Kandungan kimia Bawang merah mengandung minyak atsiri yang ter-diri atas dialilsulfida, propantiol-S-oksida, S-Alil

-L-Sisteinsulfoksida atau Aliin, prostaglandin A-1, difenilamina dan sikloaliin, metilaliin, dihidroaliin, kaemferol dan foroglusinol.5)

Umbi bawang merah mengandung senyawa turunan asam amino yang mengandung sulfur yaitu Sikloalliin 2%, propilalliin dan propenilalliin. Bila sel-sel umbi pecah senyawa tersebut akan berubah menjadi bentuk ester ( ester asam tiosulfinat), sulfinil disulfida (Kepaen), disulfida dan polisulfida, begitu juga tiofen. Di samping itu terbentuk pula propantial-S-oksida (suatu senyawa yang dapat menyebabkan keluarnya air mata). Disamping turunan asam amino, ditemukan pula adenosine dan prostaglandin.8,11) Aliin (S-Allil-L-sistein sulfoksida), C6H11NO2S selain terkandung dalam Bawang Merah juga terkandung dalam Bawang putih (Allium sativum L.) dan jenis-jenis Allium lainnya. Senyawa ini berupa hemihidrat yang tidak berwarna C6H11NO2S.½H2O bentuk jarum tumpul yang diperoleh dari hasil rekristalisasi menggunakan pelarut aseton. Jarak leburnya 164-1660C (dengan mengeluarkan gas), praktis larut dalam air. Tidak larut dalam etanol mutlak, kloroform, aseton, eter dan benzena. Senyawa ini memiliki potensi sebagai antibakteri dan segera akan terurai oleh pengaruh enzim Allinase dengan mengeluarkan bau bawang yang khas. Potensi antibakterinya kira-kira serupa dengan Allicin.10)

Allisin C6H11NO2S adalah senyawa yang juga terkandung dalam Bawang Putih memiliki potensi antibakteri. Senyawa ini bentuknya cairan dengan bau yang khas bawang putih. Bersifat mengiritasi kulit, bila direbus atau disuling akan mengalami dekomposisi. Indeks biasnya 1,561 (20oC), bobot jenis 1,112 (20oC). Kelarutan dalam air 2,5% w/w (suhu 10oC). pH sekitar 6,5. Dapat campur dengan alkohol, eter, dan benzena, tidak stabil terhadap pengaruh panas dan dalam lingkungan biasa. Stabil dalam lingkungan asam.10)

6) Komponen yang diduga mempunyai efek hipoglikemik ialah senyawa amino (difenilamin) dan senyawa yang berupa sulfida (allilpropil-disulfida). Efek hipoglikemik dan hipolipidemik bawang merah telah dibuktikan pula pada pasien dengan diabetes melitus yang terawat baik dengan kombinasi obat anti diabetik oral dan bawang merah 3 kali 20 gram setiap hari selama 7 hari dibandingkan dengan tanpa kombinasi dengan bawang merah selama 7 hari.Analisis Kandungan Gizi Dari 100 gram umbi Allium cepa L. Penurunan kadar gula darah penderita yang mendapat bawang merah sebesar 10. menghambat aggregasi trombosit. meningkatkan aktivitas fibrinolitik serta memobilisir kolesterol dari depositnya pada lesi aterosklerosis hewan uji.9) Efek biologi Dari penelitian yang sudah banyak dilakukan diketahui bahwa bawang merah mempunyai efek antidiabetik dan anti aterosklerotik yaitu menurunkan kadar gula dan lemak darah. Umbi bawang merah memiliki efek ekbolik (memacu kelahiran janin) pada tikus putih dan mencit dan pada dosis . dilaporkan mengandung :5.72 mg%.

71% dan 33. daun meniran 10 lembar. peluruh haid. diramas dengan minyak …. pulosari 3/4 jari.11) Kegunaan di masyarakat Secara tradisional umbi lapis bawang merah digunakan untuk peluruh dahak (obat batuk). dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Potensi antiasma tersebut disebabkan dari ester asam tisulfiniat yaitu dengan menghambat proses timbulnya asma (menekan pengaruh alergen). belimbing buluh 3 buah.11) Cara pemakaian di masyarakat Untuk mengobati influenza : Bawang merah 2 butir. sedangkan pada penurunan timbulnya trombus disebabkan karena menghambat terjadinya penggumpalan trombosit spontan.000 masih mempunyai aktivitas menghambat pertumbuhan mikroba Gram(+) dan Gram(-) (1 mg allicin setara dengan 10 g penisillin). sesudah dingin disaring lalu diminum (3 x sehari sebanyak yang diperlukan) Untuk mengobati sariawan : Bawang merah 3 butir. untuk melumas luka-luka yang disebabkan oleh penyakit sariawan (3-6 x sehari). direbus dengan air bersih 3 gelas sehingga hanya tinggal kira-kira 3/4nya. daun kaki-kuda 9 lembar. digunakan dalam upa-ya penyembuhan gangguan pencernaan. peluruh air seni dan penurun panas. menurunkan kholesterol dan trigliserida. buah kapulogo 3 buah. rimpang cekur 2 jari. sesudah disaring lalu diberi madu murni 4 sendok makan dan diminum (3 x sehari 1/2 gelas). 1) Seperti halnya bawang putih. Untuk mengobati masuk angin: Bawang merah 8 butir.33% (Produk Sintetik golongan Difenilamin dapat menurunkan 24.9. diramas dengan air kapur sirih seperlunya untuk menggosok tulang punggung. dan aterosklerosis. Ascalonicum . daun jintan 1/4 genggam. yaitu sebagai fibrinolitik. Deskripsi Suku : Amaryllidaceae Sinonim : Allium cepa var. rimpang caekur 2 jari. rimpang halia 1 jari. kelengkeng 3 buah.47%). buah pala yang masih muda 1 buah. temu lawak 1 jari. obat kencing manis. gula-enau 3 jari.4. direbus dengan air bersih 3 gelas sehingga hanya tinggal kira-kira 1/2nya. sedangkan fraksi ekstrak kloroform "yellow and red cultivar" (menghasilkan penurunan kadar gula darah sebesar 21. dicuci dan ditumbuk halus-halus. Fraksi petroleum eter dari ekstrak dietil eter "yellow and red cultivar" berturut-turut dapat menurunkan kadar gula darah sebesar 34. daun kaki kuda 1/3 genggam. dicuci lalu ditumbuk halus-halus.3 sendok makan.besar cenderung bersifat sebagai abortivum pada binatang percobaan tersebut.7) Pada pengenceran allisin 1:100. demam. diperas dan disaring.2) Ekstrak Bawang dapur (bawang bombay) berefek seperti ekstrak bawang putih. Untuk mengobati batuk : Bawang merah 8 butir. memacu enzim pencernaan. Disamping itu dapat pula berefek sebagai antiasma.95%).8% dan 50.12) Pada penggunaan per-oral perasan Allium cepa dapat menurunkan kadar gula darah binatang percobaan maupun sukarelawan. daun sariawan 10 lembar adas 3/4 sendok the.. dicuci dan dipotong-potong seperlunya. perut dan kaki (1-2 x sehari masing-masing sebanyak yang diperlukan). tengkuk.

warna kulit umbsari agak tergoyang. bulat. kepala putik 3 bagian.1800 m dpl. tangkai putik seperti rambut. duduk. di bawah tanah. 1-3 daun pelindung (spathe).0). terutama pada masa pembentukan umbi dan perlu lingkungan yang beriklim kering. 3 sekat.1 cm.5 m. Batang: kecil.Perawakan: herba annual (2-3 bulan). merah atau ungu kemerahan. dengan garis median hijau .100 m dpl.6 cm.) Bawang merah termasuk jenis tanaman yang tidak menyukai air hujan. juga sisa-sisa akarnya yang masih ada. . kepala sari agak tergoyang. tetapi pada pertumbuhannya. helaian daun bentuk silindris-berongga (tistular) 0. Metalik. coklat kekuningan. tidak suka tempat-tempat yang airnya menggenang dan becek. hama dan penyakit 5. April. atau Gandasil. per-ruang 2 biji. per-ruang 2 biji. sederhana. sering lebih. Sebelum ditanam. putih. Umbi lapis bulat telur. tumpul. Asal -usul : Asia bagian barat Waktu berbunga : Januari. baru ditanam.0.5-3 bulan). Habitat dan Budidaya Di Jawa di tanam pada elevasi 1000 . 3.9) Keanekaragaman Variasi morfologi sangat besar terutama pada ukuran daun. 3 sekat. Biji : hitam.2 . bentuk bulat telur bulat memanjang.0 .0. roset akar. 14 . bulat pipih. bebas. urat daun sejajar. Bibit ditanam di tanah gembur yang sudah dipersiapkan (dalam bentuk bedeng-bedeng berparit) dalam jarak 15x20 cm. Pemupukan: paling baik digunakan kombinasi pupuk organik dan pupuk kandang. Penyiangan dan penggemburan tanah. tangkai putik seperti rambut. Putik: bakal buah menumpang. Daun: Tunggal lebih pendek dari tangkai karangan bunga. Agustus. Pemberian stimulan (misalnya Atonik. Karenanya tanaman ini paling cocok ditanam di musim kemarau dengan sistem pengairan yang memadai. Buah: tiga bagian (lobus).putih kehijauan atau ungu. putih. seperti selaput. 3 ruang. suhu yang hangat. kemudian kira-kira seperempat bagian ujung dari umbi disayat dengan pisau (tetapi bila tunasnya sudah menyembul keluar. Vitabloom dan sebagainya). Buah: tiga bagian (lobus). maka di ujungujungnya sudah mulai terlihat warna hijau dari bakal pertumbuhan tunas. hilangkan dulu bagian kulit terluar dari umbi bibit. 0. tertancap di pangkal perhiasan. 3 lingkaran dalam pangkal sangat melebar.4 m. Untuk menandai bahwa umbi bibit sudah siap tanam. 2. tumbuhan ini membutuhkan banyak air. pelepah pangkalnya membentuk umbi lapis.5 . pelepah diatas umbi membentuk batang semu. kepala putik 3 bagian. Lalu ditunggu beberapa saat hingga bekas sayatan mengering. Bibit yang lazim dipakai adalah dari umbi. kompos. 4. 3 ruang. 0. tangkai sari berbentuk paku dengan pangkal melebar. Biji: hitam. Putik: bakal buah menumpang. ketebalan daun. perlu disimpan beberapa waktu (minimal 2 bulan dengan penyimpanan yang baik). berlilin. Umbi yang terpilih tidak boleh langsung ditanam. Benang sari: 6. Dipilih umbi yang berasal dari tanaman yang sehat. subur dan cukup tua (umur 2. tidak perlu dilakukan penyayatan umbi).7. Oktober Daerah distribusi. Tenda bunga (perhiasan): 6 daun tenda bunga . tinggi 0. Bunga: susunan majemuk payung.19 buah. duduk. Hal-hal yang perlu dilakukan secara periodik selama pemeliharaan tanaman adalah: 1. Pengapuran tanah: Ini untuk menjaga keasaman tanah (pH tanah dijaga sekitar 6. Pemberantasan gulma. Tangkai bunga: rata-rata 3 kali panjang perhiasan.3 .0.4 . Tetapi banyak budidaya di dataran rendah (5 .

Noordhoff.5-3 bulan). subur dan cukup tua (umur 2. Vol II & III. and Bakhuizen. pengapuran tanah: Ini untuk menjaga keasaman tanah (pH tanah dijaga sekitar 6. 3. Kelompok yang umbinya kuning kemerahan. CK. Umbi yang terpilih tidak boleh langsung ditanam. Yang perlu dilakukan secara periodik selama pemeliharaan tanaman adalah: 1. Maja dan Gurgur.. juga sisa-sisa akarnya yang masih ada. seperti kultivar Lampung. Anonim.9) Pustaka 1. Ampenan dan sebagainya. kelompok yang umbinya merah tua. terutama pada masa pembentukan umbi dan perlu lingkungan yang beriklim kering. maka bawang merah dibagi menjadi 3 kelompok yaitu: A. B. Bibit ditanam di tanah gembur yang sudah dipersiapkan (dalam bentuk bedengbedeng berparit) dalam jarak 15 X 20 cm. dan rasa. maka di ujung -ujungnya sudah mulai terlihat warna hijau dari bakal pertumbuhan tunas. India. 1968. R. Bibit ditanam di tanah gembur yang sudah dipersiapkan (dalam bentuk bedeng-i lapis. penyiangan dan penggemburan tanah. Departemen Kesehatan RI. baru ditanam. Dipilih umbi yang berasal dari tanaman yang sehat. Untuk menandai bahwa umbi bibit sudah siap tanam. pemberantasan gulma. C. hilangkan dulu bagian kulit terluar dari umbi bibit. P. perlu disimpan beberapa waktu (minimal 2 bulan dengan penyimpanan yang baik). perlu disimpan beberapa waktu (minimal 2 bulan dengan penyimpanan yang baik). Untuk menandai bahwa umbi bibit sudah siap tanam. tidak perlu dilakukan penyayatan umbi). Vitabloom dan sebagainya). Flora of Java. Materia Medika Indonesia. Karenanya tanaman ini paling cocok ditanam dimusim kemarau dengan sistem pengairan yang memadai.9) Budidaya Bawang merah termasuk jenis tanaman yang tidak menyukai air hujan. Jammu-Tawi. baru ditanam.. Sebelum ditanam. yakni hasil persilangan yang terjadi secara alami sewaktu tanaman masih di lapangan dan umumnya memiliki sifat-sifat yang belum mantap atau seragam. kemudian kira-kira 1/4 bagian ujung dari umbi disyat dengan pisau (tetapi bila tunasnya sudah menyembul keluar. 2.. Umbi yang terpilih tidak boleh langsung ditanam. Groningen. juga sisa-sisa akarnya yang masih ada. Backer.0). Berdasar warna umbi. maka di ujungujungnya sudah mulai terlihat warna hijau dari bakal pertumbuhan tunas.Bibit yang lazim dipakai adalah dari umbi. Bima.B. Council of Scientific & Industrial Research.15-19. kelompok yang umbinya kuning muda pucat.7.. 1985.561. Cultivation and Utilization of Medicinal Plants. Sebelum ditanam. Dipilih umbi yang berasal dari tanaman yang sehat. Sri Sakate. ia membutuhkan banyak air. Bibit yang lazim dipakai adalah dari umbi. hilangkan dulu bagian kulit terluar dari umbi bibit. seperti kultivar Sumenep. Metalik atau Gandasil. tetapi pada pertumbuhannya. Di Indonesia yang tumbuh adalah bentuk kultivar. 3. Kapur. suhu yang hangat. kompos.5-3 bulan). p. seperti kultivar Medan.A. Lalu ditunggu beberapa saat hingga bekas sayatan mengering. tidak suka tempat-tempat yang airnya menggenang dan becek. Atal. . subur dan cukup tua (umur 2. C. Pemberian stimulan (misalnya Atonik.C. tidak perlu dilakukan penyayatan umbi). Regiolan Research Laboratory. Lalu ditunggu beberapa saat hingga bekas sayatan mengering. p. kemudian kira-kira seperempat bagian ujung dari umbi disayat dengan pisau (tetapi bila tunasnya sudah menyembul keluar. Jilid IV. 2. & BM. 1982. hama dan penyakit. pemupukan: paling baik digunakan kombinasi pupuk organik dan pupuk kandang. 5.0 . Jakarta. 4.

Singgih.8. B. p. M. Masson. 10. Pharmazeutische Biologie 2.11) Aliin (S-Allil-L-sistein sulfoksida).4. 1968. 1981. 1994. Tidak larut dalam etanol mutlak. 11.M. Disamping turunan asam amino.5) Umbi bawang merah mengandung senyawa turunan asam amino yang mengandung sulfur yaitu Sikloalliin 2%. 6. M.S.) dan jenis-jenis Allium lainnya. p. Potensi antibakterinya kira-kira serupa dengan Allicin. Cantoria. 55. prostaglandin A-1. "Studies on the Extracts of two Phillippine . USA. p. difenilamina dan sikloaliin. aseton. J. 8. Planta Med. Universitas Airlangga. 1989. p.Grown Cultivars of Allium cepa". Bawang Bombay. The Merck Index: an Encyclopedia of Chemicals and Drugs. Berlin. prod. BI-Wissenschaftsverlag Mannheim. 9.Na.. metilaliin. 1985. G. 775 Paris.. kloroform. 7. Paris. W. Laporan Penelitian. H. 662 Schneider.10) .. Senyawa ini memiliki potensi sebagai antibakteri dan segera akan terurai oleh pengaruh enzim Allinase dengan mengeluarkan bau bawang yang khas. Merck & Co. p. Wagner. Budidaya Bawang : Bawang Putih. S. Salveron. eter dan benzena..G. praktis larut dalam air. Springer Verlag. kaemferol dan foroglusinol. Surabaya. Karawya. S-Alil-L-Sisteinsulfoksida atau Aliin. Jarak leburnya 164-1660C (dengan mengeluarkan gas). Inc.. Moyse M. "Diphenylamine. Stecher P. p.. Senyawa ini berupa hemihidrat yang tidak berwarna C6H11NO2S. propilalliin dan propenilalliin. Panebar Swadaya.C.R.383-385.. M... Matiere Medicale Tome II.. J. ditemukan pula adenosine dan prostaglandin. "Pengaruh brambang terhadap kadar gula dan lemak darah pada penderita diabetes melitus".S. Kandungan kimia Bawang merah mengandung minyak atsiri yang ter-diri atas dialilsulfida. Di samping itu terbentuk pula propantial-S-oksida (suatu senyawa yang dapat menyebabkan keluarnya air mata). an antihyperglycemic agent from onion an tea". Jakarta. begitu juga tiofen. R..½H2O bentuk jarum tumpul yang diperoleh dari hasil rekristalisasi menggunakan pelarut aseton. 5. Bawang Merah. 85-135. 1981. 31-32.H. 1984.. Aufl. p.. Plant Drugs Analisys. propantiol-S-oksida. C6H11NO2S selain terkandung dalam Bawang Merah juga terkandung dalam Bawang putih (Allium sativum L. disulfida dan polisulfida. 1993. and Wahab. dihidroaliin. (Editor). 61-63 Pikir. sulfinil disulfida (Kepaen). 110-111. Bila sel-sel umbi pecah senyawa tersebut akan berubah menjadi bentuk ester ( ester asam tiosulfinat).

561 (20oC). dilaporkan mengandung :5.5. bila direbus atau disuling akan mengalami dekomposisi.112 (20oC). Bersifat mengiritasi kulit.9) . Indeks biasnya 1.Allisin C6H11NO2S adalah senyawa yang juga terkandung dalam Bawang Putih memiliki potensi antibakteri. bobot jenis 1.5% w/w (suhu 10oC). Stabil dalam lingkungan asam. pH sekitar 6. tidak stabil terhadap pengaruh panas dan dalam lingkungan biasa. Dapat campur dengan alkohol. eter. dan benzena.10) Analisis Kandungan Gizi Dari 100 gram umbi Allium cepa L. Kelarutan dalam air 2. Senyawa ini bentuknya cairan dengan bau yang khas bawang putih.

9.2) Ekstrak Bawang dapur (bawang bombay) berefek seperti ekstrak bawang putih. menghambat aggregasi trombosit.33% (Produk Sintetik golongan Difenilamin dapat menurunkan 24. Potensi antiasma tersebut disebabkan dari ester asam tisulfiniat yaitu dengan menghambat proses timbulnya asma (menekan pengaruh alergen).47%).Efek biologi Dari penelitian yang sudah banyak dilakukan diketahui bahwa bawang merah mempunyai efek antidiabetik dan anti aterosklerotik yaitu menurunkan kadar gula dan lemak darah. obat kencing manis.11) Kegunaan di masyarakat Secara tradisional umbi lapis bawang merah digunakan untuk peluruh dahak (obat batuk).72 mg%. sedangkan fraksi ekstrak kloroform "yellow and red cultivar" (menghasilkan penurunan kadar gula darah sebesar 21. menurunkan kholesterol dan trigliserida.4.8% dan 50. Disamping itu dapat pula berefek sebagai antiasma.95%).6) Komponen yang diduga mempunyai efek hipoglikemik ialah senyawa amino (difenilamin) dan senyawa yang berupa sulfida (allilpropil-disulfida). . sedangkan pada penurunan timbulnya trombus disebabkan karena menghambat terjadinya penggumpalan trombosit spontan. meningkatkan aktivitas fibrinolitik serta memobilisir kolesterol dari depositnya pada lesi aterosklerosis hewan uji. yaitu sebagai fibrinolitik. Penurunan kadar gula darah penderita yang mendapat bawang merah sebesar 10. Umbi bawang merah memiliki efek ekbolik (memacu kelahiran janin) pada tikus putih dan mencit dan pada dosis besar cenderung bersifat sebagai abortivum pada binatang percobaan tersebut. Fraksi petroleum eter dari ekstrak dietil eter "yellow and red cultivar" berturut-turut dapat menurunkan kadar gula darah sebesar 34.7) Pada pengenceran allisin 1:100.71% dan 33.12) Pada penggunaan per-oral perasan Allium cepa dapat menurunkan kadar gula darah binatang percobaan maupun sukarelawan. Efek hipoglikemik dan hipolipidemik bawang merah telah dibuktikan pula pada pasien dengan diabetes melitus yang terawat baik dengan kombinasi obat anti diabetik oral dan bawang merah 3 kali 20 gram setiap hari selama 7 hari dibandingkan dengan tanpa kombinasi dengan bawang merah selama 7 hari.000 masih mempunyai aktivitas menghambat pertumbuhan mikroba Gram(+) dan Gram(-) (1 mg allicin setara dengan 10 g penisillin).

dicuci lalu ditumbuk halus-halus. daun sariawan 10 lembar adas 3/4 sendok the. dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Tangkai bunga: rata-rata 3 kali panjang perhiasan.4 . tinggi 0. diperas dan disaring. tengkuk. gula-enau 3 jari. untuk melumas luka-luka yang disebabkan oleh penyakit sariawan (3-6 x sehari). Deskripsi Suku : Amaryllidaceae Sinonim : Allium cepa var.0.4 m. Tenda bunga (perhiasan): 6 daun tenda bunga . daun meniran 10 lembar. 3 lingkaran dalam pangkal sangat melebar. Untuk mengobati batuk : Bawang merah 8 butir. tangkai putik seperti rambut. seperti selaput. per-ruang 2 biji. Batang: kecil. Biji : hitam. 1-3 daun pelindung (spathe). sering lebih. bebas. dicuci dan dipotong-potong seperlunya.19 buah. putih.. digunakan dalam upa-ya penyembuhan gangguan pencernaan. belimbing buluh 3 buah. tumpul. tangkai sari berbentuk paku dengan pangkal melebar. kelengkeng 3 buah.5 m. helaian daun bentuk silindris-berongga (tistular) 0. 0. Untuk mengobati masuk angin: Bawang merah 8 butir.2 . sesudah disaring lalu diberi madu murni 4 sendok makan dan diminum (3 x sehari 1/2 gelas).3 sendok makan. Umbi lapis bulat telur. Buah: tiga bagian (lobus). sederhana. dan aterosklerosis. diramas dengan minyak ….6 cm. merah atau ungu kemerahan. daun kaki kuda 1/3 genggam. 14 . bulat. daun kaki-kuda 9 lembar. Benang sari: 6.1 cm. kepala sari agak tergoyang.5 .memacu enzim pencernaan. demam. coklat kekuningan. tertancap di pangkal perhiasan. Oktober . rimpang cekur 2 jari. temu lawak 1 jari. peluruh air seni dan penurun panas. bentuk bulat telur bulat memanjang. di bawah tanah. peluruh haid. pelepah diatas umbi membentuk batang semu. dengan garis median hijau . diramas dengan air kapur sirih seperlunya untuk menggosok tulang punggung.0. bulat pipih.0. pelepah pangkalnya membentuk umbi lapis. pulosari 3/4 jari. sesudah dingin disaring lalu diminum (3 x sehari sebanyak yang diperlukan) Untuk mengobati sariawan : Bawang merah 3 butir. roset akar. kepala putik 3 bagian. Daun: Tunggal lebih pendek dari tangkai karangan bunga.11) Cara pemakaian di masyarakat Untuk mengobati influenza : Bawang merah 2 butir. Putik: bakal buah menumpang. Agustus. rimpang halia 1 jari. 3 sekat. berlilin. Asal -usul : Asia bagian barat Waktu berbunga : Januari. duduk. 0. urat daun sejajar.putih kehijauan atau ungu. rimpang caekur 2 jari. dicuci dan ditumbuk halus-halus. buah pala yang masih muda 1 buah. direbus dengan air bersih 3 gelas sehingga hanya tinggal kira-kira 1/2nya.3 . direbus dengan air bersih 3 gelas sehingga hanya tinggal kira-kira 3/4nya. 3 ruang. April. daun jintan 1/4 genggam. 1) Seperti halnya bawang putih. buah kapulogo 3 buah. Ascalonicum Perawakan: herba annual (2-3 bulan). Bunga: susunan majemuk payung. perut dan kaki (1-2 x sehari masing-masing sebanyak yang diperlukan). putih.

0). seperti kultivar Lampung. Lalu ditunggu beberapa saat hingga bekas sayatan mengering. Metalik. Umbi yang terpilih tidak boleh langsung ditanam. Karenanya tanaman ini paling cocok ditanam di musim kemarau dengan sistem pengairan yang memadai. per-ruang 2 biji. perlu disimpan beberapa waktu (minimal 2 bulan dengan penyimpanan yang baik). Bibit yang lazim dipakai adalah dari umbi. 3 sekat. seperti kultivar Sumenep. ketebalan daun. atau Gandasil. tidak perlu dilakukan penyayatan umbi). maka bawang merah dibagi menjadi 3 kelompok yaitu: A.) Bawang merah termasuk jenis tanaman yang tidak menyukai air hujan.5-3 bulan). Lalu ditunggu beberapa saat hingga bekas sayatan mengering. maka di ujungujungnya sudah mulai terlihat warna hijau dari bakal pertumbuhan tunas. juga sisa-sisa akarnya yang masih ada. kepala putik 3 bagian. Penyiangan dan penggemburan tanah. Kelompok yang umbinya kuning kemerahan. Umbi yang terpilih tidak boleh langsung ditanam. hilangkan dulu bagian kulit terluar dari umbi bibit. Untuk menandai bahwa umbi bibit sudah siap tanam.9) Budidaya . warna kulit umbsari agak tergoyang. Pengapuran tanah: Ini untuk menjaga keasaman tanah (pH tanah dijaga sekitar 6. baru ditanam. 3. suhu yang hangat. duduk. juga sisa-sisa akarnya yang masih ada.7. 4. hama dan penyakit 5. tidak suka tempat-tempat yang airnya menggenang dan becek. tetapi pada pertumbuhannya. Berdasar warna umbi. subur dan cukup tua (umur 2. kemudian kira-kira seperempat bagian ujung dari umbi disayat dengan pisau (tetapi bila tunasnya sudah menyembul keluar. Sebelum ditanam. Untuk menandai bahwa umbi bibit sudah siap tanam. Dipilih umbi yang berasal dari tanaman yang sehat.0 . tumbuhan ini membutuhkan banyak air. kelompok yang umbinya merah tua. terutama pada masa pembentukan umbi dan perlu lingkungan yang beriklim kering. Bibit yang lazim dipakai adalah dari umbi. Di Indonesia yang tumbuh adalah bentuk kultivar.100 m dpl. seperti kultivar Medan.5-3 bulan). kompos. Sebelum ditanam. Bibit ditanam di tanah gembur yang sudah dipersiapkan (dalam bentuk bedeng-i lapis. kelompok yang umbinya kuning muda pucat. Dipilih umbi yang berasal dari tanaman yang sehat. subur dan cukup tua (umur 2. dan rasa. Pemberantasan gulma. tidak perlu dilakukan penyayatan umbi).1800 m dpl. Biji: hitam. perlu disimpan beberapa waktu (minimal 2 bulan dengan penyimpanan yang baik). Habitat dan Budidaya Di Jawa di tanam pada elevasi 1000 . maka di ujungujungnya sudah mulai terlihat warna hijau dari bakal pertumbuhan tunas. Bima. Tetapi banyak budidaya di dataran rendah (5 . hilangkan dulu bagian kulit terluar dari umbi bibit.Daerah distribusi. Putik: bakal buah menumpang. Maja dan Gurgur. Vitabloom dan sebagainya). tangkai putik seperti rambut. yakni hasil persilangan yang terjadi secara alami sewaktu tanaman masih di lapangan dan umumnya memiliki sifat-sifat yang belum mantap atau seragam. kemudian kira-kira seperempat bagian ujung dari umbi disayat dengan pisau (tetapi bila tunasnya sudah menyembul keluar. Pemberian stimulan (misalnya Atonik. C. 2. Buah: tiga bagian (lobus). 3 ruang. B. Pemupukan: paling baik digunakan kombinasi pupuk organik dan pupuk kandang. Ampenan dan sebagainya. Bibit ditanam di tanah gembur yang sudah dipersiapkan (dalam bentuk bedeng-bedeng berparit) dalam jarak 15x20 cm. Sri Sakate. Hal-hal yang perlu dilakukan secara periodik selama pemeliharaan tanaman adalah: 1. baru ditanam.9) Keanekaragaman Variasi morfologi sangat besar terutama pada ukuran daun.

Groningen. 61-63 Pikir. perlu disimpan beberapa waktu (minimal 2 bulan dengan penyimpanan yang baik). Flora of Java. Jakarta. J. baru ditanam. . tidak perlu dilakukan penyayatan umbi). p. 1985.H.15-19. Springer Verlag. India. Departemen Kesehatan RI. p. Masson. Stecher P.. P. subur dan cukup tua (umur 2. 1982. kompos. Singgih.Grown Cultivars of Allium cepa". 11. Surabaya. Vol II & III.C. R.B. p. suhu yang hangat.. and Wahab.C. Aufl. Regiolan Research Laboratory. Plant Drugs Analisys. Wagner. M. Panebar Swadaya. "Pengaruh brambang terhadap kadar gula dan lemak darah pada penderita diabetes melitus"..M. pemberantasan gulma. 2. G. Sebelum ditanam. Universitas Airlangga. Paris. 1994. Planta Med.0 . pengapuran tanah: Ini untuk menjaga keasaman tanah (pH tanah dijaga sekitar 6. CK..7.. 7. Umbi yang terpilih tidak boleh langsung ditanam. prod. Inc. Bawang Bombay. 9. Budidaya Bawang : Bawang Putih. Untuk menandai bahwa umbi bibit sudah siap tanam. Lalu ditunggu beberapa saat hingga bekas sayatan mengering. an antihyperglycemic agent from onion an tea". Metalik atau Gandasil. Dipilih umbi yang berasal dari tanaman yang sehat. penyiangan dan penggemburan tanah..5-3 bulan). hilangkan dulu bagian kulit terluar dari umbi bibit. Jammu-Tawi. 4. M. M. Anonim. R. BI-Wissenschaftsverlag Mannheim. 8. 10. kemudian kira-kira 1/4 bagian ujung dari umbi disyat dengan pisau (tetapi bila tunasnya sudah menyembul keluar. 5. B. Matiere Medicale Tome II. 775 Paris.. J. S..R. 5.. p. "Studies on the Extracts of two Phillippine . Backer. Moyse M. Karenanya tanaman ini paling cocok ditanam dimusim kemarau dengan sistem pengairan yang memadai. p. p.Noordhoff.A. Jakarta. The Merck Index: an Encyclopedia of Chemicals and Drugs.G. Bawang Merah. 1968. tetapi pada pertumbuhannya. Bibit yang lazim dipakai adalah dari umbi. 1981.. 2. terutama pada masa pembentukan umbi dan perlu lingkungan yang beriklim kering. 85-135. Vitabloom dan sebagainya).Bawang merah termasuk jenis tanaman yang tidak menyukai air hujan. Pharmazeutische Biologie 2.. 1981.. p. 1985. Karawya. "Diphenylamine.Na. Salveron. Cantoria. p. pemupukan: paling baik digunakan kombinasi pupuk organik dan pupuk kandang.561. Cultivation and Utilization of Medicinal Plants. p. Merck & Co.S. Pemberian stimulan (misalnya Atonik.. and Bakhuizen. hama dan penyakit. 1968. (Editor). Materia Medika Indonesia.S.. tidak suka tempat-tempat yang airnya menggenang dan becek. juga sisa-sisa akarnya yang masih ada. maka di ujung -ujungnya sudah mulai terlihat warna hijau dari bakal pertumbuhan tunas.. 6.9) Pustaka 1. 55.383-385. 1984. Kapur. 1989. Atal.. H. 3. 110-111. 4. USA. 31-32. C. Berlin.0). W. 3.. ia membutuhkan banyak air. Jilid IV. Bibit ditanam di tanah gembur yang sudah dipersiapkan (dalam bentuk bedengbedeng berparit) dalam jarak 15 X 20 cm. Laporan Penelitian. & BM. 1993. Yang perlu dilakukan secara periodik selama pemeliharaan tanaman adalah: 1. Council of Scientific & Industrial Research. 662 Schneider.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful