P. 1
BAB II

BAB II

|Views: 16|Likes:
Published by sembilanbintang
grafika komkputer
grafika komkputer

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: sembilanbintang on Mar 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/06/2014

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar belakang

Transformasi Geometri merupakan suatu bab yang membahas mengenai perpindahan suatu titik pada bidang datar. transformasi meliputi refleksi,rotasi.dilatasi,translasi.pada makalah ini dikhususkan membahas mengenai transformasi geometri pada bidang

refleksi,rotasi.dilatasi,translasi . Semoga makalah ini dapat membantu da memperjelas lebih jauh hal-hal yang berkaitan sengan transformasi geometri khususnya pada bidang refleksi,rotasi.dilatasi,translasi.

B. Tujuan 1. Menyelesaikan tugas mata kuliah Grafika Komputer 2. Melatih kerjasama dalam kelompok 3. Mengetahui lebih jelas mengenai transformasi geometri

1

BAB II PEMBAHASAN

A. Pengertian Tranformasi Geometri

Transformasi geometri adalah metode untuk memindahkan suatu titik atau bangun pada bidang. Transformasi dapat diartikan sebagai suatu metode yang dapat digunakan untuk memanipulasi terhadap

lokasi sebuah titik. Apabila transformasi dikenakan

sekumpulantitik yang membentuk sebuah benda (obyek) maka benda tersebut akan mengalami perubahan. Perubahan dalam hal ini adalah perubahan dari lokasi awal suatu benda menuju lokasi yang baru dari benda tersebut. Sebuah benda dengan titik P ditransformasikan ke titik Q menggunakan rumus – rumus tertentu, sehingga titik Q merupakan lokasi baru dari titik P.

Geometri Transformasi menawarkan pandangan yang dalam terhadap hakekat dari banyak topic tradisional, termasuk kongruensi, kesebangunan, dan symetri. Geometri transformasi juga berfungsi sebagai basis bagi banyak aplikasi kontemporer dalam seni, arsitek, engenering, film dan televisi.Yang lebih berarti lagi adalah bagaimana Felix Klein memberi definisi tentang suatu geometri: “Suatu geometry adalah suatu studi tentang sifat-sifat dari suatu himpunan S yang

tetap tidak berubah bilamana element-elemen S ditransformasikan oleh sekelompok transformasi. Definisi ini menetapkan geometri transformasi sebagai suatu cara memahami hubungan -hubungan diantara semua geometri, Euclid dan non Euclid.

2

B. Jenis-Jenis Tranformasi 1. Pergeseran (Tranlasi) Translasi adalah transformasi yang memindahkan setiap titik pada bidang menurut jarak dan arah tertentu. Jarak dan arah suatu transalasi dapat dilambangkan dengan garis berarah. Sebuah titik P(x,y) ditranslasikan sejauh a satuan sepanjang sumbu x dan y satuan sepanjang sumbu y, diperoleh peta titik P’(x’,y’).

Sifat-sifat translasi:  Dua buah translasi berturut-turut é a ù diteruskan dengan ëbû  dapat digantikan dengan é c ù translasi tunggal é a + c ù ëdû ëb+dû  Pada suatu translasi setiap bangunnya tidak berubah

2. Pencerminan (Refleksi) Refleksi adalah transformasi yang memindahkan titik-titik dengan menggunakan sifat bayangan oleh suatu cermin.

3

Refleksi: 1) Refleksi terhadap sumbu x

2) Refleksi Terhadap sumbu y

3) Refleksi terhadap y=x

4

4) Refleksi terhadap garis y = --x

5) Refleksi terhadap garis x = a

6) Refleksi terhadap garis y = b

5

Sifat-sifat Refleksi:: 1) Dua refleksi berturut-turut terhadap sebuah garis merupakan suatuidentitas, artinya yang

direfleksikan tidak berpindah. 2) Pengerjaan dua refleksi terhadap dua sumbu yang sejajar,  menghasilkan translasi (pergeseran)

dengan sifat: Jarak bangun asli dengan bangun hasil sama dengan dua kali jarak kedua sumbu pencerminan.  Arah translasi tegak lurus pada kedua sumbu sejajar, dari sumbu pertama ke sumbu kedua. Refleksi terhadap dua

sumbu sejajar bersifat tidak komutatip. 3) Pengerjaaan dua refleksi terhadap dua sumbu yang saling tegak lurus, menghasilkaan rotasi (pemutaran) setengah lingkaran terhadap titik potong dari kedua sumbu pencerminan. Refleksi terhadap dua sumbu yang saling tegak lures bersifat komutatif.

Pengerjaan dua refleksi berurutan terhadap dua sumbu yang berpotongan akan menghasilkan rotasi (perputaran) yang bersifat:  Titik potong kedua sumbu pencerminan

merupakan pusat perputaran.  Besar sudut perputaran sama dengan dua kali sudut antara kedua sumbu pencerminan.

6

 Arah perputaran sama dengan arah dari sumbu pertama ke sumbu kedua.

3. Perputaran (Rotasi)

Rotasi adalah Transformasi yang memindahkan titik-titik dengan memutar titik-titik tersebut sejauh θ terhadap suatu titik pusat rotasi.Suatu rotasi dengan pusat P dan sudut rotasi θ dinotasikan dengan R (P, θ ).

Rotasi dengan pusat P(0,0):

7

Sifat-SIfat:  Dua rotasi berturut-turut mempakan rotasi lagi dengan sudut putardsama dengan jumlah kedua sudut putar semula.  Pada suatu rotasi, setiap bangun tidak berubah bentuknya. Catatan: Pada transformasi pergeseran (translasi),

pencerminan (refleksi) dan perputaran (rotasi), tampak bahwa bentuk bayangan sama dan sebangun (kongruen) dengan bentuk aslinya. Transformasi isometri. jenis ini disebut transformasi

4. Perkalian (Dilatasi) Dilatasi adalah Transformasi yang mengubah jarak titiktitik dengan factor pengali tertentu terhadap suatu titik tertentu. Suatu dilatasi ditentukan oleh pusat dilatasi dan faktor skala dilatasi Perkalian atau dilatasi ini ditentukan oleh factor skala (k) dan pusat dilatasi. Dilatasi dengan pusat P(a,b):

8

C. Program tranformasi geometri dalam DELPHI

9

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->