[URUTAN PROSEDUR PENELITIAN ILMIAH ] November 7, 2012

2012

KATA PENGANTAR

Puji syukur Alhamdulillah kita panjatkan kehadirat Allah SWT , Tuhan semesta alam. Sholawat serta salam semoga senantiasa kita haturkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW beserta keluarga dan penerus perjuangannya.

URUTAN PROSEDUR PENELITIAN ILMIAH
FILSAFAT ILMU

Kami juga bersyukur atas tersusunnya makalah kami yang berjudul “STRUKTUR POLITIK DI INDONESIA” yang merupakan salah satu sarana dalam presentasi Pendidikan Kewarganegaraan. Dalam makalah ini terdiri atas macam-macam politik di Indonesia beserta pengertiannya.

seluruh pihak yang telah membantu kami dalam menyelesaikan makalah ini. Kami sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan dalam makalah selanjutnya.

NAMA : REZA ARJUNA KANATA NPM : 270110110093 KELAS : C banyak terima kasih kepada Tak lupa, kami selaku penyusun menyampaikan JURUSAN / FAKULTAS : TEKNIK GEOLOGI

TEKNIK GEOLOGI C
Jatinangor, Maret 2012

Juna
UNIVERSITAS PADJADJARAN 11/7/2012 1

pada makalah yang berjudul “Urutan Prosedur Ilmiah ” ini saya menyusun mulai dari pengertian penelitian ilmiah . Harapan saya tentunya agar makalah ini dapat dipergunakan dengan sebaikbaiknya. sungguh mnusia sering khilaf akan kesalahan.wb UNIVERSITAS PADJADJARAN 2 .[URUTAN PROSEDUR PENELITIAN ILMIAH ] November 7. urutan prosedur penelitian ilmiah sampai dengan contoh penelitan ilmiah . no one is perfect! Begitulah ungkapan yang sering kita dengar bahwa tak ada manusia yang sempurna. akhir kata saya mengucapkan terima kasih atas kesediaanya untuk membaca makalah ini. Shalawat dan salam tak lupa pula kita hantarkan ke pangkuan Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarganya yang telah membawa kita dari alam jahiliyah ke alam yang penuh ilmu pengetahuan sehingga tugas filsafat ilmu ini yang merupakan bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan siswa khusunya di Universitas Padjadjaran dapat dikerjakan dengan sebaik-baiknya. 2012 Kata Pengantar Assalamualaikum Wr. akhir kata apabila ada kesalahan dan ada yang kurang berkenan dari makalah ini.Wb Pertama-tama marilah kita memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang dengan izinnya pula lah makalah yang merupakan tugas mata kuliah Filsafat Ilmu untuk mahasiswa Semester III jurusan Teknik Geologi Universitas Padjadjaran ini dapat saya selesaikan dengan baik. Wassalamualaikum wr.

2012 Daftar Isi Kata Pengantar Daftar Isi Bab 1 Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Bab 2 Pengertian Penelitian Ilmiah 2 3 4 4 4 5 Sikap-Sikap Ilmiah yang Diperlukan dalam Melakukan Penelitian Ilmiah 7 Urutan Prosedur Ilmiah Contoh Tulisan Hasil Penelitian Ilmiah Bab 3 Kesimpulan Kritik dan saran 15 15 8 13 Daftar Pustaka 16 UNIVERSITAS PADJADJARAN 3 .[URUTAN PROSEDUR PENELITIAN ILMIAH ] November 7.

2012 BAB I PENDAHULUAN I. Penelitian ilmiah sangat diperlukan untuk memecahkan suatu masalah . Oleh karena itu penulis dalam makalah ini secara lengkap akan menjelaskan tentang langkah-langkah penelitian ilmiah. Latar belakang Penelitian ilmiah merupakan salah satu jenis penelitian yang dilakukan untuk mencari kebenaran dari suatu hipotesa . Untuk lebih mengetahui dengan jelas tentang langkah-langkah (prosedur) dalam penelitian ilmiah UNIVERSITAS PADJADJARAN 4 .[URUTAN PROSEDUR PENELITIAN ILMIAH ] November 7. Tujuan a. Rumusan masalah Menyebutkan dan menjelaskan tentang langkah-langkah (prosedur) penelitian ilmiah III. Dalam melakukan penelitian ilmiah kita harus menempuh berbagai langkah-langkah di dalamnya . Penelitian ilmiah seringkali dilakukan oleh para kami seorang calon geologist baik itu dalam rangka pembuatan papper maupun essay yang . Untuk mengetahui pengertian dari penelitian ilmiah b. II.

1998). Dengan adanya metode ilmiah ini pertanyaan-pertanyaan dasar dalam mencari kebenaran seperti apakah yang dimaksud. atau voltmeter. Intinya bahwa metode ilmiah adalah cara menerapka prinsip-prinsip logis terhadap penemuan. Hubungan antara penelitian dan metode ilmiah adalah sangat erat atau bahkan tak terpisahkan satu dengan lainnya. atau dilakukan terhadap objek yang tidak dapat diakses atau dimanipulasi seperti bintang atau populasi manusia.[URUTAN PROSEDUR PENELITIAN ILMIAH ] November 7. Proses pengukuran dapat dilakukan dalam suatu tempat yang terkontrol. 2012 BAB II ISI A . pengesahan dan penjelasan kebenaran. seperti laboratorium. akan lebih mudah terjawab Metode ilmiah bergantung pada karakterisasi yang cermat atas subjek investigasi. Ilmu pengetahuan seringkali berhubungan dengan fakta. pengamatan yang dimaksud seringkali memerlukan pengukuran dan/atau perhitungan yang cermat. Pengertian Penelitian Ilmiah Penelitian ilmiah adalah suatu proses atau cara keilmuan dalam melakukan proses ilmiah (science project) untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Selain itu. spektroskop. proses ini juga dapat melibatkan proses penentuan (definisi) dan pengamatan. Proses pengukuran sering memerlukan peralatan ilmiah khusus seperti termometer. seberapa jauh. bagaimana hal tersebut terjadi dan sebagainya. Dalam proses karakterisasi. maka cara mendapatkannya. apakah benar demikian. mengapa begini/begitu. dan kemajuan suatu bidang ilmu biasanya berkaitan erat dengan UNIVERSITAS PADJADJARAN 5 . Cara untuk memperoleh pengetahuan atau kebenaran pada metode ilmiah haruslah diatur oleh pertimbangan-pertimbangan yang logis (McCleary. ilmuwan mengidentifikasi sifat-sifat utama yang relevan yang dimiliki oleh subjek yang diteliti. jawaban-jawaban dari semua pertanyaan yang ada pun harus secara sistematis berdasarkan fakta-fakta yang ada.

misalnya. harus digunakan prinsip analisa. maka kesimpulan yang diambil haruslah merujuk kepada hasil tersebut. Semua masalah harus dicari sebab-musabab serta pemecahannya dengan menggunakan analisa yang logis. Hasil pengukuran secara ilmiah biasanya ditabulasikan dalam tabel. kirakira. 2012 penemuan peralatan semacam itu. meskipun katakanlah. dan diproses dengan perhitungan statistika seperti korelasi dan regresi. Ketidakpastian tersebut sering diestimasikan dengan melakukan pengukuran berulang atas kuantitas yang diukur . digambarkan dalam bentuk grafik. baik yang akan dikumpulkan dan yang dianalisa haruslah berdasarkan fakta-fakta yang nyata. Apabila hasil dari suatu penelitian. atau dipetakan. Tetapi semua kejadian harus dicari sebab-akibat dengan menggunakan analisa yang tajam. hal tersebut tidak disukai oleh pihak pemberi dana.[URUTAN PROSEDUR PENELITIAN ILMIAH ] November 7. Berdasarkan Fakta Keterangan-keterangan yang ingin diperoleh dalam penelitian. UNIVERSITAS PADJADJARAN 6 . legenda-legenda atau kegiatan sejenis. Pengukuran dalam karya ilmiah biasanya juga disertai dengan estimasi ketidakpastian hasil pengukuran tersebut. Supaya suatu metode yang digunakan dalam penelitian disebut metode ilmiah. Menggunakan Prinsip Analisa Dalam memahami serta memberi arti terhadap fenomena yang kompleks. menunjukan bahwa ada ketidak sesuaian dengan hipotesis. bersih dan jauh dari pertimbangan subjektif. 2 Bebas dari Prasangka Metode ilmiah harus mempunyai sifat bebas prasangka. 3. maka metode tersebut harus mempunyai kriteria sebagai berikut: 1. Janganlah penemuan atau pembuktian didasar-kan pada daya khayal. Fakta yang mendukung tidaklah dibiarkan sebagaimana adanya atau hanya dibuat deskripsinya saja. Menggunakan suatu fakta haruslah dengan alasan dan bukti yang lengkap dan dengan pembuktian yang objektif.

mm. Sikap-Sikap Ilmiah yang Diperlukan dalam Melakukan Penelitian Ilmiah 1. Hipotesa harus ada untuk mengonggokkan persoalan serta memadu jalan pikiran ke arah tujuan yang ingin dicapai sehingga hasil yang ingin diperoleh akan mengenai sasaran dengan tepat. peneliti harus dituntun dalam proses berpikir dengan menggunakan analisa. UNIVERSITAS PADJADJARAN 7 . kecuali untuk artibut-artibut yang tidak dapat dikuantifikasikan Ukuran-ukuran seperti ton.Rasa Ingin Tahu Rasa ingin tahu merupakan awal atau sebagai dasar untuk melakukan penelitian-penelitian demi mendapatkan sesuatu yang baru. kilogram. B. Pertimbangan dan penarikan kesimpulan harus menggunakan pikiran yang jernih dan tidak berdasarkan perasaan. Semua data dan fakta yang tersaji harus disajikan dan dianalisis secara objektif. Menggunakan Hipotesa Dalam metode ilmiah. 2. Menggunakan Ukuran Obyektif Seorang peneliti harus selalu bersikap objektif dalam mencari kebenaran.Jujur Dalam melakukan penelitian. sejauh sebatang rokok.[URUTAN PROSEDUR PENELITIAN ILMIAH ] November 7. per detik. dan sebagai¬nya Kuantifikasi yang termudah adalah dengan menggunakan ukuran nominal. seorang sainstis harus bersikap jujur. dan sebagainya harus selalu digunakan Jauhi ukuran-ukuran seperti: sejauh mata memandang. Hipotesa merupakan pegangan yang khas dalam menuntun jalan pikiran peneliti. 2012 4. sehitam aspal. ranking dan rating . ohm. 6 Menggunakan Teknik Kuantifikasi Dalam memperlakukan data ukuran kuantitatif yang lazim harus digunakan. 5.

Seringkali dalam membuktikan suatu masalah. penelitian harus diulang-ulang untuk mendapatkan data yang akurat. observasi yang dimaksud seringkali memerlukan pengukuran dan/atau perhitungan yang cermat. hasil penelitian tidak boleh dipengaruhi perasaan pribadi. UNIVERSITAS PADJADJARAN 8 . Dengan tindakan yang teliti dalam melakukan penelitian. Urutan Prosedur Penelitian Ilmiah Metode ilmiah bergantung pada karakterisasi yang cermat atas subjek investigasi. Dalam melakukan penelitian terhadap suatu masalah tidak boleh mudah putus asa. 6.Terbuka Menerima Pendapat Yang Benar Artinya bahwa kita tidak boleh mengklaim diri kita yang paling benar atau paling hebat.[URUTAN PROSEDUR PENELITIAN ILMIAH ] November 7. Kalau ada pendapat lain yang lebih benar/tepat.Tekun Tekun berarti tidak mudah putus asa. Artinya. Selain itu.Objektif Objektif artinya sesuai dengan fakta yang ada. 4. Dalam proses karakterisasi. ilmuwan mengidentifikasi sifat-sifat utama yang relevan yang dimiliki oleh subjek yang diteliti. kita harus menerimanya C . Semua yang dikemukakan harus berdasarkan fakta yang diperoleh. akan mengurangi kesalahan-kesalahan sehingga menghasilkan data yang baik. Sikap objektif didukung dengan sikap terbuka artinya mau menerima pendapat yang benar dari orang lain. 2012 artinya selalu menerima kenyataan dari hasil penelitiannya dan tidak mengadaada serta tidak boleh mengubah data hasil penelitiannya. tidak ceroboh. 5. proses ini juga dapat melibatkan proses penentuan (definisi) dan observasi.Teliti Teliti artinya bertindak hati-hati. Dengan data yang akurat maka kesimpulan yang didapat juga lebih akurat. 3.

Masalah penelitian dapat di ambil dari masalah yang ditemukan di lingkungan sekitar kita. Masalah adalah kesulitan yang dihadapi yang memerlukan penyelesaiannya atau pemecahannya. Proses pengukuran sering memerlukan peralatan ilmiah khusus seperti termometer. UNIVERSITAS PADJADJARAN 9 . Pembatasan diperlukan agar kita dapat fokus dalam menyelesaikan penelitian kita. dan kemajuan suatu bidang ilmu biasanya berkaitan erat dengan penemuan peralatan semacam itu. Hasil pengukuran secara ilmiah biasanya ditabulasikan dalam tabel. Langkah-langkah yang ditempuh dalam metode ilmiah adalah sebagai berikut : 1. dan diproses dengan perhitungan statistika seperti korelasi dan regresi. Masalah hendaknya dapat dinyatakan dalam bentuk kalimat Tanya. maka perlu melakukan identifikasi masalah. Perumusan masalah Perumusan masalah adalah langkah awal dalam melakukan kerja ilmiah.Agar permasalahan dapat diteliti dengan seksama. atau dipetakan. 2012 Proses pengukuran dapat dilakukan dalam suatu tempat yang terkontrol. Ketidakpastian tersebut sering diestimasikan dengan melakukan pengukuran berulang atas kuantitas yang diukur. Hal-hal yang harus diperhatikan di dalam merumuskan masalah. maka perlu dibatasi. seperti laboratorium. digambarkan dalam bentuk grafik. atau dilakukan terhadap objek yang tidak dapat diakses atau dimanipulasi seperti bintang atau populasi manusia.[URUTAN PROSEDUR PENELITIAN ILMIAH ] November 7. Pengukuran dalam karya ilmiah biasanya juga disertai dengan estimasi ketidakpastian hasil pengukuran tersebut. atau voltmeter. antara lain sebagai berikut : a. baik benda mati maupun makhluk hidup Untuk dapat merumuskan permasalahan dengan tepat. spektroskop.

hal itu disebut konsekuensi dan seharusnya sudah diperhitungkan saat membuat hipotesis. Permasalahan mengapa benda bergerak dapat dicari jawabannya dibandingkan permasalahn apakah dosa dapat diukur. 2. UNIVERSITAS PADJADJARAN 10 .[URUTAN PROSEDUR PENELITIAN ILMIAH ] November 7. 2012 b. Yang perlu diingat. Jika hasil yang diramalkan sudah diketahui. Jika prediksi tersebut tidak dapat diobservasi. Rumusan masalah hendaknya singkat. padat. jika menurut hasil pengujian ternyata hipotesis tidak benar bukan berarti penelitian yang dilakukan salah. Perumusan Hipotesis Hipotesis merupakan suatu ide atau dugaan sementara tentang penyelesaian masalah yang diajukan dalam proyek ilmiah. Prediksi tersebut mungkin meramalkan hasil suatu eksperimen dalam laboratorium atau observasi suatu fenomena di alam. jelas dan mudah dipahami. teknologi atau teori baru boleh jadi memungkinkan eksperimen untuk dapat dilakukan. Rumusan masalah yang terlalu panjang akan sulit dipahami dan akan menyimpang dari pokok permasalahan. c. Hanya dengan demikianlah maka terjadinya hasil tersebut menambah probabilitas bahwa hipotesis yang dibuat sebelumnya adalah benar. Rumusan masalah hendaknya merupakan masalah yang kemungkinan dapat dicari cara pemecahannya. Hipotesis yang berguna akan memungkinkan prediksi berdasarkan deduksi. Prediksi tersebut dapat pula bersifat statistik dan hanya berupa probabilitas. Hasil yang diramalkan oleh prediksi tersebut haruslah belum diketahui kebenarannya (apakah benar-benar akan terjadi atau tidak). Sebagai contoh. hipotesis yang mendasari prediksi tersebut belumlah berguna bagi metode bersangkutan dan harus menunggu metode yang mungkin akan datang.

alat dan bahan yang diperlukan dalam penelitian juga harus disiapkan dalam rancangan penelitian. sedangkan sampel merupakan himpunan bagian dari populasi.[URUTAN PROSEDUR PENELITIAN ILMIAH ] November 7. Populasi merupakan kumpulan/himpunan dari semua objek yang akan diamati ketika melakukan penelitian. Metode penelitian. terdapat beberapa faktor lain yang juga harus diperhatikan. Perancangan Penelitian Sebelum dilakukan penelitian terlebih dahulu harus dipersiapkan rancangan penelitiannya. Di dalam penelitian. 2012 3 . Variabel control yaitu variabel yang digunakan sebagai pembanding dan tidak mengalami perlakuan atau tidak diubah-ubah selama penelitian. Adapun penelitian eksperimental merupakan penelitian yang menggunakan kelompok pembanding. Contoh dari penelitian deskriptif. selama dan setelah penelitian selesai. Rancangan penelitian ini berisi tentang rencana atau hal-hal yang harus dilakukan sebelum. Selain rancangan penelitian. UNIVERSITAS PADJADJARAN 11 . Penelitian deskripsi merupakan penelitian yang memberikan gambaran secara sistematis. variabel dapat dibedakan menjadi : a. factual dan akurat mengenai fakta dan sifat-sipat objek yang diselidiki. Variabel merupakan faktor yang mempengaruhi hasil penelitian. sedangkan yang kedua adalah populasi dan sampel. Penelitian yang kita lakukan dapat berupa penelitian deskriptif maupun penelitian eksperimental. misalnya penelitian untuk mengetahui populasi hewan komodo yang hidup di Pulau komodo pada tahun 2008. Contoh penelitian eksperimental. misalnya penelitian tentang perbedaan pertumbuhan tanaman di tempat yang terkena matahari dengan pertumbuhan tanaman di tempat yang gelap. Variabel terikat yaitu variabel yang mengalami perubahan dengan pola teratur (dipengaruhi oleh variabel bebas) c. Faktor pertama adalah variabel penelitian. Variabel bebas yaitu variabel yang sengaja mengalami perlakuan atau sengaja diubah dan dapat menentukan variabel lainnya (variabel terikat) b.

Variabel terikat adalah variabel yang diteliti. Ketidakberhasilan untuk membentuk hipotesis yang menarik dapat membuat ilmuwan mempertimbangkan ulang subjek yang sedang dipelajari. Hasil eksperimen tidak pernah dapat membenarkan suatu hipotesis. Variabel kontrol adalah variabel yang selama eksperimen dipertahankan tetap. • Pertahankan kondisi yang tetap pada variabel-variabel yang diasumsikan konstan Catat hasil eksperimen secara lengkap dan seksama. yaitu semua yang berpengaruh pada eksperimen. Bergantung pada prediksi yang dibuat. 5. Pencatatan juga akan membantu dalam reproduksi eksperimen. 2012 4. yaitu berulang. Ketidakberhasilan suatu hipotesis dalam menghasilkan prediksi yang menarik dan teruji dapat membuat ilmuwan mempertimbangkan kembali hipotesis tersebut atau definisi subjek penelitian. berupa-rupa eksperimen dapat dilakukan.[URUTAN PROSEDUR PENELITIAN ILMIAH ] November 7. Varibel bebas merupakan variabel yang dapat diubah secara bebas. yang perubahannya bergantung pada variabel bebas. Hasil eksperimen secara mutlak bisa menyalahkan suatu hipotesis bila hasil eksperimen tersebut bertentangan dengan prediksi dari hipotesis. dan variabel kontrol. variabel terikat. melainkan meningkatkan probabilitas kebenaran hipotesis tersebut. Pencatatan yang detail sangatlah penting dalam eksperimen. Ada tiga jenis variabel yang perlu diperhatikan pada eksperimen: variabel bebas. UNIVERSITAS PADJADJARAN 12 . Perhitungkan semua variabel. • Usahakan hanya satu variabel bebas selama eksperimen. Pada langkah yang manapun. Menyimpulkan hasil eksperimen Proses ilmiah merupakan suatu proses yang iteratif. untuk membantu dalam pelaporan hasil eksperimen dan memberikan bukti efektivitas dan keutuhan prosedur yang dilakukan. Melakukan Eksperimen Eksperimen dirancang dan dilakukan untuk menguji hipotesis yang diajukan. seorang ilmuwan mungkin saja mengulangi langkah yang lebih awal karena pertimbangan tertentu.

Terapi pengobatan UNIVERSITAS PADJADJARAN 13 . Mereka dapat mengadopsi karakterisasi yang telah dilakukan dan membentuk hipotesis mereka sendiri. hipotesis yang mendasarinya. 1997).[URUTAN PROSEDUR PENELITIAN ILMIAH ] November 7. dan karakterisasi didasarkan pada eksperimen yang dilakukan oleh orang lain. atau mengadopsi hipotesis yang telah dibuat dan mendeduksikan prediksi mereka sendiri. 2012 Ketidakberhasilan eksperimen dalam menghasilkan sesuatu yang menarik dapat membuat ilmuwan mempertimbangkan ulang metode eksperimen tersebut. 2005). Dapat pula ilmuwan lain memulai penelitian mereka sendiri dan memasuki proses tersebut pada tahap yang manapun. atau bahkan definisi subjek penelitian itu. D . Jumlah penderita kanker saat ini semakin meningkat. bahkan di Indonesia menempati urutan keenam sebagai penyebab kematian (Hariani. Usaha pengobatan medis yang sering dilakukan seperti pembedahan. 1997). Contoh Tulisan Hasil Penelitian Ilmiah Penyakit kanker termasuk dalam urutan kedua daftar kelompok penyakit penyebab kematian (Saffioti. Sering kali eksperimen dalam proses ilmiah tidak dilakukan oleh orang yang membuat prediksi. radiasi dan pemberian obat antikanker hingga saat ini belum memberikan hasil yang memuaskan. Hal ini antara lain disebabkan oleh rendahnya selektifitas obat antikanker yang digunakan ataupun karena patogenesis kanker itu sendiri belum jelas benar (Meiyanto dan Sugiyanto. Jika hasil eksperimen tidak sesuai dengan hipotesis : • Jangan ubah hipotesis • Jangan abaikan hasil eksperimen • Berikan alasan yang masuk akal mengapa tidak sesuai • Berikan cara-cara yang mungkin dilakukan selanjutnya untuk menemukan penyebab ketidaksesuaian • Bila cukup waktu lakukan eksperimen sekali lagi atau susun ulang eksperimen.

Selain itu obat-obat kimia antikanker dan kemoterapi seringkali menimbulkan efek samping yang sangat tidak menyenangkan. diantaranya sangat dipengaruhi oleh musim. dalam hal ini salah satu tanaman yang banyak diteliti efeknya sebagai antikanker adalah ceplukan (Physalis angulata L. 1988). 2004).). Oleh karena itu diperlukan budidaya alternatif untuk menghasilkan senyawa-senyawa metabolit sekunder dan dapat mengatasi keterbatasan tersebut (Santoso dan Nursandi. tumbuhan menghasilkan senyawa kimia tertentu setelah mencapai umur tertentu. Pemanfaatan ceplukansebagai tanaman obat antikanker sebagian besar masih diekstrak dari bagian-bagian tertentu yang tumbuh di alam secara liar atau yang telah dibudidayakan. UNIVERSITAS PADJADJARAN 14 .[URUTAN PROSEDUR PENELITIAN ILMIAH ] November 7. Akibatnya masyarakat cenderung beralih pada pengobatan alam. 2012 kanker yang utama seperti pembedahan dan radiasi hanya dapat dilakukan pada lokal stadium awal dan gagal digunakan untuk kanker yang telah berkembang pada stadium lanjut dan sudah mengalami metastasis (Indrayanto. Cara ini mempunyai banyak kelemahan.

saya ucapkan banyak terima kasih kepada bapak dan akang . melakukan eksperimen .Kelima langkah ini harus dilaksanakan secara baik agar penelitian ilmiah yang kita lakukan dapat mengahsilkan hasil yang maksimal . Kesimpulan Bahwa . Akhirul kalam. Wb. II. perancangan penelitian . perumusan hipotesis . Wassalamu’alaikum Wr. penelitian ilmiah adalah suatu proses atau cara keilmuan dalam melakukan proses ilmiah (science project) untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis . 2012 BAB III Penutup I. dan menyimpulkan hasli eksperimen . Saran dan kritik Demikian makalah ini saya dapat disampaikan. Reza Arjuna Kanata UNIVERSITAS PADJADJARAN 15 .[URUTAN PROSEDUR PENELITIAN ILMIAH ] November 7.teteh asdos filsafat ilmu yang telah memberikan tugas ini sehingga penulis dapat menyusun makalah ini secara baik. Pengetahuan dalam menyusun penelitian ilmiah sangat penting untuk kita keatahui karena sebagai seorang mahasiswa kita tentunya akan sering melakukan penelitian-penelitian ilmiah yang akan dituangkan dalam bentuk karya tulis berupa paper ataupun essay . Penelitian ilmiah mempunyai 5 prosedur penelitian yaitu perumusan masalah .

com/2011/04/13/tahapan-metode-ilmiah/ UNIVERSITAS PADJADJARAN 16 .com/2012/04/pengertian-karakteristik-danlangkah.com/doc/11888275/langkahlangkah-penulisan-laporanpenelitian http://baimsangadji.com/2010/11/makalah-metode-ilmiah_14.scribd.blogspot.com/2012/08/contoh-metode-ilmiah.wordpress.html http://hasim319.blogspot.html\ http://gogopratamax.html http://gooooocir.blogspot.[URUTAN PROSEDUR PENELITIAN ILMIAH ] November 7. 2012 Daftar Pustaka Web : http://www.