P. 1
Sistem Jaringan Drainase Irigasi.pdf

Sistem Jaringan Drainase Irigasi.pdf

4.73

|Views: 23,744|Likes:
Published by galante gorky
Jaringan Drainase
Jaringan Drainase

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: galante gorky on Mar 11, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/10/2014

pdf

text

original

Umum
Bendung dibangun di sungai yang penuh risiko menghadapi ketidak pastian alam
yaitu banjir. Metode pelaksanaan harus diantisipasi: peralatan yang harus dipakai,
tenaga ahli, waktu dan besarnya perkiraan datang banjir, risiko yang diperhitungkan,
beban risiko kontraktor dan pemerintah, bahan bangunan, teknik pelaksanaan yg
cepat. Ada dua metoda yakni (a) Pelaksanaan di palung sungai, dan (b) Pelaksanaan
di luar sungai (kopur/sudetan).

Pelaksanaan di palung sungai. Air dibelokkan sepenuhnya lewat terowong pengelak
atau lewat saluran pengelak dengan membangun coffer dam. Pelaksanaan pekerjaan
dalam keadaan kering. Setelah selesai, coffer dam dibuka terowongan ditutup (A).
Sungai dibendung separo dengan kist dam keliling, air sungai mengalir di separo
lainnya. Pelaksanaan dalam keadaan kering. Setelah selesai, dengan cara yang sama
dilakukan pembangunan separo lainnya (B)

Pelaksanaan di palung sungai Gambar 45. Untuk merencanakan tinggi cofferdam
dan kistdam dikombinasikan dengan dimensi terowong pengelak dan lebar separo
sungai, tergantung besaran banjir dan risiko yang diambil (Lihat grafik).

Gambar 45

Grafik perhitungan risiko (Gambar 46)

Teknik Irigasi dan Drainase

31

Topik 6. Sistem Jaringan Irigasi dan Drainase-dkk

Contoh suatu sungai dihitung seri debit dengan periode ulang berbeda Q 2, 5, 10 , 15 ,
20, 25. Pembangunan bendung selesai 4 tahun, berarti umur coffer dam 4 tahun. Berapa
Risiko yang diambil misal 20%, perpotongannya pada garis horisontal 20. Maka tinggi
cofferdam harus bisa menampung Q 20 tahun. Kalau risiko diperkecil 10% ketemu Q
40 tahun. Makin tinggi, makin mahal.

Gambar 46

Pelaksanaan ditempat kering (Sodetan/Kopur). Bendung dibuat di luar sungai, kemudi-
an setelah selesai sungai dibelokkan. Risiko akibat gangguan banjir kecil. Sejauh layak,
metode ini jadi pilihan. Bahkan meski mahal sedikit, alternatif ini dipilih.

Kalau terjadi banjir dan melimpah diatas coffer dam dan mengakibatkan kerusakan
risiko siapa? Diatur sebagai berikut (a) Dalam perencanaan elevasi coffer dam besaran
banjir dengan probalilitas tertentu ditetapkan. Misalnya : Q10 = 150 m3

/dt. Kalau terjadi

banjir yang lebih besar 150 m3

/dt dan terjadi kerusakan, risiko ditanggung owner. Kalau

banjir kurang 150 m3

/dt, risiko ditanggung kontraktor. Dituangkan dalam kontrak

dokumen.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->