapis. pada saluran pencernaan  mesoderm. Epitel batang bersilia. kelenjar. pada saluran kemih Klasifikasi sel epitel : Epitel selapis pipih. berfungsi dalam eksresi dan absorbs. ataupun batang. Epitel transisional. contohnya epitel pada lambung dan usus. contohnya epitel rongga hidung. ektoderm. kubus. sel yang berbentuk paying.3. terlihat seperti epithelium kubus namun potongan tegaklurus terlihat lebih tinggi. sel berbentuk seperti kubus terlihat seperti sarang lebah atau berbentuk polygonal. atau yang disebut epithelium transisional Epitel berlapis kubus. Epitel berlapis semu. epitel pada kulit  entoderm. fungsinya penghasil mucus atau lender untuk menangkap benda asing yang masuk.4. dan kelenjar tiroid. Epitel selapis kubus. contohnya epitel pada ureter 2. sel berbentuk pipih terlihat seperti lantai ubin namun tidak teratur fungsinya pertukaran zat dari luar ke dalam tubuh atau sebaliknya contohnya epitel pada pembuluh darah kapiler dan dinding alveolus.

Sel osteoprogenitor.4. misalnya di usus.5    Sel Sel Tulang kondrosit adalah sel yang menyusun tulang rawan. sel fagosit yang mempunyai kemampuan mengikis tulang. Sel dan Fungsinya Page 15 . mensekresikan matrik berupa hialin atau kolagen Sel osteoblas. dengan cara membantu pemberian nutrisi pada tlang. 2.merupakan sel mesenchimal primitive yang menghasilkan osteoblast selama pertumbuhan tulang dan osteosit pada permukaan dalam jaringan tulang. 2.4. yang mensitesis dan menjadi perantara mineralisasi osteoid.3. Fungsinya dalam pembentukan matrik ttulang.   Osteoklas. Yang berbentuk kuboid atau silindris pndek Osteosit.3. Sel otot lurik yaitu sel yang memiliki daerah gelap dan terang yang saling berselang seling.6    Sel Otot: Sel otot polos yaitu sel yang tampak polos dan tidak ada garis melintang.sel yang berbeda di dalam tubuh. Sel otot jantung yaitu sel yang memiliki sifat seperti sel otot polos yang bekerja di luar kesadaran dan control pikiran. Fungsinya sebagai system perbaikan untuk mengganti sel-sel tubuh yang telah rusak. merupakan kommponen sel utama dalam jaringan tulang. Osteoklas berasal dari deretan monosit makrofag.

pertumbuhan. respirasi internal dibagi menjadi respirasi aerobic (memerlukan oksigen) dan respirasi anaerobik (tidak membutuhkan oksigen) 1.3. siklus Krebs.yaitu: glikolisis. reproduksi. Respirasi Aerob Respirasi aerob merupakan serangkaian reaksi enzimatis yang mengubah glukosa secarasempurna menjadi CO2.5 Metabolisme Sel Metabolisme adalah reaksi kimia untuk pembentukkan dan perombakan bahanorganik. dan transpor electron  Glikolisis Glikolisis adalah serangkaian reaksi enzimatis yang memecah glukosa (terdiri dari 6atom C) menjadi asam piruvat (terdiri dari 3 atom C). 2. Sel dan Fungsinya Page 16 . dan reaksikimianya dapat Dalam kenyataan. Energi akan diubah terlebih dahulu menjadi ATP yang dapat digunakan oleh sel sebagai sumber energi terpakai. Reaksi ini melepaskan energi untukmenghasilkan ATP dan NADH2.5. dan menghasilkan energi sebesar 38 ATP. Reaksi-reaksi itu dapat dibedakan menjadi tiga tahapan. Glikolisis terjadi di sitoplasma dan tidak memerlukan oksigen. Contoh katabolisme adalah proses pernafasan sel atau respirasi. C6H12O6+ 6 H2O + 6 O2 digambarkan sebagai berikut:: 6 CO2+ 12 H2O + 675 kal Dalam respirasi aerob. transportasi. Asam piruvat yang dihasilkan akan memasuki mitokondria untuk melakukan siklusKrebs. Penguraian suatu senyawa dapat menghasilkan energi. glukosa dioksidasi oleh oksigen.1 Katabolisme Katabolisme adalah reaksi penguraian senyawa kompleks menjadi senyawa yang lebihsederhana dengan bantuan enzim. H2O. Berdasarkan kebutuhan akan oksigen.3. reaksi yang terjadi tidak sesederhana itu. Energi itu digunakan untuk melangsungkan reaksi-reaksi kimia. Metabolisme dibedakan ke dalam anabolisme dan katabolisme.2. Banyak tahapan reaksi yang terjadidari awal hingga terbentuknya energi. Energi kimia yang terdapat dalam senyawa tidak dapat digunakan secara langsung oleh sel. dan merespons rangsangan.

misalnya fruktosa.5. Hidrogen yang terdapat dalam NADH dan FADH2 tersebut akandibawa ke sistem transpor elektron.yaitu 2 ATP. Respirasi anaerob Respirasi anaerob merupakan serangkaian reaksi enzimatis yang memecah glukosasecara tidak sempurna karena kekurangan oksigen. sedangkan pada tumbuhan. 2.3.Namun sebelum memasuki siklus Krebs. dan lemak dapat pulamengalami metabolisme melalui jalur glikolisis dengan bantuan enzim-enzim tertentu. asam piruvat (3C) ini diubah terlebih dahulumenjadi asetil koA (2C) di dalam matriks mitokondria melalui proses dekarboksilasi oksidatif.  Siklus Krebs Siklus Krebs merupakan serangkaian reaksi metabolisme yang mengubah asetil koAyang direaksikan dengan asam oksaloasetat (4C) menjadi asam sitrat (6C).yaitu: NADH dan FADH2. manosa.Senyawa selain glukosa. Selanjutnya asamoksaloasetat memasuki daur menjadi berbagai macam zat yang akhirnya akan membentukoksaloasetat lagi. respirasi anaerobmenghasilkan asam laktat sehingga menyebabkan rasa lelah. pirodoksin. Anabolisme memerlukan Sel dan Fungsinya Page 17 . Pada akhir transport elektron. Pada manusia. Respirasi anaerob hanya menghasilkan sedikit energi. 2. asetil koA dioksidasisecara sempurna menjadi CO2  Transpor Elektron Transpor elektron adalah serangkaian reaksi pemindahan electron melalui proses reaksiredoks (reduksi-oksidasi). sitokrom. danflavoprotein. ragi. quinon. Seluruh tahapan reaksi dalam siklus Krebs terjadi di dalammitokondria.reaksi ini menghasilkan CO2 dan alkohol.2 Anabolisme Anabolisme adalah suatu peristiwa perubahan senyawa sederhana menjadi senyawa kompleks (penyusunan). galaktosa. Pada siklus Krebs dihasilkan energi dalam bentuk ATP dan molekul pembawa hidrogen. Transport elektron terjadi pada membran dalam mitokondria. Dalam siklus ini. oksigen akan mengoksidasi elektron dan ion Hmenghasilkan air (H20). Hidrogen yang terdapat pada molekul NADH serta FADH2 ditranspor dalam serangkaian reaksi redoks yang melibatkan enzim.

Bakteri-bakteri tersebut memperoleh energi dari hasil oksidasi senyawa-senyawa tertentu. 2. volumenya dapat diukur. dihasilkan karbohidrat dan oksigen.energi. Sel dan Fungsinya Page 18 . oksigen sebagai hasil sampingan dari fotosintesis. bakteri besi dan lain-lain. 1. Kemosintesis Tidak semua tumbuhan dapat melakukan asimilasi C menggunakan cahaya sebagai sumber energi. energi kimia untuk kemosintesis. oleh sebab itu untuk mengetahui tingkat produksi fotosintesis adalah dengan mengatur volume oksigen yang dikeluarkan dari tubuh tumbuhan. Fotosintesis Arti fotosintesis adalah proses penyusunan atau pembentukan dengan menggunakan energi cahaya atau foton. bakteri nitrat. misalnya bakteri sulfur. Dalam fotosintesis. bakteri nitrit. misalnya : energi cahaya untuk fotosintesis. Beberapa macam bakteri yang tidak mempunyai klorofil dapat mengadakan asimilasi C dengan menggunakan energi yang berasal dan reaksi-reaksi kimia.

1 Kesimpulan Berdasarkan uraian makalah yang kami buat bisa disimpulkan bahwa sel adalah satuan unit terkecil penyusun mahluk hidup yang terdiri dari berbagai komponen di dalamnya. baik dari buku-buku penunjang maupunpenjelasan dari. mereka bekerjasama menjalankan fungsinya untuk mengaktifkan kerja sel itu sendiri. Sebagai generasi muda. dan organel-organel. kita sepatutnya paham tentang ilmu dasar keperawatan. Komponenkomponen tersebut mempunyai struktur dan fungsi masing-masing. Sehingga kita dapat memahami hubungan antara organel-organel tersebut didalam sel Sel dan Fungsinya Page 19 . Sebagian besar sel dibagi menjadi menbran plasma. khususnya materi mengenai sel dan fungsinya.2 Saran 1. sitoplasma. 3. 2. nukleus. Struktur dan fungsi organel-organel dalam sel akan mudah dipelajari jika ditunjang oleh banyak keteraturan.BAB III PENUTUP 3.

Buku Ajar Fisiologi Kedokteran Edisi 22. J. Jawetz E.L Melnick.Jakarta: EGC Penerbit Buku Kedokteran. Sel dan Fungsinya Page 20 . Jakarta: EGC Penerbit Buku Kedokteran. Mikrobiologi Edisi 16. Jakarta: EGC Penerbit Buku Kedokteran.dkk.F.Fisiologi Manusia Edisi 2.2001. 2005.Daftar Pustaka Ganong W. Sherwood Lauralee. 1986.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->