ANGGARAN DASAR YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM (YPI) QOTHROTUL FALAH CIKULUR MUKADDIMAH Bismillahirrahmanirrahim Kesuksesan pembangunan manusia sempurna

(insan kamil) dan pembinaan masyarakat Islam, banyak terfokus pada kesempurnaan proses pendidikan. Dengan kesempurnaan proses pendidikan ini – baik pendidikan yang berorientasi hati maupun akal –, insan-insan yang bertaqwa, berbudi luhur, berilmu yang amaliyah dan beramal ilmiyah, bertanggungjawab terhadap agama, bangsa dan negara, diharapkan lebih mudah diwujudkan. Atas dasar itu semua, dengan mengharap taufiq, hidayat dan inayah Allah, maka disusunlah Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Qothrotul Falah sebagai berikut : PASAL 1 NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN Yayasan ini bernama ”YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM (YPI) QOTHROTUL FALAH” dan berkedudukan di Jl. Sampay-Cileles Km. 5 Desa Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak Propinsi Banten. PASAL 2 WAKTU DAN LAMANYA Yayasan ini terdaftar secara resmi di kantor notaris pada tanggal 31 Juli 1991, sesuai Akta Notaris NUZWAR SH No. 8 tertanggal 31 Juli 1991 dan berlaku untuk jangka waktu yang tidak ditentukan lamanya. PASAL 3 AZAS 1) Yayasan ini berazaskan : Agama Islam berhaluan Ahlus-Sunnah wa al-Jamaah 2) Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 PASAL 4 SIFAT Yayasan ini bersifat terbuka dengan dasar kekeluargaan dan gotong-royong serta berjiwa sosial. PASAL 5 VISI Bernuansa Islami, unggul dalam prestasi, menjunjung tinggi tradisi, santun dalam bersikap,

diminati masyarakat dan meraih kemuliaan hidup dalam kebahagiaan masa depan. PASAL 6 MISI Membina peserta didik berdasarkan keimanan dan ketakwaan. 2. Mewujudkan tercapainya peningkatan mutu pendidikan. 3. Mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan Iptek dan Kebudayaan. 4. Membina akhlak dan budi pekerti. 5. Meningkatkan pelayanan pendidikan bagi masyarakat. 6. Menyebar semangat demokrasi secara inovatif. 7. Mengantarkan peserta didik menggapai prestasi. 8. Membangkitkan daya juang bagi kemuliaan hidup dan kebahagiaan masa depan. PASAL 7 ATRIBUT a. Logo : 1. Warna dasar hijau 2. Sudut luar berjumlah lima sebagai simbol rukun Islam 3. Terdapat gambar buku kodong yang tidak tertulisi 4. Terdapat gambar kubah berwarna kuning 5. Terdapat gambar bulan sabit 6. Terdapar garis dalam berjumlah 5 sebagai simbol Pancasila 7. Terdapat tulisan Pondok Pesantren Qothrotul Falah b. Bendera : 1. Warna dasar hijau 2. Berbentuk kotak dengan ukuran 1,5 m x 1 m 3. Terdapat logo dengan ketentuan sesuai Pasal 7 butir a PASAL 8 TUJUAN Tujuan Yayasan ini: 1) Meningkatkan SDM dan fasilitas pendidikan demi tercapainya upaya peningkatan kualitas pendidikan. 2) Mengembangkan dakwah Islamiyah di masyarakat demi terciptanya muslim taqwa, berbudi luhur, berpengetahuan mempuni, cakap dan terampil serta bertanggungjawab terhadap agama, bangsa dan negara. 3) Merevitalisasi kebudayaan Islam di wilayah Yayasan demi membendung kebudayaan asing yang bertentangan dengan syari’at Islam atau kepribadian bangsa Indonesia. 4) Membantu memberikan keringanan biaya pendidikan kepada santri yang tidak mampu. PASAL 9 UPAYA Untuk mencapai maksud dan tujuan ini, Yayasan ini berupaya: 1.

1) Mendirikan dan merawat masjid sebagai sentral kegiatan pendidikan keislaman/keagamaan. 2) Mendirikan dan merawat gedung-gedung (sekolah, madrasah, perpustakan, laboratorium, dll) yang menjadi unit pendidikan Yayasan. 3) Mempersiapkan tenaga pengajar yang professional di sekolah-sekolah dan madrasahmadrasah yang menjadi unit pendidikan Yayasan. 4) Menjalin kemitraan dengan lembaga pendidikan di luar Yayasan, baik pemerintah maupun swasta. 5) Membentuk kader-kader muslim bermental Islami dan berperadaban maju. 6) Memberikan beasiswa/santunan pada santri yang tidak mampu dalam proses menempuh pendidikannya. 7) Mengadakan usaha-usaha yang halal dan bermanfaat bagi Yayasan dan masyarakat. PASAL 10 KEKAYAAN YAYASAN Kekayaan Yayasan ini lebih berupa tanah, bangunan dan barang-barang inventaris yang terdiri dari : 1) Bangunan masjid (1 buah) dan barang-barang inventarisnya. 2) Tiga blok bangunan sekolah dan madrasah (total berjumlah 8 ruangan kelas) serta barangbarang inventarisnya. 1 ruang guru, kantor dua lantai dan 1 ruang TU. Asrama santri (3 kobong putera dan 3 konong puteri). 6 saung. 3) Tanah musabbal seluas ¬+ 14000 M2 yang diperoleh dari para waqif. 5) Gedung perpustakaan 9x11 M. 6) Perumahan guru (3 rumah). 7) Gedung pramuka seluas 7x7 M, 1 sanggar seni dan PMR, 3 MCK. 8) Gudang seluas 7x7 M. 9) Lapangan futsal, bulu tangkis dan voli. 10) Bengkel otomotif. 11) 1 Kantin, 1 koperasi. 12) Hibah, hibah wasiat, wasiat dan waqaf. 13) Majelis Puteri (2 ruangan) 14) Usaha-usaha lain yang halal dan tidak bertentangan dengan peraturan pemerintah. 15) Alat-alat ekstrakurikuler (drumband, marawis, rebana, bulu tangkis, bola, futsal, dll). PASAL 11 PENDIRI DAN PENGURUS YAYASAN Yayasan ini didirikan oleh Alm Drs. H. Jazuli, KH. Muchsin, KH. Rafii Ali dan KH. Achmad Syatibi Hambali. Kepengurusan Yayasan tahun 2011-2013 dijabat oleh: Dewan Penasehat : 1. KH. Muchsin : 2. KH. Rafii Ali Ketua : KH. Achmad Syatibi Hanbali Wakil Ketua : Drs. H. Suparto, M.Pd. Sekretaris : Nurul H. Maarif, M.A. Bendahara : Hj. Dede Mardiah

Anggota

: Drs. Engkus Kusnadi, M.Pd. : Udong Khudori : Ahmad Amrullah

PASAL 12 BERAKHIRNYA KEANGGOTAAN PENGURUS Keanggotaan pengurus berakhir karena : 1) Meninggal dunia. 2) Atas permintaan sendiri. 3) Lembaga dinyatakan pailit. 4) Diberhentikan oleh rapat pengurus, karena melalukan tindakan yang bertentangan dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Yayasan. 5) Habis masa bakti atau jabatannya. PASAL 13 HAK DAN KEWAJIBAN 1) Pengurus Yayasan berhak menggunakan fasilitas yang diperuntukkan oleh Yayasan dan berkewajiban menjalankan tugasnya sesuai ketentuan AD/ART Yayasan. 2) Pengurus Yayasan bertindak mengatur pembagian pekerjaan diantara mereka dan berusaha menjalankan pekerjaan itu sebaik-baiknya. 3) Jika terdapat lowongan kepengurusan, maka pengurus Yayasan harus mengisi secepat mungkin, baik diambil dari mereka sendiri maupun orang luar, atas saran para pendiri. PASAL 14 DEWAN PENASEHAT Yayasan ini mempunyai dewan penasehat paling sedikit seorang. PASAL 15 RAPAT BADAN PENGURUS 1) Pengurus Yayasan wajib mengadakan rapat internal sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun sekali, dan jika dianggap perlu oleh pengurus Yayasan dapat diadakan rapat sewaktu-waktu secara insidental. 2) Pengurus Yayasan wajib mengadakan rapat evaluasi kinerja kepengurusan sebulan sekali. 3) Pimpinan rapat dipegang oleh Ketua Yayasan atau yang diberi mandat olehnya. 4) Rapat dianggap sah jika dihadiri oleh lebih dari separuh pengurus Yayasan, dan keputusan diambil melalui suara terbanyak. 5) Masing-masing anggota berhak mengeluarkan pendapat. 6) Seorang pengurus Yayasan yang berhalangan hadir, tidak dapat diwakilkan kepada siapapun dan suaranya dianggap gugur, kecuali ada kebijakan tertentu dari Ketua Yayasan. PASAL 16 ANGGARAN RUMAH TANGGA

Segala sesuatu yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini, akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga atau peraturan-peraturan lainnya, yang akan disusun oleh Pengurus Yayasan dan tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar ini. PASAL 17 TAHUN BUKU Tahun buku Yayasan selalu ditutup pada akhir periode kepengurusan. PASAL 18 PERUBAHAN ANGGARAN DASAR Anggaran Dasar ini hanya dapat dirubah pada rapat pengurus lengkap dan sengaja diadakan untuk itu oleh sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) anggota yang hadir. PASAL 19 PEMBUBARAN Yayasan ini bisa dibubarkan oleh dan bila: Yayasan ini dapat dibubarkan oleh pemerintah yang berwenang bila dinilai melanggar ketentuan yang ada. 2. Yayasan ini dapat dibubarkan oleh rapat umum Pengurus Yayasan yang sengaja diadakan untuk itu, dihadiri Pengurus lengkap, dan disetujui sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) dari yang hadir dalam rapat tersebut. 3. Sisa harta kekayaan Yayasan diserahkan kembali pada Yayasan/badan sosial/pendidikan yang seazas dan mempunyai tujuan yang sama dengan Yayasan ini. 1. PASAL 20 LAIN-LAIN Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini, akan diatur secara musyawarah kekeluargaan oleh pengurus Yayasan.

ANGGARAN RUMAH TANGGA YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM (YPI) QOTHROTUL FALAH BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1 Selain pengurus yang ditentukan, dalam Keanggotaan Pengurus, terdiri dari ; 1) Anggota Badan Pengurus Kehormatan, adalah mereka yang dipilih dan diangkat langsung

diminta maupun tidak diminta. BAB III TUGAS DAN WEWENANG Pasal 5 1) Penasehat. dengan memperhatikan saran dan acuan dari sesepuh dan atau Ketua Yayasan. b) Memelihara dan menjaga nama baik Yayasan. c) Membela diri atau memperoleh pembelaan. adalah mereka yang dipilih dan diangkat berdasarkan hasil musyawarah dengan memperhatikan saran-saran dan acuan dari sesepuh dan atau Ketua Yayasan. Pasal 4 1) Kewajiban anggota Badan Pengurus Kehormatan : a) Mentaati AD/ART Yayasan. mempunyai tugas dan wewenang : a) Memberikan nasehat. 2) Hak anggota Badan Pengurus Kehormatan : a) Memberikan pendapat dan saran-saran. c) Memperoleh penghargaan. 2) Anggota Badan Pengurus Biasa. 2) Hak anggota Badan Pengurus Biasa : a) Memilih dan dipilih. 2) Ketua. b) Membela diri atau memperoleh pembelaan. b) Memelihara dan menjaga nama baik Yayasan. mempunyai tugas dan wewenang : a) Menjalankan roda keberlangsungan hidup Yayasan. BAB II PENGURUS YAYASAN Pasal 2 Pengurus Yayasan terdiri atas dengan tugasnya masing-masing: 1) Dewan Penasehat 2) Ketua 3) Wakil Ketua 4) Sekretaris 5) Bendahara 6) Anggota Pasal 3 1) Kewajiban anggota Badan Pengurus Kehormatan : a) Mentaati AD/ART Yayasan. arahan dan pertimbangan kepada pengurus. . d) Memperoleh penghargaan dan menggunakan fasilitas Yayasan. b) Memberikan pendapat dan saran-saran.oleh sesepuh dan atau Ketua Yayasan untuk tugas-tugas khusus.

dan karyawan. mempunyai tugas dan wewenang : a) Membuat nomor kode surat dan mengarsipkan surat keluar masuk. Kepala. Kepala Sekolah. pengangkatan anggota Pengurus dilaksanakan melalui rapat anggota Pengurus. i) Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan Anggaran Penerimaan dan Belanja Yayasan (APBY). b) Membantu tugas-tugas Ketua. e) Membuat RAPBS/M. 5) Bendahara. e) Mengelola dan mengembangkan keuangan Yayasan. d) Memberi rekomendasi dan penilaian atas prestasi Staf dan Guru yang dipimpinnya. guru. c) Mengangkat dan memberhentikan anggota pengurus. f) Mengeluarkan bisyarah Pengurus. pengangkatan Staf Sekolah/Madrasah dilaksanakan dengan prosedur sebagai berikut : (1) Rekruitment oleh Kepala Sekolah/Madrasah. 6) Kepala Sekolah/Madrasah. g) Mengeluarkan uang Yayasan harus ada rekomendasi Ketua Yayasan. pengangkatan Kepala Sekolah/Madrasah dilaksanakan melalui rapat anggota Pengurus berdasarkan minimal 2 orang calon yang diajukan unit yang dipilih secara demokratis dalam rapat terbuka. BAB IV PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN Pasal 6 1) Pengangkatan a) Pengurus. mempunyai tugas dan wewenang : a) Menyelenggarakan kegiatan pendidikan. mengkordinasikan dan menertibkan administrasi Yayasan. c) Melakukan pembinaan terhadap Staf dan Guru. mempunyai tugas dan wewenang : a) Mewakili Ketua apabila berhalangan. (2) Meminta rekomendasi pada pihak-pihak yang dianggap berkompeten. 4) Sekretaris. b) Menyediakan keuangan berdasarkan kebutuhan. d) Membuat Rancangan Anggaran Penerimaan dan Belanja Yayasan (RAPBY). Guru dan Karyawan. e) Mengawasi dan memeriksa keuangan Yayasan. c) Mendistribusikan keuangan berdasarkan anggaran. (3) Pengangkatan yang bersangkutan oleh Ketua Yayasan. b) Menentukan dan mengevaluasi pembagian kerja bagi Staf di bawahnya. h) Bersama Kepala Sekolah dan Kepala Madrasah menyusun RAPBS/RAPBM. . b) Menyusun dan mengagendakan bersama-sama Ketua. mempunyai tugas dan wewenang : a) Menerima. staf.b) Memberi penjelasan kepada masyarakat. c) Staf Sekolah/Madrasah. f) Bertanggungjawab atas tunggakan keuangan unit. b) Kepala Sekolah/Madrasah. g) Membuat laporan pertanggung-jawaban secara berkala kepada Bagian Pengajaran. membukukan dan mengamankan keuangan Yayasan. d) Menyampaikan laporan berkala pada musyawarah Pengurus. Staf. Kepala Madrasah. 3) Wakil Ketua.

minimal alumni pesantren dengan kualifikasi keilmuan agama yang mempuni. karena melakukan tindakan yang bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Yayasan. . atau sesuai petunjuk Sesepuh dan atau Ketua Yayasan. Staf. 3) Memenuhi persyaratan akademis.Pencabutan amanat dari yang bersangkutan. maksimal 2 kali. bagi pemegang bidang studi agama. Guru dan Karyawan dinyatakan berhenti. b) Untuk Madrasah Diniyah Awaliyah/Wustho. Pasal 8 Syarat-syarat Kepala Sekolah/Madrasah : 1) Kepala Sekolah/Madrasah minimal telah mengabdi selama 3 tahun. 2) Kepala Sekolah/Madrasah tidak merangkap jabatan sebagai anggota Pengurus. g) Mampu mengajar dengan baik. b) Menguasi ilmu alat dengan baik. f) Memiliki kapabilitas dalam disiplin ilmunya. i) Bisa menjadi teladan bagi siswa/santri.Peringatan lisan secara kekeluargaan.d) Karyawan. minimal sarjana S1. d) Kebijakan Sesepuh dan atau Ketua Yayasan.Peringatan tertulis 1 kali . d) Sehat jasmani dan mental. h) Memiliki loyalitas dan bertanggungjawab kepada Yayasan. c) Aktifis organisasi keagamaan. c) Memiliki pengetahuan tentang perkembangan sosial kemasyarakatan. b) Kepala Sekolah/Madrasah. Staf. dengan prosedur sebagai berikut : . (2) Atas permintaan sendiri.Teguran tertulis 1 kali. pengangkatan karyawan Sekolah/Madrasah dilaksanakan melalui rapat anggota Pengurus. (3) Diberhentikan oleh rapat pengurus. dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar Yayasan Pasal 11. 2) Pemberhentian a) Pemberhentian anggota Pengurus. yaitu : a) Untuk MTS/SMA. karena : (1) Masa jabatannya berakhir. BAB V KRITERIA DAN SYARAT PENGANGKATAN Pasal 7 Kriteria pengangkatan Kepala Sekolah/Madrasah. b) Sarjana perguruan tinggi Islam maupun umum. Guru dan Karyawan : 1) Latar belakang pendidikan : a) Alumnus pondok pesantren salaf maupun modern. BAB VI . . e) Berakhlaqul karimah. 2) Profil yang diutamakan : a) Mampu membaca al-Qur’an dengan fasih.

6) Menjaga nama baik dan citra Yayasan. 8) Hadir pada rapat. breefing. 2) Kepala Sekolah/Madrasah dan staf. 2) Menjaga keaktifan Sekolah/Madrasah. BAB VIII RAPAT-RAPAT Pasal 11 1) Rapat pengurus diadakan sesuai Anggaran Dasar Yayasan Pasal 15. dan dipimpin oleh Kepala Sekolah/Madrasah atau yang diberi mandat. 10) Berpakaian rapi dan sopan. 5) Rapat penyusunan RAPBY diadakan selambatnya satu bulan setelah tersusunnya RAPBS/M. 7) Rapat bersama antara Pengurus dan Guru diadakan sekurang-kurangnya sekali setahun. hendaklah mengajukan surat ijin terlebih dahulu dan atau memberi tugas. . 3) Berkewajiban menyampaikan materi sesuai kurikulum. Guru dan karyawan. 9) Mematuhi dan menghormati semua tata tertib yang telah ditetapkan Yayasan.MASA JABATAN Pasal 9 1) Pengurus. masa jabatannya adalah 3 tahun. 3) Rapat penyusunan RAPBS/M diadakan menjelang berakhirnya tahun pelajaran. 2) Rapat Sekolah/Madrasah diadakan sesuai ketentuan masing-masing. 3) Kepala Sekolah/Madrasah dan Staf dapat dipilih kembali melalui prosedur yang telah ditetapkan. 3) Pendapatan non bulanan yang terdiri dari : a) Pendaftaran. Staf. 5) Jika terpaksa udzur. selambatnya satu bulan sebelum akhir tahun pelajaran. Kepala Sekolah/Madrasah. masa jabatannya adalah 3 tahun dan dapat dipilih kembali. BAB VII KODE ETIK GURU Pasal 10 1) Disiplin waktu. 7) Saling mengingatkan antara sesama anggota pengurus. BAB IX SUMBER DAN PENGELOLAAN KEUANGAN Pasal 12 1) Tanah wakaf 2) Pendapatan bulanan berupa syahriyah santri. dan pertemuan-pertemuan lain dengan disiplin. 6) Rapat Yayasan dengan Kepala Sekolah/Madrasah dan Staf diadakan sekurangnya satu kali dalam 6 bulan. 4) Tidak merokok saat mengajar.

yaitu : a) Golongan A. 2) Tunjangan jabatan. BAB X BISYARAH Pasal 14 Bisyarah terdiri dari : 1) Bisyarah Pengurus Yayasan. 3) Tunjangan jabatan. Pasal 15 1) Bisyarah Pengurus Yayasan. TU dan Wali Kelas. 2) Dana yang dikelola Sekolah/Madarasah. BAB XI CUTI Pasal 16 Hak untuk mendapatkan cuti dibedakan menjadi : 1) Hak cuti umum. c) Herregistrasi/DU (Daftar Ulang). Pasal 13 1) Semua dana wajib disetorkan kepada Yayasan melalui rekening yayasan. yang diperuntukkan bagi Kepala Sekolah/Madrasah. Tunjangan Hari Raya (THR). antara 5 sampai 10 tahun 6) HR mengajar Guru dihitung berdasarkan beban mata pelajaran dan jam. 7) HR guru piket berdasarkan kehadiran. yaitu hak untuk libur pada hari-hari yang diliburkan Yayasan dan akan tetap .b) DSP (Dana Sumbangan Pendidikan). 2) Tunjangan Hari Raya (THR). 6) Dana ujian 7) Retribusi kantin/pedagang. d) Pendapatan lain yang bersifat insidentil. bukan dari hasil sumbangan masyarakat. d) Hasil pengembangan usaha masing-masing unit. HR dan Transportasi kehadiran Guru ditanggungkan kepada masingmasing unit atas persetujuan Yayasan. antara 10 sampai 15 tahun c) Golongan C. yang diperuntukkan bagi Guru dengan melihat lama pengabdiannya. diatas 15 tahun b) Golongan B. c) Dana ujian. 4) Tunjangan Pengabdian. dan Tunjangan Pengabdian bagi Guru ditanggungkan kepada Yayasan. b) Pendapatan Bulanan dan Non Bulanan. Wakil Kepala. kecuali bantuan fisik. 4) Bantuan masyarakat yang halal dan tidak mengikat. 5) Bantuan instansi Pemerintah dan swasta yang halal dan tidak mengikat. 8) Transportasi kehadiran. sesuai dengan peruntukan dan pendapatannya ialah : a) Dana Bantuan Pemerintah.

4) Peraturan ini berlaku sejak ditetapkan. 3) Setiap komponen YPI-QF diharuskan mengetahui dan mengamalkan isi AD/ ART ini. kecuali HR dan Transportasi mengajarnya yang akan diberikan kepada penggantinya. S. BAB XIII ATURAN TAMBAHAN Pasal 18 1) ART akan ditinjau kembali bila dianggap perlu. 2) Koreksi terhadap ART ini dapat dilakukan sesuai kebutuhan.53 WIB Presidium Sidang I Presidium Sidang II AANG ABDURRAHMAN. Ditetapkan di : Villa Sambolo Carita Tanggal : 25 Juni 2011 Pukul : 23.E. ACHMAD SYATIBI HAMBALI . BAB XII SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN Pasal 17 1) Semua pengadaan sarana dan prasarana Yayasan dan unit-unitnya dilaksanakan oleh Bidang Sarana dan Prasarana dan dikontrol dan disetujui oleh Yayasan. 2) Cuti bersyarat. yaitu cuti yang diakibatkan kondisi yang tidak memungkinkan untuk melaksanakan tugasnya. AHMAD AMRULLAH Menyetujui. 4) Bagi guru yang dinyatakan cuti bersyarat tetap diberikan tunjangannya. 5) Hal-hal yang belum diatur dalam ART ini akan ditetapkan kembali dalam peraturan tambahan. 3) Hak cuti bersyarat diberikan kepada yang memerlukan melalui pengajuan ijin cuti terlebih dahulu kepada Yayasan. Ketua Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Qothrotul Falah KH. 2) Perawatan sarana dan prasarana pendidikan dilaksanakan oleh masing-masing unit dan dibebankan pada keuangan unit.mendapatkan bisyarah.

29 Jumadil Akhir 1429 sekaligus pelantikan pengurus pertama masa bakti 2008-2009 oleh Direktur Ma’had Ust. Bakrun Syafi’i. WAKTU. yang selanjutnya dalam Anggaran Dasar ini disebut Hammuna. Seluruh pengurus ma’had. Lembaga yang konsen memunculkan para penyeru agama Allah SWT dengan bekal ilmu agama yang selaras dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Setelah kembalinya para alumni dari tempat pengabdian. (2) Hammuna didirikan di Jakarta pada hari Kamis. serta alumni angkatan pertama dan kedua. dengan ini Majelis Syura Hammuna menyusun Anggaran Dasar sebagai berikut: BAB I NAMA. Idris Abdush-shomad. Pasal 2 Asas Hammuna berasaskan Islam. Faizah Harhara. dengan semangat kekompakan dan kepedulian Ma’had Aly An-Nu’aimy membentuk sebuah Wadah Alumni dengan harapan dapat menjadi perkumpulan yang bersama berjuang untuk melayani umat dan mengembangkan potensi dakwah yang dimiliki setiap alumni . tanggal 3 juli 2008 bertepatan dengan. DAN ATRIBUT Pasal 1 Nama dan Waktu Pendirian (1) Organisasi ini bernama HAMMUNA (HIMPUNAN ALUMNI MA’HAD ’ALY ANNU’AIMY) dalam bahasa Arab ‫ رابطة خريجي المعهد العالي لعداد الدعاة‬dalam bahasa Inggris ANNU’AIMY’S GRADUATES ASSOCIATION. KEDUDUKAN. . keluarga besar Hj. ANGGARAN DASAR Muqaddimah Ma’had Aly An-Nu’aimy adalah sebuah lembaga pendidikan yang berbasis tarbiyah da’awiyah yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam.AD/ART Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Hammuna telah dirumuskan dalam Rapat Istimewa Hammuna di jakarta. dihadiri Ketua Yayaan Ust. Dr. Dalam rangka memberi landasan penyelenggaraan dan ketatalaksanaan organisasi.

BAB II VISI. Mengupayakan kesejahteraan alumni ma’had. Pasal 7 Sarana dan Kegiatan Dalam mewujudkan visi dan misinya Hammuna menggunakan sarana yang tidak bertentangan dengan norma-norma hukum dan kemaslahatan umat. Mengorganisir kifrah nyata alumni di masyarakat. 5. . (2) Hammuna membentuk kepengurusan di wilayah untuk memudahkan koordinasi alumni diseluruh Indonesia sesuai dengan peraturan Organisasi. Pasal 4 Atribut Hammuna memiliki atribut berupa lambang dan Lagu/Hymne. MISI DAN KEGIATAN Pasal 5 Visi Optimalisasi potensi alumni Ma’had ’Aly An-Nu’aimy dalam mengemban Risalah Dakwah Pasal 6 Misi 1. Mengembangkan kepribadian alumni yang amanah dan profesional 2. 4. Menyalurkan alumni Ma’had kelembaga-lembaga pendidikan dan dakwah. Memasyarakatkan Risalatul-ma’had dalam segala aspeknya.Pasal 3 Kedudukan (1) Pusat Hammuna berkedudukan di Ibu Kota Negara Republik Indonesia. 3.

Koordinator Bidang (Korbid). Majlis Syuro dapat menunjuk pengurus sementara yang melaksanakan tugas. c. 5. Majelis Syura. Sekretaris 3. Koordinator Wilayah (Korwil). Ketua 2. BAB VI MUSYAWARAH . 1. Bendahara Umum 4. Pengurus Pusat.BAB III KEANGGOTAAN Pasal 8 Anggota Hammuna Adalah alumni Ma’had ’Aly An-Nu’aimy BAB IV STRUKTUR ORGANISASI Pasal 9 Struktur organisasi Hammuna terdiri atas: a. Majlelis Kehormatan b. Koordinator lapangan (Korlap) BAB V PERGANTIAN KEPEMIMPINAN DALAM KONDISI KHUSUS Pasal 10 Dalam hal kepemimpinan pada kepengurusan Hammuna di tingkat pusat dan wilayah tidak dapat meneruskan amanahnya. 6.

Pasal 11 (1) Musyawarah adalah prinsip dalam pengambilan keputusan yang diselenggarakan oleh struktur Hammuna sesuai dengan lingkup kewenangannya. Donatur tidak tetap dari perorangan atau lembaga yang halal dan sah serta tidak mengikat. atau pemungutan suara (voting). BAB VIII KEUANGAN Pasal 13 (1) Keuangan Hammuna berasal dari: a. Iuran Wajib Anggota. Donatur tetap : Ma’had An-Nu’aimy. b. ijma (aklamasi). Musyawarah Majelis Syura. (2) Pengambilan Keputusan dilakukan berdasarkan musyawarah untuk mufakat. b. c. . Musyawarah Pengurus Pusat. Musyawarah Pengurus Wilayah. c. (3) Jenis-jenis Musyawarah berdasarkan jenjang pengambilan keputusan adalah: a. BAB VII HUBUNGAN KEORGANISASIAN Pasal 12 Hammuna melakukan hubungan resmi dengan lembaga-lembaga pendidikan dan lembaga lainnya dalam dan luar negeri sesuai dengan peraturan Hammuna yang berlaku untuk kemaslahatan umat.

BAB IX KETENTUAN PERALIHAN Pasal 14 (1) Segala peraturan. 16 Agustus 2008 M bertepatan dengan 14 Sya’ban 1429 H di Jakarta. MISBAHUL MUNIR . BAB X KETENTUAN PENUTUP Pasal 15 Dalam hal terdapat keadaan yang tidak memungkinkan terlaksananya salah satu dan/atau beberapa ketentuan Anggaran Dasar ini maka ketentuan lebih lanjut ditetapkan dengan Putusan Majelis Syura. Pasal 16 Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga dan/atau Peraturan Hammuna lainnya. (2) Seluruh struktur organisasi Hammuna harus sudah sesuai dengan Anggaran Dasar ini paling lambat 10 (sepuluh) bulan setelah Anggaran Dasar ini disahkan. Pasal 17 Anggaran Dasar Hammuna ini ditetapkan dalam Musyawarah Majelis Syura Ke-II pada hari Sabtu. struktur organisasi Hammuna yang ada dinyatakan masih tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan dan/atau belum diadakan peraturan yang baru berdasarkan Anggaran Dasar ini. MAJELIS SYURA HAMMUNA KETUA. dan dinyatakan berlaku sejak ditetapkan.

3. Warna lambang Hammuna memiliki arti sebagai berikut : 1. Pasal 2 Makna Lambang Hammuna Makna lambang adalah………………………………………………………………………………… Hammuna .ANGGARAN RUMAH TANGGA BAB I TAFSIR LAMBANG HAMMUNA Pasal 1 Arti Lambang Hammuna Bentuk lambang partai memiliki arti sebagai berikut : 1. 2. 3. 2.

Pasal 4 Sarana Hammuna menggunakan berbagai sarana yang tidak bertentangan dengan norma hukum dan kemaslahatan umum antara lain: a. hukum. Pasal 5 Kegiatan . yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Ini. Optimalisasi potensi alumni Ma’had Aly An-Nu’aimy 2. ekonomi. BAB II SARANA DAN KEGIATAN. mengatur dan membantu alumni/dai dalam menyelesaikan berbagai persoalan dimasyarakat. Mengupayakan kesejahteraan alumni. b. 5. Memasyarakatkan Risalatul ma’had. dakwah. Mengorganisir kiprah nyata alumni di Masyarakat. (2) Sasaran Hammuna yang dimaksud ayat (1) pasal ini diupayakan dalam bingkai Kebijakan Dasar Periodik dan Agenda Utama Hammuna. 4. menjalin kemitraan dengan lembaga-lembaga Pendidikan. …………………………………………………………………………………………………… ……………………………. kesehatan. dan teknologi yang dapat mengarahkan. ilmu pengetahuan. budaya. sosial.…………………………………………………………………………………………………… ……………………………. menerima dan menyerap aspirasi serta mengutamakan dialog konstruktif dan kerja nyata dengan alumni dan semua unsur masyarakat. Pasal 3 Sasaran (1) Untuk mencapai tujuan Hammuna dirumuskan sasaran sebagaimana tertera dalam Visi Misi sebagai berikut : 1. Lembaga pendidikan dan pelatihan. Mengembangkan kepribadian alumni yang amanah dan professional. politik. c. lembaga swadaya masyarakat dan ormas serta orsospol. 3.

pinjam-meminjam. 5. 2. memelihara nama baik organsasi. antara lain : a. mengajukan usul. 7. BAB IV MAJLIS KEHORMATAN . merupakan bagian tak terpisahkan dari AD-ART. 2. Alumni Ma’had An-Nu’aimy yang telah menyelesaikan perkuliahan dan dinyatakan lulus oleh Ma’had. AD-ART Organisasi dan mencemari nama baik Ma’had. Mendapatkan bimbingan dan pelayanan dari pengurus. 6. BAB III KEANGGOTAAN Pasal 6 Keanggotaan Anggota Hammuna adalah : 1. Dan lain-lain. 3. Membayar iinfaq sanawi. patuh pada peraturan disiplin organisasi. Dakwah dan Tarbiyah a. Hammuna menjalankan kegiatan Ekonomi. Keanggotaan dinyatakan terputus apabila alumni melakkukan pelanggaran Syariat Islam. investasi b. 4. Mengumpulkan dan menyaurkan dana sosial. Bi’satuddu’at (Pengiriman da’i-da’i profesional ke wilayah dan daerah) b. Melaksanakan dan menerapkan syari’at islam berdasarkan al-Qur’an dan al-Hadits. 3. Sosial dan Kemasyarakatan a. inisiatif. berhak dipiih Menjadi pengurus.Pelatihan 2. Hammuna menjalankan kegiatan antara lain : 1.Untuk mencapai Visi dan misi sebagaimana tertera pada pasal 5 AD. saran dan kritik yang membangun. Pasal 7 Kewajiban dan Hak Anggota 1. Kegiatan Hammuna yang dimaksud pada pasal ini diupayakan dalam bingkai kebijakan Hammuna dan agenda Hammuna.

Jika ada anggota Majelis Syuro berhalangan tetap maka majelis berhak mengangkat dan mensahkan pengantinya. kritikan. 4. dengan bunyi sebagai berikut: ‘Saya berjanji kepada Allah yang Maha Agung untuk berpegang teguh pada syari’at Islam dan untuk berjihad di jalan-Nya. Melaksanakan asas dan tujuan Hammuna. 6. Majelis kehormatan berhak memberikan bimbingan. Berakhlak mulia. 3. Dan saya bersumpah kepada Pengurus Majelis Syura untuk itu. Umur tidak kurang dari 20 tahun qomariyah 2. Bersifat amanah dan berwibawa. Jika anggota Majelis Syuro telah dipilih. 2. dari para alumni dengan catatan tambahan itu tidak lebih dari 30 % anggotanya. dan teguran kepada pengurus dan anggota Hammuna. melak sanakan tugas-tugas darinya dan untuk mendengar serta taat kepada pemimpinnya dalam keadaan lapang maupun sempit -selain untuk maksiat-. Memiliki Kafaah Syar’iyah.Pasal 8 1. 6. arahan. menunaikan syarat-syarat keanggotaan Majelis Syuro Hammuna. Komitmen dengan Tugas dan kewajiban. Majlis Syura beranggotakan sebanyak 6 orang. Syarat keanggotaan Majelis Syuro sebagai berikut : 1. maka masing-masing mengucapkan janji setianya di hadapan Musyawarah Hammuna. sekuat tenaga melaksanakannya. Telah lulus dan menjadi Alumni. 2. 3. 5. Anggota majlis syuro dipilih dan ditetapkan oleh Kepengurusan yang akan berakhir masa jabatannya. BAB V MAJELIS SYURO Pasal 9 Anggota Majelis Syuro 1. Pasal 10 Tugas Majelis Syuro . 5. 7. Wakil Mudir dan Bagian Kemahasiswaan. nasihat. 4. Majelis kehormatan beranggotakan Mudir Ma’had An-Nu’aimy. dan Allah menjadi saksi atas apa yang saya ucapkan. Majelis Syuro berhak menambah keanggotaannya dengan orang-orang yang dibutuhkan oleh Hammuna.

Pengurus diprioritaskan dari alumni yang berdomisili di Jabodetabek. Menyerahkan laporan keuangan dan evaluasi akhir kepada Majelis Syuro. Sekretaris dan Bendahara dan Bidang-bidang yang akan menjadi Pengurus Pusat Hammuna. 5. hibah dan dana sukarela yang legal. . 4. Menetapkan klausul-klausul perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ ART) dan kebijakan Hammuna. Menyusun tujuan-tujuan dan keputusan-keputusan Hammuna. kritik. 5. 3. dan mengawasi serta mengevaluasi pelaksanaannya. 2. 2. Menetapkan Ketua. Menetapkan rencana kerja periodik Hammuna .1. Menetapkan anggaran tahunan dan evaluasi akhir dari laporan keuangan. dan tuduhan-tuduhan yang berkaitan dengan Hammuna. Pasal 13 Tugas Stuktural 1. 3. 4. BAB VI KEPENGURUSAN Pasal 11 1. 7. 2. Majlis Syuro berhak Mereshufle kepengurusan yang tidak sesuai dengan AD/ART Hammuna. pengaduan. Mengambil sikap tegas dan bijak dalam hal pencemaran nama baik. 6. Pengurus dilantik oleh Majlis Kehormatan. BAB VII Tugas Pengurus Pusat Pasal 12 Tugas Konsepsional 1. Pengurus disyahkan oleh Majlis Syuro. Menyusun program dan anggaran tahunan untuk Pengurus Pusat dan Pengurus Wilayah kemudian mengajukannya kepada Majelis Syuro. pengurus dipilih dalam musyawarah multaqa Khirrijin. Menerima waqaf. Masa Kepengurusan selama 1 tahun.

Membentuk dan mengkoordinasikan lembaga-lembaga pendukung Hammuna. Melaksanakan koordinasi antara pengurus pusat dan wilayah. 3. Bendahara. Melaksanakan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Majelis Syuro. Pasal 14 Tugas Manajerial 1. Bagian-bagian. Pasal 15 Tugas Operasional 1. 2. Menunjuk Korbid dan Korwil dengan persetujuan Majelis Syuro. Mensahkan struktur kepengurusan Wilayah Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahunan Wilayah dan lembaga terkait lainnya. 3. 2. Melaksanakan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Musyawarah Wilayah dan Pengurus Pusat. 2.3. Menerbitkan pernyataan-pernyatan resmi. Mengajukan laporan kerja setiap empat bulan kepada Majelis Syuro. . 4. Ketua. Sekretaris. 3. Pasal 13 Tugas Pengurus Wilayah 1. 4. BAB VIII KORDINATOR WILAYAH Pasal 16 Struktur Pengurus Wilayah Pengurus Wilayah adalah pengurus Hammuna yang berkedudukan di Wilayah daerah (Wilda) dengan struktur sebagai berikut : 1.

bertaqwa dan kuat dalam (membela) kebenaran. Infaq dan shadaqah dari luar anggota. 2. Berpegang teguh kepada nilai-nilai moral dan kebenaran. Waqaf. 3. infaq dan shadaqah dari anggotanya. 3. Menyusun program dan anggaran tahunan untuk Pengurus Wilayah kemudian mengajukan kepada Pengurus Pusat. dan shadaqah yang berasal dari anggota. masyarakat atau lembaga yang menaruh minat pada aktifitas Hammuna yang bersifat sukarela dan tidak mengikat. jauh dari fanatisme kepentingan pribadi dan golongan. Pasal 14 Syarat-syarat Ketua Pengurus Wilayah 1. Alumni Ma’had. Umur tidak kurang dari 20 tahun qomariyah. diantaranya untuk : a) Operasional Hammuna .2. 3. Pasal 17 Penyaluran/Pengalokasian Dana 1) Hammuna mempunyai hak untuk menentukan penyaluran dan atau pengalokasian dana. Pasal 16 Pemungutan Iuran dan Infaq Anggota Hammuna mempunyai hak untuk mengambil iuran. Memiliki wawasan hukum dan syari’at yang memungkinkannya melaksanakan tugas. infaq wajib. serius dalam kemaslahatan dan persatuan bangsa. 4. 4. Sumbangan dan bantuan tetap atau tidak tetap dari individu. 4. wasiat dan hibah-hibah lainnya. Menyiapkan laporan keuangan dan evaluasi akhir dan mengajukannya kepada Musyawarah Wilayah dan Pengurus Pusat. adil. BAB IX KEUANGAN Pasal 15 Sumber Keuangan Kekayaan Hammuna diperoleh dari : 1. Iuran. 2. Mengajukan laporan kerja secara terperinci setiap tiga bulan kepada Pengurus Pusat.

Mengatur kekayaan Hammuna.b) Investasi c) Pinjaman lunak d) Kesejahteraan Anggota 2) Dana Hammuna yang tidak segera digunakan untuk kepentingan aktifitas. Hubungan dengan organisasi yang sejenis baik vertikal maupun horizontal atas asas wala’ dan ta’awun. 2. Pasal 18 Tugas Bendahara Hammuna 1. 3. Pasal 20 Hubungan Antar Struktur 1. 2. pengaturannya ditentukan oleh Majelis Syuro. Hubungan Pengurus Pusat dan Anggota Hammuna bersifat langsung dan dinamis. 3. BAB X HUBUNGAN KEORGANISASIAN Pasal 19 Asas Hubungan Keorganisasian 1. BAB XI KETENTUAN TAMBAHAN . Hubungan dengan organisasi umum atas asas kemanusiaan dan kemaslahatan umum yang dibenarkan Islam. Menagih Iuran wajib dari alumni. 2. Hubungan antar Pengurus tingkat pusat dan Pengurus Tingkat Wilayah bersifat langsung. Mencatat semua harta Hammuna dan membukukan pengeluaran dan pemasukannya. Hubungan dengan organisasi Islam atas asas ukhuwah dan ta’awun. melalui Pimpinan masing-masing. 5. 4. Mengawasi semua jenis kegiatan keuangan dan akuntansinya serta melaporkannya kepada Pengurus Pusat secara periodik. Menyusun anggaran dan penyiapan evaluasi akhir.

maka para pendiri Hammuna bertindak dan melaksanakan tugas selaku Majelis Syuro *** Dok. dengan sepengetahuan Pengurus Pusat. Sekjen Hammuna 2008 . maka dimungkinkan pembentukan struktur dan pengangkatan Alumni dari jenjang di bawahnya untuk menjadi pengurus.Pasal 21 Ketentuan Tambahan 1. Apabila persyaratan kepengurusan tingkat Pengurus Wilayah serta kelengkapan strukturnya tidak terpenuhi. BAB XII KETENTUAN PENUTUP Pasal 22 Penutup Dalam hal belum dilaksanakannya Musyawarah Utama I. Untuk memperluas jaringan kerja dan menampung aspirasi pendukung Hammuna. maka : 1. 3. Pengurus Pusat dapat membentuk Majelis Kehormatan. Didirikan perwakilan Hammuna di kalangan Alumni Ma’had di luar negeri sesuai dengan peraturan khusus yang diterbitkan Pengurus Pusat dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara bersangkutan. 2.

Yakin dan sadar bahwa pesatnya pembangunan pendidikan dan tempat-tempat peribadatan ditanah air. pengajaran dan peribadatan melalui aliran Ahlis Sunnah Wal Jama’ah berhaluan salah satu dari empat madzhab : Hanafi. hidayat� dan inayah Allah Subhanahu Wa Ta’ala tersusunlah Anggaran Dasar Yayasan Pendidikan Raudlatul Ulum sebagai berikut : Pasal 1 Nama Dan Tempat Kedudukan Yayasan ini bernama ” YAYASAN PENDIDIKAN RAUDLATUL ULUM ” dan berkedudukan di Desa Ganjaran. Insaf dan yakin bahwa berhasilnya pembangunan insan kamil dan pembinaan masyarakat Islam sebagian besar terletak pada kesempurnaan pendidikan para pemeluknya dan lengkapnya media peribadatan dan dakwahnya. Syafi’i dan Hambali. Insaf dan yakin bahwa pendidikan. Kabupaten Malang. maka dengan selalu mengharap taufiq. sebaga tanda partisipasi terhadap program pembangunan pemerintah. Pasal 2 Waktu Dan Lamanya Yayasan ini didirikan mulai tanggal 12 Rabi’ul Awal 1402 Hijriyah. bangsa dan Negara.AD/ART ANGGARAN DASAR YAYASAN PENDIDIKAN RAUDLATUL ULUM Mukaddimah Bismillahirrahmanirrahim Dengan menyebut nama Allah Maha Pengasih Maha Penyayang. sehingga menjadi muslim yang taqwa. Ditempat-tempat lain yang dipandang perlu. berbudi luhur. atau bertepatan dengan tanggal 8 Januari 1982 dan berlaku �untuk jangka waktu yang tidak ditentukan lamanya. berilmu yang amaliyah dan beramal ilmiyah. merupakan tugas yang sangat mulia. Pasal 3 Azas . Maliki. bertanggung jawab terhadap agama. Yayasan ini akan membuka kantor cabangnya. kecamatan Gondanglegi.

4)����� Mengantarkan anak yatim-piatu. Pasal 5 Visi Yayasan ini memiliki visi mengantarkan masyarakat Islam berpendidikan. berpengetahuan sempurna.Yayasan ini berazaskan : 1)����� Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 2)����� Agama Islam yang berhaluan pada madzhab Syafi’iy Pasal 4 Sifat Yayasan ini bersifat terbuka dengan dasar kekeluargaan dan gotong royong serta sosial edukatif. dan berakhlak luhur. berkepribadian. berbudi luhur. Pasal 7 Tujuan Tujuan Yayasan ialah : 1)����� Meningkatkan SDM dan fasilitas pendidikan demi tercapainya upaya peningkiatan kualitas pendidikan dan pengajaran. bangsa dan negara. 2)����� Membina manusia muslim yang taqwa. Pasal 6 Misi Misi Yayasan ialah: 1)����� Meningkatkan pendidikan dan pengajaran pada semua unit pendidikan di bawah Yayasan. fakir miskin dan orang jompo yang beragama Islam sebagai bagian muslim yang berpendidikan dan bermartabat. berbudaya. cakap dan terampil serta bertanggung jawab terhadap agama. . 3)����� Membendung kebudayaan yang bertentangan dengan Islam atau kepribadian manusia.

cakap dan terampil serta bertanggung jawab terhadap agama. 3)����� Merevitalisasi kebudayaan Islam di wilayah Yayasan demi membendung kebudayaan asing yang bertentangan dengan syari’at Islam atau kepribadian bangsa Indonesia. Pasal 9 Kekayaan Yayasan Kekayaan Yayasan ini terdiri dan dihimpun serta diperoleh dari : 1)����� Modal pertama sebesar Rp. . berbudi luhur. Pasal 8 Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut. 100. Yayasan ini berusaha : 1)����� Memelihara dan menyempurnakan masjid sebagai tempat ibadah dan pusat kegiatan keagamaan.2)����� Mengembangkan dakwah Islamiyah di masyarakat demi terciptanya manusia muslim yang taqwa.000. 4)����� Mengadakan hubungan dengan lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan didalam atau luar negeri. 3)����� Mempersiapkan tenaga-tenaga pengajar terutama disekolah-sekolah dan madrasah-madrasah yang menjadi unit pendidikan Yayasan. 4)����� Membantu pemerintah dalam memberikan santunan kepada anak yatimpiatu. berpengetahuan sempurna. fakir miskin dan orang jompo yang beragama Islam. 7)����� Mengadakan usaha-usaha lain yang bermanfaat bagi Yayasan dan masyarakat. 6)����� Memberikan beasiswa dan santunan pada anak yatim-piatu. fakir miskin dan orang jompo yang beragama Islam.(seratus ribu rupiah). baik pemerintah maupun swasta. 2)����� Bangunan masjid seluas 1. bangsa dan negara. 5)����� Membentuk kader-kader remaja yang bermental Islam..810 M2 (seribu delapan ratus sepulu meter persegi). 2)����� Mendirikan dan merawat gedung-gedung sekolah dan madrasah-madrasah yang menjadi unit pendidikan Yayasan.

Rosyid Fudloli : M. 8)����� Hibah. Mudjtaba Bukhori : KH. 4)����� Bidang-bidang tanah dengan jumlah luas keseluruhan 80.370 M2 (seribu tiga ratus tujuh puluh meter persegi). Madarik Yahya : Drs. KH. 6)����� Inventaris madrasah. Abd. Makhzunah 1. Hakim Fudloli : K. Mannan Qoffal (Kurikulum & kelas unggulan) Pengawas: . Ny. M. kepengurus YPRU Tahun 2009 – 2015 sebagai berikut : Pembina : 1. Ny. Pasal 10 Pengurus Yayasan 1)����� Sebagai penerus dari kepengurusan Tahun 2005.180 M2 (delapan puluh ribu seratus delapan puluh meter persegi) dan enam bidang tanah semuanya berjumlah 16.3)����� Bangunan madrasah seluas 1.M. 5)����� Inventaris masjid.Ag Pengurus : Ketua Umum Ketua I Ketua II Ketua III Sekretaris Wakil Sekretaris Bendahara Unit Pendidikan : Kordinator Wakord. KH. Hj. hibah wasiat. H. Fauzan Zenrif. wasiat dan waqaf. Hasan Qoffal : KH. Abd. 9)����� Usaha-usaha lain yang halal dan tidak bertentangan dengan peraturan pemerintah. Ahmad Hariri Yahya 3.450 M2 (enam belas ribu empat ratus lima puluh meter persegi) yang diperoleh dari para waqif. Hariri Asmuni 3. Muchlis Yahya 2. Hamim Kholili : KH. 7)����� Sumbangan dari para dermawan yang tidak mengikat. I : KH. Hasbullah Huda : Abdurrahman Said : KH. KH. Hj. Mamnunah 2.

Sekretaris I. Unit Perwakafan: Kordinator Wakord. dan II. Suyuthi H. Badrusshaleh Shanhaji (SDM & Kesiswaan) : KH. III Unit Kepesantrenan : Kordinator Wakord. mengurus. baik intern maupun extern. Ali Muhdlor : H. Ketua III. Hadrawi Unit Sarana Prasarana : Kordinator Wakord. H. Abd. Muhammad Kholili KH. Umar Faruq H.Wakord. seksi-seksi dan 5)����� Pendiri mempunyai suara yang menentukan dalam mengambil semua keputusan. Anggota  : H. Pasal 11 Berakhirnya Keanggotaan Pengurus Keanggotaan pengurus berakhir karena : 1)����� Meninggal dunia. Kholilurrahman H. �Ketua II. Yuzqi Qosim (Manajemen & Auditor Keuangan) : KH. secara bersama-sama mempunyai hak dan wewenang. II Wakord. . Fauzan Ilyas : KH. Bendahara I. Abdul Malik : KH. Anggota : Drs. Ketua I. sesuai dengan perkembangan Yayasan. dan memberikan sanksi sebagaimana diatur dalam Anggaran Rumah Tangga (ART). dan II dan beberapa Koordinator. Sekretaris I. Ketua I. Ketua Umum. Ketua III. membina. Unit Ketakmiran : Kordinator Wakord. M.2)����� Pengurus harian terdiri atas: Ketua Umum. Bendahara I. 4)����� Masing-masing Koordinator berhak membentuk personalianya menurut keperluan. Basuni Ghafur. �Ketua II. Zuhdi H. Sekretaris II. Syakur K. Sekretaris II. mengawasi. Nuryaqin : H.Si : H. Mustain Billah : H. Shofwan 3)����� Pengurus inti terdiri atas.

����� Mengikat Yayasan sebagai borg (penganngung/avalist). 4)����� Diberhentikan oleh rapat pengurus. maka pengurus harian harus mengisi secepat mungkin. 3)����� Jika terdapat lowongan dalam badan pengurus. baik terhadap tindakan pengurusan maupun terhadap tindakan kekuasaan hak milik dengan pembatasan : a. sebab melalukan tindakan yang bertentangan dengan anggaran dasar/anggaran rumah tangga Yayasan. membeli. b. Pasal 13 Dewan Penasehat Yayasan ini mempunyai dewan penasehat yang paling sedikit seorang penasehat. salah seorang Sekretaris. 3)����� Dinyatakan pailit atau ditaruh dibawah pengampuan. atas saran para pendiri. di dalam dan di luar Pengadilan. Pasal 12 Hak dan Kewajiban 1)����� Ketua umum bersama-sama salah seorang Ketua lainnya.������ Meminjamkan uang. baik diambil dari mereka sendiri maupun orang luar.2)����� Atas permintaan sendiri. Pasal 14 Rapat Badan Pengurus 1)����� Pengurus wajib mengadakan rapat sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun sekali. . menjual. memindahtangankan barangbarang tidak bergerak milik Yayasan. 5)����� Habis masa pengabdiannya. dan jika dianggap perlu oleh badan Pengurus dapat diadakan rapat sewaktu-waktu. mewakili Yayasan. 2)����� Pengurus harian bertindak pula mengatur pembagian pekerjaan diantara mereka dan berusaha menjalankan pekerjaan itu sebaik-baiknya. dan salah seorang Bendahara. 2)����� Pimpinan rapat dipegang oleh Ketua.

Pada tiap akhir tahun diadakan rapat tahunan untuk mengesahkan neraca Yayasan. dengan ketentuan Visi. Pasal 17 Perubahan Anggaran Dasar Anggaran Dasar ini hanya dapt dirubah pada rapat Pengurus lengkap dan sengaja diadakan untuk itu oleh sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) dari anggota yang hadir.3)����� Rapat dianggap sah jika dihadiri oleh lebih dari separuh anggota Badan pengurus. yang akan disusun oleh Badan Pengurus dan sekali-kali tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar ini. diserahkan kepada Yayasan / . dapat diwakili secara tertulis oleh seorang anggota pengurus lainnya. Tahun buku Yayasan selalu ditutup pada akhir bulan Desember dari sesuatu tahun. dihadiri Pengurus lengkap. 5)����� Seorang anggota Badan Pengurs yang berhalangan hadir. akan diatur didalam anggaran rumah tangga atau peraturan-peraturan lainnya. 4)����� Masing-masing anggota berhak mengeluarkan satu pendapat. penunjukan tersebut harus disetujui oleh sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) dari yang hadir dalam rapat tersebut. 3. Pasal 16 Tahun Buku 1. dan berhak mengeluarkan 1 (satu) suara. Misi dan Tujuan Yayasan tidak boleh dirubah. dan disetujui sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) dari yang hadir dalam rapat tersebut. dan keputusan diambil dengan suara terbanyak. 2. Dalam keputusan pembubaran Yayasan. Sisa dari harta kekayaan Yayasan setelah dibayar segala hutang-hutang dan kewajiban=kewajiban serta bebenahan-bebenahan lainnya. pengesahan mana berarti pemberian. akan ditunjuk paling banyak 3 (tiga) orang likuidator. 2. Yayasan ini dapat dibubarkan oleh rapat umum Badan Pengurus yang sengaja diadakan untuk itu. Pasal 15 Anggaran Rumah Tangga Segala sesuatu yang belum diatur dalam anggaran dasar ini. Pasal 18 Pembubaran 1. pemberesan dan pembebasan (acquit en decharge) sepenuhnya kepada Pengurus terhadap perhitungan serta tanggung jawab mereka dalam tahun yang bersangkutan.

Pasal 19 Lain-lain Hal-hal yang belum diatur dan/atau tidak cukup diatur dalam anggaran dasar ini. terdiri dari . 1)����� Anggota Badan Pengurus Kehormatan.badan-badan sosial / pendidikan yang seazas dan mempunyai tujuan yang sama dengan Yayasan ini. BAB II PENGURUS YAYASAN Pasal 2 1)����� Pengurus Yayasan terdiri atas : a)����� Penasehat b)����� Ketua . Pada akhirnya para yang hadir menyatakan berkenan dengan hal ini dan segala akibat-akibatnya sama memilih tempat kediaman yang umum dan tetap (domicilie) di Kepaniteraan Pengadilan Negeri di Malang. akan diatur secara musyawarah oleh para pendiri bersama (Pengurus). 2)����� Anggota Badan Pengurus Biasa. Anggaran Rumah Tangga Yayasan Pendidikan Raudlatul Ulum BAB I KEANGGOTAAN Pasal 1 Selain pengurus yang ditentukan. adalah mereka yang dipilih dan diangkat berdasarkan hasil musyawarah dengan memperhatikan saran-saran dan acuan dari sesepuh Yayasan. adalah mereka yang dipilih dan diangkat langsung oleh sesepuh Yayasan. dalam Keanggotaan Pengurus YPRU.

2)����� Hak anggota Badan Pengurus Kehormatan : a)����� Memberikan pendapat dan saran-saran. . Pasal 3 1)����� Kewajiban anggota Badan Pengurus Kehormatan : a)����� Mentaati AD/ART Yayasan. dibantu oleh (1)�� Bidang SDM dan Kurikulum.c)����� Ketua I d)���� Ketua II e)����� Ketua III f)������ Sekretaris g)����� Wakil Sekretaris h)����� Bendahara i)������� Wakil Bendahara j)������� Humasy 2)����� Pelaksana program Yayasan terdiri atas : a)����� Dalam bidang pengelolaan perwakafan dan pengembangan keuangan Yayasan dilaksanakan oleh Koordinator Perwakafan. dibantu oleh seorang Sekretaris. c)����� Dalam bidang pengelolaan pendidikan dan pengembangan SDM kependidikan dilaksanakan oleh Kordinator dan Wakil Koordinator Pendidikan. b)����� Membela diri atau memperoleh pembelaan. b)����� Dalam bidang kepesantrenan. dan pengembangan keuangan pesantren dan masyarakat dilaksanakan oleh� Kordinator Kepesantrenan. spritualitas. b)����� Memelihara dan menjaga nama baik Yayasan. dibantu oleh beberapa pelaksana teknis harian. (2)�� Bidang Sarana dan Prasarana.

mempunyai tugas dan wewenang : a)����� Memberikan nasehat. Guru. Pasal 4 1)����� Kewajiban anggota Badan Pengurus Kehormatan : a)����� Mentaati AD/ART Yayasan. dan Karyawan. mempunyai tugas dan wewenang : a)����� Meminta pertanggung jawaban kepada Pelaksana Harian. diminta maupun tidak diminta. b)����� Memelihara dan menjaga nama baik Yayasan. Staf. BAB III TUGAS DAN WEWENANG Pasal 5 1)����� Penasehat. . kecuali yang dicabut haknya. d)���� Membuat Rancangan Anggaran Penerimaan dan Belanja Yayasan (RAPBY). dengan memperhatikan saran dan acuan dari sesepuh Yayasan. arahan dan pertimbangan kepada Pengurus dan Pelaksana.c)����� Memperoleh penghargaan. 2)����� Ketua Umum. d)���� Memperoleh penghargaan. berdasarkan RAPBM yang diusulkan. b)����� Memberikan pendapat dan saran-saran. c)����� Membela diri atau memperoleh pembelaan. 2)����� Hak anggota Badan Pengurus Biasa : a)����� Memilih dan dipilih. Kepala Madrasah. b)����� Memberi penjelasan kepada masyarakat. c)����� Mengangkat dan memberhentikan anggota Pengurus.

b)����� Membantu tugas-tugas Ketua urusan perwakafan. mempunyai tugas dan wewenang : a)����� Mewakili Ketua Umum apabila berhalangan. 6)����� Sekretaris. c)����� Mendistribusikan keuangan berdasarkan anggaran. d)���� Menyampaikan laporan berkala pada musyawarah Pengurus. mengkordinasikan dan menertibkan administrasi Yayasan secara umum. membukukan dan mengamankan keuangan Yayasan. . b)����� Menyediakan keuangan berdasarkan kebutuhan. 4)����� Ketua II. c)����� Membantu tugas-tugas Ketua Umum dalam hal mengontrol keuangan unit. b)����� Membantu tugas-tugas Ketua urusan keaktifan dan ketertiban Madrasah.e)����� Mengawasi dan memeriksa keuangan Yayasan. 7)����� Wakil Sekretaris. mempunyai tugas dan wewenang : a)����� Mewakili Ketua I apabila berhalangan. b)����� Menyusun dan mengagendakan bersama-sama Ketua. 3)����� Ketua I. mempunyai tugas dan wewenang : a)����� Mewakili Ketua I apabila berhalangan. 8)����� Bendahara dan Wakil Bendahara. mempunyai tugas dan wewenang : a)����� Membantu dan melaksanakan tugas-tugas Sekretaris. 5)����� Ketua III. b)����� Membantu tugas-tugas Ketua urusan kepesantrenan. mempunyai tugas dan wewenang : a)����� Menerima. mempunyai tugas dan wewenang : a)����� Mengagendakan dan mengarsip surat keluar masuk. e)����� Mengelola dan mengembangkan keuangan Yayasan. b)����� Mewakili Sekretaris apabila berhalangan.

f)������ Mengeluarkan bisyarah Pengurus. l)������� Mengontrol setoran uang dari unit ke Yayasan. 11)� Koorinator Kepesantrenan. pengelolaan tanah wakaf secara berkala melalui rapat Pengurus. g)����� Mengeluarkan uang Yayasan harus ada rekomendasi Ketua dan Sekretaris Yayasan. b)����� Mengakomodir aspirasi para Kyai dan menyampaikan kepada Pengurus Yayasan. 10)� Koordinator Perwakafan. k)����� Melaporkan seluruh program dan hasil kerjanya kepada Kordinator. mempunyai tugas dan wewenang : a)����� Mensosialisasikan program Yayasan kepada masyarakat. e)����� Membuat laporan keuangan. h)����� Bersama Kepala Madrasah menyusun RAPBM (unit). c)����� Menerima uang hasil tanah wakaf dengan bukti kwitansi. d)���� Menyetorkan uang hasil wakaf kepada Bendahara. c)����� Mengadakan PHBI. b)����� Membuat perencanaan tentang pengelolaan kekayaan wakaf milik Yayasan. b)����� Mengakomodir aspirasi masyarakat dan menyampaikan kepada Pengurus Yayasan. Guru dan Karyawan. 9)����� Humasy. i)������� Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan Anggaran Penerimaan dan Belanja Madrasah (APBM). mengatur dan menertibkan keuangan Unit. j)������� Merencanakan. mempunyai tugas dan wewenang : a)����� Mensosialisasikan program Yayasan kepada pesantren yang berfiliasi pada Yayasan. mempunyai tugas dan wewenang : a)����� Bertanggung jawab atas pengelolaan kekayaan wakaf milik Yayasan. . Staf. Kepala.

b)����� Bersama-sama Kepala Madrasah meningkatkan. mempunyai tugas dan wewenang : a)����� Bertanggung Jawab kepada Koordinator Pendidikan. mempunyai tugas dan wewenang : a)����� Mengawasi dan mengevaluasi kondisi fisik gedung milik Yayasan. b)����� Mengetahui Rancangan Anggaran Penerimanaan dan Belanja Madrasah (RAPBM). 15)� Bidang Saran dan Prasarana. 12)� Kordinator Pendidikan. 14)� Bidang SDM dan Kurikulum. c)����� Mengawasi dan mengevaluasi kinerja Bidang-bidang. d)���� Mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan kurikulum pada masing-masing unit. kualitas dan kuantitas pendidikan dan pengajaran. 13)� Wakil Kordinator Pendidikan. c)����� Melaporkan seluruh kegiatan Madrasah kepada Yayasan. mempunyai tugas dan wewenang : . e)����� Melaporkan seluruh program dan hasil kerjanya kepada Kordinator. b)����� Merencanakan dan meralisasikan pengadaaan sarana dan prasarana pendidikan.c)����� Mengadakan gerakan pemberdayaan ekonomi pesantren dan masyarakat. c)����� Melaporkan seluruh program dan hasil kerjanya kepada Kordinator. 16)� Kepala Madrasah. c)����� Bersama-sama Kepala Madrasah menyusun kurikulum dan kalender pendidikan. b)����� Mewakili kordinator apabila berhalangan. f)������ Berhak mengadakan rapat jika dianggap perlu. mempunyai tugas dan wewenang : a)����� Membantu dan melaksanakan tugas-tugas kordinator. mempunyai tugas dan wewenang : a)����� Melaksanakan program Yayasan dalam bidang kependidikan formal.

terdiri atas : a)���� Tata Usaha Keuangan. 18)� Wakil Kepala II (Bidang Administrasi Umum dan Keuangan). b)���� Menentukan dan mengevaluasi pembagian kerja bagi Staf �dibawahnya. membukukan dan menyetor keuangan unit kepada Yayasan. mewakili Kepala Madrasah apabila berhalangan. (2)�� Mengagendakan dan mengarsip surat keluar/masuk. (3)�� Bersama Waka II membuat laporan keuangan kepada Yayasan. dengan tugas dan wewenang : (1)�� Menerima. b)���� Tata Usaha Administrasi. 19) Tata Usaha Madrasah. d)��� Memberi rekomendasi dan penilaian atas prestasi Staf dan Guru yang dipimpinnya.a)���� Menyelenggarakan kegiatan pendidikan formal. f)������ Bertanggung jawab atas tunggakan keuangan unit. (2)�� Menarik tunggakan SPP kepada siswa/i. 17)� Wakil Kepala I (Bidang Kurikulum dan Kesiswaan). . mempunyai tugas dan wewenang : a)���� Bersama Waka II. dengan tugas dan wewenang : (1)�� �Menyusun dan mengurus administrasi Madrasah. g)����� Membuat laporan pertanggung-jawaban secara berkala kepada Koordinatot Pendidikan melalui Bidang SDM dan Kurikulum. e)����� Membuat RAPBM. b)���� Melaksanakan tugas Kepala Madrasah dalam bidang-bidang kurikulum dan kesiswaan. b)���� Melaksanakan tugas Kepala Madrasah dalam bidang-bidang ketatausahaan dan keuangan unit. c)���� Melakukan pembinaan terhadap Staf dan Guru. mempunyai tugas dan wewenang : a)���� Bersama Waka I. mewakili Kepala Madrasah apabila berhalangan.

c)���� Menyusun dan membuat statistik bulanan siswa/i. c)���� Melaksanakan kegiatan penilaian terhadap siswa/i. terdiri atas : a)���� Pustakawan. dengan tugas dan wewenang : (1)�� Merencanakan pengadaan buku. (4)�� Bersama Waka I. b)���� Melaksanakan kegiatan pembelajaran. b)���� �Menyelenggarakan administrasi kelas. 21) Guru. 20) Wali Kelas. f)����� Mencatat mutasi siswa/i. h)���� Membantu menertibkan pembayaran keuangan siswa dalam bentuk penagihan kepada siswa. mempunyai tugas dan wewenang : a)���� �Mengelola kelas.(3)�� �Menyusun dan menyajikan data statistik Madrasah. d)��� Mengisi leger. 22) Karyawan. . g)���� Menulis dan mebagikan raport. f)����� Mengisi dan memeriksa absensi siswa/I dalam bidang mata pelajarannya. d)��� Mengadakan pengembangan program pengajaran yang menjadi tanggung jawabnya. e)���� Membuat catatan khusus tentang siswa/i. i)������ Menjaga keaktifan siswa. mempunyai tugas dan wewenang : a)���� Membuat perangkat program pengajaran. Melaporkan seluruh program kerja akademik dan kesiswaan. bahan pustaka dan media pustaka. e)���� Membuat catatan tentang kemajuan siswa/I dalam bidang mata pelajarannya.

bila dianggap perlu. (2)�� Mengantar dan memberi petunjuk kepada tamu. b)���� Laboran. (5)�� Melakukan inventarisasi aset perpustakaan. d)��� Keamanan. (4)�� Menjaga dan memelihara� alat-alat Madrasah. (6)�� Melaporkan seluruh program dan hasil kerja kepada Kepala Bidang Pendidikan. c)���� Tukang Kebun. BAB IV . (3)�� Melakukan inventarisasi alat-alat laboratorium. (5)�� Memberikan laporan kepada Kepala Bidang Sarana dan Prasarana. (5)�� Melaporkan seluruh program dan hasil kerja kepada Kepala Bidang Pendidikan. (4)�� Memelihara dan memperbaiki buku-buku. dengan tugas dan wewenang : (1)�� Mengusulkan keperluan alat-alat Madrasah kepada Kepala Bidang Sarana dan Prasarana. bahan pustaka dan media pustaka. (2)�� Menyusun jadual dan tata tertib laboratorium. dengan tugas dan wewenang : (1)�� Menjaga dan mengamankan Madrasah. (3)�� Mengamankan segala kegiatan Madrasah. (3)�� Merencanakan pengembangan perpustakaan.(2)�� Melayani anggota perpustakaan. (2)�� Menjaga kebersihan dan keindahan Madrasah. (3)�� Memelihara tanaman dilingkungan Madrasah. (4)�� Memelihara dan memperbaiki alat-alat laboratorium. (4)�� Melaporkan kejadian secepatnya. dengan tugas dan wewenang : (1)�� Merencanakan pengadaan alat dan bahan laboratorium.

pengangkatan Staf Madrasah dilaksanakan dengan prosedur sebagai berikut : (1)�� Rekruitment oleh Kepala Madrasah. (2)�� Teguran tertulis 1 kali. dilaksanakan sesuai Anggaran Dasar Yayasan pasal 8. maksimal 2 kali. dengan prosedur sebagai berikut : (1)�� Peringatan lisan secara kekeluargaan. karena : (1)�� Masa Jabatannya berakhir. pengangkatan karyawan Madrasah dilaksanakan melalui rapat anggota Pengurus. Guru dan Karyawan dinyatakan berhenti. 2)����� Pemberhentian a)����� Pemberhentian anggota Pengurus. (2)�� Atas permintaan sendiri. Staf. pengangkatan Kepala Madrasah dilaksanakan melalui rapat anggota Pengurus berdasarkan minimal 2 orang calon yang diajukan unit yang dipilih secara demokratis dalam rapat terbuka. (3)�� Meminta persetujuan Kordinator. (2)�� Meminta rekomendasi dari Bidang SDM dan Kurikulum. sebab melalukan tindakan yang bertentangan dengan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga Yayasan. (4)�� Pengangkatan yang bersangkutan oleh Ketua Yayasan. (3)�� Diberhentikan oleh rapat pengurus. b)����� Kepala Madrasah. b)����� Kepala Madrasah. c)����� Staf Madrasah.PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN Pasal 6 1)����� Pengangkatan a)����� Pengurus. d)���� Karyawan. (3)�� Peringatan tertulis 1 kali . pengangkatan anggota Pengurus dilaksanakan melalui rapat anggota Pengurus.

b)����� Sarjana perguruan tinggi Islam maupun umum. d)���� Sehat jasmani dan mental. 3)����� Memenuhi persyaratan akademis. f)������ Memiliki kapabilitas dalam disiplin ilmunya. 2)����� Profil yang diutamakan : a)����� Mampu membaca al Quran dengan fasih b)����� Menguasi ilmu alat dengan baik. yaitu : . e)����� Berakhlaqul karimah. 2)����� Kepala Madrasah tidak merangkap jabatan sebagai anggota Pengurus. bagi pemegang bidang studi agama. c)����� Memiliki pengetahuan tentang perkembangan sosial kemasyarakatan. BAB V KRITERIA DAN SYARAT PENGANGKATAN Pasal 7 Kriteria pengangkatan Kepala Madrasah. c)����� Aktifis organisasi keagamaan. g)����� Mampu mengajar dengan baik. Guru dan Karyawan : 1)����� Latar belakang pendidikan : a)����� Alumnus Pondok pesantren salaf maupun modern. h)����� Memiliki loyalitas kepada Yayasan. Pasal 8 Syarat-syarat Kepala Madrasah : 1)����� Kepala Madrasah minimal telah mengabdi selama 3 tahun. Staf.(4)�� Pencabutan amanat dari yang bersangkutan.

Guru dan karyawan. minimal Sarjana S1. 8)����� Hadir pada rapat. Staf. c)����� Untuk Kepala Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah.a)����� Untuk Kepala TK. breefing. masa jabatannya adalah 4 tahun. supaya mengajukan surat ijin terlebih dahulu. 10)� Mematuhi dan menghormati semua tata tertib yang telah ditetapkan Yayasan. masa jabatannya adalah 4 tahun dan dapat dipilih kembali. 2)����� Kepala Madrasah dan staf. 9)����� Melakukan konfirmasi tentang sesuatu hal kepada yang bersangkutan. dan pertemuan-pertemuan lain dengan disiplin. minimal sarjana S1. BAB VI MASA JABATAN Pasal 9 1)����� Pengurus. 4)����� Tidak merokok saat mengajar 5)����� Jika terapaksa udzur. . Kepala Madrasah. minimal Sarjana S1. BAB V KODE ETIK GURU Pasal 10 1)����� Disiplin waktu 2)����� Menjaga keaktifan Madrasah 3)����� Berkewajiban menyampaikan materi sesuai kurikulum. b)����� Untuk Kepala Madrasah Ibtidaiyah. 6)����� Menjaga nama baik dan citra Yayasan Pendidikan “Raudlatul Ulum” 7)����� Saling mengingatkan antara sesama anggota Pengurus. 3)����� Kepala Madrasah dan Staf dapat dipilih kembali melalui prosedur yang telah ditetapkan.

atau yang ditunjuk olehnya. 7)����� Rapat bersama antara Pengurus dan Guru diadakan sekurang-kurangnya sekali setahun. selambatnya satu bulan sebelum akhir tahun pelajaran. 4)����� Rapat penyusunan RAPBM diadakan menjelang berakhirnya tahun pelajaran. 2)����� Rapat antar Kepala Bidang diadakan sekurang-kurangnya 3 bulan sekali. dan dipimpin oleh Kordinator Madrasah. 6)����� Rapat Yayasan dengan Kepala Madrasah dan Staf diadakan sekurangnya satu kali dalam 6 bulan. BAB VI RAPAT-RAPAT Pasal 11 1)����� Rapat pengurus diadakan sesuai dengan Anggaran Dasar Yayasan pasal 11.11)� Tidak menjalankan thariqat selain thariqat Naqsyabandiyah. 5)����� Rapat penyusunan RAPBY diadakan selambatnya satu bulan setelah tersusunnya RAPBM. 3)����� Rapat Kepala Bidang dengan Kepala Madrasah diadakan sekurangkurangnya 3 bulan sekali. dan dipimpin oleh Kepala Bidang masing-masing. BAB VII SUMBER DAN PENGELOLAAN KEUANGAN Pasal 12 1)����� Tanah wakaf 2)����� Pendapatan bulanan yang terdiri dari : a)����� SPP (Syahriyah) b)����� Tasyakur c)����� OSIS 3)����� Pendapatan non bulanan yang terdiri dari : .

c)����� Dana ujian. c)����� Herregistrasi d)���� Kartu SPP e)����� Pendapatan lain yang bersifat insidentil (Uang PPL. kecuali bantuan fisik. dan Non Bulanan. e)����� Surat ijin. f)������ Uang denda. dll.). g)����� Hasil pengembangan usaha masing-masing unit. sesuai dengan peruntukan dan pendapatannya ialah : a)����� Dana Bantuan Pemerintah. 6)����� Dana ujian 7)����� Retribusi pedagang. b)����� Pendapatan Bulanan. 5)����� Bantuan instansi Pemerintah dan swasta. b)����� Raport. surat ijin.a)����� Pendaftaran. 2)����� Dana yang dikelola Madarasah. bukan dari hasil sumbangan masyarakat. Legalisir. Pasal 13 1)����� Semua dana wajib disetorkan kepada Yayasan melalui rekening. d)���� Uang legalisir. uang denda. BAB VIII BISYARAH Pasal 14 . 4)����� Bantuan masyarakat. kecuali Tasyakur.

yang diperuntukkan bagi Kepala Madrasah. 4)����� Tunjangan jabatan. dan Tunjangan Pengabdian bagi Guru ditanggungkan kepada Yayasan. 2)����� Tunjangan jabatan.Bisyarah terdiri dari : 1)����� Bisyarah Pengurus Yayasan. diatas 15 tahun b)����� Golongan B. TU dan Wali Kelas. HR dan Transportasi kehadiran Guru ditanggungkan kepada masing-masing unit. Tunjangan sosial dan kesehatan. yaitu cuti yang diakibatkan kondisi yang tidak memungkinkan untuk melaksanakan tugasnya. yang diperuntukkan bagi Guru dengan melihat lama pengabdiannya. Pasal 15 1)����� Bisyarah Pengurus Yayasan. 2)����� Tunjangan sosial dan kesehatan. . 7)����� Transportasi kehadiran. Wakil Kepala. yaitu hak untuk libur pada hari-hari yang diliburkan Yayasan dan akan tetap mendapatkan bisyarah. BAB IX CUTI Pasal 16 Hak untuk mendapatkan cuti dibedakan menjadi : 1)����� Hak cuti umum. 3)����� Tunjangan Hari Raya (THR). antara 10 tahun sampai 15 tahun c)����� Golongan C. Tunjangan Hari Raya (THR). 5)����� Tunjangan Pengabdian. 2)����� Cuti bersyarat. yaitu : a)����� Golongan A. antara 5 tahun sampai 10 6)����� HR mengajar Guru dihitung berdasarkan atas beban mata pelajaran dan jam.

4)����� Bagi guru yang dinyatakan cuti bersyarat tetap diberikan tunjangannya. .3)����� Hak cuti bersyarat diberikan kepada yang memerlukan melalui pengajuan ijin cuti terlebih dahulu kepada Yayasan melalui Koordinator Pendidikan. kecuali HR dan Transportasi mengajarnya akan diberikan kepada penggantinya. BAB X SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN Pasal 17 1)����� Semua pengadaan sarana dan prasarana pendidikan dilaksanakan oleh Koordinator Pendidikan melalui Bidang Sarana dan Prasarana dan dikontrol oleh Yayasan. 4)����� Peraturan ini berlaku sejak ditetapkan. BAB XI ATURAN TAMBAHAN Pasal 18 1)����� Anggaran Rumah tangga ini akan ditinjau kembali apabila dianggap perlu. 2)����� Koreksi terhadap Anggaran Rumah Tangga ini dapat dilakukan sewaktuwaktu. 2)����� Perawatan sarana dan prasarana pendidikan dilaksanakan oleh masingmasing unit dan dibebankan pada keuangan unit. 3)����� Setiap personal dilingkungan YPRU diharuskan mengetahui isi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ini.

dan persatuan warga Pondok Modern Darussala. DAN KEDUDUKAN Pasal 1 Nama : Organisasi ini bernama “Ikatan Keluarga Pondok Modern Darussalam Bogor” disingkat IKPD Bogor Pasal 2 Sifat : Organisasi ini bersifat kekeluargaan Pasal 3 Waktu : IKPD Bogor didirikan pada tanggal 17 Ramadan 1412 H/22 Maret 1992 M di Bogor. mempertahankan kepribadian bangsa Indonesia serta aktif berbakti kepada agama. persaudaraan. maka dengan memohon taufik dan hidayah Allah SWT. WAKTU. Pasal 4 Kedudukan : Pimpinan Pusat IKPD Bogor berkedudukan di Pondok Modern Darussalam Bogor. BAB II ASAS DAN TUJUAN . kami membentuk organisasi Ikatan Keluarga Pondok Modern Bogor dengan Anggaran Dasar sebagai berikut: BAB I NAMA. Keluarga Pondok Modern Bogor insyaf akan kewajiban untuk menjunjung tinggi agama Islam. dan negara serta sadar akan fungsi Pondok Modern Bogor sebagai lembaga Pendidikan Islam yang membentuk karakter umat dan berkhidmat kepada masyarakat guna kesejahteraan lahir batin. SIFAT. bangsa. untuk waktu yang tidak terbatas.AD & ART AD & ART ANGGARAN DASAR IKATAN KELUARGA PONDOK MODERN (IKPD) BOGOR MUKADIMAH Bismillahirrahmanirrahin Kami. dunia akhirat. Dengan penuh rasa tanggung jawab atas terselenggaranya kekeluargaan.

Turut serta dalam membangun masyarakat. Usaha-usaha lain yang halal dan tidak mengikat BAB V ORGANISASI Pasal 9 Anggota : . IKPD Bogor mengadakan kegiatan di bidang: a. BAB III KEGIATAN Pasal 7 1. Dakwah dan sosial c. 4. 3. Mempertinggi budi pekerti dan kecerdasan para anggota dalam rangka pengabdian kepada Allah SWT serta berkhidmad kepada Bangsa dan Negara. Mempererat kekeluargaan dan membina persatuan umat. Publikasi dan penerbitan e. Lain-lain BAB IV KEUANGAN Pasal 8 Sumber Dana : Dana IKPD Bogor didapat dari: 1. Mengusahakan kesejahteraan anggota. Departemen Keputrian f. Membantu Pondok Modern Darussalam Bogor b. 2. Membantu para alumni dan lembaga pendidikan alumni Pondok Modern Darussalam Bogor c. Usaha ekonomi d. 2.Pasal 5 Asas : IKPD Bogor berasaskan Islam Pasal 6 Tujuan : IKPD Bogor bertujuan: 1. Pendidikan b. Turut serta bertanggung jawab atas kelangsungan hidup Pondok Modern Darussalam Bogor dalam rangka mencapai cita-cita menjujung tinggi agama Islam sesuai dengan Piagam Penyerahan Wakaf Pondok Modern pada tanggal 17 Ramadan 1412 H/22 Maret 1992 M. Uang iuran anggota tahunan 2. IKPD Bogor berusaha untuk: a.

Pimpinan Pusat 2. Anggota kehormatan Pasal 10 Pimpinan : Pimpinan IKPD Bogor terdiri dari: 1. Musyawarah IKPD Bogor terdiri dari: a. Sidang Pengurus Pusat 2. Musyawarah Besar Luar Biasa c. pada tanggal 21 Rajab 1384 / 26 BAB VIII PENGESAHAN . Di dalam IKPD Bogor keputusan tertinggi dipegang oleh Musyawarah Besar Pasal 12 Sidang : Sidang IKPD Bogor terdiri dari: 1.Anggota IKPD Bogor terdiri dari: 1. Sidang Pengurus Cabang 3. Anggota biasa 2. Musyawarah Besar III IKPD di Jakarta. Musyawarah Besar b. Rapat Kerja Pusat dan Cabang BAB VII KETENTUAN UMUM DAN PERUBAHAN Pasal 13 Hal-hal yang belum tercantum dalam Anggaran Dasar ini akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga. Pimpinan Cabang BAB VI MUSYAWARAH DAN SIDANG Pasal 11 Musyawarah : 1. Pasal 15 Perubahan Anggaran Dasar ini telah dilakukan oleh: 1. Musyawarah Cabang 2. Pasal 14 Anggaran Dasar ini hanya dapat diubah dalam Musyawarah Besar dengan dikuatkan oleh Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Bogor.

Perdagangan umum. Syahrulwardi ANGGARAN RUMAH TANGGA IKATAN KELUARGA PONDOK MODERN DARUSSALAM (IKPD) BOGOR BAB I KEGIATAN Pasal 1 Pendidikan : 1. Pasal 3 Usaha dan Ekonomi Mengadakan usaha ekonomi di bidang: 1. . 3. pada tanggal 17 Juli 2011 saat dilakukan Reuni Akbar Alumni Pondok Modern Darussalam Bogor. Pasal 2 Dakwah dan Sosial : 1. . 3. 2. Perubahan Anggaran Dasar ini disahkan oleh Musyawarah Besar II IKPD di Darussalam Bogor. Mempererat silaturrahim para da’i 5. infak. Industri.Pasal 16 1. dan shodaqoh untuk kepentingan dakwah. Mendirikan tempat-tempat ibadah. Memanfaatkan zakat. Mengadakan kursus da’i. 2. Mengadakan kegiatan kependidikan dan usaha-usaha lain yang dapat mendidik para anggotanya dan masyarakat. 4. baik umum maupun agama. Pasal 4 Publikasi dan Penerbitan : 1. Perubahan Anggaran Dasar ini dikuatkan oleh Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Bogor Ditetapkan di Wisma Darussalam Ahad. Menyebarluaskan informasi terbaru tentang Pondok Modern dari IKPD. 17 Juli 2011 Pimpinan Sidang Ust. Mengadakan kelompok pengajian/majelis taklim. 3. 2. Jasa. Mengadakan lembaga-lembaga pendidikan. 2. Mengadakan/membantu terlaksananya Pondok Pesantren dengan Sistem Gontor.

2. 3. Pasal 8 Anggota Kehormatan : Anggota kehormatan adalah setiap muslim yang berjasa terhadap IKPD Bogor dan atau kepada Pondok Modern Darussalam Bogor. Meninggal dunia.00 (lima puluh ribu rupiah) setiap tahun. Setiap anggota mempunyai hak memilih dan dipilih menjadi Pengurus Cabang. BAB III ANGGOTA Pasal 7 Anggota Biasa : Anggota biasa adalah orang laki-laki atau perempuan yang pernah belajar di Pondok Modern Darussalam atau cabang-cabangnya minimal 1 tahun. d. Pasal 10 Hilangnya Keanggotaaan Anggota IKPD Bogor akan kehilangan keanggotaannya apabila: 1. 2. 3. Mengundurkan diri atas kehendak sendiri. Diberhentikan karena merugikan organisasi atau Pondok Modern Bogor. b. Membayar uang iuran Rp 50. Menaati segala peraturan dan keputusan IKPD Bogor. c. c.000. Kewajiban Anggota a. 2. Pasal 9 Hak dan Kewajiban Anggota : 1. Setiap anggota berhak menerima kartu tanda anggota. Menerbitkan buletin. b. Setiap anggota mempunyai hak untuk membela diri sampai ke Musyawarah Besar. Hak Anggota a. Setiap anggota berhak mendapat pembinaan dari IKPD cabang. . Menerbitkan buku dan karya ilmiyah. Menjaga dan menjunjung tinggi nilai baik IKPD Bogor dan Pondok Modern. Pasal 5 Kerjasama : IKPD Bogor dapat bekerjasama dengan organisasi lain yang saling menguntungkan BAB II KEUANGAN Pasal 6 Uang Iuran : Uang iuran 50% untuk pusat dan 50% untuk cabang.

3. 2. Pergantian antarwaktu anggota Pimpinan Pusat IKPD Bogor dilakukan oleh Pimpinan Pusat IKPD Bogor melalui Sidang Pengurus Pusat dengan persetujuan Pimpinan Pondok Modern Bogor dan diumumkan kepada Cabang. seorang sekretaris. Hak Cabang a. 2. dan disahkan/dilantik oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Bogor. Menjaga dan menjunjung tinggi nama baik IKPD Bogor dan Pondok Modern Bogor. BAB V CABANG Pasal 14 Pembentukan Cabang : Cabang dapat dibentuk di suatu daerah yang mempunyai anggota sekurang-kurangnya 9 orang. 2. Setiap Cabang mempunyai hak satu suara dalam Musyawarah Besar b. mandataris Badan Wakaf. Pergantian antarwaktu Ketua Pimpinan Cabang dilakukan oleh Sidang Pengurus Cabang dengan persetujuan Pimpinan Pusat. b. seorang sekretaris. Pimpinan Cabang diajukan dan dipilih oleh anggota Cabang dan disahkan oleh Pimpinan Pusat. Kewajiban Cabang a. Pergantian antarwaktu anggota Pimpinan Cabang dilakukan oleh Pimpinan Cabang dengan persetujuan Pimpinan Pusat. dan seorang bendahara.BAB IV PIMPINAN Pasal 11 Pimpinan Pusat : 1. Pasal 15 Hak dan Kewajiban Cabang : 1. Pasal 13 Pergantian Pengurus : 1. Pasal 12 Pimpinan Cabang : 1. 2. . Pimpinan Pusat sekurang-kurangnya terdiri dari: seorang ketua. dan seorang bendahara. 4. Mentaati AD & ART IKPD Bogor dan segala kebijaksanaan PP-IKPD Bogor. Calon-calon Pimpinan Pusat diajukan oleh Pimpinan Pondok Modern Bogor untuk dipilih oleh Mubes setelah calon menyampaikan visi dan misi. Pimpinan Cabang sekurang-kurangnya terdiri dari: seorang ketua. Pergantian antarwaktu Ketua Pimpinan Pusat dilakukan oleh Pimpinan Pondok Modern Bogor. Setiap Cabang berhak mendapatkan pembinaan dari PP-IKPD Bogor.

musyawarah/sidang diundurkan sampai 1 (satu) jam. Musyawarah Besar Luar Biasa diselenggarakan atas Prakarsa PP-IKPD Bogor atau pimpinan Pondok Modern Bogor atau diusulkan oleh sekurang-kurangnnya dua pertiga jumlah Cabang. sekretaris. 3. 2. BAB VIII ATURAN UMUM DAN PERUBAHAN Pasal 20 Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ditetapkan oleh Pimpinan Pusat IKPM. Sidang Pengurus adalah permusyawaratan eksekutif organisasi. Musyawarah Besar diadakan 5 (lima) tahun sekali. BAB VII SIDANG Pasal 18 Sidang Pengurus : 1. Sidang Pengurus Harian dihadiri oleh ketua. Pasal 19 Syarat Sahnya Musyawarah/Sidang : 1. Sidang perngurus terdiri dari: a. Pasal 17 Biaya Musyawarah : 4. b. 2. Pasal 21 Anggaran Rumah Tangga ini hanya dapat diubah oleh Musyawarah Besar . 2. Biaya Musyawarah Besar dan Musyawarah Besar Luar Biasa ditanggung oleh Pimpinan Pusat bersama-sama Cabang.BAB VI MUSYAWARAH Pasal 16 Penyelenggaraan Musyawarah : 1. Sidang Lengkap dihadiri oleh seluruh pengurus 3. Rapat Kerja diadakan untuk mengevaluasi dan membuat program kerja organisasi. Pimpinan Cabang sebagai peserta dan undangan yang ditentukan oleh Pimpinan Pusat sebagai Peninjau. dihadiri oleh Pimpinan Pusat. 5. Setiap Musyawarah/sidang dianggap sah apabila dihadiri oleh setengah lebih dari jumlah yang berhak hadir dan berada di tempat kedudukan organisasi. selanjutnya dianggap sah tanpa memperhatikan kuorum. dan bendahara. Musyawarah Cabang diadakan 3 (tiga) tahun sekali dihadiri oleh anggota dan pengurus Cabang. Apabila kuorum tidak terpenuhi. Biaya Musyawarah Cabang ditanggung oeh Pimpinan Cabang.

pada tanggal 17 Juli 2011 BAB IX PENGESAHAN Pasal 23 1. 17 Juli 2011. Perubahan Anggaran Rumah Tangga ini disahkan oleh Musyawarah Besar II IKPD di Darussalam Bogor. Ditetapkan di Darussalam Ahad.Pasal 22 Perubahan Anggaran Rumah Tangga ini telah dilakukan oleh: 1. Musyawarah Besar II IKPD di Bogor. Syahrulwardi . 2. pada tanggal 17 Juli 2011. Perubahan Anggaran Rumah Tangga ini dikuatkan oleh Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Bogor. Pimpinan Sidang Ust.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful