P. 1
ushul fiqh bagian 03 - agustianto

ushul fiqh bagian 03 - agustianto

5.0

|Views: 20,691|Likes:
Published by Edy Ramdan

More info:

Published by: Edy Ramdan on Mar 11, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/07/2014

pdf

text

original

Mazhab shahabi berarti pendapat para sahabat Rasul. Yang dimaksud para sahabat
adalah pendapat para sahabat tentang suatu kasus yang dinukilkan para ulama, baikberupa
fatwa maupun ketetapan hokum, sedangkan ayat atau hadis tidak menjelaskan hokum terhadap
kasus yang dihadapi sahabat tersebut.

Setelah Rasulullah SAW wafat, tampillah par sahabat yang telah memiliki ilmu yang dalam
dan mengenal fiqih untuk memberikan fatwa kepada umat Islam dan membentuk hukum. Hal ini
disebabkan karena merekalah yang paling lama bergaul dengan rausullah SAW. Dan telah
memahami alQuran dan hokum-hukumnya. Dari mereka pulalah keluar fatwa mengenai peritiwa
yang bermacam-macam. Para mufti dari kalangan tabi’in dan tabit’it-tabi’in telah memperhatikan
periwayatan dan pentaqwilan fatwa-fatwa mreka. Dianatara mereka ada
yangmengodifikasikannya bersama sunnah-sunnah Rasul, sehingga fatwa-fatwa mereka
dianggap umber-sumber pembentukan hokum yang disamakan dengan nash. Bahkan, seorang
mujtahid harus mengembalikan suatu permasalahn kepada fatwa mereka sebelum kembali
kepada Qiyas, kecuali kalau hanya pendpat perseorangan yang bersifat ijtihadi bukan atas nama
umat islam.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->