P. 1
MEMBUBUT LANJUT

MEMBUBUT LANJUT

|Views: 230|Likes:
Profil cutting
Thread cutting
Angular cutting
Knurling
Profil cutting
Thread cutting
Angular cutting
Knurling

More info:

Published by: Satriyo Yudi Baskoro on Mar 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/25/2015

pdf

text

original

TEORI BUBUT LANJUT

Jenis pengerjaan bubut lanjut

Pengerjaan bubut luar :  Knurling (kartel)  External Threading (ulir luar) Pengerjaan bubut dalam :  Boring (pembesaran lubang)  Reaming (pembesaran lubang presisi)  Internal Grooving (alur dalam)  Internal Threading (ulir dalam)

Knurling

Knurling atau mengkartel adalah metode yang digunakan untuk memotong atau membentuk pola ke bahan seperti plastik atau logam. Sebuah benda kerja yang sudah di kartel akan memiliki pola yang mempunyai alur silangmenyilang, atau pola garis lurus yang diberikan di dalamnya yang menambah fungsionalitas dan estetika.

Knurling   Knurling sering dimaksudkan untuk memberikan permukaan yang bisa digenggam lebih baik daripada yang diberikan oleh benda yang masih halus permukaannya. dan pola knurled/kartelan sering ditemukan pada pegangan. . kemudian mengatur mesin untuk proses kartel. Pembuatan injakan kartel dimulai dengan mengidentifikasi lokasi dan panjang bagian yang akan dikartel.2 sampai 0. Putaran spindel diatur pada kecepatan rendah (antara 60.80 rpm) dan gerak makan medium (sebaiknya 0. tombol. dan barang-barang sejenis lainnya.4 mm per putaran spindel).

KNURLING Pahat kartel harus dipasang pada tempat pahat dengan sumbu dari kepalanya setinggi sumbu Mesin Bubut. . dan permukaannya paralel dengan permukaan benda kerja.

KNURLING  Harus dijaga bahwa rol pahat kartel dapat bergerak bebas dan pada kondisi pemotongan yang bagus. . kemudian pada roda pahat yang kontak dengan benda kerja harus diberi pelumas.

. BK (material) akan mengembang antara 0. sebelum proses knurling . diameter yang akan di knurling harus dikurangi 0. karena pada saat proses knurling .KNURLING  NB .4 mm .4 mm.20.2-0.

ULIR LUAR .

ukuran diameter terdapat pada tabel sesuai standar yang diinginkan.seperti yang diinginkan atau sesuai mur yang akan dipasangkan. . membuat diameter yang tepat.Cara Membuat Ulir Luar di Mesin Bubut  Pertama. Pada bagian akhir.kita harus membuat alur untuk pembebas pahat atau sering disebut undercut.

Kalau posisi gir dan tuas-tuas pengaturnya sudah sesuai bisa dilanjutkan dengan langkah selanjutnya. . Perhatikan tabel pada mesin bubut.kalau-kalau kita perlu melakukan pergantian roda gigi.Cara Membuat Ulir Luar di Mesin Bubut  Tentukan posisi roda gigi yang sesuai dengan kisar/pitch/gang dari ulir yang akan dibuat.

.

.ULIR LUAR  Setting nol pahat ulir : dalam setting nol posisi pahat harus sedikit diatas center.

dan posisi pahat ulir tegak lurus dengan BK (benda kerja). Miringkan 30° pada posisi bed. .ULIR LUAR  .

Ulir metrik memiliki sudut 60 derajat.seedangkan withworth 55 derajat. Cara mengasahnya hampir sama dengan mengasah pahat bubut muka.Cara Membuat Ulir Luar di Mesin Bubut  Persiapkan pahat bubut ulirnya. Bila perlu gunakan plat penyetel pahat (Mal ikan). cuma bentuknya harus sesuai dengan jenis drat yang dibuat. Mal Ikan 60 Pahat Ulir dalam Pahat Ulir luar .

dengan alat bantu Mal Ikan.ULIR LUAR  Setting pahat tegak lurus dengan BK. . Karena proses ini adalah Ulir metrik maka mal dan pahat yang digunakan mempunyai sudut 60°.

Melepasnya. Rata-rata kita pakai kecepatan 100 rpm.  Selanjutnya kita mulai menghidupkan mesin dan menekan tuas otomatis drat dan memulai proses pemakanan. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah jangan melepas tuas ini sebelum proses pembuatan drat selesai.misalnya karena .Cara Membuat Ulir Luar di Mesin Bubut  Atur putaran spindel ke kecepatan yang sesuai dengan kondisi bahan benda kerja.

1mm. . Setelah di posisi awal lagi. Setel lah pada posisi angka tertentu atau 0 agar memudahkan proses pemakanan selanjutnya.ULIR LUAR  Pada saat pemakanan perhatikan skala ukuran yang ada di tuas eretan melintang.ditambah 0. Pada saat gerakan kembali ke posisi awal. Kedalaman pemakanan kurang lebih 0.bebaskan pahat dari sentuhan ke benda kerja.1mm untuk pemakanan berikutnya. Begitu seterusnya sampai mendapatkan ulir yang pas dengan murnya.kembalikan ke titik pemakanan yang ditandai tadi.

Jenis pahatnya pun serupa yang digunakan dalam membubut lurus. atau penggeseran kepala lepas atau dengan alat bantu taper attachment (perlengkapan tirus). . atau penggeseran kepala lepas atau dengan alat bantu taper attachment pada saat membubut tirus tergantung pada susut ketirusan benda kerja yang akan dikerjakan.Membubut Tirus (Konis)    Membubut tirus serupa dengan membubut lurus hanya bedanya gerakan pahat disetel mengikuti sudut tirus yang dikehendaki pada eretan atas. Penyetelan peralatan eretan atas.

2. kita dapat membuat tirus dengan menggunakan 3 macam cara. Menggunakan perlengkapan (Taper Attachment) peralatan tirus . Menggeser eretan atas. Yaitu : 1. secara sederhananya mempunyai ukuran diameter yang berbeda pada kedua sisinya. 3. Menggeser kepala lepas.Membubut Tirus (Konis)   Benda tirus sering diasumsikan sebagai tidak lurus ataupun benda konis. Pada saat pembuatan tirus menggunakan mesin bubut.

karena sebatas pergerakan eretan atas .Membubut Tirus (Konis) 1. MENGGESER ERETAN ATAS Kelebihan :   Dapat membuat sudut tirus yang besar sampai mendekati sudut 90° Dapat membuat tirus pada bagian dalam benda kerja Kekurangan :   Tidak dapat diotomatis. karena menggeser eretan atas (manual) Tidak bisa membuat tirus yang panjang.

Membubut Tirus (Konis) Rumus perhitungan sudut tirus dan sudut pergeseran eretan atas .

MENGGESER KEPALA LEPAS / TAIL STOCK Kelebihan :  Dapat membuat tirus yang panjang  Dapat diotomatis.Membubut Tirus (Konis) 2. karena karena menggunakan eretan memanjang Kekurangan :  Pergeseran maksimal adalah 3 % dari panjang total benda kerja  Menggunakan peralatan tambahan (Lathe dog & dead center)  Tidak dapat membuat tirus bagian dalam benda .

Membubut Tirus (Konis) Rumus perhitungan pergeseran kepala lepas .

karena menggunakan eretan memanjang Sudut tirus maksimal adalah ± 5 derajat Panjang tirus terbatas. sepanjang settingan taper Attachment Kekurangan :   .Membubut Tirus (Konis) 3. Taper Attachment Kelebihan :   Dapat membuat tirus luar dan dalam Dapat diotomatis.

Membubut Tirus (Konis) Rumus perhitungan Taper Attachment .

 Langkah-langkah reaming :  Centering (pembuatan lubang awalan)  Drilling (pengeboran)  Boring (pembesaran lubang) .REAMING  Reaming adalah proses penghalusan lubang hasil proses pengeboran sehingga ukuran lubang tersebut lebih akurat.

REAMING    Pisau reamer adalah pisau potong untuk proses finishing pada lubang dengan jumlah mata pisaunya lebih dari satu. baik dengan bentuk lurus maupun helical.2 mm Keterangan : øawal = diameter awalan sebelum reaming øjadi = diameter jadi setelah reaming NB : sebelum proses reaming .2 mm . bahan pisau reamer terbuat dari HSS dan Carbide. Seperti halnya pahat bubut. Sebelum proses reaming : øawal = øjadi – 0. diameter dibuat kurang 0.

REAMING .

Lakukan pengulangan skala setelah ukuran diameter ±1 mm mendekati ukuran yang dikehendaki. dan Twist Drill hingga melebihi diameter pahat ISO 8 / ISO 9 .  Boring     Setting pahat diatas center BK . . dengan Langkah proses boring (pembesaran lubang) :  Pre-Drill  Bor dengan NC Drill. Sentuhkan pahat pada diameter dalam & setting 0 sumbu X Mundurkan pahat untuk memasukkan DOC berikutnya hingga diameter yang dikehendaki.Boring   Merupakan proses pembesaran lubang menggunakan pahat ISO 8 atau ISO 9.

Twist Drill  Pahat bubut dalam : ISO 8. ISO 9  Pahat ulir dalam  Fishtail Gauge  Pitch Thread Gauge  Plug Thread Gauge . Adapun alat yang diperlukan :  NC Drill.Internal Threading   Merupakan proses pembuatan ulir dalam di mesin bubut dengan menggunakan pahat ulir dalam.

Internal Threading Langkah sebelum proses internal threading : 1. Pre-Drill Bor dengan menggunakan NC Drill . Twist Drill hingga diameter benda melebihi diameter pahat ISO 8 / ISO 9 2. Boring Memperbesar lubang hingga diameter minor ulir dengan menggunakan pahat ISO 8 / ISO 9 3. . Internal Grooving Membuat alur/groove sebagai tempat pembebas pahat ulir dalam saat proses berlangsung.

2. Atur pengatur kisar menurut tabel kisar yang ada di mesin bubut. Tarik pahat ke luar benda kerja. sehingga pahat di luar benda kerja dengan jarak bebas sekitar 10 mm di sebelah kanan benda kerja. Sentuhkan pahat pada diameter dalam ulir. 4. geser handle gerakan eretan bawah untuk pembuatan ulir.Internal Threading Langkah-langkah proses internal threading : 1. Setting ukuran pada handle ukuran eretan atas menjadi 0 mm. 3.  .

1 mm. 6. . Masukkan pahat dengan kedalaman potong sekitar 0. kemudian hentikan mesin dan tarik pahat keluar. Putar spindel mesin (kecepatan potong mengacu pada tabel) sampai panjang ulir yang dibuat terdapat goresan pahat.Internal Threading 5.

Kalau kisar belum sesuai periksa posisi handle pengatur kisar pada mesin bubut. 9. hentikan setelah posisi pahat di depan benda kerja Mundurkan pahat untuk kedalaman potong berikutnya dengan memajukan eretan atas. Gerakkan pahat mundur dengan cara memutar spindel arah kebalikan. . Apabila sudah sesuai maka proses pembuatan ulir dilanjutkan.Internal Threading 7. 8. Periksa kisar ulir yang dibuat dengan menggunakan kaliber ulir (screw pitch gage).

Internal Threading 10. Setelah selesai proses pembuatan ulir. dan sudut ulir). 12. 7 sampai kedalaman ulir maksimal tercapai. . Pada kedalaman ulir maksimal proses penyayatan perlu dilakukan berulang-ulang agar beram yang tersisa terpotong semuanya. 11. diameter minor. hasil yang diperoleh dicek ukurannya (diameter mayor. Langkah dilanjutkan seperti No. kisar.

DAFTAR PUSTAKA    Widarto.jpg http://file. 2008._TEKN IK_MESIN/196309131989031ENDA_PERMANA/Silabus_MK_Teknik_Permesinan.com/wpcontent/uploads/2011/03/14-threading-tube.edu/Direktori/FPTK/JUR.upi. Jakarta : Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah. http://firearmsdesigner. Departemen Pendidikan Nasional.dkk. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan._PEND. pdf . Teknik Permesinan untuk SMK.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->