MAKALAH AGAMA AL-QUR’AN SEBAGAI SUMBER UTAMA AJARAN ISLAM

DISUSUN OLEH : KELOMPOK 5 ANGGOTA : 1. ANTIN AKHINO MADIWA 2. FIKRAN AHMADI 3. NADIA TRI UTARI (1210412029) (1210412030) (1210412039)

JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2013

dan perbuatanperbuatan lain yang menyebabkan seseorang kehilangan berbagai sarana kesejahteraan dan ketenangan hidup.AL-QUR’AN SEBAGAI SUMBER UTAMA AJARAN ISLAM Agama Islam. pokok-pokok akhlak dan perbuatan dapat dijumpai sumbernya yang asli dalam ayat-ayat Al-Quran. kemudian bunuh diri karena beranggapan bahwa kesenangan itu terdapat dalam kematian. Atau. yang di naungannya ia berharap menemukan kemerdekaan. melukai badan dan menyakiti anggota tubuhnya dan beberapa latihan (riyadhah) berat yang tidak diajarkan agama . Pertama. " Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar (QS Al-Isra’:9) " (Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Allah berfirman.berpendapat bahwa kebahagiaan terdapat dalam perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan kebahagiaan. dalam hidupnya manusia hanya menuju kepada kebahagiaan. seseorang mengalami kesulitan hidup dan tidak kuat menanggungnya. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (QS An-Nahl:89) Adalah amat jelas bahwa dalam Al-Quran terdapat banyak ayat yang mengandung pokok-pokok akidah keagamaan. memalingkan muka dari kebahagiaan dan kesenangan . kesentosaan dan lain-lain.sebagai akibat dari parahnya komplikasi itu . (hanya) orang yang menderita komplikasi jiwa . menjalani bermacam latihan badan dan mengharamkan kesenangan materiil untuk dirinya sendiri. Sebagai contoh. Hukum-hukum Islam yang mengandung serangkaian pengetahuan tentang akidah.dengan alasan berpaling dari dunia. keutamaan akhlak dan prinsip-prinsip-umum hukum perbuatan. kesejahteraan. karena ia berpendapat bahwa hidup dalam kesenangan materi merupakan hidup yang kering. Lebih lanjut kami katakan bahwa pemikiran yang teliti tentang pokokpokok permasalahan berikut dapat menjelaskan kepada kita universalitas kandungan Al-Quran mengenai jalan hidup yang harus ditempuh manusia. Begitulah. Dengan demikian. sebagian orang menjauhi dunia. Kebahagiaan dan ketenangan merupakan suatu wama khusus di antara warnawama kehidupan yang diinginkan oleh manusia. yang mengandung jalan hidup manusia yang paling sempurna dan memuat ajaran yang menuntun umat manusia kepada kebahagiaan dan kesejahteraan. dapat diketahui dasardasar dan perundang-undangannya melalui Al-Quran. Al-Quran adalah sumber utama dan mata air yang memancarkan ajaran Islam. usaha yang . dengan perbuatan mereka sendiri. ketenangan dan pencapaian cita-citanya.seperti melakukan bunuh diri. Jarang kita lihat orang yang. Kami tidak perlu menyebutkan semua ayat itu dalam kesempatanyang tidak cukup luas ini.

Seandainya masyarakat itu bcrcorak mazhabiah. Perbuatannya itu berdasarkan kehendak jiwa yang diketahuinya dengan jelas. kemudian berbuat untuk memenuhi tuntutan-tuntutan itu untuk dirinya sendiri. berbeda-beda. harus memiliki tujuan tertentu. dalam perbuatan-perbuatan individualnya. sedang sebagian yang lain menyalahi jalan yang benar sehingga terperosok ke dalam belantara kesesatan dan menyimpang dad jalan kebenaran. melainkan kebudayaan. Kedua. Hal itu disebabkan karena manusia yang mempunyai akal hanya melakukan sesuatu setelah ia menghendakinya. Seseorang. kemudian bamlah ia berbuat. Jika tidak. Sesungguhnya makan dan minum.dilakukan manusia hanyalah untuk menemukan kebahagiaan yang diidam-idamkan yang ia berusaha mewujudkan dan memperolehnya. tidur dan bangun. Memang. ia hanya melakukan apa pun demi dirinya sendiri. Di segi yang lain. Karenanya. Kalau begitu. Semua yang dilakukan manusia itu bersumber dari suatu hukum yang ia ketahui universalitasnya dalam dirinya dan yang ia terapkan bagian-bagiannya pada perbuatan dan pekerjaan-pekerjaannya. tidak merupakan keharusan . Untuk mencapai tujuan yang diidam-idamkan itu. ia harus melakukanperbuatan-perbuatannya menurut hukum dan tata cara tertentu yang . antara semua perbuatannya itu ada suatu tali kuat yang menghubungkan sebagiannya dengan yang lain. Dan bila tidak bercorak mazhabiah. dan membahayakan pada saat yang lain. Adapun jika masyarakat itu liar dan tidak mempunyai kebudayaan. maka perbuatan-perbuatan masyarakatitu bercorak hukum kebudayaan tersebut.semua perbuatan ini dan perbuatan-perbuatan lain yang dilakukan manusia pada beberapa keadaan. yang diterima kemanusiaan dan dibolehkan oleh syariat. Hal ini merupakan suatu kebenaran yang tak dapat diingkari. duduk dan berdiri. Perbuatanperbuatan sosial yang dilakukan dalam suatu masyarakat menyerupai perbuatan individual. dan ikatan sosial mereka pun terpecah. maka manusia. corak masyarakat. Kekuatan aktif dalam pemerintahan itu terlebih dahulu harus menimbang perbuatanperbuatannya dengan hukum-hukum itu. maka padanya berlaku tata pergaulan dan hukumhukum individual yang sewenang-wenang. yang memiliki hukum. di bawah pengaruh hukum-hukum yang berlaku dan dominan di dalamnya. kebiasaan dan tata caranya sendiri.yakni. dalam perbuatan-perbuatan individual dan sosialnya. bermanfaat baginya pada suatu saat. merupakan keharusan baginya. maka anarkisme akan menguasai. atau hukum-hukum yang dihasilkan oleh adanya perbauran berbagai kepercayaan dan tata pergaulan yang kacau. mengingat begitu jelas dan gamblangnya persoalan. Sebagian menempuh jalan yang masuk akal. dalam segala keadaan. Memang. perbuatan-perbuatan yang dilakukan manusia senantiasa berada dalam suatu kerangka peraturan dan hukum tertentu. menyerupai suatu pemerintahan lengkap. ia merasakan adanya tuntutan-tuntutan hidup yang harus dipenuhinya. pergi dan datang . maka di dalamnya berlaku ketentuan-ketentuan dan hukum-hukum mazhab tersebut. sehingga padanya berlaku seperangkat hukum dan tata cara yang dipatuhi oleh sebagian besar individu masyarakat itu. jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut berbeda-beda. dan pada beberapa keadaan yang lain. Yakni.

' Orangorang yang beriman dan yang kafir .bahkan fitrah alam yang manusia hanyalah merupakan sebagian darinya . ia berjalan dalam proses penyempurnaan. Jika kita amati secara teliti. kekuatan dan besarnya. yang dalam setiap bulir terdapat banyak biji gandum. menghijau dan tumbuh hari demi hari.dalam tingkat-tingkat penyempurnaannya . atau ditetapkan oleh seseorang atau suatu masyarakat. Jadi. Bahkan bekal-bekal yang diberikan kepadanya itu merupakan bukti terkuat bahwa dia adalah seperti yang lainnya di alam ini. fitrah manusia . karena setiap orang mengikuti hukumhukum tertentu dalam perbuatan-perbuatannya. Demikian pula pohon kenari. Masing-masing dari kedua tanaman itu mempunyai perkembangannya sendiri yang tidak akan dilanggarnya untuk selamalamanya. Allah berfirman : " (yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan itu menjadi bengkok. " (QS Al-A’raaf:45) Ketiga. Menghijau dan tumbuh sampai terbentuknya bulir-bulir yang lipatannya berisi banyak biji gandum. sebagaimana gandum . jalan hidup terbaik dan terkuat manusia adalah jalan hidup berdasarkan fitrah.tidak berproses sebagaimana prosesnya pohon kenari. akan kita ketahui bahwa pohon itu juga berjalan menuju suatu tujuan tertentu sejak hari pertama kejadiannya. dan tidak ada bukti pasti bahwa manusia menyimpang dari kaidah itu dalam perjalanan alamiahnya menuju tujuan yang ia telah dibekali alat-alat tertentu untuk mencapainya. "Tiap-tiap umat memiliki kiblatnya sendiri yang ia menghadap kepadanya. Fitrah itu mengilhami . dan mereka kafir kepada kehidupan akhirat. Sejak hari pertama diletakkan dalam tanah. Al-Quran sendiri menguatkan teori ini ketika ia mengatakan. dan hukumhukum itu disandarkan kepada Nabi dan wahyu.ditetapkan oleh agama atau masyarakat. Dan ia dibekali dengan saranasarana khusus untuk memperoleh unsur-unsur yang harus dipenuhi dalam proses penyempurnaannya itu. atau yang lainnya. dan dia telah dilengkapi dengan sarana-sarana untuk mencapainya. bukan berdasarkan emosi-emosi dan dorongan-dorongan individual atau sosial. Kemudian ia menyerap unsur-unsur yang ada di dalam tanah. Pada saat itulah biji pertama yang disemaikan di bumi benar-benar telah mencapai tujuan yang diidamidamkannya dan kesempurnaan yang ia tuju. dan berubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain sampai terbentuknya bulir-bulir baru. Dalam perjalanannya ia tidak menempuh perjalanan yang ditempuh olch gandum. Maka berlomba-lombalah dalam kebaikan. Tentang musuh-musuh agama Allah." (QS Al-Baqarah: 148) Kata ad-din (agama). udara dan lain-lainnya dengan kadar tertentu: Lalu ia merekah. Dan untuk mencapai tujuan itu ia dibekali alatalat tertentu yang sesuai dengan proses penyempurnaan. Semua yang kita saksikan di dalam alam ini mengikuti kaidah yang berlaku ini. menurut kebiasaan Al-Quran berarti 'jalan hidup.sampaisampai yang tidak mengakui keberadaan Allah sekalipun – pasti memiliki suatu agama. Sebagai contoh adalah biji gandum.menuntunnya ke arah kebahagiaan hakiki. Dia memiliki tujuan tertentu yang menjamin kebahagiaannya.

Pembahasan di atas juga menunjukkan hahwa yang berhak membuat dan memberlakukan hukum hanyalah Allah saja." (QS Al’A’laa:2-3) "Demi jiwa dan Penyempurnanya. Allah berfirman: "Musa berkata: 'Tuhan kami ialah Zat yang telah memberikan kepada tiap-tiap sesuatu bentuk kejadiannya.hukum-hukum terpenting. tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui " (QS ArRuum:30) "Sesungguhnya agama yang diterima Allah adalah lslam. maka tidak akan diterima. adalah bahwa Allah menuntun setiap makhluk-Nya . Yang memberikan ketentuan dan petunjuk. kecenderungan dan keinginannya. Bahkan setiap bekal harus dimanfaatkan dalam batas-batasnya dan secara benar. terbaik dan terkuat yang menjamin kebahagiaannya.” (QS Ali-‘Imran:19) "Barangsiapa rnencari agarna selain lslarn.termasuk manusia . dan agar satu potensi tidak mematikan potensi yang lain. dan tidak boleh secara membuta mengikuti hawa nafsu." (QS Asy-Syams:7-10) "Hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah. Selanjutnya manusia harus dikuasai oleh akal sehat yang jauh dari kesalahan. agar potensi-potensi yang ada dalam dirinya seimbang. Hal ini berarti sesuai dengan kehendak Allah." (QS Thaahaa:50) "Yang menciptakan dan menyempurnakan (penciptaan)Nya. bukan oleh tuntutan-tuntutan diri yang bersumber dari emosi yang menyalahi akal. dan tak seorang pun berhak membuat dan memberlakukan hukum dan memutuskan segala perkara. kemudian memberinya petunjuk'.kepada tujuan dan kebahagiaan puncak yanq merupakan tujuan diciptakannya mereka. Sungguh beruntung orang yang menyucikannya. Konsekuensi dari agama fitrah (alamiah) adalah manusia tidak boleh menyia-nyiakan bekal-bekal yang diberikan kepadanya. Yakni hukum dan jalan hidup yang dituntut oleh sebab-sebab dan faktor-faktor batiniah dan lahiriah dalam fitrahnya. Tetapilah fitrah Allah yang la telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. emosi. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. Maka dalarn perbuatan-perbuatannya manusia harus terikat dengan hukum-hukum individu dan sosial yang bersumber dari fitrahnya. yang tidak kami sebutkan secara ringkas. dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi " (QS Ali-‘Imran:85) Kesimpulan dati ayat-ayat ini dan ayat-ayat lain yang berkandungan sama. Bukan pula mayoritas yang menyimpang dari kebenaran dan kemaslahatan umum. ltulah agama yang lurus. Pengertian "sesuai dengan kehendak Allah" . bukan orang kuat yang sewenang-wenang dan mengikuti hawa nafsu dan keinginan-keinginannya. karena pembahasan di atas menunjukkan bahwa jalan hidup dan hukum yang bermanfaat bagi manusia dalam kehidupannya adalah yang diilhami fitrahnya. dan sungguh merugi orang yang mengotorinya. yang menguasai masyarakat haruslah kebenaran dan yang benar-benar bermanfaat baginya. Dan jalan yang benar bagi manusia ialah jalan fitrahnya. Beqitu pula. Kemudian Allah memberitahukan kefasikan dan ketakwaannya.

Al. mengoleksi). “Sesungguhnya Kami-lah yang menunkan al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. minum dan lain-lain. Dia ta’ala telah menjamin akan menjaganya sebagaimana dalam firman-Nya.artinya peringatan. agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam”. Muhammad shallallaahu ‘alaihi wasallam.yang merupakan sinonim dari kata Al Qur’an artinya. .” (al-Hijr:9) B. Al kitab (kitabullah). mengurangi atau pun menggantikannya. seperti makan. Az-zikr.” (Yusuf:2) Allah ta’ala telah menjaga al-Qur’an yang agung ini dari upaya merubah. petunjuk bagi mereka yang bertaqwa” 2. “Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa al-Qur’an dengan berbahasa Arab. A.furqan. seperti peristiwa-peristiwa alam yang terjadi setiap hari.nama ini diterangkan dalam surat al Furqan ayat 1 Artinya “Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-Nya. menambah. atau bermakna Jama’a (mengumpulkan. diawali dengan surat al-Fatihah dan diakhiri dengan surat an-Naas.nam ini di terangkan dalam Al-Qur’an surat al-hijr ayat 9 Artinya “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Quran. Artinya “Sesungguhnya Kami telah menurunkan al-Qur’an kepadamu (hai Muhammad) dengan berangsur-angsur. Pengertian Al-Qur’an -Secara Bahasa (Etimologi) Merupakan mashdar (kata benda) dari kata kerja Qoro-’a (‫ )ق رأ‬yang bermakna Talaa (‫[ )ت ال‬keduanya berarti: membaca]. Nama-Nama Al-Qur’an Adapun nama –nama al Qur’an yaitu : 1. Kadanq-kadang juga sesuatu aksi dilakukan secara bebas dan berdasarkan kehendak. artinya pembeda.” (al-Insaan:23) Dan firman-Nya. Inilah yanq dinamakan kemauan alam (iradah takwiniah). agar kamu memahaminya.kitab suci sebagai petunjuk bagi orang yang bertakwa. Kadang-kadang. Nama ini diterangkan dalam AlQur’an surat al-Baqarah ayat 2 Artinya “Kitab[11] (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya. yang dalam hal ini kehendak diatur oleh hukum Allah (iradah tasyri'iah) .adalah bahwa Allah telah menempatkan pada diri manusia sebab-sebab dan faktorfaktor yang mengakibatkan adanya perundanq-undangan dan jalan hidup. 3. sebab-sebab dan faktor-faktor itu mengambil bentuk pemaksaan sebagai dasar bagi suatu proses. dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya”. -Secara Syari’at (Terminologi) Adalah Kalam Allah ta’ala yang diturunkan kepada Rasul dan penutup para Nabi-Nya. Allah ta’ala berfirman.

al-A’raf (206). 1. D. yaitu surat yang berisi seratus ayat lebih.surat Al-anfal (75 ayat).ar-rum (60 ayat). Turunnya ayat dan surat disesuaikan dengan kejadian yang ada atau sesuai dengan keperluan. Wahyu yang di turunkan oleh Allah swt kepada nabi Muhammad adalah surat Al-Alaq ayat ke 1-5 di gua hira. langsung satu surat. Al-Matsaani. potongan ayat. C. namun sedikit demi sedikit baik beberapa ayat. dan sebagainya.suat-surat seperti ini kebannyakan di temukan dalam juz ke 30. Nabi Muhammad SAW akan lebih mudah menghafal serta meneguhkan hati orang yang menerimanya. . 3.seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al.dan annasr.Al-Qur’an diturunkan sekaligus Al-Qur’an diturunkan secara sekaligus pada malam lailatul qadar kemudiaan diturunkan secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammad saw.Mufashshal.dan al-hijr(99 ayat).ketujuh surat itu yaitu al baqarah (286).bayinah ayat 2 Artinya “(yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al Quran). Proses turunnya Al-Qur’an Ada 3 pendapat yang berkenaan dengan proses turunnya Al-Qur’an : 1.Misalnya.almaidah (120).ad-duha. an-nisa (176).Alquran turun tidak secara sekaligus. 2. Selain itu dengan turun sedikit demi sedikit. dan At-Taubah (129 ayat). yaitu surat-surat yang berisi kurang dari seratus ayat. Sedangkan terakhir alqu’an turun yakni pada tanggal 9 zulhijjah tahun 10 hijriah yakni surah almaidah ayat 3.surat Hud (123 ayat). Misalnya. Al.Al-Qur’an diturunkan dari Lauhul Mahfuz ke Baitul izzah. Ali Imran (200). yaitu surat-surat pendek seperti al-ikhlas.kemudian baru diturunkan sedikit demi sedikit kepada Nabi Muhammad saw.tahun ke 40 bertepatan dengan tanggal 6 Agustus 610 M. dan Yunus ( 109) 2. Assabi’uthiwaal. al an’am (165). Sejarah turunnya Al-Qur’an Allah SWT menurunkan Al-Qur’an dengan perantaraan malaikat jibril sebagai pengentar wahyu yang disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW di gua hiro pada tanggal 17 ramadhan ketika Nabi Muhammad berusia / berumur 41 tahun yaitu surat al alaq ayat 1 sampai ayat 5. Al-Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur pada setiap malam lailatul qadar.Al-Qur’an di turunkan secara berangsur-angsur. 4. Wahyu yang pertama dan terakhir diturunkan . 3. yaitu tujuh surat yang panjang.”.Maksudnya surat-surat tersebut memiliki ayat sekitar seratus ayat atau lebih. Pembagian surat dalam Al-Qur’an. AL-Qur’an diturunkan pertama kali pada malam lailatul qadar sekaligus dari Lauhul Mahfuz ke Baitul izzah. E.Tepatnya pada tangal 17 ramadan.Yusuf (111 ayat). Maksudnya surat-surat tersebut kurang dari seratus ayat.4 As-suhuf berate lembaran-lembaran. Al-Miuun.

4.S AL-Fusilat 41:44) 2.Adapun ajarannya meliputi persoalan kemanusiaan secara umum seperti hukum.Petunjuk bagi Manusia. (QS AL Baqarah 2:2) dan (Q.Akidah islam adalah keyakinan atau kepercayaan yang diyakini kebenarannya dengan sepenuh hati oleh setiap muslim.S AL-Baqarah 2:185). Dalam AL-Qur’an banyak diterangkan tentang kisah para nabi dan umat terdahulu.umat uyang akan datang kemudian rentu harus pandai mengambil hikmah dan pelajaran dari kisah-kisah yang diterangkan dalam Al-Qur’an.” Pokok Ajaran Dalam Isi Kandungan AlQur’an 1.Ibadah dan Muamalah Kandungan penting dalam Al-Qur’an adalah ibadah dean muamallah. Sumber pokok ajaran islam.Dalam islam. Tujuan Pokok Al-Quran 1. 3. Atau dengan kata lain yang lebih singkat. 2.Akidah akidah adalah keyakinan atau kepercayaan.social. Petunjuk mengenai akhlak yang murni dengan jalan menerangkan normanorma keagamaan dan susila yang harus diikuti oleh manusia dalam kehidupannya secara individual atau kolektif.Lama al-quran diturunkan ke bumi adalah kurang lebih sekitar 22 tahun 2 bulan dan 22 hari.akidah bukan hanya sebagai konsep dasar yang ideal untuk diyakini dalam hati seorang muslim.pendidikan.akidah tau kepercayaan yang diyakini dalam hati seorang muslim itu harus mewujudkan dalam amal perbuatan dan tingkah laku sebagai seorang yang beriman. Allah swt menurunkan Al-Qur’ansebagai petujuk umar manusia.ibadah.Akan tetapi. Turunnya Al-Qur’an merupakan salah satu mukjizat yang dimilki oleh nabi Muhammad saw.ilmu pengethuan dan seni. Petunjuk akidah dan kepercayaan yang harus dianut oleh manusia yang tersimpul dalam keimanan akan keesaan Tuhan dan kepercayaan akan kepastian adanya hari pembalasan. Fungsi Al-Qur’an 1.seperti yang dijelaskan dalam surat (Q.baik umat yang taat melaksanakan perintah Allah maupun yang mereka yang menentang dan mengingkari ajaran Nya. 2. Petunjuk mengenal syariat dan hukum dengan jalan menerangkan dasar-dasar hukum yang harus diikuti oleh manusia dalam hubungannya dengan Tuhan dan sesamanya. Peringatan dan pelajaran bagi manusia. G.Bagi kita.politik.ekonomi. sebagai mukjizat Nabi Muhammad saw. F. . 3. “Al-Quran adalah petunjuk bagi selunih manusia ke jalan yang harus ditempuh demi kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat.budaya. Fungsi AL-Qur’an sebagai sumber ajaran islam sudah diyakini dan diakui kebenarannya oleh segenap hukum islam.

membayar zakat dan lainnya.hukum perjanjian.ketinggian akhlak Beliau itu dinyatakan Allah dalam Al-Qur’an surat alQalam ayat 4.Seperti yang dijelaskan dalam (Q.Al-Qur’an menaruh perhatian penting terhadap keberadaan kisah di dalamnya.farmasi.juga menjadi barometer kesuksesan seseorang dalam melaksanakan tugasnya. dan kegiatan kemasyarakatan. 5.Menurut Al-ur’an tujuan diciptakannya jin dan manusia adalah agar mereka beribadah kepada Allah.pertanian.Seperti dalam surat ar-rad ayat 19 dan al zumar ayat 9.jual beli.di samping memiliki kedudukan penting bagi kehidupan manusia.Akhlak.Hukum Secara garis besar Al-Qur’an mengatur beberapa ketentuan tentang hukum seperti hukum perkawinan.hukum waris.Nabi Muhammad saw berhasil menjalankan tugasnya menyampaikan risalah islamiyah.manusia memerlukan berbagai kegiatan dan hubungan alat komunikasi . Memberi pedoman dan petunjuk hidup lengkap beserta hukum-hukum untuk kesejahteraan dan kebahagiaan manusia seluruh bangsa di mana pun berada serta segala zaman / periode waktu.Hubungan manusia dengan manusia atau hablum minanas .anhtara lain di sebabkan memiliki komitmen yang tinggi terhadap ajhlak.transaksi dagang. Keistimewaan Dan Keutamaan Al-qur’an : 1.seperti silahturahmi. 3.hukum pidana. Kisah para nabi dan umat terdahulu yang diterangkan dalam Al-Qur’an antara lain di jelaskan dalam surat al-Furqan ayat 37-39. 6.di dalamnya terdapat satu surat yang di namaksn alQasas.Bukti lain adalah hampir semua surat dalam Al-Qur’an memuat tentang kisah.dan astronomi yang bermanfaat bagi kemjuan dan kesejahteraan umat manusia.Bahkan.hukum antar bangsa.hukum musyawarah.Selain kedua surat tersebut masih banyak lagi dasar-dasar ilmu pengetahuan dan teknologi seperti dalam kedokteran. 4.seperti shalat. AkhlakDalam bahasa Indonesia akhlak dikenal dengan istilah moral . . Kegiatan seperti itu disebut kegiatan Muamallah. Kisah-kisah umat terdahuluKisah merupakan kandungan lain dalam AlQur’an.zariyat 51:56) Manusia selain sebagai makhluk pribadi juga sebagai makhluk sosial.Komonikasi dengan Allah atau hablum minallah . Isyarat pengemban ilmu pengetahuan dan teknologi Al-Qur’an banyak mengimbau manusia untuk mengali dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.tata cara bermuamallah di jelaskan dalam surat Al-Baqarah ayat 82.hukum perang.S Az.

5. Dengan begitu Allah menantang mereka untuk membuat satu surat saja yang (tak perlu melebihi) sebanding dengannya. Memiliki ayat-ayat yang menghormati akal pikiran sebagai dasar utama untuk memahami hukum dunia manusia. dan lain sebagainya. golongan. Melepas kehinaan pada jiwa manusia agar terhindar dari penyembahan terhadap makhluk serta menanamkan tauhid dalam jiwa. Firman -Nya:“Orangorang kafir berkata. Memiliki ayat-ayat yang mengagumkan sehingga pendengar ayat suci al-qur’an dapat dipengaruhi jiwanya. Menyamakan manusia tanpa pembagian strata. apalagi membuat langsung satu kitab. 6.” (Al-Furqaan: 32) 2.Untuk menantang orang-orang kafir yang mengingkari Qur’an karena menurut mereka aneh kalau kitab suci diturunkan secara berangsur-angsur. supaya kami kuatkan hatimu dengannya dan kami membacanya secara tartil (teratur dan benar). kenapa Qur’an tidak turun kepadanya sekali turun saja? Begitulah. kelas. H. Yang menentukan perbedaan manusia di mata Allah SWT adalah taqwa. HIKMAH DITURUNKANNYA AL-QUR’AN SECARA BERANGSUR-ANGSUR 1. 5. Dan ternyata mereka tidak sanggup membuat satu surat saja yang seperti Qur’an. Untuk menguatkan hati Nabi Shallahu ‘Alaihi wa Sallam . Memberi gambaran umum ilmu alam untuk merangsang perkembangan berbagai ilmu.Supaya orang-orang mukmin antusias dalam menerima Qur’an dan giat mengamalkannya. 3. 4.Mengiringi kejadian-kejadian di masyarakat dan bertahap dalam menetapkan suatu hukum. . 4. 3.Supaya mudah dihapal dan dipahami.2.

wordpress.DAFTAR PUSTAKA Ismail. http://hbis. Diakses tanggal 18 Maret 2013.html . 05:33.Bustaman.05:56.2009.com/2009/11/11/makalah-alquran-sebagai-sumber-hukum-islam/ Muslim. Makalah Al-qur’an sebagai Sumber Hukum Islam.com/2012/11/al-quran-sumber-utamaajaran-islam.Al-Qur’an Sumber Utama Utama Ajaran Islam. Diakses tanggal 18 Maret 2013.muslim-menjawab. http://www.2011.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful