P. 1
Leopold

Leopold

|Views: 87|Likes:
Published by Vino G Albert

More info:

Published by: Vino G Albert on Mar 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/07/2013

pdf

text

original

MANUVER LEOPOLD

2012
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas izinya penulis dapat menyelesaikan Paper yang berjudul “Manuver Leopold” Paper ini dibuat untuk melengkapi persyaratan dalam mengikuti kegiatan Kepaniteraan Klinik Senior dibagian Ilmu Obstetri dan Ginekology yang dilaksanakan di RSUD DR.R.M. Djoelham Binjai. Tentunya penulis menyadari bahwa Paper ini banyak kekurangan untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca agar kedepannya penulis dapat memperbaiki dan menyempurnakan kekurangan tersebut. Besar harapan penulis agar Paper ini dapat bermanfaat bagi para pembaca serta dapat

memberikan suatu pengetahuan baru bagi mahasiswa untuk meningkatkan keilmuannya.

Binjai, Juni 2011

Penulis

1

MANUVER LEOPOLD

2012
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................................ i DAFTAR ISI ........................................................................................................................... ii Pendahuluan ............................................................................................................... 1 Manuver Leopold ........................................................................................................ 2 Leoplod I ..................................................................................................................... 3 Leopold II .................................................................................................................... 4 Leopold III .................................................................................................................. 5 Leopold IV .................................................................................................................. 6 DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................. 7

1

MANUVER LEOPOLD PENDAHULUAN

2012

Salah satu pemeriksaan yang dilakukan saat Ante Natal Care adalah pemeriksaan Leopold. Pemeriksaan ini terdiri dari 4 tindakan yang masing-masing dilakukan untuk mengetahui presentasi (kedudukan) bagian tubuh janin dalam uterus (rahim).

Tujuan pemeriksaan ini adalah mengetahui dan mencegah sedini mungkin kelainan yang dapat timbul, meningkatkan dan menjaga kondisi badan ibu dalam menghadapi kehamilan, persalinan, dan menyusui, serta menanamkan pengertian pada ibu tentang pentingnya penyuluhan yang diperlukan wanita hamil.

Pemeriksaan kehamilan dilakukan dengan beberapa cara, meliputi anamnesis, inspeksi, dan palpasi. Pada anamnesis, yang perlu diketahui adalah informasi mengenai perkawinan, keluhan, amenore, dan riwayat kehamilan sebelumnya. Inspeksi dilakukan untuk mengetahui keadaan yang berhubungan dengan kehamilan, mulai dari kepala sampai kaki.

Palpasi dilakukan bidan menurut beberapa cara: 1. Menurut Leopold. a. Leopold I: menentukan tinggi fundus uteri dan bagian yang terletak di fundus uteri. b. Leopold II: menentukan letak punggung janin. c. Leopold III: menentukan bagian yang terletak di bagian bawah uterus. d. Leopold IV: menentukan apakah janin sudah masuk PAP atau berapa jauh masuknya bagian terbawah dalam PAP.

2. Menurut Knebel. Palpasi dilakukan untuk menentukan letak kepala. Caranya, bagian bawah dipegang dan fundus uteri digerakkan kiri-kanan. Jika gerakan bagian bawah negatif, berarti kepala. Jika positif, berarti bokong.

3. Menurut Budin. Palpasi dilakukan untuk menentukan letak punggung anak. Caranya, tangan kiri menekan fundus uteri ke bawah, akan dirasakan bagian many yang memberi tahanan terbesar.
1

MANUVER LEOPOLD MANUVER LEOPOLD

2012

Manuver Leopold merupakan teknik pemeriksaan pada perut ibu bayi untuk menentukan posisi dan letak janin dengan melakukan palpasi abdomen, namun menjadi sulit dilakukan bila bertemu dengan ibu hamil yang obesiatas atau dengan ibu hamil yang memiliki jumlah cairan amnion berlebih.

Beberapa persiapan yang perlu dilakukan oleh perawat sebelum melakukan manuver Leopold: 1. Bina hubungan saling percaya. 2. Anjurkan pasien untuk mengosongkan kandung kemih sebelum tindakan dilakukan. 3. Anjurkan pasien untuk tidur telentang rata punggung dengan lutut sedikit fleksi. 4. Cuci tangan dengan air hangat. 5. Alat-alat yang digunakan: Laenec atau Doppler Selimut Handuk kecil Tempat tidur antenatal.

6. Buka pakaian klien mulai dari prosesus xipoideus sampai dengan simfisis pubis, tutupi dengan selimut pada bagian yang akan diperiksa.

1

MANUVER LEOPOLD
Teknik pemeriksaan

2012

Pemeriksa menghadap ke kepala pasien, gunakan ujung jari kedua tangan untuk meraba fundus. Manuver Leopold I, bertujuan untuk mengetahui letak fundus uteri dan bagian lain yang terdapat pada bagian fundus uteri.

Dengan cara: 1. Wajah pemeriksa menghadap ke a rah ibu 2. Palpasi fundus uterus 3. Tentukan bagian janin yang ada pada fundus

Mengetahui bagian janin apa yang terdapat di fundus uteri :   Apabila kepala janin teraba di bagian fundus, yang akan teraba adalah keras, bundar dan melenting (seperti mudah digerakkan). Apabila bokong janin teraba di bagian fundus, yang akan terasa adalah lunak, kurang bundar, dan kurang melenting. Fundus kosong apabila posisi janin melintang pada rahim.

Menentukan usia kehamilan    Pada usia kehamilan 12 minggu, fundus dapat teraba 1-2 jari di atas simpisis. Pada usia kehamilan 16 minggu, fundus dapat teraba di antara simpisis dan pusat. Pada usia kehamilan 20 minggu, fundus dapat teraba 3 jari di bawah pusat.
1

MANUVER LEOPOLD
     Pada usia kehamilan 24 minggu, fundus dapat teraba tepat di pusat. Pada usia kehamilan 28 minggu, fundus dapat teraba 3 jari di atas pusat.

2012

Pada usia kehamilan 32 minggu, fundus dapat teraba di pertengahan antara prosesus xipoideus dan pusat. Pada usia kehamilan 36 minggu, fundus dapat teraba 3 jari di bawah prosesus xipoideus. Pada usia kehamilan 40 minggu, fundus dapat teraba di pertengahan antara prosesus xipoideus dan pusat. (Lakukan konfirmasi dengan wawancara dengan pasien untuk membedakan dengan usia kehamilan 32 minggu).

Manuver Leopold II, bertujuan untuk menentukan di mana letak punggung ataupun kaki janin pada kedua sisi perut ibu bagian punggung akan teraba jelas, rata, cembung, kaku/tidak dapat digerakkan. Bagian-bagian kecil (tangan dan kaki) akan teraba kecil, bentuk/posisi tidak jelas dan menonjol, kemungkinan teraba gerakan kaki janin secara aktif maupun pasif.

Dengan cara: 1. Wajah pemeriksa menghadap ke arah kepala ibu. 2. Palpasi dengan satu tangan pada tiap sisi abdomen. 3. Palpasi janin di antara dua tangan. 4. Temukan mana punggung dan bagian ekstremitas.

1

MANUVER LEOPOLD

2012

Manuver Leopold III, bertujuan untuk menentukan bagian janin apa (kepala atau bokong) yang terdapat di bagian bawah perut ibu, serta apakah bagian janin tersebut sudah menyentuh pintu atas panggul.

Dengan cara: 1. Wajah pemeriksa menghadap ke arah kepala ibu. 2. Palpasi di atas simfisis pubis. Beri tekanan pada area uterus. 3. Palpasi bagian presentasi janin di antara ibu jari dan keempat jari dengan menggerakkan pergelangan tangan. Tentukan presentasi janin. 4. Jika ada tahanan berarti ada penurunan kepala. Setelah itu apakah bagian yang teraba itu masih dapat digerakkan atau tidak. Apabila tidak dapat digoyangkan, maka janin sudah menyentuh pintu atas panggul.

1

MANUVER LEOPOLD

2012

Manuver Leopold IV, bertujuan untuk meyakinkan hasil yang ditemukan pada pemeriksaan Leopold III dan untuk mengetahui sejauh mana bagian presentasi sudah masuk pintu atas panggul. Memberikan informasi tentang bagian presentasi : bokong atau kepala, sikap/attitude (fleksi atau ekstensi), dan station (penurunan bagian presentasi).

Dengan cara: 1. Wajah pemeriksa menghadap ke arah ekstremitas ibu. 2. Palpasi janin di antara dua tangan. 3. Evaluasi penurunan bagian presentasi. Mengetahui seberapa jauh bagian bawah janin telah memasuki pintu atas panggul. Apabila konvergen (jari-jari kedua tangan bertemu), berarti baru sedikit janin memasuki pintu atas panggul. Apabila divergen (jarak antara kedua jari pemeriksa jauh), janin (kepala janin) telah banyak memasuki pintu atas panggul).

1

MANUVER LEOPOLD

2012

1

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->