KATA PENGANTAR

Alhamdulillah, penulis mengucapkan puji dan syukur penulis dapat menyelesaikan penyusunan Makalah ini. Adapun judul dari Makalah ini “Jenis - Jenis dan Pembahasan Penyakit Hepatitis“. Penyusunan Makalah ini merupakan salah satu syarat untuk melengkapi tugas Mikrobiologi dan juga merupakan salah satu syarat untuk mengikuti ujian tengah semester mata kuliah Mikrobiologi di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Prima Jambi program studi Akademi Kebidanan.. Dalam menyelesaikan makalah, penulis mendapatkan bantuan dari berbagai pihak baik berupa saran, bimbingan dan dukungan moril dan materil akhirnya makalah ini dapat diselesaikan. Untuk itu, izinkanlah penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada : 1. 2. Ibu Ika Nursanti, M. Kes selaku Dosen Mikrobiologi Teman – teman se-angkatan (D3 Kebidanan 2012-2013) Penulis menyadari makalah ini masih belum sempurna. Untuk itu, saran dan kritik yang membangun sangat diperlukan demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang membacanya dan tentunya bagi penulis sendiri. Amin. Jambi, 8 November 2012 yang sebesar-besarnya

kepada Allah SWT atas rahmat, hidayah dan petunjuk-Nya yang berlimpah sehingga

Penulis

Page | 1

3 Penyebab dan Cara Penularan Hepatitis 2.1 Definisi Hepatitis 2.DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar Isi BAB I : Pendahuluan 1.4 Tanda dan Gejala 2.2 Saran Daftar Pustaka 1 2 3 3 5 5 5 5 6 6 7 7 8 8 9 10 10 11 11 11 12 12 13 14 16 16 17 18 Page | 2 .3 Hepatitis C 2.2.2.3 Rumusan Masalah 1.2 Hepatitis B 2.1 Latar Belakang 1.1 Kesimpulan 3.4 Hepatitis D dan E 2.2 Hepatitis B 2.2 Jenis-jenis Hepatitis 2.5 Pencegahan BAB III : Kesimpulan dan Saran 3.6 Kemungkinan Hepatitis F dan G 2.4 Hepatitis D 2.3.2.5 Manfaat Penulisan BAB II : Pembahasan 2.2.3 Hepatitis C 2.2.2 Identifikasi Masalah 1.2.4 Tujuan 1.3.1 Hepatitis A 2.3.1 Hepatitis A 2.5 Hepatitis E 2.3.

Prevalensi di Indonesia sekitar 10-15 persen jumlah penduduk atau sekitar 18 juta jiwa. F dan G terhitung kira-kira 95% kasus dari hepatitis virus akut. antara lain badan terasa panas. (Aru. Penyakit ini sangat berbahaya bagi kehidupan karena penykit hepatits ataupun gejala sisanya bertanggung jawab atas 1-2 juta kematian setiap tahunnya. muntah. sebagian besar infeksi hepatitis tidak menimbulkan gejala dan baru terasa 10-30 tahun kemudian saat infeksi sudah parah. E. D. kurang dari 10 persen yang terdiagnosis dan diobati. virus hepatitis menginfeksi sekitar 2 miliar orang didunia. mudah lelah. Alli Sulaiman.000 orang meninggal dunia akibat hepatitis beserta komplikasinya. Setiap tahun lebih dari 1. setelah beberapa hari air seninya berwarna seperti teh tua. Sebanyak 90 persen lain tidak menimbulkan gejala sehingga tidak terdiagnosis. kemudian mata tampak kuning dan akhirnya seluruh kulit tubuh menjadi kuning. Hepatitis virus adalah istilah yang digunakan untuk infeksi hepar oleh virus.1 Latar Belakang Hepatitis merupakan inflamasi dan cedera pada hepar. Karena itu. (http://www2.kompas. mual. Dari jumlah yang terinfeksi. nyeri diperut kanan atas. Page | 3 . w sudoyo. (Ester Monica.300.com/ver1/Kesehatan/0710/19/o32215. Masalahnya. pemeriksaan menjadi penting. tetapi agen virus A. Pasien hepatitis biasanya baru sembuh dalam waktu satu bulan.htm ) Menurut guru besar hepatologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang juga ketua kelompok kerja Hepatitis Departemen Kesehatan. penyakit ini dapat disebabkan oleh infeksi atau oleh toksin termasuk alkohol dan dijumpai pada kanker hati. 2002 : 93) Penyakit hepatitis merupakan urutan pertama dari berbagai penyakit hati diseluruh dunia. identifikasi virus penyakit dilakukan terus menerus. Pada saat itu gejala timbul.BAB I PENDAHULUAN 1. B. 2006 : 429). C. Infeksi virus hepatitis bisa berkembang menjadi sirosis atau pengerasan hati bahkan kanker hati.

2001 : 1169) Pada umumnya klien yang menderita penyakit hepatitis ini mengalami Anoreksia atau penurunan nafsu makan dimana gejala ini diperkirakan terjadi akibat pelepasan toksin oleh hati yang rusak untuk melakukan detoksifikasi produk yang abnormal sehingga klien ini haruslah mendapatkan nutrisi yang cukup agar dapat memproduksi enegi metabolik sehingga klien tidak mudah lelah.com/ver1/Kesehatan/0710/19/o32215. 1999: 758) Pentingnya mengetahui penyebab hepatitis bagi klien adalah apabila ada anggota keluarga menderita penyakit yang sama.(http://www2. Keberadaan kasus-kasus subklinis. Secara khusus terapi nutrisi yang didesain dapat diberikan melalui rute parenteral atau enteral bila penggunaan standar diet melalui rute oral tidak adekuat atau tidak mungkin untuk mencegah/memperbaiki malnutrisi protein-kalori. mencuci tangan.htm) Insiden hepatitis yang terus meningkat semakin menjadi masalah kesehatan masyarakat. pemakaian kateter. 60-90% dari kasus-kasus hepatitis virus diperkirakan berlangsung tanpa dilaporkan. Nutrisi enteral lebih ditujukan pada pasien yang mempunyai fungsi GI tetapi tidak mampu mengkonsumsi masukan nasogastrik. Apabila hal ini tidak dilakukan dengan benar dan teratur berarti keluarga dan penderita Page | 4 . sistem pembuangan sampah yang efektif.kompas. (Marilyn E. Doengoes.karbohidrat. perhatikan higiene secara umum. (Brunner & Sudarth. memiliki morbiditas yang tinggi dan menyebabkan penderitanya absen dari sekolah atau pekerjaan untuk waktu yang lama. jarum suntik dan spuit sekali pakai serta selalu menjaga kondisi tubuh dengan sebaik-baiknya. supaya anggota keluarga dan klien siap menghadapi resiko terburuk dari penyakit hepatitis beserta komplikasinya sehingga penderita mampu menyiapkan diri dengan pencegahan dan pengobatan yaitu: penyediaan makanan dan air bersih yang aman. Asam amino. elemen renik. ketidakberhasilan untuk mengenali kasus-kasus yang ringan dan kesalahan diagnosis diperkirakan turut menjadi penyebab pelaporan yang kurang dari keadaan sebenarnya. vitamin dan elektrolit dapat diinfuskan melalui vena sentral atau perifer. Penyakit ini menjadi penting karena mudah ditularkan. Nutrisi parenteral dapat dipilih karena status perubahan metabolik atau bila abnormalitas mekanik atau fungsi dari saluran gastrointestinal mencegah pemberian makan enteral.

4 Tujuan Untuk mengetahui jenis .2 Identifikasi Masalah Dari latar belakang diatas dalam makalah ini penulis mengangkat jenis-jenis dan cara pencegahan penyakit hepatitis 1. cara penularan serta cara pencegahan penyakit hepatitis tersebut.harus siap menerima resiko komplikasi lainnya dan bahkan dapat menyebabkan kematian. Bagaimana cara pencegahan penyakit hepatitis itu ? 1. tanda dan gejala. perawatan. Apa itu hepatitis ? 2.jenis. sehingga akibat dan komplikasi dapat dihindari seperti memberi penjelasan tentang Hepatitis antara lain: penyebab. Page | 5 . 1. Berapa macam/jenis hepatitis ? 3. disamping itu juga memerlukan pengetahuan dan keterampilan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan. Apa tanda dan gejala dari penyakit hepatitis itu ? 5. 1.3 Rumusan Masalah 1. Apa penyebab dan bagaimana cara penularan penyakit hepatitis itu ? 4. penularan dan akibat yang didapat kalau pengobatan tidak dilakukan.jenis dan cara pencegahan penyakit hepatitis. Dalam memberikan pelayanan kesehatan memerlukan asuhan keperawatan yang tepat.5 Manfaat Penulisan Untuk menambah pengetahuan tentang jenis . pengobatan.

Padahal definisi lever itu sendiri sebenarnya berasal dari bahasa belanda yang berarti organ hati. obat-obatan dan alkohol.bukan penyakit hati. Hepatititis dalam bahasa awam sering disebut dengan istilah lever atau sakit kuning. (Brunner & Suddarth. Hepatitis virus adalah istilah yang digunakan untuk infeksi hepar oleh virus disertai nekrosis dan inflamasi pada sel-sel hati yang menghasilkan kumpulan perubahan klinis. Namun banyak asumsi yang berkembang di masyarakat mengartikan lever adalah penyakit radang hati. sedangkan istilah sakit kuning sebenarnya dapat Page | 6 . 2002 : 93) Hepatitis adalah infeksi sistemik yang dominan menyerang hati. 2002 : 1169) Hepatitis adalah suatu proses peradangan pada jaringan hati.BAB II PEMBAHASAN 2. (Ester monika. biokomia serta seluler yang khas.1 Definisi Hepatitis Hepatitis adalah inflamasi/radang dan cedera pada hepar karena reaksi hepar terhadap berbagai kondisi terutama virus.

(Sujono Hadi. (Smeltzer. karena tidak semua penyakit kuning disebabkan oleh radang hati. kemudian menunjukkan gejala klinis.2. Populasi paling sering terinfeksi adalah anak-anak dan dewasa muda. 2001) Dari beberapa pengertian di atas dapat di simpulkan bahwa hepatitis adalah suatu penyakit peradangan pada jaringan hati yang disebabkan oleh infeksi virus yang menyebabkan sel sel hati mengalami kerusakan sehingga tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. teatapi juga karena adanya peradangan pada kantung empedu. HVA terdapat dalam makanan dan air yang terkontaminasi.1.2 Jenis-jenis Hepatitis Dikenal dengan hepatitis infeksiosa. Hepatitis A Page | 7 . 2.menimbulkan keracunan. Sholikul Huda) Hepatitits adalah suatu proses peradangan difus pada jaringan yang dapat di sebabkan oleh infeksi virus dan oleh reaksi toksik terhadap obat – obatan serta bahan – bahan kimia. Hepatitis virus merupakan infeksi sistemik oleh virus disertai nekrosis dan klinis. 1999). Umumnya terjadi didaerah kumuh berupa endemik. Masa inkubasi : 2-6 minggu. (M. biokimia serta seluler yang khas. rute penularan adalah melalui kontaminasi oral-fekal. 2. Potensi penularan infeksi hepatitis ini melalui sekret saluran cerna.

Page | 8 . Hepatitis C Dahulu disebut hepatitis non-A dan non-B. Hepatitis B Penularan virus ini melalui rute trnfusi darah/produk darah. individu yang menerima produk darah. tetapi terutama melalui tranfusi darah. pria homoseksual. Masa inkubasinya adalah selama 18-180 hari. anak kecil yang terinfeksi ibunya. pengguna obat injeksi. klien dan staf institusi untuk kecatatan perkembangan. Masa inkubasi mulai 6 minggu sampai dengan 6 bulan sampai timbul gejala klinis. jarum suntik.2. Populasi yang paling sering terinfeksi adalah pengguna obat injeksi. pekerja parawatan kesehatan dan keamanan masyrakat yang terpajan terhadap darah. resipien produk darah tertentu dan pasien hemodialisa.2. Golongan yang beresiko tinggi adalah mereka yang sering tranfusi darah.2. merupakan penyebab tersering infeksi hepatitis yang ditularkan melalui suplai darah komersial.2.3. 2. pria dan wanita dengan pasangan heteroseksual. potensial risiko terhadap pekerja perawatan kesehatan dan keamanan masyarakat yang terpajan pada darah. HCV ditularkan dengan cara yang sama seperti HBV. atau hubungan seks.

4. dan kematian. HDV ini meningkatkan resiko timbulnya hepatitis fulminan. hemofili. kegagalan hati. dan darah infeksius melalui infeksi HDV. resipien tranfusi darah multipel (infeksi hanya individu yang telah mempunyai HBV). Masa inkubasinya belum diketahui secara pasti. Page | 9 .2. Populasi yang sering terinfeksi adalah pengguna obat injeksi.2. Infeksi oleh HDV juga dapat timbul belakangan pada individu yang mengedap infeksi kronik HBV jadi dapat menyebabkan infeksi hanya bila individu telah mempunyai HBV. Hepatitis D Virus ini melakukan koinfeksi dengan HBV sehingga infeksi HBV bertambah parah.

Kemungkinan Hepatitis F dan G Baru ada sedikit kasus yang dilaporkan tentang hepatitis F. populasi yang paling sering terinfeksi adalah orang yang hidup pada atau perjalanan pada bagian Asia.2.2. Page | 10 . Sedangkan hepatitis G gejala serupa hepatitis C. seringkali infeksi bersamaan dengan hepatitis B dan/atau C. Afrika atau Meksiko dimana sanitasi buruk.2. dan paling sering pada dewasa muda hingga pertengahan. 2. Tidak menyebabkan hepatitis fulminan ataupun hepatitis kronik.5. Saat ini para pakar belum sepakat hepatitis F merupakan penyakit hepatitis yang terpisah.6. Penularan melalui transfusi darah jarum suntik. Hepatitis E Virus ini adalah suatu virus RNA yang terutama ditularkan melalui ingeti air yan tercemar.

1.2.3.3 Penyebab dan Cara Penularan Hepatitis Hepatitis A pada umumnya dapat di tulari melalui mulut.3. Walaupun infeksi virus ini jarang terjadi pada populasi orang dewasa. misalnya melalaui gelas 2. Hepatitis A atau sendok bekas yang di pakai penderita hepatitis A. kelompok tertentu dan orang yang memiliki cara hidup tertentu berisiko tinggi.Imigran dari daerah endemis hepatitis b . Kadang – kadang dapat juga melalui keringat penderita atau melalui jarum suntik bekas yang di pakai pada penderita pengdapa hepatitis A.Pengguna obat IV yang sering bertukar jarum dan alat suntik Page | 11 . Bentuk penularan seperti inilah yang banyak di jumpai pada penyakit hepatitis B.2. 2. Pada ibu hamil bila terserang virus ini dapat menularkan pada bayinya yang ada dalam kandungan atau waktu menyusui bayi itu. Hepatitis B Hampir semua jenis virus hepatitis dapat menyerang manusia. Kelompok ini mencakup: . Pada saat ini jenis hepatitis yang paling banyak di pelajari ialah hepatitis B dan telah dapat pula di cegah melalui vaksinasi.

Pasien hemodialisis dan penderita hemofilia yang menerima produk tertentu dari plasma . tetapi belum ada penelitian yang lebih mendalam.3. 2.Pekerja sossial di bidang kesehatan.Narapidana pria . suntikan ataupun transfusi darah.4.Pasien rumah sakit jiwa .Pelaku hubungan seksual dengan banyak orang atau dengan orang yang terinfeksi . Page | 12 .. Hepatitis D dan E Hepatitis delata dan hepatitis e didduga penularannya melalui mulut.Kontak serumah denag karier hepatitis .3. Virus hepatitis C juga berbahaya karena sebagian besar penyakit Hepatitis C dapat berkembang menjadi kronis/menahun dan menjadi pengidap yang selanjutnya akan menjadi sumber infeksi bagi orang sekitarnya.Pria homoseksual yaang secara seksual aktif . Hepatitis C Penularan hepatitis C dan Delta pada orang dewasa bisa terjadi melalui kontak seksual dan bisa pula melalui makanan dan minuman.3. terutama yang banyak kontak dengan darah 2.

dan kematian. Gambaran klinis hepatitis virus dapat berkisar dari asimtomatik sampai penyakit yang mencolok. Stadium Prodromal.Rasa lelah Page | 13 . Stadium ini disebut praikterus karena ikterus belu muncul. mual dan kadang-kadang muntah. Antibodi terhadap virus biasanya belum dijumpai.4 Tanda dan Gejala Semua Hepatitis Virus mempunyai gejala yang hampir sama. Mengenai hepatitis delta dan E belum dapat di ketahui sevara pasti bagaimana perjalanan penyakitnya.Anoreksia . dimulai setelah periode masa tunas virus selesai dan pasien mulai memperlihatkan tanda-tanda penyakit.Malese umum .Sakit kepala .gejala penderita hepatitis virus mula mula badanya terasa panas. dan ada pula yang berubah menjadi kanker hati. kemudian matanya terlihat kuning. Pasien hepatitis virus biasanya dapat sembuh setelah satu bulan. Disebut periode praikterus. stdium ini berlangsung 1-2 minggu dan ditandai oleh : . dan akhirnya seluruh kulit tubuh menjadi kuning.Rasa malas . Dokter hanya dapat memperkirakan saja jenis hepatitis apa yang di derita pasiennya dan untuk membedakannya secara pasyi masih diperlukan bantuan melalui pemeriksaan darah penderita. setelah beberapa hari air seninya berwarna seperti teh tua.penderita hepatitis B yang menahun setelah 20-40 tahun kemudian ada kemungkinan hatinya mengeras(sirosis).2. Terdapat tiga stadium pada semua jenis hepatitis yaitu : a. kegagalan hati. tetapi sebagian kecil (kira-kira 10%) akan mengalami kronis (menahun) atau meninggal. sedangkan penderita hepatitis C dapat menjadi kronis. sehingga secara klinis hampir tidak mungkin dibedakan satu sama lain. Hampir semua penderita hepatitis A dapat sembuh dengan sempurna. Sebagian besar penderita hepatitis B akan sembuh sempurna.

selama periode ini: .Pembesaran dan nyeri hati . Biasanya timbul dalam 2-4 bulan. tetapi pada saat ini baru ada vaksin hepatitis B saja. Dapat berlangsung 2-3 minggu atau lebih.Mialgia (nyeri otot) b.Apabila tedapat splenomegali. tetapi merupakan sumber penularan bagi manusia sehat. sehingga satu-satunya jalan untuk mencegah hepatitis virus adalah dengan vaksinasi. Agarc tubuh menjadi kebal diperlukan vaksinassi dasar mengenai dasar sebanyak tiga kali vaksinasi hepatitis B. pada sebagia besar orang stadium ini ditandai oleh timbulnya ikterus.Gejala-gejala infeksi saluran nafas atas . karena memang Hepatitis B sajalah yang paling banyak diselidiki baik mengenai perjalanan penyakitnya maupun komplikasinya..Splenomegali . Stadium Ikterus.5 Pencegahan Pencegahan terhadap hepatitis virus ini adalah sangat penting karena sampai saat ini belum ada obat yang dapat membunuh virus.Mungkin gatal (pruritus) dikulit c. Saat ini di seluruh dunia terdapat 200 juta orang pengidap hepatitis B yang tidak menampakkan gejala. Stadium Pemulihan.Nafsu makan pulih . Page | 14 . manifestasi lainnya adalah: . Mengenai jarak waktu pemberian vaksinasi dasar tergantung dari jenis vaksinasi yang dipakai.Gejala-gejala mereda termasuk ikterus . akan segera mengecil 2.Memburuknya semua gejala yang ada pada stadium prodromal .

Perhatikan cara pembuangan bahan-bahan terkontaminasi dan pembersihan alat-alat dan permukaan yang terkontaminasi. selanjutnya setiap 5 tahun sekali. Page | 15 . sedangan vaksin hepatitis b yang di rekayasa dari sel ragi diberi kepada penderita sebulan sekali sebanyak dua kali. sedangkan bayi lainnya boleh diberi setelah berumur sebulan. lalu suntikan ke tiga baru di beri 5 bulan kemudian. perllu diberi vaksinasi penguat. dan harus hati-hati memasang kembali tutup jarum suntik. Caranya bermacam-macam ada vaksin yang perlu di ulang setahun kemudian satu kali. harus di vaksinasi hepatitis B segera setelah lahir. Vaksin hepatitis yang di buat dari darah manusia kebal hepatitis di suntikkan kepada orang sehat sekali sebulan sebanyak tiga kali. Ada pula jenis vaksin yang perlu diberikan hanya setiap 5 tahun sekali saja. Secara keseluruhan tindakan pencegahan terhadap hepatitis adalah dengan memakai sarung tangan bila berkontak dengan darah /cairan tubuh lainnya.Ada dua vaksin hepatitis B yaitu vaksin yang dibuat dari darah manusia yang telah kebal Hepatitis B dan vaksin hepatitis yang dibuat dari perekayasaan sel ragi. Bayi yang lahir dari ibu yang mengidap penyakit hpatitis B. lalu 4 tahun kemudian diberi sekali lagi. Vaksinasi hepatitis B sebaiknya dilakukan sedini mungkin. Perlu juga menjelaskan pentingnya mencuci tangan kepada pasien. keluarga. Untuk memperkuat kekbalan yang telah ada. Bahan pemeriksaan untuk laboratorium harus diberi label jelas bahwa bahan berasal dari pasien hepatitis. dan lainnya.

Reaksi peradangan melibatkan degranulasi sel mast dan pelepasan histamin.1 KESIMPULAN 1. Hepatitis adalah suatu penyakit peradangan pada jaringan hati yang disebabkan oleh infeksi virus yang menyebabkan sel sel hati mengalami kerusakan sehingga tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. lisis sel-sel yang terinfeksi dan sel-sel di sekitarnya. Hepatitis terdiri dari beberap jenis.BAB III KESIMPULAN dan SARAN 3. serta edema dan pembengkakan interstisium. Hepatitis A Hepatitis B Hepatitis C Hepatitis D Hepatitis E Kemungkinan Hepatitis F dan G Virus-virus yang menyebabkan hepatitis dapat menyebabkan cedera dan kematian hepatosit dengan secara langsung membunuh sel dan dengan merangsang reaksi peradangan dan imun yang mencederai atau menghancurkan hepatosit. Hati menjadi edematosa sehingga kapiler-kapiler kolaps dan aliran darah berkurang yang menyebabkan hipoksia jaringan. yaitu : • • • • • • 3. pengaktivan komplemen. Perangsangan komplemen dan lisis sel serta serangan antibodi langsung terhadap antigen-antigen virus menyebabkan destruksi sel-sel yang terinfeksi. Page | 16 . Respon imun yang timbul kemidian mendukung respon peradangan. 2. akhirnya terbentuk jaringan ikat dan fibrosis dihati.

Page | 17 . Stadium Pemulihan 6.2 SARAN 1. Semua hepatitis Virus mempunyai gejala yang hampir sama. sehingga satu-satunya jalan untuk mencegah hepatitis virus adalah dengan vaksinasi. Stadium Prodromal b. sehingga secara klinis hampir tidak mungkin dibedakan satu sama lain. Biasakan untuk selalu hidup bersih dan sehat. Selalu periksa kesehatan atau vaksinasi jika sudah terjangkit penyakit hepatitis. Terdapat tiga stadium pada semua jenis hepatitis yaitu : a. 5. 3. 2. Pencegahan terhadap hepatitis virus ini adalah sangat penting karena sampai saat ini belum ada obat yang dapat membunuh virus.4. Stadium Ikterus c.

Vol 2. 2001. 2004. Jakarta: EGC Inayah. 2000.DAFTAR PUSTAKA Ester. Jakarta : EGC Page | 18 . 2006. Buku Ajar Medikal Bedah Brunner &Suddarth. Dkk. Iin. Jakarta : EGC Smeltzer. Jakarta: Salemba Medika Oswari. Penyakit Dan Cara Penanggulangannya. Arief. Edisi 8. Asuhan Keperawatan Pada Klien Dengan Gangguan Sistem Pencernaan. Jakarta: Gaya Baru Mansjoer. Suzanne C. Kapita Selekta Kedokteran. Monica. Keperawatan Medikal Bedah. 2002 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful