Kandungan kimia Bawang merah mengandung minyak atsiri yang ter-diri atas dialilsulfida, propantiol-S-oksida, S-Alil

-L-Sisteinsulfoksida atau Aliin, prostaglandin A-1, difenilamina dan sikloaliin, metilaliin, dihidroaliin, kaemferol dan foroglusinol.5)

Umbi bawang merah mengandung senyawa turunan asam amino yang mengandung sulfur yaitu Sikloalliin 2%, propilalliin dan propenilalliin. Bila sel-sel umbi pecah senyawa tersebut akan berubah menjadi bentuk ester ( ester asam tiosulfinat), sulfinil disulfida (Kepaen), disulfida dan polisulfida, begitu juga tiofen. Di samping itu terbentuk pula propantial-S-oksida (suatu senyawa yang dapat menyebabkan keluarnya air mata). Disamping turunan asam amino, ditemukan pula adenosine dan prostaglandin.8,11) Aliin (S-Allil-L-sistein sulfoksida), C6H11NO2S selain terkandung dalam Bawang Merah juga terkandung dalam Bawang putih (Allium sativum L.) dan jenis-jenis Allium lainnya. Senyawa ini berupa hemihidrat yang tidak berwarna C6H11NO2S.½H2O bentuk jarum tumpul yang diperoleh dari hasil rekristalisasi menggunakan pelarut aseton. Jarak leburnya 164-1660C (dengan mengeluarkan gas), praktis larut dalam air. Tidak larut dalam etanol mutlak, kloroform, aseton, eter dan benzena. Senyawa ini memiliki potensi sebagai antibakteri dan segera akan terurai oleh pengaruh enzim Allinase dengan mengeluarkan bau bawang yang khas. Potensi antibakterinya kira-kira serupa dengan Allicin.10)

Allisin C6H11NO2S adalah senyawa yang juga terkandung dalam Bawang Putih memiliki potensi antibakteri. Senyawa ini bentuknya cairan dengan bau yang khas bawang putih. Bersifat mengiritasi kulit, bila direbus atau disuling akan mengalami dekomposisi. Indeks biasnya 1,561 (20oC), bobot jenis 1,112 (20oC). Kelarutan dalam air 2,5% w/w (suhu 10oC). pH sekitar 6,5. Dapat campur dengan alkohol, eter, dan benzena, tidak stabil terhadap pengaruh panas dan dalam lingkungan biasa. Stabil dalam lingkungan asam.10)

Penurunan kadar gula darah penderita yang mendapat bawang merah sebesar 10. dilaporkan mengandung :5. Umbi bawang merah memiliki efek ekbolik (memacu kelahiran janin) pada tikus putih dan mencit dan pada dosis . menghambat aggregasi trombosit. meningkatkan aktivitas fibrinolitik serta memobilisir kolesterol dari depositnya pada lesi aterosklerosis hewan uji.9) Efek biologi Dari penelitian yang sudah banyak dilakukan diketahui bahwa bawang merah mempunyai efek antidiabetik dan anti aterosklerotik yaitu menurunkan kadar gula dan lemak darah.6) Komponen yang diduga mempunyai efek hipoglikemik ialah senyawa amino (difenilamin) dan senyawa yang berupa sulfida (allilpropil-disulfida).72 mg%. Efek hipoglikemik dan hipolipidemik bawang merah telah dibuktikan pula pada pasien dengan diabetes melitus yang terawat baik dengan kombinasi obat anti diabetik oral dan bawang merah 3 kali 20 gram setiap hari selama 7 hari dibandingkan dengan tanpa kombinasi dengan bawang merah selama 7 hari.Analisis Kandungan Gizi Dari 100 gram umbi Allium cepa L.

9. sedangkan pada penurunan timbulnya trombus disebabkan karena menghambat terjadinya penggumpalan trombosit spontan. peluruh air seni dan penurun panas. daun meniran 10 lembar. temu lawak 1 jari. buah pala yang masih muda 1 buah. sesudah disaring lalu diberi madu murni 4 sendok makan dan diminum (3 x sehari 1/2 gelas).2) Ekstrak Bawang dapur (bawang bombay) berefek seperti ekstrak bawang putih. demam. Fraksi petroleum eter dari ekstrak dietil eter "yellow and red cultivar" berturut-turut dapat menurunkan kadar gula darah sebesar 34. daun sariawan 10 lembar adas 3/4 sendok the. dicuci dan dipotong-potong seperlunya. sesudah dingin disaring lalu diminum (3 x sehari sebanyak yang diperlukan) Untuk mengobati sariawan : Bawang merah 3 butir. belimbing buluh 3 buah. memacu enzim pencernaan.95%).. dicuci dan ditumbuk halus-halus. dicuci lalu ditumbuk halus-halus. yaitu sebagai fibrinolitik. digunakan dalam upa-ya penyembuhan gangguan pencernaan.4.71% dan 33. rimpang cekur 2 jari.7) Pada pengenceran allisin 1:100. Ascalonicum . dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Disamping itu dapat pula berefek sebagai antiasma. perut dan kaki (1-2 x sehari masing-masing sebanyak yang diperlukan). pulosari 3/4 jari. gula-enau 3 jari. daun jintan 1/4 genggam. untuk melumas luka-luka yang disebabkan oleh penyakit sariawan (3-6 x sehari). daun kaki-kuda 9 lembar. menurunkan kholesterol dan trigliserida. 1) Seperti halnya bawang putih. diramas dengan air kapur sirih seperlunya untuk menggosok tulang punggung. peluruh haid. Untuk mengobati masuk angin: Bawang merah 8 butir.11) Cara pemakaian di masyarakat Untuk mengobati influenza : Bawang merah 2 butir. kelengkeng 3 buah. Deskripsi Suku : Amaryllidaceae Sinonim : Allium cepa var.besar cenderung bersifat sebagai abortivum pada binatang percobaan tersebut. sedangkan fraksi ekstrak kloroform "yellow and red cultivar" (menghasilkan penurunan kadar gula darah sebesar 21. daun kaki kuda 1/3 genggam. Untuk mengobati batuk : Bawang merah 8 butir. diperas dan disaring. buah kapulogo 3 buah.47%). direbus dengan air bersih 3 gelas sehingga hanya tinggal kira-kira 1/2nya.12) Pada penggunaan per-oral perasan Allium cepa dapat menurunkan kadar gula darah binatang percobaan maupun sukarelawan. tengkuk.11) Kegunaan di masyarakat Secara tradisional umbi lapis bawang merah digunakan untuk peluruh dahak (obat batuk). Potensi antiasma tersebut disebabkan dari ester asam tisulfiniat yaitu dengan menghambat proses timbulnya asma (menekan pengaruh alergen). rimpang caekur 2 jari.3 sendok makan.8% dan 50. rimpang halia 1 jari. direbus dengan air bersih 3 gelas sehingga hanya tinggal kira-kira 3/4nya. obat kencing manis.000 masih mempunyai aktivitas menghambat pertumbuhan mikroba Gram(+) dan Gram(-) (1 mg allicin setara dengan 10 g penisillin). diramas dengan minyak ….33% (Produk Sintetik golongan Difenilamin dapat menurunkan 24. dan aterosklerosis.

1-3 daun pelindung (spathe). Karenanya tanaman ini paling cocok ditanam di musim kemarau dengan sistem pengairan yang memadai.7. Daun: Tunggal lebih pendek dari tangkai karangan bunga. tumpul. tangkai putik seperti rambut. kompos.3 . tertancap di pangkal perhiasan. Putik: bakal buah menumpang. putih. tidak suka tempat-tempat yang airnya menggenang dan becek. roset akar.4 . per-ruang 2 biji. Tetapi banyak budidaya di dataran rendah (5 . Batang: kecil. tangkai sari berbentuk paku dengan pangkal melebar. suhu yang hangat. hama dan penyakit 5. tetapi pada pertumbuhannya. kemudian kira-kira seperempat bagian ujung dari umbi disayat dengan pisau (tetapi bila tunasnya sudah menyembul keluar. terutama pada masa pembentukan umbi dan perlu lingkungan yang beriklim kering. Oktober Daerah distribusi. 3. warna kulit umbsari agak tergoyang.0). duduk. Habitat dan Budidaya Di Jawa di tanam pada elevasi 1000 .1800 m dpl.0. di bawah tanah. Bibit yang lazim dipakai adalah dari umbi. tinggi 0.1 cm. Pemberian stimulan (misalnya Atonik. perlu disimpan beberapa waktu (minimal 2 bulan dengan penyimpanan yang baik). Asal -usul : Asia bagian barat Waktu berbunga : Januari. ketebalan daun. Agustus.19 buah.5-3 bulan). dengan garis median hijau . Biji : hitam. bebas. Hal-hal yang perlu dilakukan secara periodik selama pemeliharaan tanaman adalah: 1. urat daun sejajar.0. atau Gandasil. Buah: tiga bagian (lobus). April. seperti selaput. duduk. bulat.putih kehijauan atau ungu. Vitabloom dan sebagainya). 0. Penyiangan dan penggemburan tanah. pelepah diatas umbi membentuk batang semu. helaian daun bentuk silindris-berongga (tistular) 0.6 cm.0.5 m.100 m dpl. per-ruang 2 biji. Metalik. Putik: bakal buah menumpang. Bunga: susunan majemuk payung. Buah: tiga bagian (lobus). Tenda bunga (perhiasan): 6 daun tenda bunga . Pemberantasan gulma. sering lebih.0 . sederhana. Umbi lapis bulat telur. putih. bulat pipih. 3 sekat. 14 . bentuk bulat telur bulat memanjang. berlilin. Umbi yang terpilih tidak boleh langsung ditanam. 3 sekat. Bibit ditanam di tanah gembur yang sudah dipersiapkan (dalam bentuk bedeng-bedeng berparit) dalam jarak 15x20 cm. 3 ruang. kepala putik 3 bagian.4 m. merah atau ungu kemerahan. 3 lingkaran dalam pangkal sangat melebar.5 . Pemupukan: paling baik digunakan kombinasi pupuk organik dan pupuk kandang. Tangkai bunga: rata-rata 3 kali panjang perhiasan. tangkai putik seperti rambut. Biji: hitam. 0. Benang sari: 6. Dipilih umbi yang berasal dari tanaman yang sehat. tidak perlu dilakukan penyayatan umbi).Perawakan: herba annual (2-3 bulan).2 . pelepah pangkalnya membentuk umbi lapis. 3 ruang. subur dan cukup tua (umur 2. 4. Sebelum ditanam. kepala putik 3 bagian. . coklat kekuningan. tumbuhan ini membutuhkan banyak air. baru ditanam. Lalu ditunggu beberapa saat hingga bekas sayatan mengering. Untuk menandai bahwa umbi bibit sudah siap tanam. juga sisa-sisa akarnya yang masih ada. kepala sari agak tergoyang. 2. hilangkan dulu bagian kulit terluar dari umbi bibit. Pengapuran tanah: Ini untuk menjaga keasaman tanah (pH tanah dijaga sekitar 6. maka di ujungujungnya sudah mulai terlihat warna hijau dari bakal pertumbuhan tunas.) Bawang merah termasuk jenis tanaman yang tidak menyukai air hujan.9) Keanekaragaman Variasi morfologi sangat besar terutama pada ukuran daun.

Atal. Sri Sakate. Lalu ditunggu beberapa saat hingga bekas sayatan mengering. yakni hasil persilangan yang terjadi secara alami sewaktu tanaman masih di lapangan dan umumnya memiliki sifat-sifat yang belum mantap atau seragam. pemberantasan gulma. Ampenan dan sebagainya. Kapur. maka di ujungujungnya sudah mulai terlihat warna hijau dari bakal pertumbuhan tunas. tidak perlu dilakukan penyayatan umbi). Untuk menandai bahwa umbi bibit sudah siap tanam.. baru ditanam. Council of Scientific & Industrial Research.5-3 bulan). terutama pada masa pembentukan umbi dan perlu lingkungan yang beriklim kering. Umbi yang terpilih tidak boleh langsung ditanam. kompos.0). seperti kultivar Sumenep. Vol II & III. kemudian kira-kira 1/4 bagian ujung dari umbi disyat dengan pisau (tetapi bila tunasnya sudah menyembul keluar. penyiangan dan penggemburan tanah.Bibit yang lazim dipakai adalah dari umbi. 1985. Pemberian stimulan (misalnya Atonik. Anonim. 3. hama dan penyakit. Karenanya tanaman ini paling cocok ditanam dimusim kemarau dengan sistem pengairan yang memadai. Metalik atau Gandasil. subur dan cukup tua (umur 2. Dipilih umbi yang berasal dari tanaman yang sehat. Di Indonesia yang tumbuh adalah bentuk kultivar. CK. Regiolan Research Laboratory. Dipilih umbi yang berasal dari tanaman yang sehat. Jammu-Tawi. Jilid IV. tidak suka tempat-tempat yang airnya menggenang dan becek.A. Maja dan Gurgur.15-19. p. Bibit yang lazim dipakai adalah dari umbi. . juga sisa-sisa akarnya yang masih ada. 3. 2. seperti kultivar Lampung. subur dan cukup tua (umur 2.. Kelompok yang umbinya kuning kemerahan. Berdasar warna umbi.0 . R. Lalu ditunggu beberapa saat hingga bekas sayatan mengering. C. juga sisa-sisa akarnya yang masih ada.7. pengapuran tanah: Ini untuk menjaga keasaman tanah (pH tanah dijaga sekitar 6.9) Budidaya Bawang merah termasuk jenis tanaman yang tidak menyukai air hujan. & BM. tidak perlu dilakukan penyayatan umbi). kemudian kira-kira seperempat bagian ujung dari umbi disayat dengan pisau (tetapi bila tunasnya sudah menyembul keluar. 4. Jakarta. Vitabloom dan sebagainya). Groningen. perlu disimpan beberapa waktu (minimal 2 bulan dengan penyimpanan yang baik).5-3 bulan). hilangkan dulu bagian kulit terluar dari umbi bibit. pemupukan: paling baik digunakan kombinasi pupuk organik dan pupuk kandang. dan rasa. Yang perlu dilakukan secara periodik selama pemeliharaan tanaman adalah: 1. 1982.. Sebelum ditanam.. Bibit ditanam di tanah gembur yang sudah dipersiapkan (dalam bentuk bedeng-i lapis. Untuk menandai bahwa umbi bibit sudah siap tanam. and Bakhuizen.Noordhoff.B. kelompok yang umbinya kuning muda pucat. P. Sebelum ditanam. suhu yang hangat. maka di ujung -ujungnya sudah mulai terlihat warna hijau dari bakal pertumbuhan tunas. 2. Bima.C. Umbi yang terpilih tidak boleh langsung ditanam. Materia Medika Indonesia. p. kelompok yang umbinya merah tua. baru ditanam. Flora of Java. Departemen Kesehatan RI. C. seperti kultivar Medan. India. tetapi pada pertumbuhannya. ia membutuhkan banyak air. hilangkan dulu bagian kulit terluar dari umbi bibit. 1968.9) Pustaka 1. Cultivation and Utilization of Medicinal Plants. Bibit ditanam di tanah gembur yang sudah dipersiapkan (dalam bentuk bedengbedeng berparit) dalam jarak 15 X 20 cm. maka bawang merah dibagi menjadi 3 kelompok yaitu: A. B. perlu disimpan beberapa waktu (minimal 2 bulan dengan penyimpanan yang baik).561. Backer. 5.

propantiol-S-oksida. Aufl. 110-111. R.10) . 61-63 Pikir. propilalliin dan propenilalliin. Inc. Plant Drugs Analisys. Bawang Merah. Tidak larut dalam etanol mutlak.. Surabaya. Disamping turunan asam amino. sulfinil disulfida (Kepaen). 10. 55. begitu juga tiofen. Kandungan kimia Bawang merah mengandung minyak atsiri yang ter-diri atas dialilsulfida. Senyawa ini berupa hemihidrat yang tidak berwarna C6H11NO2S.M. and Wahab.R. 1984. p. 1993.S. p. Budidaya Bawang : Bawang Putih. Stecher P. Bila sel-sel umbi pecah senyawa tersebut akan berubah menjadi bentuk ester ( ester asam tiosulfinat). Wagner. 8. praktis larut dalam air. (Editor). Senyawa ini memiliki potensi sebagai antibakteri dan segera akan terurai oleh pengaruh enzim Allinase dengan mengeluarkan bau bawang yang khas. Di samping itu terbentuk pula propantial-S-oksida (suatu senyawa yang dapat menyebabkan keluarnya air mata). J. Moyse M.G. "Studies on the Extracts of two Phillippine . p. Laporan Penelitian.4.383-385. 775 Paris. 9.. metilaliin. 1989. p. prod.S. USA. 1981. disulfida dan polisulfida. BI-Wissenschaftsverlag Mannheim. p... difenilamina dan sikloaliin. M. H. 1968. kloroform. S. B.. S-Alil-L-Sisteinsulfoksida atau Aliin. p.½H2O bentuk jarum tumpul yang diperoleh dari hasil rekristalisasi menggunakan pelarut aseton. M. dihidroaliin. aseton. Panebar Swadaya. M. 5. Paris.. kaemferol dan foroglusinol. Cantoria. G. Singgih. Planta Med. 31-32. Springer Verlag.. ditemukan pula adenosine dan prostaglandin. Pharmazeutische Biologie 2.C. J. Salveron. Karawya.Grown Cultivars of Allium cepa". Masson.. W. 11.11) Aliin (S-Allil-L-sistein sulfoksida). Universitas Airlangga. 1981.8.5) Umbi bawang merah mengandung senyawa turunan asam amino yang mengandung sulfur yaitu Sikloalliin 2%. 1985. Bawang Bombay.. 6.) dan jenis-jenis Allium lainnya. Jakarta. 1994. "Pengaruh brambang terhadap kadar gula dan lemak darah pada penderita diabetes melitus". 662 Schneider. 7. Matiere Medicale Tome II.. 85-135.H. p. an antihyperglycemic agent from onion an tea"... Berlin. "Diphenylamine. Merck & Co. prostaglandin A-1.. The Merck Index: an Encyclopedia of Chemicals and Drugs. C6H11NO2S selain terkandung dalam Bawang Merah juga terkandung dalam Bawang putih (Allium sativum L. Jarak leburnya 164-1660C (dengan mengeluarkan gas). Potensi antibakterinya kira-kira serupa dengan Allicin. eter dan benzena.Na.

eter.561 (20oC). Senyawa ini bentuknya cairan dengan bau yang khas bawang putih.112 (20oC). dan benzena. dilaporkan mengandung :5. Kelarutan dalam air 2. tidak stabil terhadap pengaruh panas dan dalam lingkungan biasa. bobot jenis 1. Indeks biasnya 1.5% w/w (suhu 10oC).10) Analisis Kandungan Gizi Dari 100 gram umbi Allium cepa L. Bersifat mengiritasi kulit. pH sekitar 6. Dapat campur dengan alkohol. bila direbus atau disuling akan mengalami dekomposisi.9) .Allisin C6H11NO2S adalah senyawa yang juga terkandung dalam Bawang Putih memiliki potensi antibakteri.5. Stabil dalam lingkungan asam.

. sedangkan pada penurunan timbulnya trombus disebabkan karena menghambat terjadinya penggumpalan trombosit spontan. Penurunan kadar gula darah penderita yang mendapat bawang merah sebesar 10.11) Kegunaan di masyarakat Secara tradisional umbi lapis bawang merah digunakan untuk peluruh dahak (obat batuk). menurunkan kholesterol dan trigliserida.71% dan 33. yaitu sebagai fibrinolitik. sedangkan fraksi ekstrak kloroform "yellow and red cultivar" (menghasilkan penurunan kadar gula darah sebesar 21.8% dan 50.95%). Fraksi petroleum eter dari ekstrak dietil eter "yellow and red cultivar" berturut-turut dapat menurunkan kadar gula darah sebesar 34. Umbi bawang merah memiliki efek ekbolik (memacu kelahiran janin) pada tikus putih dan mencit dan pada dosis besar cenderung bersifat sebagai abortivum pada binatang percobaan tersebut. obat kencing manis.Efek biologi Dari penelitian yang sudah banyak dilakukan diketahui bahwa bawang merah mempunyai efek antidiabetik dan anti aterosklerotik yaitu menurunkan kadar gula dan lemak darah. menghambat aggregasi trombosit.4. Disamping itu dapat pula berefek sebagai antiasma. Potensi antiasma tersebut disebabkan dari ester asam tisulfiniat yaitu dengan menghambat proses timbulnya asma (menekan pengaruh alergen).72 mg%. meningkatkan aktivitas fibrinolitik serta memobilisir kolesterol dari depositnya pada lesi aterosklerosis hewan uji.7) Pada pengenceran allisin 1:100.2) Ekstrak Bawang dapur (bawang bombay) berefek seperti ekstrak bawang putih.000 masih mempunyai aktivitas menghambat pertumbuhan mikroba Gram(+) dan Gram(-) (1 mg allicin setara dengan 10 g penisillin).6) Komponen yang diduga mempunyai efek hipoglikemik ialah senyawa amino (difenilamin) dan senyawa yang berupa sulfida (allilpropil-disulfida). Efek hipoglikemik dan hipolipidemik bawang merah telah dibuktikan pula pada pasien dengan diabetes melitus yang terawat baik dengan kombinasi obat anti diabetik oral dan bawang merah 3 kali 20 gram setiap hari selama 7 hari dibandingkan dengan tanpa kombinasi dengan bawang merah selama 7 hari.47%).33% (Produk Sintetik golongan Difenilamin dapat menurunkan 24.12) Pada penggunaan per-oral perasan Allium cepa dapat menurunkan kadar gula darah binatang percobaan maupun sukarelawan.9.

1) Seperti halnya bawang putih. rimpang cekur 2 jari. Tangkai bunga: rata-rata 3 kali panjang perhiasan. 1-3 daun pelindung (spathe). dicuci dan dipotong-potong seperlunya. 3 sekat. buah kapulogo 3 buah. roset akar.19 buah. belimbing buluh 3 buah.4 .1 cm.2 . gula-enau 3 jari. Untuk mengobati masuk angin: Bawang merah 8 butir. 0.3 . Ascalonicum Perawakan: herba annual (2-3 bulan). dicuci dan dipotong-potong seperlunya. tumpul. rimpang caekur 2 jari.5 m. Tenda bunga (perhiasan): 6 daun tenda bunga . Agustus. sesudah dingin disaring lalu diminum (3 x sehari sebanyak yang diperlukan) Untuk mengobati sariawan : Bawang merah 3 butir.5 . diramas dengan minyak …. daun kaki kuda 1/3 genggam. Benang sari: 6. pulosari 3/4 jari. Oktober . Batang: kecil. untuk melumas luka-luka yang disebabkan oleh penyakit sariawan (3-6 x sehari).0. putih. Daun: Tunggal lebih pendek dari tangkai karangan bunga. daun sariawan 10 lembar adas 3/4 sendok the.putih kehijauan atau ungu. bebas. di bawah tanah. daun kaki-kuda 9 lembar. 3 lingkaran dalam pangkal sangat melebar. peluruh air seni dan penurun panas.. daun jintan 1/4 genggam. Putik: bakal buah menumpang. direbus dengan air bersih 3 gelas sehingga hanya tinggal kira-kira 1/2nya. merah atau ungu kemerahan. peluruh haid. dengan garis median hijau . per-ruang 2 biji. diramas dengan air kapur sirih seperlunya untuk menggosok tulang punggung. bulat pipih. direbus dengan air bersih 3 gelas sehingga hanya tinggal kira-kira 3/4nya. sesudah disaring lalu diberi madu murni 4 sendok makan dan diminum (3 x sehari 1/2 gelas). diperas dan disaring. tengkuk. 0. daun meniran 10 lembar.4 m. coklat kekuningan. helaian daun bentuk silindris-berongga (tistular) 0. Deskripsi Suku : Amaryllidaceae Sinonim : Allium cepa var. Buah: tiga bagian (lobus). Umbi lapis bulat telur. kepala sari agak tergoyang. bulat.memacu enzim pencernaan.11) Cara pemakaian di masyarakat Untuk mengobati influenza : Bawang merah 2 butir.3 sendok makan.0. kepala putik 3 bagian. 3 ruang. Asal -usul : Asia bagian barat Waktu berbunga : Januari. tinggi 0. rimpang halia 1 jari. kelengkeng 3 buah. sering lebih. tangkai putik seperti rambut. berlilin. 14 . dicuci lalu ditumbuk halus-halus. bentuk bulat telur bulat memanjang. tertancap di pangkal perhiasan. pelepah pangkalnya membentuk umbi lapis. duduk. seperti selaput. perut dan kaki (1-2 x sehari masing-masing sebanyak yang diperlukan). dan aterosklerosis. April.6 cm. putih. pelepah diatas umbi membentuk batang semu. temu lawak 1 jari. dicuci dan ditumbuk halus-halus.0. Biji : hitam. sederhana. buah pala yang masih muda 1 buah. Untuk mengobati batuk : Bawang merah 8 butir. digunakan dalam upa-ya penyembuhan gangguan pencernaan. Bunga: susunan majemuk payung. demam. urat daun sejajar. tangkai sari berbentuk paku dengan pangkal melebar.

Karenanya tanaman ini paling cocok ditanam di musim kemarau dengan sistem pengairan yang memadai. Di Indonesia yang tumbuh adalah bentuk kultivar. atau Gandasil. Pemupukan: paling baik digunakan kombinasi pupuk organik dan pupuk kandang. kompos. 3 sekat.0 . yakni hasil persilangan yang terjadi secara alami sewaktu tanaman masih di lapangan dan umumnya memiliki sifat-sifat yang belum mantap atau seragam. Pengapuran tanah: Ini untuk menjaga keasaman tanah (pH tanah dijaga sekitar 6. hilangkan dulu bagian kulit terluar dari umbi bibit. juga sisa-sisa akarnya yang masih ada. maka di ujungujungnya sudah mulai terlihat warna hijau dari bakal pertumbuhan tunas. subur dan cukup tua (umur 2. baru ditanam. Putik: bakal buah menumpang. Untuk menandai bahwa umbi bibit sudah siap tanam. tidak perlu dilakukan penyayatan umbi). kepala putik 3 bagian. Maja dan Gurgur. Dipilih umbi yang berasal dari tanaman yang sehat. terutama pada masa pembentukan umbi dan perlu lingkungan yang beriklim kering. tangkai putik seperti rambut. 3 ruang. Berdasar warna umbi. hama dan penyakit 5. tidak perlu dilakukan penyayatan umbi). Untuk menandai bahwa umbi bibit sudah siap tanam. Umbi yang terpilih tidak boleh langsung ditanam. dan rasa.) Bawang merah termasuk jenis tanaman yang tidak menyukai air hujan. suhu yang hangat. Lalu ditunggu beberapa saat hingga bekas sayatan mengering.Daerah distribusi. C. Sri Sakate. juga sisa-sisa akarnya yang masih ada. perlu disimpan beberapa waktu (minimal 2 bulan dengan penyimpanan yang baik). Sebelum ditanam. Umbi yang terpilih tidak boleh langsung ditanam. Dipilih umbi yang berasal dari tanaman yang sehat. 3. maka bawang merah dibagi menjadi 3 kelompok yaitu: A. Habitat dan Budidaya Di Jawa di tanam pada elevasi 1000 . Sebelum ditanam. seperti kultivar Sumenep. duduk. ketebalan daun. Bibit ditanam di tanah gembur yang sudah dipersiapkan (dalam bentuk bedeng-i lapis. kelompok yang umbinya kuning muda pucat. 4. Bibit ditanam di tanah gembur yang sudah dipersiapkan (dalam bentuk bedeng-bedeng berparit) dalam jarak 15x20 cm.9) Budidaya . subur dan cukup tua (umur 2. tetapi pada pertumbuhannya. 2.100 m dpl. Penyiangan dan penggemburan tanah.9) Keanekaragaman Variasi morfologi sangat besar terutama pada ukuran daun. Bibit yang lazim dipakai adalah dari umbi.5-3 bulan). per-ruang 2 biji. Buah: tiga bagian (lobus). seperti kultivar Lampung.0). hilangkan dulu bagian kulit terluar dari umbi bibit. Kelompok yang umbinya kuning kemerahan. maka di ujungujungnya sudah mulai terlihat warna hijau dari bakal pertumbuhan tunas. B. tumbuhan ini membutuhkan banyak air. Metalik. Pemberantasan gulma. kemudian kira-kira seperempat bagian ujung dari umbi disayat dengan pisau (tetapi bila tunasnya sudah menyembul keluar. Ampenan dan sebagainya.5-3 bulan). Lalu ditunggu beberapa saat hingga bekas sayatan mengering. Bima. tidak suka tempat-tempat yang airnya menggenang dan becek. kemudian kira-kira seperempat bagian ujung dari umbi disayat dengan pisau (tetapi bila tunasnya sudah menyembul keluar. Hal-hal yang perlu dilakukan secara periodik selama pemeliharaan tanaman adalah: 1. baru ditanam. kelompok yang umbinya merah tua. Bibit yang lazim dipakai adalah dari umbi. Vitabloom dan sebagainya). Pemberian stimulan (misalnya Atonik.7. warna kulit umbsari agak tergoyang. perlu disimpan beberapa waktu (minimal 2 bulan dengan penyimpanan yang baik). Tetapi banyak budidaya di dataran rendah (5 . Biji: hitam. seperti kultivar Medan.1800 m dpl.

and Wahab. Matiere Medicale Tome II. tidak suka tempat-tempat yang airnya menggenang dan becek.. p. Jakarta. p.S. p. M. Vol II & III. Metalik atau Gandasil. CK.15-19. Plant Drugs Analisys.B. India. prod.383-385.A. pemupukan: paling baik digunakan kombinasi pupuk organik dan pupuk kandang. Budidaya Bawang : Bawang Putih. an antihyperglycemic agent from onion an tea". Universitas Airlangga.0 . Pemberian stimulan (misalnya Atonik. B. tidak perlu dilakukan penyayatan umbi). . hama dan penyakit. Jammu-Tawi. C.. P. 3. Groningen. pengapuran tanah: Ini untuk menjaga keasaman tanah (pH tanah dijaga sekitar 6. 4. "Pengaruh brambang terhadap kadar gula dan lemak darah pada penderita diabetes melitus".Grown Cultivars of Allium cepa". Karenanya tanaman ini paling cocok ditanam dimusim kemarau dengan sistem pengairan yang memadai. 1968.5-3 bulan). The Merck Index: an Encyclopedia of Chemicals and Drugs.9) Pustaka 1. Untuk menandai bahwa umbi bibit sudah siap tanam. 775 Paris.. perlu disimpan beberapa waktu (minimal 2 bulan dengan penyimpanan yang baik).. Departemen Kesehatan RI. R. Singgih.G. Bibit yang lazim dipakai adalah dari umbi. baru ditanam.Noordhoff. S.. tetapi pada pertumbuhannya. Planta Med. 1985.. 85-135. Sebelum ditanam. and Bakhuizen. 4. Berlin. maka di ujung -ujungnya sudah mulai terlihat warna hijau dari bakal pertumbuhan tunas. W. Materia Medika Indonesia. Jilid IV. 1982. 7. Wagner. Laporan Penelitian. Kapur. "Studies on the Extracts of two Phillippine . Bibit ditanam di tanah gembur yang sudah dipersiapkan (dalam bentuk bedengbedeng berparit) dalam jarak 15 X 20 cm.R. Bawang Bombay. 11. juga sisa-sisa akarnya yang masih ada. & BM. Lalu ditunggu beberapa saat hingga bekas sayatan mengering. M.. Cantoria. Aufl. pemberantasan gulma. Regiolan Research Laboratory. 55. Vitabloom dan sebagainya). hilangkan dulu bagian kulit terluar dari umbi bibit. ia membutuhkan banyak air. Atal. USA. J.0). subur dan cukup tua (umur 2. terutama pada masa pembentukan umbi dan perlu lingkungan yang beriklim kering. suhu yang hangat.561. 31-32. Inc. Stecher P. 8. 1989. p. J. H. Bawang Merah. kompos. Karawya.S. Pharmazeutische Biologie 2.. M... 1984. Jakarta. 10. p. Cultivation and Utilization of Medicinal Plants. p. 110-111. 1968. 5. 1985. kemudian kira-kira 1/4 bagian ujung dari umbi disyat dengan pisau (tetapi bila tunasnya sudah menyembul keluar.. p.C.. "Diphenylamine. Paris.Na. Surabaya. Springer Verlag.. 1981. Salveron. 3. Merck & Co. 1981.H. 662 Schneider.M. 61-63 Pikir. (Editor). p. 5..Bawang merah termasuk jenis tanaman yang tidak menyukai air hujan. p. R. 2.C. 6. 1994. penyiangan dan penggemburan tanah. Masson. 9..7. Panebar Swadaya. Anonim. G. 2.. Flora of Java.. Umbi yang terpilih tidak boleh langsung ditanam. Backer. BI-Wissenschaftsverlag Mannheim. Moyse M. Council of Scientific & Industrial Research. Dipilih umbi yang berasal dari tanaman yang sehat. Yang perlu dilakukan secara periodik selama pemeliharaan tanaman adalah: 1. 1993.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful