PROSES PERUMUSAN DAN PENGESAHAN PANCASILA DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA

MAKALAH

Disusun oleh : 1. Nunung Dwi K. 2. Ana Fitriana (4201411014) (4301411119)

3. M. Khoirul Huda N. (5201411049) 4. Bachtiar Rahmat 5. Wiwi Sochilah 6. Ayu Nawang S. 7. Etika Oktian M. (5201411078) (5401411042) (5401411045) (5401411047)

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2011

KATA PENGANTAR Dengan penuh rasa syukur kami panjatkan kepada Allah Swt. dan pastinya mengerti serta memahami apa yang dimaksud dalam makalah ini. Penulis mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang terlibat dalam penyusunan makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pembaca. Penulis . tetapi juga bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya. Yang telah memberikan rahmat-Nya kepada kami. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. sehingga kami bisa menyelesaikan makalah ini dengan baik. dimana masih banyak kekurangan. Makalah ini membahas lebih spesifik tentang Sejarah mengapa Pancasila dijadikan sebagai Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). penulis berharap pembaca memberikan kritik dan saran yang bersifat membangun agar penulis bisa menyusun makalah yang lebih baik lagi dikemudian hari. Oleh karena itu. Untuk kedepannya kami berharap agar makalah ini tidak hanya untuk melengkapi tugas kami.

.. Latar Belakang.............................................................................................................................. Pancasila Dasar Negara Republik Indonesia............................ Perkembangan Pancasila sebagai Dasar Negara............................................................................iii BAB I PENDAHULUAN A...1 B................................................................................2 BAB II PEMBAHASAN A......................................................................................................................3 B................................................................................................................................................. Tujuan............................................................................................i KATA PENGANTAR....................................................................................... Kronologi Perumusan dan Pengesahan Pembukaan UUD 1945 (Pancasila) dan UUD 1945...........2 C...............................DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL...........4 C............ Saran....... Kesimpulan..............................................6 D........................................................................ Pengesahan Pembukaan UUD 1945 atau Pancasila Dasar Negara Republik Indonesia......................................................................................................................................ii DAFTAR ISI............................................. Rumusan Masalah......................................9 .............9 B.............7 BAB III PENUTUP A...........................

Sejarah ini begitu sensitif dan salahsalah bisa mengancam keutuhan Negara Indonesia. Dari kronik sejarah pancasila. Makalah ini akan membahas rumusan pancasila dari Muh Yamin. Piagam Jakarta. Hal ini kembali ditegaskan dalam Ketetapan MPR No XVIII/MPR/1998 tentang Pencabutan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia No. rumusan Pancasila yang satu dengan rumusan yang lain terdapat persamaan juga perbedaan. LATAR BELAKANG Pancasila sebagai Dasar Negara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia telah diterima secara luas dan telah bersifat final. UUD 1945 (Dekrit Presiden 5 Juli 1959). Selain itu Pancasila sabagai dasar negara juga merupakan hasil kesepakatan bersama para Pendiri Bangsa yang kemudian sering disebut sebagai sebuah “Perjanjian Luhur” bangsa Indonesia.I/MPR/2003 tentang Peninjauan Terhadap Materi dan Status Hukum Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara dan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 1960 sampai dengan Tahun 2002. UUD Sementara. Namun dibalik itu terdapat sejarah panjang perumusan sila-sila Pancasila dalam perjalanan ketatanegaraan Indonesia.BAB I PENDAHULUAN A. Sukarno. Hasil BPUPKI. Artikel ini sedapat mungkin menghindari polemik dan kontroversi tersebut. Hasil PPKI. . Hal ini dikarenakan begitu banyak polemik dan kontroversi yang akut dan berkepanjangan baik mengenai siapa pengusul pertama sampai dengan pencetus istilah Pancasila. II/MPR/1978 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (Ekaprasetya Pancakarsa) dan Penetapan tentang Penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara Ketetapan MPR No. Konstitusi RIS.

TUJUAN 1. Bagaimanakah perkembangan pancasila sebagai dasar negara? C. 2. Mengetahui sejarah perumusan dan pengesahan pancasila. RUMUSAN MASALAH 1. . Bagaimana kronologi perumusan dan pengesahan pancasila? 2.B. Mengetahui perkembangan pancasila sebagai dasar negara.

Sidang BPUPKI telah menerima secara bulat pancasila itu sebagai dasar Negara Indonesia Merdeka. sosial. Adapun dasar itu haruslah merupakan suatu falsafah yang menyimpulkan kehidupan dan cita-cita bangsa dan Negara Indonesia yang merdeka. Peraturan-peraturan yang bersumber pada UUD itu disebut peraturan-peraturan organik. dan kebudayaan. Pancasila Dasar Negara Republik Indonesia Pancasila yang dikemukakan dalam sidang BPUPKI I pada tanggal 1 Juni 1945 mempunyai maksud untuk dijadikan dasar dari Negara Indonesia Merdeka. agar peraturan dasar itu tahan uji sepanjang sepanjang masa. Di atas dasar itulah akan didirikan gedung Republik Indonesia sebagai perwujudan kemerdekaan politik yang menuju kepada kemerdekaan ekonomi. maka semua peraturan perundang-undangan di Republik Indonesia yang dikeluarkan oleh Negara dan pemerintah RI haruslah pula sejiwa dengan pancasila. Peraturan-peraturan selanjutnya yang disusun untuk mengatasi dan menyalurkan persoalan-persoalan yang timbul berhubung dengan penyelenggaraan dan perkembangan Negara harus didasarkan atas dan berpedoman pada UUD. . Isi dan Tujuan dari peraturan perundang-undangan RI tidak boleh menyimpang dari jiwa pancasila.BAB II PEMBAHASAN A. UUD yang menjadi sumber ketatanegaraan harus mengandung unsur-unsur pokok yang kuat yang menjadi landasan hidup bagi seluruh Bangsa dan Negara. pancasila tercantum dalam UUD 1945 dan bahkan menjiwai seluruh isi peraturan dasar tersebut yang berfungsi sebagai dasar Negara sebagaimana tercantum jelas dalam alinea ke IV pembukaan UUD 1945 tersebut. Landasan atau dasar itu haruslah kuat dan kokoh agar gedung yang berdiri di atasnya akan tetap tegak sentosa untuk selama-lamanya. Oleh karena itu. Landasan itu harus pula tahan uji terhadap serangan-serangan baik dari dalam maupun dari luar. Dalam keputusan sidang PPKI kemudian pada tanggal 18 Agustus Pancasila tercantum secara resmi dalam pembukaan UUD RI. yang menjadi pelaksana dari UUD.

Pemerintah Balatentara jepang mengeluarkan janji “Kemerdekaan Indonesia di kemudian hari” yang menurut rencana akan diberikan pada tanggal 24 Agustus 1945. BPUPKI bertugas untuk menyelidiki segala sesuatu mengenai persiapan kemerdekaan . B. Oleh karena itu. keduanya mempunyai hubungan asasi. Pancasila Sebagai Dasar Negara Keputusan dalam sidang PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945 menetapkan UUD bagi Negara Republik Indonesia yang diproklamaikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Sejarah perumusan dan pengesahan pembukaan UUD 1945 dan Pancasila Dasar Negara secara kronologis sebagai berikut : 1. Tanggal 29 April 1945 Di bentuk suatu badan yang diberi nama Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai atau BPUPKI oleh Gunseikan (Kepala Pemerintah Balatentara Jepang di Jawa). Oleh karena itu. Pembukaan UUD 1945 dan pancasila merupakan satu kesatuan yang difundamental. Akibat hukum dari disahkannya pancasila sebagai dasar Negara. secara yuridis pancasila sah menjadi Dasar Negara Republik Indonesia. Dalam pembukaan UUD tersebut kita temukan dasar Negara “Pancasila”. Kronologi Perumusan dan Pengesahan Pembukaan UUD 1945 (Pancasila) dan UUD 1945 Proses perumusan dan pengesahan Pancasila Dasar Negara tidak dapat dipisahkan dengan proses perumusan dan pengesahan pembukaan UUD 1945. 2. yaitu seluruh kehidupan bernegara dan bermasyarakat haruslah didasari oleh Pancasila. Tanggal 7 september 1944 Proses perumusan pembukaan UUD 1945 dimulai sejak jepang masih menguasai tanah air Indonesia. yakni kehidupan bernegara bangsa ini haruslah berpedoman pada pancasila. Landasan hukum pancasila sebagai dasar Negara dapat memberi akibat hukum dan filosofis. UUD tersebut ialah UUD 1945.

yaitu sebagai berikut :      Nasionalisme atau Kebangsaan Indonesia Internasionalisme atau Perikemanusiaan Mufakat atau Demokrasi Kesejahteraan Sosial Keutuhan yang berkebudayaan . bentuk negara.Mr. yaitu sebagai berikut:       Peri Kebangsaan Peri Kemanusiaan Peri Ketuhanan Peri Kerakyatan Kesejahteraan Rakyat  Pada tanggal 31 Mei 1945 Prof. Masa Sidang I : tanggal 29 Mei s.Dahlan berpidato dan menguraikan masalah golongan bangsa Indonesia peranakan Tionghoa. Yamin mengajukan usul yang disiapkan secara tertulis. Moh. 4. Prof. dan Eropa. Hatta menguraikan tentang masalah bentuk negara hubungan antara negara dengan agama.d.   P.Soepomo berpidato dan menguraikan teori negara secara yuridis. Tanggal 28 Mei 1945 BPUPKI dilantik oleh Gunseikan. 01 Juni 1945  Pada tanggal 29 Mei 1945.Moh. berjudul “Azas dasar Negara Kebangsaan Republik Indonesia”. Arab. yaitu: A. India. 3.  Tanggal 1 Juni 1945 Ir.d.Indonesia dan beranggotakan pemuka-pemuka bangsa Indonesia yang berjumlah 60 orang. 01 Juni 1945 BPUPKI mengadakan dua masa sidang. berdirinya negara. dan pemerintahan serta hubungan antara negara dengan agama di gedung Chuoo In.Soekarno berpidato dan mengajukan usul tentang Konsepsi Dasar Filsafat Negara Indonesia Merdeka (Pancasila).F.Dr. Tanggal 29 Mei s.Mr.R. Drs.

Selain Ir. Hasil sidang pleno PPKI. 2.30 dengan acara pokok untuk membahas naskah Rancangan Hukum Dasar dan pengesahanUUD atas Kemerdekaan yang diucapkan dalam proklamasi sehari sebelumnya. atas tanggung jawab ketua PPKI. Mengesahkan UUD Negara Republik Indonesia dengan jalan: Menetapkan Piagam Jakarta menjadi Pembukaan UUD Negara RI dengan sedikit perubahan. Menetapkan Rancangan Hukum Dasar menjadi UUD Negara RI (UUD 1945) dengan sedikit perubahan. tokoh-tokoh bangsa Indonesia juga berpidato pada tanggal 01 Juni 1945. 7.30 tanggal 18 Agustus 1945 dengan acara pokok membahas Rancangan Hukum Dasar untuk ditetapkan menjadi UUD suatu negara yang telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Sebelum sidang pleno din dimulai. 5. 3. C. .Pejambon Jakarta. yaitu sebagai berikut: 1. Jepang menyerah kepada sekutu. Tanggal 9 Agustus 1945 Pada tanggal 9 Agustus inilah PPKI dibentuk dan pada tanggal 14 Agustus. Sidang BPUPKI I diakhiri dan dibentuk panitia delapan. Membentuk Komite Nasional Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Badan Musyawarah Darurat. Tanggal 17 Agustus 1945 Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. 16 Juli 1945 diadakan sidang BPUPKI yang kedua dengan acara untuk “Mempersiapkan Rancangan hukum Dasar”. Masa Sidang II : tanggal 10 s.d. Tanggal 18 Agustus 1945 Sidang pleno PPKI dimulai pukul 10. Memilih Presiden dan Wakil Presiden RI. B. 6. maka badan itu ditambah 6 orang anggota baru dan dianggap sebagai badan yang mewakili seluruh daerah/rakyat Indonesia.d. Pengesahan Pembukaan UUD 1945/Pancasila Dasar Negara Republik Indonesia Sidang pleno panitia PPKI dimulai pukul 10. 16 Juli 1945 Pada tanggal 10 s. di Jl.Soekarno.

pancasila telah mengalami perkembangan sesuai dengan pasang naiknya sejarah bangsa Indonesia. Notonagoro menyatakan bahwa pembukaan UUD 1945 merupakan sebuah dokumen kemanusiaan yang terbesar dalam sejarah kontemporer setelah American Declaration of Independence 1776.Pengesahan UUD Negara RI di dahului dengan pengesahan pembukaan UUD Negara RI yang di pimpin langsung oleh Ketua PPKI. yaitu: 1. lazimnya para pakar hukum ketatanegaraan melakukan penahapan perkembangan Pancasila Dasar Negara. c) 1950 – 1959 : Masa UUDS. d) 1959 – 1965 : Masa Orde Lama. Pembukaan UUD 1945 nyaris sempurna. b) 1949 – 1950 : Masa konstitusi RIS. Tahap 1969 – 1994 : Tahap Pembangunan Ekonomi. Pancasila sebagai Dasar Negara yang mengandung makna Pancasila harus diletakkan dalam keutuhannya dengan Pembukaan UUD 1945. yaitu: 1..2011). 2. Hal ini perlu dipahami karena adanya perbedaan pendekatan. oleh karena itu Pancasila merupakan dasar yang kekal dan abadi bagi kehidupan bangsa Indonesia. suatu rangkaian nilai-nilai yang bersifat “sein im sollen dan sollen im sein”. D. dengan nilai-nilai luhur yang bersifat universal. Penahapan ini memang tampak berbeda. e) 1966 – 1998 : Masa Orde Baru.T. Realitasnya Nilai-nilai yang terkandung didalamnya dikonkritiasikan sebagai muatan cerminan kondisi obyektif yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. dieksploritasikan pada dimensi-dimensi yang melekat padanya. yaitu : a) 1945 – 1949 : Masa UUD 1945 yang pertama. 3. Perkembangan Pancasila sebagai Dasar Negara Prof. Tahap 1995 – 2020 : Tahap Repositioning Pancasila. f) 1998 – Sekarang : Masa Reformasi (Soegito A. Tahap 1945 – 1968 : Tahap Politis. Koento Wibisono (2001) memberikan tahapan perkembangan Pancasila sebagai Dasar Negara dalam tiga tahap. yaitu segi politik dan segi hukum. . Semenjak ditetapkan sebagai Dasar Negara (oleh PPKI 18 Agustus 1945).

. 3. Fleksibilitasnya Bahwa pancasila bukan barang jadi yang sudah selesai dan mandeg dalam kebekuan dogmatis dan normatif. Idealitasnya Idealisme yang terkandung di dalamnya bukanlah sekedar utopi tanpa makna. menuju hari esok yang lebih baik.2. melainkan terbuka bagi tafsir-tafsir baru untuk memenuhi kebutuhan zaman yang terus-menerus berkembang. Dengan demikian Pancasila menjadi tetap aktual. relevan serta fungsional sebagai tiang-tiang penyangga bagi kehidupan bangsa dan negara dengan jiwa dan semangat “Bhineka Tunggal Ika”. melainkan diobyektifikasikan sebagai kata kerja untuk membangkitkan gairah dan optimisme para warga masyarakat guna melihat hari depan secara prospektif.

pembangunan ekonomi. karena Pancasila mengandung arti yang sangat vital sebagai dasar Negara Indonesia. Untuk itu. Penulis merasa bersyukur karena pada akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. serta repositioning Pancasila. Bahkan dalam perkembangannya sebagai dasar Negara Pancasila melalui berbagai tahapan diantaranya tahapan politis. Saran Saran yang dapat disampaikan pada Makalah ini adalah agar kita menanamkan rasa nasionalisme dengan mengamalkan apa yang tercantum pada Pancasila.BAB III PENUTUP A. kita sebagai warga negara Indonesia harus menjaga dan mengamalkan isi dari Pancasila agar rasa nasionalisme kita tidak luntur atau tergerus oleh perkembangan zaman yang semakin maju. B. . Kesimpulan Dari pembahasan yang telah dijabarkan sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa proses perumusan Pancasila sampai menjadi dasar Negara kita ini melalui proses yang panjang dan bertahap. Penulis terbuka atas kritik dan saran yang membangun sehingga tersaji makalah yang lebih baik lagi. mulai dari perumusan isi. perumusan nama sampai dengan pengesahan Pancasila menjadi Dasar Negara kita. walaupun masih banyak kekurangan.

termasuk konsentrasi keamanan negara. dan juga kebobrokan moral. Sehingga banyak orang kuatir akan terjadinya desintegrasi negara dan bangsa. mewabahnya demokratisasi. 3. pekerja migran diperas di bandara. banyak orang minta-minta. atau membayangkan masa yang serba gelap di kemudian hari. Implikasi globalisasi ini melalui media perkembangan teknologi. Penanya : Yuyun Kusnaeni (7101411078) Apa yang dimaksud dengan krisis multi dimensional? Berikan contohnya! Jawaban : Krisis multi dimensional adalah suatu situasi dimana bangsa dan negara kita dilanda oleh beraneka-ragam pertentangan besar maupun kecil dan berbagai keruwetan di bidang politik. Contohnya : Susah cari uang. sosial. koruptor tambah banyak dan ada yang dibiarkan. susah cari pekerjaan. Karena begitu besarnya kekacauan di berbagai bidang itu.Soekarno . ekonomi. Penanya : Muslimun (7101411010) Siapa nama Ketua yang mengajukan Rancangan Undang-Undang (RUU)? Jawaban : Ir. 2. Abid Dzulfikar (7101411354) Jelaskan apa yang di maksud dengan Implikasi Globalisasi? Jawaban : Implikasi globalisasi adalah bahwa globalisasi tidak hanya menyinggung masalah ekonomi dalam artian persaingan yang semakin intensif.PERTANYAAN 1. dan lingkungan. Penanya : M. dan meningkatnya interdepensensi. seperti politik. melainkan juga menyinggung pada masalah-masalah yang lain. Globalisasi turut memberikan perannya dalam mewarnai transformasi isu yang ada. sekolah mahal. budaya. Krisis ini telah dan sedang terus memporak-porandakan berbagai sendi-sendi penting kehidupan bangsa.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful