P. 1
Material Penyusun Komponen Mesin Motor

Material Penyusun Komponen Mesin Motor

|Views: 366|Likes:
Pesawat Tenaga,Material
Pesawat Tenaga,Material

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: jarot-dwi-tatama-3479 on Mar 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/01/2015

pdf

text

original

Material Penyusun

a. Gear Box Material yang dipilih umumnya : a. Baja karbon tinggi b. Besi Tuang c. Baja paduan Dipilih material tersebut karena dibutuhkan material yang meredam getaran, punya koef.gesek tinggi, kekuatan, kekerasan, dan ketangguhan yang tinggi, serta mudah diproduksi. b. Camshaft Sifat Material : Tahan Aus Material yang digunakan : besi tuang putih Memiliki Kekerasan yang tinggi, (seiring dengan bertambahnya kadar karbon) dan tahan aus. Besi tuang putih diperoleh pada saat pendinginan yg equlibrium. c. Crankshaft

Beban yg diderita crankshaft : Puntir, bending,dan geser Komponen mesin yg bekerja secara terus menerus dan memungkinkan terjadinya kelelahan. d. Silinder Blok Material yang sering digunakan : Besi tuang dengan paduan Nickel, chromium, atau Molybdenum. Serta paduan Alumunium. Paduan Alumunium yang lebih unggul,karena ;lebih tahan pada temperatur tinggi Thermal Conductivity Al = 150 W/(m · K). Sedangkan besi tuang hanya memiliki Thermal Conductivity Besi = 50 W/(m · K). Lebih ringan dengan berat jenis Al = 1/3 Berat jenis besi tuang e. Silinder Liner Dalam penggunaan sebaiknya dipakai bahan besi cor kelabu dimana mengandung unsur besi (Fe = 92,95 %), silikon (Si = 2,339 %), karbon (C = 3,108 %) dan mangan (Mn = 0,938 %) yang merupakan unsur utama pada besi tuang kelabu. Karena : Silikon : Menambah fluidity Mangan : Menambah kekuatan Besi-cor ini memiliki kelebihan agak getas, kekuatan-tarik rendah, kekuatan tekan tinggi dan mempunyai mampu cor sangat baik serta murah, maka baik digunakan untuk Bahan Silinder Liner

f. Silinder Head Untuk menahan tekanan hasil pembakaran dan panas yang timbul, maka kepala silinder harus : - Mempunyai kekuatan yang tinggi, - Kekerasan yang tinggi - Mempunyai sifat red hardness yang baik. Material yang digunakan : Aluminium Alloy ( Al, Si , Cu ) dan Cast Iron Jika Cast Iron :  Mempunyai kekuatan tekan tinggi  Keras  Dapat meredam getaran dan suara  Pemuaian kecil  Digunakan untuk kendaraan – kendaraan besar dan alat – alat konstruksi yang berat Jika Aluminium : Dapat memindahkan panas dengan baik Maka : - Kecenderungan knocking berkurang - Perbandingan komponen dapat ditinggikan - Daya motor bisa lebih besar. - Pemuaian besar sehingga kerapatan packing kepala silinder berkurang - Dudukan dan penghantar katup harus dibuat dari logam yang keras, untuk mengatasi keausan. - Ringan - Penggunaan untuk mesin – mesin otomotif g. Piston h. Connection Rod Bahan yang akan digunakan pada proses produksi connecting rod adalah baja dengan standart SAE 4140 yang mempunyai kekuatan tarik δ = 100 Kg/mm, serta mengandung unsure paduan antara lain : Carbon = ( 0,38-0,43%), Mangan (0,751,0%), Phosfor (<0,040%), Sulphur (<0,040%), Silikon (0,20-0,35%), Chromium (0,80-1,10%). i. Boiler 1. Wall Tube Untuk mencegah penyebaran panas dari dalam furnace ke luar melalui wall tube, maka disisi luar dari wall tube dipasang dinding isolasi yang terbuat dari mineral fiber. Material yang digunakan pada Wall Tube ini adalah material Refractory yang biasa disebut sebagai Material Tahan panas disebut juga Material Tahan Api. Unsur utama nya biasanya berupa alumina atau Al 2O3 dan silika SiO2. Unsur penunjang tambahan antara lain MgO, Zircon ZrO2 dan Fe2O3. 2. Steam Drum Material yang digunakan paduan baja chrom,nickel,molybden karena sifat tahan korosi yang baik, hardenability tinggi, tahan terhadap temperatur tinggi.

3. Ekonomizer Ekonimiser dirancang seperti pipa yang mempunyai banyak sirip dari material logam untuk memperluas permukaan singgung perpindahan kalor Material ekonomiser adalah stainless steel karena tahan terhadap temperatur tinggi. 4. Superheater Material yang digunakan adalah Material tahan api yaitu material yang tahan pada temperatur tinggi dan pada tekanan tinggi (31 to 34.5 MPa; 595 C to 650 C). Material yang tahan terhadap temperatur martensite adalah sejenis austenitic material seperti paduan antara Cu dan Mo. 5. Reheater Berfungsi untuk memanaskan kembali uap yang telah mengalami ekspansi dalam turbin.Uap keluaran turbin berupa cold steam sehingga perlu dipanaskan kembali Material Reheater terbuat dari stainless steel. j. Turbin Gas 1. Kompresor Beban yang diterima : Gaya dinamik dan Fatigue strength Bahan untuk kompresor : High-Strength Titanium Alloy grade 5 (Ti-6Al-4 v) Aluminium RR 58 Stainless Steel Precipitation Hardening Super Alloy 2. Ruang Bakar Beban yang diterima : Beban thermik (corrosion and creep resistant) dan Beban dinamik Material yang digunakan : Paduan cobalt dan nickel Contoh : CoNiCrAlY 3. Turbin Blade Beban yang diterima : Thermal fatigue,Corrosion,dan Erosion Bahan yang digunakan : Alloy steel SiC dan Si3N4 Si3N4-TiN Inconel (IN-738) terdiri dari unsur 61.5 % Ni, 16% Cr, 8.5% Co, 1.8% Mo, 3.4% Al, 3.4% Ti, 2.6% W, 2% Nb, sisanya C, B dan Zr k. Turbin Angin (Blade) Syarat Material :  Temperatur tinggi  Tegangan tinggi  Lingkungan operasi  Ringan dan Kuat

Blade turbin angin kini diproduksi lebih besar 100 meter dengan diameter prototipe dalam kisaran 110 hingga 120 meter. fiberglass serat karbon laminasi digunakan dalam bilah turbin angin.bahan dan metode baru manufaktur memberikan kesempatan untuk meningkatkan efisiensi turbin angin dengan memungkinkan untuk lebih besar, blade lebih kuat. Contoh material : IN-738, U-500 Material yang biasa digunakan:  Cr-Mo-V  12 Cr Alloys  M-152 Keuntungan :  Menaikkan power output 1.5 sampai 2 persen  Menaikkan efisiensi 0.3 sampai 0.6 persen

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->