P. 1
H01_TRASI_ISDL

H01_TRASI_ISDL

5.0

|Views: 3,862|Likes:
Published by BENY
ISDL sebagai survai untuk Inventarisasi Sumber Daya Lahan dalam rangka menghimpun data dasar fisik di lapangan secara lengkap. Sehingga dari data dasar tersebut dapat diperoleh analisis perhitungan kelas kemampuan dan kesesuaian lahan untuk menghitung pendekatan ke Bonita pada lahan kosong
ISDL sebagai survai untuk Inventarisasi Sumber Daya Lahan dalam rangka menghimpun data dasar fisik di lapangan secara lengkap. Sehingga dari data dasar tersebut dapat diperoleh analisis perhitungan kelas kemampuan dan kesesuaian lahan untuk menghitung pendekatan ke Bonita pada lahan kosong

More info:

Published by: BENY on Mar 11, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

05/10/2014

N
O

BOBOT
JENIS

WARNA

MINE RAL
UTAMA

MINE RAL
TAMBAHAN

CIRI-
CIRI
LAIN

NAMA
BATUAN

1

2,6-2,8 abu-abu, abu-
abu putih,
coklat,
kemerahan,
putih dan
hitam

quartz, orthose,
plagioclase,
biotite, muscovite,
amphibole,
pyroxine

apatite, zircon,
sphene, grenat,
cordierite,
sillimanite,
epidote, pyrite,
graphite

lemba
r-
lemba
r

GNEISS

2

2,6-2,9 putih, abu-abu
terang sampai
abu-abu gelap

quartz, orthose,
plagioclase, grenat
hypersthene,
diopside

apatite, zircon,
rutile, cyanite,
biotite

-

GRANUL-
ITE

3

2,6-2,8 putih,

kehijauan,
kebiruan,
hijau, abu-abu
merah, hitam,
multiwarna

calcite, dolomite

quartz, mica,
talc, epidote,
tremolite,
forsterite, dll...

-

MARBRE

4

2,7-2,8 hitam, abu-
abu, hijau
kehitaman

amphibole,
plagioclase

quartz, grenat,
apatite, sphene,
epidote, biotite,
chlorite, diopsid

-

AMPHI
BOLITE

5

2,6-3,2 kehijauan,
coklat, coklat
kemerahan,
abu-abu gelap

quartz, muscovite,
biotite, paragonite

albite, grenat,
staurodite,
epidote,
tourmaline,
andalousite,
graphite

lemba
r daun

MICA-
SCHISTE

6

2,7-2,8 kehijaun, abu-
abu, abu-abu
kehijauan,
abu-abu-gelap

quartz, chlorite,
sericite, kadang
albite

albite,
tourmaline,
magnetite

aspek
mika
dan
sutera

SERICITO
SCHISTE

7

2,7-2,8 hijau, abu-abu
hijau

chlorite, sericite,
amphibole,
epidote, albite

quartz, calcite

-

SCHISTE
V. CORNE-
ENNE

8

2,6-2,7 abu-abu hijau,
hitam
kehijauan

olivine, serpentine grenat, bronzite,
chromite,
amphibole,
magnetite, talc

-

SERPEN
TINITE

T R A S I

Beny Harjadi
BPK Solo

48

Tabel 5. Identifikasi Batuan Metamorfik

T R A S I

Beny Harjadi
BPK Solo

49

Gambar 12. Kronologis Perkembangan Batuan Metamorfose

T R A S I

Beny Harjadi
BPK Solo

50

KODE BATUAN

1. Penulisan dengan huruf besar dan huruf kecil
2. maksimum hanya 2 jenis batuan

Contoh : Iw, Iv untuk batuan vulkanik lunak (pelapukan lanjut) dan
Untuk batuan vulkanik keras (pelapukan ringan)

I

: Igneous Rock (Batuan beku/Volkanik)

It : Abu vulkanik

Iw : Batuan volkanik lunak

Ic : Batuan volkanik butiran kasar

Iv : Batuan volkanik keras

Is : Batuan pasir tufa

:

:

S

: Sedimentary Rocks (Batuan endapan)

Sf : Alluvium halus (fine)

Sc : Alluvium kasar (coarse)

Sb : Alluvium liat hitam (black)

:

Sl : Sedimen batu kapur (limestone)

:

T R A S I

Beny Harjadi
BPK Solo

51

3. 2. Unsur Yang Diamati

A. Tegangan (Pemecahan)

KEKERASAN

TINGKAT

PERALATAN UJI LAPANGAN

BATUAN

TEGANGAN PALU GEOLOGI

PISAU LAPANG

1 Sangat Lunak

Sangat Lemah pecah, hancur

mudah dibongkar

2 Lunak

Lemah

lubang dangkal

dibongkar susah

3 Agak Keras

Agak Kuat

pukulan satu kali

dapat digores

4 Keras

Kuat

pukulan > satu kali

digores dengan susah

5 Sangat Keras

Sangat Kuat

pukulan beberapa kali tidak dapat dibongkar

6 Extrim Keras

Ekstrim Kuat hanya dengan palu

tidak bisa

B. Pelapukan (Perubahan jadi tanah)

PELAPUKAN

BAHANBATUAN

JADI TANAH

WARNA

TEGANGAN

0 Belum

tetap

tetap

belum

1 Ringan

sudah berubah

tidak lebih lemah belum

2 Sedang

agak berubah

lebih lemah

berubah sedikit

3 Lanjut

agak bk.berubah sangat lemah

> 1/2 bagian

4 Sangat Lanjut

banyak berubah

amat sangat lemah seluruh luarnya

5 Sempurna

berubah sempurna tidak ada

sempurna

C. Kekerasan (Goresan)

C1. Bahan Kohesif (Plastisitas dan Kelembaban relatif)
Contoh : liat, debu, lempung dan lain-lain.

Plastisitas : 1. tidak liat (mudah jatuh lepas-lepas)
2. agak liat (mudah dipecah dengan jari-jari)
3. liat (sulit dipecah dengan jari-jari)
4. sangat sulit (tidak dapat dipecah)

Kelembaban Relatif : 1. Basah (sangat lemah)
2. Lembab (teguh)
3. Kering (keras)

T R A S I

Beny Harjadi
BPK Solo

52

TINGKAT

TEST UJI LAPANGAN

KEKERASAN

IBU JARI

JARI-JARI

Sl Sangat Lunak

mudah ditekan dengan
kepalan

lepas-lepas bila diremas

Ln Lunak

ditekan beberapa cm

dibentuk dengan tekanan jari-
jari ringan

Tg Teguh

ditekan beberapa cm dengan
kekuatan sedang

dibentuk dengan tekanan kuat

Kk Kukuh

ditembus dengan penekanan
kuat

tidak dapat dibentuk

Sk Sangat Kukuh

mudah ditembus dengan
kuku

-

Kr Keras

sulit ditembus dengan kuku

-

C2. Bahan Non Kohesif (Kekompakan)
Contoh : bahan-bahan kasar, pasir, kerikil dan campurannya.

TINGKAT

PERALATAN UJI LAPANGAN

KELAS

KEKERASAN

TANGAN

SEKOP

TEKSTUR

Ss Sangat lepas

dapat digali

-

sangat kasar

Ls Lepas

mudah hancur

dapat digali

kasar

Km Kompak

agregat hancur

sulit

sedang

Sm Sangat Kompak

gumpalan hancur dengan ganco

halus

3. Kode Batuan

Penulisan kode batuan mencakup seluruh parameter penetapan nama batuan,

antara lain meliputi :

1. Jenis Batuan
2. Tegangan (pemecahan)
3. Kekerasan (Goresan)
4. Tingkat Pelapukan (Menjadi Tanah)
5. Kandungan Mineral Utama
6. Kandungan Mineral Tambahan
7. Warna batuan

T R A S I

Beny Harjadi
BPK Solo

53

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->