Perkembangan merupakan hasil proses kematangan dan belajar Kematangan merupakan proses intrinsik yang terjadi dengan sendirinya

, sesuai dengan potensi yang ada pada individu. Belajar merupakan perkembangan yang berasal dari latihan dan usaha. Melalui belajar, anak memperoleh kemampuan menggunakan sumber yang diwariskan dan potensi yang dimiliki oleh anak.

pertumbuhan dan perkembangan anak

Perkembangan berkorelasi dengan pertumbuhan

Pada saat pertumbuhan berlangsung dengan cepat, perkembangan juga demikian, terjadilah peningkatan mental, memori, daya nalar, asosiasi dan sebagainya. Anak yang sehat, ketika bertambah umur, bertambah berat, bertambah tinggi, serta bertambah pandai. Perkembangan mempunyai pola yang tetap

Perkembangan terjadi secara bersamaan dengan pertumbuhan. Setiap pertumbuhan disertai dengan perubahan fungsi. Sebagai contoh, perkembangan intelegensia akan menyertai pertumbuhan otak dan serabut saraf.

Pertumbuhan dan perkembangan pada tahap awal menentukan perkembangan selanjutnya

Terdapat 2 hukum tetap mengenai perkembangan fungsi organ tubuh yaitu: Pola sefalokaudal (perkembangan dimulai dari daerah kepala menuju ke arah ekor) Pola proksimodistal (perkembangan dimulai dari daerah proksimal berupa gerak kasar menuju ke arah distal berupa gerak halus) Perkembangan memiliki tahap yang berurutan Tahap perkembangan mengikuti pola yang teratur dan berurutan. Tahap-tahap tersebut tidak terjadi secara terbalik, misalnya anak mampu menggambar lingkaran terlebih dahulu, barulah mampu menggambar persegi, anak harus mampu berdiri terlebih dahulu, barulah mampu berjalan.

Setiap anak tidak bisa melewati satu tahap perkembangan sebelum melewati tahap perkembangan sebelumnya. Sebagai contoh, anak tidak bisa berjalan sebelum dia bisa berdiri. Anak tidak bisa berdiri jika mengalami hambatan pertumbuhan kaki dan bagian tubuh lain yang terkait dengan fungsi berdiri.

Pertumbuhan dan perkembangan mempunyai kecepatan yang berbeda

Pengertian

Sebagaimana pertumbuhan, perkembangan mempunyai kecepatan yang berbeda-beda, baik dalam pertumbuhan fisik maupun perkembangan fungsi organ, juga perkembangan pada masing-masing anak.

PRINSIP-PRINSIP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN

Ciri-Ciri Pertumbuhan dan Perkembangan (lanjutan)

Pertumbuhan terjadi secara simultan dengan perkembangan. Berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan merupakan hasil interaksi kematangan susunan saraf pusat dengan organ yang dipengaruhinya, misalnya perkembangan sistem

Perkembangan adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa, serta sosialisasi dan kemandirian.

Anak memiliki ciri khas yaitu selalu tumbuh dan berkembang sejak konsepsi sampai berakhirnya masa remaja. Hal inilah yang membedakan anak dengan orang dewasa. Anak bukan orang dewasa kecil. Anak menunjukkan ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan yang sesuai dengan usianya.

Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interseluler, berarti bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan, sehingga dapat diukur dengan satuan panjang dan berat.

Perkembangan menimbulkan perubahan

Pola perkembangan dapat diramalkan Terdapat persamaan pola perkembangan bagi semua anak. Dengan demikian, perkembangan seorang anak dapat diramalkan. Perkembangan berlangsung dari tahapan umum ke tahapan spesifik, dan terjadi secara berkesinambungan.

Ciri-Ciri Pertumbuhan dan Perkembangan

pertumbuhan anak laki-laki akan lebih cepat. • Genetik Genetik (heredokonstitusional) adalah bawaan anak yaitu potensi anak yang akan menjadi ciri khasnya. perlakukan salah/kekerasan mental pada ibu hamil dan lain-lain . baik faktor internal maupun eksternal. retasdasi mental dam kelainan jantung. katarak. bisu tuli. • Kelainan imunologi Adanya perbedaan golongan darah antara janin dan ibu sehingga ibu membentuk antibodi terhadap sel darah merah janin. Ada beberapa kelainan genetik yang berpengaruh pada tumbuh kembang anak seperti kerdil. • Kelainan kromosom Kelainan kromosom umumnya disertai dengan kegagalan pertumbuhanseperti pada sindroma Down's dan sindroma Turner's. kemudian melalui plasenta masuk dalam peredaran darah janin dan akan menyebabkan hemolisis yang selanjutnya mengakibatkan kerusakan jaringan otak • Psikologi ibu Kehamilan yang tidak diinginkan. FAKTOR INTERNAL: • Ras/etnik atau bangsa Anak yang dilahirkan dari ras/bangsa Amerika. tahun pertama kehidupan dan masa remaja. Tetapi setelah melewati masa pubertas.. gemuk atau kurus • Umur Kecepatan pertumbuhan yang pesat adalah masa prenatal.FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK Pada umumnya anak memiliki pola pertumbuhan dan perkembangan normal yang merupakan hasil interaksi banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. FAKTOR EKSTERNAL: Faktor prenatal • Gizi Nutrisi ibu hamil terutama dalam trisemester akhir kehamilan akan mempengaruhi pertumbuhan janin • Mekanis Posisi fetus yang abnormal bisa menyebabkan kongenital seperti club foot • Toksi/zat kimia Beberapa obat-obatan dapat menyebabkan kelainan kongenital. • Jenis kelamin Fungsi reproduksi pada anak perempuan berkembang lebih cepat daripada laki-laki. pendek. maka ia tidak memilki faktor herediter ras/bangsa Indonesia atau sebaliknya • Keluarga Ada kecenderungan keluarga yang memiliki postur tubuh tinggi. • Radiasi Paparan radium dan sinar rontgen dapat kelainan pada janin seperti deformitas anggota gerak • Infeksi Infeksi pada trimester pertama dan kedua oleh virus TORCH dapat menyebabkan kalainan pada janin.

menjimpit. misalnya penyediaan alat mainan. • Endokrin Gangguan hormon. 4. • Lingkukan fisis dan kimia Lingkungan sebagai tempat anak hidup berfungsi sebagai penyedia kebutuhan dasar anak. ASPEK-ASPEK PERKEMBANGAN YANG DIPANTAU: Ada 4 aspek utama perkembangan yang perlu dipantau yaitu: 1. Gerak halus (motorik halus) Aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak melakukan gerakan yang melibatkan bagianbagian tubuh tertentu dan dilakukan oleh otot-otot kecil. kesehatan lingkungan yang jelek dan ketidaktahuan. • Stimulasi Pertumbuhan memerlukan rangsang/stimulasi khususnya dalam keluarga. Gerak kasar (motorik kasar) Aspek yang berhubungan dengan kemampuan anak melakukan pergerakan dan sikap tubuh yang melibatkan otot-otot besar. Faktor Postnatal • Gizi Untuk tumbuh kembang bayi. akan menghambat pertumbuhan anak. 3.Faktor Intranatal Komplikasi persalinan pada bayi seperti trauma kepala. • Obat-obatan Pemakaian kortikosteroid jangka lama akan menghamba pertumbuhan. berjalan dan sebagainya. Kemampuan bicara dan bahasa Aspek yang berhubungan dengan kemampuan untuk memberikan respon terhadap suara. asfiksia dapat menyebabkan keruskaan jaringan otak. • Penyakit kronis/kelainan kongenital Tuberkulosis. berkomunikasi. • Lingkungan pengasuhan Pada lingkungan pengasuhan. seperti duduk. keterlibatan ibu dan anggota keluarga lain terhadap kegiatan anak. • Sosio-ekonomi Kemisikinan selalu berkaitan dengan kekurangan makanan. sosialisasi anak. misalnya hipotiroid akan menyebabkan anak mengalami hambatan pertumbuhan. menulis. anemia. berpisah dengan ibu/pengasuh. 2. demikian halnya dengan pemakaian obat perangsang terhadap susunan saraf yang menyebabkan terhambatnya produksi hormon pertumbuhan. • Psikologis Hubungan anak dengan orang sekitarnya. Sosialisasi dan kemandirian Aspek yang berhubungan dengan kemampuan mandiri anak (makan sendiri. Sanitasi lingkungan yang kurang baik. tetapi memerlukan koordinasi yang cermat. mengikuti perintah dan sebagainya. . bicara. dan lain-lain. seperti mengamati sesuatu. kelainan jantung bawaan mengakibatkan retardasi pertumbuhan jasmani. Seorang anak yang tidak dikehendaki oleh orang tuanya atau anak yang selalu merasa tertetkan. membereskan mainan setelah selesai digunakan). interaksi ibu anak sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak. kurangnnya sinar matahari. akan mengalami hambatan di dalam pertumbuhan dan perkembangannya. zat kimia tertentu mempunya dampak yang negatif terhadap pertumbuhan anak. paparan sinar radioaktif. berdiri. diperlukan zat makanan yang adekuat. bersosialisasi dan berinteraksi dengan lingkungannya. dan sebagainya.

o Untuk mengantisipasi risiko buruk pada bayi saat dilahirkan. . Pada masa ini terjadi percepatan pertumbuhan. infeksi. dianjurkan untuk selalu memperhatikan gerakan janin setelah kehamilan 5 bulan.Masa neonatal. o Masa fetus lanjut yaitu trimester akhir kehamilan. Masa ini dibagi menjadi 2 periode. terjadi diferensiasi yang berlangsung dengan cepat. sejak saat konsepsi sampai umur kehamilan 2 minggu. Pada setiap ibu hamil. seorang ibu diharapkan: o Menjaga kesehatannya dengan baik.Masa zigot. serta mulainya berfungsi organ-organ. jangan terlambat pergi ke sarana kesehatan bila dirasakan sudah saatnya untuk melahirkan.28 hari. periode tumbuh kembang anak adalah sebagai berikut: Masa prenatal atau masa intra uterin (masa janin dalam kandungan). o Selalu berada dalam lingkungan yang menyenangkan. . Masa ini dibagi menjadi 3 periode. Masa ini terdiri dari 2 periode yaitu: o Masa fetus dini yaitu sejak umur kehamilan 9 minggu sampai trimester ke-2 kehidupan intra uterin. terbentuk sistem organ dalam tubuh. o Saat melahirkan sebaiknya didampingi oleh keluarga yang dapat menenangkan perasaan ibu. minuman beralkohol. . bahan-bahan toksik. Masa bayi (infancy) umur 0 sampai 11 bulan. Berdasarkan beberapa kepustakaan. merokok dan asap rokok. Pada periode ini pertumbuhan otak janin sangat peka terhadap pengaruh lingkungan janin. o Sambutlah kelahiran anak dengan perasaan penuh suka cita dan penuh rasa syukur. depresi berat. Gizi kurang pada ibu hamil.Masa embrio. Akumulasi asam lemak esensial seri Omega 3 (Docosa Hexanic Acid) dan Omega 6 (Arachidonic Acid) pada otak dan retina. o Menghindari stres baik fisik maupun psikis. Agar janin dalam kandungan tumbuh dan berkembang menjadi anak sehat. Pada masa ini terjadi adaptasi terhadap lingkungan dan terjadi perubahan sirkulasi darah. Lingkungan yang seperti ini sangat membantu jiwa ibu dan bayi yang dilahirkannya. pembentukan jasad manusia sempurna. Ovum yang telah dibuahi dengan cepat akan menjadi suatu organisme.PERIODE PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK Tumbuh-kembang anak berlangsung secara teratur. di sarana kesehatan yang memadai. faktor psikologis seperti kekerasan terhadap ibu hamil. umur 0 . Pada masa ini pertumbuhan berlangsung pesat disertai perkembangan fungsi-fungsi. o Tidak mengalami kekurangan kasih sayang dari suami dan keluarganya. Hal yang paling penting agar bayi lahir tumbuh dan berkembang menjadi anak sehat adalah: o Bayi lahir ditolong oleh tenaga kesehatan yang terlatih. yaitu: . obat-obat. o Mendapat nutrisi yang sehat untuk janin yang dikandungnya. umur 8 . pola asuh. Periode yang paling penting dalam masa prenatal adalah trimester pertama kehamilan. maka selama masa intra uterin. sejak umur kehamilan 2 minggu sampai 8/12 minggu. o Tidak bekerja berat yang dapat membahayakan kondisi kehamilannya. o Memeriksa kesehatannya secara teratur ke sarana kesehatan. yaitu : .Tumbuh kembang anak terbagi dalam beberapa periode. Alat tubuh telah terbentuk serta mulai berfungsi. Terjadi transfer Imunoglobin G (Ig G) dari darah ibu melalui plasenta.Masa janin/fetus. sejak umur kehamilan 9/12 minggu sampai akhir kehamilan.7 hari. Masa neonatal dibagi menjadi 2 periode: o Masa neonatal dini. dapat menimbulkan pengaruh buruk bagi pertumbuhan janin dan kehamilan. saling berkaitan dan berkesinambungan yang dimulai sejak konsepsi sampai dewasa. o Memberi stimulasi dini terhadap janin. o Masa neonatal lanjut. umur 0 sampai 28 hari.

Perhatikan refleks menghisap diperhatikan oleh karena berhubungan dengan masalah pemberian ASI. semakin baik untuk menunjang kebutuhan anak.o Berikan ASI sesegera mungkin. hingga bersosialisasi. o Melihat dan menatap wajah anda. emosional dan intelegensia berjalan sangat cepat dan merupakan landasan perkembangan berikutnya. Pada masa ini. Perkembangan moral serta dasar-dasar kepribadian anak juga dibentuk pada masa ini. pertumbuhan berlangsung dengan stabil. seiring dengan pertumbuhan dan perkembangannya. akan mengurangi kualitas sumber daya manusia dikemudian hari. pengaruh ibu dalam mendidik anak sangat besar. Pada masa balita. Masa anak prasekolah (anak umur 60-72 bulan). Pada masa ini. Anak mulai senang bermain di luar rumah. o Menggerakkan kepala dari kiri/kanan ke tengah. Masa post (pasca) neonatal. TAHAPAN PERKEMBANGAN ANAK MENURUT UMUR Umur 0-3 bulan o Mengangkat kepala setinggi 45 0 . Perlu diperhatikan bahwa proses belajar pada masa ini adalah dengan cara bermain. sehingga setiap kelainan/penyimpangan sekecil apapun apabila tidak dideteksi apalagi tidak ditangani dengan baik. kreativitas. Seorang bayi sangat bergantung pada orang tua dan keluarga sebagai unit pertama yang dikenalnya. taman-taman kota. atau ke tempat-tempat yang menyediakan fasilitas permainan untuk anak. sehingga terbentuk jaringan saraf dan otak yang kompleks. anak mulai menunjukkan keinginannya. mendapat ASI eksklusif selama 6 bulan penuh. bahkan banyak keluarga yang menghabiskan sebagian besar waktu anak bermain di luar rumah dengan cara membawa anak ke taman-taman bermain. diberikan imunisasi sesuai jadwal. Jumlah dan pengaturan hubungan-hubungan antar sel saraf ini akan sangat mempengaruhi segala kinerja otak. . kecepatan pertumbuhan mulai menurun dan terdapat kemajuan dalam perkembangan motorik (gerak kasar dan gerak halus) serta fungsi ekskresi. kesadaran sosial. Memasuki masa prasekolah. Orang tua dan keluarga diharapkan dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan anaknya. Pada masa ini. sehingga dalam masa ini. untuk itu panca indra dan sistim reseptor penerima rangsangan serta proses memori harus sudah siap sehingga anak mampu belajar dengan baik. umur 29 hari sampai 11 bulan. kebutuhan akan pemeliharaan kesehatan bayi. mengenal huruf. bahagia dan memberikan yang terbaik untuk anak. Terjadi perkembangan dengan aktivitas jasmani yang bertambah dan meningkatnya ketrampilan dan proses berfikir. Pada masa ini. agar dapat dilakukan intervensi dini bila anak mengalami kelainan atau gangguan. pertumbuhan dan perkembangan sel-sel otak masih berlangsung. mendapat pola asuh yang sesuai. selain lingkungan di dalam rumah maka lingkungan di luar rumah mulai diperkenalkan. umur 12-59 bulan). dan terjadi pertumbuhan serabut serabut saraf dan cabang-cabangnya. Pada masa ini terjadi pertumbuhan yang pesat dan proses pematangan berlangsung secara terus menerus terutama meningkatnya fungsi sistem saraf. o Mengoceh spontan atau bereaksi dengan mengoceh. Semakin banyak taman kota atau taman bermain dibangun untuk anak. Setelah lahir terutama pada 3 tahun pertama kehidupan. Beruntunglah bayi yang mempunyai orang tua yang hidup rukun. Masa anak dibawah lima tahun (anak balita. Anak mulai berteman. perkembangan kemampuan bicara dan bahasa. diperkenalkan kepada makanan pendamping ASI sesuai umurnya. mulai dari kemampuan belajar berjalan. Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah pada masa balita. Sepatutnya lingkungan-lingkungan tersebut menciptakan suasana bermain yang bersahabat untuk anak (child friendly environment). Pertumbuhan dasar yang berlangsung pada masa balita akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Pada masa ini anak dipersiapkan untuk sekolah. Masa bayi adalah masa dimana kontak erat antara ibu dan anak terjalin.

o Bereaksi terkejut terhadap suara keras. ingin tahu. o Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya. anak bisa mengeluarkan suara yang menyenangkan atau menarik tangan ibu o Memperlihatkan rasa cemburu / bersaing. o Memegang tangannya sendiri. O Memasukkan benda ke mulut. kontak Umur 3-6 bulan o Berbalik dari telungkup ke telentang. Umur 9-12 bulan o Mengangkat badannya ke posisi berdiri. o Menyebut 2-3 suku kata yang sama tanpa arti. melambai-lambai. o Bergembira dengan melempar benda. o Mengangkat kepala setinggi 90o. o Menggenggam pensil. o Meraih benda yang ada dalam jangkauannya. dadada. kedua kakinya menyangga sebagian berat badan. mamama.CILUK BA&rdquo. o Dapat berjalan dengan dituntun. o Membungkuk memungut mainan kemudian berdiri kembali. o Bertepuk tangan. o Mencari mainan/benda yang dijatuhkan. takut pada orang yang belum dikenal. o Mengarahkan matanya pada benda-benda kecil. . o Mengeluarkan suara gembira bernada tinggi atau memekik. o Membalas tersenyum ketika diajak bicara/tersenyum. o Berusaha memperluas pandangan. o Belajar berdiri selama 30 detik atau berpegangan di kursi.o Suka tertawa keras. o Tersenyum ketika melihat mainan/gambar yang menarik saat bermain sendiri. o Menunjuk apa yang diinginkan tanpa menangis/merengek. o Memasukkan kubus di kotak. o Mengenal anggota keluarga. o Memungut 2 benda. o Berjalan tanpa terhuyung-huyung. pendengaran. o Mengulang menirukan bunyi yang didengar. sendiri). tatatata. o Senang diajak bermain &rdquo. o Berjalan mundur 5 langkah. o Memanggil ayah dengan kata papa & memanggil ibu dengan kata o Menumpuk 2 kubus. Umur 6-9 bulan o Duduk (sikap tripoid &ndash. o Belajar berdiri. o Mempertahankan posisi kepala tetap tegak dan stabil. Umur 12-18 bulan o Berdiri sendiri tanpa berpegangan. o Merangkak meraih mainan atau mendekati seseorang. o Bersuara tanpa arti. bababa. o Mengenal ibu dengan penglihatan. o Memungut benda sebesar kacang dengan cara meraup. masing-masing tangan pegang 1 benda pada saat yang bersamaan. ingin menyentuh apa saja. o Mengeksplorasi sekitar. penciuman. O Mengulurkan lengan/badan untuk meraih mainan yang diinginkan o Mengenggam erat pensil. o Makan kue sendiri. o Bermain tepuk tangan/ciluk ba. o Bereaksi terhadap suara yang perlahan atau bisikan. Umur 18-24 bulan o Berdiri sendiri tanpa berpegangan 30 detik.

Umur 36-48 bulan o Berdiri 1 kaki 2 detik o Melompat kedua kaki diangkat o Mengayuh sepeda roda tiga. menggambar orang lengkap o Menangkap bola kecil dengan kedua tangan gambar o Menggambar segi empat. kemeja. di depan. o Melompat-lompat 1 kaki. belajar makan . o Melepas pakaiannya sendiri. o Menggambar dengan 6 bagian. o Membantu memungut mainannya sendiri atau membantu mengangkat piring jika diminta. o Dapat bermain dan menendang bola kecil. o Dapat menunjuk 1 atau lebih bagian tubuhnya ketika diminta. o Bicara dengan menggunakan 2 kata. o Membantu/menirukan pekerjaan rumah tangga. o Bicaranya mudah dimengerti o Bisa membandingkan/membedakan sesuatu dari ukuran dan bentuknya o Menyebut angka. o Makan nasi sendiri tanpa banyak tumpah.minum sendiri. o Menggelindingkan bola kearah sasaran. menghitung jari o Menyebut nama-nama hari o Berpakaian sendiri tanpa dibantu. o Menyebut 6 kata yang mempunyai arti. o Menari. o Senang bertanya tentang sesuatu o Menjawab pertanyaan dengan kata-kata yang benar. mengikuti aturan permainan o Mengenakan sepatu sendiri. oMendengarkan cerita. o Mengerti arti lawan kata o Mengerti pembicaraan yang menggunakan 7 kata atau lebih . o Menyebut nama lengkap tanpa dibantu o Senang menyebut baru. baju Umur 60 bulan o Berdiri 1 kaki 6 detik. o Menggambar lingkaran. o Menggambar garis lurus o Menumpuk 8 buah kubus. tempat. o Mengenakan celana panjang. O Memegang cangkir sendiri. o Berdiri dengan 1 kaki selama 11 detik. o Menyebut nama. o Mengerti arti kata di atas. o Menggambar silang. o Menggambar orang dengan 3 bagian tubuh. o Bereaksi tenang dan tidak rewel ketika ditinggal ibu. di bawah. Umur 60-72 bulan o Berjalan lurus. o Mencoret-coret pensil pada kertas. o 2-4 warna.o Menumpuk 4 buah kubus. o Mencuci dan mengeringkan tangan sendiri o Bermain bersama teman. o Menggosok gigi tanpa dibantu. oMengancing baju atau pakaian boneka. umur. o Memungut benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk. Umur 24-36 bulan o Jalan naik tangga sendiri. o Melihat gambar dan dapat menyebut dengan benar nama 2 benda atau lebih.

komunikasi dan perilaku. Kemampuan berbahasa merupakan indikator seluruh perkembangan anak. . hipotonia yang berat. . yang terjadi akibat adanya jumlah kromosom 21 yang berlebih. Pervasif berarti meliputi seluruh aspek perkembangan sehingga gangguan tersebut sangat luas dan berat. Gangguan perkembangan yang ditemukan pada autisme mencakup bidang ninteraksi sosial. emosi dan lingkungan sekitar anak.Perawakan Pendek. Merupakan gangguan perkembangan pervasif pada anak yang gejalanya muncul sebelum anak berumur 3 tahun.Gangguan bicara dan bahasa. Perkembangannya lebih lambat dari anak yang normal. Merupakan suatu kelainan gerakan dan postur tubuh yang tidak progresif. Beberapa Gangguan Tumbuh-Kembang Yang Sering Ditemukan. yang disebabkan oleh karena suatu kerusakan/gangguan pada sel-sel motorik pada susunan saraf pusat yang sedang tumbuh/belum selesai pertumbuhannya. kelainan kromosom. Karena kemampuan berbahasa sensitif terhadap keterlambatan atau kerusakan pada sistem lainnya. Kurangnya stimulasi akan dapat menyebabkan gangguan bicara dan berbahasa bahkan gangguan ini dapat menetap. Anak dengan Sindrom Down adalah individu yang dapat dikenal dari fenotipnya dan mempunyai kecerdasan yang terbatas. . motor. Merupakan suatu kondisi yang ditandai oleh intelegensia yang rendah (IQ < 70) yang menyebabkan ketidakmampuan individu untuk belajar dan beradaptasi terhadap tuntutan masyarakat atas kemampuan yang dianggap normal. gangguan gizi. o Mengenal angka.Sindrom Down. penyakit sistemik atau karena kelainan endokrin. .Cerebral palsy. Short stature atau Perawakan Pendek merupakan suatu terminologi mengenai tinggi badan yang berada di bawah persentil 3 atau -2 SD pada kurva pertumbuhan yang berlaku pada populasi tersebut. . . sebab melibatkan kemampuan kognitif.oMenjawab pertanyaan tentang benda terbuat dari apa dan kegunaannya. psikologis.Retardasi Mental.Gangguan Autisme. Beberapa faktor seperti kelainan jantung kongenital. . Penyebabnya dapat karena varisasi normal. bisa menghitung angka 5 -10 o Mengenal warna-warni o Mengungkapkan simpati o Mengikuti aturan permainan o Berpakaian sendiri tanpa dibantu 7. yang mempengaruhi anak secara mendalam.Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) Merupakan gangguan dimana anak mengalami kesulitan untuk memusatkan perhatian yang seringkali disertai dengan hiperaktivitas. masalah biologis atau lingkungan lainnya dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan motorik dan keterampilan untuk menolong diri sendiri. .

Milestone” Perkembangan Balita dan Anak Sekolah .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful