BAB I PENDAHULUAN

I.

Pengertian Obat Tradisional Obat tradisional adalah obat-obatan yang diolah secara tradisional, turuntemurun, berdasarkan resep nenek moyang, adat-istiadat, kepercayaan, atau kebiasaan setempat, baik bersifat magic maupun pengetahuan tradisional. Menurut penelitian masa kini, obat-obatan tradisional memang bermanfaat bagi kesehatan, dan kini digencarkan penggunaannya karena lebih mudah dijangkau masyarakat, baik harga maupun ketersediaannya. Obat tradisional pada saat ini banyak digunakan karena menurut beberapa penelitian tidak terlalu menyebabkan efek samping, karena masih bisa dicerna oleh tubuh. Beberapa perusahaan mengolah obat-obatan tradisional yang dimodifikasi lebih lanjut. Bagian dari Obat tradisional yang bisa dimanfaatkan adalah akar, rimpang, batang, buah, daun dan bunga. Bentuk obat tradisional yang banyak dijual dipasar dalam bentuk kapsul, serbuk, cair, simplisia dan tablet.

II.

Sejarah Obat Tradisional Perkembangan pengobatan dengan memanfaatkan tumbuhan berkhasiat obat telah dicapai seiring dengan perkembangan kedokteran barat yang telah diakui dunia internasional. Penggunaan tanaman obat sebagai obat dikatakan sama tuanya dengan umur manusia itu sendiri. Sejak jaman dahulu makanan dan obatobatan tidak dapat dipisahkan dan banyak tumbuh-tumbuhan dimakan karena khasiatnya yang menyehatkan. Pada jaman mesir kuno, dimana para budak diberi ransum bawang setiap hari untuk membantu menghilangkan banyak penyakit demam dan infeksi yang umum terjadi pada masa itu. Sejak itu Catatan pertama tentang penulisan tanaman obat dan berbagai khasiatnya telah dikumpulkan oleh orang-orang mesir kuni. Dimana saat itu para pendeta Mesir kuno telah melakukan dan

khususnya Wales dan Skotlandia. orang-orang Druid dan para penyembuh Celtik memiliki tradisi lain tentang herbalisme. John Parkinson dari London menulis tanaman obat dari berbagai tanaman yang sangat berguna. penggunaan tanaman obat di kembangkan bersamaan dengan didirikannya biara-biara di seluruh negeri. . Sekitar tahun 1630. Di Inggris. Pada beberapa daerah. dan memiliki tamanan obat masingmasing yang digunakan untuk merawat para pendeta maupun para penduduk setempat. Hingga awal abad ini banyak institute telah berdiri untuk mempelajari pengobatan tradisional. untuk mengorganisir pelatihan para praktisi pengobatan tradisiomal serta mempertahankan standart-standar praktek pengobatan. Nicholas Culpepper ( 1616-1654 ) dengan karyanya yang paling terkenal yaitu ” The Complete Herbal and English Physician. Timur Tengah. Eropa. Orang-orang Yunani dan Romawi kuno juga telah melakukan pengobatan tradisional. Hal itupun langsung diperkenalkan pada berbagai daerah baru. Semakin berkembangnya pengetahuan herbal dan seiring dengan terciptanya mesin cetak pada abad ke 15 telah ada pendistribusian yang pertama tentang penulisan ” tanaman-tanaman Obat”. diterbitkan pada tahun 1649. Pada tahun 1812. Berbagai kebudayaan yang lain yang memiliki sejarah penggunaan pengobatan dengan menggunakan tanaman obat atau herbal adalah orang Cina dan India. Disaat mereka mengadakan perjalanan ke berbagai daratan yang baru para dokter mereka menemukan berbagai tanaman obat baru seperti rosemary dan lavender. dimana obat-obat dicampur adukkan dengan agama dan ritual. yang sampai saat inipun masih diterbitkan. Henry Potter telah memulai bisnisnya menyediakan berbagai tanaman obat dan berdagang lintah. Asia. termasuk jintan dan kayu manis.mempraktekkan pengobatan tradisional. Sehingga Potter terdorong untuk menulis kembali bukunya ” Potter’s Encyclopaedia of Botanical Drug and Preparatians “. Enlarged. dan Amerika. Disaat itulah banyak sekali pengetahuan tradisional dan cerita rakyat tentang tanaman obat dapat ditemukan mulai dari Inggris. Tahun 1864 National Association of Medical Herbalists didirikan. Dari abad 1500 SM telah dicatat membuat berbagai tanaman obat.

Majapahit dan Mataram mencapai beberapa puncak kejayaan dan menyisakan banyak peninggalan yang dikagumi dunia. Di berbagai daerah pedesaan pengobatan tradisional terus tumbuh subur dalam berbagai cerita rakyat. Tetapi dengan masuknya pengobatan modern di Indonesia. . Kemajuan yang sangat pesat sampai saat ini dimana banyak sekali para herbalis mengandalkan pengetahuan mereka tentang obat-obatan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan untuk merawat dan mengobati penyakit. obat-obatan tradisional lebih umum dipraktekkan daripada obatobatan konvensional. Banyak jenis tanaman yang digunakan secara tunggal maupun ramuan terbukti sebagai bahan pemelihara kesehatan. maka secara bertahap dan sistematis penggunaan tanaman obat sebagai obat telah ditinggalkan. III. adalah produk masyarakat tradisional yang mengandalkan pemeliharaan kesehatannya dari tanaman obat. tradisi.Berkembangnya penampilan obat-obatan tradisional yang lebih alami telah menyebabkan tumbuhnya dukungan dan popularitasnya. khususnya dari China dan India. Obat-obatan tradisional dapat dipandang sebagai pendahuluan farmakologi modern. dan praktek local. Sejarah Obat Tradisional Di Indonesia Sejarah tanaman obat atau herbal di Indonesia berdasarkan fakta sejarah adalah obat asli Indonesia. tanaman obat merupakan sarana paling utama bagi masyarakat tradisional kita untuk pengobatan penyakit dan pemeliharan kesehatan. Catatan sejarah menunjukkan bahwa di wilayah nusantara dari abad ke 5 sampai dengan abad ke 19. dengan didirikannya sekolah dokter jawa di Jakarta pada tahun 1904. Secara global. dan terus-menerus diperkaya dengan pengetahuan dari luar Nusantara. Pengetahuan tanaman obat yang ada di wilayah Nusantara bersumber dari pewarisan pengetahuan secara turun-temurun. tetapi sekarang obat-obatan herbal tradisional ini terus sebagai metode yang efektif dan lebih alami untuk menyembuhkan dan mencegah penyakit. Kerajaan di wilayah nusantara seperti Sriwijaya.

Sebagai akibatnya masyarakat pada umumnya tidak mengenal tanaman obat dan penggunaannya sebagai obat. penggunaan tanaman obat dianggap kuno.. dengan bukunya ” Obat Asli Indonesia “. Seno Sastroamidjojo.Sutomo Surabaya dan beberapa rumah sakit besar di Jakarta juga sudah menyediakan obat herbal. Kecenderungan untuk kembali ke alam atau ” back to nature “. Dan beberapa upaya mengembangkan pengetahuan tanaman obat Indonesia dan aplikasinya dalam pengobatan. . Beberapa dekade terakhir ini terdapat kecenderungan secara global untuk kembali ke alam. Saat ini obat herbal digunakan di klinik pengobatan Tradisional RS. Dr. menulis buku ” Tanaman Berguna Indonesia “. Namun masih ada sebenarnya upaya yang melestarikan dan memanfaatkan tanaman obat dalam dokumentasinya seperti K. Lembagalembaga pendidikan pelatihan herbalpun kini telah banyak diminati masyarakat.Dan telah menggantungkan diri pada obat kimia modern.Dr. Pentingnya Kepedulian kita akan tanaman obat atau herbal yang telah sejak jaman dulu kala perlu di lestarikan dan di terapkan seperti negara-negara lain yang telah menggunakan herbal sebagai obat leluhur. dalam bidang pengobatan pada herbal ini sangat kuat di Negara-negara maju dan berpengaruh besar di Negara-negara berkembang seperti Indonesia. Heyne.. berbahaya dan terbelakang.

BAB II TUJUAN PENULISAN Tujuan umum Untuk mengetahui khasiat dan manfaat Tanaman Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Tujuan khusus    Mengetahui kandungan yang ada di dalam Tanaman Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Mengetahui manfaat yang dapat diperoleh dari Tanaman Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Memenuhi tugas Mata Kuliah Farmakologi .

Tanaman jeruk nipis pada umur 2 1/2 tahun sudah mulai berbuah. Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) termasuk salah satu jenis citrus Geruk. Jeruk nipis selalu tersedia di sepanjang tahun. bukan dari ukuran buahnya. Buah jeruk nipis yang sudah tua rasanya asam. jeruk sudah tumbuh di Indonesia baik secara alami atau dibudidayakan. Tanaman jeruk umumnya hidup pada tempat-tempat yang dapat memperoleh sinar matahari langsung.BAB III PEMBAHASAN Tanaman Jeruk Nipis Sebagai Alternatif Pengobatan Pada Berbagai Penyakit Tanaman Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Tanaman jeruk merupakan tanaman buah tahunan yang berasal dari Asia. sedangkan permukaan kulit luar berwarna tua dan kusam. semakin tipis kulitnya semakin banyak kandungan airnya. kualitas jeruk nipis diketahui dari warna. Sejak ratusan tahun yang lalu. Batang pohonnya berkayu ulet dan keras. kejernihan dan tekstur kulit. . Bunganya berukuran kecil-kecil berwama putih dan buahnya berbentuk bulat sebesar bola pingpong berwarna (kulit luar) hijau atau kekuning-kuningan. Jeruk nipis berukuran kecil dan sedang biasanya memiliki kulit lebih tipis daripada berukuran besar. Jeruk nipis termasuk jenis tumbuhan perdu yang banyak memiliki dahan dan ranting. Tekstur kulit perlu diperhatikan.

100 gram buah jeruk nipis mengandung: Vitamin C Kalsium Forfor Zat besi Vitamin B 1 Hidrat arang Lemak Kalori Protein Air 27 mg 40 mg 22 mg 0. jeruk nipis mengandung asani sitrat. Tanaman jeruk berkhasiat mencegah dan mengatasi berbagai penyakit mulai dari daunnya sampai buahnya sebab jeruk mengandung vitamin C 49 mg dalam 100 gramnya. fosfor.Kandungan Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Jeruk nipis mengandung unsur-unsur senyawa kimia yang bermanfaat. kalsium. Buah masak mengandung synephrine dan N-methyltyramine. zat flavonoid. Misalnya: limonen. Disamping itu juga mengandung asam sitrat. pektin. linalin asetat. fellandren dan sitral. selain itu. B1 dan C.04 mg 12. Selain itu. .6 mg 0.8 gram 86 gram Gambar Kandungan Kimia Jeruk nipis Jeruk nipis mengandung minyak terbang limonene dan linalool. rhoifolin dan naringin.1 gram 37 gram 0. juga mengandung flavonoid. dan asam folat. hesperidine. geranil asetat. seperti poncirin. kalsium. besi dan vitamin A.4 gram 0.

saring. diminum 1 kali sehari sampai sembuh. Tambahkan 1/2 sendok teh air kapur sirih sambil diaduk rata. lalu saring. Batuk Satu jeruk nipis dicuci. Biarkan selama 5 menit lalu dibilas. Air tersebut dipakai untuk berkumurkumur. 4. Batuk Disertai Influenza Potong sebuah jeruk nipis masak dan mengandung air yang cukup banyak. Anyang-anyangan Dua jeruk nipis dicuci. Atau perasan jeruk nipis ditambah sepotong gula batu lalu diaduk hingga rata. minum sekaligus sehari sekali. dipotong-potong. makan 3 kali sehari . 5. Bau Badan Cara 1: Potong jeruk nipis yang cukup besar menjadi 2 bagian. 6. Diminum 2-3 kali sehari. Ambeien Sebanyak 10 gr akar pohon jeruk nipis dicuci bersih. Minum ramuan ini 2 kali sehari 2 sendok makan. Aduk hangat-hangat. Oleskan ke ketiak setelah mandi. lalu direbus dengan air 1 liter selama 1/2 jam. lalu peras.Kegunaan Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) 1. lalukan tiap pagi dan sore. dicampur dengan 1 _ sendok makan madu dan sedikit garam. 2. Seduh air perasannya dengan 60 cc air panas. 3. Cara 2: Beberapa helai (10) daun muda jeruk nipis ditumbuk sampai halus. diperas lalu diberi gula batu secukupnya dan 1 gelas air panas. Lakukan 3-4 kali sehari. lalu direbus dengan 2 gelas air hingga airnya tersisa 3/4. aduk hingga rata lalu disaring. pulung kecil-kecil seperti pil. dilumatkan. Diminum hangat-hangat 3 kali sehari. diperas. Amandel Kulit 3 jeruk nipis dicuci. olesi bagian irisan dengan kapur sirih tipis-tipis.

Demam atau Flu Cara 1: Satu jeruk nipis dicuci lalu diperas. Lakukan 3 kali sehari. 12. oleskan pada kulit kepala sampai rata. Minum sekaligus. 9. Oleskan pada kening penderita Cara 2: Satu jeruk nipis dipanggang sebentar. Sehabis Melahirkan Satu sendok makan kapur sirih ditambah 2 sendok makan minyak kayu putih dan 2 butir perasan jeruk nipis kampung. Lakukan selama 3 bulan tiap hari sehabis mandi.7. Mencegah Rambut Rontok atau Berketombe Dua jeruk nipis dipotong menjadi tiga bagian. Gunakan untuk berkumur selama dua menit saat masih hangat. Minum selagi hangat. Batu Ginjal Dua butir perasan jeruk nipis kampung diencerkan dengan 2 gelas air hangat. Difteri Dua jeruk nipis dicuci. . diperas airnya. 10. Jerawat Satu jeruk nipis diiris kemudian digosokkan pada kulit wajah. Bungkus kepala dengan handuk semalaman. Lakukan 3 kali sehari 11. agar perut terhindar dari keriput. 8. dipotong. lalu diperas. tetap halus dan kempis seperti sediakala. Seduh dengan 1 gelas air panas ditambah 1 sendok makan madu. keramas keesokan harinya. lalu diminum. tambahkan 1 sendok makan madu. Lakukan tiap hari selama 10 hari. Haid Tidak Teratur Tiga sendok makan air jeruk nipis ditambah 1 sendok makan madu dan 2 gelas air panas diaduk rata. Lakukan 3 kali seminggu. balurkan pada perut. diaduk sampai rata. minum setelah makan malam. tambah dengan 3 siung bawang merah yang telah dilumatkan dan 1 sendok makan minyak kelapa. 13.

dan dahi.14. dan sampo merang siap untuk keramas. Sampo merang dibuat dari 1 ikat merang. Lakukan 2 kali sehari. 17. Gosokkan pada kulit kepala. tampung di gelas. Gosokkan ke tengkuk. pelipis. lalu balut dengan kain perban. Ramuan ini dapat diminum pada saat perut kosong. 15. lalu tumbuk halus. gunakan ramun ini untuk berkumur selama 2-3 menit.) sampai bersih. Tambahkan sedikit garam. Selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari. 18. Tambahkan 1 sendok makan air jeruk nipis. dibakar sampai menjadi arang. Saring. Lendir di Tenggorokan Potong 2 buah jeruk nipis. . Kurap atau Panu Cuci 1 genggam akar landep (Barleria prionitis L. lalu aduk sampai rata. 19. bukan abu. Radang Tenggorokan Potong 3 buah jeruk nipis masak. tambahkan 1 sendok makan madu sambil diaduk rata. Lakukan beberapa kali sehari. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis sambil diaduk rata. lalu peras. peras airnya. Seduh air perasannya dengan 1/2 cangkir air panas. Melebatkan Rambut Satu butir kuning telur ayam kampung dikocok dengan perasan 3 butir jeruk nipis kampung sampai rata. Balurkan pada bagian kulit yang terkena kurap atau panu. rendam dalam air dan biarkan semalaman. Ganti balutan 2 kali sehari sampai sembuh. pijit-pijit sampai merata. Vertigo Setengah genggam daun jeruk nipis dilumatkan. 16. Menghentikan Kebiasaan Merokok Iris 1 jeruk nipis. isap lalu minum air putih. biarkan selama 2 jam baru dibilas dengan sampo merang agar rambut menjadi mengkilap dan lebat.

dan 10 buah cabai rawit. daun ketepeng cina.20. kemudian ditutup. Setelah itu minum 3/4 gelas air kelapa hijau muda. 22. Sakit Gigi Campurkan air jeruk nipis. 21.) . Tambahkan 3/4 cangkir air garam ke dalamnya.). gilingan akar kecubung hitam dan gilingan legetan warak masing-masing 1 sendok makan. Terkilir Tiga Buah jeruk nipis masak dan banyak airnya dibelah menjadi dua. Tambahkan 2 sendok makan minyak kayu putih dan 2 sendok makan minyak gandapura. 2 jari akar kepayang. 10 lembar daun sirih. Rebus bahan-bahan tersebut dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. diminum pagi dan sore. lalu aduk sampai rata. Selanjutnya peras ramuan tersebut dan saring. Ramuan ini dipakai untuk mengurut bagian yang cedera. Masukkan ke dalam poci lalu diseduh dengan 1/2 cangkir air panas. Melangsingkan Badan Tambahkan air perasan satu buah jeruk nipis ke dalam cangkir air teh hijau. lalu buang. 3 jari akar kelor. Lakukan 3 kali sehari. 24. Minum ramuan ini setiap pagi dan sore hari. Air saringan tersebut dibagi dua. 2 jari akar pepaya. Demam/Panas Saat Malaria Sediakan 3 lembar daun jeruk nipis dan daun kendal (Cordia obliqua Willd. lalu tumbuk sampai halus. Lakukan setiap hari. Setelah dingin. Lakukan 4-6 kali sehari. Setelah dingin diambil jeruknya kemudian diperas dan disaring. Pegal Linu Cuci daun jeruk nipis. Rendam ramuan tersebut dalam 1 liter alkohol selama 7 hari. dan 5 lembar daun prasman (Eupatorium triplinerve Vahl. 23. Gunakan air saringannya untuk berkumur selama beberapa menit. saring. Air perasannya dapat digunakan untuk menggosok dan mengurut bagian tubuh yang sakit.) (Blumea balsamifera L. . dan daun sambiloto (masingmasing 1/3 genggam).

Aduk sampai rata. Lakukan setiap hari. air perasan 1 buah jeruk nipis dan sedikit irisan gula merah. saring. Menambah Stamina Campurkan sebutir kuning telur ayam kampung. Cuci sampai bersih. Lakukan sekali dalam seminggu. .25. Minum ramuan ini ditambah sedikit madu. Setelah dingin. lalu tambahkan air perasan 2 buah jeruk nipis. Air saringannya diminum 3 kali sehari 3/4 gelas. 26. Tekanan Darah Tinggi Sediakan 20 kuntum bunga dan 30 lembar daun jeruk nipis. Rebus bahan-bahan tersebut dalam 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas. lalu minum.

Sehingga perkembangan obat tradisional/herbal semakin bertambah pesat dengan berbagai macam jenis produk dan kemasannya. bagaimanapun juga keberadaannya sedikit banyak kita butuhkan dalam memberikan terapi dalam gangguan yang kita alami.BAB IV PENUTUP Kesimpulan Keberadaan obat tradisional tenyata tidak dapat dikesampingkan dengan kehidupan kita. Seiring dengan pemahaman orang untuk menggunakan produk yang aman dan tanpa efek samping .

http://www. 2011. . Tjitrosoepomo.DAFTAR PUSTAKA Anonim.Yogyakarta Toiusd.multiply. Klasifikasi Citrus aurantifolia. G.php?mnu=2&id=131.com/journal/item/151/Citrus_aurantifolia.org. 2011. Morfologi Tumbuhan. Iptek.Gajah Mada University Press. Citrus aurantifolia http://toiusd. Klasifikasi Citrus aurantifolia http://www.id/ind/pd_tanobat/view.biochemj.multiply.net. 2005. 1985.iptek.