MAKALAH AGAMA AL-QUR’AN SEBAGAI SUMBER UTAMA AJARAN ISLAM

DISUSUN OLEH : KELOMPOK 5 ANGGOTA : 1. ANTIN AKHINO MADIWA 2. FIKRAN AHMADI 3. NADIA TRI UTARI (1210412029) (1210412030) (1210412039)

JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2013

dengan perbuatan mereka sendiri. seseorang mengalami kesulitan hidup dan tidak kuat menanggungnya. Jarang kita lihat orang yang. yang di naungannya ia berharap menemukan kemerdekaan. kesejahteraan.seperti melakukan bunuh diri. dan perbuatanperbuatan lain yang menyebabkan seseorang kehilangan berbagai sarana kesejahteraan dan ketenangan hidup. memalingkan muka dari kebahagiaan dan kesenangan . Kebahagiaan dan ketenangan merupakan suatu wama khusus di antara warnawama kehidupan yang diinginkan oleh manusia. melukai badan dan menyakiti anggota tubuhnya dan beberapa latihan (riyadhah) berat yang tidak diajarkan agama . Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (QS An-Nahl:89) Adalah amat jelas bahwa dalam Al-Quran terdapat banyak ayat yang mengandung pokok-pokok akidah keagamaan. Hukum-hukum Islam yang mengandung serangkaian pengetahuan tentang akidah. pokok-pokok akhlak dan perbuatan dapat dijumpai sumbernya yang asli dalam ayat-ayat Al-Quran. dalam hidupnya manusia hanya menuju kepada kebahagiaan. Kami tidak perlu menyebutkan semua ayat itu dalam kesempatanyang tidak cukup luas ini. Lebih lanjut kami katakan bahwa pemikiran yang teliti tentang pokokpokok permasalahan berikut dapat menjelaskan kepada kita universalitas kandungan Al-Quran mengenai jalan hidup yang harus ditempuh manusia. sebagian orang menjauhi dunia.dengan alasan berpaling dari dunia.AL-QUR’AN SEBAGAI SUMBER UTAMA AJARAN ISLAM Agama Islam. kesentosaan dan lain-lain. Atau. Al-Quran adalah sumber utama dan mata air yang memancarkan ajaran Islam. " Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar (QS Al-Isra’:9) " (Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. dapat diketahui dasardasar dan perundang-undangannya melalui Al-Quran.sebagai akibat dari parahnya komplikasi itu . Pertama. Sebagai contoh. yang mengandung jalan hidup manusia yang paling sempurna dan memuat ajaran yang menuntun umat manusia kepada kebahagiaan dan kesejahteraan. ketenangan dan pencapaian cita-citanya. Allah berfirman. karena ia berpendapat bahwa hidup dalam kesenangan materi merupakan hidup yang kering. menjalani bermacam latihan badan dan mengharamkan kesenangan materiil untuk dirinya sendiri. kemudian bunuh diri karena beranggapan bahwa kesenangan itu terdapat dalam kematian. usaha yang . keutamaan akhlak dan prinsip-prinsip-umum hukum perbuatan. (hanya) orang yang menderita komplikasi jiwa . Dengan demikian.berpendapat bahwa kebahagiaan terdapat dalam perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan kebahagiaan. Begitulah.

tidur dan bangun. yang memiliki hukum. dalam perbuatan-perbuatan individualnya. sehingga padanya berlaku seperangkat hukum dan tata cara yang dipatuhi oleh sebagian besar individu masyarakat itu. Seseorang. dan membahayakan pada saat yang lain. kemudian bamlah ia berbuat. antara semua perbuatannya itu ada suatu tali kuat yang menghubungkan sebagiannya dengan yang lain. dalam segala keadaan. Yakni. Adapun jika masyarakat itu liar dan tidak mempunyai kebudayaan. Untuk mencapai tujuan yang diidam-idamkan itu. Kalau begitu. Hal ini merupakan suatu kebenaran yang tak dapat diingkari. maka perbuatan-perbuatan masyarakatitu bercorak hukum kebudayaan tersebut. Kedua. duduk dan berdiri. dan pada beberapa keadaan yang lain. pergi dan datang . Perbuatannya itu berdasarkan kehendak jiwa yang diketahuinya dengan jelas. Semua yang dilakukan manusia itu bersumber dari suatu hukum yang ia ketahui universalitasnya dalam dirinya dan yang ia terapkan bagian-bagiannya pada perbuatan dan pekerjaan-pekerjaannya. menyerupai suatu pemerintahan lengkap. kemudian berbuat untuk memenuhi tuntutan-tuntutan itu untuk dirinya sendiri. Karenanya.dilakukan manusia hanyalah untuk menemukan kebahagiaan yang diidam-idamkan yang ia berusaha mewujudkan dan memperolehnya. maka anarkisme akan menguasai.semua perbuatan ini dan perbuatan-perbuatan lain yang dilakukan manusia pada beberapa keadaan. melainkan kebudayaan. Di segi yang lain. Kekuatan aktif dalam pemerintahan itu terlebih dahulu harus menimbang perbuatanperbuatannya dengan hukum-hukum itu. ia hanya melakukan apa pun demi dirinya sendiri. ia harus melakukanperbuatan-perbuatannya menurut hukum dan tata cara tertentu yang . Dan bila tidak bercorak mazhabiah. maka di dalamnya berlaku ketentuan-ketentuan dan hukum-hukum mazhab tersebut. Memang. Seandainya masyarakat itu bcrcorak mazhabiah. harus memiliki tujuan tertentu. dan ikatan sosial mereka pun terpecah. maka manusia. ia merasakan adanya tuntutan-tuntutan hidup yang harus dipenuhinya. atau hukum-hukum yang dihasilkan oleh adanya perbauran berbagai kepercayaan dan tata pergaulan yang kacau. Sebagian menempuh jalan yang masuk akal. mengingat begitu jelas dan gamblangnya persoalan.yakni. bermanfaat baginya pada suatu saat. sedang sebagian yang lain menyalahi jalan yang benar sehingga terperosok ke dalam belantara kesesatan dan menyimpang dad jalan kebenaran. jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut berbeda-beda. Sesungguhnya makan dan minum. kebiasaan dan tata caranya sendiri. merupakan keharusan baginya. Hal itu disebabkan karena manusia yang mempunyai akal hanya melakukan sesuatu setelah ia menghendakinya. Memang. perbuatan-perbuatan yang dilakukan manusia senantiasa berada dalam suatu kerangka peraturan dan hukum tertentu. yang diterima kemanusiaan dan dibolehkan oleh syariat. corak masyarakat. dalam perbuatan-perbuatan individual dan sosialnya. berbeda-beda. Jika tidak. maka padanya berlaku tata pergaulan dan hukumhukum individual yang sewenang-wenang. di bawah pengaruh hukum-hukum yang berlaku dan dominan di dalamnya. tidak merupakan keharusan . Perbuatanperbuatan sosial yang dilakukan dalam suatu masyarakat menyerupai perbuatan individual.

dan mereka kafir kepada kehidupan akhirat. kekuatan dan besarnya. ia berjalan dalam proses penyempurnaan. Dan untuk mencapai tujuan itu ia dibekali alatalat tertentu yang sesuai dengan proses penyempurnaan. " (QS Al-A’raaf:45) Ketiga. Bahkan bekal-bekal yang diberikan kepadanya itu merupakan bukti terkuat bahwa dia adalah seperti yang lainnya di alam ini. Pada saat itulah biji pertama yang disemaikan di bumi benar-benar telah mencapai tujuan yang diidamidamkannya dan kesempurnaan yang ia tuju.ditetapkan oleh agama atau masyarakat.' Orangorang yang beriman dan yang kafir . menghijau dan tumbuh hari demi hari.menuntunnya ke arah kebahagiaan hakiki. dan berubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain sampai terbentuknya bulir-bulir baru. dan tidak ada bukti pasti bahwa manusia menyimpang dari kaidah itu dalam perjalanan alamiahnya menuju tujuan yang ia telah dibekali alat-alat tertentu untuk mencapainya. karena setiap orang mengikuti hukumhukum tertentu dalam perbuatan-perbuatannya. menurut kebiasaan Al-Quran berarti 'jalan hidup. Demikian pula pohon kenari. dan dia telah dilengkapi dengan sarana-sarana untuk mencapainya." (QS Al-Baqarah: 148) Kata ad-din (agama). Dalam perjalanannya ia tidak menempuh perjalanan yang ditempuh olch gandum. atau ditetapkan oleh seseorang atau suatu masyarakat. Semua yang kita saksikan di dalam alam ini mengikuti kaidah yang berlaku ini. dan hukumhukum itu disandarkan kepada Nabi dan wahyu. Al-Quran sendiri menguatkan teori ini ketika ia mengatakan.tidak berproses sebagaimana prosesnya pohon kenari. "Tiap-tiap umat memiliki kiblatnya sendiri yang ia menghadap kepadanya. Kemudian ia menyerap unsur-unsur yang ada di dalam tanah. jalan hidup terbaik dan terkuat manusia adalah jalan hidup berdasarkan fitrah. bukan berdasarkan emosi-emosi dan dorongan-dorongan individual atau sosial. sebagaimana gandum . Sejak hari pertama diletakkan dalam tanah. Dan ia dibekali dengan saranasarana khusus untuk memperoleh unsur-unsur yang harus dipenuhi dalam proses penyempurnaannya itu. fitrah manusia . akan kita ketahui bahwa pohon itu juga berjalan menuju suatu tujuan tertentu sejak hari pertama kejadiannya.sampaisampai yang tidak mengakui keberadaan Allah sekalipun – pasti memiliki suatu agama. Maka berlomba-lombalah dalam kebaikan. atau yang lainnya. yang dalam setiap bulir terdapat banyak biji gandum. Jadi. Jika kita amati secara teliti. Menghijau dan tumbuh sampai terbentuknya bulir-bulir yang lipatannya berisi banyak biji gandum. Allah berfirman : " (yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan itu menjadi bengkok. udara dan lain-lainnya dengan kadar tertentu: Lalu ia merekah.dalam tingkat-tingkat penyempurnaannya .bahkan fitrah alam yang manusia hanyalah merupakan sebagian darinya . Masing-masing dari kedua tanaman itu mempunyai perkembangannya sendiri yang tidak akan dilanggarnya untuk selamalamanya. Dia memiliki tujuan tertentu yang menjamin kebahagiaannya. Tentang musuh-musuh agama Allah. Fitrah itu mengilhami . Sebagai contoh adalah biji gandum.

yang tidak kami sebutkan secara ringkas. ltulah agama yang lurus. dan agar satu potensi tidak mematikan potensi yang lain." (QS Asy-Syams:7-10) "Hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah. bukan orang kuat yang sewenang-wenang dan mengikuti hawa nafsu dan keinginan-keinginannya. kecenderungan dan keinginannya. Pengertian "sesuai dengan kehendak Allah" .” (QS Ali-‘Imran:19) "Barangsiapa rnencari agarna selain lslarn. agar potensi-potensi yang ada dalam dirinya seimbang. bukan oleh tuntutan-tuntutan diri yang bersumber dari emosi yang menyalahi akal.kepada tujuan dan kebahagiaan puncak yanq merupakan tujuan diciptakannya mereka. emosi. kemudian memberinya petunjuk'. dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi " (QS Ali-‘Imran:85) Kesimpulan dati ayat-ayat ini dan ayat-ayat lain yang berkandungan sama. Selanjutnya manusia harus dikuasai oleh akal sehat yang jauh dari kesalahan. adalah bahwa Allah menuntun setiap makhluk-Nya . tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui " (QS ArRuum:30) "Sesungguhnya agama yang diterima Allah adalah lslam.termasuk manusia . dan tak seorang pun berhak membuat dan memberlakukan hukum dan memutuskan segala perkara. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. dan sungguh merugi orang yang mengotorinya. Kemudian Allah memberitahukan kefasikan dan ketakwaannya. Hal ini berarti sesuai dengan kehendak Allah. Yang memberikan ketentuan dan petunjuk. Bahkan setiap bekal harus dimanfaatkan dalam batas-batasnya dan secara benar. Tetapilah fitrah Allah yang la telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Sungguh beruntung orang yang menyucikannya. yang menguasai masyarakat haruslah kebenaran dan yang benar-benar bermanfaat baginya. maka tidak akan diterima. Yakni hukum dan jalan hidup yang dituntut oleh sebab-sebab dan faktor-faktor batiniah dan lahiriah dalam fitrahnya.hukum-hukum terpenting. dan tidak boleh secara membuta mengikuti hawa nafsu. Dan jalan yang benar bagi manusia ialah jalan fitrahnya. Konsekuensi dari agama fitrah (alamiah) adalah manusia tidak boleh menyia-nyiakan bekal-bekal yang diberikan kepadanya." (QS Thaahaa:50) "Yang menciptakan dan menyempurnakan (penciptaan)Nya. Allah berfirman: "Musa berkata: 'Tuhan kami ialah Zat yang telah memberikan kepada tiap-tiap sesuatu bentuk kejadiannya. terbaik dan terkuat yang menjamin kebahagiaannya. karena pembahasan di atas menunjukkan bahwa jalan hidup dan hukum yang bermanfaat bagi manusia dalam kehidupannya adalah yang diilhami fitrahnya. Beqitu pula." (QS Al’A’laa:2-3) "Demi jiwa dan Penyempurnanya. Bukan pula mayoritas yang menyimpang dari kebenaran dan kemaslahatan umum. Pembahasan di atas juga menunjukkan hahwa yang berhak membuat dan memberlakukan hukum hanyalah Allah saja. Maka dalarn perbuatan-perbuatannya manusia harus terikat dengan hukum-hukum individu dan sosial yang bersumber dari fitrahnya.

Al kitab (kitabullah). . “Sesungguhnya Kami-lah yang menunkan al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (Yusuf:2) Allah ta’ala telah menjaga al-Qur’an yang agung ini dari upaya merubah. agar kamu memahaminya.” (al-Insaan:23) Dan firman-Nya. dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya”. Nama ini diterangkan dalam AlQur’an surat al-Baqarah ayat 2 Artinya “Kitab[11] (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya. Kadanq-kadang juga sesuatu aksi dilakukan secara bebas dan berdasarkan kehendak. seperti makan.nam ini di terangkan dalam Al-Qur’an surat al-hijr ayat 9 Artinya “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran.artinya peringatan. Al. seperti peristiwa-peristiwa alam yang terjadi setiap hari.furqan.yang merupakan sinonim dari kata Al Qur’an artinya. menambah. yang dalam hal ini kehendak diatur oleh hukum Allah (iradah tasyri'iah) . Muhammad shallallaahu ‘alaihi wasallam. Inilah yanq dinamakan kemauan alam (iradah takwiniah).kitab suci sebagai petunjuk bagi orang yang bertakwa.nama ini diterangkan dalam surat al Furqan ayat 1 Artinya “Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-Nya. Nama-Nama Al-Qur’an Adapun nama –nama al Qur’an yaitu : 1. minum dan lain-lain. Pengertian Al-Qur’an -Secara Bahasa (Etimologi) Merupakan mashdar (kata benda) dari kata kerja Qoro-’a (‫ )ق رأ‬yang bermakna Talaa (‫[ )ت ال‬keduanya berarti: membaca]. artinya pembeda. Az-zikr. Allah ta’ala berfirman. atau bermakna Jama’a (mengumpulkan. sebab-sebab dan faktor-faktor itu mengambil bentuk pemaksaan sebagai dasar bagi suatu proses. “Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa al-Qur’an dengan berbahasa Arab. mengurangi atau pun menggantikannya. -Secara Syari’at (Terminologi) Adalah Kalam Allah ta’ala yang diturunkan kepada Rasul dan penutup para Nabi-Nya. mengoleksi). Kadang-kadang. 3. agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam”. petunjuk bagi mereka yang bertaqwa” 2. Dia ta’ala telah menjamin akan menjaganya sebagaimana dalam firman-Nya. A. diawali dengan surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surat an-Naas.” (al-Hijr:9) B.adalah bahwa Allah telah menempatkan pada diri manusia sebab-sebab dan faktorfaktor yang mengakibatkan adanya perundanq-undangan dan jalan hidup. Artinya “Sesungguhnya Kami telah menurunkan al-Qur’an kepadamu (hai Muhammad) dengan berangsur-angsur.

Ali Imran (200). 3. Al. yaitu surat-surat pendek seperti al-ikhlas.ketujuh surat itu yaitu al baqarah (286).Al-Qur’an diturunkan sekaligus Al-Qur’an diturunkan secara sekaligus pada malam lailatul qadar kemudiaan diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad saw. al-A’raf (206). Nabi Muhammad SAW akan lebih mudah menghafal serta meneguhkan hati orang yang menerimanya. Pembagian surat dalam Al-Qur’an. dan At-Taubah (129 ayat).kemudian baru diturunkan sedikit demi sedikit kepada Nabi Muhammad saw. yaitu surat yang berisi seratus ayat lebih.ar-rum (60 ayat). Sedangkan terakhir alqu’an turun yakni pada tanggal 9 zulhijjah tahun 10 hijriah yakni surah almaidah ayat 3. Al-Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur pada setiap malam lailatul qadar.”.Tepatnya pada tangal 17 ramadan.Mufashshal. yaitu surat-surat yang berisi kurang dari seratus ayat. D. an-nisa (176). Al-Miuun. AL-Qur’an diturunkan pertama kali pada malam lailatul qadar sekaligus dari Lauhul Mahfuz ke Baitul izzah.4 As-suhuf berate lembaran-lembaran. Misalnya. al an’am (165).surat Hud (123 ayat). C.almaidah (120). Proses turunnya Al-Qur’an Ada 3 pendapat yang berkenaan dengan proses turunnya Al-Qur’an : 1. langsung satu surat.Yusuf (111 ayat). namun sedikit demi sedikit baik beberapa ayat. dan Yunus ( 109) 2. Maksudnya surat-surat tersebut kurang dari seratus ayat.Alquran turun tidak secara sekaligus. Al-Matsaani.Al-Qur’an diturunkan dari Lauhul Mahfuz ke Baitul izzah.Al-Qur’an di turunkan secara berangsur-angsur. Selain itu dengan turun sedikit demi sedikit.surat Al-anfal (75 ayat). Assabi’uthiwaal. dan sebagainya.Maksudnya surat-surat tersebut memiliki ayat sekitar seratus ayat atau lebih. E. 4.suat-surat seperti ini kebannyakan di temukan dalam juz ke 30. 3.bayinah ayat 2 Artinya “(yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al Quran). 2. . 1.ad-duha.dan al-hijr(99 ayat).dan annasr. potongan ayat. Wahyu yang pertama dan terakhir diturunkan . Wahyu yang di turunkan oleh Allah swt kepada nabi Muhammad adalah surat Al-Alaq ayat ke 1-5 di gua hira.seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al. Sejarah turunnya Al-Qur’an Allah SWT menurunkan Al-Qur’an dengan perantaraan malaikat jibril sebagai pengentar wahyu yang disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW di gua hiro pada tanggal 17 ramadhan ketika Nabi Muhammad berusia / berumur 41 tahun yaitu surat al alaq ayat 1 sampai ayat 5.tahun ke 40 bertepatan dengan tanggal 6 Agustus 610 M. Turunnya ayat dan surat disesuaikan dengan kejadian yang ada atau sesuai dengan keperluan.Misalnya. yaitu tujuh surat yang panjang.

politik. Dalam AL-Qur’an banyak diterangkan tentang kisah para nabi dan umat terdahulu. (QS AL Baqarah 2:2) dan (Q. G.Bagi kita. Tujuan Pokok Al-Quran 1.budaya. 3.Adapun ajarannya meliputi persoalan kemanusiaan secara umum seperti hukum.baik umat yang taat melaksanakan perintah Allah maupun yang mereka yang menentang dan mengingkari ajaran Nya.” Pokok Ajaran Dalam Isi Kandungan AlQur’an 1. Petunjuk mengenal syariat dan hukum dengan jalan menerangkan dasar-dasar hukum yang harus diikuti oleh manusia dalam hubungannya dengan Tuhan dan sesamanya. 4. sebagai mukjizat Nabi Muhammad saw.Akan tetapi.S AL-Baqarah 2:185).Ibadah dan Muamalah Kandungan penting dalam Al-Qur’an adalah ibadah dean muamallah.akidah bukan hanya sebagai konsep dasar yang ideal untuk diyakini dalam hati seorang muslim. 2.akidah tau kepercayaan yang diyakini dalam hati seorang muslim itu harus mewujudkan dalam amal perbuatan dan tingkah laku sebagai seorang yang beriman. .ekonomi.Akidah islam adalah keyakinan atau kepercayaan yang diyakini kebenarannya dengan sepenuh hati oleh setiap muslim.S AL-Fusilat 41:44) 2.seperti yang dijelaskan dalam surat (Q.pendidikan.Petunjuk bagi Manusia. 2. F. Allah swt menurunkan Al-Qur’ansebagai petujuk umar manusia. Fungsi Al-Qur’an 1. Petunjuk mengenai akhlak yang murni dengan jalan menerangkan normanorma keagamaan dan susila yang harus diikuti oleh manusia dalam kehidupannya secara individual atau kolektif. 3.ibadah.Akidah akidah adalah keyakinan atau kepercayaan. “Al-Quran adalah petunjuk bagi selunih manusia ke jalan yang harus ditempuh demi kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.ilmu pengethuan dan seni. Atau dengan kata lain yang lebih singkat.social. Peringatan dan pelajaran bagi manusia.Dalam islam.umat uyang akan datang kemudian rentu harus pandai mengambil hikmah dan pelajaran dari kisah-kisah yang diterangkan dalam Al-Qur’an. Turunnya Al-Qur’an merupakan salah satu mukjizat yang dimilki oleh nabi Muhammad saw. Sumber pokok ajaran islam.Lama al-quran diturunkan ke bumi adalah kurang lebih sekitar 22 tahun 2 bulan dan 22 hari. Fungsi AL-Qur’an sebagai sumber ajaran islam sudah diyakini dan diakui kebenarannya oleh segenap hukum islam. Petunjuk akidah dan kepercayaan yang harus dianut oleh manusia yang tersimpul dalam keimanan akan keesaan Tuhan dan kepercayaan akan kepastian adanya hari pembalasan.

hukum perjanjian. 5.tata cara bermuamallah di jelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 82. dan kegiatan kemasyarakatan. 6.Nabi Muhammad saw berhasil menjalankan tugasnya menyampaikan risalah islamiyah. Memberi pedoman dan petunjuk hidup lengkap beserta hukum-hukum untuk kesejahteraan dan kebahagiaan manusia seluruh bangsa di mana pun berada serta segala zaman / periode waktu. Keistimewaan Dan Keutamaan Al-qur’an : 1.transaksi dagang.hukum pidana.Komonikasi dengan Allah atau hablum minallah .hukum perang.Al-Qur’an menaruh perhatian penting terhadap keberadaan kisah di dalamnya.Bukti lain adalah hampir semua surat dalam Al-Qur’an memuat tentang kisah.anhtara lain di sebabkan memiliki komitmen yang tinggi terhadap ajhlak.juga menjadi barometer kesuksesan seseorang dalam melaksanakan tugasnya. AkhlakDalam bahasa Indonesia akhlak dikenal dengan istilah moral . Kisah para nabi dan umat terdahulu yang diterangkan dalam Al-Qur’an antara lain di jelaskan dalam surat al-Furqan ayat 37-39.Selain kedua surat tersebut masih banyak lagi dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknologi seperti dalam kedokteran.pertanian.Seperti dalam surat ar-rad ayat 19 dan al zumar ayat 9.di dalamnya terdapat satu surat yang di namaksn alQasas. Kegiatan seperti itu disebut kegiatan Muamallah. Isyarat pengemban ilmu pengetahuan dan teknologi Al-Qur’an banyak mengimbau manusia untuk mengali dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.seperti silahturahmi.Menurut Al-ur’an tujuan diciptakannya jin dan manusia adalah agar mereka beribadah kepada Allah.jual beli. Kisah-kisah umat terdahuluKisah merupakan kandungan lain dalam AlQur’an.hukum antar bangsa.Hubungan manusia dengan manusia atau hablum minanas .zariyat 51:56) Manusia selain sebagai makhluk pribadi juga sebagai makhluk sosial.Akhlak.Bahkan. 3.Seperti yang dijelaskan dalam (Q.membayar zakat dan lainnya.dan astronomi yang bermanfaat bagi kemjuan dan kesejahteraan umat manusia.manusia memerlukan berbagai kegiatan dan hubungan alat komunikasi . 4.S Az.hukum musyawarah.farmasi. .hukum waris.seperti shalat.di samping memiliki kedudukan penting bagi kehidupan manusia.ketinggian akhlak Beliau itu dinyatakan Allah dalam Al-Qur’an surat alQalam ayat 4.Hukum Secara garis besar Al-Qur’an mengatur beberapa ketentuan tentang hukum seperti hukum perkawinan.

kenapa Qur’an tidak turun kepadanya sekali turun saja? Begitulah. 5. Yang menentukan perbedaan manusia di mata Allah SWT adalah taqwa.Supaya mudah dihapal dan dipahami. HIKMAH DITURUNKANNYA AL-QUR’AN SECARA BERANGSUR-ANGSUR 1. 3.Supaya orang-orang mukmin antusias dalam menerima Qur’an dan giat mengamalkannya. 4. Memiliki ayat-ayat yang menghormati akal pikiran sebagai dasar utama untuk memahami hukum dunia manusia. supaya kami kuatkan hatimu dengannya dan kami membacanya secara tartil (teratur dan benar). Dan ternyata mereka tidak sanggup membuat satu surat saja yang seperti Qur’an. apalagi membuat langsung satu kitab. 3. 5. kelas. Untuk menguatkan hati Nabi Shallahu ‘Alaihi wa Sallam . Melepas kehinaan pada jiwa manusia agar terhindar dari penyembahan terhadap makhluk serta menanamkan tauhid dalam jiwa. . dan lain sebagainya. 6. golongan. Memberi gambaran umum ilmu alam untuk merangsang perkembangan berbagai ilmu.2. Menyamakan manusia tanpa pembagian strata.” (Al-Furqaan: 32) 2. H.Mengiringi kejadian-kejadian di masyarakat dan bertahap dalam menetapkan suatu hukum.Untuk menantang orang-orang kafir yang mengingkari Qur’an karena menurut mereka aneh kalau kitab suci diturunkan secara berangsur-angsur. Memiliki ayat-ayat yang mengagumkan sehingga pendengar ayat suci al-qur’an dapat dipengaruhi jiwanya. 4. Firman -Nya:“Orangorang kafir berkata. Dengan begitu Allah menantang mereka untuk membuat satu surat saja yang (tak perlu melebihi) sebanding dengannya.

05:33.DAFTAR PUSTAKA Ismail. http://www.html .com/2012/11/al-quran-sumber-utamaajaran-islam.muslim-menjawab. http://hbis.05:56.Al-Qur’an Sumber Utama Utama Ajaran Islam.wordpress.2009.2011. Diakses tanggal 18 Maret 2013.com/2009/11/11/makalah-alquran-sebagai-sumber-hukum-islam/ Muslim. Makalah Al-qur’an sebagai Sumber Hukum Islam.Bustaman. Diakses tanggal 18 Maret 2013.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful