BAB III KESISWAAN

1. Sistim Penerimaan Peserta Didik Baru Sistim penerimaan peserta didik baru di SMA Negeri 1 Pare dilaksanakan melalui : a. Seleksi Penerimaan Peserta didik Berpotensi (SPPB) b. Seleksi Penerimaan Peserta didik jalur reguler(PPD) 1.1 Seleksi Penerimaan Peserta didik Berpotensi (SPPB) Seleksi penerimaan peserta didik baru melalui jalur ini bertujuan memilih siswa yang mempunyai kemampuan akademik, aklak mulia dan kepribadian, motivasi yang tinggi serta ketrampilan terbaik dari siswa pendaftar dari SMP/MTs terpilih yang diharapkan mampu menyelesaikan pendidikannya dengan hasil yang optimal. Ketentuan Umum Seleksi dari jalur ini adalah : a. Peserta seleksi adalah siswa kelas IX SMP/MTs yang tidak pernah tinggal kelas. b. Memenuhi persyaratan akademik, yakni Laporan Hasil belajar Peserta Didik memiliki nilai diatas KKM secara berkesinambungan mulai kelas VII dan VIII semester 1 dan 2 serta kelas IX semester 1. c. Peserta seleksi dinyatakan lulus dan tamat dari SMP/MTs asal. 1.2 Seleksi Penerimaan Peserta didik Baru Jalur Reguler (PPD). Seleksi penerimaan peserta didik baru jalur reguler ini bertujuan untuk memilih siswa yang mempunyai kemampuan akademik yang tinggi yang diharapkan mampu menyelesaikan pendidikannya dengan hasil yang optimal. Ketentuan umum seleksi dari jalur ini adalah : a. Telah tamat dan lulus SMP/MTs, memiliki ijasah /STTB SMP atau MTs b. Berusia setinggi-tingginya 21 tahun pada tahun pelajaran baru. c. Mempertimbangkan nilai hasil ujian nasional 4 mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, bahasa Inggris, IPA, dan matematika. 2. Organisasi siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 1 Pare a. Organisasi ini berasaskan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. b. Organisasi ini bertujuan mempersiapkan siswa sebagai kader penerus cita-cita perjuangan dan pembangunan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia, guna mewujudkan visi dan misi SMA Negeri 1 Pare dengan cara : b.1. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan. b.2. Meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani. b.3. Memantapkan kepribadian dan kemandirian. b.4. Mempertebal rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. b.5. Memfasilitasi siswa SMA Negeri 1 Pare dalam meningkatkan kreativitas dalam segala bidang, misalnya seni dan keilmuan. 2.1. ASAS, TUJUAN DAN SIFAT

Memelihara sarana dan prasarana serta keamanan. yaitu SMA Negeri 1 Pare. keindahan. Setiap anggota OSIS mempunyai hak : a. PERANGKAT ORGANISASI a.2 a.2 b.3 b.1 a. HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA a. Organisasi ini hanya berhak mewakili siswa dari sekolah yang bersangkutan .2 a.3 Pembina OSIS Musyawarah Perwakilan Kelas Pengurus OSIS Ketua yaitu Kepala Sekolah Wakil Ketua yaitu Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan.3. Memelihara dan menjaga nama baik dan kehormatan sekolah dimanapun siswa berada. c. Pembina terdiri dari : . Musyawarah Perwakilan Kelas terdiri dari : c. kebersihan. Memilih dan atau dipilih sebagai perwakilan kelas atau pengurus OSIS.1 b.1 Wakil dari setiap kelas yang terdiri atas 2 (dua) orang siswa.2.1 a. Keuangan organisasi ini diperoleh dari dana yang disediakan oleh sekolah dan sumbangan yang tidak mengikat serta usaha lain yang sah. Berbicara baik secara lisan maupun tertulis.2 b.4 Mendapatkan kemampuannya.3 b. ketertiban. Guru sebagai anggota yang terdiri dari seorang Bendahara Pembina Seksi Bidang. Keanggotaan berakhir apabila siswa yang bersangkutan tidak lagi menjadi siswa SMA Negeri 1 Pare atau meninggal dunia.4. 2. Perangkat OSIS terdiri dari : a.1 a. 2. b. Keanggotaan Organisasi : a.2 Anggota organisasi ini secara otomatis adalah siswa yang masih aktif belajar di SMA Negeri 1 Pare. Setiap anggota berkewajiban untuk : b. Mematuhi dan atau mentaati peraturan dan tata tertib sekolah. Menghormati seluruh tenaga kependidikan.c.3 b. kerindangan dan kekeluargaan di sekolah. Oganisasi ini bersifat intra sekolah dan merupakan satu-satunya organisasi siswa yang sah disekolah sebagai wadah dalam berorganisasi dan menampung seluruh kegiatan siswa. d. dan 4 orang perlakuan yang sama sesuai dengan bakat dan b. serta tidak ada kaitan organisasi dengan OSIS sekolah lain dan atau tidak menjadi bagian dari organisasi lain di luar sekolah. KEANGGOTAAN DAN KEUANGAN a. 2.1 b.

Bendahara. Pendidikan Politik dan Kepemimpinan. serta tercapainya hasil kegiatan yang optimal kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Pare Kabupaten Kediri. 3. Seksi bidang Persepsi dan Kreasi Seni. Peserta kegiatan ekstrakurikuler a. .6. Seksi bidang Pembinaan Berorganisasi.c.1. Wajib mengikuti ekstrakurikuler pilihan maksimal 2 (dua) macam kegiatan ekstrakurikuler. Seksi bidang Kesegaran Jasmani dan Daya Kreasi. Kegiatan Ekstra Kurikuler Bahwa demi efisiensi.2. Wakil ketua II d. maka dengan ini perlu diatur ketentuan penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler sebagai berikut . Wakil bendahara dan lainnya sebagai anggota. Seksi bidang Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. d.5. Pergantian pengurus dilakukan melalui tata cara yang ditetapkan dalam Anggaran Rumah Tangga Organisasi. Seksi bidang Pembinaan Ketram pilan dan Kewirausahaan. Ketua d.16. Wakil ketua. Sekretaris d.5. b. Sekretaris. d. Bendahara d. d.12.11. d.14. Wakil ketua I d.2 Wakil dari tiap-tiap kelas membentuk organisasi yang terdiri atas Ketua.8.3. Seksi bidang Pembinaan Kepribadian dan Budi Pekerti Luhur. 3.10. Peserta kegiatan ekstrakurikuler adalah kelas X dan XI.7. efektifitas. yaitu secara demokratis.1. Wakil sekretaris. d.9. d. b. Setiap siswa kelas X : c. Wajib mengikuti Ekstrakurikuler Komputer.15. Mengikuti esktrakurikuler pilihan maksimal 2 (dua) macam kegiatan ekstrakurikuler. d. Masa jabatan anggota perwakilan kelas dan pengurus OSIS selama satu tahun pelajaran. Setiap siswa kelas XI : Wajib mengkuti Ekstrakurikuler Komputer. MASA JABATAN a. Pengurus OSIS tediri dari : d. Wakil sekretaris II d. Wakil bendahara d. Seksi bidang Ketawaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. d. Seksi bidang Pendidikan Pendahuluan Bela Negara.13.4. Wakil sekretaris I d. 2.

b.3. Jumlah peserta kegiatan ektrakurikuler pilihan : Untuk ekstrakurikuler bidang studi minimal 5 (lima) orang siswa. c. Peserta kegiatan ekstrakurikuler wajib mentaati tata tertib yang berlaku. Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan setelah pulang sekolah atau harihari tertentu yang disepakati pembina dan peserta. atau lebih dari 1 kelompok jika peserta > 46 orang siswa dan atau jumlah kelompok menyesuikan. b. 3. Waktu pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler : Pelaksanaan ekstrakurikuler dilaksanakan mulai hari Senin sampai dengan Sabtu setelah pulang sekolah.1 b. Jumlah pertemuan dan kelompok a.2 Untuk ekstrakurikuler wajib (Komputer) maksimal 1 (satu) kelompok kegiatan ekstrakurikuler setiap kelas. Jumlah pertemuan maksimal 1 (satu) kali dalam satu minggu. Untuk ekstrakurikuler selain bidang studi minimal 10 (sepuluh) orang siswa. e. Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan mulai awal bulan Agustus dan diakhiri akhir bulan Mei setiap tahun pelajaran. 3. Waktu pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler a. Untuk ekstrakurikuler pilihan 1 kelompok jika peserta < 45 orang siswa.d. Jumlah kelompok : b. .2.

Khusus siswa laki-laki 1) Baju dimasukkan kedalam celana. Rabu dan Kamis pakaian seragam warna abu-abu – putih. ikat pinggang hitam. berucap. keamanan dan nilai-nilai yang mendukung kegiatan belajar mengajar yang efektif. sopan santun pergaulan. kerapian. nama dan identitas sekolah. Pasal 1 PAKAIAN SEKOLAH Siswa wajib mengenakan pakaian seragam sekolah dengan ketentuan sebagai berikut : a. ikat pinggang hitam. bertindak dan melaksanakan kegiatan sehari-hari di sekolah dalam rangka menciptakan iklim dan kultur sekolah yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran yang efektif. memakai saputangan leher (asduk). sepatu bebas asal bukan warna yang menyolok : merah. 2. kedisiplinan dan ketertiban. Hari Jum’at pakaian Pramuka. sepatu hitam polos. . 3) 4) 5) 6) Memakai bedge OSIS. Topi sekolah sesuai dengan ketentuan. biru dan atau sepatu balet. Selasa. Pakaian tidak terbuat dari kain yang tipis dan tembus pandang. Umum 1) 2) Sopan dan rapi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tatakrama dan tata tertib sekolah ini dimaksudkan sebagai rambu-rambu bagi siswa dalam bersikap dan bertingkah laku. kaos kaki putih polos. kesehatan. memakai dasi yang sesuai. Hari Sabtu pakaian khas SMA Negeri 1 Pare. b. kuning. sepatu hitam polos. kaos kaki hitam polos. Tidak mengenakan perhiasan yang mencolok dan berlebihan. Setiap siswa wajib melaksanakan ketentuan yang tercantum dalam tatakrama dan tata tertib ini secara konsekuen dan penuh kesadaran. model sesuai dengan ketentuan.BAB IV TATA KRAMA DAN TATA TERTIB SISWA BAB I KETENTUAN UMUM 1. kebersihan. Memakai pakaian seragam sesuai ketentuan yang berlaku : Hari Senin. tidak ketat dan tidak membentuk tubuh. Tatakrama dan tata tertib sekolah ini dibuat berdasarkan nilai-nilai yang dianut sekolah dan masyarakat sekitar. 3. hijau. memakai dasi yang sesuai. yang meliputi nilai ketaqwaan.

dicoret-coret atau dijahit cutbrai. Khusus siswa perempuan. Umum Siswa dilarang : 1) Berkuku panjang 2) Mengecat rambut dan kuku 3) Bertato b. 2) Panjang dan model rok sesuai ketentuan. 3) Celana dan lengan baju tidak digulung. 5) Tidak memakai perhiasan atau aksesoris yang mencolok dan berlebihan. ketentuan rambut : 1. lebar celana bagian bawah tidak lebih dari 22 cm.2) Panjang dan model celana sesuai ketentuan. c. d. Pasal 2 RAMBUT. KUKU. Siswa wajib hadir di sekolah selambat-lambatnya 10 menit sebelum bel masuk berbunyi. 4) Pakaian tidak disobek. 4) Bagi yang berjilbab. rok panjang sampai mata kaki dan warna jilbab sesuai seragam. MAKE UP a. TATO. kecuali bedak tipis. Pakaian Olah Raga Untuk pelajaran olah raga siswa wajib memakai pakaian olah raga yang telah ditetapkan oleh sekolah. 6) Lengan baju tidak digulung. bersih. Pasal 3 MASUK DAN PULANG SEKOLAH 1.1 1. anting dan gelang c. 3) Bagi yang tidak berjilbab. Khusus siswa laki-laki 1) Tidak berambut panjang. panjang rok di bawah lutut. dan terpelihara. 1) Baju dimasukkan kedalam rok.3 Panjang rambut tidak menyentuh kerah baju Bagian atas tidak lebih dari 5 cm Bagian samping tidak lebih dari 2 cm 2) Tidak bercukur gundul 3) Rambut tidak berkuncir 4) Tidak memakai kalung.2 1. Khusus siswa perempuan 1) Tidak memakai make up atau sejenisnya yang berlebihan. . 2) Rambut harus tertata rapi.

Setiap kelas dibentuk tim piket kelas yang secara bergiliran bertugas menjaga kebersihan dan ketertiban kelas. Taplak meja. . Setiap tim piket kelas yang bertugas hendaknya menyiapkan dan memelihara perlengkapan kelas yang terdiri dari : 1) 2) 3) 1) 2) 3) 4) Penghapus papan tulis. Pada waktu pulang siswa diwajibkan langsung meninggalkan sekolah menuju kerumah. 8. kecuali bagi yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler atau kegiatan sekolah lainnya. KEDISIPLINAN DAN KETERTIBAN 1. Pada waktu pulang sekolah siswa dilarang duduk-duduk (nongkrong) di tepi-tepi jalan atau tempat-tempat tertentu. boardmarker dan peralatan yang diperlukan lainnya. 7. Siswa yang tidak hadir di sekolah tanpa keterangan. 9. Pasal 4 KEBERSIHAN. 2. Tim piket mempunyai tugas : menyiapkan boardmarker dan membersihkan papan tulis Melengkapi dan merapikan hiasan dinding kelas Memasang taplak pada meja guru dan hiasan bunga Melaporkan pada guru piket tentang tindakan-tindakan pelanggaran di kelas yang menyangkut kebersihan dan ketertiban kelas. Siswa yang tidak hadir 3 kali atau lebih tanpa keterangan. Siswa yang terlambat datang di sekolah kurang dari 5 menit harus lapor pada petugas piket dan diizinkan masuk setelah dicatat dalam buku piket dan ketertiban 3. 6. harus mengirimkan surat permohonan izin atau surat keterangan dokter dari orang tua atau wali. Pada saat istirahat siswa sebaiknya berada di luar kelas. 5. pada waktu masuk kembali harus melapor kepada Kepala Sekolah dengan menyerahkan surat keterangan yang diperlukan (keterangan dokter atau surat izin dari orang tua atau wali siswa yan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya). Siswa yang terlambat datang lebih dari 5 menit harus lapor pada petugas piket. sulak dan tempat sampah Mempersiapkan sarana dan prasarana pembelajaran. Sapu. Siswa yang tidak hadir di sekolah karena sakit atau karena keperluan yang sangat penting. misalnya 3. orang tua atau wali siswa akan diundang ke sekolah untuk dimintai keterangan. dilibatkan dalam kebersihan sekolah dan diizinkan masuk kelas setelah mendapat izin tertulis dari Kepala Sekolah atau Wakil Kepala Sekolah atau Guru piket dan Guru BK. penggaris.2. vas bunga dan bunga. 4.

Setiap siswa agar menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan guru atau sekolah sesuai ketentuan yang ditetapkan 10. kasar dan cacian. penggunaan laboratorium dan sumber belajar lainnya 9. Berani mengakui kesalahan yang terlanjur dilakukan dan meminta maaf kepada orang yang haknya dilanggar atau berbuat salah kepada orang lain. Setiap siswa agar menjaga keamanan kendaraannya. Setiap siswa menjaga suasana ketenangan belajar baik di kelas. hilang atau rusak ditanggung siswa sendiri Pasal 5 SOPAN SANTUN PERGAULAN Dalam pergaulan sehari-hari di sekolah. 6. Bagi siswa yang membawa kendaraan harus menempatkan kendaraannya dengan tertib dan rapi pada tempat yang disediakan dan ditentukan oleh sekolah 11. 7. halaman sekolah dan lingkungan sekolah lainnya 5. 5. gagasan. Menghormati ide. gagasan dan pendapat secara sopan tanpa menyinggung perasaan orang lain. laboratorium maupun ditempat lain di lingkungan sekolah 8. Setiap siswa harus membiasakan menjaga kebersihan ruang kelas. 8. menghargai perbedaan agama yang dianut dan latar belakang sosial budaya yang dimiliki oleh masing-masing siswa. perpustakaan. siswa seharusnya : 1. Mengucapkan salam terhadap teman. . seperti jadwal pelajaran. tamu sekolah. Membiasakan diri mengucapkan terima kasih kalau memperoleh jasa atau bantuan dari orang lain. Berani menyampaikan sesuatu yang salah adalah salah dan yang benar adalah benar dengan cara yang baik dan tidak menyinggung perasaan orang lain. pikiran dan pendapat. kepala sekolah. kamar kecil (kamar mandi/WC). penggunaan dan pinjam buku di perpustakaan. Menghormati sesama siswa. baik di sekolah maupun di luar sekolah. 3. Menggunakan bahasa atau kata-kata yang sopan dan beradab yang membedakan hubungan dengan orang yang lebih tua dan teman sejawat dan tidak mengunakan kata-kata kotor. 4. Setiap siswa harus membuang sampah pada tempat sampah atau tempat yang ditentukan 6. guru dan pegawai sekolah apabila baru bertemu atau waktu akan berpisah 2. Setiap siswa mentaati jadwal kegiatan kegiatan sekolah. Setiap siswa membiasakan budaya antri dalam mengikuti berbagai kegiatan sekolah dan luar sekolah yang berlangsung bersama-sama 7. teras kelas. Menyampaikan ide.4. hak karya orang lain dan hak milik teman dan warga sekolah lainnya.

memakai topi dan sepatu yang telah ditentukan oleh sekolah. Setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh OSIS harus direncanakan dengan baik. atribut lengkap. Setiap siswa diharuskan mengikuti kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh sekolah sesuai dengan agama yang dianut. Apabila kerusakan disebabkan oleh kondisi alat yang digunakan. Apabila terdapat kerusakan : a. Setiap siswa wajib melaksanakan ibadah sesuai dengan agama yang dianut. Wakasek Urusan Sarana/Prasarana b. dilengkapi dengan proposal kegiatan dan membuat laporan pertanggungjawaban setelah kegiatan dilaksanakan. 2. maka menjadi tanggung jawab pengguna. Setiap siswa dapat menggunakan fasilitas yang ada di sekolah dengan syarat memenuhi tata tertib dan peraturan yang ditetapkan. Pasal 7 KEGIATAN KEAGAMAAN 1. Untuk menggunakan fasilitas sekolah harus mendapatkan izin tertulis terlebih dahulu dari sekolah melalui : a. Penanggungjawab sarana/prasarana masing-masing. Kerusakan yang disebabkan oleh kesalahan pengguna alat. 2. 2. b. 4. Peringatan hari-hari besar Setiap siswa wajib mengikuti upacara peringatan hari-hari besar nasional sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Upacara bendera (Hari Senin) Setiap siswa wajib mengikuti upacara bendera dengan pakain seragam.Pasal 6 UPACARA BENDERA DAN PERINGATAN HARI-HARI BESAR 1. Setiap menggunakan fasilitas sekolah harus selalu berusaha menjaga agar alatalat tersebut tetap baik atau tidak rusak. 2. 5. Setiap siswa wajib mendukung serta berpartisipasi aktif terhadap setiap kegiatan yang dikoordinasikan oleh pengurus OSIS. . maka menjadi tanggungjawab sekolah. Pasal 9 KEGIATAN OSIS 1. Oleh karena itu sebelum menggunakan peralatan harus diteliti terlebih dahulu keadaan alat tersebut bersama petugas/pengelola. Penggunaan fasilitas sekolah hanya boleh digunakan untuk menunjang kegiatan pendidikan selama berada di SMA Negeri 1 Pare. baik yang diselenggarakan di sekolah maupun di luar sekolah. 3. Pasal 8 PENGGUNAAN FASILITAS SEKOLAH 1.

ketertiban. Jika handphone digunakan untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan ketentuan sekolah. keindahan. 2. d. maka keamanan atau kehilangan menjadi tanggung jawab siswa sendiri. Ikut bertanggung jawab atas keamanan. 3. . kebersihan. Ikut menjaga nama baik sekolah maupun tenaga kependidikan. 5. kerindangan dan kesehatan kelas serta sekolah pada umumnya. Membayar uang sumbangan pendidikan yang telah ditetapkan oleh sekolah selambat-lambatnya tanggal 10 pada setiap bulan. Jika membawa handphone ke sekolah. kecuali bagi siswa yang dibebaskan dari kewajiabn pembayaran tersebut. halaman. 7. 4.3. Pasal 10 HAL PEMAKAIAN HANDPHONE (HP) 1. Bagi siswa yang membawa handphone (HP) ke sekolah. maka : a. maupun di sekolah pada umumnya. Apabila terdapat siswa atau sekelompok siswa menyelenggarakan suatu kegiatan di luar kegiatan yang diprogramkan oleh OSIS. Ikut bertanggung jawab atas pemeliharaan gedung. Apabila mendapatkan izin dari orang tua/wali siswa. Setiap kegiatan harus didampingi oleh pembina kegiatan dan harus selalu menjaga nama baik sekolah. maka akan disita oleh sekolah dan hanya dapat diambil oleh orang tua siswa. kekeluargaan. Harus membuat laporan pertanggungjawaban setelah kegiatan dilaksanakan. 6. 2. Siswa wajib menghormati semua tenaga kependidikan yang ada di sekolah. perabot dan peralatan sekolah lainnya. Melengkapi diri dengan keperluan sekolah yang ditetapkan. Pasal 11 KEWAJIBAN-KEWAJIBAN SISWA 1. 3. wajib mematikan HP selama proses KBM berlangsung. 8. e. baik di dalam maupun di luar sekolah. Membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan belajar mengajar baik di kelas. Harus sepengetahuan ketua OSIS b. Harus mengajukan proposal yang disetujui oleh : Pembina kegiatan atau Pembina Sekbid Wakasek Urusan Kesiswaan Kepala Sekolah kegiatan dilaksanakan di luar lingkungan sekolah harus c. Saling menghormati dan menghargai antar sesama siswa sehingga tercipta rasa kekeluargaan yang baik.

4. Menerima tamu di sekolah selama kegiatan belajar mengajar berlangsung kecuali orang tua atau wali murid yang telah mendapat izin dari Kepala Sekolah. UKS. obat psikotropika. 4. 3. Merokok atau membawa rokok. laboratorium komputer. 6. 2. Siswa yang membawa kendaraan ke sekolah harus menempatkan kendaraannya di tempat yang telah ditentukan dalam keadaan terkunci dan mentaati ketentuan yang ditetapkan oleh sekolah. Pasal 12 HAK-HAK SISWA 1. 11. seperti laboratorium. alat-alat dan sarana olah raga dengan mentaati peraturan yang telah ditetapkan oleh sekolah. berjalan dan ditaati. mengkonsumsi atau mengedarkan narkoba. siswa dengan tenaga kependidikan. Meminjam uang kepada sesama siswa. Pasal 13 LARANGAN-LARANGAN Siswa dilarang melakukan hal-hal berikut : 1. minat dan daya kreasinya sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan dan tata tertib sekolah. Berada atau bermain-main di tempat parkir kendaraan atau ditempat lain yang dilarang untuk ditempati atau untuk bermain yang ditentukan oleh sekolah. Meninggalkan sekolah selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. 3. 5.9. Menyelesaikan secara musyawarah mufakat apabila timbul permasalahan antara siswa dengan siswa. maupun antara siswa dengan sekolah sebagai suatu lembaga. Setiap siswa berhak mendapatkan layanan khusus dari guru bimbingan dan konseling BK dalam menyelesaikan masalah-masalah kesulitan belajar dan atau masalah-masalah pribadi. perpustakaan. Mengganggu kegiatan belajar mengajar baik terhadap kelasnya maupun kelas lainnya. Setiap siswa-siswi berhak mendapatkan perlakuan yang sama sepanjang tidak melanggar tata tertib sekolah. Ikut membantu agar tatakrama. 2. 10. Setiap siswa-siswi dapat meminjam buku-buku perpustakaan sekolah atau memanfaatkan fasilitas yang ada di sekolah . meminum atau membawa minuman keras. serta obat terlarang lainnya. kecuali telah mendapat izin dari Kepala Sekolah atau Wali Kelas atau Guru Piket yang diketahui oleh Guru BK. Setiap siswa-siswi berhak mengikuti kegiatan belajar mengajar baik intra maupun ektrakurikuler. peraturan maupun tata tertib ini dapat . Setiap siswa dapat mengembangkan bakat. 5.

bangku. 11. termasuk ditempat parkir. audio. kecuali setelah jam Olah Raga. Menaiki atau mengendarai kendaraan di halaman sekolah. 10. kursi atau perabot dan peralatan sekolah lainnya yang memang bukan untuk dicoreti.7. 16. . termasuk pagar masjid. kecuali pengiriman uang melalui wesel pos dari orang tua atau wali siswa. maupun video pornografi. menghina dan menyapa antar sesama siswa atau warga sekolah lainnya dengan kata sapaan atau panggilan yang tidak senonoh. Mencoret-coret dinding bangunan. 9. 18. 19. Membawa. Berada di kantin atau makan atau jajan diwaktu jam pelajaran. Membawa barang yang tidak ada hubungannya dengan kepentingan kegiatan sekolah atau kegiatan belajar mengajar. bergunjing. 13. baik perorangan maupun berkelompok. mengedarkan bacaan. Menjadi anggota perkumpulan anak-anak nakal atau geng-geng terlarang. pagar sekolah. Berkelahi dan main hakim sendiri. mengumpat. 15. Menerima surat-surat atau edaran atau selebaran yang ditujukan kepada siswa yang dikirimkan melalaui Pos atau jalur pengiriman lainnya yang dialamatkan ke sekolah dengan tujuan mengganggu konsentrasi belajar siswa. Membuang sampah sembarangan tidak pada tempatnya. membaca. gambar. senjata api atau alat-alat lain yang bisa digunakan sebagai senjata yang membahayakan keselamatan orang lain ke sekolah. Membawa kartu atau alat judi lainnya dan bermain judi di sekolah. Berbicara kotor. 14. sketsa. 8. 12. Membawa senjata tajam. Melompat pagar dan jendela. menonton atau mempertontonkan. di dalam maupun di luar sekolah. 17.

tape recorder. 4. KATEGORI A 1. Membawa kaset. malalah. 11. 8. Membuat surat izin palsu. 3. 3. Merusak sarana dan prasarana sekolah. 13. 6. Membawa senjata tajam yang dapat membahayakan diri sendiri atau orang lain. Terlibat dalam penyalahgunaan narkoba atau obat-obatan terlarang lainnya. walkman. Berurusan dengan pihak berwajib karena melakukan kejahatan. 9. tanda tangan kepala sekolah dan atau wakil kepala sekolah dan atau wali kelas dan atau guru. 14. 2. Memalsu surat sekolah. 2. Membawa atau menyebarkan selebaran yang menimbulkan keresahan. Hamil atau menghamili selama dalam pendidikan 15. Merubah atau memalsu buku raport. Menikah atau kawin selama dalam pendidikan. KATEGORI B 1. Membawa minum-minuman keras dan atau meminum minuman keras di sekolah. gitar. 2. kecuali dengan izin sekolah. komik. 7. Membawa secara sengaja atau tidak buku atau gambar atau VCD porno atau handphone yang memuat gambar porno atau yang berhubungan dengan pornografi. 10. Melakukan pemerasan atau pemalakan kepada siswa lain atau orang lain. Membolos atau keluar meninggalkan sekolah tanpa izin. 12. Mengikuti organisasi terlarang atau dilarang oleh pemerintah. Berkelahi atau main hakim sendiri 5. .BAB II PELANGGARAN DAN SANKSI Pasal 1 BENTUK SANKSI PELANGGARAN Setiap siswa yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan yang tercantum dalam tatakrama dan tata tertib kehidupan sosial sekolah bagi siswa dikenakan sanksi sebagai berikut : 1) Teguran 2) Penugasan 3) Pemanggilan orang tua 4) Diskorsing 5) Dikembalikan kepada orang tua Pasal 2 KLASIFIKASI PELANGGARAN 1. Mencuri uang atau barang milik orang lain maupun milik sekolah.

9. 6. 3. Membuang sampah ditentukan. Mencoret-coret tembok. 15. 10. Bermain di tempat parkir kendaraan. 10. Tidak memperhatikan panggilan bagi siswa yang melanggar tata tertib. 8. kursi dan sarana sekolah lainnya yang tidak semestinya. Makan atau minum di dalam kelas ketika pelajaran berlangsung. kalung. KATEGORI C 1. Rambut panjang (gondrong) dan tidak rapi bagi siswa laki-laki. Piket tidak melaksanakan tugasnya. meja. 17. 16. 2. Keluar kelas tanpa izin. Membeli makanan waktu pelajaran berlangsung.1 Melakukan pelanggaran 1 (satu) kali mendapatkan teguran. Berseragam tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 11. Berhias atau berdandan yang berlebihan. 14. Melompat pagar (termasuk pagar masjid). Merokok dan atau membawa rokok di lingkungan sekolah baik berseragam maupun tidak. 7. Melindungi teman yang bersalah. Rambut disemir atau dicat. Memakai perhiasan yang berlebihan bagi siswa perempuan. 9. Datang masuk sekolah terlambat.4. Masuk kelas lain tanpa izin guru yang bersangkutan waktu jam pelajaran berlangsung. KATEGORI B 2. Tidak membawa alat-alat sekolah tanpa alasan yang jelas Pasal 3 SANKSI PELANGGARAN 1. Memasuki atau menggunakan kamar mandi/WC guru dan karyawan. 11. sembarangan.1 Orang tua dipanggil ke sekolah dan atau dikembalikan kepada orang tua dan dipersilahkan mengajukan permohonan keluar. 18. pintu. Mengganggu atau mengacau kelas lain. anting bagi siswa laki-laki. Memasuki atau keluar kelas lewat jendela. Bersikap tidak sopan atau menentang guru atau karyawan sekolah. 6. 12. Tidak mengikuti upacara bendera. 13. KATEGORI A 1. 3. 5. Memakai gelang. 4. Berada diluar kelas pada waktu pelajaran atau pergantian jam pelajaran tanpa izin. bukan pada termpat yang telah . 2. 5. 8. 7.

5 2.2 Melakukan pelanggaran 2 (dua) kali diperingatkan dan membuat surat pernyataan yang diketahui orang tua atau wali. dilibatkan kebersihan sekolah. dan harus membuat surat pernyataan diketahui oleh orang tua atau wali. diperingatkan dan harus membuat surat pernyataan diketahui wali kelas dan guru BK.4 3. Melakukan pelanggaran 4 (empat) kali. Melakukan pelanggaran lebih dari 7 (tujuh) kali.3 Melakukan pelanggaran C.3 2.7 Melakukan pelanggaran 5 (lima) kali. KATEGORI C 3.6 3.5 3. Melakukan pelanggaran 9 (sembilan) kali. Melakukan pelanggaran 5 (lima) kali dikembalikan kepada orang tua 1 (satu) hari. Melakukan pelanggaran 7 (tujuh) kali. diperingatkan kelas.2.1 tidak diizinkan mengikuti pelajaran sampai pergantian jam pelajaran.6 Melakukan pelanggran 3 (tiga) kali orang tua dipanggil ke sekolah.1 3. dikembalikan kepada orang tua dan dipersilahkan mengajukan permohonan keluar atau pindah sekolah. dapat masuk kembali bersama orang tua. dikembalikan kepada orang tua 1 (satu) minggu. dapat kembali ke sekolah bersama orang tua. Melakukan pelanggaran 7 (tujuh) kali. dapat masuk kembali bersama orang tua. 3. wali . guru BK dan Kepala Sekolah. dapat kembali ke sekolah bersama orang tua. 2. diserahkan kepada orang tua 1 (satu) minggu. wali kelas. guru BK dan Kepala sekolah. Melakukan pelanggaran lebih dari 9 (sembilan) kali. dikembalikan kepada orang tua dan dipersilakan mengajukan permohonan keluar sekolah.4 2. Melakukan pelanggaran 3 (tiga) kali.2 3. 3. diserahkan kepada orang tua selama 1 (satu) hari. orang tua diundang ke sekolah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful