Modul 1

Pengantar Sistem Informasi Berbasis Komputer
TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS (TIK) : Setelah mempelajari modul ke-1, mahaiswa diharapkan mampu : • • • • • • • • • • Menjelaskan jenis-jenis sumberdaya utama yang tersedia pada suatu Menjelaskan pentingnya pengelolaan informasi. Menjelaskan perkembangan teknologi informasi (TI). Menunjukkan pengguna dan pelaku sistem informasi (SI). Menjelaskan tingkatan manajemen dan hubungannya dengan informasi; Menjelaskan tugas dan peran dari seorang manajer. Menjelaskan pengertian sistem. Menjelaskan perbedaan antara data dan informasi. Menjelaskan perkembangan SI berbasis komputer (Computer Based Menjelaskan pengembangan CBIS organisasi/perusahaan.

Information Sistems – CBIS) dan komponen-komponennya.

1. MANAJEMEN INFORMASI
Keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuannya sangat tergantung pada kemampuan orang yang mengelola organisasi tersebut. Manajemen sebagi suatu metode yang mengatur, mengelola organisasi dapat diartikan sebagai seni melaksanakan sesuatu melalui orang. Jika manajemen suatu organisasi baik maka akan meningkatkan kemakmuran suatu negara.
Hal.1

Dalam menjalankan tugasnya , para manajer memerlukan informasi, karena adanya perbedaan tugas maka informasi yang diperlukan juga akan berbeda. Perbedaan tersebut disebabkan oleh adanya periode waktu, tingkat ketidakpastian, tipe informasi, dasar kebutuhan informasi dan bentuk pelaporan. Sehingga dapat dikategorikan bahwa informasi adalah salah satu jenis sumberdaya utama, dan termasuk dalam kategori sumberdaya konseptual. Jenis sumberdaya utama lainnya, dalam kategori sumberdaya fisik, yaitu : • • • • Manusia Material Mesin (termasuk fasilitas dan energi) Uang Sumberdaya fisik yang berada pada organisasi biasanya terbatas dan bisa habis atau punah. Sedangkan sumberdaya informasi bersifat “tidak” akan pernah habis. Sehingga semua sumberdaya, baik fisik maupun konseptual harus disinergikan. Oleh karena itu tugas dari manajer adalah mengarahkan penggunaan semua sumberdaya agar dapat dimanfaatkan secara efektif. Sebagai tindak lanjut dari tugas manajer tersebut, maka perlu adanya usaha penataan sumberdaya (Manajemen Sumberdaya) termasuk didalamnya manajemen informasi, yakni berupa : • • • Sumberdaya harus disusun sedemikian rupa sehingga setiap saat diperlukan Sumberdaya harus dimanfaatkan semaksimal mungkin Sumberdaya harus selalu diperbaharui Manajer memastikan bahwa data mentah yang diperlukan terkumpul dan kemudian diproses menjadi informasi yang berguna. Kemudian manajer memastkan bahwa orang yang layak dalam organisasi menerima informasi tersebut dalam bentuk yang tepat pada saat yang tepat sehingga informasi tersebut dapat dimanfaatkan. Akhirnya manajer membuang informasi yang tidak berguna lagi dan menggantikannya dengan informasi yang terkini dan akurat. Seluruh aktivitas tersebut (memperoleh
Hal.2

dapat segera dimanfaatkan - perlu dilakukan modifikasi

Hal. WTO. dll. Hal tersebut disebabkan oleh adanya keputusan bisnis yang hanya didasarkan pada factor-faktor ekonomis dengan mengabaikan perhatian atau pertimbangan terhadap keuntungan dan biaya sosial. pada kenyataan terdapat produk dan jasa yang tidak diinginkan oleh masyarakat. dan aktivitas serupa lainnya harus juga mempertimbangkan. Selain itu dijumpai pula penjadualan pengiriman material produksi agar tiba tepat waktu (just in time). berbagai macam teknologi dalam kehidupan ini telah banyak diterapkan – bar code scanners di pasar swalayan. persaingan tidak lagi terjadi dalam wilayah geografisnya. sistem pemesanan penerbangan. Misalnya aktivitas perluasan pabrik. Perusahaan-perusahan besar/kecil semua terkena pengaruh ekonomi yang dapat bersumber dari belahan dunia manapun. nampak pada nilai impor dari luar negeri. Terlihat pada nilai relatif mata uang tiap negara. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya perjanjian antar negara berupa APEC. • Kendala sosial.3 . Munculnya paradigma baru yaitu berupa informasi yang termasuk dalam sumberdaya utama organisasi akan mendorong usaha terhadap manajemen informasi. automated teller machine (ATM). semua tahap operasi bisnis saat ini dilaksanakan dengan lebih cepat daripada sebelumnya. Perhatian terhadap Manajemen Informasi tersebut antara lain disebabkan oleh :  Peningkatan kompleksitas kegiatan bisnis : • Pengaruh ekonomi internasional. disebut sebagai manajemen informasi. • Persaingan tingkat dunia (globalisasi). • Waktu yang terbatas. menggunakannya seefektif mungkin dan membuangnya pada saat yang tepat.informasi. closed circuit television (CCTV) di gedung-gedung parkir. dan lain-lain. tempat penjualan baru. Sehingga muncul aktivitas pemasaran secara jarak jauh melalui telepon (telemarketing) maupun internet (e-commerce). Pengaruh tsb. AFTA. pembuatan produk baru. • Peningkatan kompleksitas teknologi.

Selanjutnya bergerak menjadi pengolahan yang berbasis ilmu pengetahuan atau sistem pakar (knowledge sistems atau expert sistems) sehingga akan menjadi intellectual capital. Trend Komunikasi  Ditinjau dari Luas Cakupan Hal. bukan hanya sekedar data definitions. yang dulunya hanya melakukan pertukaran data antar organisasi atau unit organisasi.4 . Ditinjau dari Segi Asal Data • melibatkan Data Eksternal .  Ditinjau dari Segi Jenis Data Berdasarkan asal data yang akan diolah. kini bergeser dengan yang kebanyakan berasala dari Data Internal • Pengolahan data dilakukan berdasarkan data yang dikumpulkan sehingga menghasilkan informasi. yang tadinya dilakukan secara tersentralisasi (terpusat) kini menjadi pengolahan data terdesentralisasi atau pengolahan terdistribusi. Ditinjau dari Segi Pengelolaan Data Terjadi pergeseran model pengolahan data. terus meningkat menjadi pertukaran informasi (yang merupakan hasil pengolahan dari data). Artinya setiap komputer yang terhubung pada jaringan dapat melakukan pengolahan data sesuai dengan kebutuhan masing-masing.  Peningkatan kemampuan komputer. Manajemen Data dan Komunikasi : Trend Manajemen Data Ditinjau dari Segi Teknik Manajemen • File management dan organization hanya untuk beberapa aplikasi  untuk untuk satu aplikasi tertentu  corporate data files (diperlukan database sistems)  • Perlu dibuat data dictionary. Dengan perkataan lain.

Sehingga konsep pengembangan sistem informasi akan berbasis komunikasi selain berbasis komputer (Communication-based information sistem). Gambar 1. Hal tersebut terus mengalami pergeseran ke arah antar organisasi (bersifat Inter organization).5 .1.  Ditinjau dari Infrastruktur • Adapun infrastruktur yang digunakan akan bergerak dari berbentuk Mainframe kearah infrastruktur berbasis Network. Penggunaan Mainframe Hal.• Penyebaran dan sumber informasi yang diolah dimanfaatkan dan berasal lingkungan internal organisasi (bersifat Internal organization).

LAN) kea rah (Wide Area Network .WAN).6 .Computer Networks Gambar 1.2. Model Jaringan Komputer  Ditinjau dari Pemanfaatan Teknologi Dengan terus berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi maka penerapan sistem informasi berbasis komputer dan komunikasi (Information and Communication Technology – ICT) akan terus bergerak dari • Konsep jaringan setempat (Local Area Network . Hal. Dengan Jaringan yang sangat luas demikian aplikasi yang diterapkan akan berbasis web.

Sistem Jaringan Global O T H E R s F a s ilita tio n P U S A T D A T A P E M D A M o d e m A S C II P r i n t e r M I N S T A N S I M o d e m a n a g e m e n t / C o n t ro l l e r T e l e p h o n e M o d e m W E B S E R V E R L a s e r p r i n t e r T e l e p h o n e T e l e p h o n e p r i n t e r W E B M a i n te n a n c e H u b p ri n te r M o d e m L E M B A G A T e l e p h o n e J A R IN G A N P D E M D a t a b a s e a i n t e n a n c e D A T B A S E S E R V E R Suryadi M. Model Sistem Jaringan Global (WAN) • Selain itu media komunikasi yang digunakan juga akan terus berubah.3. yang tadinya menggunakan media kabel (Cabling) kini bisa menggunakan media tanpa kabel (wireless).7 .  Ditinjau dari Peralatan yang Terhubung • Berawal dari komunikasi konvensional yang hanya memanfaatkan peralatan telekomunikasi saja (misalnya telepon. pertukaran data.T I N T E R / I N T R A N E T U P T P E L A Y A N A N S A T U A S C I I P r i n t e r L a s e r p r i n t e r A T A P H u b S e r v i c e s p r i n t e r T e l e p h o n e M T e l e p h o n e T e l e p h o n e M o d e m M U S E R o d e m U S E R M p r i n t e r D i s t ri b u t i o n a n a g e m e n t S e rv i c p r i n t e r e s o d e m L o c a l S e rv e r p ri n t e r S e r v i c e s Gambar 1. dll) serta juga dengan penambahan peralatan lain yang ada komponen komputer / microprocessor (computer-based equipment) Hal. fax) kini bisa dikombinasikan dengan pemanfaatannya dengan menggunakan juga media Komputer sekaligus (misalnya e-mal.

Gambar 1. pemakai output komputer pada perusahaan adalah pegawai administrasi di bagian akuntansi. yang komputernya melaksanakan aplikasi seperti pembayaran gaji pegawai. Gagasan untuk menggunakan komputer sebagai sistem informasi manajemen (SIM) merupakan suatu terobaosan besar. Sebagian informasi juga disediakan bagi para manajer. Ketika perusahaan-perusahaan Hal. dan penagihan. pengelolaan persedian (inventory control).4. PENGGUNA DAN PELAKU SISTEM INFORMASI Pada awalnya. Komputer dan peripheralnya 2. karena menyadari bahwa para manajer memerlukan informasi untuk pemecahan masalah.8 . tetapi hanya sebagai output tambahan dari aplikasi akuntansi.

Istilah lain yang digunakan yakni eksekutif. para pemegang saham akan menerima cek deviden. yang bertangung jawab menyelesaikan rencana-rencana yang telah ditetapkan oleh para manajer ditingkat yang lebih tinggi. Keberadaan manajer bisa kita saksikan ada di mana-mana diberbagai tingkat dan dalam berbagai bidang fungsional pada perusahaan. sesuai dengan tingkatan manajemen. bukan hanya manajemen yang memperoleh manfaat dari penerapan SIM. Dengan demikian secara ringkas para pengguna dan pelaku sistem informasi meliputi : • • Manajer Non-manajer • Orang dan unit organisasi yang ada dalam organisasi dan lingkungannya.9 . Selain itu juga dimanfaatkan oleh para pemakai yang berada di luar perusahaan.menjangkau konsep SIM. Nonmanajer dan staf ahli juga menggunakan outputnya. dan pemerintah akan menerima laporan pajak. yang memiliki tanggung jawab untuk merubah rencana menjadi tindakan dan memastikan agar tujuannya tercapai. yaitu para pelanggan akan menerima faktur dan laporan transaksinya. • Tingkat Pengendalian Operasional (Operational conrol level) Merupakan manajer tingkat bawah. Mereka mempunyai pengaruh atas keputusan-keputusan yang diambil pada seluruh organisasi selama beberapa tahun mendatang. Dalam pembahasan pada materi SIM. yaitu : • Tingkat Perencanaan Strategis (Strategic planning level) Merupakan manajer pucak organisasi. yang akan dibahas lebih lanjut adalah para pelaku dan pemakai dari kelompok manajer. • Tingkat Pengendalian Manajemen (Management control level) Merupakan manajer tingkat menengah. Namun. Hal. mereka mulai mengembangkan berbagai aplikasi yang secara khusus diarahkan untuk mendukung manajen. Manajer Dijumpai pada Semua Jenjang.

Tingkat manajemen dapat mempengaruhi sumber informasi dan bentuk penyajian informasi.5. Pengaruh Tingkat Manajemen Pada Sumber Informasi Hal. Komponen sumber informasi dikategorikan dalam dua kelompok besar yaitu dari lingkungan dan internal. Strategic planning level Management control level Ope rational control level Lingkungan Internal Gambar 1. Secara diagram hubungan tingkat manajemen terhadap sumber informasi dan bentuk penyajian informasi masing-masing tampak pada Gambar 1.6.5 dan Gambar 1.10 . Sedangkan bentuk penyajian informasi juga dibagi atas dua kelompok besar yakni penyajian secara ringkas dan rinci.

Pembagian bidang fungsional pada umunya yaitu seperti : • ) • • • • Bidang fungsional jasa informasi (Information services) Bidang fungsional pemasaran (Marketing) Bidang fungsional sumberdaya manusia (Human resources) Bidang fungsional manufaktur (Manufacturing) Bidang fungsional keuangan (Finance Pengelompokkan manajer berdasarkan tingkatan dan bidang fungsionalnya bervariasi.11 . sesuai dengan visi dan misi perusahaannya. Gambar 1.7 memperlihatkan hubungan tersebut dalam suatu perusahaan manufaktur. Manajer juga dijumpai dalam Bidang Fungsional perusahaan. tempat berbagai sumberdaya dipisahkan menurut jenis pekerjaan yang dilakukan.6. Pengaruh Tingkat Manajemen Pada Bentuk Penyajian Informasi Selain keberadaan manajer itu ada di berbagi tingkatan organisasi atau perusahaan.Strategic planning level Management control level Ope rational control level Ringkas Rinci Gambar 1. Hal.

Selanjutnya mereka menyusun staf organisasi sesuai dengan kebutuhan sumberdaya yang dibutuhkan.12 . Fungsional Bdg. 4. ) 2. Keberadaan Manajer pada Semua Tingkatan dan Bidang Fungsional Selanjutnya. mereka melakukan pengorganisasian untuk mencapai rencana tersebut. 3. 5. menengah dan panjang). dengan Tugas Manajer secara umum (Henry Fayol. 1914) : 1. Fungsional Pemasaran Gambar 1. Fungsional Bdg. Fungsional Manufaktur Bdg.7. Keuangan Fungsional Jasa Informasi SDM Bdg. Berdasarkan Perencanaan (Planning Hal. Kemudian. Penataan atau pengorganisasian (Organizing) Penyusunan Staf (Staffing) Pengarahan (Directing) Pengawasan (Controlling) Seorang manajer merencanakan apa yang akan mereka lakukan (dalam ukuran jangka pendek.Strategic planning level Management Control Level Le vel Operational Control Level Bdg.

Untuk itulah dikembangkan kerangka kerja yang lebih rinci dan dikenal dengan istilah Peranan Manajer (Henry Mintzberg : Managerial roles) : • Interpersonal roles (aktivitas antar pribadi) :   Figurehead (kepala).8. memelihara unit dengan mempekerjakan dan melatih staf serta memberikan dorongan dan motivasi.apapun tingkatan atau bidang fungsionalnya melaksanakan fungsi-fungsi atau tugas-tugas tersebut. Akhirnya mereka mengendalikan sumberdaya. Strategic Planning Level Management Control Level Operational Control Level Plan Direct Staff Control Organize Plan Control Staff Organize Direct Staff Plan Organize Control Direct Gambar 1. melaksanakan tugas-tugas seremonial. menjaganya agar tetap beroperasi secara optimal.sumberdaya yang ada. Leader (pemimpin). walau mungkin dengan penekanan yang berlainan. Semua manajer.13 . mereka mengarahkan untuk melaksanakan rencana. Pada Gambar 1. hubungan tingkatan manajemen dengan fungsi manajemen Uraian dari tugas manajer yang dinyatakan oleh Henri Fayol dianggap masih belum menggambarkan tugas manajer secara menyeluruh. Hal.8 menyatakan bagaimana tingkatan manajemen dapat mempengaruhi penekanan pada berbagai fungsi manajemen.

terdapat dua keahlian yang mendasar. Keahlian Komunikasi (communication skill). mampu mengendalikan pengeluaran unitnya. membuat perbaikan-perbaikan yang cukup permanen pada unit. menentukan alokasi sumberdaya bagi unit bawahannya. Selama proses pemecahan masalah.14 . Liaison (penghubung). sebagai suatu kegiatan yang mengarah pada sokusi dari suatu permasalahan. manajajer senantiasa berkomunikasi dengan bawahannya. Seorang manajer yang berhasil harus banyak memiliki keahlian. Tiap manajer memiliki pilihannya tersendiri dan menyusun suatu paduan media komunikasi yang sesuai dengan gaya manajemennya. manajer terlibat dalam pengambilan keputusan Hal. misal : mengubah struktur organisasi. orang-orang lain di unit lain dalam perusahaan. mampu bereaksi pada kejadian-kejadian tidak terduga. Keahlian Pemecahan Masalah (problem solving). meneruskan informasi yang berharga kepada orang lain di dalam unitnya. • Decisional roles (aktvitas keputusan) :  Entrepreneur (wirausahawan). 2. menjalin hubungan dengan orang-orang di luar unit.  Disturbance handler (pemberes gangguan). meneruskan informasi yang berharga kepada orang-orang di luar unit – pimpinan dan orang disekitarnya. yaitu : 1. secara tetap mencari informasi kinerja unit. dan orang-orang lain di luar perusahaan.  Resource Allocator (pembagi sumberdaya). mampu menengahi perselisihan baik di dalam unitnya maupun antar unit dan lingkungannya.  Negotiator (perunding).  Spokesperson (juru bicara). Media yang digunakan bisa berupa media tertulis atau lisan. atasannya. Disseminator (pewarta). • Informational roles (aktivitas informasi) :   Monitor (pemantau). rekan kerja di unitnya dengan tujuan menyelesaikan masalah-masalah yang ada. Dari sekian banyak keahlian tersebut.

Misi Sistem Informasi : Hal. dan bagaimana berbagi informasi. dll. kemampuan menggunakan komputer. bagaimana menggunakan informasi. Pada umumnya.15 Business Meals Telephone Telephone Rekreasi . Kaitan kedua bentuk keahlian tersebut tampak pada Gambar 1.9. istilah-istilah komputer. manajer perlu membuat keputusan ganda dalam proses memecahkan suatu permasalahan tunggal.(decision making). perolehan informasi. Mengerti Komputer. yaitu 1. Mengerti Informasi. dll. Sumber Internal Sumber Eksternal Media Tertulis Electronic mail Laporan Periodik Periodik Laporan Laporan non non komputer komputer Laporan Media Lisan Voice Mail Jadual Pertemuan Rapat tidak tidak terjadual terjadual Rapat Surat & Memo Memo Laporan Komputer Penyelesaian Masalah Gambar 1. yaiu tindakan memilih dari berbagai alternative tindakan. seorang manajer juga harus mengerti mengenai pengetahuan manajemen yang berbasis komputer. 2.9. Informasi dan dua bentuk keahlian yang mendasar Selain keahlian dasar tersebut. keunggulan dan kelemahan komputer.

Berdasarkan Hubungan elemen. Tujuan Sistem Informasi : Perbaikan kinerja organisasi (performance improvement) 3.16 . sistem yang tidak dihubungkan dengan lingkungannya. Berdasarkan besar kecilnya sistem. harus dapat ditentukan apakah sesuatu itu penting bagi pencapaian tujuan sistem atau apakah sesuatu itu memberikan andil bagi pencapaian tujuan sistem ? Apakah sesuatu itu dapat dikendalikan dalam analisis yang dilakukan terhadap suatu sistem ? Hal. sistem di dalam suatu sistem. Untuk membedakannya dapat digunakan pedoman berikut : a.  Closed sistem. Tidak semua sistem memiliki kombinasi elemen sistem yang sama. b. Terkadang sulit untuk membedakan membedakan apakah suatu bagian termasuk subsistem atau supersistem. dan sumberdaya output (keluaran). roses transformasi. SISTEM Sistem adalah sekelompok elemen yang bekerja sama (terintegrasi) untuk mencapai suatu tujuan atau sasaran tertentu. Setiap sistem memiliki batas-batas luar yang memisahkannya dari lingkungannya. sistem terbagi atas :   Subsistem. sistem yang dihubungkan dengan lingkungannya melalui arus sumberdaya. sistem dibagi atas :  Open sistem.Memperbaiki kinerja orang-orang yang ada di dalam organisasi dengan memanfaatkan teknologi informasi. namun secara umum bisa digambarkan terdiri dari sumberdaya input (masukan). Organisasi atau perusahaan terdiri dari sejumlh sumberdaya yang bekerja menuju tercapainya suatu tujuan tertentu yang ditentukan oleh pemiliki atau manajemen. Supersistem atau suprasistem.

Melihat keterkaitan antar unit. terdiri dari sumberdaya konseptual (data dan informasi).17 . 4. maka sesuatu tersebut dapat dikatakan sebagai subsistem. yaitu :  Mencegah manajer tersesat dalam kompleksitas struktur organisasi dan pekerjaan yang rinci. Memberi penilaian yang tinggi pada informasi umpan balik. Berdasarkan Jenis Elemennya. Menekankan pentingnya kerjasama antar unit. elemen-elemen non komputer. yakni melihat bisnis proses sebagai sistem yang melekat dalam suatu lingkungan yang lebih luas.     Menyadari perlunya memiliki tujuan yang baik. yang terdiri dari sejumlah sumberdaya fisik  Sistem konseptual. kejadian dll yang bisa bersifat kualitatif atau kuantitatif serta bersifat internal maupun eksternal. yang keduanya pada umumnya merupakan hal saling berbeda. Pentingnya suatu pandangan sistem (Sistem view). Pengolah informasi dapat meliputi elemen-elemen komputer.Jika jawaban dari kedua langkah tersebut positif atau ya. (data = the plural of datum) yang relatif tidak mempunyai arti bagi pemakai. atau kombinasinya. obyek. sistem dibedakan atas :  Sistem fisik. Pengolah informasi (information processor) mengubah data mejadi informasi dan merupakan salah satu elemen kunci dalam sistem konseptual. Sedangkan yang dimaksud dengan informasi adalah data yang telah diolah sehingga mempunyai arti bagi pemakai. Data dan Informasi dapat diperlakukan sebagai asset. Data Vs Informasi Data dan informasi merupakan suatu sumberdaya utama secara konseptual. Data terdiri dari fakta dan angka dari berbagai sumber dalam dunia nyata menyangkut entitas manusia. Perkembangan Sistem Informasi Berbasis Komputer (CBIS) Hal.

Tahapan perkembangan tersebut yaitu :  Fokus awal pada Data (electronic data processing – EDP) Didukung dengan munculnya punched card dan keydriven bookkeeping machines. dan desktop publishing.  Fokus sekarang pada Komunikasi (office automation – AO) OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas di antara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat-alat elektronik. facsimile transmission. DSS adalah sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan serta diambil keputusannya oleh manajer. Hal tersebut dioerientasikan untuk kosep penggunaan komputer sebagai sistem informasi manajemen (SIM).  Fokus baru pada Informasi (management information sistem – MIS) Seiring denga diperkenalkannya generasi baru alat penghitung yang memungkinkan pemrosesannya lebih banyak. Aplikasi yang digunakan sistem informasi akuntasi (SIA).  Fokus potensial pada Konsultasi (artificial intelligence/expert sistem – AI/ES) Hal. yang berarti bahwa aplikasi komputer harus diterapkan dengan tujuan utama untuk menghasilkan informasi manajemen.18 . OA telah berkembang meliputiberagam aplikasi seperti konferensi jarak jauh (teleconference). e-mail (surat elektronik).  Fokus Revisi pada Pengambilan Keputusan (Decision support sistem – DSS) Merupakan hal yang berbeda dengan konsep SIM. voice mail.Usaha penerapan komputer dalam bidang bisnis terus berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi. dan perusahaan umumnya mengabaikan kebutuhan informasi para manajernya. Istilah lainnya dalam menggunakan semua aplikasi AO tersebut dinamakan dengan kantor virtual (virtual office). electronic calendaring.

Pada bagian pengolahan dengan komputer terdiri dari lima bidang yakni SIA.10 menunjukkan model CBIS. Manajer membuat keputusan untuk memecahkan masalah dengan memanfaatkan data dan informasi. kantor virtual dan sistem berbasis pengetahuan.Ide dasar AI adalah komputer dapat deprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia. Gambar 1. Hal tersebut dinamakan dengan sistem informasi berbasis komputer (komputer based information sistem). Sistem yang menggambarkan segala macam sistem yang menerapkan kecerdasan buatan untuk pemecahan masalah dinamakan dengan sistem berbasis pengetahuan (knowledge-bases sistems) Penjelasan lebih lanjut akan dijumpai pada modul terakhir dari materi kuliah SIM. Sistem pakar adalah suatu sistem yang berfungsi sebagaiseorang spesialis dalam suatu bidang. DSS. Informasi disajikan dalam bentuk lisan maupun tertulis oleh suatu pengolah informasi.19 . Electronic Data Processing Proble m Decision Information Management Information Sistem Komputer-Based Information Sistems Decision (CBIS) Support Sistem Office Automation Sistem Proble m Solutio n Expert Sistem Hal. SIM.

Gambar 1.11.11.20 .10. Databas e Adminis -trator Information Specialist USER Sistem Analys t Progra m mer Opera -tor Komputer Network Specialis t Gambar 1. secara diagram nampak pada Gambar 1. Terdapat 5 (lima) golongan utama spesialis informasi. yaitu :      Sistem analyst Database administrator Network specialist Programmer Operator Kerjasama antar golongan tersebut dilakukan dalam rangka mengembangkan sistem berbasis komputer. hal tersebut menggambarkan rantai komunikasi tradisional yang menghubungkan pemakai. Rantai Komunikasi Tradisional Hal. para spesialis informasi dan komputer. Pemecahan Masalah dengan CBIS subsistem Information specialist : Adalah Orang yang bertanggung jawab dalam pengembangan dan pemeliharaan sistem berbasis komputer.

End User Computing Adalah salah satu metode pengembangan sistem berbasis komputer yang dilakukan oleh pemakai sendiri (user). Spesialis jaringan menggambungkan keahlian bidang komputer dan telekomunikasi. Hal. Perangkat lunak siap pakai semakin banyak.21 . Pengelola basis data bekerjasama dengan pemakai dan sistem analis dalam membuat basis data yang berisi data yang diperlukan untuk menghasilkan informasi bagi pemakai. Perkembangan metode ini didukung oleh : • • • • Meningkatnya pengetahuan mengenai komputer. Operator memantau layar komputer. Banyaknya permintaan tidak sebanding dengan sumberdaya yang tersedia. Programmer menggunakan dokumentasi yang disiapkan oleh analis sistem untuk membuat kode instruksi sehingga komputer dapat mengubah data menjadi informasi yang diperlukan pemakai. diatur dan disimpan menurut suatu cara yang memudahkan pengambilan kembali serta pengelolaannya.Analis sistem bekerjasama dngan pemakai guna mengembangkan sistem baru dan memperbaiki sistem yang sekarang. Mereka merupakan pakar dalam mendefinisikan masalah dan menyiapkan dokumentasi tertulis mengenai cara komputer membantu pemecahan masalah. Basis data adalah suatu kumpulan data yang terintegrasi. mengganti ukuran kertas di printer. mengelola perpustakaan dan tugas-tugas serupa lainnya. Perangkat keras yang harganya semakin murah. Spesialis jaringan bekerja sama dengan analis sistem dan pemakai membentuk jaringan komunikasi data yang menyatukan berbagai sumberdaya komputer yang tersebut. Operator mengoperasikan peralatan komputer berskala besar (missal mainframe ataupun mini).

SIM atau DSS dapat menghasilkan laporan yang berharga. Hal. tetapi seberapa berhagakan laporan tersebut ? Nilai sepotong informasi sukar untuk ditaksir. dan memisahkan salah satu adalah hal yang nyaris mustahil. Model End User Computing Justifikasi dan Pengembangan CBIS Pada keadaan awal perusahaan mengeluarkan biaya komputerisasi dihitung berdasarkan biaya tenaga administrasi yang digantikan. Justifikasi komputer menjadi semakin sukar dengan bangkitnya sistem-sistem yang berorientasi informasi. Selanjutnya pada keadaan kemudian biaya komputerisasi dihitung dengan laba yang mungkin akan dihasilkan dengan memanfaatkan sistem berbasis komputer.Peranan information specialist (ISp) berubah dari sebagai pengembang menjadi konsultan. Salah satu pendekatannya adalah dimana perusahaan menerapkan laporan kemudian dibandingkan dengan laba pada periode selama laporan tersebut digunakan dengan laba periode sebelumnya. ISp Use r Komputer Gambar 1. Hal tersebut hamper tidak mungkin terlaksana dalam dunia bisnis yang dinamis. Sedangkan keadaan Sekarang biaya komputerisasi dihitung dengan ukuran kuantitatif maupun kualitatif.22 . Umumnya ada banyak factor yang memberi kontribusi pada laba.12.

Tahap Penggunaan. Tahap Analisis. berfungsi dan mati. Pengembangan CBIS Dalam beberapa hal tiap subsistem CBIS identik dengan organisme hidup yakni lahir.23 . Tahap Penerapan. Pengembangan CBIS mengikuti system life cycle. Menjustifikasi CBIS. tumbuh. Tahap Rancangan. Siklus hidup suatu sistem bisa berlangsung beberapa bulan ataupun beberapa tahun (dalam satuan bulan atau tahun). perusahaan sangat hati-hati dalam membuat keputusan untuk menerapkan sistem tersebut.Karena sukarnya mengukur nilai CBIS. Tahapan tersebut dapat digambarkan seperti nampak pada Gambar 1. matang.13. dengan menggunakan gabungan ukuran-ukuran kuantitatif dan subyektif adalah langkah kunci dalam mencapai sumberdaya yang berharga tersebut. Proses evolusi tersebut dinamakan siklus hidup sistem (system life cycle – SLC). Manajer dan staf banyak menghabiskan waktu untuk mengevaluasi dampak sistem tersebut pada oganisasi. Hal. Penentu lama dan yang bertanggung jawab atas SLC berulang ialah pemakai CBIS. yang terdiri dari :      Tahap Perencanaan.

Ketika manajer memilih untuk memanfaatkan dukungan para spesialis informasi.14. Pembangunan dan Pengembangan Sistem Model SLC Walau banyak orang mungkin menyumbangkan keahlian khusus mereka untuk pengembangan sistem berbasis komputer. dan menjaga kemutakhiran sistem. merakit perangkat keras dan perangkat lunak yang sesuai. mengidentifikasi dan mengevaluasi solusi alternative.24 Information Specialist Support . manajer mengendalikan CBIS untuk memastikan bahwa sistem tersebut terus menyediakan dukungan yang diharapkan.13. Setelah penerapan. Tanggung jawab keseluruhan manajer dan dukungan tahap demi tahap yang diberikan oleh spesialis informasi digambarkan pada Gambar 1. pemakailah yang bertanggung jawab atas siklus hidup sistem. Seiiring berkembangnya CBIS. Tanggung jawab untuk mengelola CBIS ditugaskan pada manajer.Gambar 1. Fase Planning Manajer Define problem Hal. kedua pihak bekerjasama untuk mengidentifikasi dan mendefinisikan masalah. membuat basis data. manajer merencanakan siklus hidup dan mengatur para spesialis informasi yang terlibat. memilih solusi terbaik.

mereka menambah keahlian komunikasi dan pemecahan masalah dengan pengetahuan tenatng komputer dan informasi. Manajer terdapat pada semua tingkatan dan dalam semua bidang fungsional. Sistem yang berhubungan dengan lingkungannya disebut sistem terbuka. dan sistem berbasis Hal. kemudian berkembang kearah pengolahan informasi (SIM). kemudian diubah menajdi informasi oleh pengolah informasi.25 . seangkan sebaliknya disebut dengan sistem tertutup. Output komputer digunakan oleh manajer. yang semuanya bekerja menurut satu tujuan. transformasi dan output. Sedangkan informasi memiliki arti bagi pemakainya. Informasi berasal dari sumber-sumber internal dan eksternal dan digunakan dalam membuat keputusan untuk memecahkan masalah. Komputer pada awalnya digunakan sebagai sistem informasi akuntasi (SIA) yang merupakan bagian dari pemrosesan data (EDP). Semua sistem meliputi tiga elemen utama yaitu input. Sistem adalah suatu integrasi elemen-elemen. Pengolah informasi menyediakan informasi dalam bentuk lisan maupun tertulis. Tedapat perbedaan antara data dan informasi. Data mencakup fakta dan angkaangka yang relative tidak berarti. Ketika para manajer melaksanakan fungsi-fungsi mereka dan memainkan peran mereka. Selanjutnya berkembang sebagai sistem pendukung keputusan (DSS). non manajer. Semua sumberdaya termasuk informasi dapat dikelola. Ikhtisar Informasi adalah salah satu dari 5 (lima) jenis utama suberdaya yang dapat dipakai oleh manajer. dan orang-orang atau organisasi dalam lingkungan perusahaan. Pengelolaan informasi semakin penting saat bisnis proses suatu organisasi atau perusahaan menjadi rumit dan kemampuan komputer berkembang. Hubungan Perana Manajer dan Spesialis Informasi 5.14.Analysis Design Implementation Use Control Control Control Control Sistem study Design sistem Implement sistem Make available Gambar 1. kantor virtual atau otomasi kantor (OA).

Latihan 1: Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dari empat pilihan yang tersedia pada soal-soal berikut ! 1. Tingkatan manajemen tertinggi akan banyak membutuhkan informasi yang berasal dari : A. B. Tahapan-tahapan tersebut dinamakan siklus hidup sistem dan dapat dilakukan oleh pemakai sendiri atau pemakai bekerja sama dengan spesialis informasi. C. Tingkatan manajemen tertinggi akan banyak membutuhkan informasi dengan bentuk penyajiannya secara : A. B. A. D. D. C. dan penggunaan. Ringkas Rinci Proporsional Lengkap Hal.26 . Kelima bidang aplikasi tersebut membentuk sistem informasi berbasis komputer (CBIS). Bahkan bila sistem dikembangkan bersama-sama. analisis. rancangan. Manusia Uang Informasi Metode 2.pengetahuan (knowledge-based sistems). Internal Lingkungan Internal dan lingkungan Orang Kepercayaan 3. C. CBIS berkembang melalui tahapan-tahapan perencanaan. penerapan. manajerlah yang bertanggungjawab atas tiap tahap siklus hidup sistem. 6. B. Sumber daya utama secara konseptual yaitu : A. D.

dan Organizing. Planning. dan Controlling. Internal Lingkungan Internal dan lingkungan Orang Kepercayaan 5. Hal. Tingkatan manajemen terendah akan banyak membutuhkan informasi yang berasal dari : A. B. B. Organizing. staffing dan Controlling. staffing dan Controlling. Planning.4. Tingkatan manajemen terendah akan banyak membutuhkan informasi dengan bentuk penyajiannya secara : A. D. C. D. Controlling dan Directing. B. D. Planning. Organizing. Planning. Staffing. Organizing. . Directing. Organizing. staffing dan Controlling. Tugas dari tingkatan manajemen terendah adalah : A. Staffing. Controlling dan Directing. C. Staffing. dan Controlling. Staffing. dan Controlling. Planning. dan Organizing. Controlling dan Directing. D. B. Tugas dari tingkatan manajemen menengah adalah : A.27 8. 7. Organizing. Staffing. D. dan Organizing. B. C. Ringkas Rinci Proporsional Lengkap 6. C. Tugas dari tingkatan manajemen tertinggi adalah : A. Directing. C. Staffing. Planning. Directing. Organizing.

Berdasarkan hubungan elemennya. Apakah Data dan informasi merupakan hal yang berbeda ? Jelaskan ! Jelaskan tugas dari seorang manajer ? Berikanlah contoh kasus dari hubungan tingkat manajemen dengan bentuk penyajian informasi ! 17.9. D. Sebutkan dan jelaskan perbedaan antara sistem berorientasi proses dengan berorientasi tujuan !? Hal. Jelaskan dengan singkat dan terstruktur pertanyaan berikut ! Jelaskan mengapa SIM sangat diperlukan oleh para manajer dalam melakukan kegiatannya ! 12. Sistem fisik dan sistem konseptual Sistem terbuka dan sistem tertutup Subsistem dan suprasistem Sistem alamiah dan sistem buatan B. C. Sistem penunjang keputusan Sistem informasi manajemen Komunikasi Electronic data processing 10. B. sistem dibagi atas : A. 15. 16. Fokus awal dari sistem informasi berbasis komputer (CBIS) adalah : A. 11. 13. C. D. B. dan berikan contohnya masing-masing ?! 14.28 . Apa yang dimaksud dengan sistem ? Apa yang dimaksud dengan sistem tertutup dan sistem terbuka .

McNurlin. 4th ed. Prentice Hall.. New Jersey. 1998.. Daftar Referensi McLeod. Jelaskan tahapan pengembangan sistem informasi berbasis komputer (CBIS) dengam menggunakan SLC ! 19. Management Information System. Barbara C. Ralph H Jr.. [i]. Jelaskan hubungan antara tingkatan manajemen dengan tugas dari seorang manajer ! 20. New Jersey. Raymond.29 . Information Systems Management in Practice. 7th ed. [ii]. Prentice Hall. -----o0o----- Hal. Jelaskan peranan manajer dan information specialist dalam pengembangan sistem informasi berbasis komputer (CBIS) ! 7.18.. Sparague. 1998.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful