Oksigen

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

8

nitrogen ← oksigen → fluor

O
↓ S Tabel periodik
Keterangan Umum Unsur Nama, Lambang, Nomor atom Deret kimia Golongan, Periode, Blok oksigen, O, 8 non-logam 16, 2, p tak berwarna Penampilan

Massa atom Konfigurasi elektron Jumlah elektron tiap kulit

15,9994(3) g/mol 1s2 2s2 2p4 2, 6

Ciri-ciri fisik Fase Massa jenis gas (0 °C; 101,325 kPa) 1,429 g/L 54,36 K (-218,79 °C, -361,82 °F) 90,20 K (-182,95 °C, -297,31 °F) (O2) 0,444 kJ/mol (O2) 6,82 kJ/mol (25 °C) (O2)

Titik lebur

Titik didih Kalor peleburan Kalor penguapan Kapasitas kalor

−1 (oksida netral) 3. dua atom unsur ini berikatan menjadi dioksigen. yaitu senyawa gas diatomik dengan rumus O2 yang tidak berwarna. 27 °C) 330 m/s Isotop iso 16 17 18 NA waktu paruh DM DE (MeV) DP O stabil dengan 9 neutron O stabil dengan 10 neutron Referensi O 99.58 mW/(m·K) (gas.44 (skala Pauling) pertama: 1313.29. dan tidak berbau. Oksigen merupakan unsur .762% O stabil dengan 8 neutron O 0. Ia merupakan unsur golongan kalkogen dan dapat dengan mudah bereaksi dengan hampir semua unsur lainnya (utamanya menjadi oksida). tidak berasa.2% Oksigen atau zat asam adalah unsur kimia dalam sistem tabel periodik yang mempunyai lambang O dan nomor atom 8. Pada Temperatur dan tekanan standar.3 kJ/mol ke-3: 5300.038% O 0.9 kJ/mol ke-2: 3388.378 J/(mol·K) P/Pa pada T/K Tekanan uap 1 10 100 1 k 61 Ciri-ciri atom 10 k 73 100 k 90 Struktur kristal Bilangan oksidasi Elektronegativitas Energi ionisasi Kubus −2.5 kJ/mol Jari-jari atom Jari-jari atom (terhitung) Jari-jari kovalen Jari-jari Van der Waals 60 pm 48 pm 73 pm 152 pm Lain-lain Sifat magnetik Konduktivitas termal Kecepatan suara paramagnetik (300 K) 26.

kapal selam. Temuan Priestley lebih terkenal oleh karena publikasinya merupakan yang pertama kali dicetak. Istilah oxygen diciptakan oleh Antoine Lavoisier pada tahun 1777.[4] Terdapat pula alotrop oksigen lainnya.9% volume atmosfer bumi.. dan tulang hewan.[3] Semua kelompok molekul struktural yang terdapat pada organisme hidup. Oksigen beracun bagi organisme anaerob. plastik. dan lemak.[2] Gas oksigen diatomik mengisi 20. Daftar isi      1 Karakteristik o 1. untuk terapi oksigen. Oksigen digunakan dalam produksi baja. Lapisan ozon pada atomsfer membantu melindungi biosfer dari radiasi ultraviolet.2 Teori flogiston o 3. O2 kemudian mulai berakumulasi pada atomsfer sekitar 2. yang merupakan bentuk kehidupan paling dominan pada masa-masa awal evolusi kehidupan. ia juga digunakan sebagai propelan roket.1 Percobaan awal o 3. karbohidrat. penerbangan luar angkasa. Oksigen secara terpisah ditemukan oleh Carl Wilhelm Scheele di Uppsala pada tahun 1773 dan Joseph Priestley di Wiltshire pada tahun 1774.1 Struktur o 1. dan penyelaman. dan tekstil.1 Senyawa oksida dan senyawa anorganik lainnya 5 Rujukan . namun pada permukaan bumi ia adalah polutan yang merupakan produk samping dari asbut.[5] yang eksperimennya dengan oksigen berhasil meruntuhkan teori flogiston pembakaran dan korosi yang terkenal. seperti protein. mengandung oksigen.2 Penumpukan oksigen di atmosfer 3 Sejarah o 3. Demikian pula senyawa anorganik yang terdapat pada cangkang.3 Penemuan o 3. yaitu ozon (O3). Oksigen dalam bentuk O2 dihasilkan dari air oleh sianobakteri.2 Alotrop o 1.5 miliar tahun yang lalu. ganggang.1 Fotosintesis dan respirasi o 2.5 Keberadaan 2 Peranan biologis o 2.3 Sifat fisik o 1. dll.4 Isotop o 1. dan digunakan pada respirasi sel oleh hampir semua makhluk hidup. dan tumbuhan selama fotosintesis. dan sebagai penyokong kehidupan pada pesawat terbang.4 Kontribusi Lavoisier o 3.5 Sejarah selanjutnya 4 Senyawa oksigen o 4. Oksigen secara industri dihasilkan dengan distilasi bertingkat udara cair. ataupun elektrolisis air.paling melimpah ketiga di alam semesta berdasarkan massa[1] dan unsur paling melimpah di kerak Bumi. dengan munggunakan zeolit untuk memisahkan karbon dioksida dan nitrogen dari udara. gigi.

sehingga ikatan oksigen diatomik adalah lebih lemah daripada ikatan rangkap tiga nitrogen. jembatan oksigen cair akan terbentuk di antara dua kutub magnet kuat. Alotrop . molekul O2 bersifat paramagnetik oleh karena spin momen magnetik elektron tak berpasangan molekul tersebut dan energi pertukaran negatif antara molekul O2 yang bersebelahan. Ikatan ini memiliki orde ikatan dua dan sering dijelaskan secara sederhana sebagai ikatan ganda[6] ataupun sebagai kombinasi satu ikatan dua elektron dengan dua ikatan tiga elektron.[8] Konfigurasi elektron molekul ini memiliki dua elektron tak berpasangan yang menduduki dua orbital molekul yang berdegenerasi. oksigen singlet umumnya dihasilkan dari air selama fotosintesis.[10][11] Oksigen singlet. sedemikiannya pada percobaan laboratorium. di mana dua atom oksigen secara kimiawi berikatan dengan konfigurasi elektron triplet spin.[9] Kedua orbital ini dikelompokkan sebagai antiikat (melemahkan orde ikatan dari tiga menjadi dua).[12] Ia juga dihasilkan di troposfer melalui fotolisis ozon oleh sinar berpanjang gelombang pendek. Secara alami.[14] Karotenoid pada organisme yang berfotosintesis (kemungkinan juga ada pada hewan) memainkan peran yang penting dalam menyerap oksigen singlet dan mengubahnya menjadi berkeadaan dasar tak tereksitasi sebelum ia menyebabkan kerusakan pada jaringan.[13] dan oleh sistem kekebalan tubuh sebagai sumber oksigen aktif.Karakteristik Struktur Pada temperatur dan tekanan standar. Oksigen cair akan tertarik kepada magnet.[15] Ozon merupakan gas langka pada bumi yang dapat ditemukan di stratosfer.[8] Dalam bentuk triplet yang normal. adalah nama molekul oksigen O2 yang kesemuaan spin elektronnya berpasangan. Ia lebih reaktif terhadap molekul organik pada umumnya. oksigen berupa gas tak berwarna dan tak berasa dengan rumus kimia O2.[7] Oksigen triplet merupakan keadaan dasar molekul O2.

[5] Oleh karena ozon menyerap gelombang UV dengan sangat kuat. Oksigen lebih larut dalam air daripada nitrogen.Artikel utama untuk bagian ini adalah: Alotrop oksigen Alotrop oksigen elementer yang umumnya ditemukan di bumi adalah dioksigen O2.95 mL per liter. Kelarutan oksigen dalam air bergantung pada suhu. merupakan alotrop oksigen yang sangat reaktif dan dapat merusak jaringan paru-paru.[19][20] Fase logam oksigen ditemukan pada tahun 1990 ketika oksigen padat ditekan sampai di atas 96 GPa[22]. Ditemukan pula pada tahun 1998 bahwa pada suhu yang sangat rendah.[24][25] Pada suhu 25 °C dan 1 atm udara. dekat permukaan bumi.[19][20] dan diasumsikan terdapat pada salah satu enam fase oksigen padat. dan ditemukan struktur gerombol rombohedral O8.2 mL (45% lebih) per liter untuk air laut.6 mg·L−1. Pada suhu 0 °C. dan dapat digunakan dalam bahan bakar roket. lapisan ozon yang berada di atmosfer berfungsi sebagai perisai radiasi yang melindungi planet. Ia memiliki panjang ikat 121 pm dan energi ikat 498 kJ·mol-1. dikenal sebagai ozon. . Air mengandung sekitar satu molekul O2 untuk setiap dua molekul N2.0 mL (50% lebih banyak daripada 25 °C) per liter untuk air murni dan 7.[23] [sunting] Sifat fisik Warna oksigen cair adalah biru seperti warna biru langit. bandingkan dengan rasio atmosferik yang sekitar 1:4. Hal ini dibuktikan pada tahun 2006. manakala dalam air laut mengandung sekitar 4. fase ini menjadi superkonduktor. Trioksigen (O3).[16] Altrop oksigen ini digunakan oleh makhluk hidup dalam respirasi sel dan merupakan komponen utama atmosfer bumi. konsentrasi oksigen dalam air adalah 14.[18] Molekul metastabil tetraoksigen (O4) ditemukan pada tahun 2001. air tawar mengandung 6. warna biru langit disebabkan oleh penyebaran Rayleigh.[5] Namun. dengan menekan O2 sampai dengan 20 GPa.[21] Gerombol ini berpotensi sebagai oksidator yang lebih kuat daripada O2 maupun O3. Fenomena ini tidak berkaitan.[17] Ozon diproduksi di atmosfer bumi ketika O2 bergabung dengan oksigen atomik yang dihasilkan dari pemisahan O2 oleh radiasi ultraviolet (UV).[26] Pada suhu 5 °C. ozon merupakan polutan udara yang dibentuk dari produk sampingan pembakaran otomobil.04 mililiter (mL) oksigen per liter. kelarutannya bertambah menjadi 9. manakala pada suhu 20 °C oksigen yang larut adalah sekitar 7.6 mg·L−1.

762%).36 K (−218. sedangkan modus peluruhan yang paling umum untuk isotop yang lebih berat daripada 18O adalah peluruhan beta. yang paling stabil adalah 15O dengan umur paruh 122.[30] Isotop radioaktif sisanya memiliki umur paruh yang lebih pendek daripada 27 detik. Namun.[27] Baik oksigen cair dan oksigen padat berwarna biru langit.20 K (−182.[3] Gas oksigen merupakan komponen paling umum kedua dalam atmosfer bumi.[28] Oksigen cair juga dapat dihasilkan dari pengembunan udara.[29] [sunting] Isotop Artikel utama untuk bagian ini adalah: Isotop oksigen Oksigen yang dapat ditemukan secara alami adalah 16O. Hal ini dikarenakan oleh penyerapan warna merah.2% massa kerak bumi[2] dan merupakan komponen utama dalam samudera (88. dengan 16O merupakan yang paling melimpah (99.[30] Modus peluruhan yang paling umum untuk isotop yang lebih ringan dari 16O adalah penangkapan elektron. dan mayoritas memiliki umur paruh kurang dari 83 milidetik. menggunakan nitrogen cair dengan pendingin. menduduki 21. namun ada juga beberapa yang dihasilkan pada proses pembakaran neon.1% massa (sekitar 1015 ton) atmosfer.Oksigen mengembun pada 90. menghasilkan nitrogen. dan membeku pada 54. laut. Oksigen cair dengan kadar kemurnian yang tinggi biasanya didapatkan dengan distilasi bertingkat udara cair.[1] Sekitar 0.95 °C. menghasilkan fluorin. .[31] Kebanyakan 18O diproduksi ketika 14N (berasal dari pembakaran CNO) menangkap inti 4He. O2 yang berada di planet-planet selain bumi hanya dihasilkan dari radiasi ultraviolet yang menimpa molekul-molekul beratom oksigen. udara.9% massa Matahari adalah oksigen.82 °F). −297.606 detik. Oksigen merupakan unsur kimia paling melimpah ketiga di alam semesta. Oksigen merupakan zat yang sangat reaktif dan harus dipisahkan dari bahan-bahan yang mudah terbakar.[31] Empat belas radioisotop telah berhasil dikarakterisasi.[3] Oksigen mengisi sekitar 49.31 °F).24 detik dan 14O dengan umur paruh 70. dan 18O.79 °C. oksigen merupakan unsur kimia paling melimpah di biosfer. misalnya karbon dioksida. membuatnya menjadi isotop yang paling umum pada zona pembakaran hidrogen bintang. dan tanah bumi. Bandingkan dengan Mars yang hanya memiliki 0. −361.[32][3][33] Bumi memiliki ketidaklaziman pada atmosfernya dibandingkan planet-planet lainnya dalam sistem tata surya karena ia memiliki konsentrasi gas oksigen yang tinggi di atmosfernya. menjadikannya bentuk isotop yang paling umum di zona kaya helium bintang.[30] [sunting] Keberadaan Menurut massanya.[30] Isotop oksigen dapat berkisar dari yang bernomor massa 12 sampai dengan 28.1% O2 berdasarkan volume dan Venus yang bahkan memiliki kadar konsentrasi yang lebih rendah.[31] 17O utamanya dihasilkan dari pembakaran hidrogen menjadi helium semasa siklus CNO.8% berdasarkan massa).0% volume dan 23.[30] Kebanyakan 16O di disintesis pada akhir proses fusi helium pada bintang. setelah hidrogen dan helium. 17O.

Dalam keadaan kesetimbangan. biosfer.[35] [sunting] Peranan biologis [sunting] Fotosintesis dan respirasi . manakala respirasi dan proses pembusukan menghilangkannya dari atmosfer. Fotosintesis melepaskan oksigen ke atmosfer. dan litosfer.Air dingin melarutkan lebih banyak O2. Faktor utama yang mendorong siklus oksigen ini adalah fotosintesis. Konsentrasi gas oksigen di Bumi yang tidak lazim ini merupakan akibat dari siklus oksigen.[34] Air yang terkena polusi dapat mengurangi jumlah O2 dalam air tersebut. Para ilmuwan menaksir kualitas air dengan mengukur kebutuhan oksigen biologis atau jumlah O2 yang diperlukan untuk mengembalikan konsentrasi oksigen dalam air itu seperti semula. laju produksi dan konsumsi oksigen adalah sekitar 1/2000 keseluruhan oksigen yang ada di atmosfer setiap tahunnya. Lautan di sekitar kutub bumi dapat menyokong kehidupan laut yang lebih banyak oleh karena kandungan oksigen yang lebih tinggi. Oksigen bebas juga terdapat dalam air sebagai larutan. Peningkatan kelarutan O2 pada temperatur yang rendah memiliki implikasi yang besar pada kehidupan laut. Siklus biogeokimia ini menjelaskan pergerakan oksigen di dalam dan di antara tiga reservoir utama bumi: atmosfer.

[32] Spesi oksigen yang reaktif.[36] Persamaan kimia yang sederhana untuk fotosintesis adalah:[37] 6CO2 + 6H2O + foton → C6H12O6 + 6O2 Evolusi oksigen fotolitik terjadi di membran tilakoid organisme dan memerlukan energi empat foton.[42] Jumlah ini setara dengan 6 miliar ton oksigen yang dihirup oleh seluruh manusia per tahun. superoksida. [43] [sunting] Penumpukan oksigen di atmosfer . dan oksigen singlet untuk menghancurkan mikroba.[38] Terdapat banyak langkah proses yang terlibat. adalah produk sampingan penggunaan oksigen dalam tubuh organisme. secara sederhana: C6H12O6 + 6O2 → 6CO2 + 6H2O + 2880 kJ·mol-1 Pada vertebrata. O2 berdifusi melalui membran paru-paru dan dibawa oleh sel darah merah. Reaksi respirasi aerob ini secara garis besar merupakan kebalikan dari fotosintesis.Fotosintesis menghasilkan O2 Di alam.[32] Satu liter darah dapat melarutkan 200 cc O2. misalnya ion superoksida (O2−) dan hidrogen peroksida (H2O2). mengubah warnanya dari merah kebiruan menjadi merah cerah.[32] Namun.[40] Dioksigen molekuler. bagian sistem kekebalan organisme tingkat tinggi pula menghasilkan peroksida. sedangkan sisanya dihasilkan oleh tumbuhan daratan.[39] O2 yang dihasilkan sebagai produk sampingan kemudian dilepaskan ke atmosfer. manusia dewasa menghirup 1. namun hasilnya merupakan pembentukan gradien proton di seluruh permukaan tilakod. Ini digunakan untuk mensintesis ATP via fotofosforilasi. sangatlah penting untuk respirasi sel organisme aerob. O2.[39] Dalam keadaan istirahat.4 gram oksigen per menit.8 sampai 2. Spesi oksigen reaktif juga memainkan peran yang penting pada respon hipersensitif tumbuhan melawan serangan patogen. Hemoglobin mengikat O2. oksigen bebas dihasilkan dari fotolisis air selama fotosintesis oksigenik.[41][17] Terdapat pula hewan lainnya yang menggunakan hemosianin (hewan moluska dan beberapa artropoda) ataupun hemeritrin (laba-laba dan lobster). Oksigen digunakan di mitokondria untuk membantu menghasilkan adenosina trifosfat (ATP) selama fosforilasi oksidatif. Ganggang hijau dan sianobakteri di lingkungan lautan menghasilkan sekitar 70% oksigen bebas yang dihasilkan di bumi.

[44] Keberadaan oksigen dalam jumlah besar di atmosfer dan samudera kemungkinan membuat kebanyakan organisme anaerob hampir punah semasa bencana oksigen sekitar 2. 3) O2 mulai melepaskan diri dari samuder. Oksigen mulai melepaskan diri dari samudera 2. kadar O2 atmosfer mencapai maksimum dengan 35% berdasarkan volume.4 miliar tahun yang lalu. namun diserap oleh permukaan tanah dan pembentukan lapisan ozon.5 sampai dengan 1.[45] Fotosintesis dan respirasi seluler O2 mengijinkan berevolusinya sel eukariota dan akhirnya berevolusi menjadi organisme multisel seperti tumbuhan dan hewan. Oksigen bebas pertama kali muncul dalam kadar yang signifikan semasa masa Paleoproterozoikum (antara 2. 4-5) gas O2 mulai berakumulasi Gas oksigen bebas hampir tidak terdapat pada atmosfer bumi sebelum munculnya arkaea dan bakteri fotosintetik.7 miliar tahun lalu. sehingga organisme aerob mendominasi biosfer bumi.7 miliar tahun lalu. dan mencapai 10% kadar sekarang sekitar 1. 2) O2 dihasilkan.[46] mengijinkan serangga dan amfibi tumbuh lebih besar daripada ukuran sekarang. kadar O2 berfluktuasi antara 15% sampai 30% berdasarkan volume. oksigen bersamaan dengan besi yang larut dalam samudera. Namun.000 tahun untuk memproduksi ulang seluruh O2 yang ada di atmosfer sekarang.[47] [sunting] Sejarah [sunting] Percobaan awal . meliputi pembakaran 7 miliar ton bahan bakar fosil per tahun hanya memiliki pengaruh yang sangat kecil terhadap penurunan kadar oksigen di atmosfer. namun diserap samudera dan batuan dasar laut. Dengan laju fotosintesis sekarang ini. respirasi sel yang menggunakan O2 mengijinkan organisme aerob untuk memproduksi lebih banyak ATP daripada organisme anaerob.6 miliar tahun yang lalu). diperlukan sekitar 2.[46] Pada akhir masa Karbon.Peningkatan kadar O2 di atmosfer bumi: 1) tiada O2 yang dihasilkan. Aktivitas manusia. Sejak permulaan era Kambrium 540 juta tahun yang lalu. membentuk formasi pita besi (Banded iron formation). Pertama-tama.

Philo mengamati bahwa dengan membalikkan labu yang di dalamnnya terdapat lilin yang menyala dan kemudian menutup leher labu dengan air akan mengakibatkan permukaan air yang terdapat dalam leher labu tersebut meningkat.[51] Dari percobaan ini. ia menyimpulkan bahwa nitroaereus digunakan dalam proses respirasi dan pembakaran. Leonardo da Vinci merancang eksperimen yang sama dan mengamati bahwa udara dikonsumsi selama pembakaran dan respirasi. dan panas tubuh hewan serta pergerakan otot akan mengakibatkan reaksi nitroaereus dengan zat-zat tertentu dalam tubuh. Ia menyimpulkan bahwa nitroaereus haruslah telah bergabung dengan antimon. Dalam karyanya Pneumatica. sehingga dapat melepaskan diri dari labu melalui pori-pori kaca. Mayow mengamati bahwa berat antimon akan meningkat ketika dipanaskan. Philo dari Bizantium.[49] Pada akhir abad ke-17. ia menemukan bahwa dengan memasukkan seekor tikus ataupun sebatang lilin ke dalam wadah penampung yang tertutup oleh permukaan air akan mengakibatkan permukaan air tersebut naik dan menggantikan seperempatbelas volume udara yang hilang.Percobaan Philo yang menginspirasi para peneliti selanjutnya Salah satu percobaan pertama yang menginvestigasi hubungan antara pembakaran dengan udara dilakukan oleh seorang penulis Yunani abad ke-2.[48] Philo menyimpulkan bahwa sebagian udara dalam labu tersebut diubah menjadi unsur api. Kimiawan Inggris. melengkapi hasil kerja Boyle dengan menunjukkan bahwa hanya sebagian komponen udara yang ia sebut sebagai spiritus nitroaereus atau nitroaereus yang diperlukan dalam pembakaran.[51] [sunting] Teori flogiston Artikel utama untuk bagian ini adalah: Teori flogiston .[50] Pada satu eksperimen.[50] Laporan seperti ini dan pemikiran-pemikiran serta percobaan-percobaan lainnya dipublikasikan pada tahun 1668 dalam karyanya Tractatus duo pada bagian "De respiratione".[50] Ia juga mengira bahwa parupara memisahkan nitroaereus dari udara dan menghantarkannya ke dalam darah. Beberapa abad kemudian. Robert Boyle membuktikan bahwa udara diperlukan dalam proses pembakaran. John Mayow.

[24] Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh prevalensi filosofi pembakaran dan korosi yang dikenal sebagai teori flogiston. Teori flogiston dikemukakan oleh alkimiawan Jerman. dan dimodifikasi oleh kimiawan Georg Ernst Stahl pada tahun 1731. J. Sebenarnya pun. . Becher pada tahun 1667.Stahl membantu mengembangkan dan memopulerkan teori flogiston. kebanyakan objek tampaknya menjadi lebih ringan dan sepertinya kehilangan sesuatu selama proses pembakaran tersebut. sedangkan bahan-bahan yang tidak mudah terbakar dan berkorosi (misalnya besi). J. Dalam percobaan Robert Hooke. yang dilepaskan ketika bahan tersebut dibakar. Mikhail Lomonosov. melainkan teori ini hanya didasarkan pada pengamatan bahwa ketika sesuatu terbakar. logam tersebut akan menjadi lebih ringan). Tiada eksperimen kuantitatif yang pernah dilakukan untuk menguji keabsahan teori flogiston ini.[49] Fakta bahwa materi seperti kayu sebenarnya bertambah berat dalam proses pembakaran tertutup oleh gaya apung yang dimiliki oleh produk pembakaran yang berupa gas tersebut.[49] Bahan-bahan yang terbakar dengan hebat dan meninggalkan sedikit residu (misalnya kayu dan batu bara). Udara tidak memiliki peranan dalam teori flogiston. Salah satunya adalah flogiston. sedangkan bagian yang tersisa setelah terbakar merupakan bentuk asli materi tersebut. dan Pierre Bayen. percobaan mereka semuanya menghasilkan oksigen. fakta bahwa logam akan bertambah berat ketika berkarat menjadi petunjuk awal bahwa teori flogiston tidaklah benar (yang mana menurut teori flogiston. mengandung sangat sedikit flogiston.[52] Teori flogiston menyatakan bahwa semua bahan yang dapat terbakar terbuat dari dua bagian komponen. Ole Borch. namun tiada satupun dari mereka yang mengenalinya sebagai unsur. dianggap memiliki kadar flogiston yang sangat tinggi.

Ia menghasilkan gas oksigen dengan mamanaskan raksa oksida dan berbagai nitrat sekitar tahun 1772. Ia menuliskan pengamatannya ke dalam sebuah manuskrip yang berjudul Treatise on Air and Fire. [sunting] Penemuan Oksigen pertama kali ditemukan oleh seorang ahli obat Carl Wilhelm Scheele. Setelah mencoba menghirup gas itu sendiri. namun publikasinya dilakukan setelah Priestley.Carl Wilhelm Scheele mendahului Priestley dalam penemuan oksigen.[3] Ia mencatat bahwa lilin akan menyala lebih terang di dalam gas tersebut dan seekor tikus akan menjadi lebih aktif dan hidup lebih lama ketika menghirup udara tersebut. Percobaan ini menghasilkan gas yang ia namakan 'dephlogisticated air'. Namun. ia menulis: "The feeling of it to my lungs was not sensibly different from that of common air. Joseph Priestley.[53] Joseph Priestley biasanya diberikan prioritas dalam penemuan oksigen Pada saat yang sama. seorang pastor Britania.[49][3] Scheele menyebut gas ini 'udara api' karena ia murupakan satu-satunya gas yang diketahui mendukung pembakaran. dokumen ini tidak dipublikasikan sampai dengan tahun 1777. yang kemudian ia kirimkan ke penerbitnya pada tahun 1775. melakukan percobaan yang memfokuskan cahaya matahari ke raksa oksida (HgO) dalam tabung gelas pada tanggal 1 Augustus 1774."[24] Priestley mempublikasikan penemuannya pada tahun 1775 dalam sebuah laporan . but I fancied that my breast felt peculiarly light and easy for some time afterwards.

'udara vital'. Lavoisier mengamati bahwa tidak terdapat keseluruhan peningkatan berat ketika timah dan udara dipanaskan di dalam wadah tertutup.yang berjudul "An Account of Further Discoveries in Air". Laporan ini pula dimasukkan ke dalam jilid kedua bukunya yang berjudul Experiments and Observations on Different Kinds of Air. yang tidak mendukung pembakaran maupun respirasi. walaupun dalam Bahasa Perancis dan beberapa bahasa Eropa lainnya masih menggunakan nama Azote. Priestley biasanya diberikan prioritas terlebih dahulu dalam penemuan oksigen.[3] Ia menggunakan percobaan ini beserta percobaan yang mirip lainnya untuk meruntuhkan teori flogiston dan membuktikan bahwa zat yang ditemukan oleh Priestley dan Scheele adalah unsur kimia.[54][49] Oleh karena ia mempublikasikan penemuannya terlebih dahulu. tetapi Lavoisier tidak pernah mengakui menerima surat tersebut (sebuah kopian surat ini ditemukan dalam barangbarang pribadi Scheele setelah kematiannya).[3] . Antoine Lavoisier mendiskreditkan teori flogiston Pada satu eksperimen. Namun.[3] Hasil kerjanya membuktikan bahwa udara merupakan campuran dua gas.[53] [sunting] Kontribusi Lavoisier Apa yang Lavoisier tidak terbantahkan pernah lakukan (walaupun pada saat itu dipertentangkan) adalah percobaan kuantitatif pertama mengenai oksidasi yang mengantarkannya kepada penjelasan bagaimana proses pembakaran bekerja. Ia juga mencatat bahwa berat timah tersebut juga telah meningkat dan jumlah peningkatan ini adalah sama beratnya dengan udara yang masuk ke dalam wadah tersebut. Percobaan ini beserta percobaan mengenai pembakaran lainnya didokumentasikan ke dalam bukunya Sur la combustion en général yang dipublikasikan pada tahun 1777. yang diperlukan dalam pembakaran dan respirasi. serta azote (Bahasa Yunani ἄζωτον "tak bernyawa"). Antoine Laurent Lavoisier kemudian mengklaim bahwa ia telah menemukan zat baru secara independen. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian udara yang berada dalam wadah tersebut telah dikonsumsi. Azote kemudian menjadi apa yang dinamakan sebagai nitrogen. Scheele juga mengirimkan sebuah surat kepada Lavoisier pada 30 September 1774 yang menjelaskan penemuannya mengenai zat yang tak diketahui.[3] Ia mencatat bahwa udara segera masuk ke dalam wadah seketika ia membuka wadah tersebut. Priestley mengunjungi Lavoisier pada Oktober 1774 dan memberitahukan Lavoisier mengenai eksperimennya serta bagaimana ia menghasilkan gas baru tersebut. Seorang kimiawan Perancis.

sehingga massa atom oksigen adalah 8 kali massa hidrogen (nilai yang sebenarnya adalah 16). Nama tersebut berasal dari akar kata Yunani ὀξύς (oxys) (asam. secara harfiah "tajam") dan -γενής (-genēs) (penghasil. Ia menamainya demikian karena ia percaya bahwa oksigen merupakan komponen dari semua asam. Goddard dengan roket berbahan bakar campuran bensin dan oksigen cair rancangannya Hipotesis atom awal John Dalton berasumsi bahwa semua unsur berupa monoatomik dan atomatom dalam suatu senyawa akan memiliki rasio atom paling sederhana terhadap satu sama lainnya. kakek Charles Darwin. dan pada tahun 1811.[55] Pada tahun 1805. Joseph Louis Gay-Lussac dan Alexander von Humboldt menunjukkan bahwa air terbentuk dari dua volume hidrogen dengan satu volume oksigen. nama oxygène telah digunakan secara luas dan sudah terlambat untuk menggantinya. secara harfiah penghasil keturunan). berdasarkan apa yang sekarang disebut hukum Avogadro dan asumsi molekul unsur diatomik. Dalton berasumsi bahwa rumus air adalah HO. Priestley. Sebenarnya gas yang lebih tepat untuk disebut sebagai "penghasil asam" adalah hidrogen. Oxygène kemudian diserap menjadi oxygen dalam bahasa Inggris walaupun terdapat penentangan dari ilmuwan-ilmuwan Inggris dikarenakan bahwa adalah seorang Inggris.[5] Ini tidaklah benar. namun pada saat para kimiawan menemukan kesalahan ini. Penyerapan ini secara sebagian didorong oleh sebuah puisi berjudul "Oxygen" yang memuji gas ini dalam sebuah buku populer The Botanic Garden (1791) oleh Erasmus Darwin.Lavoisier menamai ulang 'udara vital' tersebut menjadi oxygène pada tahun 1777. Sebagai contoh.[53] [sunting] Sejarah selanjutnya Robert H. Amedeo Avogadro memperkirakan komposisi air dengan benar.[56][57] . yang pertama kali mengisolasi serta menuliskan keterangan mengenai gas ini.

[61][62] [sunting] Senyawa oksigen Air (H2O) adalah senyawa oksigen yang paling dikenal. Keadaan oksidasi -1 ditemukan pada beberapa senyawa seperti peroksida.[63] Senyawa oksigen .[61] Pada tahun 1901.Pada akhir abad ke-19. Oksigen berhasil dicairkan ke dalam keadaan stabil untuk pertama kalinya pada 29 Maret 1877 oleh ilmuwan Polandia dari Universitas Jagiellonian. Goddard berhasil menerbangkan roket kecil sejauh 56 m dengan kecepatan 97 km/jam pada 16 Maret 1926 di Auburn. ilmuwan Amerika Robert H.[58] Hanya beberapa tetes cairan yang dihasilkan sehingga tidak ada analisis berarti yang dapat dilaksanakan.[58] Dua hari kemudian.[59] Pada tahun 1891. para ilmuwan menyadari bahwa udara dapat dicairkan dan komponenkomponennya dapat dipisahkan dengan mengkompres dan mendinginkannya.[61] Pada tahun 1923. Massachusetts. fisikawan Perancis Louis Paul Cailletet mengumumkan metodenya untuk mencairkan oksigen molekuler. kimiawan Skotlandia James Dewar berhasil memproduksi oksigen cair dalam jumlah yang cukup banyak untuk dipelajari. menguapkan cairan sulfur dioksida untuk mencairkan karbon dioksida. pengelasan oksiasetilena didemonstrasikan untuk pertama kalinya dengan membakar campuran asetilena dan O2 yang dimampatkan. Metode pengelasan dan pemotongan logam ini pada akhirnya digunakan secara meluas. Kimiawan dan fisikawan Swiss. Zygmunt Wróblewski dan Karol Olszewski. Goddard menjadi orang pertama yang mengembangkan mesin roket. yang mana pada akhirnya diuapkan untuk mendinginkan gas oksigen menjadi cairan. Kedua insinyur tersebut menurunkan suhu udara sampai ia mencair dan kemudian mendistilasi udara cair tersebut. Ia mengirim sebuah telegram pada 22 Desember 1877 kepada Akademi Sains Prancis di Paris dan mengumumkan penemuan oksigen cairnya. Raoul Pierre Pictet. Keadaan oksidasi okesigen adalah -2 untuk hampir semua senyawa oksigen yang diketahui. mesin ini menggunakan bensin sebagai bahan bakar dan oksigen cair sebagai oksidator. USA.[60] Proses produksi oksigen cair secara komersial dikembangkan secara terpisah pada tahun 1895 oleh insinyur Jerman Carl von Linde dan insinyur Britania William Hampson.

terdapat pula beberapa unsur yang secara spontan akan membentuk oksida pada suhu dan tekanan standar.dengan keadaan oksidasi lainnya sangat jarang ditemukan. atom hidrogen juga berinteraksi dengan atom oksigen dari molekul air lainnya (sekitar 23. dan +2 (oksigen difluorida). kita dapat menemukan sejumlah kecil oksida karbon. Oleh karena elektronegativitasnya. FeO (wustit) sebenarnya berumus Fe1 − xO.3 kJ·mol−1 per atom hidrogen). dan oksida besi (besi(III) oksida Fe2O3) yang ditemukan pada hematit dan karat logam. +1/2 (dioksigenil). Selain itu. Namun. . Lapisan oksida ini akan mencegah korosi lebih lanjut.[67] Di atmosfer pula. oksida aluminium (aluminium oksida Al2O3 yang ditemukan pada bauksit dan korundum). 0 (asam hipofluorit). oksigen akan membentuk ikatan kimia dengan hampir semua unsur lainnya pada suhu tinggi dan menghasilkan senyawa oksida.[64] Ikatan hidrogen antar molekul air ini menjaga kedua molekul 15% lebih dekat daripada yang diperkirakan apabila hanya memperhitungkan gaya Van der Waals. yaitu karbon dioksida (CO2). yakni -1/2 (superoksida). Perkaratan besi merupakan salah satu contohnya.05. Sebagai contohnya. +1 (dioksigen difluorida). -1/3 (ozonida). yakni oksida silikon (Silika SO2) yang ditemukan pada granit dan pasir.[65][66] Senyawa oksida seperti besi oksida atau karat terbentuk ketika oksigen bereaksi dengan unsur lainnya. [sunting] Senyawa oksida dan senyawa anorganik lainnya Air (H2O) adalah oksida hidrogen dan merupakan senyawa oksigen yang paling dikenal. dengan x biasanya sekitar 0. Beberapa senyawa oksida logam transisi ditemukan secara alami sebagai senyawa non-stoikiometris. Atom hidrogen secara kovalen berikatan dengan oksigen. Permukaan logam seperti aluminium dan titanium teroksidasi dengan keberadaan udara dan membuat permukaan logam tersebut tertutupi oleh lapisan tipis oksida. Pada kerak bumi pula dapat ditemukan berbagai senyawa oksida.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful