PROPOSAL PENGAJUAN KOLOKIUM FISIKA PENGARUH BENTUK GEOMETRI LOGAM TEMBAGA TERHADAP KECEPATAN PERAMBATAN PANAS SECARA KONDUKSI

Disusunoleh: SHOFYAN ADI PRASETYO 10302241015

JURUSAN PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2013

akan menelti kecepatan perambatan panas dari suatu titik ke titik yang lain. Bahan yang digunakan adalah Logam tembaga dengan pertimbangan bahwa logam tersebut mudah ditemukan dan mudah dibuat berbagai macam geometri. yaitu filamen pemanas yang terbuat dari logam. segitiga. David. Dalam kompor listrik terdapat bagian yang sangat penting untuk menunjang kerjanya.BAB I PENDAHULUAN A. (Halliday. Apakah bentuk geometri logam berpengaruh terhadap kecepatan perambatan panas ? 2. persegi panjang. Sedangkan pada penelitian ini. Latar Belakang Masalah Pada saat ini banyak konsep fisika yang diterapkan dalam kehidupan sehari – hari. Ada filamen panas yang berbentuk menyerupai persegi. Masing-masing zat mempunyai karakteristiknya sendiri. Namun penjelasan ilmiah fenomena tersebut belum secara jelas dan khusus ada. Bentuk geometri seperti apakah yang paling cepat dalam merambatkan panas ? . tetapi kemudian kenaikannya akan lebih lamban sampai temperatur cola tersebut sama dengan temperatur ruangan (keduanya dalam kesetimbangan termal). antara lain kompor listrik. dan lain sebagainya. Robert Resnick dan Jearl Walker. Identifikasi Masalah Dari latar belakang masalah diatas dapat diidentifikasikan masalah yaitu : 1. Penelitian yang sejenis juga pernah dilakukan oleh Mukti. Dan uniknya bentuk geometri filamen pemanas antara kompor listrik yang satu dengan kompor listrik yang lain berbeda – beda. Seperti halnya ketika kita mengambil sekaleng cola dari kulkas dan membiarkannya di meja dapur. 2010:521). Kenaikan suhu suatu zat berbeda-beda satu sama lain. maka temperature cola akan naik dengan cepat pada awalnya. B. penelitian tersebut meneliti tentang perambatan panas secara keseluruhan pada logam besi. Mengacu pada latar belakang di atas maka peneliti akan melakukan penelitian berjudul “ PENGARUH BENTUK GEOMETRI LOGAM TEMBAGA TERHADAP KECEPATAN PERAMBATAN PANAS SECARA KONDUKSI”.

Bagaimanakah bentuk geometri logam yang paling cepat dalam merambatkan panas? E. Rumusan Masalah Rumusan masalah dari penelitian ini adalah: 1. D. 2. Bagaimanakahpengaruh geometri logam terhadap kecepatan perambatan panas? 2. Manfaat Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah dapat digunakan sebagai salah satu bahan acuan dalam membuat alat – alat yang berhubungan dengan perambatan suhu dan geometri filamen pemanas.C. Sehingga alat yang dihasilkan dapat bekerja secara optimal dan efisien dalam pembuatannya. Batasan Masalah Dalam penelitian ini dibatasi pada pengaruh geometri logam terhadap kecepatan perambatan panas dan bentuk geometri logam yang paling cepat dalam merambatan panas. Tujuan Tujuan penelitian ini adalah: 1. Mengetahui pengaruh geometri logam terhadap kecepatan perambatan panas. F. . Mengetahui bentuk geometri logam yang paling cepat dalam merambatkan panas.

Hal ini disebabkan adanya perpindahan kalor yang melalui besi. selang waktu tertentu maka ujung besi yang kamu pegang lama kelamaan terasa semakin panas. semakin cepat ia mengalirkan panas yang diterima dari satu sisi kesisi yang lain.BAB II KAJIAN PUSTAKA Bila sebuah benda dipanaskan atau didinginkan. Secara lebih tepat. Paul A. sebagian dari sifat fisisnya berubah. (Tipler. . temperatur merupakan ukuran energi kinetik molekuler internal rata-rata sebuah benda.Setiap benda mempunyai konduktivitas termal (kemampuan mengalirkan panas) tertentu yang akanmem pengaruhi panas yang dihantarkan daris isi yang panas kesisi yang lebih dingin. Konduksi Panas hanya terjadi apabila terdapat perbedaan temperatur . Semakin tinggi nilai konduktivitas termal suatu benda.Seperti ketika kita memanaskan ujung logam. 1998:560-561) Konduksi atau hantaran adalah perpindahan kalor melalui suatu zat tanpa disertai perpindahan partikel-partikel zat tersebut. Sifat fisis yang berubah dengan temperatur dinamakan sifat termometrik. Temperatur kita kenal sebagian ukuran panas atau dinginnya suatu benda..

Secara sistematis laju kalor konduksi dapat dirumuskan sebagai berikut: Dengan: Q/t = Perpindahan kalor secara konduksi (J s-1 = W) K= koefisien konduksi A= luas permukaan (m2) ΔT = Beda suhu antara kedua ujung (K) .Ada dua macam proses konduksi yaitu konduksi non logam dan konduksi logam. Dalam konduksi logam perpindahan kalor lebih cepat daripada konduksi non logam.

Pembakar spirtus (1 buah) 5. Skema Alat Percobaan Termometer 2 Termometer 1 Pembakar Spirtus Logam Besi Kotak Kayu . 2 buah termometer. Kotak kayu 4.BAB III METODE PENELITIAN A. Alat dan Bahan 1. dan trapesium ) 2. persegi. 3. Kawat besi dengan panjang 25 cm ( dengan geometri : segitiga. Stopwatch (1 buah) B.

Mengeluarkan logam tembaga dari kotak kayu untuk didiamkan selama 10 menit. 11. Mencatat skala yang ditunjukkan termometer. 2. Memposisikan termometer pada kedua ujung besi yang keluar dari kotak kayu. Mencatat waktu yang ditunjukan oleh stopwatch. Memanaskan salah satu ujung besi dengan pembakar spirtus. Mengulagi langkah 1 sampai 9 untuk kawat bergeometri yang lain. 10. Memasukkan logam tembaga bergeometri ke dalam kotak kayu. 5. Mencatat dan menekan tombol start pada stopwatch pada saat skala pada termometer pertama mulai naik (T1).C. Melakukan percobaan ini secara berulang sebanyak lima kali agar memperoleh data yang akurat. 4. 3. 6. 9. Mennganalisis data hasil percobaan. Langkah Kerja 1. 7. Tabulasi Data Percobaan Bentuk Geometri . 8. Menekan tombol stop pada stopwatch pada saat skala pada termometer kedua mulai naik (T2). D.

Langkah – langkah analisis data yang dilakukan adalah : 1. Setelah didapat grafik. 2. Input berupa data akan diolah untuk memperoleh output berupa grafik. Melakukan fitting data. Mengidentifikasi laju perambatan suhu pada setiap bentuk geometri logam. 3. Untuk membantu dalam mengolah data hasil penelitian dilakukan dengan bantuan software microsoft origin. . dalam hal ini hubungan antara bentuk geometri logam terhadap kecepatan perambatan panas.E. kemudian grafik tersebut difitting antara grafik yang satu dan yang lain. Teknik Analisis Data Analisis data pada penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku data. 4. Menentukan waktu pada saat skala pada termometer kedua mulai naik. Plotting data.

Termodinamika. Paul A. Jakarta. Diakses Senin 18 Februari 2013 Pukul 20. Tipler.00 WIB. Robert Resnick dan Jearl Walker. David. Erlangga. .org/wiki/Termodinamika. Halliday. Edisi Ketiga Jilid I. 1998.DAFTAR PUSTAKA Anonim.2010.wikipedia. Fisika Untuk Sains dan Teknik. 2013. Jakarta: Erlangga. (Online) http://id.Fisika Dasar Edisi & Jilid 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.