Perkembangan merupakan hasil proses kematangan dan belajar Kematangan merupakan proses intrinsik yang terjadi dengan sendirinya

, sesuai dengan potensi yang ada pada individu. Belajar merupakan perkembangan yang berasal dari latihan dan usaha. Melalui belajar, anak memperoleh kemampuan menggunakan sumber yang diwariskan dan potensi yang dimiliki oleh anak.

pertumbuhan dan perkembangan anak

Perkembangan berkorelasi dengan pertumbuhan

Pada saat pertumbuhan berlangsung dengan cepat, perkembangan juga demikian, terjadilah peningkatan mental, memori, daya nalar, asosiasi dan sebagainya. Anak yang sehat, ketika bertambah umur, bertambah berat, bertambah tinggi, serta bertambah pandai. Perkembangan mempunyai pola yang tetap

Perkembangan terjadi secara bersamaan dengan pertumbuhan. Setiap pertumbuhan disertai dengan perubahan fungsi. Sebagai contoh, perkembangan intelegensia akan menyertai pertumbuhan otak dan serabut saraf.

Pertumbuhan dan perkembangan pada tahap awal menentukan perkembangan selanjutnya

Terdapat 2 hukum tetap mengenai perkembangan fungsi organ tubuh yaitu: Pola sefalokaudal (perkembangan dimulai dari daerah kepala menuju ke arah ekor) Pola proksimodistal (perkembangan dimulai dari daerah proksimal berupa gerak kasar menuju ke arah distal berupa gerak halus) Perkembangan memiliki tahap yang berurutan Tahap perkembangan mengikuti pola yang teratur dan berurutan. Tahap-tahap tersebut tidak terjadi secara terbalik, misalnya anak mampu menggambar lingkaran terlebih dahulu, barulah mampu menggambar persegi, anak harus mampu berdiri terlebih dahulu, barulah mampu berjalan.

Setiap anak tidak bisa melewati satu tahap perkembangan sebelum melewati tahap perkembangan sebelumnya. Sebagai contoh, anak tidak bisa berjalan sebelum dia bisa berdiri. Anak tidak bisa berdiri jika mengalami hambatan pertumbuhan kaki dan bagian tubuh lain yang terkait dengan fungsi berdiri.

Pertumbuhan dan perkembangan mempunyai kecepatan yang berbeda

Pengertian

Sebagaimana pertumbuhan, perkembangan mempunyai kecepatan yang berbeda-beda, baik dalam pertumbuhan fisik maupun perkembangan fungsi organ, juga perkembangan pada masing-masing anak.

PRINSIP-PRINSIP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN

Ciri-Ciri Pertumbuhan dan Perkembangan (lanjutan)

Pertumbuhan terjadi secara simultan dengan perkembangan. Berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan merupakan hasil interaksi kematangan susunan saraf pusat dengan organ yang dipengaruhinya, misalnya perkembangan sistem

Perkembangan adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa, serta sosialisasi dan kemandirian.

Anak memiliki ciri khas yaitu selalu tumbuh dan berkembang sejak konsepsi sampai berakhirnya masa remaja. Hal inilah yang membedakan anak dengan orang dewasa. Anak bukan orang dewasa kecil. Anak menunjukkan ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan yang sesuai dengan usianya.

Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interseluler, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan, sehingga dapat diukur dengan satuan panjang dan berat.

Perkembangan menimbulkan perubahan

Pola perkembangan dapat diramalkan Terdapat persamaan pola perkembangan bagi semua anak. Dengan demikian, perkembangan seorang anak dapat diramalkan. Perkembangan berlangsung dari tahapan umum ke tahapan spesifik, dan terjadi secara berkesinambungan.

Ciri-Ciri Pertumbuhan dan Perkembangan

• Jenis kelamin Fungsi reproduksi pada anak perempuan berkembang lebih cepat daripada laki-laki. pendek. bisu tuli. • Radiasi Paparan radium dan sinar rontgen dapat kelainan pada janin seperti deformitas anggota gerak • Infeksi Infeksi pada trimester pertama dan kedua oleh virus TORCH dapat menyebabkan kalainan pada janin. kemudian melalui plasenta masuk dalam peredaran darah janin dan akan menyebabkan hemolisis yang selanjutnya mengakibatkan kerusakan jaringan otak • Psikologi ibu Kehamilan yang tidak diinginkan. maka ia tidak memilki faktor herediter ras/bangsa Indonesia atau sebaliknya • Keluarga Ada kecenderungan keluarga yang memiliki postur tubuh tinggi. pertumbuhan anak laki-laki akan lebih cepat. FAKTOR EKSTERNAL: Faktor prenatal • Gizi Nutrisi ibu hamil terutama dalam trisemester akhir kehamilan akan mempengaruhi pertumbuhan janin • Mekanis Posisi fetus yang abnormal bisa menyebabkan kongenital seperti club foot • Toksi/zat kimia Beberapa obat-obatan dapat menyebabkan kelainan kongenital. katarak.. FAKTOR INTERNAL: • Ras/etnik atau bangsa Anak yang dilahirkan dari ras/bangsa Amerika. Tetapi setelah melewati masa pubertas. • Kelainan kromosom Kelainan kromosom umumnya disertai dengan kegagalan pertumbuhanseperti pada sindroma Down's dan sindroma Turner's. Ada beberapa kelainan genetik yang berpengaruh pada tumbuh kembang anak seperti kerdil. baik faktor internal maupun eksternal. gemuk atau kurus • Umur Kecepatan pertumbuhan yang pesat adalah masa prenatal. perlakukan salah/kekerasan mental pada ibu hamil dan lain-lain . retasdasi mental dam kelainan jantung. • Kelainan imunologi Adanya perbedaan golongan darah antara janin dan ibu sehingga ibu membentuk antibodi terhadap sel darah merah janin. tahun pertama kehidupan dan masa remaja. • Genetik Genetik (heredokonstitusional) adalah bawaan anak yaitu potensi anak yang akan menjadi ciri khasnya.FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK Pada umumnya anak memiliki pola pertumbuhan dan perkembangan normal yang merupakan hasil interaksi banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.

berkomunikasi. . bicara. • Penyakit kronis/kelainan kongenital Tuberkulosis. akan menghambat pertumbuhan anak. misalnya penyediaan alat mainan. kesehatan lingkungan yang jelek dan ketidaktahuan. Sanitasi lingkungan yang kurang baik. Sosialisasi dan kemandirian Aspek yang berhubungan dengan kemampuan mandiri anak (makan sendiri. • Endokrin Gangguan hormon. berjalan dan sebagainya. • Lingkukan fisis dan kimia Lingkungan sebagai tempat anak hidup berfungsi sebagai penyedia kebutuhan dasar anak. • Stimulasi Pertumbuhan memerlukan rangsang/stimulasi khususnya dalam keluarga. misalnya hipotiroid akan menyebabkan anak mengalami hambatan pertumbuhan. membereskan mainan setelah selesai digunakan). anemia. zat kimia tertentu mempunya dampak yang negatif terhadap pertumbuhan anak. paparan sinar radioaktif.Faktor Intranatal Komplikasi persalinan pada bayi seperti trauma kepala. Seorang anak yang tidak dikehendaki oleh orang tuanya atau anak yang selalu merasa tertetkan. Kemampuan bicara dan bahasa Aspek yang berhubungan dengan kemampuan untuk memberikan respon terhadap suara. menjimpit. • Psikologis Hubungan anak dengan orang sekitarnya. sosialisasi anak. • Obat-obatan Pemakaian kortikosteroid jangka lama akan menghamba pertumbuhan. seperti mengamati sesuatu. mengikuti perintah dan sebagainya. • Lingkungan pengasuhan Pada lingkungan pengasuhan. • Sosio-ekonomi Kemisikinan selalu berkaitan dengan kekurangan makanan. diperlukan zat makanan yang adekuat. bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungannya. akan mengalami hambatan di dalam pertumbuhan dan perkembangannya. interaksi ibu anak sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak. kelainan jantung bawaan mengakibatkan retardasi pertumbuhan jasmani. menulis. seperti duduk. berpisah dengan ibu/pengasuh. Faktor Postnatal • Gizi Untuk tumbuh kembang bayi. 4. dan lain-lain. 3. asfiksia dapat menyebabkan keruskaan jaringan otak. demikian halnya dengan pemakaian obat perangsang terhadap susunan saraf yang menyebabkan terhambatnya produksi hormon pertumbuhan. ASPEK-ASPEK PERKEMBANGAN YANG DIPANTAU: Ada 4 aspek utama perkembangan yang perlu dipantau yaitu: 1. tetapi memerlukan koordinasi yang cermat. 2. Gerak halus (motorik halus) Aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak melakukan gerakan yang melibatkan bagianbagian tubuh tertentu dan dilakukan oleh otot-otot kecil. kurangnnya sinar matahari. Gerak kasar (motorik kasar) Aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak melakukan pergerakan dan sikap tubuh yang melibatkan otot-otot besar. dan sebagainya. berdiri. keterlibatan ibu dan anggota keluarga lain terhadap kegiatan anak.

maka selama masa intra uterin. o Masa fetus lanjut yaitu trimester akhir kehamilan. pembentukan jasad manusia sempurna. . o Untuk mengantisipasi risiko buruk pada bayi saat dilahirkan. sejak umur kehamilan 2 minggu sampai 8/12 minggu. Pada masa ini pertumbuhan berlangsung pesat disertai perkembangan fungsi-fungsi.Masa zigot. dianjurkan untuk selalu memperhatikan gerakan janin setelah kehamilan 5 bulan. bahan-bahan toksik. periode tumbuh kembang anak adalah sebagai berikut: Masa prenatal atau masa intra uterin (masa janin dalam kandungan). di sarana kesehatan yang memadai. sejak umur kehamilan 9/12 minggu sampai akhir kehamilan.Masa neonatal. Pada masa ini terjadi adaptasi terhadap lingkungan dan terjadi perubahan sirkulasi darah.PERIODE PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK Tumbuh-kembang anak berlangsung secara teratur. Hal yang paling penting agar bayi lahir tumbuh dan berkembang menjadi anak sehat adalah: o Bayi lahir ditolong oleh tenaga kesehatan yang terlatih. o Memeriksa kesehatannya secara teratur ke sarana kesehatan. . seorang ibu diharapkan: o Menjaga kesehatannya dengan baik. Gizi kurang pada ibu hamil. obat-obat. Pada periode ini pertumbuhan otak janin sangat peka terhadap pengaruh lingkungan janin. o Saat melahirkan sebaiknya didampingi oleh keluarga yang dapat menenangkan perasaan ibu. sejak saat konsepsi sampai umur kehamilan 2 minggu. Masa ini terdiri dari 2 periode yaitu: o Masa fetus dini yaitu sejak umur kehamilan 9 minggu sampai trimester ke-2 kehidupan intra uterin. umur 0 sampai 28 hari. Pada setiap ibu hamil. umur 0 . Agar janin dalam kandungan tumbuh dan berkembang menjadi anak sehat. o Menghindari stres baik fisik maupun psikis. Akumulasi asam lemak esensial seri Omega 3 (Docosa Hexanic Acid) dan Omega 6 (Arachidonic Acid) pada otak dan retina. terbentuk sistem organ dalam tubuh. yaitu : .7 hari. Terjadi transfer Imunoglobin G (Ig G) dari darah ibu melalui plasenta. .Masa janin/fetus. minuman beralkohol. o Sambutlah kelahiran anak dengan perasaan penuh suka cita dan penuh rasa syukur. Alat tubuh telah terbentuk serta mulai berfungsi. o Masa neonatal lanjut. depresi berat. merokok dan asap rokok. faktor psikologis seperti kekerasan terhadap ibu hamil. Masa ini dibagi menjadi 2 periode. o Selalu berada dalam lingkungan yang menyenangkan. saling berkaitan dan berkesinambungan yang dimulai sejak konsepsi sampai dewasa. infeksi. dapat menimbulkan pengaruh buruk bagi pertumbuhan janin dan kehamilan. umur 8 . Berdasarkan beberapa kepustakaan. Masa neonatal dibagi menjadi 2 periode: o Masa neonatal dini.Masa embrio. Periode yang paling penting dalam masa prenatal adalah trimester pertama kehamilan. Lingkungan yang seperti ini sangat membantu jiwa ibu dan bayi yang dilahirkannya. o Tidak mengalami kekurangan kasih sayang dari suami dan keluarganya. terjadi diferensiasi yang berlangsung dengan cepat. Masa ini dibagi menjadi 3 periode. yaitu: . Ovum yang telah dibuahi dengan cepat akan menjadi suatu organisme. o Mendapat nutrisi yang sehat untuk janin yang dikandungnya. jangan terlambat pergi ke sarana kesehatan bila dirasakan sudah saatnya untuk melahirkan. o Tidak bekerja berat yang dapat membahayakan kondisi kehamilannya. o Memberi stimulasi dini terhadap janin.28 hari. serta mulainya berfungsi organ-organ. Pada masa ini terjadi percepatan pertumbuhan. Masa bayi (infancy) umur 0 sampai 11 bulan.Tumbuh kembang anak terbagi dalam beberapa periode. pola asuh.

diberikan imunisasi sesuai jadwal.o Berikan ASI sesegera mungkin. Beruntunglah bayi yang mempunyai orang tua yang hidup rukun. pertumbuhan berlangsung dengan stabil. Pada masa ini. akan mengurangi kualitas sumber daya manusia dikemudian hari. mendapat ASI eksklusif selama 6 bulan penuh. TAHAPAN PERKEMBANGAN ANAK MENURUT UMUR Umur 0-3 bulan o Mengangkat kepala setinggi 45 0 . selain lingkungan di dalam rumah maka lingkungan di luar rumah mulai diperkenalkan. Memasuki masa prasekolah. Perhatikan refleks menghisap diperhatikan oleh karena berhubungan dengan masalah pemberian ASI. kebutuhan akan pemeliharaan kesehatan bayi. Pada masa ini. Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah pada masa balita. Masa post (pasca) neonatal. perkembangan kemampuan bicara dan bahasa. Pada masa ini. pengaruh ibu dalam mendidik anak sangat besar. Semakin banyak taman kota atau taman bermain dibangun untuk anak. o Menggerakkan kepala dari kiri/kanan ke tengah. Pada masa ini terjadi pertumbuhan yang pesat dan proses pematangan berlangsung secara terus menerus terutama meningkatnya fungsi sistem saraf. umur 29 hari sampai 11 bulan. atau ke tempat-tempat yang menyediakan fasilitas permainan untuk anak. Masa bayi adalah masa dimana kontak erat antara ibu dan anak terjalin. Jumlah dan pengaturan hubungan-hubungan antar sel saraf ini akan sangat mempengaruhi segala kinerja otak. kreativitas. Perlu diperhatikan bahwa proses belajar pada masa ini adalah dengan cara bermain. sehingga setiap kelainan/penyimpangan sekecil apapun apabila tidak dideteksi apalagi tidak ditangani dengan baik. Setelah lahir terutama pada 3 tahun pertama kehidupan. bahkan banyak keluarga yang menghabiskan sebagian besar waktu anak bermain di luar rumah dengan cara membawa anak ke taman-taman bermain. mulai dari kemampuan belajar berjalan. seiring dengan pertumbuhan dan perkembangannya. Pada masa ini. untuk itu panca indra dan sistim reseptor penerima rangsangan serta proses memori harus sudah siap sehingga anak mampu belajar dengan baik. emosional dan intelegensia berjalan sangat cepat dan merupakan landasan perkembangan berikutnya. Masa anak dibawah lima tahun (anak balita. Seorang bayi sangat bergantung pada orang tua dan keluarga sebagai unit pertama yang dikenalnya. . Perkembangan moral serta dasar-dasar kepribadian anak juga dibentuk pada masa ini. hingga bersosialisasi. umur 12-59 bulan). semakin baik untuk menunjang kebutuhan anak. o Mengoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh. Sepatutnya lingkungan-lingkungan tersebut menciptakan suasana bermain yang bersahabat untuk anak (child friendly environment). Pertumbuhan dasar yang berlangsung pada masa balita akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Pada masa ini anak dipersiapkan untuk sekolah. kesadaran sosial. dan terjadi pertumbuhan serabut serabut saraf dan cabang-cabangnya. Masa anak prasekolah (anak umur 60-72 bulan). kecepatan pertumbuhan mulai menurun dan terdapat kemajuan dalam perkembangan motorik (gerak kasar dan gerak halus) serta fungsi ekskresi. anak mulai menunjukkan keinginannya. taman-taman kota. agar dapat dilakukan intervensi dini bila anak mengalami kelainan atau gangguan. bahagia dan memberikan yang terbaik untuk anak. sehingga dalam masa ini. sehingga terbentuk jaringan saraf dan otak yang kompleks. pertumbuhan dan perkembangan sel-sel otak masih berlangsung. Anak mulai berteman. mendapat pola asuh yang sesuai. Terjadi perkembangan dengan aktivitas jasmani yang bertambah dan meningkatnya ketrampilan dan proses berfikir. diperkenalkan kepada makanan pendamping ASI sesuai umurnya. Pada masa balita. Orang tua dan keluarga diharapkan dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan anaknya. o Melihat dan menatap wajah anda. Anak mulai senang bermain di luar rumah. mengenal huruf.

melambai-lambai. o Mengenal anggota keluarga. takut pada orang yang belum dikenal. o Bereaksi terkejut terhadap suara keras. o Memanggil ayah dengan kata papa & memanggil ibu dengan kata o Menumpuk 2 kubus. Umur 18-24 bulan o Berdiri sendiri tanpa berpegangan 30 detik. o Bergembira dengan melempar benda. o Makan kue sendiri. O Mengulurkan lengan/badan untuk meraih mainan yang diinginkan o Mengenggam erat pensil. ingin tahu. o Bersuara tanpa arti. o Tersenyum ketika melihat mainan/gambar yang menarik saat bermain sendiri. sendiri). o Memungut 2 benda. o Belajar berdiri. o Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya. o Senang diajak bermain &rdquo. Umur 6-9 bulan o Duduk (sikap tripoid &ndash. ingin menyentuh apa saja.CILUK BA&rdquo. o Mempertahankan posisi kepala tetap tegak dan stabil. o Berjalan tanpa terhuyung-huyung. o Membungkuk memungut mainan kemudian berdiri kembali. o Merangkak meraih mainan atau mendekati seseorang. o Mengenal ibu dengan penglihatan. o Menyebut 2-3 suku kata yang sama tanpa arti. o Bertepuk tangan. o Belajar berdiri selama 30 detik atau berpegangan di kursi. masing-masing tangan pegang 1 benda pada saat yang bersamaan. o Mengeluarkan suara gembira bernada tinggi atau memekik. o Memegang tangannya sendiri. Umur 9-12 bulan o Mengangkat badannya ke posisi berdiri. o Mencari mainan/benda yang dijatuhkan. o Berjalan mundur 5 langkah. o Memungut benda sebesar kacang dengan cara meraup. penciuman. dadada. pendengaran. o Menggenggam pensil. o Mengeksplorasi sekitar. o Mengarahkan matanya pada benda-benda kecil. o Bereaksi terhadap suara yang perlahan atau bisikan. bababa. o Berusaha memperluas pandangan. o Dapat berjalan dengan dituntun. tatatata. kontak Umur 3-6 bulan o Berbalik dari telungkup ke telentang. o Membalas tersenyum ketika diajak bicara/tersenyum. o Bermain tepuk tangan/ciluk ba. Umur 12-18 bulan o Berdiri sendiri tanpa berpegangan. o Mengulang menirukan bunyi yang didengar. O Memasukkan benda ke mulut. o Meraih benda yang ada dalam jangkauannya. anak bisa mengeluarkan suara yang menyenangkan atau menarik tangan ibu o Memperlihatkan rasa cemburu / bersaing. kedua kakinya menyangga sebagian berat badan. o Menunjuk apa yang diinginkan tanpa menangis/merengek.o Suka tertawa keras. o Memasukkan kubus di kotak. . mamama. o Mengangkat kepala setinggi 90o.

o Mengerti arti lawan kata o Mengerti pembicaraan yang menggunakan 7 kata atau lebih . oMendengarkan cerita. Umur 24-36 bulan o Jalan naik tangga sendiri. o Menggambar lingkaran. o Bereaksi tenang dan tidak rewel ketika ditinggal ibu. o Mencuci dan mengeringkan tangan sendiri o Bermain bersama teman. o Menyebut nama. oMengancing baju atau pakaian boneka.minum sendiri. o Menggosok gigi tanpa dibantu. o Menggambar dengan 6 bagian. o 2-4 warna. o Dapat bermain dan menendang bola kecil. Umur 60-72 bulan o Berjalan lurus. o Menggambar garis lurus o Menumpuk 8 buah kubus.o Menumpuk 4 buah kubus. belajar makan . o Memungut benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk. tempat. Umur 36-48 bulan o Berdiri 1 kaki 2 detik o Melompat kedua kaki diangkat o Mengayuh sepeda roda tiga. o Berdiri dengan 1 kaki selama 11 detik. o Bicara dengan menggunakan 2 kata. o Makan nasi sendiri tanpa banyak tumpah. o Senang bertanya tentang sesuatu o Menjawab pertanyaan dengan kata-kata yang benar. o Menari. o Dapat menunjuk 1 atau lebih bagian tubuhnya ketika diminta. baju Umur 60 bulan o Berdiri 1 kaki 6 detik. menggambar orang lengkap o Menangkap bola kecil dengan kedua tangan gambar o Menggambar segi empat. o Bicaranya mudah dimengerti o Bisa membandingkan/membedakan sesuatu dari ukuran dan bentuknya o Menyebut angka. o Mengenakan celana panjang. kemeja. o Membantu memungut mainannya sendiri atau membantu mengangkat piring jika diminta. di depan. o Mengerti arti kata di atas. o Melompat-lompat 1 kaki. o Menyebut 6 kata yang mempunyai arti. o Menyebut nama lengkap tanpa dibantu o Senang menyebut baru. menghitung jari o Menyebut nama-nama hari o Berpakaian sendiri tanpa dibantu. umur. o Mencoret-coret pensil pada kertas. O Memegang cangkir sendiri. o Membantu/menirukan pekerjaan rumah tangga. o Melihat gambar dan dapat menyebut dengan benar nama 2 benda atau lebih. o Menggambar orang dengan 3 bagian tubuh. o Melepas pakaiannya sendiri. o Menggambar silang. o Menggelindingkan bola kearah sasaran. di bawah. mengikuti aturan permainan o Mengenakan sepatu sendiri.

Karena kemampuan berbahasa sensitif terhadap keterlambatan atau kerusakan pada sistem lainnya. sebab melibatkan kemampuan kognitif. Merupakan suatu kondisi yang ditandai oleh intelegensia yang rendah (IQ < 70) yang menyebabkan ketidakmampuan individu untuk belajar dan beradaptasi terhadap tuntutan masyarakat atas kemampuan yang dianggap normal. Kurangnya stimulasi akan dapat menyebabkan gangguan bicara dan berbahasa bahkan gangguan ini dapat menetap. Pervasif berarti meliputi seluruh aspek perkembangan sehingga gangguan tersebut sangat luas dan berat. Anak dengan Sindrom Down adalah individu yang dapat dikenal dari fenotipnya dan mempunyai kecerdasan yang terbatas. penyakit sistemik atau karena kelainan endokrin.Retardasi Mental.Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) Merupakan gangguan dimana anak mengalami kesulitan untuk memusatkan perhatian yang seringkali disertai dengan hiperaktivitas. Beberapa faktor seperti kelainan jantung kongenital. kelainan kromosom. Kemampuan berbahasa merupakan indikator seluruh perkembangan anak. bisa menghitung angka 5 -10 o Mengenal warna-warni o Mengungkapkan simpati o Mengikuti aturan permainan o Berpakaian sendiri tanpa dibantu 7. Penyebabnya dapat karena varisasi normal. o Mengenal angka. . Merupakan gangguan perkembangan pervasif pada anak yang gejalanya muncul sebelum anak berumur 3 tahun. .Cerebral palsy. motor. . psikologis. . Merupakan suatu kelainan gerakan dan postur tubuh yang tidak progresif.Perawakan Pendek. yang disebabkan oleh karena suatu kerusakan/gangguan pada sel-sel motorik pada susunan saraf pusat yang sedang tumbuh/belum selesai pertumbuhannya. . Beberapa Gangguan Tumbuh-Kembang Yang Sering Ditemukan.Sindrom Down. komunikasi dan perilaku. hipotonia yang berat. yang mempengaruhi anak secara mendalam. yang terjadi akibat adanya jumlah kromosom 21 yang berlebih. gangguan gizi. masalah biologis atau lingkungan lainnya dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan motorik dan keterampilan untuk menolong diri sendiri. .Gangguan Autisme. Perkembangannya lebih lambat dari anak yang normal. .Gangguan bicara dan bahasa. Short stature atau Perawakan Pendek merupakan suatu terminologi mengenai tinggi badan yang berada di bawah persentil 3 atau -2 SD pada kurva pertumbuhan yang berlaku pada populasi tersebut. emosi dan lingkungan sekitar anak.oMenjawab pertanyaan tentang benda terbuat dari apa dan kegunaannya. . Gangguan perkembangan yang ditemukan pada autisme mencakup bidang ninteraksi sosial.

Milestone” Perkembangan Balita dan Anak Sekolah .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful