P. 1
Materi LK 1

Materi LK 1

|Views: 6|Likes:
Published by Darrell West

More info:

Published by: Darrell West on Mar 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/10/2014

pdf

text

original

`Materi LK-1: Konstitusi HMI

*

Atas faktor tersebut, maka HMI menetapkan tujuannya sebagaimana dirumuskan dalam pasal 5 AD/ ART HMI yaitu : "TERBINANYA INSAN AKADEMIS, PENCIPTA, PENGABDI YANG BERNAFASKAN ISLAM DAN BERTANGGUNG JAWAB ATAS TERWUJUDNYA MASYARAKAT ADIL MAKMUR YANG DIRIDLOI ALLAH SWT".

Diposkan oleh Hanafi Mohan on Minggu, 20 Desember 2009 Label: Latihan Kader PENGANTAR ILMU HUKUM Konstitusi adalah bentuk peraturan perundangan yang tertinggi yang menjadi dasar dan sumber semua peraturan perundangan yang dibawahnya dalam suatu organisasi/negara.

Konstitusi: - Aturan pokok - Hukum pokok Al-Qur’an & Hadits --> Islam Pancasila & UUD 1945 --> Indonesia AD/ART --> Organisasi Syarat yang harus dimiliki agar konstitusi menjadi penentu arah, tindakan dan piagam (sebagai dasar pijakan): 1. Bentuknya: Sebagai naskah tertulis yang merupakan perundangan tertinggi yang berlaku dalam suatu organisasi/negara. 2. Isinya: Merupakan peraturan yang bersifat fundamental; artinya tidak semua masalah yang penting harus dibuat, melainkan hal-hal yang bersifat pokok, dasar atau azas-azasnya saja. 3. Sifatnya: Universal, Fleksibel, dan Luwes

Al-A'raaf: 172) 3) Khalifah fil ardh (Q.S. 23.S. 16. 42 dan akhir pasal 47) 2. 37. 38. Persatuan dan kesatuan (terdapat dalam pasal 1. Individu – Sosial. dan 40) 4. 37. dan tebusan tawanan). Ali Imraan: 19) 2) Fitrah manusia : Hanief/cenderung pada kebenaran (Q. 17. pembayaran diyat. 25.S. RUANG LINGKUP KONSTITUSI HMI A.S. Al-Baqarah: 105. Iman – Ilmu – Amal Alinea 3: 1) Kemerdekaan merupakan rahmat Allah SWT (Q. Monotheisme (Konsep tauhid terdapat dalam Mukadimmah. Adat yang dipertahankan seperti gotong-royong. Al- . Bela negara (tersirat dalam pasal 24. dan 37) 3. Al-Anfaal: 61. dan 44) 6. Al-Baqarah: 30) 4) Pengabdian diri (Q. Persamaan dan keadilan (terdapat pada pasal 13.Piagam Madinah (Untuk perbandingan) Prinsip-prinsip umum atau pokok-pokok pikiran Piagam Madinah: 1. Pelestarian adat yang baik (terdapat dalam pasal 2 – 10. Yunus: 25) 2) Umat Islam wajib mengisi kemerdekaan (fungsi umat Islam) (Q. 24. 15. 22. At-Taubah: 41. Kebebasan beragama (terdapat pada pasal 25) 5.S. Adz-Dzaariyaat: 56) Alinea 2: Azas keseimbangan (Al-Qashash 77) Duniawi – Ukhrawi. 15. pasal 22. Makna Mukadimmah AD HMI Alinea 1: 1) Islam ajaran yang haq dan sempurna (Q.S.

Apabila yang bersangkutan memenuhi syarat dan telah mengikuti Maperca.Jumu’ah: 10. # Keanggotaan Yang dapat menjadi anggota HMI adalah mahasiswa Islam yang terdaftar pada perguruan tinggi dan/atau yang sederajat yang ditetapkan oleh Pengurus HMI Cabang/Pengurus Besar HMI. Adz-Dzaariyaat: 56) B. dan menjadikan Al-Qur’an dan As-Sunah sebagai sumber norma. sumber inspirasi dan sumber aspirasi di dalam setiap aktivitas dan dinamika organisasi. yaitu penjelasan dan pedoman-pedoman organisasi lainnya. Anggaran Dasar dan Rumah Tangga HMI Anggaran Dasar dan Rumah Tangga HMI merupakan konstitusi HMI. isinya memuat aturanaturan pokok organisasi yang bersifat fundamental. sumber nilai. Makna HMI sebagai Organisasi berasaskan Islam HMI adalah organisasi yang menghimpun mahasiswa yang (mengaku) beragama Islam di mana secara individu dan organisatoris memiliki ciri-ciri keislaman. Ar-Ra'du: 11) 3) Adil makmur Alinea 4: 1) Fungsi generasi muda Islam 2) Orientasi pengabdian kepada Allah SWT (Q. maka dinyatakan sebagai anggota muda HMI. . 3) Anggota Kehormatan: yaitu orang yang berjasa kepada HMI yang telah ditetapkan oleh Pengurus HMI Cabang/Pengurus Besar HMI. C. Secara khusus masalah-masalah yang memerlukan penjelasan lebih lanjut diurai dalam beberapa naskah. Keanggotaan HMI dibagi menjadi tiga. 2) Anggota Biasa: yaitu anggota muda yang telah memenuhi syarat dan atau anggota muda yang telah mengikuti Latihan Kader I. yaitu: 1) Anggota Muda: yaitu mahasiswa Islam yang menuntut ilmu di perguruan tinggi atau yang sederajat dan telah mengikuti Maperca. Hal utama yang harus diketahui kader selain asas dan implikasinya adalah masalah tentang keanggotaan dan struktur organisasi.S. Setiap mahasiswa Islam yang berkeinginan untuk bergabung di HMI dengan status sebagai anggota harus mengajukan permohonan dan menyatakan secara tertulis kesediaan mengikuti dan menjalankan AD/ART serta pedoman HMI lainnya kepada pengurus cabang setempat. kemudian jika anggota muda tersebut telah megikuti dan lulus Latihan Kader I akan dinyatakan sebagai anggota biasa HMI.

Struktur kekuasaan secara hirarki terdiri dari: 1) Kongres 2) Konferensi/Musyawarah Cabang 3) Rapat Anggota Komisariat Struktur pimpinan secara hirarki terdiri dari: 1) Pengurus Besar HMI 2) Pengurus HMI Cabang 3) Pengurus HMI Komisariat . status anggota HMI juga dapat berakhir jika anggota yang bersangkutan meninggal dunia. dan diberhentikan atau dipecat. Anggota muda HMI mempunyai hak bicara tetapi tidak mempunyai hak suara (gimana bisa bicara kalo bersuara tidak boleh).Masa keanggotaan HMI dihitung sejak kelulusan dari Latihan Kader I dan akan berakhir maksimum 5 (lima) tahun untuk program S0. dan 9 (sembilan) tahun untuk program pasca sarjana. yaitu (1) Struktur Kekuasaan. mengundurkan diri. Anggota biasa memiliki hak suara sehingga otomatis punya hak bicara. dan mengikuti Latihan Kader I. dan mempunyai hak untuk dipilih sebagai fungsionaris pengurus HMI sesuai dengan peruntukannya. 7 (tujuh) tahun untuk program S1. dengan prosedur yang telah diatur secara khusus. Dalam keadaan tertentu masa keanggotaan dapat diperpanjang apabila yang bersangkutan masih menduduki kepengurusan di HMI. # Struktur Organisasi Struktur organisasi HMI terbagi menjadi 2 (dua). juga harus membayar uang pangkal dan iuran organisasi. dan (2) Struktur Pimpinan. dan akan diperpanjang sampai masa kepengurusannya berakhir. Anggota HMI dapat dipecat karena dua hal: 1) Bertindak bertentangan dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh HMI 2) Bertindak merugikan atau mencemarkan nama baik organisasi Yang bisa mencabut status keanggotaan HMI adalah Pengurus HMI Cabang dan Pengurus Besar HMI. mengikuti latihan dalam organisasi sesuai dengan peruntukannya. Perhitungan tahun antar program bukan dibuat akumulasi. Anggota HMI berkewajiban untuk menjaga nama baik organisasi. Khusus untuk anggota muda dan anggota biasa. berpartisipasi dalam seluruh kegiatan HMI. Selain habis masa keanggotaan. Anggota kehormatan dapat mengajukan saran/usul dan pertanyaan kepada pengurus secara lisan atau tertulis.

Pedoman Perkaderan Pedoman perkaderan adalah aturan yang khusus membahas tentang sistem perkaderan yang dilakukan di HMI. Landasan konstitusi .. KOHATI merupakan organisasi yang bersifat semi otonom.. dan menyeluruh oleh seluruh komponen HMI.. KOHATI didirikan pada tanggal 2 Jumadil Akhir 1386 H yang bertepatan dengan tanggal 17 September 1966 pada Kongres VIII HMI di Solo. KOHATI bertujuan agar “Terbinanya muslimah yang berkualitas insan cita”. Landasan sosio-kultural 4. Landasan Perkaderan . Aspek Perkaderan • Pembentukan integritas watak dan kepribadian • Pengembangan kualitas intelektual • Pengembangan kemampuan professional 3. Pelatihan. Pada internal HMI.. 2. KOHATI memiliki fungsi sebagai wadah peningkatan dan pengembangan potensi kader HMI dalam wacana dan dinamika gerakan keperempuanan. dan Aktivitas • Pengabdian B. KOHATI berfungsi sebagai bidang keperempuanan.Pengembangan : Up-Grading. Tujuan Perkaderan Terciptanya kader Muslim-Intelektual-Profesional yang berakhlakul karimah serta mampu mengemban amanah Allah sebagai khalifah fil ardh dalam upaya mencapai tujuan organisasi. standar. Landasan teologis . Pedoman KOHATI KOHATI adalah singkatan dari Korps HMI-Wati. KOHATI berkedudukan dimana HMI berada. Pola Dasar Perkaderan • Rekrutmen • Pembentukan Kader . seragam. mengembangkan dan meningkatkan potensi HMI-Wati dalam wacana dan dinamika gerakan keperempuanan.. Sistem inilah yang dilaksanakan secara masif.Training Formal . KOHATI merupakan badan khusus HMI yang bertugas untuk membina. Hal-hal yang menjadi pokok dalam sistem perkaderan HMI adalah : 1.PEDOMAN-PEDOMAN DASAR ORGANISASI A. . Landasan ideologis . Landasan historis .

Pedoman Lembaga Kekaryaan 1. antara lain: a. Yang dapat menjadi anggota KOHATI adalah HMI-Wati yang telah lulus Latihan Kader I HMI. Lembaga Astronomi Mahasiswa Islam (LAMI). struktur organisasi dan wewenang lembaga kekaryaan • Keinginan untuk menjadi lembaga kekaryaan otonom penuh terhadap organisasi induk HMI Kemudian sampai pada tahun 1966 diikuti oleh pembentukan Lembaga Teknik Mahasiswa Islam (LTMI). sehingga dalam evaluasi kongres IX HMI di Malang tahun 1969 antara lain melalui papernya mempertanyakan: . Ini dibuktikan dengan adanya evaluasi pada kongres di Malang pada tahun 1969. Memiliki Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga (PD/PRT) sendiri c. KOHATI berperan sebagai pencetak dan pembinan muslimah sejati untuk menegakkan dan mengembangkan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan. KOHATI berfungsi sebagai organisasi perempuan. Punya struktur organiasasi yang bersifat nasional dari tingkat pusat sampai rayon b.Sedangkan pada eksternal HMI. lembaga kekaryaan pun semakin menarik sebagai suatu faktor bagi berkembang pesatnya lembaga kekaryaan ditunjukkan dari: • Adanya hasil penelitian yang menginginkan dipertegasnya status lembaga kekaryaan. Bentuk mengadakan musyawarah lembaga termasuk memilih pimpinan lembaga Keputusan-keputusan di atas di satu pihak lebih mengarahkan kepada kegiatan lembaga. Akhirnya dengan latar belakang di atas. Sejarah Lembaga Kekaryaan HMI Terbentuknya lembaga kekaryaan sebagai satu dari institusi HMI terjadi pada kongres ke tujuh HMI di Jakarta pada tahun 1963 dengan diputusakannya mendirikan beberapa lembaga khusus (sekarang lembaga kekaryaan) dengan pengurus pusatnya ditentukan berdasarkan kuota yang mempunyai potensi terbesar pada jenis aktifitas lembaga kekaryaan yang bersangkutan diantaranya: • Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) dipusatkan di Surabaya • Lembaga Da’wah mahasiswa Islam (LDMI) yang dipusatkan di Bandung • Lembaga Pembangunan Mahasiswa Islam (LPMI) pusatnya di Makassar • Lembaga Seni Budaya Mahasiswa Islam (LSBMI) pusatnya di Yogyakarta Dan kondisi politik tahun 60-an berorientasi massa. C. melalui kongres VIII HMI di Solo melahirkan keputusan Kongres dengan memberikan status otonom penuh kepada lembaga kekaryaan dengan memberikan hak yang lebih kepada lembaga kekaryaan tersebut. di mana kondisi pada saat tersebut lembaga kekaryaan sudah cenderung mengarah kepada perkembangan untuk melepaskan diri dari organisasi induknya. namun di lain pihak lebih merugikan organisasi ke tingkat induk bahkan justru menimbulkan permasalahan serius. Lembaga Pertanian Mahasiswa Islam (LPMI).

2. LDMI menjadi LD HMI. dan Allah adalah merupakan inti daripada iman. Sebagaimana terdapat dalam unsur-unsur pokok Esensi Kepribadian HMI yang meliputi: 1) Dasar Tauhid yang bersumber pada Al-Qur’an dan Sunnah Rasul yakni dasar keyakinan bahwa “Tiada Tuhan melainkan Allah”. Memihak dan membela kaum-kaum yang lemah dan tertindas dengan menentang penyimpangan dan kebatilan dalam bentuk dan manifestasinya. yakni memiliki kemampuan dengan cipta dan daya pikir nasional dan kritis. 3) Kreatif. 5) Pemersatu. lembaga kekaryaan yang dikukuhkan melalui kongres XIII HMI di Ujung Pandang. perubahan kelembagaan tidak lagi menjadi permasalahan dan perhatian Himpunan. 2) Dasar keseimbangan. yaitu keharmonisan antara pemenuhan tugas dunia dan akhirat. Status lembaga dan hubungan dengan organisasi induknya (HMI) b. Ha ini mengakibatkan lembaga kekaryaan perlahanlahan mengalami kemunduran dan puncaknya terjadi saat diterbitkannya SK Mendikbud tentang pengaturan kehidupan kemahasiswaan melalui NKK/BKK tahun 1978. yaitu sikap dan perbuatan angkatan muda yang merupakan kader seluruh umat Islam Indonesia menuju persatuan nasional. Perlu tidaknya penegasan oleh kongres. 4) Dinamis. Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI) b. Islam dan Ihsan. dsb. Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) c. bahwa lembaga kekaryaan adalah bagian mutlak dari HMI misalnya LKMI menjadi LK HMI. yaitu sikap dan perbuatan orang muda patriotik mengutamakan kepentingan bersama bangsa datas kepentingan pribadi. latihan kerja berupa dharma bhakti kemasyarakatan dalam proses pembangunan bangsa dan negara. iman dan ilmu menuju kebahagiaan hidup dunia dan akhirat. 6) Progresif dan Pembaharu. Aktif dalam pembentukan dan peranan umat Islam Indonesia yang adil dan makmur yang diridhoi oleh Allah SWT. Namun realitas perkembangan organisasi merasakan perlu dihidupkannya kembali. maka lembaga kekaryaan yang pernah ada yaitu: a. jasmaniah dan rohaniah. Lembaga Da’wah Mahasiswa Islam (LDMI) .a. Kemudian LK menjadi perhatian/alternatf baru bagi HMI karena gencarnya isu profesionalisme. LPL) yang bertugas melaksanakan kewajiban-kewajiban HMI sesuai dengan fungsi dan bidangnya (ladang garapan) masing-masing. Setelah kongres X di Palembang tahun 1971. Melalui kongres XVI di Padang tahun 1986 pendayagunaan LK kembali dicanangkan. yaitu selalu dalam keadaan gerak dan terus berkembang serta dengan cepat memberikan respon terhadap setiap tantangan yang dihadapi sehingga memiliki fungsi pelopor yang militan. Dilihat dari jenisnya. hingga memilki kebijakan untuk berilmu amaliah dan beramal ilmiah. Lembaga Kekaryaan Yang dimaksud dengan Lembaga Kekaryaan adalah badan-badan khusus HMI (diluar KOHATI.

Lembaga Astronomi Mahasswa Islam (LAMI) i. Lembaga Pertanian Mahasiswa Islam (LPMI) f. Melaksanakan peningkatan wawasan profesionalsme anggota. Adapun fungsi dari lembaga kekaryaan adalah: a.d. dan berbagai macam penerapannya. Lembaga Teknologi Mahasiswa Islam (LTMI) g. (Pasal 60 ayat d ART HMI) b. bertugas untuk menjabarkan program HMI yang telah diputuskan oleh instansi-instansi kekuasaan HMI. Melaksanakan dan mengembangkan kebijaksanaan HMI untuk meningkatkan keahlian para anggota melalui pendidikan. Lagu yang dijadikan sebagai Hymne HMI adalah lagu yang diciptakan oleh RM Akbar sebagai berikut: . (Pasal 59 ART HMI) dan lembaga kekeryaan bertanggungjawab kepada pengurus HMI setempat. lambing. agar pelaksanaan. penelitian dan latihan kerja praktis serta darma bakti kemasyarakatan (pasal 60 ayat b ART HMI) D. Lembaga Hukum Mahasiswa Islam (LHMI) k. Lembaga Ekonomi Mahasiswa Islam (LEMI) j. Musyawarah badan yang selanjutnya disebut rapat kerja itu. Lembaga Penelitian Mahasiswa Islam (LEPMI) l. Dan lembaga-lembaga yang dibentuk sesuai dengan kebutuhan karena lembaga kekaryaan adalah badan pembantu pimpinan HMI. maka dengan melaksanakan tugas/fungsional (sesuai dengan bidangnya masing-masing) haruslah terlebih dahulu dirumuskan dalam suatu musyawarah tersendiri. Lembaga Seni Budaya Mahasiswa Islam (LSMI) h. sehingga dalam proses dapat terbentuk arah yang jelas. Lembaga Pendidikan Mahasiswa Islam (LAPENMI) e. Pedoman Atribut HMI Pedoman atribut HMI berisi tentang lagu. pembinaan dan pengembangan Lembaga Kekaryaan benar dapat terkoordinasikan. 3. sesuai dengan bidang masingmasing. Maksud dan Fungsi Lembaga Kekaryaan Adanya lembaga kekaryaan dimaksudkan untuk mempertajam alat pencapai tujuan HMI.

Warna hijau: Lambang keimanan dan kemakmuran 7.Sebagai huruf hidup. Gambar bulan bintang: Lambang keimanan seluruh umat Islam di dunia 6. lambang proses perkaderan HMI 4. lambang optimis kehidupan HMI .Huruf alif merupakan angka 1 (satu) lambang. Ilmu dan Amal 11. Warna hitam: Lambang ilmu pengetahuan 8. Bentuk huruf alif: . Bentuk jantung: Jantung adalah pusat kehidupan manusia. Keseimbangan warna hijau dan hitam: Lambang keseimbangan. Warna putih: Lambang kesucian dan kemurnian perjuangan HMI 10. Puncak tiga: . Bentuk perisai: Lambang kepeloporan HMI 3. esensi kepribadian HMI 9. dasar/semangat HMI 2. Bentuk pena: Melambangkan bahwa HMI adalah organisasi mahasiswa yang senantiasa haus akan ilmu pengetahuan 5. Islam dan Ikhsan . Tulisan HMI: Kepanjangan dari Himpunan Mahasiswa Islam .Lambang Iman.>>> Hymne Himpunan Mahasiswa Islam <<< Bersyukur dan Ikhlas Himpunan Mahasiswa Islam Yakin Usaha Sampai Untuk kemajuan Hidayah dan taufiq Bahagia HMI Berdoa dan Ikrar Menjunjung tinggi syiar Islam Turut Qur’an dan hadist Jalan keselamatan Ya Allah berkati Bahagia HMI Lambang HMI adalah sebagai berikut: 1.Lambang Iman.

Anwar (Malang). Zulkarnaen. Secara hirarki hukum.Pengunaan lambang HMI dapat diterapkan pada: a) Lencana/Badge HMI b) Bendera c) Stempel d) Kartu Anggota e) Papan Nama HMI f) Gordon/Selempang HMI g) Aksesoris atau perlengkapan lain dengan tidak menyimpang dari lambang dan penggunaannya Aturan penggunaan dan lainnya diatur dengan rinci. Toha Mashudi (Malang). Suwali. Hasan Basri. Yusdi Ghozali (Semarang). Dahlan Husein (Palembang). Baidron Hadi (Yogyakarta). konstitusi merupakan aturan tertinggi. Atribut lain yang digunakan dalam HMI adalah: 1) Muts/Peci HMI 2) Baret HMI Segala sesuatu yang berkaitan dengan atribut diatur dalam ketentuan khusus. sehingga tidak boleh bertentangan dengan konstitusi. . Siti Zainah (Palembang). Tokoh-tokoh pemula / pendiri HMI              Lafran Pane (Yogya). Tayeb Razak. Karnoto Zarkasyi (Ambarawa). HUBUNGAN KONSTITUSI DENGAN PEDOMAN-PEDOMAN ORGANISASI LAINNYA Pada dasarnya konstitusi hanya memberikan aturan yang bersifat umum. Maisaroh Hilal (Singapura). Marwan. [] 3. M. Mansyur. Pedoman lain berfungsi sebagai penjelasan teknis hal-hal yang dibahas dalam konstitusi. aturan secara khusus dijelaskan dalam pedoman-pedoman lainnya.

Ontologi membahas pertanyaanpertanyaan semacam ini: Objek apa yang ditelaah pengetahuan? Adakah objek tersebut? Bagaimana wujud hakikinya? Dapatkah objek tersebut diketahui oleh manusia. Adanya dukungan Presiden STI Prof. dan bagaimana caranya? 2) Epistemologi Epistemologi adalah pembahasan mengenai metode yang digunakan untuk mendapatkan pengetahuan. STT (Sekolah Tinggi Teknik). Aksiologi menjawab pertanyaanpertanyaan model begini: untuk apa pengetahuan itu digunakan? Bagaimana kaitan antara cara penggunaan pengetahuan tersebut dengan kaidah-kaidah moral? Bagaimana penentuan objek yang ditelaah berdasarkan pilihan-pilihan moral? Bagaimana kaitan antara metode pengetahuan dengan norma-norma moral/profesional? Perbedaan suatu pengetahuan dengan pengetahuan lain tidak mesti dicirikan oleh perbedaan dalam . Epistemologi membahas pertanyaan-pertanyaan seperti: bagaimana proses yang memungkinkan diperolehnya suatu pengetahuan? Bagaimana prosedurnya? Hal-hal apa yang harus diperhatikan agar kita mendapatkan pengetahuan yang benar? Lalu benar itu sendiri apa? Kriterianya apa saja? 3) Aksiologi Aksiologi adalah pembahasan mengenai nilai moral pengetahuan. BPT (Balai Perguruan Tinggi) Gajah Mada.4. Penghambat Berdirinya HMI Munculnya reaksi-reaksi dari :    Perserikatan Mahasiswa Yogyakarta (PMY) Gerakan Pemuda Islam (GPII) Pelajar Islam Indonesia (PII) 1) Ontologi Ontologi adalah pembahasan tentang hakekat pengetahuan. Abdul Kahar Muzakir Islam Indonesia mayoritas 5. Faktor Pendukung Berdirinya HMI             Posisi dan arti kota Yogyakarta Yogyakarta sebagai Ibukota NKRI dan Kota Perjuangan Pusat Gerakan Islam Kota Universitas/ Kota Pelajar Kebudayaan Terletak di Central of Java Penghayatan dan Keagamaan Mahasiswa Adanya tuntutan perang kemerdekaan bangsa Indonesia Adanya STI (Sekolah Tinggi Islam).

dsb). Filsafat dan agama kerap bersinggungan dalam hal objek (sama-sama membahas hakekat alam. tetapi metode dan penggunaannya berbeda. tetapi metode keduanya jelas beda. sedangkan metodenya sama.ketiga aspek itu sekaligus. Sementara perbedaan antar sains terutama terletak pada objeknya. benar-salah. . baik-buruk. Bisa jadi objek dari dua pengetahuan sama.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->