WARGA NEGARA DAN NEGARA

Pembangunan dalam bidang politik adalah dalam rangka pembangunan nasional, dimana setiap program, kebijaksanaan, dan langkah yang akan diambil harus dapat dikembalikan kepada landasan kehidupan kenegaraan bangsa Indonesia, yaitu pancasila dan UUD 1945. Harapan lebih lanjut dapat meningkatkan kesadaran politik rakyat yang positif, yaitu kehidupan demokrasi pancasila yang bertanggung jawab dan kesadaran hidup bernegara secara teratur berdasarkan konstitusi. Masalah warga Negara dan Negara perlu dikaji lebih jauh, mengingat demokrasi yang ingin ditegakkan adalah demokrasi berdasarkan pancasila. Aspek yang terkandung dalam demokrasi berdasarkan pancasila antara lain ialah adanya kaidah yang mengikat Negara dan warga Negara dalam bertindak dan menyelenggarakan hak dan kewajibannya serta wewenangnya. Secara materil ialah mengakui harkat dan martaabat manusia sebagai makluk tuhan, yang menghendaki pemerintah untuk membahagiakannya, dan memanusiakan warga Negara dalam masyarakat Negara dan masyarakat bangsa-bangsa. Untuk maksud itu secara sepintas perlu dipelajari masalah hukum, warga Negara, tindakan politik, serta system politiknya. Masalah ini cukup luas dan ditentukan oleh factor dasar teoritis dan pangkal persepsinya, justru analisisnya dapat yuridis, sosiologis, atau kriminologis. Karena luasnya garapan dan menyangkut aspek berbagai disiplin, maka pendekatannya adalah dalam suatu proses interaksi kaca mata Indonesia dan kerangka pemikiran atas dasar analisis social budaya dan structural Indonesia.

NEGARA, WARGA NEGARA , DAN HUKUM
Negara merupakan alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan-persoalan bersama atas nama masyarakat. Dalam pengertian Negara, masyarakat diintegrasikan sehingga mempunyai wewenang yang bersifat memaksa lebih kuat daripada individu atau kelompok yang merupakan bagian dari masyarakat. Negara merupakan integrasi dari kekuasaan politik, sekaligus sebagai organisasi pokok dari kekusassan politik. Negara sebagai agency dan masyarakat memiliki kekuasaan untuk mengatur hubungan-hubungan manusia dalam hal ini warga Negara dalam masyarakat, serta menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat. Negara sebagai organisasi dalam suatu wilayah dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan dan warga negaranya, serta

dan kaidah kesopanan. kedua. terlindungi atatapi belum cukup kuat untuk melindungi mengingat terdapat kepentingan-kepentingan yang tidak teratur. yang perlu mempertimbangkan tiga hal penting. Mengorganisasikan dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan-golonga kea rah tercapainya tujuan-tujuan dari masyarakat seluruh tujuan social. Sebab mungkin saja terlaksana dengan kaidah tersebut. artinya yang bertentangan satu sama lain supaya tidak menjadi antgonisme yang membahayakan 2. Hukum tidak lain hanyalah merupakan sarana bagi pemerintah atas tangan-tangan yang berkuasa untuk mengerahkan cara berpikir dan bertindak dalam rangka kebijakan tujuan nasional. yaitu sebagai system norma. Pentingnya system hukum ini ialah sebagai perlindungan bagi kepentingan-kepentingan yang telah dilindungi kancah agama.menetapkan cara-cara atau batas-batas. Sifat dan peraturan hukum tersebut adalah memaksa dan menghendaki tujuan yang lebih dalam. Sebagai atribut positif ini ialah: pertama. Sebab hukum itu merupakan kongkretisasi dari system nilai yang berlaku dalam masyarakat. Bukan berarti kepentingan warga masyarakat tidak terpenuhi oleh kaidah agama. sampai dimana kekuasaan dapat digunakan dalam kehidupan bersama. Istilah hukum positif dimaksudkan untuk menandai diferensi dan hukum terhadap kaidah-kaidah lainnya dalam masyarakat tampil lebih jelas dan tegas dan didukung oleh perlengkapan yang cukup agar diikuti anggota masyarakat. kaidah kesusilaan. Untuk melindungi lebih lanjut kepentingan yang telah dilindungi kaidah-kaidah tersebut. Maka hukum diartikan sebagai serumpun peraturan yang bersifat memaksa. disebut hukum positif. bukanlah kaidah social yang mengambang atau tidak jelas bentuk dan tujuan sehingga dibutuhkan lembaga khusus yang bertujuan merumuskan dan tujuannya sehingga dibutuhkan lembaga khusus yang bertujuan merumuskan dengan jelas tujuan yang hendak dicapai oleh hukum. dibutuhkan staf yang menjaga berlakunya hukum. Pengertian memaksa bukanlah senantiasa dipaksakan. Untuk melindungi lebih lanjut kepentingan yang telah dilindungi kaidah-kaidah tadi. Dalam kediriannya secara inheren tidak ada sangkut-paut dengan keadilan dan kebenaran dalam makna . kaidah kesusilaan. Pengendalian ini dilakukan berdasarkan system hukum dan dengan perantaraan pemerintah beserta lembaga-lembaganya. Kekuasaan Negara mempunyai organisasi yang teratur dan paling kuat. baik oleh warga Negara maupun oleh golongan atau oleh Negara sendiri. Oleh karena itu semua golongan atau asosiasi yang memperjuangkan kekuasaan harus dapat menempatkan diri dalam rangka ini. sebagai system control. Dan pengadilan. tetapi tidak cukup terlindungi atau terjamin. seperti polisi. Mengatur dan mengendalikan gejala-gejala kekuasaan yang asocial. apalagi dengan tindakan sewenangwenang. Oleh karena itu Negara mempunyai dua tugas yaitu: 1. dan kaidah kesopanan. dan sebagai social engineering. yang diadakan untuk melindungi kepentingan-kepentingan orang dalam masyarakat. Meskipun kaidah-kaidah tersebut ikut berusaha menyelenggarakan dan melindungi kepentingan orang dalam masyarakat. perlu system hukum hukum yang mengatur kehidupan masyarakat dan nyata berlaku dalam masyarakat.

Faktor-Faktor / Unsur-Unsur Masyarakat Menurut Soerjono Soekanto alam masyarakat setidaknya memuat unsur sebagai berikut ini : 1. mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut.Seperti. 3. Untuk mengatur masyarakat melalui hukum. keluarga. bermakna dan berwujud relative serta berakar dari social.Masyarakat paguyuban terdapat hubungan pribadi antara anggota. struktur. tinggal di suatu wilayah tertentu.yang hakiki. dan kultur. 2.Kalau pada masyarakat patambayan terdapat hubungan pamrih antara anggota-angota nya. Menurut Paul B. PENGERTIAN MASYARAKAT Masyarakat adalah sejumlah manusia yang merupakan satu kesatuan golongan yang berhubungan tetap dan mempunyai kepentingan yang sama. Sebab system hukum terurai dalam tiga komponen yaitu subtansi. Hunt masyarakat merupakan kumpulan manusia yang relatif mandiri. budaya.perkumpulan. Agar masyarakat siap memakai hukum positif. Berhubungan dalam waktu yang cukup lama yang menghasilkan manusia baru yang saling berkomunikasi dan membuat aturan-aturan hubungan antar anggota masyarakat.anggota yang menimbulkan suatu ikatan batin antara mereka. Berangotakan minimal dua orang. Kultur hukumadalah nilai dan sikap dalam masyarakat mengenai hukum. hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama. Horton & C.selalu berwarna dan memang yang terpancang dalam kams hukum hanya dirasakan dan dialami. yaitu masyarakat paguyuban dan masyarakat petambayan. hukum selalu berpihak. Manajemen hukum memikirkan bagaimana mendayagunakan sumber daya dalam masyarakat. . struktur. sekolah. Dalam rangka konseptualisasi. perlu mempelajari manajemen hukum dan kultur hukum. Negara semua adalah masyarakat Dalam ilmu sosiologi kita mengenal ada dua macam masyarakat. dan bahkan agama. Anggotanya sadar sebagai satu kesatuan.

Menjadi sistem hidup bersama yang menimbulkan kebudayaan serta keterkaitan satu sama lain sebagai anggota masyarakat. 3. Perwujudannya dalam sikap dan perbuatan tolong menolong. Ada sistem tindakan utama.4. Afektifitas ada hubungannya dengan perasaan kasih sayang. b. Mampu bertahan lebih dari masa hidup seorang anggota. Saling setia pada sistem tindakan utama.sosial. 2. Ciri / Kriteria Umum Masyarakat Yang Baik Menurut Marion Levy diperlukan empat kriteria yang harus dipenuhi agar sekumpolan manusia bisa dikatakan / disebut sebagai masyarakat. 4. Pengertian desa/pedesaan Yang dimaksud dengan desa menurut Sutardjo Kartodikusuma mengemukakan sebagai berikut: Desa adalah suatu kesatuan hukum dimana bertempat tinggal suatu masyarakat pemerintahan tersendiri Menurut Bintaro. Ciri – ciri khusus masyarakat yang baik    Saling menyayangi antara masyarakat satu dengan yang lainnya Saling menghargai antara ssatu dengan yang lainnya Tolong menolong antara satu dgn yang lainnya MASYARAKAT DESA a. 1. dalam hubungan dan pengaruhnya secara timbal balik dengan daerah lain. cinta . politik dan kultur yang terdapat ditempat itu (suatu daerah). menyatakan simpati terhadap musibah yang diderita orang lain dan menolongnya tanpa pamrih. Sebagian atan seluruh anggota baru didapat dari kelahiran / reproduksi manusia. ekonomi. kesetiaan dan kemesraan. desa merupakan perwujudan atau kesatuan goegrafi . Ciri-ciri Masyarakat desa (karakteristik) a. .

yaitu :  Kehidupan keagamaannya berkurang. untuk menunjukkan sesuatu. Askripsi yaitu berhubungan dengan mutu atau sifat khusus yang tidak diperoleh berdasarkan suatu usaha yang tidak disengaja. Orientasi kolektifsifat ini merupakan konsekuensi dari Afektifitas. Dari uraian tersebut (pendapat Talcott Parson) dapat terlihat pada desa-desa yang masih murni masyarakatnya tanpa pengaruh dari luar. tetapi merupakan suatu keadaan yang sudah merupakan kebiasaan atau keturunan. Pengertian kota/perkotaan Menurut Max Weber kota/perkotaan adalah apabila penghuni setempatnya dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan ekonominya dipasar lokal. intinya semua harus memperlihatkan keseragaman persamaan. c. e. kadangkala tidak terlalu dipikirkan karena memang kehidupan yang cenderung kearah keduniaan saja. tidak suka menonjolkan diri. Masyarakat desa menggunakan bahasa tidak langsung. yaitu mereka mementingkan kebersamaan . tidak suka akan orang yang berbeda pendapat.(lawanya prestasi). Ciri-ciri masyarakat Perkotaan Ada beberapa ciri yang menonjol pada masyarakat perkotaan. . Kekabaran (diffuseness). b. perasaan kebersamaan sesungguhnya yang hanya berlaku untuk kelompok tertentu saja. MASYARAKAT KOTA a. Partikularisme pada dasarnya adalah semua hal yang ada hubungannya dengan keberlakuan khusus untuk suatu tempat atau daerah tertentu.(lawannya Universalisme) d. Sesuatu yang tidak jelas terutama dalam hubungan antara pribadi tanpa ketegasan yang dinyatakan eksplisit.  Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus berdantung pada orang lain (Individualisme). Perasaan subyektif.b.

mengakibatkan pentingnya faktor waktu bagi warga kota. sehingga pembagian waktu yang teliti sangat penting.  Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota. sehingga statik pengandalan diri dan kelembagaan Perilaku yang berorientasi pada rasionalitas dan Mobilitas sosial.  Perubahan-perubahan tampak nyata dikota-kota.  Jalan kehidupan yang cepat dikota-kota. sebab kota-kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh-pengaruh dari luar. Pembagian kerja diantara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata. PERBEDAAN MASYARAKAT PERDESAAN DAN PERKOTAAN Masyarakat Pedesaan Perilaku homogen Masyarakat Kota Perilaku heterogen yang dilandasi oleh konsep Perilaku yang dilandasi oleh konsep Perilaku kekeluargaan dan kebersamaan Perilaku yang berorientasi pada tradisi dan status fungsi Isolasi sosial. sehingga dinamik Kesatuan dan keutuhan kultural Kebauran dan diversifikasi kultural Banyak ritual dan nilai-nilai sakral Birokrasi fungsional dan nilai-nilai sekular Kolektivisme Individualisme KEHIDUPAN DALAM MASYARAKAT . intuk dapat mengejar kebutuhan-kebutuhan seorang individu.

” Maksud dari kutipan tersebut adalah dengan siapa kita bergaul atau berinterkasi dalam kehidupan bermasyarakat ini akan sangat berpengaruh pada cara pikir serta cara hidup kita. “individuum” yang artinya tak terbagi. Maksudnya adalah jika kita bergaul dengan lingkungan yang melakukan hal – hal postif. bola berpikir akan melakukan hal – hal positif. Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Misalnya.Hubungan antara individu dalam kehidupan bermasyarakat Individu berasal dari kata latin yaitu individuum yang “ berarti tak terbagi”. Kata individu bukan berarti manusia sebagai keseluruhan yang tak dapat dibagi . maka tingkah laku. Dimulai dari lingkungan terkecil yaitu lingkungan keluarga kemudian ke lingkungan yang lebih besar ( masyarakat ). Maka jika ingin dihargai dalam kehidupan bermasyarakat hendaknya kita menghormati adat istiadat tersebut. PENGERTIAN INDIVIDU MANUSIA Individu berasal dari kata latin. bola berpikir akan negatif · Dampak Positif  Mempererat persaudaraan dengan individu lain  Saling menghormati dan menghargai antar individu  Saling tolong menolong antar individu  Bisa menjadi panutan bagi individu lain · Dampak Negatif  Tidak ada rasa saling menghormati antar individu  Membicarakan hal-hal yang tidak baik yang bisa menimbulkan fitnah  Tidak ada kerukunan antar individu Kebudayaan sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat Kebudayaan yang diterapkan seseorang dalam kehidupan sehari-harinya merupakan suatu kebiasaan dari daerah tersebut. Cara ini juga dibutuhkan untuk mempererat hubungan antar sesama individu. Dalam kehidupan bermasyarakat seorang individu pasti membutuhkan orang lain dalam memenuhi semua kebutuhan hidupnya. Namun jika kita bergaul dengan lingkungan yang bersifat negatif maka tingkah laku. Hubungan timbal balik sangat terlihat dalam bermasyarakat. Dampak dari bersosialisasi dengan lingkungan bermasyarakat “Dengan siapa kita bergaul akan sangat memengaruhi cara kita hidup dan berpikir. jika hari ini seseorang berbuat baik menolong tetangganya yang sedang kesusahan maka pada suatu hari nanti apabila ia menemui kesulitan maka para tetangganya pun tidak akan melupakan kebaikannya dan pasti akan menolong. Dengan kata lain individu adalah seseorang yang memiliki kepribadian serta memiliki pola tingkah laku yang berbeda antara satu dengan yang lain.

dan rukun.penerapan teori ekonomi barat di Negara-negara sedang berkembang. yaitu mencoba mengadakan komukiasi ilmiah dengan displin ilmu lain seperti komunikasi dengan ilmu sosal etika. Pemikiran ilmu ekonomi dan pembangunan ekonomi menghasilkan gagasan lain. rasio. ketidakseimbangan dalam perkembangan penduduk pemakaian tak rasional sumber-sumber alam yang tidak dapat dipulihkan. Individu sebagai mahkluk ciptaan Tuhan di dalam dirinya selalu dilengkapi oleh kelengkapan hidup yang meliputi raga. setiap suatu kebujaksanaan diterpakan. juga ramalan-ramalan klasik terbukti semakin kurang benar. di lain pihak dituntut kemampuan dalam arti relevansi maupun realismenya. antara lain adalah kemiskinan missal. A. di lain pihak dituntut kemampuannya dalam arti pebanguna. apa yang salah dari ilmu ekonomi? Mungkn hipotesis dan teori-teorinya berlawanan dengan fakta-fakta hasil pengujian empiris. kepincangan-kepincangan ekonomi regional yang selalu meningkat. Lysen. Sejarah doktriekonomi menunjukkan ada saat dilahirkan ekonomika berhubungan erat dengan etika jadi. Penerapan teori-teori yang empiris. Tulisan ini mencoba memepelajari perkembangan ilmu . demikian pendapat Dr. sudah lama berjalan. di satu pihak ilmu ekonomi dianggappaling maju dengan menawarkan berbagai alternative atau teori bagi pembangunan. berbarengan dengan itu muncuk pulan permasalahn baru. Ekonomi dan pembangunan Akhir-akhir ini ilmuekonomidan pembangunan ekonomi sering merupakan terna sentl dalam berbagaipembicaraan atau kegiatan ilmiah para cendikiawan. rasa. Timbul pertanyaan mendasar. Masalahmasalah yang mendesak dan menanti pemecahan para pakar ekonomi. Munculnya aliran-aliran dalam ekonomi seperti aliran klasikm neo klasik dan ekonomi modern. Artinya. Tingginya intensitas kegiatan ilmiah cendikiawan di bidang ekonomi dan pembangunan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari permasalahn social yang merupakan tantangan zaman. menurut kurt dopfer dalam buku economic in future. kemakmuran yang tidak seimbang. Individu menurut konsep Sosiologis berarti manusia yang hidup berdiri sendiri. dan proses-proses produksi dan konsumsiyang tidak disesuaikan dengan daya dukung lingkungan yang terbatas. Massa tersebut selain menuntut lahirnya paradigm baru dalam ilmu ekonomi. Akibat penerapan teori barat tersebut muncul keprihatinan para pakar ekonomi asia. Mereka mengatakn teori ekonomi barat tidak memecahkan beberapa persoalan ekonomi yang dihadapi Negara-negara berkembang asia. menunjukkan adanya massa anomalies dari teori-teori ekonomi.melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. di lain pihak dituntut kemampuannya dalam arti pembangunan.

Ilmu ekonomi dan ilmu social Para pakar ilmu social mempunyai perhatian besar pada masalah penerapan ilmu-ilmu social kemasyarakatan seperti ilmu ekonomi. juga dianggap masalah sementara yang akan terpecahkan dengan adana pembangunan ekonomi. Yang perlu adalah pendekatan interdisipliner untuk mengadakan penelitian. selain merupakan tema “peka” untuk dibicarakan juga dianggap masalah sementara yang akan terpecahkan adanya pembangunan ekonomi. kaitannya dengan disiplin yang lainnya dan berbagai kemungkinan penerapannya dalam pembangunan. Kemiskinan. Masalah kemiskinan. . guna memecahkan berbagai masalah social. Sehingga pokok-pokok pikiran sosiologi tidak bisa terlepas dari pemikiran para ahli filsafat yang mengkaji tentang masyarakat. perseorangan dengan golongan. tidak langsung pemecahannya ditangani oleh sarjana-sarjana ekonomi. bahwa cacat utama dari masyarakat ekonomi tempat kita hidup adalah kegagalannya untuk memberikan kesempatan kerja penuh dan kesewenangan SOSIOLOGI KESEHATAN 1. Misalnya kemiskinan dan korupsi. selain merupakan tema peka untuk dibicarakan. Gugatan terhadap para pakar ekonomi dating dari ekonom itu sendiri. Kemiskinan. Ada dua unsur pokok dalam sosiologi. tidak langsung pemecehan masalah. yang kemudian menyusun rekomendasi terpadu untuk mengatasinya. yaitu manusia dan hubungan sosial (masyarakat). yang kemudian menyusun rekomendasi terpadu untuk mengatasinya. Tidak mungkin membuat rekomendasi pemecahan masalah yang perlu adalah pendekatan interdisipliner untuk mengadakan penelitian. atau golongan dengan golongan. KONSEP DASAR SOSIOLOGI KESEHATAN Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang pergaulan hidup antara seseorang dengan seseorang.eknomomi. apabila hanya didekati oleh para pakar ilmu social. Masalah kemiskinan. Keynes menyatakan. Sarjana ekonomi bertugas merumuskan kebijaksanaan pembangunan ekonomi nasional yang berhasil pada gilirannya akan mengenyahkan kemiskinan dengan sendiriya.Sosiologi merupakan cabang ilmu sosial yang dahulunya berinduk pada ilmu filsafat.

atau \'sosialisasi\' mahasiswa kedokteran selama mengikuti pendidikan kedokteran. di masa lalu dikenal sosiologi medis. perilaku. yang juga menjadi cabang sosiologi. bagaimana suatu struktur pengobatan \'Western\' akan mempengaruhi perubahan pola pengobatan sekaligus merubah pola interaksi masyarakat. pelatihan petugas kesehatan.Merupakan pendahulunya dan masih terkait erat dengan ilmu ini. Misalnya teknik skala pengukuran Thurstone. Sociology of Medicine. adalah sosiolog yang bekerjasama secara langsung dengan dokter dan staf kesehatan lainnya di dalam mempelajari faktor sosial yang relevan dengan terjadinyagangguan kesehatan ataupun sosiolog berusaha berhubungan langsung dengan perawatan pasien atau untuk memecahkan problem kesehatan masyarakat. 2. berhubungan dengan organisasi. nilai. Misalnya. melainkan juga mental serta kondisi sosial seseorang. 4. misalnya bentuk pelayanan kesehatan. Sociology for medicine berhubungan dengan strategi metodologi yang dikembangkan sosiologi untuk kepentingan bidang pelayanan kesehatan. Peran ini juga meliputi prosedur matematis multivariate serta analisis faktor dan analisis jaringan yang biasa digunakan para sosiolog dalam mengumpulkan data atau menjelaskan hasil penelitian. Sociology from medicine menganalisa lingkungan kedokteran dari perspektif sosial. sumberdaya manusia untuk membangun kesehatan. 3. yaitu: 1. SOSIOLOGI DALAM KESEHATAN Sosiologi kesehatan merupakan cabang sosiologi yang relatif baru. kepercayaan terhadap praktek kedokteran sebagai bentuk dari perilaku manusia yang berada dalam lingkup pelayanan kesehatan. Perkembangan ilmu sosiologi kesehatan dimulai sejak manusia itu sadar bahwa kesehatan tidak hanya sebatas fisik. 2. Sosiologi Kesehatan. Sosiologi Perkotaan. 5. Sociology in Medicine. gaya hidup para dokter.Sosiologi mempunyai bidang kajian yang sangat luas. Sosiologi Pendidikan. dan lain-lain. Sociology at medicine merupakan bagian yang lebih banyak mengamati orientasi politik dan ideologi yang berhubungan dengan kesehatan. . Guttman yang membantu mengenali atau mengukur skla sikap. Likert. antara lain Sosiologi Industri. Hal ini menunjukkan bahwa fenomena sosial dapat menjadi faktor penentu atau mempengaruhi orang-orang untuk menanganipenyakit atau mempengaruhi kesehatan mereka ataupun tingkah laku lain setelah sakit dan penyakit terjadi. Sosiologi Hukum. 6. Dalam ilmu ini dikenal beberapa istilah yang menunjukkan sumbangan atau peran sosiologi pada bidang kesehatan. Misalnya. bagaimana pola pendidikan. Sosiologi Pedesaan.

Sociology around medicine menunjukkan bagaimana sosiologi menjadi bagian atau berinteraksi dengan ilmu lain sepertiantropologi. filosofi. dan masalah-masalah kesehatan manusia. yang mempengaruhi kesehatan dan penyakit pada manusia. etik. sejarah kedokteran. Antropologi Kesehatan adalah disiplin yang memberi perhatian pada aspek-aspek biologis dan sosio-budaya dari tingkah laku manusia. serta aspek-aspek kedokteran. hokum kedokteran. hukum mapun bahasa. terutama tentang cara-cara interaksi antara keduanya sepanjang sejarah kehidupan manusia. .7. ANTROPOLOGI KESEHATAN Menurud Hasan dan Prasad (1957) Antropologi kesehatan adalah cabang dari ilmu yang mengenai manusia yang mempelajari aspek-aspek biologi dan kebudayaan manusia termasuk sejarah dan titik tolak untuk memahami kedokteran. etnologi. ekonomi.

Healers mempunyai peranan sebagai penyembuh 5. Jika diumpamakan sebagai kewajiban. antropologi kesehatan senantiasa memberikan sumbangan pada ilmu kesehatan lain sebagai berikut: 1.Antropologi kesehatan membantu mempelajari sosio-kultural dari semua masyarakat yang berhubungan dengan sakit dan sehat sebagai pusat dari budaya. Dimana cara pandang yang tepat akan mampu untuk memberikan kontribusi yang tepat dalam meningkatkan kesejahteraan suatu masyarakat dengan tetap bertumpu pada akar kepribadian masyarakat yang membangun. genetik. Misalnya dalam bidang biologi. patologi. Secara umum. Adapun perhatian terhadap suatu keberadaan sakit atau penyakit tidak secara individual. parasitologi. Contoh: penyakit keturunan albinism di suatu daerah di Nusa Tenggara Timur ditransmisikan melalui gen resesif karena pernikahan diantara anggota keluarga. maka tugas utama ahli antropologi kesehatan diantaranya: bagaimana individu di masyarakat mempunyai persepsi dan bereaksi terhadap ill dan bagaimana tipe pelayanan kesehatan yang akan dipilih. . antropologi kesehatan menggambarkan teknik dan penemuan ilmu-ilmu kedokteran dan variasinya. Di beberapa masyarakat misfortunes disebabkan oleh kekuatan supranatural maupun supernatural atau penyihir 3. holistik. untuk mengetahui mengenai budaya dan keadaan sosial di lingkungan tempat tinggalnya. terutama illness dan sickness padakeluarga ataupun masyarakat. dan epidemiologi. diantaranya: 1. Hal ini memungkinkan untuk menghubungkan antara perubahan biologi yang didapatkan dengan menggunakan teknik tersebut terhadap faktor-faktor sosial dan budaya di masyarakat tertentu. Memberikan suatu cara untuk memandang masyarakat secara keseluruhan termasuk individunya. nutrisi. emik. termasuk mikrobiologi. relativisme yang menjadi dasar pemikiran antropologi dapat digunakan untuk membantu menyelesaikan masalah dan mengembangkan situasi masyarakat menjadi lebih baik. Kelompok healers ditemukan dengan bentuk yang berbeda di setiap kelompok masyarakat 4. Penyakit yang berhubungan dengan kepercayaan (misfortunes) 2. Ada beberapa ilmu yang berhubungan dengan antropologi dan saling berkontribusi dalam memberikan sumbangan untuk perkembangan ilmulain. Contoh pendekatan sistem. biokimia.

Sumbangan terhadap metode penelitian dan hasil penelitian. sesuai dengan tingkat-tingkat pencegahan penyakit a. makan bergizi b. antara lain: 1. awalnya mempelajari tentang pengobatan pada masyarakat primitif atau yang masih dianggap tradisional. Ada beberapa ilmu yang memberikan sumbangan terhadap antropologi kesehatan. Contoh: nutrisi mempengaruhi pertumbuhan. meski dalam perkembangan lebih lanjut stereotipe ini harus dihindari karena pengobatan tradisional tidak selamanya terbelakang atau salah. Baik dalam merumuskan suatu pendekatan yang tepat maupun membantu analisis dan interpretasi hasil tentang suatu kondisi yang ada di masyarakat. Kepribadian dan budaya. dimana beberapa program kesehatanbekerjasama dengan antropologi untuk menjelaskan hubungan antara kepercayaan dan praktek kesehatan _ PRILAKU DAN PNDIDIKAN KESEHATAN 1. sistem pelayana kesehatan. Health Promotion Behavior Peningkatan & pemeliharaan kesehatan misalnya Olah raga. Memberikan suatu model yang secara operasional berguna untuk menguraikan proses sosial budaya bidang kesehatan. Perilaku kesehatan mencakup : 1. 3. bentuk tubuh. 4. Antropologi fisik/biologi/ragawi. adalah observasi terhadap tingkah laku manusia di berbagai belahan dunia. migrasi dan urbanisasi. Selain itu juga mempelajari evolusi penyakit sebagai akibat faktor budaya.2. Etnomedisin. variasi penyakit. makanan dan minuman. Kesehatan Masyarakat. 2. serta lingkungan. 3. PRILAKU SEHAT perilaku kesehatan (Menurut Skinner) adalah suatu respon seseorang terhadap stimulus yang berkaitan dengan sakit dan penyakit. Misalnya: perawatan schizophrenia di suatu daerah untuk mencari penyembuhan yang tepat dapat digunakan untuk mengevaluasi pola perawatan penyakit yang sama. diet. Perilaku seseorang terhadap sakit dan penyakit baik pasif maupun aktif. Health Preventive Behavior Mencegah penyakit .

penyemprotan nyamuk c. kuratif dan rehabilitatif) yang menitikberatkan pada upaya untuk meningkatkan perilaku hidup sehat.  Adalah upaya agar masyarakat berperilaku atau mengadopsikan perilaku kesehatan dengan cara persuasi.  Upaya agara perilaku individu. Perilaku terhadap sistem pelayanan kesehatan (modern/tradisional) meliputi respon terhadap pelayanan. berdasarkan hirarkinya adalah sebagai berikut: .misalnya Imunisasi. ke dukun d. keompok.  Secara konsep: penkes merupakan upaya mempengaruhi/mengajak orang lain (individu. sikap dan praktek masyarakat dalam memelihara dan meingkatkan kesehatannya. mencakup: • Perilaku sehubungan dengan air bersih • Perilaku sehubungan dengan limbah • Perilaku sehubungan dengan rumah sehat 2. kelompok dan masyarakat mempunyai pengaruh positif terhadap pemeliharaan dan peningkatan kesehatan. Health Rehabilitation Behavior Pemulihan kesehatan misalnya diet. Perilaku terhadap lingkungan kesehatan sespon terhadap lingkungan sebagai determinan kesehatan. Perilaku terhadap makanan (nutrition behavior) Respon terhadap makanan sebagai kebutuhan vital bagi kehidupan 4. PENDIDIKAN KESEHATAN  merupakan bagian dari keseluruhan upaya kesehatan (promotif. memberi informasi. (Blum. preventif. mematuhi anjuran dokter 2. memberi kesadaran dan sebagainya. bujukan. petugas kesehatan. masyarakat) agar berperilaku hidup sehat. himbauan. 1974) mengatakan bahwa status kesehatan dipengaruhi oleh 4 faktor. Health Seeking Behavior Mencari pengobatan misalnya ke dokter. Secara operasional: penkes adalah semua kegiatan untuk memberikan/ meningkatkan pengetahuan. obat 3. ajakan.

Pendidikan kesehatan pada aspek preventif 3. lingkungan (fisik. Pendidikan kesehatan pada aspek promotif 2. Pendidikan kesehatan pada tempat umum 5. OUT PUT pendidikan kesehatan adalah perilaku kesehatan. kelompok a. individual a. Pendidikan kesehatan pada keluarga 2. Ruang Lingkup Pendidikan Kesehatan: 1. Pendidikan kesehatan pada tempat kerja 4. atau perilaku untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan yang kondusif. kelompok besar: kegiatan cermah dan seminar . pelayanan kesehatan 4. budaya) 2.1. Metode Pendidikan Kesehatan 1. Pendidikan kesehatan pada sekolah 3. akan tetapi 3 faktor yang lain juga memerlukan intervensi pendidikan kesehatan. bimbingan dan konseling b. Tempat Pelaksanaan : 1. wawancara 2. sosial. herediter Pendidikan kesehatan merupakan bentuk intervensi utama terhadap perilaku. Pendidikan kesehatan pada instansi pelayanan kesehatan. Pendidikan kesehatan pada aspek kuratif 4. Pendidikan kesehatan pada aspek rehabilitatif. perilaku 3.

curah pendapat. bola salju. 3. ceramah umum b.b. massa a. cetak dan out door) . bermain peran (role play). kelompok2 kecil. pidato media (elektronik. simulasi. dsb. kelompok kecil: diskusi kelompok.