MAKALAH AGAMA AL-QUR’AN SEBAGAI SUMBER UTAMA AJARAN ISLAM

DISUSUN OLEH : KELOMPOK 5 ANGGOTA : 1. ANTIN AKHINO MADIWA 2. FIKRAN AHMADI 3. NADIA TRI UTARI (1210412029) (1210412030) (1210412039)

JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2013

usaha yang . Dengan demikian. dalam hidupnya manusia hanya menuju kepada kebahagiaan. dan perbuatanperbuatan lain yang menyebabkan seseorang kehilangan berbagai sarana kesejahteraan dan ketenangan hidup. karena ia berpendapat bahwa hidup dalam kesenangan materi merupakan hidup yang kering. keutamaan akhlak dan prinsip-prinsip-umum hukum perbuatan.seperti melakukan bunuh diri. Jarang kita lihat orang yang. sebagian orang menjauhi dunia. Kami tidak perlu menyebutkan semua ayat itu dalam kesempatanyang tidak cukup luas ini. (hanya) orang yang menderita komplikasi jiwa .sebagai akibat dari parahnya komplikasi itu . dapat diketahui dasardasar dan perundang-undangannya melalui Al-Quran. Al-Quran adalah sumber utama dan mata air yang memancarkan ajaran Islam.berpendapat bahwa kebahagiaan terdapat dalam perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan kebahagiaan. " Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar (QS Al-Isra’:9) " (Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. seseorang mengalami kesulitan hidup dan tidak kuat menanggungnya. Lebih lanjut kami katakan bahwa pemikiran yang teliti tentang pokokpokok permasalahan berikut dapat menjelaskan kepada kita universalitas kandungan Al-Quran mengenai jalan hidup yang harus ditempuh manusia. yang mengandung jalan hidup manusia yang paling sempurna dan memuat ajaran yang menuntun umat manusia kepada kebahagiaan dan kesejahteraan. melukai badan dan menyakiti anggota tubuhnya dan beberapa latihan (riyadhah) berat yang tidak diajarkan agama . pokok-pokok akhlak dan perbuatan dapat dijumpai sumbernya yang asli dalam ayat-ayat Al-Quran. Sebagai contoh. Atau. Kebahagiaan dan ketenangan merupakan suatu wama khusus di antara warnawama kehidupan yang diinginkan oleh manusia. ketenangan dan pencapaian cita-citanya. yang di naungannya ia berharap menemukan kemerdekaan. dengan perbuatan mereka sendiri. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (QS An-Nahl:89) Adalah amat jelas bahwa dalam Al-Quran terdapat banyak ayat yang mengandung pokok-pokok akidah keagamaan. Allah berfirman. memalingkan muka dari kebahagiaan dan kesenangan . Begitulah. Hukum-hukum Islam yang mengandung serangkaian pengetahuan tentang akidah. kesentosaan dan lain-lain. Pertama.AL-QUR’AN SEBAGAI SUMBER UTAMA AJARAN ISLAM Agama Islam.dengan alasan berpaling dari dunia. kemudian bunuh diri karena beranggapan bahwa kesenangan itu terdapat dalam kematian. menjalani bermacam latihan badan dan mengharamkan kesenangan materiil untuk dirinya sendiri. kesejahteraan.

Kedua. kemudian bamlah ia berbuat. dan ikatan sosial mereka pun terpecah. menyerupai suatu pemerintahan lengkap. dan membahayakan pada saat yang lain. ia merasakan adanya tuntutan-tuntutan hidup yang harus dipenuhinya. dalam perbuatan-perbuatan individual dan sosialnya. merupakan keharusan baginya. berbeda-beda. Untuk mencapai tujuan yang diidam-idamkan itu. bermanfaat baginya pada suatu saat. yang diterima kemanusiaan dan dibolehkan oleh syariat.dilakukan manusia hanyalah untuk menemukan kebahagiaan yang diidam-idamkan yang ia berusaha mewujudkan dan memperolehnya. maka anarkisme akan menguasai. maka perbuatan-perbuatan masyarakatitu bercorak hukum kebudayaan tersebut. dan pada beberapa keadaan yang lain. Hal ini merupakan suatu kebenaran yang tak dapat diingkari. kebiasaan dan tata caranya sendiri. melainkan kebudayaan. ia harus melakukanperbuatan-perbuatannya menurut hukum dan tata cara tertentu yang . corak masyarakat. Kekuatan aktif dalam pemerintahan itu terlebih dahulu harus menimbang perbuatanperbuatannya dengan hukum-hukum itu. Yakni. di bawah pengaruh hukum-hukum yang berlaku dan dominan di dalamnya. maka padanya berlaku tata pergaulan dan hukumhukum individual yang sewenang-wenang. jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut berbeda-beda. harus memiliki tujuan tertentu. atau hukum-hukum yang dihasilkan oleh adanya perbauran berbagai kepercayaan dan tata pergaulan yang kacau. yang memiliki hukum. antara semua perbuatannya itu ada suatu tali kuat yang menghubungkan sebagiannya dengan yang lain. Jika tidak. Dan bila tidak bercorak mazhabiah. Seandainya masyarakat itu bcrcorak mazhabiah. ia hanya melakukan apa pun demi dirinya sendiri. Semua yang dilakukan manusia itu bersumber dari suatu hukum yang ia ketahui universalitasnya dalam dirinya dan yang ia terapkan bagian-bagiannya pada perbuatan dan pekerjaan-pekerjaannya. maka di dalamnya berlaku ketentuan-ketentuan dan hukum-hukum mazhab tersebut. Karenanya. dalam perbuatan-perbuatan individualnya. Seseorang. Memang. Sebagian menempuh jalan yang masuk akal. perbuatan-perbuatan yang dilakukan manusia senantiasa berada dalam suatu kerangka peraturan dan hukum tertentu. maka manusia. Adapun jika masyarakat itu liar dan tidak mempunyai kebudayaan. Memang. dalam segala keadaan. Perbuatannya itu berdasarkan kehendak jiwa yang diketahuinya dengan jelas. mengingat begitu jelas dan gamblangnya persoalan. Sesungguhnya makan dan minum. kemudian berbuat untuk memenuhi tuntutan-tuntutan itu untuk dirinya sendiri. sedang sebagian yang lain menyalahi jalan yang benar sehingga terperosok ke dalam belantara kesesatan dan menyimpang dad jalan kebenaran.semua perbuatan ini dan perbuatan-perbuatan lain yang dilakukan manusia pada beberapa keadaan. Perbuatanperbuatan sosial yang dilakukan dalam suatu masyarakat menyerupai perbuatan individual. duduk dan berdiri. tidak merupakan keharusan . Hal itu disebabkan karena manusia yang mempunyai akal hanya melakukan sesuatu setelah ia menghendakinya.yakni. tidur dan bangun. pergi dan datang . Di segi yang lain. sehingga padanya berlaku seperangkat hukum dan tata cara yang dipatuhi oleh sebagian besar individu masyarakat itu. Kalau begitu.

Masing-masing dari kedua tanaman itu mempunyai perkembangannya sendiri yang tidak akan dilanggarnya untuk selamalamanya. Maka berlomba-lombalah dalam kebaikan.menuntunnya ke arah kebahagiaan hakiki. atau yang lainnya. "Tiap-tiap umat memiliki kiblatnya sendiri yang ia menghadap kepadanya. menurut kebiasaan Al-Quran berarti 'jalan hidup. Sejak hari pertama diletakkan dalam tanah. sebagaimana gandum .dalam tingkat-tingkat penyempurnaannya . karena setiap orang mengikuti hukumhukum tertentu dalam perbuatan-perbuatannya. Sebagai contoh adalah biji gandum. dan hukumhukum itu disandarkan kepada Nabi dan wahyu.ditetapkan oleh agama atau masyarakat.bahkan fitrah alam yang manusia hanyalah merupakan sebagian darinya . Menghijau dan tumbuh sampai terbentuknya bulir-bulir yang lipatannya berisi banyak biji gandum.tidak berproses sebagaimana prosesnya pohon kenari. Fitrah itu mengilhami . atau ditetapkan oleh seseorang atau suatu masyarakat. jalan hidup terbaik dan terkuat manusia adalah jalan hidup berdasarkan fitrah. Dia memiliki tujuan tertentu yang menjamin kebahagiaannya. Allah berfirman : " (yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan itu menjadi bengkok." (QS Al-Baqarah: 148) Kata ad-din (agama). Kemudian ia menyerap unsur-unsur yang ada di dalam tanah. Al-Quran sendiri menguatkan teori ini ketika ia mengatakan. dan tidak ada bukti pasti bahwa manusia menyimpang dari kaidah itu dalam perjalanan alamiahnya menuju tujuan yang ia telah dibekali alat-alat tertentu untuk mencapainya. Dalam perjalanannya ia tidak menempuh perjalanan yang ditempuh olch gandum.' Orangorang yang beriman dan yang kafir . Dan untuk mencapai tujuan itu ia dibekali alatalat tertentu yang sesuai dengan proses penyempurnaan. fitrah manusia . udara dan lain-lainnya dengan kadar tertentu: Lalu ia merekah.sampaisampai yang tidak mengakui keberadaan Allah sekalipun – pasti memiliki suatu agama. Dan ia dibekali dengan saranasarana khusus untuk memperoleh unsur-unsur yang harus dipenuhi dalam proses penyempurnaannya itu. Demikian pula pohon kenari. bukan berdasarkan emosi-emosi dan dorongan-dorongan individual atau sosial. Tentang musuh-musuh agama Allah. kekuatan dan besarnya. dan mereka kafir kepada kehidupan akhirat. menghijau dan tumbuh hari demi hari. Jika kita amati secara teliti. ia berjalan dalam proses penyempurnaan. yang dalam setiap bulir terdapat banyak biji gandum. Semua yang kita saksikan di dalam alam ini mengikuti kaidah yang berlaku ini. dan dia telah dilengkapi dengan sarana-sarana untuk mencapainya. Pada saat itulah biji pertama yang disemaikan di bumi benar-benar telah mencapai tujuan yang diidamidamkannya dan kesempurnaan yang ia tuju. dan berubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain sampai terbentuknya bulir-bulir baru. " (QS Al-A’raaf:45) Ketiga. Jadi. Bahkan bekal-bekal yang diberikan kepadanya itu merupakan bukti terkuat bahwa dia adalah seperti yang lainnya di alam ini. akan kita ketahui bahwa pohon itu juga berjalan menuju suatu tujuan tertentu sejak hari pertama kejadiannya.

Tetapilah fitrah Allah yang la telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. emosi. bukan oleh tuntutan-tuntutan diri yang bersumber dari emosi yang menyalahi akal. maka tidak akan diterima.hukum-hukum terpenting. Bukan pula mayoritas yang menyimpang dari kebenaran dan kemaslahatan umum. dan tidak boleh secara membuta mengikuti hawa nafsu. Allah berfirman: "Musa berkata: 'Tuhan kami ialah Zat yang telah memberikan kepada tiap-tiap sesuatu bentuk kejadiannya. yang menguasai masyarakat haruslah kebenaran dan yang benar-benar bermanfaat baginya. Hal ini berarti sesuai dengan kehendak Allah. Yakni hukum dan jalan hidup yang dituntut oleh sebab-sebab dan faktor-faktor batiniah dan lahiriah dalam fitrahnya. agar potensi-potensi yang ada dalam dirinya seimbang. kecenderungan dan keinginannya.termasuk manusia . kemudian memberinya petunjuk'." (QS Al’A’laa:2-3) "Demi jiwa dan Penyempurnanya. Konsekuensi dari agama fitrah (alamiah) adalah manusia tidak boleh menyia-nyiakan bekal-bekal yang diberikan kepadanya. Beqitu pula. Selanjutnya manusia harus dikuasai oleh akal sehat yang jauh dari kesalahan. Pembahasan di atas juga menunjukkan hahwa yang berhak membuat dan memberlakukan hukum hanyalah Allah saja. Sungguh beruntung orang yang menyucikannya. adalah bahwa Allah menuntun setiap makhluk-Nya . Tidak ada perubahan pada fitrah Allah.kepada tujuan dan kebahagiaan puncak yanq merupakan tujuan diciptakannya mereka. Dan jalan yang benar bagi manusia ialah jalan fitrahnya. Kemudian Allah memberitahukan kefasikan dan ketakwaannya. Maka dalarn perbuatan-perbuatannya manusia harus terikat dengan hukum-hukum individu dan sosial yang bersumber dari fitrahnya. Bahkan setiap bekal harus dimanfaatkan dalam batas-batasnya dan secara benar. ltulah agama yang lurus. dan sungguh merugi orang yang mengotorinya. dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi " (QS Ali-‘Imran:85) Kesimpulan dati ayat-ayat ini dan ayat-ayat lain yang berkandungan sama. dan tak seorang pun berhak membuat dan memberlakukan hukum dan memutuskan segala perkara. karena pembahasan di atas menunjukkan bahwa jalan hidup dan hukum yang bermanfaat bagi manusia dalam kehidupannya adalah yang diilhami fitrahnya. Yang memberikan ketentuan dan petunjuk.” (QS Ali-‘Imran:19) "Barangsiapa rnencari agarna selain lslarn. bukan orang kuat yang sewenang-wenang dan mengikuti hawa nafsu dan keinginan-keinginannya." (QS Asy-Syams:7-10) "Hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah. Pengertian "sesuai dengan kehendak Allah" . terbaik dan terkuat yang menjamin kebahagiaannya. tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui " (QS ArRuum:30) "Sesungguhnya agama yang diterima Allah adalah lslam." (QS Thaahaa:50) "Yang menciptakan dan menyempurnakan (penciptaan)Nya. dan agar satu potensi tidak mematikan potensi yang lain. yang tidak kami sebutkan secara ringkas.

Al. Al kitab (kitabullah). agar kamu memahaminya. “Sesungguhnya Kami-lah yang menunkan al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. Nama ini diterangkan dalam AlQur’an surat al-Baqarah ayat 2 Artinya “Kitab[11] (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya.nam ini di terangkan dalam Al-Qur’an surat al-hijr ayat 9 Artinya “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran. agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam”. Inilah yanq dinamakan kemauan alam (iradah takwiniah).adalah bahwa Allah telah menempatkan pada diri manusia sebab-sebab dan faktorfaktor yang mengakibatkan adanya perundanq-undangan dan jalan hidup. seperti makan. Kadang-kadang.nama ini diterangkan dalam surat al Furqan ayat 1 Artinya “Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-Nya. 3. diawali dengan surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surat an-Naas. atau bermakna Jama’a (mengumpulkan. -Secara Syari’at (Terminologi) Adalah Kalam Allah ta’ala yang diturunkan kepada Rasul dan penutup para Nabi-Nya. Allah ta’ala berfirman. A.” (Yusuf:2) Allah ta’ala telah menjaga al-Qur’an yang agung ini dari upaya merubah. sebab-sebab dan faktor-faktor itu mengambil bentuk pemaksaan sebagai dasar bagi suatu proses.” (al-Insaan:23) Dan firman-Nya. yang dalam hal ini kehendak diatur oleh hukum Allah (iradah tasyri'iah) . “Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa al-Qur’an dengan berbahasa Arab. mengurangi atau pun menggantikannya. Muhammad shallallaahu ‘alaihi wasallam.kitab suci sebagai petunjuk bagi orang yang bertakwa. Az-zikr. dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya”. artinya pembeda. menambah. Kadanq-kadang juga sesuatu aksi dilakukan secara bebas dan berdasarkan kehendak.furqan. . minum dan lain-lain. petunjuk bagi mereka yang bertaqwa” 2. Nama-Nama Al-Qur’an Adapun nama –nama al Qur’an yaitu : 1. seperti peristiwa-peristiwa alam yang terjadi setiap hari.yang merupakan sinonim dari kata Al Qur’an artinya. Dia ta’ala telah menjamin akan menjaganya sebagaimana dalam firman-Nya. mengoleksi). Artinya “Sesungguhnya Kami telah menurunkan al-Qur’an kepadamu (hai Muhammad) dengan berangsur-angsur. Pengertian Al-Qur’an -Secara Bahasa (Etimologi) Merupakan mashdar (kata benda) dari kata kerja Qoro-’a (‫ )ق رأ‬yang bermakna Talaa (‫[ )ت ال‬keduanya berarti: membaca].” (al-Hijr:9) B.artinya peringatan.

dan annasr. Sedangkan terakhir alqu’an turun yakni pada tanggal 9 zulhijjah tahun 10 hijriah yakni surah almaidah ayat 3. 1.Mufashshal.”.kemudian baru diturunkan sedikit demi sedikit kepada Nabi Muhammad saw. Wahyu yang di turunkan oleh Allah swt kepada nabi Muhammad adalah surat Al-Alaq ayat ke 1-5 di gua hira. . al-A’raf (206).ketujuh surat itu yaitu al baqarah (286).surat Hud (123 ayat). Pembagian surat dalam Al-Qur’an. langsung satu surat. Ali Imran (200).Al-Qur’an diturunkan sekaligus Al-Qur’an diturunkan secara sekaligus pada malam lailatul qadar kemudiaan diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad saw.dan al-hijr(99 ayat). 2. Maksudnya surat-surat tersebut kurang dari seratus ayat. Sejarah turunnya Al-Qur’an Allah SWT menurunkan Al-Qur’an dengan perantaraan malaikat jibril sebagai pengentar wahyu yang disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW di gua hiro pada tanggal 17 ramadhan ketika Nabi Muhammad berusia / berumur 41 tahun yaitu surat al alaq ayat 1 sampai ayat 5. D. 3. potongan ayat.Tepatnya pada tangal 17 ramadan. yaitu surat-surat pendek seperti al-ikhlas. 3. Al-Miuun. namun sedikit demi sedikit baik beberapa ayat. dan At-Taubah (129 ayat). yaitu surat yang berisi seratus ayat lebih. Selain itu dengan turun sedikit demi sedikit.seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al. 4. Misalnya.ad-duha. Al. C.Yusuf (111 ayat). AL-Qur’an diturunkan pertama kali pada malam lailatul qadar sekaligus dari Lauhul Mahfuz ke Baitul izzah.Al-Qur’an di turunkan secara berangsur-angsur. yaitu surat-surat yang berisi kurang dari seratus ayat. Al-Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur pada setiap malam lailatul qadar. E. yaitu tujuh surat yang panjang. dan Yunus ( 109) 2. dan sebagainya. Turunnya ayat dan surat disesuaikan dengan kejadian yang ada atau sesuai dengan keperluan. Nabi Muhammad SAW akan lebih mudah menghafal serta meneguhkan hati orang yang menerimanya.ar-rum (60 ayat).Misalnya.bayinah ayat 2 Artinya “(yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al Quran). al an’am (165). an-nisa (176).almaidah (120). Wahyu yang pertama dan terakhir diturunkan .surat Al-anfal (75 ayat).tahun ke 40 bertepatan dengan tanggal 6 Agustus 610 M. Assabi’uthiwaal.Al-Qur’an diturunkan dari Lauhul Mahfuz ke Baitul izzah.Maksudnya surat-surat tersebut memiliki ayat sekitar seratus ayat atau lebih.4 As-suhuf berate lembaran-lembaran.suat-surat seperti ini kebannyakan di temukan dalam juz ke 30. Al-Matsaani. Proses turunnya Al-Qur’an Ada 3 pendapat yang berkenaan dengan proses turunnya Al-Qur’an : 1.Alquran turun tidak secara sekaligus.

seperti yang dijelaskan dalam surat (Q.Akidah akidah adalah keyakinan atau kepercayaan.social. 4.umat uyang akan datang kemudian rentu harus pandai mengambil hikmah dan pelajaran dari kisah-kisah yang diterangkan dalam Al-Qur’an. 3.Lama al-quran diturunkan ke bumi adalah kurang lebih sekitar 22 tahun 2 bulan dan 22 hari. Dalam AL-Qur’an banyak diterangkan tentang kisah para nabi dan umat terdahulu.budaya.Adapun ajarannya meliputi persoalan kemanusiaan secara umum seperti hukum. G. (QS AL Baqarah 2:2) dan (Q. Petunjuk mengenai akhlak yang murni dengan jalan menerangkan normanorma keagamaan dan susila yang harus diikuti oleh manusia dalam kehidupannya secara individual atau kolektif.ibadah. .Ibadah dan Muamalah Kandungan penting dalam Al-Qur’an adalah ibadah dean muamallah. “Al-Quran adalah petunjuk bagi selunih manusia ke jalan yang harus ditempuh demi kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.S AL-Baqarah 2:185).Petunjuk bagi Manusia.Bagi kita. Petunjuk mengenal syariat dan hukum dengan jalan menerangkan dasar-dasar hukum yang harus diikuti oleh manusia dalam hubungannya dengan Tuhan dan sesamanya. 3.akidah tau kepercayaan yang diyakini dalam hati seorang muslim itu harus mewujudkan dalam amal perbuatan dan tingkah laku sebagai seorang yang beriman.Dalam islam. Tujuan Pokok Al-Quran 1.pendidikan.baik umat yang taat melaksanakan perintah Allah maupun yang mereka yang menentang dan mengingkari ajaran Nya. Atau dengan kata lain yang lebih singkat.politik. sebagai mukjizat Nabi Muhammad saw.” Pokok Ajaran Dalam Isi Kandungan AlQur’an 1. Turunnya Al-Qur’an merupakan salah satu mukjizat yang dimilki oleh nabi Muhammad saw. F. Peringatan dan pelajaran bagi manusia. 2.ekonomi.Akidah islam adalah keyakinan atau kepercayaan yang diyakini kebenarannya dengan sepenuh hati oleh setiap muslim.S AL-Fusilat 41:44) 2.akidah bukan hanya sebagai konsep dasar yang ideal untuk diyakini dalam hati seorang muslim. Fungsi Al-Qur’an 1.ilmu pengethuan dan seni. Petunjuk akidah dan kepercayaan yang harus dianut oleh manusia yang tersimpul dalam keimanan akan keesaan Tuhan dan kepercayaan akan kepastian adanya hari pembalasan. Fungsi AL-Qur’an sebagai sumber ajaran islam sudah diyakini dan diakui kebenarannya oleh segenap hukum islam. Sumber pokok ajaran islam. Allah swt menurunkan Al-Qur’ansebagai petujuk umar manusia. 2.Akan tetapi.

3. 6.di samping memiliki kedudukan penting bagi kehidupan manusia.Selain kedua surat tersebut masih banyak lagi dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknologi seperti dalam kedokteran.Hubungan manusia dengan manusia atau hablum minanas .Al-Qur’an menaruh perhatian penting terhadap keberadaan kisah di dalamnya.hukum waris.Bukti lain adalah hampir semua surat dalam Al-Qur’an memuat tentang kisah.dan astronomi yang bermanfaat bagi kemjuan dan kesejahteraan umat manusia.Seperti yang dijelaskan dalam (Q.manusia memerlukan berbagai kegiatan dan hubungan alat komunikasi .ketinggian akhlak Beliau itu dinyatakan Allah dalam Al-Qur’an surat alQalam ayat 4.S Az.di dalamnya terdapat satu surat yang di namaksn alQasas.zariyat 51:56) Manusia selain sebagai makhluk pribadi juga sebagai makhluk sosial.membayar zakat dan lainnya.seperti shalat.Akhlak. AkhlakDalam bahasa Indonesia akhlak dikenal dengan istilah moral .hukum perjanjian.hukum pidana.seperti silahturahmi.hukum perang.juga menjadi barometer kesuksesan seseorang dalam melaksanakan tugasnya. Keistimewaan Dan Keutamaan Al-qur’an : 1.pertanian. 4.Hukum Secara garis besar Al-Qur’an mengatur beberapa ketentuan tentang hukum seperti hukum perkawinan. .Nabi Muhammad saw berhasil menjalankan tugasnya menyampaikan risalah islamiyah.tata cara bermuamallah di jelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 82.hukum antar bangsa. Kisah-kisah umat terdahuluKisah merupakan kandungan lain dalam AlQur’an. Memberi pedoman dan petunjuk hidup lengkap beserta hukum-hukum untuk kesejahteraan dan kebahagiaan manusia seluruh bangsa di mana pun berada serta segala zaman / periode waktu.Seperti dalam surat ar-rad ayat 19 dan al zumar ayat 9. Isyarat pengemban ilmu pengetahuan dan teknologi Al-Qur’an banyak mengimbau manusia untuk mengali dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.jual beli.transaksi dagang. Kisah para nabi dan umat terdahulu yang diterangkan dalam Al-Qur’an antara lain di jelaskan dalam surat al-Furqan ayat 37-39.Menurut Al-ur’an tujuan diciptakannya jin dan manusia adalah agar mereka beribadah kepada Allah.hukum musyawarah.Komonikasi dengan Allah atau hablum minallah . dan kegiatan kemasyarakatan. Kegiatan seperti itu disebut kegiatan Muamallah.farmasi. 5.anhtara lain di sebabkan memiliki komitmen yang tinggi terhadap ajhlak.Bahkan.

Untuk menantang orang-orang kafir yang mengingkari Qur’an karena menurut mereka aneh kalau kitab suci diturunkan secara berangsur-angsur. Memberi gambaran umum ilmu alam untuk merangsang perkembangan berbagai ilmu. 3. Yang menentukan perbedaan manusia di mata Allah SWT adalah taqwa. Memiliki ayat-ayat yang menghormati akal pikiran sebagai dasar utama untuk memahami hukum dunia manusia. 5. Memiliki ayat-ayat yang mengagumkan sehingga pendengar ayat suci al-qur’an dapat dipengaruhi jiwanya. golongan. 5. apalagi membuat langsung satu kitab. kenapa Qur’an tidak turun kepadanya sekali turun saja? Begitulah.” (Al-Furqaan: 32) 2.2. kelas. H. Firman -Nya:“Orangorang kafir berkata.Supaya orang-orang mukmin antusias dalam menerima Qur’an dan giat mengamalkannya. dan lain sebagainya. Untuk menguatkan hati Nabi Shallahu ‘Alaihi wa Sallam . 6. .Mengiringi kejadian-kejadian di masyarakat dan bertahap dalam menetapkan suatu hukum. 3. 4. 4.Supaya mudah dihapal dan dipahami. Melepas kehinaan pada jiwa manusia agar terhindar dari penyembahan terhadap makhluk serta menanamkan tauhid dalam jiwa. supaya kami kuatkan hatimu dengannya dan kami membacanya secara tartil (teratur dan benar). Dengan begitu Allah menantang mereka untuk membuat satu surat saja yang (tak perlu melebihi) sebanding dengannya. Dan ternyata mereka tidak sanggup membuat satu surat saja yang seperti Qur’an. Menyamakan manusia tanpa pembagian strata. HIKMAH DITURUNKANNYA AL-QUR’AN SECARA BERANGSUR-ANGSUR 1.

com/2012/11/al-quran-sumber-utamaajaran-islam. http://www.html .com/2009/11/11/makalah-alquran-sebagai-sumber-hukum-islam/ Muslim.05:56. Makalah Al-qur’an sebagai Sumber Hukum Islam. 05:33.DAFTAR PUSTAKA Ismail. Diakses tanggal 18 Maret 2013.muslim-menjawab.Al-Qur’an Sumber Utama Utama Ajaran Islam.2009.wordpress.2011.Bustaman. http://hbis. Diakses tanggal 18 Maret 2013.