P. 1
Definisi Pasar, Pemasaran Dan Pemasaran Hasil Perikanan

Definisi Pasar, Pemasaran Dan Pemasaran Hasil Perikanan

|Views: 846|Likes:
Published by Emmy Mantik Basrian

More info:

Published by: Emmy Mantik Basrian on Mar 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2013

pdf

text

original

DEFINISI PASAR, PEMASARAN DAN PEMASARAN HASIL PERIKANAN

A. Definisi Pasar Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang mendefinisikan pasar tidak terlepas dari peran orang tersebut dalam pasar. Apakah ia sebagai produsen, lembaga pemasaran atau sebagai konsumen. Definisi pasar bagi produsen adalah sebagai tempat untuk menjual barang atau jasa yang dihasilkan.

Bagi lembaga pemasaran, pasar merupakan tempat untuk melakukan aktifitas usaha dengan melaksanakan fungsifungsi pemasaran tertentu sehingga lembaga pemasaran mendapatkan keuntungan.

Konsumen

mendefinisikan

pasar

sebagai

tempat

untuk

membeli barang atau jasa sehingga konsumen tersebut dapat memenuhi kebutuhan dan keinginannya.

Emmy Lilimantik Staf Pengajar pada Ps. Agribisnis Perikanan Fakultas Perikanan Univ. Lambung Mangkurat Kal-Sel

Page 1

B. Definisi Pemasaran Ada beberapa definisi pemasaran yang dikemukakan oleh para ahli, antara lain adalah : Dahl dan Hammond (1977) Pemasaran digambarkan sebagai urutan, langkah-

langkah atau tahapan-tahapan yang merupakan gerakan produksi dari satu titik produksi sampai titik konsumsi akhir. Hanafiah dan Saefuddin (1986) Pemasaran merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan, menjaga dan meningkatkan nilai dan kegunaan dari barang dan jasa. Kegunaan yang mampu diciptakan oleh kegiatan pemasaran meliputi penciptaan dan peningkatan nilai kegunaan tempat, waktu dan kepemilikan. Rifianto (1989) Pemasaran adalah kegiatan yang bertalian dengan penciptaan atau penambahan kegunaan daripada barang dan jasa dengan tujuan untuk menempatkan barangbarang ke konsumen akhir. Untuk mencapai tujuan tersebut, perlu dilaksanakan kegiatan-kegiatan pemasaran yang dilihat berdasarkan arus barang yang meliputi beberapa proses, yaitu pengumpulan (konsentrasi), pengimbangan (equalisasi) dan penyebaran (dispersi).

Emmy Lilimantik Staf Pengajar pada Ps. Agribisnis Perikanan Fakultas Perikanan Univ. Lambung Mangkurat Kal-Sel

Page 2

Downey dan Erikson (1989) Pemasaran merupakan ilmu yang menelaah terhadap aliran produk secara fisik dan ekonomis melalui lembaga pemasaran kepada konsumen. Philip Kotler dan Gary Amstrong (1990) Pemasaran merupakan suatu usaha dengan

menggunakan pasar untuk melakukan pertukaran yang bertujuan untuk memenuhi keinginan manusia. Bell (1996) Pemasaran merupakan bagian manajemen yang diterapkan secara strategis dalam perencanaan, pengaturan dan pengawasan dengan motivasi untuk mencapai keuntungan dengan jalan memenuhi kebutuhan konsumen secara baik dengan melakukan integrasi usaha ke belakang (backward inkage) maupun integrasi ke depan (forward linkage). Integrasi usaha ke belakang pada umumnya bertujuan untuk menjamin ketersediaan bahan baku, sedangkan integrasi ke depan lebih menekankan aspek pemasaran. Integrasi usaha ini dapat dilakukan melalui kegiatan pengolahan, pendirian lembaga keuangan dan penjualan dalam suatu sistem pemasaran.

Emmy Lilimantik Staf Pengajar pada Ps. Agribisnis Perikanan Fakultas Perikanan Univ. Lambung Mangkurat Kal-Sel

Page 3

C. PEMASARAN HASIL PERIKANAN Sebagai diperlukan pemasaran jenis proses produksi yang komersial, maka Sistem

pemasaran hasil perikanan merupakan syarat mutlak yang dalam yang pembangunan berfungsi dan nilai perikanan. baik, yang dengan ekonomi hasil mengatur ditunjukkan menyertai dalam produksi

melalui harga, kecendrungan konsumen terhadap satu komoditas Peranan a. kecendrungan tersebut. pemasaran dalam perikanan pola mempertahankan produksi sangat penting sekali karena : Keberhasilan tergantung pada sistem pemasaran yang efektif untuk menjembatani permasalahan yang kompleks dalam kaitannya dengan permintaan dan penawaran pada sistem pemasaran. b. Pengetahuan pasar yang terperinci tentang dimana, kapan dan berapa jumlah produk yang dapat dijual adalah penting dalam menentukan produk perikanan mana yang akan dikembangkan.

Emmy Lilimantik Staf Pengajar pada Ps. Agribisnis Perikanan Fakultas Perikanan Univ. Lambung Mangkurat Kal-Sel

Page 4

Dalam diperhatikan

pemasaran ciri-ciri dari

hasil produk

perikanan, perikanan

perlu yaitu

(Hanafiah dan Saefuddin, 1986) : a. Produk perikanan bersifat musiman Produksi hasil perikanan hanya dapat dihasilkan pada musim-musim tertentu, jauh berbeda dengan produk-produk industri yang dapat dihasilkan setiap waktu. sudah dengan Tetapi sekarang dengan teknologi yang baru mulai dikembangkan hasilnya usaha-usaha mampu produksi memenuhi harapan akan

permintaan konsumen.

Salah satu usaha peningkatan

produksi di bidang perikanan adalah usaha budidaya seperti peternakan dan pembesaran ikan. b. Produk perikanan tidak bisa dihasilkan di sembarang tempat Produk hasil daerah-daerah yang perikanan hanya dihasilkan di berhubungan dengan wilayah

perairan, baik perairan laut maupun perairan darat. Produksi yang dilakukan oleh nelayan dan petani ikan terpencar di daerah-daerah dimana perairan, tanah dan iklimnya memberi kemungkinan cocok untuk berproduksi dan kadang-kadang lokasinya sangat jauh dari pusat-pusat konsumsi atau pasar. Dengan tidak dapat diproduksi disembarang tempat, maka diperlukan juga aktifitas pengangkutan dan pendistribusian yang tepat untuk mengantarkan produk perikanan dari daerah produsen ke daerah konsumen.
Emmy Lilimantik Staf Pengajar pada Ps. Agribisnis Perikanan Fakultas Perikanan Univ. Lambung Mangkurat Kal-Sel

Page 5

c. Produk perikanan bersifat segar dan mudah rusak Kesegaran produk perikanan yang dihasilkan

nelayan atau petani ikan biasanya tidak dapat bertahan lama setelah ditangkap, hal itu mengakibatkan produk tersebut harus dijual secepatnya. Apabila terjadi keterlambatan dalam penanganan produk segar ini, maka akan menurunkan kualitas dan mutu sehingga dikhawatirkan harganya pun akan menjadi turun. Dengan sifat mudah rusak, maka perlu menjadi perhatian yang serius baik nelayan maupun lembagalembaga pemasaran yang ikut terlibat didalamnya.

d. Jumlah atau kualitas hasil perikanan dapat berubah-ubah Jumlah dan kualitas dari hasil perikanan tidak selalu tetap, tetapi berubah-ubah dari tahun ke tahun. Ada tahun-tahun dengan jumlah dan kualitas hasil perikanan baik dan ada pula tahun-tahun dengan jumlah dan kualitas hasil perikanan merosot, karena sangat tergantung pada keadaan cuaca serta kondisi perairan.

Emmy Lilimantik Staf Pengajar pada Ps. Agribisnis Perikanan Fakultas Perikanan Univ. Lambung Mangkurat Kal-Sel

Page 6

e. Produk perikanan merupakan bahan dasar Berbagai produk perikanan sebagian besar

merupakan bahan dasar, yang dapat diproses lebih lanjut menjadi bahan setengah jadi atau bahan jadi. Berbagai usaha untuk memperoleh nilai tambah dapat dilakukan, tenaga perikanan lebih baik. apalagi jika dikaitkan dengan penyerapan misalnya dalam bentuk mana agroindustri yang lebih dengan pertimbangan kerja

menguntungkan dan mempunyai prospek pasar yang

Pemasaran produksi, bagaimana

hasil

perikanan

meliputi pasca

berbagai serta

aktivitas yang dilakukan mulai dari pengadaan sarana produksi, pengolahan panen pemasaran bisa dilakukan. Tanpa kegiatan

pemasaran maka produk perikanan yang dihasilkan akan menjadi barang yang tidak bermanfaat.

Emmy Lilimantik Staf Pengajar pada Ps. Agribisnis Perikanan Fakultas Perikanan Univ. Lambung Mangkurat Kal-Sel

Page 7

Pemasaran hasil perikanan mempunyai sejumlah ciri, diantaranya adalah (Hanafiah dan Saefuddin, 1986) : 1. Sebagian secara besar dari stabil hasil perikanan berupa bahan

makanan yang dipasarkan diserap oleh konsumen akhir relatif sepanjang tahun, sedangkan penawarannya sangat tergantung kepada produksi yang sangat dipengaruhi oleh iklim. 2. Pada umumnya pedagang pengumpul memberi kredit (advanced payment ) kepada produsen sebagai ikatan atau jaminan untuk dapatmemperoleh bagian terbesar dari hasil perikanan dalam waktu tertentu. 3. Saluran pemasaran hasil perikanan umumnya terdiri dari produsen (petani ikan), pedagang perantara sebagai pengumpul, grosir (wholesaler ), pedagang eceran, dan konsumen (industri pengolahan atau konsumen akhir). 4. Pergerakan hasil perikanan berupa bahan makanan dari produsen sampai konsumen pada umumnya meliputi proses pengumpulan, pengimbangan, dan penyebaran, dimana proses pengumpulan merupakan proses yang terpenting. 5. Kedudukan terpenting dalam pemasaran hasil perikanan terletak pada pedagang pengumpul karena berhubungan dengan fungsinya sebagai pengumpul dari daerah produksi yang terpencar-pencar, skala produksi kecilkecil, dan produksinya bersifat musiman.

Emmy Lilimantik Staf Pengajar pada Ps. Agribisnis Perikanan Fakultas Perikanan Univ. Lambung Mangkurat Kal-Sel

Page 8

Kepustakaan

Dahl and Hammond, 1977. Market and Price Analysis, The Agricultural Industries. Mc Graw Hill Book Company, New York. Hanafiah dan Saefuddin, 1986. Tataniaga Hasil Perikanan. Universitas Indonesia, Jakarta. Rifianto, 1989. Tataniaga Perikanan. Depdikbud. Jakarta. Universitas Terbuka,

Philip Kotler dan Gary Amstrong , 1990. Marketing Management : Analysis Planning, Implementation and Controll. New Jersey : Prentice-Hall. Downey dan Erikson, 1989. Agribusiness Management. Second Edition. Mc Graw Hill Inc, New York. Bell, 1996. Marketing Conceps and Strategy. New York : Houghton Mifflin Comp. Sudiono, A., 2004. Pemasaran Pertanian. Muhammadiyah Malang. Penerbit Universitas

Emmy Lilimantik Staf Pengajar pada Ps. Agribisnis Perikanan Fakultas Perikanan Univ. Lambung Mangkurat Kal-Sel

Page 9

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->