P. 1
Draf Domnis Un 2013

Draf Domnis Un 2013

|Views: 20|Likes:
Published by Rhakso
un2013
un2013

More info:

Published by: Rhakso on Mar 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/06/2013

pdf

text

original

Sections

  • A. LATAR BELAKANG
  • B. DASAR
  • C. TUJUAN
  • D. DAFTAR ISTILAH
  • A. TAHAP PERSIAPAN
  • 1. Panitia Rayon
  • 2. Panitia Subrayon
  • 3. Sekolah/Madrasah Penyelenggara
  • B. TAHAP PELAKSANAAN
  • 1. Panitia Rayon :
  • C. TAHAP PELAPORAN
  • A. KEPENGAWASAN
  • 1. UJIAN NASIONAL
  • 2. UJIAN SEKOLAH
  • B. PEMERIKSAAN
  • 1. UJIAN NASIONAL
  • C. KELULUSAN
  • 1. KETENTUAN KELULUSAN
  • 2. KELULUSAN DARI SATUAN PENDIDIKAN
  • 3. KELULUSAN UJIAN SEKOLAH
  • 4. KELULUSAN UJIAN NASIONAL
  • D. SYARAT PESERTA UJIAN
  • A. TATA TERTIB PENGAWAS RUANG UN
  • B. TATA TERTIB PESERTA UN
  • A. Materi Ujian Sekolah:
  • B. Penyusunan Bahan Ujian Sekolah/Madrasah:
  • C. Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah
  • E. Pengiriman Hasil Nilai Sekolah/Madrasah
  • G. Jadwal Ujian Nasional
  • H. Ruang Ujian Nasional
  • I. Monitoring penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah/Madrasah

i

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan limpahan rakhmat dan hidayah-Nya sehingga dapat terselesaikannya buku Pedoman Teknis (Domnis) Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah/Madrasah (US/M) SMP/MTs dan SMA/MA Tahun Pelajaran 2012/2013 ini. Buku Domnis disusun dengan tujuan agar pihak-pihak terkait dalam penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah, baik di tingkat Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota maupun Satuan Pendidikan Penyelenggara UN, dapat berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pedoman Teknis ini merupakan pendamping Prosedur Operasi Standar (POS) UN 2012/2013 dengan penjelasan tambahan tentang hal-hal yang belum diatur dalam POS. Dengan Domnis ini, diharapkan penyelenggaraan UN tahun ini menjadi lebih efektif, efisien, dan lancar. Kami telah berusaha Domnis ini mengakomodasi semua permasalahan terkait dengan penyelenggaraan Ujian Nasional. Namun, apabila masih ada permasalahan UN yang belum terakomodasi, kami mengharapkan saran dan masukan untuk penyempurnaannya. Besar harapan kami buku Domnis UN ini dipedomani demi keberhasilan pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Nasional.

Surabaya, KEPALA DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR

Dr. HARUN, M.Si, MM Pembina Utama Madya NIP. 19550320 198503 1 008

i

DAFTAR ISI
Kata Pengantar ................................................................... Daftar isi ...................................................................................... BAB I - PENDAHULUAN A. Latar Belakang ..................................................................... B. Dasar ................................................................................ C. Tujuan ............................................................................... D. Daftar Istilah ....................................................................... BAB II - TUGAS PANITIA UJIAN NASIONAL A. Tahap Persiapan ................................................................... 1. Panitia Rayon ........................................................... 2. Panitia Subrayon ....................................................... 3. Sekolah/Madrasah Penyelenggara ................................... B. Tahap Pelaksanaan ............................................................... 1. Panitia Rayon ........................................................... 2. Panitia Subrayon ....................................................... 3. Sekolah/Madrasah Penyelenggara ................................... C. Tahap Pelaporan .................................................................. BAB III - KEPENGAWASAN, PEMERIKSAAN DAN KELULUSAN A. Kepengawasan ..................................................................... 1. Ujian Nasional .......................................................... 2. Ujian Sekolah ............................................................ B. Pemeriksaan ....................................................................... 1. Ujian Nasional .......................................................... 2. Ujian Sekolah............................................................ C. Kelulusan ........................................................................... 1. Ketentuan Kelulusan .................................................. 2. Kelulusan dari Satuan Pendidikan ................................... 3. Kelulusan Ujian Sekolah .............................................. 4. Kelulusan Ujian Nasional ............................................. D. Syarat Peserta Ujian .............................................................. i ii

1 1 1 2

3 3 4 4 6 6 6 7 8

9 9 10 10 10 11 11 11 12 12 13 13

ii

.......................... Materi Ujian Nasional . Monitoring penyelenggaraan Ujian Nasional & Ujian Sekolah/Madrasah BAB VI – SANKSI BAB VII ....................PENUTUP LAMPIRAN 18 23 23 24 25 25 27 28 29 iii ... G................................. Materi Ujian Sekolah .......................... Pengiriman Hasil Nilai Sekolah/Madrasah ..... I......... B.................. D...TATA TERTIB PENGAWAS............ Penyerahan Dokumen UN ..................................................PENYELENGGARAAN UJIAN NASIONAL DAN UJIAN SEKOLAH A.......... PESERTA DAN DOKUMENTASI UJIAN NASIONAL A........................... Penyusunan Bahan Ujian Sekolah/Madrasah ......................................... 17 BAB V .................... E... C................ Tata Tertib Pengawas Ruang UN .. Tata Tertib Peserta UN .. Jadwal Ujian Nasional ......... H..................... F.....................BAB IV ........ Entry Nilai Sekolah/Madrasah ....................................................................................... 15 B...... Ruang Ujian Nasional ....................................................................... 16 C............................. Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah ......

dicapai hasil sebaikbaiknya.. Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa. C.. Memberi pedoman kepada Ketua Rayon/Subrayon/kepala SMP/MTs.. tentang Prosedur Operasi Standar (POS) Penyelenggaraan Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama. Tambahan Lembaran Negara Nomor 4301 ). tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan dan Ujian Nasional... Ujian Sekolah/Madrasah adalah kegiatan yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik sebagai pengakuan prestasi belajar dan/atau penyelesaian dari sekolah/madrasah. B.. Pedoman Teknis (Domnis) penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah SMP/MTs dan SMA/MA ini perlu dibuat... 3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2013 tanggal 16 Januari 2013. Madrasah Aliyah.... LATAR BELAKANG Ujian Nasional merupakan kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik secara nasional untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah. Madrasah Tsanawiyah. Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor . sebagai acuan sebagaimana ketentuanketentuan aturan yang ada. dan SMA/MA penyelenggara Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013 dan semua pihak yang terkait agar dalam melaksanakan tugasnya. Program Paket B/WUSTHA Program Paket C dan Program Paket C Kejuruan Tahun Pelajaran 2012/2013. TUJUAN Tujuan Domnis ini adalah: 1.. DASAR Domnis penyelenggaraan Ujian Nasional SMP/MTs dan SMA/MA ini didasarkan pada : 1. Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor : 0020/P/BSNP/I/2013 tanggal 29 Januari 2013.. 4. Sekolah Menengah Atas Luar Biasa dan Sekolah Menengah Kejuruan serta Pendidikan Kesetaraan Program Paket A / ULA....tanggal Januari 2013 tentang Penyelenggaraan Ujian Nasional Provinsi Jawa Timur Tahun Pelajaran 2012/2013... Tambahan Lembaran Negara Nomor 4496 ).BAB I PENDAHULUAN A. Demi keberhasilan pelaksanaan ini perlu adanya pedoman agar semua kegiatan berjalan dengan sebaik-baiknya. 2. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional ( Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 78..... Sekolah Menengah Atas.... 5. 1 .. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Stándar Nasional Pendidikan ( Lembaran Negara Tahun 2005 Nomor 41..

DAFTAR ISTILAH 1. SKLUN 14. LJUN : Lembar Jawaban Ujian Nasional e. Domnis 11. Membantu tercapainya tujuan dan fungsi Ujian Nasional. MTs 7. Dokumen Ujian Nasional: a. Daftar hadir 4.2. DKHUN : Daftar Kolektif Hasil Ujian Nasional f. DKN 12. DNT : Daftar Nominasi Tetap c. SKLUS 15. POS 10. D. NS/M 18. US/M 16. Naskah soal 2). SMP 5. UN 17. Rayon 2. SKL 13. NA 20. Bahan Ujian Nasional terdiri atas: 1). DNS : Daftar Nominasi Sementara b. Subrayon : Penyelenggara UN di daerah Kabupaten/Kota : Penyelenggara UN yang mengkoordinasikan beberapa Satuan Pendidikan 3. 3. NR : : : : : : : : : : : : : : : : : Sekolah Menengah Pertama Sekolah Menengah Atas Madrasah Tsanawiyah Madrasah Aliyah Sistem Kredit Semester Prosedur Operasi Standar Pedoman Teknis Daftar Kumpulan Nilai Standar Kompetensi Lulusan Standar Kompetensi Lulusan Ujian Nasional Standar Kompetensi Lulusan Ujian Sekolah Ujian Sekolah/Madrasah Ujian Nasional Nilai Sekolah/Madrasah Nilai Ujian Nasional Nilai Akhir Nilai Rapor 2 . SKHUN : Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional g. Berita acara 3). Menjadi pedoman penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah SMP/MTs dan SMA/MA Tahun Pelajaran 2012/2013 dan menyelesaikan permasalahan yang timbul. KPUN : Kartu Peserta Ujian Nasional d. NUN 19. SKS 9. MA 8. SMA 6.

d) Sekolah/madrasah penyelenggara program Akselerasi atau SKS yang mendapatkan izin dari Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Kementerian Agama. Mensosialisasikan penyelenggaraan Ujian Nasional di wilayahnya dan mendistribusikan Permendikbud UN dan POS UN ke Satuan Pendidikan.info/ : 1) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013. 2) Persyaratan Satuan Pendidikan yang dapat menyelenggarakan UN adalah : a) Sudah terakreditasi. Melakukan pendataan satuan Pendidikan penyelenggara UN dengan prosedur sebagai berikut: 1) Mengidentifikasi satuan pendidikan yang memiliki kelas/tingkat tertinggi dan satuan pendidikan berdasarkan jenjang akreditasi serta memenuhi persyaratan kelayakan berdasarkan hasil penilaian Dinas kabupaten/Kota yang disampaikan ke penyelenggara tingkat provinsi.BAB II TUGAS PANITIA UJIAN NASIONAL A. c.ujian-nasional. Panitia Ujian Nasional Tingkat Kabupaten/Kota atau Panitia Rayon dapat mengunduh dari BSNP (http://www. e) Satuan Pendidikan yang tidak memenuhi syarat sebagai Penyelenggara maka Satuan Pendidikan tersebut bergabung pada Sekolah Penyelenggara dengan tempat penyelenggaraan dapat di Sekolah Penyelenggara atau Sekolah Penggabung dengan pertimbangan Rayon. Mendata calon peserta Ujian Nasional untuk SMP/ MTs dan SMA/MA. e. c) SMA/MA memiliki 2 program masing-masing program  10 siswa atau memiliki 1 program dengan jumlah siswa  20. TAHAP PERSIAPAN Penyelenggara Tingkat Kabupaten/Kota yang dimaksud adalah Panitia Rayon dan Panitia Subrayon. Melakukan penandatanganan pakta integritas dengan satuan pendidikan d. 1. 3 . b. 3) Pedoman Teknis penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah/Madrasah SMP/MTs dan SMA/MA Tahun Pelajaran 2012/2013 ( dari Panitia Ujian Nasional Tingkat Provinsi ). 4) Menyampaikan surat keputusan tersebut ke sekolah/madrasah penyelenggara UN. 3) Menerima SK penetapan sekolah/madrasah penyelenggara UN dan sekolah/madrasah yang menggabung dari penyelenggara tingkat provinsi. b) Jumlah siswa  20 untuk SMP/MTs. 2) Standar Kompetensi Lulusan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013 (Kisi-kisi UN 2012/2013). Panitia Rayon a.

Melakukan pendataan calon peserta Ujian Nasional d. Panitia Subrayon a. Menerbitkan surat tugas panitia Ujian Nasional sekolah/madrasah 4 . f. Meneliti dan mengoreksi DNS/DNT. Menerapkan prinsip kejujuran. Menerbitkan SK panitia Ujian Nasional tingkat Rayon 2. Melaksanakan sosialisasi penyelenggaraan Ujian Nasional kepada peserta Ujian Nasional dan orang tua peserta ujian nasional c. Menerima DNS/DNT dari Subrayon yang telah dikoreksi oleh sekolah/madrasah penyelenggara dan selanjutnya menyerahkan ke panitia Ujian Nasional Provinsi melalui Seksi Kurikulum Bidang Pendidikan Menengah Pertama dan Pendidikan Menengah Atas i. Menerima dari panitia rayon dan selanjutnya menyerahkan ke sekolah/madrasah penyelenggara : 1) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) dan Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013. Menetapkan pengawas ruang UN SMP dan MTs l. objektivitas dan akuntabilitas pada semua proses pelaksanaan UN m. Menerima DNT dari panitia Ujian Nasional Provinsi dan mendistribusikan ke Subrayon h. Menerima dan mendistribusikan DNS/DNT dari rayon d. Menerima daftar usulan guru/pengawas ruang UN SMA dan MA dari Subrayon dan selanjutnya menyampaikan ke perguruan tinggi penyelenggara UN j. Menerima daftar usulan guru/pengawas ruang UN dari Sekolah/Madrasah dan selanjutnya menyampaikan ke Rayon c. Menerima DNS/DNT yang telah dikoreksi dari sekolah/madrasah penyelenggara dan selanjutnya menyerahkan ke Rayon 3.f. Mencetak Daftar Nominasi Sementara (DNS) dan mendistribusikan ke Subrayon g. Sekolah/Madrasah Penyelenggara a. selanjutnya menyerahkan ke Subrayon. Menerima dari panitia Subrayon: 1) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) dan Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013 2) Standar Kompetensi Lulusan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013 (Kisi-kisi UN 2012/2013) 3) Pedoman Teknis penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah/Madrasah SMP/MTs dan SMA/MA Tahun Pelajaran 2012/2013 b. 2) Standar Kompetensi Lulusan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013 (Kisi-kisi UN 2012/2013) 3) Pedoman Teknis penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah/Madrasah SMP/MTs dan SMA/MA Tahun Pelajaran 2012/2013 b. Menerima DNS dan DNT dari panitia Subrayon e. Menerima daftar usulan guru/pengawas ruang UN SMP dan MTs dari Subrayon k.

penyelenggara g. Menyerahkan daftar usulan guru/calon pengawas ruang ke panitia Subrayon h. Menyiapkan ruang penyelenggaraan Ujian Nasional serta sarana lain yang diperlukan 5 .

pengawas ruang. Melaksanakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Ujian Nasional di daerahnya e. dan akuntabilitas pada semua proses pelaksanaan UN j. Mengkoordinasikan pengumpulan nilai sekolah/madrasah yang telah diisi dalam bentuk blanko digital (soft copy) dan cetak nilai sekolah/madrasah dari Panitia Subrayon selanjutnya mengirimkan ke Penyelengara UN Tingkat Provinsi g. pengaturan tempat duduk. TAHAP PELAKSANAAN 1. Menerima LJUN dari Panitia Subrayon dan mengirimkannya ke Penyelenggara UN Tingkat Provinsi untuk: 1) SMP dan MTs ke Dinas Pendidikan Provinsi 2) SMA dan MA ke Perguruan Tinggi f. Semua penyerahan dokumen Ujian Nasional selalu disertai berita acara i. Menjaga keamanan penyelenggaraan UN d. Panitia Rayon : a. Mendistribusikan bahan UN dan LJUN ke sekolah/madrasah penyelenggara Ujian Nasional. Memberi pengarahan kepada satuan pendidikan penyelenggara tentang tugas.B. pelaksanaan. Menerapkan prinsip kejujuran. Panitia Subrayon a. Menjaga kerahasiaan dan keamanan bahan UN c. Membuat laporan pelaksanaan UN Tingkat Kabupaten/Kota untuk disampaikan kepada Penyelenggara UN Tingkat Provinsi yang berisi tentang persiapan. Menerima DKHUN dan SKHUN dari Penyelenggara UN Tingkat Provinsi dan mengirimkannya ke sekolah/madrasah penyelenggara UN melalui Panitia Subrayon h. dan tanggung jawab sekolah penyelenggara. dan evaluasi UN dan dilengkapi dengan: 1) Surat Keputusan Penyelenggara UN Tingkat Rayon 2) Data peserta UN 3) Data sekolah/madrasah penyelenggara UN 4) Data kelulusan satuan pendidikan 2. dan tata cara pembagian naskah UN pada saat pelaksanaan UN b. pengamanan UN. objektivitas. melalui Panitia Subrayon b. Mengumpulkan nilai sekolah/madrasah yang telah diisi dalam bentuk blanko digital (soft copy) dan cetak nilai sekolah/madrasah dari Sekolah Penyelengara selanjutnya mengirimkan ke Panitia Rayon 6 .

o. l. Menerima DKHUN dan SKHUN dari Panitia Rayon dan mengirimkannya ke sekolah/madrasah penyelenggara e. n. e. j. q. Satuan pendidikan Penyelenggara a. dan evaluasi UN 3. menandatangani. d. k. Mengirimkan nilai sekolah/madrasah ke Panitia Subrayon Memberikan penjelasan tentang tata tertib pengawasan ruang ujian dan cara pengisian LJUN Mengambil bahan UN dan LJUN di Subrayon setiap hari H. Pada saat penyelenggaraan Ujian Nasional (hari H) 1) Mengirim petugas ke sekolah/madrasah penyelenggara untuk mengamankan naskah Ujian Nasional 2) Menyerahkan bahan UN dan LJUN ke sekolah/madrasah penyelenggara 3) Menerima kembali LJUN yang telah digunakan oleh sekolah/madrasah penyelenggara kecuali naskah soal tetap berada di sekolah/madrasah penyelenggara 4) Menyerahkan LJUN yang telah digunakan ke rayon 5) Memantau pelaksanaan Ujian Nasional di sekolah/madrasah penyelenggara d. dan tata cara pembagian naskah UN.c. c. i. serta tata cara memasukkan hasil LJUN g. b. Menjaga kerahasiaan dan keamanan naskah UN Melaksanakan UN sesuai dengan tata tertib dan POS UN Menjaga keamanan dan ketertiban penyelenggaraan UN Menerima DKHUN dari Panitia Subrayon Menetapkan dan mengumumkan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan sesuai kriteria kelulusan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah Menerbitkan. objektivitas. Menjaga kerahasiaan dan keamanan bahan UN g. f. 7 . pengaturan tempat duduk. Semua penyerahan dokumen/bahan Ujian Nasional selalu disertai Berita Acara f. dan membagikan SKHUN kepada peserta UN Menerbitkan. Merencanakan penyelenggaraan Ujian Nasional di sekolah/madrasah Melakukan latihan pengisian LJUN kepada calon peserta Ujian Mengisi blanko digital (soft copy) dan mencetak nilai sekolah/madrasah. dan tanggung jawab pengawas ruang. dengan diikuti seorang petugas dari Subrayon dan serah terima dokumen Ujian Nasional disertai berita acara Memeriksa dan memastikan amplop naskah UN dalam keadaan tertutup. dan akuntabilitas pada semua proses di atas Menyampaikan laporan penyelenggaraan UN kepada Panitia Subrayon Memberi pengarahan kepada pengawas ruang pada hari pertama 45 menit sebelum pelaksanaan UN tentang tugas. pelaksanaan. h. Membuat laporan pelaksanaan UN Tingkat Subrayon untuk disampaikan kepada Panitia Rayon yang berisi tentang persiapan. p. Menjaga keamanan penyelenggaraan UN h. pengamanan UN. menandatangani. dan membagikan ijazah kepada peserta didik yang dinyatakan lulus dari satuan pendidikan Menerapkan prinsip kejujuran. m.

Setelah lima hari rayon menerima laporan dari subrayon selanjutnya rayon menyampaikan laporan rangkap 2 (dua) kepada panitia tingkat Provinsi melalui Seksi Kurikulum Bidang Pendidikan Menengah Pertama dan Pendidikan Menengah Atas . Sekolah/madrasah penyelenggara membuat laporan tertulis rangkap 2 (dua) disampaikan pada subrayon. Rekapitulasi laporan dari subrayon dengan menggunakan format yang sama dengan format subrayon c. Permasalahan penting yang timbul sebelum. 8 .C. saat dan setelah pelaksanaan Ujian Nasional. saat dan setelah pelaksanaan Ujian Nasional pada tingkat rayon. satu hari setelah pengumuman kelulusan tentang penyelenggaraan Ujian Nasional di sekolahnya. subrayon segera menyusun laporan dan disampaikan kepada rayon rangkap 2 (dua). Surat pengantar b. terdiri dari: a. yang diserahkan adalah: a. Surat pengantar b. TAHAP PELAPORAN Tugas panitia Ujian Nasional pada tahap pelaporan : 1. 3. Rekapitulasi laporan dari sekolah/madrasah penyelenggara c. 2. Setelah dua hari subrayon menerima laporan penyelenggaraan Ujian Nasional dari sekolah/madrasah penyelenggara. Permasalahan penting yang timbul sebelum.

Guru yang sesuai dengan mata pelajaran yang diujikan tidak diperbolehkan berada di lingkungan sekolah saat pelaksanaan Ujian Nasional berlangsung. Setiap ruang diawasi oleh 2 (dua) orang Pengawas Ruang Ujian Nasional.BAB III KEPENGAWASAN. jujur. KEPENGAWASAN 1. m. c. Apabila dalam satu Subrayon terjadi kekurangan tenaga guru untuk pengawas ruang. l. Jika kekurangan guru untuk pengawas ruang. j. Pengawas Ujian Nasional harus menandatangani surat pernyataan bersedia menjadi Pengawas Ruang Ujian Nasional sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan harus hadir 45 menit sebelum ujian dimulai di lokasi sekolah/madrasah penyelenggara ujian (rangkap 3). Pengawas Ruang Ujian Nasional tidak diperkenankan untuk membawa alat komunikasi elektronik. b. PEMERIKSAAN DAN KELULUSAN A. Penyelenggara Ujian Nasional Tingkat Kabupaten/Kota pada tingkat SMP/MTs menetapkan Pengawas ruang Ujian Nasional di tingkat satuan pendidikan atas usul dari sekolah dan madrasah penyelenggara UN. d. Penyelenggara Ujian Nasional Tingkat Kabupaten/Kota pada tingkat SMA/MA terdiri atas unsur dosen sebagai pengawas satuan pendidikan dan penempatan pengawas satuan pendidikan ditentukan oleh perguruan tinggi. Tim Pengawas Ruang Ujian Nasional terdiri atas unsur guru yang memiliki sikap dan perilaku disiplin. bertanggungjawab. dan sekolah asal. teliti dan memegang teguh kerahasiaan. mata pelajaran yang diampu. Perguruan Tinggi menetapkan pengawas ruang UN di satuan pendidikan SMA/MA berdasarkan masukan dari Dinas Pendidikan dan Kankemenag kabupaten/kota sebagai penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota. i. Pengawas ruang adalah guru yang mata pelajarannya tidak sedang diujikan g. pelaksanaan silang dapat antar Subrayon yang diatur oleh rayon. Penempatan pengawas ruang Ujian Nasional dilakukan oleh Penyelenggara Ujian Nasional Tingkat Kabupaten/Kota dengan prinsip sistem silang : 1) Antarsekolah dengan madrasah. h. Subrayon SMA/MA dapat meminjam guru dari SMP/MTs dan sebaliknya Subrayon SMP/MTs dapat meminjam guru SMA/MA. e. UJIAN NASIONAL a. f. 2) Antarsekolah atau antarmadrasah atau antarsubrayon apabila nomor 1) tidak dimungkinkan. k. Guru yang diusulkan menjadi pengawas Ruang Ujian Nasional harus disertai keterangan sekurang-kurangnya: nama lengkap. 9 .

5) Pengiriman LJUN SMA/MA: a) Pengawas satuan pendidikan yang berasal dari perguruan tinggi mengumpulkan amplop LJUN yang telah dilem oleh pengawas ruang UN. Pengawas Ujian Sekolah/Madrasah terdiri atas unsur guru yang memiliki sikap dan perilaku disiplin. 3) Membubuhkan stempel satuan pendidikan pada amplop LJUN (dekat segel) di ruang sekretariat panitia penyelenggara. B. UJIAN NASIONAL a. 8) Penyelenggara Ujian Nasional Tingkat Provinsi dan Perguruan Tinggi mengelompokkan LJUN per mata pelajaran per sekolah/madrasah penyelenggara Ujian Nasional per Kabupaten/Kota. c) Pengawas satuan pendidikan dari perguruan tinggi mengirimkan amplop LJUN ke perguruan tinggi negeri untuk dilakukan pemindaian. b. PEMERIKSAAN 1. Ketua penyelenggara UN Tingkat Satuan Pendidikan mengirimkan LJUN ke subrayon untuk diteruskan ke rayon. Guru yang mata pelajarannya sedang diujikan tidak diperbolehkan mengawasi pelaksanaan ujian sekolah/madrasah. kecuali naskah soal tetap di sekolah/madrasah penyelenggara. teliti dan memegang teguh kerahasiaan. 4) Segera (± 30 menit) sampul berisi LJUN yang telah digunakan dan perangkatnya wajib dikirim setiap hari H setelah mata pelajaran yang diujikan selesai dilaksanakan. Pengawas Ujian Sekolah/Madrasah dilakukan oleh tim pengawas ujian yang ditetapkan oleh Satuan Pendidikan. d. bertanggungjawab. jujur. 6) Pengiriman LJUN SMP/MTs. b) Pengawas satuan pendidikan mengisi dan menandatangani berita acara kelengkapan bahan UN diruang panitia sekolah/madrasah penyelenggara. Pengawasan silang dilakukan antar guru mata pelajaran dalam satu sekolah/madrasah. Pengumpulan Hasil Ujian 1) Satuan pendidikan penyelenggara mengumpulkan amplop LJUN yang telah diserahkan oleh pengawas ruang Ujian Nasional 2) Satuan pendidikan penyelenggara memeriksa dan memastikan amplop LJUN dalam keadaan tertutup dengan dilem/dilak dan di segel serta telah ditandangani oleh pengawas ruang UN di dalam ruang ujian. 7) Penyelengara Ujian Nasional Tingkat Provinsi dan Perguruan Tinggi memeriksa kesesuaian jumlah berkas LJUN dengan jumlah peserta Ujian Nasional dari setiap sekolah/madrasah penyelenggara Ujian Nasional. e. UJIAN SEKOLAH a. Setiap ruang diawasi oleh 2 (dua) orang pengawas ujian dan harus hadir 20 menit di ruang ujian sebelum ujian dimulai. c. 10 .2.

UJIAN SEKOLAH Pemeriksaan Ujian Sekolah/Madrasah. C. Ditentukan dalam rapat pleno yang diselenggarakan oleh panitia sekolah/madrasah penyelenggara yang dihadiri oleh perwakilan serta kepala sekolah penggabung dan minimum seluruh guru kelas IX untuk SMP/MTs atau XII untuk SMA/MA pada sekolah/madrasah penyelenggara dengan merujuk pada kriteria kelulusan dari Satuan Pendidikan. 2. KELULUSAN 1. d. Tidak dibenarkan adanya penambahan nilai. Jika soal ujian sekolah berupa uraian dan atau pilihan ganda (yang tidak memungkinkan dipindai). Apabila terjadi perbedaan nilai ≥ 2. apabila desimal ketiga ≥ 5 maka dibulatkan ke atas. Pembulatan nilai S/M dalam bentuk dua desimal. Skala yang digunakan pada nilai S/M. Pengolahan Hasil Ujian Pemeriksaan dan pengolahan nilai Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013 seluruhnya dilakukan panitia Ujian Nasional Provinsi dengan sistem komputerisasi. maka untuk menjaga obyektifitas. panitia sekolah/madrasah menetapkan mekanisme dan prosedur pemeriksaan yang mencakup : a. g. Pemeriksaan Ujian Sekolah/Madrasah dilakukan oleh sekolah penyelenggara. Ujian Sekolah dan Ujian Nasional sebelum pengumuman kelulusan. Petugas pemeriksa melakukan evaluasi berdasarkan pedoman penilaian. Pemeriksaan hasil Ujian Sekolah/Madrasah untuk seluruh mata pelajaran dilaksanakan pada waktu dan tempat yang sama diatur sekolah/madrasah penyelenggara. j. 11 . Apabila memungkinkan pemeriksaan soal bentuk pilihan ganda dilakukan dengan komputer pada kelompok sekolah. harus dilakukan pemeriksaan oleh petugas pemeriksa ketiga. c. dan dapat secara silang antar sekolah/madrasah penyelenggara atau kelompok sekolah/madrasah penyelenggara. b.b. Nilai rata-rata dari ke duanya (kedua pemeriksa) pada point g di atas. Pembobotan nilai praktik dan tertulis diserahkan pada satuan pendidikan. e. dijadikan sebagai nilai akhir. i. dan nilai rata – rata ketiga pemeriksa dijadikan nilai akhir. atau dapat dikoordinir oleh Dinas Pendidikan/Kemenag Kabupaten/Kota. h. b. Hasil pemeriksaan ujian tertulis dan praktik ditulis terpisah. Kabupaten/Kota atau Provinsi. setiap lembar jawaban/hasil pekerjaan diperiksa oleh 2 orang pemeriksa oleh guru yang mengampu pada mata pelajaran yang sama dengan soal yang diujikan. f. Tingkat SMP/MTs pemindaian (scanning ) LJUN dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi. nilai rapor dan nilai akhir adalah nol sampai sepuluh. Tingkat SMA/MA pemindaian (scanning) LJUN dilakukan oleh Perguruan Tinggi. KETENTUAN KELULUSAN a.

dan semester 5 untuk SMA/MA dengan pembobotan 60% (enam puluh persen) untuk nilai US/M dan 40% (empat puluh persen) untuk nilai rata-rata rapor. apabila desimal ketiga ≥ 5 maka dibulatkan ke atas. 3. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. 4. b. Tempat pengesahan lulus/tidak lulus satuan pendidikan adalah di rayon. data kelakuan baik (Format 2 dan 3 terlampir). e. 3. 12 . dan semester 5 untuk SMP/MTs dengan pembobotan 60% (enam puluh persen) untuk nilai US/M dan 40% (empat puluh persen) untuk nilai ratarata rapor. dan kesehatan. Laporan hasil kelulusan satuan pendidikan disahkan oleh pengawas sekolah/pejabat yang ditunjuk dengan bukti fisik dokumen pendukung DKN rapor kelas IX untuk SMP/MTs atau XII untuk SMA/MA . SKHUN dan rapor sampai dengan semester terakhir kelas IX untuk SMP/MTs atau XII untuk SMA/MA dan sebaliknya yang tidak lulus hanya diberikan rapor sampai semester akhir kelas IX untuk SMP/MTs atau XII untuk SMA/MA. b. KELULUSAN DARI SATUAN PENDIDIKAN Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditentukan oleh satuan pendidikan berdasarkan rapat Dewan Guru dengan menggunakan kriteria sebagai berikut: a. Pembulatan nilai gabungan nilai S/M dan nilai rapor dinyatakan dalam bentuk dua desimal. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. kelompok mata pelajaran estetika. (Format Penilaian terlampir) c. peserta yang lulus dan tidak lulus dengan menyebut jumlah peserta laki-laki/perempuan. nilai rapor dan nilai akhir adalah nol sampai sepuluh. f. Hasil rapat pleno ditulis dalam notulen rapat yang dibuat oleh notulis dan disahkan oleh kepala sekolah/madrasah penyelenggara. Lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. d. d. DKN ujian. 2. apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan Nilai S/M. Notulen tersebut memuat : 1) Semua keputusan yang dihasilkan saat rapat pleno. Nilai S/M sebagaimana dimaksud pada ayat (a) diperoleh dari gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 1.c. 4. Nilai S/M sebagaimana dimaksud pada ayat (a) diperoleh dari gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 3. e. 2) Perincian jumlah peserta seluruhnya. 2. 3) Daftar hadir rapat pleno. c. olah raga. disertai lampiran daftar nama-namanya. Lulus Ujian Nasional. Skala yang digunakan pada nilai S/M. dan kelompok mata pelajaran jasmani. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran. d. Peserta didik yang dinyatakan lulus satuan pendidikan berhak mendapatkan ijazah. KELULUSAN UJIAN SEKOLAH a. Peserta didik dinyatakan lulus US/M SMP/MTs dan SMA/MA.

2 dan 3 untuk peserta yang menggunakan Sistem Kredit Semester ( SKS ) dan/atau mengikuti Sistem Akselerasi yang dapat menyelesaikan program kurang dari 3 ( tiga ) tahun. Peserta didik yang memiliki rapor lengkap penilaian hasil belajar pada satuan pendidikan sampai dengan semester I tahun terakhir. dengan ijazah dari satuan pendidikan yang setingkat lebih rendah. Peserta didik yang dapat menyelesaikan studinya selama 2 ( dua ) tahun dalam program akselerasi atau SKS harus menunjukan bukti-bukti yang menunjukan kemampuan istimewa yang dibuktikan dengan kemampuan akademik dari pendidik dan Intelligence Quotient ( IQ ) > 130 ( seratus tiga 13 . Pembulatan nilai akhir (NA) dinyatakan dalam bentuk satu desimal. dan 5. dan SMK.4. SMA/MA apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan nilai S/M b. atau memiliki bukti kenaikan kelas dari kelas III ke kelas IV untuk peserta didik Kulliyatul-Mu’alimin Al-Islamiyah (KMI)/Tarbiyatul-Mu’alimin Al. D. Nilai S/M sebagaimana dimaksud pada nomor 1 diperoleh dari : 1) Gabungan antara nilai U S/M dan nilai rata-rata rapor semester 1. MA. 4. 2. untuk SMA/MA dengan pembobotan 60% untuk nilai U S/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor .5 (lima koma lima) dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4. g. NA sebagaimana dimaksud pada butir 3 diperoleh dari gabungan Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujikan secara nasional dengan Nilai UN. dengan pembobotan 40% untuk Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujikan secara nasional dan 60% untuk Nilai UN. Peserta didik yang memiliki ijazah atau surat keterangan lain yang setara. e.0 (empat koma nol). 2. f. dan 5 untuk SMP/MTs dengan pembobotan 60% untuk nilai U S/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor. Peserta didik dinyatakan lulus US/M SMP/MTs. apabila desimal ketiga > 5 maka dibulatkan keatas. SYARAT PESERTA UJIAN 1. atau berpenghargaan sama. atau sekurang-kurangnya 2 tahun untuk peserta program akselerasi dan/atau SKS. 4.Islamiyah (TMI) yang pindah ke SMA. Peserta didik dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata dari semua NA sebagaimana dimaksud pada butir 4 mencapai paling rendah 5. Penerbitan ijazah yang dimaksud sekurang-kurangnya 3 tahun sebelum mengikuti ujian sekolah/madrasah. Peserta didik yang belajar pada tahun terakhir pada sistem paket atau SKS di satuan pendidikan berhak mengikuti Ujian Nasional (UN). dan tidak dapat diubah setelah diterima oleh Penyelenggara UN Pusat c. 3) Gabungan antara nilai U S/M dan nilai rata-rata rapor semester 1. KELULUSAN UJIAN NASIONAL a. 3. 4) Nilai sekolah yang dikirimkan ke Penyelenggara UN Pusat harus diverifikasi oleh Penyelenggara UN Tingkat Kabupaten/Kota dan Tingkat Provinsi. 4. 2) Gabungan antara nilai U S/M dan nilai rata-rata rapor semester 3. apabila desimal kedua ≥5 maka dibulatkan ke atas. Kelulusan peserta didik dari UN ditentukan berdasarkan NA d. 3. Pembulatan nilai gabungan nilai S/M dan nilai rapor dinyatakan dalam bentuk dua desimal.

Peserta yang tidak lulus UN pada tahun pelajaran 2010/2011. Peserta UN yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti UN utama dapat mengikuti UN susulan. dan Program Paket C Kejuruan serta dinyatakan lulus. 5. dapat mengikuti UN pada sekolah/madrasah penyelenggara UN terdekat dengan persyaratan sebagaimana tercantum pada butir 1 dan 3 di atas. Nilai ujian nasional tahun sebelumnya digunakan sebagai nilai hasil Ujian nasional tahun pelajaran 2012/2013. dilarang mengikuti UN sekolah/madrasah (seorang peserta didik tidak dibenarkan mempunyai 2 (dua) ijazah pada jenjang yang sama) 14 . 9. 6. Peserta UN yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti UN di satuan pendidikannya. 11.puluh ) yang dinyatakan oleh perguruan tinggi yang memiliki program studi psikologi terakreditasi atau lembaga psikologi lain yang direkomendasi BSNP. Peserta didik yang belajar di sekolah internasional di Indonesia yang memiliki izin untuk menerima peserta didik WNI. 10. dapat mengikuti UN di sekolah/madrasah lain pada jenjang dan Jenis yang sama. dan/atau 2011/2012 yang akan mengikuti UN Tahun Pelajaran 2012/2013: a. 7. Mendaftar pada sekolah/madrasah asal b. Peserta didik sebagaimana tercantum pada butir 4 diwajibkan mengirimkan bukti-bukti kepada BSNP paling lambat seminggu sebelum akhir pendaftaran. serta sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Harus mendaftar pada sekolah/madrasah asal atau sekolah/madrasah penyelenggara UN. Peserta UN yang belum lulus UN sekolah/madrasah dan telah mengikuti UN Program Paket B/Wustha. 8. Mengikuti seluruh mata pelajaran yang diujikan secara nasional c. Program Paket C. Peserta didik yang telah lulus ujian nasional tetapi belum lulus ujian satuan pendidikan yang akan mengikuti Ujian tahun pelajaran 2012/2013 harus : a. b. Memiliki nilai sekolah/madrasah.

memeriksa kelengkapan bahan ujian. PESERTA DAN DOKUMENTASI UJIAN NASIONAL A. 7) membagikan LJUN kepada peserta dan memandu serta memeriksa pengisian identitas peserta UN (nomor ujian. daftar hadir. alat komunikasi elektronik. disaksikan oleh peserta ujian. 10) membagikan naskah soal UN dengan cara meletakkan di atas meja peserta UN dalam posisi tertutup (terbalik). 12) mewajibkan peserta untuk menuliskan nama dan nomor ujian pada kolom yang tersedia di halaman 1 (satu) naskah soal dan LJUN sebelum dipisahkan. buku atau catatan lain. 15 . LJUN. Pengawas ruang memeriksa kondisi bahan UN dalam keadaan baik ( masih tersegel ) 2. tanggal lahir. dan meyakinkan bahwa amplop tersebut dalam keadaan baik dan tertutup rapat (disegel). 3) memeriksa dan memastikan setiap peserta UN tidak membawa tas. Pengawas ruang UN menerima bahan UN yang berupa naskah soal UN. 11) memberikan kesempatan kepada peserta UN untuk mengecek kelengkapan soal. kode soal ujian nama. TATA TERTIB PENGAWAS RUANG UN 1. pengawas ruang UN membuka amplop soal. 4) memeriksa dan memastikan amplop soal dalam keadaan tertutup rapat ( tersegel ). 9) setelah seluruh peserta UN selesai mengisi identitas. dan tanda tangan). d. dan berita acara pelaksanaan UN. Pengawas ruang UN menerima penjelasan dan pengarahan dari ketua penyelenggara UN. b. Empat puluh lima (45) menit sebelum ujian dimulai pengawas ruang UN telah hadir di lokasi sekolah/madrasah penyelenggara UN. 6) meminta peserta ujian menandatangani daftar hadir. Peserta UN tidak diperkenankan untuk menyentuhnya sampai tanda waktu UN dimulai. c. disaksikan oleh peserta ujian 5) membacakan tata tertib UN. Pelaksanaan UN a. amplop LJUN. membuka amplop soal. 2) meminta peserta UN untuk memasuki ruang UN dengan menunjukkan kartu peserta UN dan meletakkan tas dibagian depan serta menempati tempat duduk sesuai nomor yang telah ditentukan.BAB IV TATA TERTIB PENGAWAS. 8) memastikan peserta UN telah mengisi identitas dengan benar. kalkulator dan sebagainya ke dalam ruang UN kecuali alat tulis yang akan dipergunakan. Pengawas ruang UN masuk ke dalam ruang UN 20 (dua puluh) menit sebelum waktu pelaksanaan untuk: 1) memeriksa kesiapan ruang ujian. Persiapan UN a.

Pengawas Ruang UN menyerahkan amplop LJUN yang sudah dilem/dilak dan ditandatangani.30. g. 16 . f. 3) mempersilakan peserta UN meninggalkan ruang ujian. B.b. 14) mewajibkan peserta ujian untuk melengkapi isian pada LJUN secara benar. satu lembar berita acara pelaksanaan. h. c. Peserta UN dilarang membawa alat komunikasi elektronik dan kalkulator ke sekolah/madrasah. Peserta UN memasuki ruang setelah tanda masuk dibunyikan. serta naskah soal UN kepada Penyelenggara UN Tingkat Sekolah/Madrasah disertai dengan satu lembar daftar hadir peserta dan satu lembar berita acara pelaksanaan UN. e. Lima menit sebelum waktu UN selesai. pengawas ruang UN: 1) mempersilakan peserta UN untuk mulai mengerjakan soal. kemudian ditutup. TATA TERTIB PESERTA UN 1. pengawas ruang UN memberi peringatan kepada peserta UN bahwa waktu tinggal lima menit. tanpa diberi perpanjangan waktu. dan bantuan apapun kepada peserta berkaitan dengan jawaban dari soal UN yang diujikan. 2. Peserta UN yang terlambat hadir hanya diperkenankan mengikuti UN setelah mendapat izin dari ketua Penyelenggara UN Tingkat Sekolah/Madrasah. pengawas ruang UN: 1) mempersilakan peserta UN untuk berhenti mengerjakan soal. 2) mempersilakan peserta UN meletakkan naskah soal dan LJUN di atas meja dengan rapi. petunjuk. Kelebihan naskah soal UN selama ujian berlangsung tetap disimpan di ruang ujian dan tidak diperbolehkan dibaca oleh pengawas ruang. Setelah tanda waktu mengerjakan dimulai tepat pukul 07. 2) mengingatkan peserta agar terlebih dahulu membaca petunjuk cara menjawab soal. dilem/dilak dan disegel serta ditandatangani oleh pengawas ruang UN di dalam ruang ujian. Selama UN berlangsung. 15) memastikan peserta ujian telah mengisi identitas dengan benar sesuai dengan kartu peserta. 13) mewajibkan peserta ujian untuk memisahkan LJUN dengan naskah disertai petunjuk cara memisahkan yang aman. Pengawas ruang UN dilarang memberi isyarat. 3) melarang orang memasuki ruang UN selain peserta ujian. 6) menyusun secara urut LJUN dari nomor peserta terkecil dan memasukkannya ke dalam amplop LJUN disertai dengan satu lembar daftar hadir peserta. 2) memberi peringatan dan sanksi kepada peserta yang melakukan kecurangan.dan 16) memastikan peserta ujian menandatangani daftar hadir. d. 4) mengumpulkan LJUN dan naskah soal UN 5) menghitung jumlah LJUN sama dengan jumlah peserta UN. Setelah waktu UN selesai. yakni 15 (lima belas) menit sebelum UN dimulai. pengawas ruang UN wajib: 1) menjaga ketertiban dan ketenangan suasana sekitar ruang ujian. 3.

Hasil kelulusan sekolah penyelenggara dan sekolah menggabung Lihat lampiran 4 5. 8. dinyatakan telah selesai menempuh/mengikuti UN pada mata pelajaran yang terkait. dan kartu tanda peserta ujian. Selama UN berlangsung. 13. 6. Peserta UN yang meninggalkan ruang setelah membaca soal dan tidak kembali lagi sampai tanda selesai dibunyikan. Tas. menanyakan jawaban soal kepada siapa pun. Peserta UN berhenti mengerjakan soal setelah ada tanda berakhirnya waktu ujian. dan catatan dalam bentuk apapun dikumpulkan didalam ruang kelas di bagian depan di samping pengawas. penggaris. e. Peserta UN mulai mengerjakan soal setelah ada tanda waktu mulai ujian. b. Peserta UN mengisi daftar hadir dengan menggunakan pulpen yang disediakan oleh pengawas ruang. 14. Selama UN berlangsung. Rekapitulasi kelulusan peserta didik SMA dan MA Lihat lampiran 3 4. 5. PENYERAHAN DOKUMEN UJIAN NASIONAL 1. Peserta UN mengisi identitas pada LJUN secara lengkap dan benar serta menandatangani pernyataan “mengerjakan UN dengan jujur”. pengerjaan soal tetap dilakukan sambil menunggu penggantian naskah soal. c. C. Daftar Kumpulan Nilai Lihat lampiran 5 17 .4. Peserta UN membawa alat tulis menulis berupa pensil 2B.dan f. buku. Rekapitulasi kelulusan peserta didik SMP dan MTs Lihat lampiran 2 3. 10. membawa naskah soal UN dan LJUN keluar dari ruang ujian. menggantikan atau digantikan oleh orang lain. bekerjasama dengan peserta lain. Peserta UN yang telah selesai mengerjakan soal sebelum waktu UN berakhir tidak diperbolehkan meninggalkan ruang sebelum berakhirnya waktu ujian. peserta UN dilarang: a. memperlihatkan pekerjaan sendiri kepada peserta lain atau melihat pekerjaan peserta lain. 9. d. penghapus. Peserta UN yang memerlukan penjelasan cara pengisian identitas pada LJUN dapat bertanya kepada pengawas ruang UN dengan cara mengacungkan tangan terlebih dahulu. 12. 11. Jadwal penyerahan dokumen Lihat lampiran 1 2. 15. memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal. 7. Peserta UN yang memperoleh naskah soal yang cacat atau rusak. peserta UN hanya dapat meninggalkan ruang dengan izin dan pengawasan dari pengawas ruang UN.

jenis ujian tulis dan praktik serta waktu dan jadwal dapat disesuaikan/diatur oleh Dinas Pendidikan/Kemenag Kabupaten/Kota dan sekolah/madrasah penyelenggara. Daftar mata pelajaran yang diujikan dan bentuk ujian pada Ujian Sekolah/Madrasah Tahun Pelajaran 2012/2013 sebagai berikut: a. 8. c. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Bentuk Ujian Keterangan Tertulis Praktik V V Khusus SMA sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V Sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan 2. Materi Ujian Sekolah Tingkat SMA/MA a. Ujian praktik mencakup semua mata pelajaran yang memerlukan ujian praktik. Sekolah/Madrasah wajib melaksanakan Ujian Sekolah/Madrasah untuk semua mata pelajaran baik yang diujinasionalkan maupun yang tidak diujinasionalkan. psikomotor. Teknologi Informasi dan 13. 5. 6. 10. Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Kimia Biologi Sejarah Seni Budaya Pendidikan Jasmani.BAB V PENYELENGGARAAN UJIAN NASIONAL DAN UJIAN SEKOLAH A.d. 1. 7. Olahraga. 3. e. SMA/MA Program IPA No. 11. 9. 6. Muatan Lokal Disesuaikan dengan 18 .dan Kesehatan Komunikasi Berbicara. Khusus mata pelajaran yang diujinasionalkan dilakukan ujian tertulis atau tertulis dan praktek.dan afektif). Menulis/ Mengarang dan Menyimak Speaking and Writing Sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan 12. b. 4. Ujian tertulis mengacu pada Kisi-kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013. Bahan Ujian Sekolah/Madrasah pada mata pelajaran yang diujinasionalkan diambil dari materi semester 1 s. d. Materi Ujian Sekolah: Dengan memperhatikan ketiga ranah/aspek (kognitif. Keterampilan/Bahasa Asing 14. 1.

7. 8. 16. SMA/MA Program IPS No. 11. 17. Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia 4. 6. Mata Pelajaran Al-Qur’an-Hadis Akidah-Akhlak Fiqih Sejarah Kebudayaan Islam Bahasa Arab Bentuk Ujian Tertulis Praktik V V V V V V V V Keterangan jenisnya Khusus MA b. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Bentuk Ujian Keterangan Tertulis Praktik V V Khusus SMA sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan V V V Berbicara. Keterampilan/Bahasa Asing 14. 18. 18. Teknologi Informasi dan 13. 15. 9. 17. 10. 5. 19. 3.No. Al-Qur’an-Hadis Akidah-Akhlak Fiqih Sejarah Kebudayaan Islam Bahasa Arab Disesuaikan dengan jenisnya Khusus MA 19 . Menulis/ Mengarang. 19. 1. 16. Muatan Lokal 15. dan Menyimak Speaking and Writing 2. Bahasa Inggris Matematika Sejarah Geografi Ekonomi Sosiologi Seni Budaya Pendidikan Jasmani. Olahraga dan kesehatan Komunikasi V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V Sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan Sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan 12.

Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Indonesia V V V V V V V V Berbicara. 5. 3. 17. 18. 19. Antropologi 9. 4. SMA/MA Program Bahasa No 1. Sejarah 10. dan Kebahasaan Berbicara dan Menulis/Mengarang 7. Al-Qur’an-Hadis Akidah-Akhlak Fiqih Sejarah Kebudayaan Islam Bahasa Arab Sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan Sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan Sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan Disesuaikan dengan jenisnya Khusus MA 20 . Bahasa Asing lain V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V 8. 16. Menulis/ Mengarang. Pendidikan Jasmani. 6. dan Menyimak Speaking and Writing Berbicara. Olahraga. Menulis/ Mengarang.c. dan Kesehatan 12. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Bentuk Ujian Tertulis Praktik V V Keterangan Khusus SMA sesuai dengan kurikulum yang dilaksanakan 2. Seni Budaya 11. Keterampilan/Bahasa Asing 14. Teknologi Informasi dan Komunikasi 13. Muatan Lokal 15.

1. 10.d. dan Menyimak Speaking and Writing Keterangan 2. Khusus mata pelajaran yang diuji nasionalkan dilakukan ujian tertulis atau tertulis dan praktek. c. 3. 6. Fiqih d. Sekolah/Madrasah wajib melaksanakan Ujian Sekolah/Madrasah untuk semua mata pelajaran baik yang diujinasionalkan maupun yang tidak diujinasionalkan. Ujian praktik mencakup semua mata pelajaran yang memerlukan ujian praktik. Al-Qur’an-Hadis b. 13 14. Mata Pelajaran Pendidikan Agama: a. 12. Olahraga. Materi Ujian Sekolah Tingkat SMP / MTs Mata Pelajaran yang Diujikan a. 8. Sejarah Kebudayaan Islam Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bentuk Ujian Tertulis Praktik V V V V V V V V V Berbicara. 4. 5. e. 6. Daftar mata pelajaran yang diujikan dan bentuk ujian pada Ujian Sekolah/Madrasah Tahun Pelajaran 2012/2013 adalah sebagai berikut: 21 . 9. dan Kesehatan Teknologi Informasi dan Komunikasi V V V V V V V V V V V V V V V V V Keterampilan Muatan Lokal Bahasa Arab Disesuaikan dengan jenisnya 2. Bahasa Inggris Matematika Tafsir Hadist Fiqih Seni Budaya Pendidikan Jasmani. Menulis/ Mengarang.d. Akidah-Akhlak c. Bahan Ujian Sekolah/Madrasah pada mata pelajaran yang diujinasionalkan diambil dari materi semester 1 s. d. MA Program Keagamaan No. 7. b. 11.

Bahasa Arab Sesuai dengan kurikulum yang digunakan Sesuai dengan kurikulum yang digunakan V V V V V V V V V V V V V V Sesuai dengan kurikulum yang digunakan Disesuaikan dengan jenisnya Khusus MTs Catatan:  Khusus mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. 3. Berbicara. Speaking. Jasmani /Pendidikan Jasmani. 4. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan/ Pendidikan Kewarganeraan Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Bentuk Ujian Tertulis Praktik Keterangan Khusus SMP Sesuai dengan kurikulum yang digunakan V V V - V V V V V V V V V V Mendengarkan. 6. Al-Quran-Hadis Akidah-Akhlak Fiqih Sejarah Kebudayaan Islam 16. Kesenian (KTK)/ Kesenian/Seni Budaya Pendidikan Jasmani dan Kesehatan/Pendidikan 9. sekolah/madrasah boleh mengujikan satu. 7. dua atau tiga aspek sesuai dengan kondisi sekolah/madrasah. Muatan Lokal 12. 13. 2. Writing Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial Kerajinan Tangan dan 8.No 1. Olahraga dan Kesehatan 10. Keterampilan/TIK 11. 14. 5. 15. 22 . Menulis Listening.

1. c. 6. Kunci jawaban c. Mempunyai kemampuan menyusun bahan ujian. Memiliki sikap dan perilaku yang jujur. Pedoman penilaian/penskoran dan blanko penilaian 7. Naskah soal b. Lembar jawaban d. Penyiapan bahan Ujian Sekolah/Madrasah mencakup : a. urutan mata pelajaran dan bentuk soal Ujian Sekolah diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Pendidikan/Kemenag Kabupaten/Kota dan/atau Sekolah/Madrasah Penyelenggara. mutu. tekun. c. Penyiapan perangkat naskah soal dilakukan oleh tim penyusun dari sekolah/madrasah penyelenggara atau kelompok sekolah/madrasah. Blanko daftar hadir dan berita acara pelaksanaan Ujian Sekolah 8. Jumlah Paket Soal Ujian Sekolah ditentukan oleh Panitia Penyelenggara Kabupaten/Kota (Rayon) atau Sekolah Penyelenggara. Penyusunan kisi-kisi soal berdasarkan SKL dengan langkah-langkah sebagai berikut : a. Menguasai materi pembelajaran yang akan diujikan. 4. bertanggungjawab. Mengidentifikasi dan membuat butir-butir soal dari bank soal nasional sesuai dengan kisi-kisi US/M Tahun Pelajaran 2012/2013. Jadwal Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah diatur oleh Dinas Pendidikan Kab/Kota C. Tim penyusun perangkat naskah soal harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: a. dari segi kesetaraan tingkat kesukaran. Memeriksa naskah soal US/M. 9. e. Mengidentifikasi SKL dan Standar Isi (SI) mata pelajaran yang diujikan. b. Penyusunan Bahan Ujian Sekolah/Madrasah: 1. dan dapat memegang teguh kerahasiaan. 2. Jadwal. Pelaksanaan Ujian sekolah sebelum pelaksanaan Ujian Nasional. 3. Menata perwajahan (layout) naskah soal US/M. 10. Memberi kode pada master naskah soal US/M. dan validitas. d. Perangkat naskah soal ujian sekolah terdiri atas : a. 23 . 2. Ujian Sekolah/Madrasah mencakup ujian tertulis atau ujian tertulis dan praktik untuk menilai hasil belajar pada semua mata pelajaran. b. Merakit naskah soal US/M dengan memperhatikan sebaran tingkat kesukaran soal. Pelaksanaan Ujian Sekolah/Madrasah Ujian Sekolah/Madrasah dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut. berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan Kurikulum yang digunakan dan kaidah penulisan soal.B. teliti. diutamakan bagi guru yang sudah dilatih di bidang penilaian pendidikan. Sekolah/Madrasah menyiapkan Ujian Sekolah meliputi naskah soal untuk ujian utama dan ujian susulan. 3. Menyusun kisi-kisi soal berdasarkan SKLUS Tahun Pelajaran 2012/2013. 5. Kisi-kisi dan naskah soal dibuat dan disusun oleh masing-masing sekolah/madrasah penyelenggara atau sekelompok sekolah/madrasah penyelenggara. b.

Bahasa Inggris. h. b. 24 . dan tingkat kabupaten/kota secara sampling melakukan verifikasi NR dan NS/M yang dientry oleh sekolah/madrasah. Matematika. Sosiologi. Jenjang SMA/MA Nilai rapor dari semester 3. Ekonomi. Kepala Sekolah/Madrasah menyampaikan file database nilai beserta catakan nilai yang sudah ditandatangani (yang asli) ke penyelenggara UN tingkat kabupaten/kota. dan Bahasa Asing (Bahasa Arab/Bahasa Jepang/Bahasa Jerman/Bahasa Prancis/Bahasa Mandarin) Program studi Keagamaan : mata pelajaran Bahasa Indonesia. 4. f. dan 5 serta NS/M. i. Jenjang SMP/MTs Nilai rapor dari semester 1. c. Matematika. Entry Nilai Sekolah/Madrasah Nilai yang dientry 1. 2. Bahasa Inggris. Sekolah/Madrasah mencetak hasil entry nilai dengan menggunakan perangkat lunak yang disediakan. Sastra Indonesia.D.). 4.00. e. Setelah meyakini kebenaran entry dan cetakan nilai. Tafsir. dan Geografi Program studi Bahasa : mata pelajaran Bahasa Indonesia. Rentang nilai yang di-entry adalah angka 0. Penyelenggara UN tingkat provinsi menyampaikan perangkat lunak tersebut penyelenggara UN tingkat kabupaten/Kota. serta menandatangani dan memberi stampel pada halaman terakhir. b. Tanda desimal menggunakan titik (. Sekolah/madrasah meng-copy cetakan hasil entry untuk arsip sekolah/madrasah. Bahasa Inggris. Penyelenggara UN tingkat pusat membagikan perangkat lunak (file data base dan data pendukung ) ke penyelenggara UN tingkat provinsi. Kepala Sekolah/Madrasah memeriksa kebenaran hasil entry dan cetakan nilai. Sekolah/Madrasah melakukan entry nilai. tingkat provinsi. Matematika. Fisika. g. dan 5 serta NS/M untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kimia. Matematika. d. Nilai Sekolah/Madrasah yang di-entry adalah nilai murni (tanpa pembobotan) karena secara otomatis pembobotannya akan dilakukan oleh program entry yang hasilnya dapat dilihat pada hasil cetakan NS/M. 2. Nilai yang di-entry adalah Nilai Rapor (NR) tiap-tiap semester dan Nilai Ujian Sekolah/Madrasah (NS/M) untuk setiap mata pelajaran yang diujikan dalam Ujian Nasional (UN). Program studi IPA : mata pelajaran Bahasa Indonesia. dan Biologi Program studi IPS : mata pelajaran Bahasa Indonesia. 3. dan IPA. Bahasa Inggris. Matematika. 4. Penyelenggara UN tingkat kabupaten/kota mendistribusikan file database beserta data pendukung yang diterima ke sekolah/madrasah. Hadis.00 sampai dengan 10. 3. dan Fikih. Kepala Sekolah/Madrasah membubuhkan paraf pada setiap halaman. Mekanisme entry Nilai Rapor dan Nilai Ujian Sekolah/Madrasah a. Bahasa Inggris. Penyelenggara UN tingkat pusat. Antropologi. dengan ketentuan sebagai berikut : a.

2. Kepala Sekolah/Madrasah selanjutnya membawa permohonan klarifikasi NS/M tersebut ke penyelenggara UN tingkat kabupaten/kota disertai dengan surat pengantar dan bukti pendukung. ke Rayon. Siswa/Orang tua murid/wali murid yang berkeberatan terhadap NS/M dapat melakukan permohonan klarifikasi kepada Kepala Sekolah/Madrasah. Pengiriman Hasil Nilai Sekolah/Madrasah Pengiriman hasil Nilai Sekolah/Madrasah berupa blanko digital (soft copy) dan cetak nilai yang merupakan gabungan nilai ujian sekolah/madrasah dan ratarata nilai rapor harus diserahkan pada Subrayon. 4. e. 3. Permohonan klarifikasi NS/M diterima di penyelenggara UN tingkat provinsi selambat-lambatnya 30 hari setelah pengumuman hasil ujian nacional. kecuali untuk daerah terpencil. 5. Penyelenggara penyelenggara UN tingkat kabupaten/kota selanjutnya menyampaikan file beserta cetakan nilai tersebut ke penyelenggara UN tingkat UN tingkat provinsi menyampaikan file database nilai ke UN tingkat pusat. Penyelenggara database nilai provinsi. 6. (Jadwal lihat lampiran 1) F. Mekanisme Klarifikasi Nilai Sekolah Apabila terjadi perbedaan nilai antara hasil entry dengan nilai rapor (NR) dan nilai ujian sekolah/madrasah (NS/M). Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Fisika Kimia Biologi PG 50 35 40 40 40 40 Ujian Tulis LC Jml 50 15 *) Waktu (menit) 120 120 120 120 120 120 25 50 40 40 40 40 . c. Penyelenggara UN tingkat provinsi kemudian melakukan verifikasi dokumen nilai sekolah (NS) sesuai dengan bukti-bukti pendukung pada permohonan klarifikasi NS/M oleh penyelenggara UN tingkat kabupaten/kota untuk diteruskan ke penyelenggara UN tingkat pusat dengan disertai surat pengantar. Materi Ujian Nasional dan Alokasi Waktu : 1. b. Penyelenggara UN tingkat kabupaten/kota meneruskan permohonan klarifikasi NS/M Kepala Sekolah/Madrasah ke penyelenggara UN tingkat provinsi dengan surat pengantar dan bukti pendukung. d. k. dan ke Panitia Ujian Tingkat Provinsi. E. Materi Ujian SMA dan MA Program IPA : No 1.j. diatur sebagai berikut : a.

3. 2. 3. 5. 5. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Ekonomi Sosiologi Geografi PG 50 35 40 40 50 50 Ujian Tulis LC Jml 50 15 *) Waktu (menit) 120 120 120 120 120 120 50 40 40 50 50 Program Bahasa : No 1.Program IPS : No 1. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Sastra Indonesia Sejarah Budaya (Antropologi) Bahasa Arab Bahasa Jepang Bahasa Jerman Bahasa Prancis Bahasa Mandarin PG 50 35 40 40 50 50 50 50 50 50 Ujian Tulis LC Jml 50 15 *) Waktu (menit) 120 120 120 120 120 120 120 120 120 120 50 40 40 50 50 50 50 50 50 Program Keagamaan: No 1. 3. 2. 4. 4. 2. 6. 4. 6. Fiqih Keterangan: *) LC : Listening Comprehension PG : Pilihan ganda Jml : Jumlah 26 . 5. Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika Tafsir Hadis Ujian Tulis PG LC Jml 50 50 35 40 50 50 50 15 *) Waktu (menit) 120 120 120 120 120 120 50 40 50 50 50 6.

30 Matematika Matematika Matematika Matematika 4. 18 April 2013 UN Susulan : Kamis. *) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Bahasa Inggris Matematika PG 50 50 40 40 Ujian Tulis LC Jml 50 50 40 40 Waktu (menit) 120 120 120 120 4. Ujian Nasional Susulan hanya berlaku bagi peserta didik yang sakit atau berhalangan dan dibuktikan dengan surat keterangan yang sah.30–09.23 April 2013 UN Utama : Rabu.30 10.30–09. Materi Ujian Nasional SMP dan MTs No 1. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) LC : Listening Comprehension PG : Pilihan ganda Jml : Jumlah G. 4. 17 April 2013 UN Susulan : Rabu. Ujian Nasional dilaksanakan secara serentak. 24 April 2013 UN Utama : Kamis. 25 April 2013 Waktu Program IPA Program IPS Program Bahasa Bahasa Indonesia Program Keagamaan Bahasa Indonesia 1. 3.30–09.30–09. 07. 07. 22 April 2013 UN Utama : Selasa.16 April 2013 2. 15 April 2013 UN Susulan : Senin. 2. yang terdiri atas Ujian Nasional Utama dan Ujian Nasional Susulan.30 Fisika Bahasa Inggris Ekonomi Bahasa Inggris Bahasa Asing Bahasa Inggris Tafsir Bahasa Inggris 10. UN UTAMA dan SUSULAN SMA/MA Mata Ujian No Hari & Tanggal UN Utama : Senin. UN Susulan : Selasa.2. Ujian Nasional dilakukan satu kali. 2. Jadwal pelaksanaan Ujian Nasional sebagai berikut : JADWAL PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL 2012/2013 a. 3.30 Kimia Biologi Sosiologi Geografi Antropologi Sastra Indonesia Fiqih Hadis 27 . 07. Jadwal Ujian Nasional Ujian Nasional akan dilaksanakan sesuai dengan Jadwal Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013 dengan ketentuan sebagai berikut: 1.30-12.30 Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia 07.30 3.30-12.

Misal : @ 25 orang peserta maka dapat diatur1 ruang berisi 20 orang dan 5 peserta atau bisa diisi dengan 1 ruang 15 peserta dan 1 ruang 10 peserta.30 Bahasa Indonesia Waktu Mata Ujian Matematika H. Untuk mengatasi jumlah siswa kurang dari 20 orang dalam satu ruang. UN Susulan : Selasa. Satu bangku untuk satu orang peserta UN b.30 – 09. Penempatan peserta UN sesuai dengan nomor peserta d. Gambar atau alat peraga yang berkaitan dengan materi UN dikeluarkan dari ruang UN 8.30 – 09. Jarak antara meja yang satu dengan meja yang lain disusun dengan mempertimbangkan jarak antara peserta yang satu dengan peserta yang lain minimal 1 (satu) meter c.30 – 09. UN Susulan : Kamis. 28 .30 Bahasa Inggris 07. @ 21 orang peserta dapat diatur 1 ruang diisi 11 peserta dan 1 ruang diisi 10 peserta. 25 April 2013 4. 23 April 2013 2. UN Susulan : Jumat. Setiap ruang ditempati paling banyak 20 (dua puluh) peserta. Setiap ruang ujian ditempel pengumuman yang bertuliskan “DILARANG MASUK SELAIN PESERTA UJIAN DAN PENGAWAS” 5. Setiap meja diberi nomor peserta UN 4. Tempat duduk peserta UN diatur sebagai berikut: a. UN UTAMA dan SUSULAN SMP / MTs No Hari & Tanggal UN Utama : Senin. Setiap ruang UN disediakan lem/lak dan segel untuk amplop LJUN 7.30 07.30 – 09. 2 Mei 2013 07. 24 April 2013 3. 29 April 2013 UN Utama : Selasa. maka 2 (dua) ruang terakhir diatur dengan mempertimbangkan jumlah naskah soal didalam sampul besar dan kecil. Setiap ruang UN disediakan denah tempat duduk peserta UN 6. Ruang Ujian Nasional Satuan pendidikan penyelenggara UN menetapkan ruang UN dengan persyaratan sebagai berikut: 1. UN Susulan : Rabu.b.30 Ilmu Pengetahuan Alam 07. dan 2 (dua) meja untuk 2 (dua) orang pengawas UN 3. 1 Mei 2013 UN Utama : Kamis. Ruang ujian yang digunakan aman dan layak untuk UN 2. 22 April 2013 1. 30 April 2013 UN Utama : Rabu.

Penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah/Madrasah dimonitor dan dievaluasi sesuai dengan kewenangan serta ketentuan yang berlaku. Monitoring penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah/Madrasah. Yakni dari nomor peserta kecil ke nomor peserta besar DENAH TEMPAT DUDUK Pengawas 1 Pengawas 2 1 2 3 4 8 7 6 5 9 16 10 15 11 14 12 13 17 18 19 20 I. Naskah soal dibagikan kepada peserta UN sesuai dengan urutan soal yang ada didalam sampul. 29 .9.

memberi contekan b. maka hasil ujian yang bersangkutan dianggap tidak sah dan dimuat dalam berita acara. Peserta UN yang melanggar tata tertib diberi peringatan secara tertulis oleh pengawas ruang UN atau pengawas satuan pendidikan. dan berbicara yang dapat mengganggu konsentrasi peserta ujian b. Pelanggaran ringan yang dilakukan oleh pengawas ruang dengan sanksi dibebastugaskan sebagai pengawas ruang ujian meliputi: a. menyebarkan/membacakan kunci jawaban kepada peserta ujian 7. kerjasama dengan peserta ujian dan/atau menyontek b. Pelanggaran ringan yang dilakukan oleh peserta ujian dengan sanksi diberi peringatan meliputi: a. Pengawas satuan pendidikan yang melanggar ketentuan POS diberi sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. lalai membantu peserta ujian mengisi identitas diri sesuai dengan kartu identitas 6.BAB VI SANKSI 1. Meminjam alat tulis dari peserta ujian b. membuat kegaduhan di dalam ruang ujian b. Apabila peserta UN sesudah diberi peringatan tetapi tidak mengindahkan peringatan tersebut. lalai. Pelanggaran sedang yang dilakukan oleh peserta ujian dengan sanksi dikeluarkan dari ruang ujian meliputi: a. membawa HP ke ruang ujian 4. menyebarkan kunci jawaban 5. menggunakan kunci jawaban c. 2. Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan penyelenggara UN yang melanggar ketentuan POS diberi sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Tidak membawa kartu ujian 3. merokok. 8. tertidur. 30 . Pelanggaran berat yang dilakukan oleh peserta ujian dengan sanksi pembatalan ujian pada mata pelajaran bersangkutan meliputi: a. membantu peserta ujian dalam menjawab soal c. Pelanggaran berat yang dilakukan oleh pengawas ruang dengan sanksi sesuai dengan ketentuan perundangan meliputi: a.

SUDJAK. H. M. sekolah/madrasah penyelenggara/penggabung. 19550320 198503 1 008 Menyetujui. ALIMUFI ARIEF. Surabaya. HARUN.BAB VII PENUTUP Pedoman Teknis Ujian Nasional dan Ujian Sekolah SMP/MTs dan SMA/MA diharapkan dapat membantu Dinas Pendidikan/Kankemenag Kabupaten/Kota. 19520615 197802 1 001 31 . Kepala Bidang Mapenda Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Kepala Bidang Pendidikan Menengah Pertama dan Menengah Atas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Drs.Si. melaksanakan sampai dengan melaporkan penyelenggaraan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah sesuai dengan yang diharapkan. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Drs. 19540201 197903 1 002 Dr.Ag Pembina Tingkat I NIP 19620130 198703 1 014 Drs. dan pihak-pihak terkait lainnya untuk mempersiapkan.Ag Pembina Utama Muda NIP.Si Pembina Tingkat I NIP 19590325 198003 1 012 Mengetahui. MAHFUDH SHODAR. M. Ketua Koordinator Penyelenggara UN SMA/MA dan SMK Provinsi Jawa Timur Drs. M. M. MM Pembina Utama Madya NIP. M. Pedoman Teknis ini disusun untuk dipedomani sebagaimana mestinya. BAMBANG SUDARTO.Pd NIP.

16.25 April 2013 22.18 April 2013 15.25 April 2013 22 s. ke Rayon 1 Sosialisasi Pendataan Peserta Penyerahan Lembar Verifikasi 2 Calon Peerta UN 3 Penyerahan DNS 4 Penyerahan DNT 5 Penyerahan KPUN 6 Penyerahan Nilai Sekolah Penyerahan Naskah Ujian Nasional 7 Utama dan LJUN Kosong 8 Pelaksanaan Ujian Nasional Utama Penyerahan LJUN (hasil pekerjaan 9 peserta Ujian Nasional) Utama Penyerahan Naskah Ujian Nasional 10 Susulan dan LJUN Kosong 11 Pelaksanaan Ujian Nasional Susulan Penyerahan LJUN (hasil pekerjaan 12 peserta Ujian Nasional) Susulan 13 Penyerahan DKHUN 14 Pengumuman Kelulusan 15 Penyerahan SKHUN 16 Penyerahan Ijazah 32 Rayon ke S. Jenis Kegiatan Prov. 25 April 2013 22.25 April 2013 23 Mei 2013 24 Mei 2013 25 Mei – 7 Juni 2013 27 Maret 2013 4 April 2013 15. Minggu ke-4 Januari 2013 Minggu ke-1 Maret 2013 8 April 2013 Minggu ke-4 Desember 2012 Minggu ke-4 Januari 2013 Minggu ke-1 Maret 2013 13 April 2013 Minggu ke-4 Desember 2012 Minggu ke-4 Januari 2013 Minggu ke-1 Maret 2013 Minggu ke-3 Januari 2013 Minggu ke-2 Februari 2013 20 Maret 2013 15.d.17.R. Minggu ke-1 Desember 2012 Minggu ke-1 Januari 2013 Minggu ke-1 Februari 2013 S.23.Lampiran 1 : JADWAL KEGIATAN UJIAN NASIONAL SMA/MA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Jadwal Penyerahan/Pengembalian Dokumen No.24.23.25 April 2013 22 Mei 2013 22 Mei 2013 .17.18 April 2013 15 s.R.16.17.16.23.24.23.R.R. November 2012 S.18 April 2013 15 April 2013 20 April 2013 22.17. 18 April 2013 15.d. ke Rayon Minggu ke-1 Desember 2012 Minggu ke-1 Januari 2013 Minggu ke-1 Februari 2013 Rayon ke Prov.16.18 April 2013 22. ke Sekolah Sekolah ke S.24.24.

25. 1.2.d. 2 Mei 2013 30 April.R. 1.2.3 Mei 2013 33 .3 Mei 2013 31 Mei 2013 1 Juni 2013 2 April 2013 9 April 2013 22. 25 April 2013 22.26 April 2013 22 s. Jenis Kegiatan Jadwal Penyerahan/Pengembalian Dokumen Prov.23.3 Mei 2013 30 April.25 April 2013 30 April.24.23. 1 Sosialisasi Pendataan Peserta Penyerahan Lembar Verifikasi 2 Peerta UN 3 Penyerahan DNS 4 Penyerahan DNT 5 Penyerahan KPUN 6 Penyerahan Nilai Sekolah Penyerahan Naskah Ujian Nasional 7 Utama dan LJUN Kosong 8 Pelaksanaan Ujian Nasional Utama Penyerahan LJUN (hasil pekerjaan 9 peserta Ujian Nasional) Utama Penyerahan Naskah Ujian Nasional 10 Susulan dan LJUN Kosong 11 Pelaksanaan Ujian Nasional Susulan Penyerahan LJUN (hasil pekerjaan 12 peserta Ujian Nasional) Susulan 13 Penyerahan DKHUN 14 Pengumuman Kelulusan 15 Penyerahan SKHUN 16 Penyerahan Ijazah 1 – 14 Juni2013 Minggu ke-4 Februari 2013 Minggu ke-1 April 2013 16 April 2013 Minggu ke-4 Desember 2012 Minggu ke-4 Februari 2013 Minggu ke-1 April 2013 21 April 2013 Minggu ke-4 Desember 2012 Minggu ke-4 Februari 2013 Minggu ke-1 April 2013 Minggu ke-3 Januari 2013 Minggu ke-2 Maret 2013 22 April 2013 27 April 2013 30 Mei 2013 30 Mei 2013 24 Maret 2013 23.25 April 2013 29. ke Rayon Rayon ke S. November 2012 Minggu ke-1 Desember 2012 Minggu ke-1 Januari 2013 Minggu ke-1 Maret 2013 Minggu ke-1 Desember 2012 Minggu ke-1 Januari 2013 Minggu ke-1 Maret 2013 S.R.23. S.25 April 2013 22.R.2 Mei 2013 29 April s.24.d. 1.2. 1.24.24. ke Rayon Rayon ke Prov.R. ke Sekolah Sekolah ke S.JADWAL KEGIATAN UJIAN NASIONAL SMP/MTs TAHUN PELAJARAN 2012/2013 No.30 April.

...Lampiran 2 (digunakan oleh Subrayon) REKAPITULASI KELULUSAN PESERTA DIDIK PESERTA UJIAN NASIONAL DAN UJIAN SEKOLAH TINGKAT SMP/MTs *) TAHUN PELAJARAN 2012/2013 RAYON ……… SUBRAYON …... Dst. Jumlah Sekolah Penyelenggara : …………. 2... 2. Peserta Didik SMP/MTs *) yang lulus/tamat pada tingkat Subrayon Penyelenggara Jenis Status L P Jml % Kelulusan L Yang Menggabung P Jml % Kelulusan L Penyelenggara dan Yang Menggabung P Jml % Kelulusan Calon Peserta Yang menempuh Lulus N S N+S N S N+S N S N+S Catatan : N = S = N+S = *) = Negeri Swasta Negeri + Sawsta Coret yang tidak perlu ….. Sekolah Swasta 3.... Dst.….. Sekolah Negeri No 1.sekolah Nama Sekolah Penyelenggara : No 1. 2. KABUPATEN/KOTA ………………………  KTSP 1.. 2013 Ketua Subrayon ____________________ NIP 34 ... Dst. 4.. 3. 3.…………... 3. Jumlah Sekolah yang menggabung : ……………sekolah Nama Sekolah yang menggabung : No 1. 2. Sekolah Swasta 5...

2. Sekolah Penyelenggara: Jenis Program Status N Calon Peserta S N+S N Yang Menempuh S N+S N Lulus S N+S Prosentase Kelulusan (%) N S N+S L Bahasa P Jml L IPA P Jml L IPS P Jml L Jumlah Total P Jml 5. 2. Nama Sekolah yang menggabung : No 1. SUBRAYON ………… KABUPATEN/KOTA ………………………….sekolah. Dst.. 4.1. Sekolah Swasta 3. Nama Sekolah Penyelenggara : No 1. 2.. Dst. Jumlah Sekolah yang menggabung : ……………sekolah. Sekolah yang menggabung Jenis Program Status N Calon Peserta S N+S N Yang Menempuh S N+S N Lulus S N+S Prosentase Kelulusan (%) N S N+S L Bahasa P Jml L IPA P Jml L IPS P Jml L Jumlah Total P Jml 35 . Dst. Jumlah Sekolah Penyelenggara : …………. Sekolah Swasta 5. 2. 3. 3.Lampiran 3 (digunakan oleh Subrayon) REKAPITULASI KELULUSAN PESERTA DIDIK PESERTA UJIAN NASIONAL DAN UJIAN SEKOLAH TINGKAT SMA/MA *) TAHUN PELAJARAN 2012/2013 RAYON ……….  KTSP 1. 3. Peserta Didik SMA/MA *) yang lulus/tamat pada tingkat Subrayon 5. Sekolah Negeri No 1. 2.

…........3.………….....5.. Sekolah Penyelenggara + Sekolah yang menggabung Jenis Program Status N Calon Peserta S N+S N Yang Menempuh S N+S N Lulus S N+S Prosentase Kelulusan (%) N S N+S L Bahasa P Jml L IPA P Jml L IPS P Jml L Jumlah Total P Jml Catatan : N = S = N+S = *) = Negeri Swasta Negeri + Sawsta Coret yang tidak perlu …. 2013 Ketua Subrayon __________________ NIP 36 .

… Subrayon .Lampiran 4a (digunakan oleh sekolah penyelenggara) HASIL KELULUSAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 SEKOLAH PENYELENGGARA DAN SEKOLAH MENGGABUNG TINGKAT SMP/MTs *) Rayon …….….... …………. 2013 Kepala Sekolah Penyelenggara _____________________________ 37 .……… Kabupaten / Kota ……………………………. (Negeri/Swasta **) Negeri Jumlah II Swasta Negeri + Swasta Negeri Jumlah I + II Swasta Negeri + Swasta Catatan : ** diisi yang sesuai *) coret salah satu P Jml L P Jml L P Jml Yang Menempuh Lulus Prosentase Kelulusan KTSP ………………. Jumlah I Nama Sekolah Menggabung 1. (Negeri/Swasta **) 2. ……………………. (Negeri/Swasta **) 3. (Negeri/Swasta **) Dst …………. …………. Calon Peserta Ujian NAMA SMP/MTs *) L Sekolah Penyelenggara (Negeri/Swasta **) ……………………... ………….

Lampiran 4b(digunakan oleh sekolah penyelenggara) HASIL KELULUSAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 SEKOLAH PENYELENGGARA DAN SEKOLAH MENGGABUNG TINGKAT SMA/MA*) Rayon ……. 2013 Kepala Sekolah Penyelenggara _____________________________ 38 . …………………….….. …………. …………. (Negeri/Swasta **) Negeri Jumlah II Swasta Negeri + Swasta Negeri Jumlah I + II Swasta Negeri + Swasta Catatan : ** diisi yang sesuai *) coret salah satu P Jml L P Jml L P Jml Yang Menempuh Lulus Prosentase Kelulusan KTSP ……………….. (Negeri/Swasta **) 2. (Negeri/Swasta **) Dst …………. Calon Peserta Ujian NAMA SMA/MA*) L Sekolah Penyelenggara (Negeri/Swasta **) ……………………. Jumlah I Nama Sekolah Menggabung 1.… Subrayon .……… Kabupaten / Kota ……………………………. (Negeri/Swasta **) 3.. …………...

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->