P. 1
Tugas Makalah Perekonomian Indonesia

Tugas Makalah Perekonomian Indonesia

|Views: 27|Likes:
Published by Agung Junaedy

More info:

Published by: Agung Junaedy on Mar 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/29/2013

pdf

text

original

A.

LATAR BELAKANG Latar belakang pembuatan makalah ini adalah adanya tugas yang diberikan oleh dosen mata kuliah Perekonomian Indonesia. Makalah ini di buat sebagai salah satu syarat untuk kelulusan mata kuliah tersebut. Tema Pembangunan Ekonomi Indonesia di pilih karena menurut penulis masih banyak masalah yang perlu di soroti dalam hal ini. Masalah kemiskinan, dampaknya serta upaya pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan yang dari tahun ke tahun tak kunjung memberikan hasil yang menggembirakan membuat semakin menariknya masalah ini untuk di bahas. selain itu mekalah ini di buat sebagai pembelajaran bagi para pembaca terutama bagi penulis. Maka dengan alasan-alasan tersebutlah makalah ini di buat. B. MASALAH Makalah ini akan membahas tentang masalah-masalah : 1. Kemiskinan Di Indonesia 2. dampak dari kemiskinan 3. upaya pngentasan kemiskinan Masalah-masalah ini diangkat dengan asumsi bahwa nyatanya di jaman globalisasi seperti sekarang ini, kemiskinan di Indonesia masih saja merajalela dan seperti tak kunjung usai. masalah ini menimbulkan masalah-masalah baru seperti pengangguran, dan kekerasan yang belakangan ini sering terjadi di Indonesia dan akhirnya pembangunan ekonomi Indonesia tidak berjalan lancar. C. LANDASAN TEORI 1. Lingkaran Kemiskinan Konsep lingkaran kemiskinan (vicious circle of proverty) ini pertama kali dikenalkan oleh Ragnar Nurkse dalam bukunya yang berjudul Problems Of Capital Formation In Underdeveloped Countries (1953). Lingkaran kemiskinan didefinisikan sebagai suatu rangkaian kekuatan yang saling mempengaruhi satu sama lain sehingga menimbulkan suatu kondisi di mana sebuah Negara akan tetap miskin dan akan mengalami banyak kesulitan untuk mencapai tingkat pembangunan yang lebih tinggi. Menurut Nurkse, kemiskinan bukan hanya disebabkan oleh tidak adanya pembangunan masa lalu, tetapi kemiskinan juga dapat menjadi faktor penghamabat dalam pembangunan di masa mendatang. Sehubungan dengan hal itu, lahirlah suatu ungkapan nurkse yang sangat terkenal yaitu “a country is poor because it is poor”. Pada hakikatnya konsep lingkaran kemiskinan menganggap bahwa : 1) ketidakmampuan untuk mengerahkan tabungan yang cukup, 2) kurangnya faktor pendorong untuk kegiatan penanaman modal, dan 3) tingkat pendidikan dan keahlian masyarakat yang relatif masih rendah , merupakan tiga faktor utama yang menghambat proses pembentukan modal dan pembangunan ekonomi di berbagai Negara yanga sedang berkembang. Gambar 1.1 lingkaran kemiskinan (terlampir) akan memperjelas bagaimana konsep ini mampu menjelaskan dengan baik tentang penyebab kemiskinan yang tidak berkesudahan dan faktor-faktor yang dinilai menjadi penghambat pembangunan di Negara sedang berkembang. D. PEMBAHASAN 1. Kemiskinan Di Indonesia Kemiskinan menurut Wikipedia bahasa Indonesia adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Masalah kemiskinan adalah masalah yang kompleks dan global. di Indonesia masalah

Ini akan menyebabkan bertambahnya pengangguran akibat tidak mampu bersaing di era globalisasi yang menuntut keterampilan di segala bidang. Dengan begitu akan mengurangi kesempatan seseorang mendapatkan pekerjaan yang lebih layak. merampok. pangan. Orang miskin adalah orang yang tidak menguasai dan memiliki sesuatu. Ditambah lagi kasus gizi buruk yang tinggi.” 2. Oleh sebagian besar orang persoalan kemiskinan lebih dipahami dalam konteks habere.15 persen (www. atau menipu. Sehingga. Kemiskinan bukan semata-mata persoalan ekonomi melainkan kemiskinan kultural dan struktural. . Dampak Kemiskinan Dampak dari kemiskinan terhadap masyarakat umumnya begitu banyak dan kompleks. maupun hukum. Ketika tak ada lagi jaminan bagi seseorang dapat bertahan dan menjaga keberlangsungan hidupnya maka jalan pintas pun dilakukan. Apakah itu sosial-budaya.bps. Tingginya tingkat putus sekola berdampak pada rendahya tingkat pendidikan seseorang. masih banyak kita dapati para pengemis dan gelandangan berkeliaran tidak hanya di pedesaan bahkan di kota-kota besar seperti Jakarta pun pemandangan seperti ini menjadi tontonan setiap hari. Hal ini dapat kita buktikan dari tingginya tingkat putus sekolah dan buta huruf.go. Padahal hakikat kemiskinan dapat dilihat dari berbagai faktor. Krisis ekonomi yang berkepanjangan menambah panjang deret persoalan yang membuat negeri ini semakin sulit keluar dari jeratan kemiskinan. 3. Kondisi seperti ini membuat masyarakat miskin semakin terpuruk lebih dalam. 2. Kekerasan-kekerasan yang marak terjadi akhir-akhir ini merupakan efek dari pengangguran. Pendidikan Tingkat putus sekolah yang tinggi merupakan fenomena yang terjadi dewasa ini. dan tingkat pengeluaran rata-rata.53 juta atau 14. Karena untuk makan satu kali sehari saja mereka sudah kesulitan. Bahkan. nutrisi.id). Dengan banyaknya pengangguran berarti banyak masyarakat tidak memiliki penghasilan karena tidak bekerja. Secara otomatis pengangguran telah menurunkan daya saing dan beli masyarakat. politik. Apalagi mengembangkan hidup yang terhormat dan bermartabat. Karena tidak bekerja dan tidak memiliki penghasilan mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan pangannya. Misalnya. Urusan kemiskinan urusan bersifat ekonomis semata. kelaparan/busung lapar. ekonomi. Karena seseorang tidak mampu lagi mencari nafkah melalui jalan yang benar dan halal. diantaranya : 1. Kini di Indonesia jerat kemiskinan semakin parah. Pengangguran.kemiskinan seperti tak kunjung usai. mencuri. masyarakat yang makan “Nasi Aking. hanya untuk mempertahankan hak-hak dasarnya serta bertahan hidup saja tidak mampu. Mahalnya biaya pendidikan membuat masyarakat miskin tidak dapat lagi menjangkau dunia sekolah atau pendidikan. Hari Susanto (2006) mengatakan umumnya instrumen yang digunakan untuk menentukan apakah seseorang atau sekelompok orang dalam masyarakat tersebut miskin atau tidak bisa dipantau dengan memakai ukuran peningkatan pendapatan atau tingkat konsumsi seseorang atau sekelompok orang. akan memberikan dampak secara langsung terhadap tingkat pendapatan.7 juta orang. dan terakhir. Belum lagi tingkat pengangguran yang meningkat “signifikan. Menurut Koerniatmanto Soetoprawiryo menyebut dalam Bahasa Latin ada istilah esse (to be) atau (martabat manusia) dan habere (to have) atau (harta atau kepemilikan). Jumlah kemiskinan di Indonesia pada Maret 2009 saja mencapai 32. belakangan banyak oknum-oknum yang menggunakan modus penipuan melalui sms. Bila kita cermati kondisi masyarakat dewasa ini. dan papan. Kekerasan.” Jumlah pengangguran terbuka tahun 2007 di Indonesia sebanyak 12. menodong. Banyak dari mereka yang tidak mampu memenuhi kebutuhan sandang.

Pertama. layanan masyarakat dan pengeluaran pemerintah. Banyak orang yang mungkin tidak tergolong miskin dari segi pendapatan dapat dikategorikan sebagai miskin atas dasar kurangnya akses terhadap pelayanan dasar serta rendahnya indikator-indikator pembangunan manusia. sehingga tidak menggambarkan batas kemiskinan yang sebenarnya. Komitmen pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2005-2009 yang disusun berdasarkan Strategi Nasional Penanggulangan Kemiskinan (SNPK). mengingat sangat luas dan beragamnya wilayah Indonesia. biayanya tak terjangkau oleh kalangan miskin. yaitu: kerentanan.4. apapun yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat akan dapat dengan cepat mengurangi angka kemiskinan serta kerentanan kemiskinan. 3. Kedua pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan melihat profil dari si miskin. biaya pengobatan sekarang sangat mahal. Upaya Pengentasan Kemiskinan Di Indonesia Seperti telah disinggung di atas bahwa kemiskinan merupakan suatu masalah yang kompleks dan multidimensional yang tak terpisahkan dari pembangunan mekanisme ekonomi. dalam RPJM-nya pemerintah telah menyusun tujuan-tujuan pokok dalam pengentasan kemiskinan untuk tahun 2009. yang setara dengan PPP AS$1. Ada tiga ciri yang menonjol dari kemiskinan di Indonesia. Jadi. perbedaan antar daerah merupakan ciri mendasar dari kemiskinan di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi telah dan akan tetap menjadi landasan bagi pengentasan kemiskinan. ukuran kemiskinan didasarkan pada pendapatan. Kesehatan Seperti kita ketahui.55-per hari. langkah membuat pertumbuhan bermanfaat bagi rakyat miskin merupakan kunci bagi upaya untuk mengkaitkan masyarakat miskin dengan proses pertumbuhan baik dalam konteks pedesaan-perkotaan ataupun dalam berbagai pengelompokan berdasarkan daerah dan pulau.2 persen pada tahun 2002 menjadi 8. Hal ini sangat mendasar dalam menangani aspek perbedaan antar daerah. banyak rumah tangga yang berada disekitar garis kemiskinan nasional. Pertama. Disamping turut menandatangani Tujuan Pembangunan Milenium (atau Millennium Development Goals) untuk tahun 2015. Oleh karena itu setiap upaya pengentasan kemiskinan secara tuntas menuntut peninjauan sampai keakar masalah. sedang terjadi pergeseran dari kegiatan yang berbasis pedesaan . yaitu mengidentifikasikan siapa sebenarnya “si miskin” tersebut dan dimana ia berada. Pertama. dalam menangani ciri kerentanan kemiskinan yang berkaitan dengan padatnya konsentrasi distribusi pendapatan di Indonesia. termasuk target ambisius untuk mengurangi angka kemiskinan dari 18. Sehingga. Dengan kata lain. Dalam pelaksanaan program pengentasan nasib orang miskin. Hal ini berarti memanfaatkan transformasi struktural yang sedang berlangsung di Indonesia yang ditandai oleh dua fenomena.2 persen pada tahun 2009. keberhasilannya bergantung pada langkah awal dari formulasi kebijakan. Kedua. Hampir setiap klinik pengobatan apalagi rumah sakit swasta besar menerapkan tarif atau ongkos pengobatan yang biayanya melangit. sosial dan politik yang berlaku. strategi pengentasan kemiskinan yang efektif bagi Indonesia terdiri dari tiga komponen: • Membuat Pertumbuhan Ekonomi Bermanfaat bagi Rakyat Miskin. Penanggulanganya tidak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa. Membuat pertumbuhan bermanfaat bagi masyarakat miskin memerlukan langkah untuk membawa mereka pada jalan yang efektif untuk keluar dari kemiskinan. sifat multi-dimensi dan keragaman antar daerah (lihat Tabel 1). Kedua. Ketiga. Masing-masing cara tersebut menangani minimal satu dari tiga ciri utama kemiskinan di Indonesia. sehingga banyak penduduk yang meskipun tergolong tidak miskin tetapi rentan terhadap kemiskinan. Tiga cara untuk membantu mengangkat diri dari kemiskinan adalah melalui pertumbuhan ekonomi. memang tak ada jalan pintas untuk mengentaskan masalah kemiskinan ini.

Bidang lain yang memerlukan perhatian adalah perbaikan akses bagi masyarakat miskin terhadap pelayanan untuk menekan kesenjangan antar daerah dalam hal indikator pembangunan manusia. Berikan insentif lebih besar untuk para penyedia layanan. 6. Peningkatan produktivitas non-pertanian. • Membuat Pengeluaran Pemerintah Bermanfaat bagi Rakyat Miskin. Dengan demikian. karena berkaitan dengan perbaikan sistem pertanggungjawaban. Layanan kesehatan dasar yang lebih baik untuk masyarakat miskin maupun untuk penyedia layanan. khususnya perbaikan kualitas layanan itu sendiri. harus diatasi dengan memperbaiki kualitas layanan yang tersedia untuk masyarakat miskin. atau kemiskinan dalam dimensi nonpendapatan. telah terjadi pergeseran yang menonjol dari kegiatan bertani (farm) ke kegiatan non-tani (non-farm). Kedua. 4. 3. membuat layanan masyarakat bermanfaat bagi rakyat miskin merupakan kunci dalam menangani masalah kemiskinan dalam konteks keragaman antar daerah. penyediaan layanan yang kurang baik merupakan inti persoalan rendahnya indikator pembangunan manusia. Kedua. misalnya Angka Kematian Ibu yang tinggi. Meningkatkan tingkat partisipasi sekolah menengah pertama 2. Hal ini lebih dari sekedar persoalan yang bekaitan dengan pengeluaran pemerintah. dengan menentukan sasaran pengeluaran untuk rakyat miskin. Saat ini. salah satu masalah kunci adalah tingginya angka putus sekolah di masyarakat miskin pada saat mereka melanjutkan pendidikan dari SD ke SMP. Pertama.ke kegiatan yang berbasis perkotaan. Perbaiki penempatan dan manajemen PNS. sehingga dapat mengatasi kemiskinan dari aspek non-pendapatan. Penyediaan layanan sosial bagi rakyat miskin baik oleh sektor pemerintah ataupun sektor swasta-adalah mutlak dalam penanganan kemiskinan di Indonesia. Di bidang pendidikan. Membuat pengeluaran . Transformasi ini menunjukan adanya dua jalan penting yang telah diambil oleh rumah tangga untuk keluar dari kemiskinan di Indonesia. 5. pemerintah dapat membantu mereka dalam menghadapi kemiskinan (baik dari segi pendapatan maupun non-pendapatan). Membuat layanan bermanfaat bagi masyarakat miskin memerlukan perbaikan sistem pertanggungjawaban kelembagaan dan memberikan insentif bagi perbaikan indikator pembangunan manusia. Dalam menyikapi aspek multidimensional kemiskinan. dan bahkan proses kepemerintahan. ciri keragaman antar daerah kebanyakan dicerminkan oleh perbedaan dalam akses terhadap layanan. yang pada akhirnya mengakibatkan adanya perbedaan dalam pencapaian indikator pembangunan manusia di berbagai daerah. pengeluaran pemerintah dapat digunakan untuk memperbaiki indikator-indikator pembangunan manusia. Perjelas tanggungjawab fungsional dalam penyediaan layanan. mekanisme penyediaan layanan. Di samping pertumbuhan ekonomi dan layanan sosial. 1. hal itu merupakan kunci dalam menyikapi dimensi non-pendapatan kemiskinan di Indonesia. seperti buruknya pelayanan kesehatan dan pendidikan. Memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat miskin dalam mengakses air bersih dan sanitasi. • Membuat Layanan Sosial Bermanfaat bagi Rakyat Miskin. pengeluaran pemerintah dapat digunakan untuk membantu mereka yang rentan terhadap kemiskinan dari segi pendapatan melalui suatu sistem perlindungan sosial modern yang meningkatkan kemampuan mereka sendiri untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi. Upayaupaya tersebut dapat di wujudkan dalam bentuk : 1. Kedua. Peningkatan produktivitas pertanian. Pertama. upaya-upaya hendaknya diarahkan pada perbaikan penyediaan layanan. 2. Indikator pembangunan manusia yang kurang baik. baik di daerah perkotaan maupun di daerah pedesaan yang “dikotakan” dengan cepat.

dan kesehatan.1 Lingkaran Kemiskinan (3) (1) . Ketiga. • Ada tiga ciri yang menonjol dari kemiskinan di Indonesia. Sampai saat ini.bermanfaat bagi masyarakat miskin sangat menentukan saat ini. pendidikan. diantaranya : pengangguran. • Komitmen pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2005-2009 yang disusun berdasarkan Strategi Nasional Penanggulangan Kemiskinan (SNPK). Salah satu komponen penting dari realokasi pengeluaran pemerintah adalah memusatkan perhatian pada upaya peningkatan penghasilan masyarakat miskin. • Tiga cara untuk membantu mengangkat diri dari kemiskinan adalah melalui pertumbuhan ekonomi. perbedaan antar daerah merupakan ciri mendasar dari kemiskinan di Indonesia. Salah satu prioritas yang bisa dikedepankan-dan telah dimulai oleh pemerintah-ialah memperluas cakupan pembangunan berbasis masyarakat (community driven development atau CDD). LAMPIRAN Gambar 1. sehingga tidak menggambarkan batas kemiskinan yang sebenarnya. penting untuk memastikan bahwa pengeluaran tersebut benarbenar berdampak positif bagi masyarakat miskin. Saran • Masalah kemiskinan hendaknya menjadi prioritas agar tidak menimbulkan masalah-maslah lain. Kedua. PENUTUP 1. kekerasan. masalah pendidikan dan masalah kesehatan. banyak rumah tangga yang berada disekitar garis kemiskinan nasional. Sekarang pemerintah mempunyai kesempatan untuk menangani masalah kerentanan tinggi masyarakat miskin di Indonesia dengan cara mengarahkan belanja pemerintah ke dalam sistem jaminan sosial yang mampu mengurangi kerentanan tersebut. Pengurangan subsidi BBM merupakan langkah besar ke arah pengeluaran publik pemerintah yang lebih berpihak pada masyarakat miskin. Kesimpulan • Kemiskinan menurut Wikipedia bahasa Indonesia adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan . ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. tempat berlindung. Ketika pemerintah memperoleh kelonggaran fiskal menyusul realokasi subsidi BBM yang regresif. mengingat sangat luas dan beragamnya wilayah Indonesia. • Dalam hal pengentasan kemiskinan perlu diperhitungkan kebijakan-kebijakan apa yang cocok dengan profil kemiskinan yang sedang dihadapi. Pertama. layanan masyarakat dan pengeluaran pemerintah. E. pakaian . ukuran kemiskinan didasarkan pada pendapatan. pengeluaran pemerintah tidak selalu bisa secara efektif mengatasi kendala yang dihadapi masyarakat miskin untuk keluar dari kemiskinan. Pengeluaran pemerintah yang bisa berdampak langsung pada peningkatan penghasilan juga akan berdampak positif pada penanganan kemiskinan. terutama mengingat adanya peluang dari sisi fiscal yang ada di Indonesia saat kini. • Dampak dari kemiskinan terhadap masyarakat umumnya begitu banyak dan kompleks. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar. 2.

Faisal.com http://www. www.(2) Tabel 1 Pendekatan untuk menyikapi masalah-masalah kemiskinan di Indonesia Dimensi kemiskinan Indonesia Kerentanan Sifat multi-dimensi Keragaman antar daerah Pertumbuhan ekonomi Layanan sosial Pengeluaran pemerintah Catatan: Menunjukkan kaitan antara area tematik dengan aspek kemiskinan.id www. menunjukkan kaitan penting/erat. Erlangga : Jakarta.htm .bappenas.php http://els. Perekonomian Indonesia Menjelang Abad XXI. DAFTAR PUSTAKA Basri. 1995.wikipedia.bps.ekonomirakyat.go.id/upload/other/MDGs%20dan%20Masalah%20Kemiskinan%20di%2 0Indonesia. menunjukkan kaitan yang kurang erat.org/index4.go.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->