SISTEM KERJA KULKAS

Lemari es atau yang lebih dikenal dengan Kulkas adalah alat rumah tangga yang umum digunakan. Lemari es ini berfungsi untuk mendinginkan atau menjaga kondisi makanan dan minuman agar lebih tahan lama.

Komponen utama dari lemari es adalah kompresor, kondensor, katup ekpansi,evaporator dan refrigerant. Lemari es bekerja dengan cara

mensirkulasikan refrigerant. Biasanya kondensor terletak dibelakan kulkas dan bersentuhan dengan udara luar, sedangkan evaporator terletak di dalam yang akan berfungsi untuk mendinginkan isi kulkas.

Evaporator. bagian ini terletak diluar kulkas.  Compressor alat yang digunakan untuk memompakan freon. didalam alat inilah terjadinya proses berubah nya gas refrigerant cair menjadi uap. Alat ini akan bekerja mensirkulasikan cairan pendingin secara terus menerus hingga tingkat pendinginan tertentu yang diatur oleh sebuah alat pengatur suhu yang di nama kan Termostat. .Bagian-bagian dari kulkas:  Insulation (isolator) merupakan alat untuk menahan panas agar tidak masuk ke dalam kulkas dan menjaga hawa dingin didalam kulkas tidak keluar  Temperature control berfungsi untuk mengatur berapa derajat kedinginan yang kita mau  Evaporator fan yaitu kipas yang diletakan di dekat evaporator bertujuan untuk mensirkulasikan udara dingin  Evaporator coils terletak didalam kulkas. Kondensor. dengan demikian hal ini membuat Evaporator mampu menyerap panas atau kalor dari sebuah ruang atau benda yang ada di sekitar nya.  Condensor coils berfungsi untuk merubah uap menjadi cairan dengan cara membuang panas. yaitu alat yang digunakan untuk merubah freon cair menjadi uap dengan cara menyerap panas disekelilingnya (mendinginkan kulkas). alat ini adalah sebuah media pelepas energi panas/kalor yang tercipta dari uap atau gas pendingin yang di kompres di dalam pipa nya oleh kompresor hingga gas ini berubah menjadi cair.

Persyaratan Bahan Pendingin (Refrigerant) : 1. . Setiap jenis bahan pendingin memiliki karakteristik yang berbeda. Jenis bahan pendingin sangat beragam. kipas angin ini diletakkan pada bagian bawah kulkas yang memiliki kondensor yang berukuran kecil yang berfungsi mengisap atau mendorong udara melalui kondensor dan kompresor . Alat ini dapat melindungi komponen kelistrikan dari kerusakan arus akibat arus yang dihasilkan kompresor melebihi arus acuan normal. Bukan termasuk bahan yang mudah terbakar. cairan pendingin atau biasa disebut Freon Termostat. Tidak beracun. alat ini memanfaatkan kondensor koil.  Defrost heater berfungsi untuk menghancurkan salju yang ada dalam kulkas. ataupun sebaliknya. selain itu berfungsi mendinginkan kompresor.     Leveling feet berguna untuk menyetel kedataran kulkas Refrigerant. diperlukan untuk mengatur proses kerja kompresor Overload motor protector adalah komponen pengaman yang letaknya menyatu dengan terminal kompresor. Cara kerjanya serupa dengan sekering yang dapat menyambung dan memutus arus listrik. Fan motor kondensor. Bahan Pendingin (Refrigerant) Refrigerant adalah zat yang mudah diubah wujudnya dari gas menjadi cair. berwarna dan berbau 2.

Dapat bercampur dengan minyak pelumas kompresor 5. Memiliki kalor laten yang rendah 10. Memiliki harga yang relatif murah. Memiliki tekanan kondensasi yang rendah 8. Memiliki struktur kimia yang stabil 6. Memiliki titik didih yang rendah 7. Dalam kompresor freon di tekan sehingga keluar sudah . misalnya freon masuk ke kompresor melalui pipa tembaga dalam bentuk uap. Memiliki tingkat penguapan yang rendah 9. Cara kerja lemari es dapat dilihat dari diagram siklus termodinamika berikut ini Refrigerant.3. Bukan penyebab korosif 4.

Dengan wujud seperti itu. gas tersebut akan mengembun dan kembali menjadi wujud cair. Untuk merubah nya menjadi uap evaporator menyerap panas disekelilingnya. Refrigerant cair bertekanan tinggi . Pada saat dialiri listrik. Untuk garis besarnya berikut urutan kerjanya. motor kompresor akan berputar dan memberikan tekanan pada bahan pendingin. karena evaporator diletakan didalam kulkas maka kulkas pun menjadi dingin. Siklus ini terus berulang. Bahan pendingin yang berwujud gas apabila diberi tekanan akan menjadi gas yang bertekanan dan bersuhu tinggi. Dari evaporator keluar dalam bentuk uap dan masuk lagi kekompresor. Dari kondensor dalam bentuk cairan (temperatur dan tekanan tinggi) ke katup ekspansi tekanan turun (bentuk uap dan cairan) masuk ke evaporator. Uap bertekanan ini masuk ke kondensor dan mengkondensasi uap mencadi cairan. Cairan freon yang bertekanan tinggi ini masuk ke katup ekpansi sehingga tekanan turun dengan drastis sehingga terjadi flash evaporation seterusnya masuk ke evaporator untuk dirubah lagi menjadi uap. keluar dalam bentuk uap bertekanan dan temperatur tinggi kemudian masuk ke kondensor. Pada titik kondensasi. memungkinkan refrigerant mengalir menuju kondensor.berbentuk uap super panas (vapour super heated) dan bertekanan tinggi. Cara kerja Lemari Es secara lengkap sebagai berikut: Sistem kerja lemari es dimulai dari bagian kompresor sebagai jantung kulkas yang berfungsi sebagai tenaga penggerak. Freon masuk kompresor dalam bentuk uap bertekanan dan temperatur rendah.

refrigerant cair akan menguap dan wujudnya kembali menjadi gas yang memiliki tekanan dan suhu yang sangat rendah. Akibatnya. udara yang terjebak di antara evaporator menjadi bersuhu rendah dan akhirnya terkondensasi menjadi wujud cair. . Dengan begitu refrigerant akan naik ke evaporator akibat tekanan kapilaritas yang dimiliki oleh pipa kapiler. Saat berada di dalam evaporator. Pada kondisi yang berulang memungkinkan udara tersebut membeku menjadi butiran-butiran es. Hal tersebut terjadi pada benda atau air yang sengaja diletakkan di dalam evaporator.akan terdorong menuju pipa kapiler.

TUGAS ALIRAN DUA FASA GERARD ANTONINI DUMA D21109337 LABORATORIUM MEKANIKA FLUIDA JURUSAN MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2012 .