Pencegahan 6 langkah untuk mencegah infeksi saluran kemih: 1.

Minum banyak cairan Minum sekitar 8 sampai 10 gelas air per hari dapat membantu menjaga urin tetap encer dan membuat Anda lebih sering buang air kecil. Sering buang air kecil dapat mengeluarkan bakteri dari saluran kemih sebelum menimbulkan infeksi dan menyebar. Urin yang sehat akan berwarna kuning cerah, tingkatkan asupan air minum jika urin berwarna kuning gelap. 2. Usap dari depan ke belakang setelah buang air besar atau kecil Bersihkan alat kelamin dengan mengusap dari depan ke belakang setelah buang air besar tau kecil. Hal ini dapat membantu mencegah kontaminasi dari vagina dan uretra oleh bakteri di daerah anus. 3. Buang air kecil setelah berhubungan Mengosongkan kandung kemih segera setelah hubungan seksual dapat mengeluarkan bakteri yang mungkin telah memasuki uretra. Juga, minum segelas penuh air setelah berhubungan seks untuk meningkatkan pembentukan urin dan mengeluarkan bakteri ketika buang air kecil. Buang air kecil setelah berhubungan sangat membantu wanita yang memiliki UTI berulang karena uretra biasanya akan terganggu ketika berhubungan seks. 4. Hindari penggunaan produk dengan wewangian Penggunaan sabun wangi, bubuk wangi, tisu toilet wangi atau berwarna, pembalut dan panty liner yang mengandung pewangi, dapat mengiritasi uretra. Hindari menggunakan produk dengan wewangian untuk mengurangi risiko UTI. 5. Minum obat Jika Anda memiliki UTI berulang setelah berhubungan seks, segera konsultasikan dengan dokter. Dokter mungkin akan meresepkan tablet antibiotik yang harus diambil setiap kali melakukan hubungan seks. Hal ini dapat mengurangi risiko UTI berulang. Jika Anda memiliki UTI berulang yang tidak berhubungan dengan seks, dokter akan meresepkan antibiotik dosis rendah, yang harus diambil setiap hari selama beberapa bulan. 6. Ubah alat kontrasepsi Anda

mungkin akan menyebabkan UTI.     Diperlukan terapi antibiotic dengan urinealisis berulang atau setelah pemberian obat Dianjurkan untuk tidak menahan keinginan untuk berkemih Jaga kebersihan daerah genetalia. Demikian juga anak perempuandi anjurkan untuk tidak main-main di bak mandi setelah bersampo.detik. Setelah pemberian obat tetap harus control periksa. Wanita di anjurkan untuk berkemih sehabis berhubungan intim untuk membilas mikroorganisme yang masuk. Mandi busa tidak di anjurkan bagi anak perempuan karena dapat terjadiiritasi pada lubang uretra sehingga memberikan akses kepada bakteri ke uretra. konsultasikan dengan dokter mengenai alat kontrasepsi yang terbaik bagi Anda.Serta ekstrak dari kulit manggis yang mengandung antibiotik. http://health. Pendidikan Kesehatan  Wanita dan anak perempuan dianjurkan untuk sering minum (jus cranberry terbukti dapat menrunkan insiden sistitis) dan pergi buang air kecil sesuai kebutuhan untuk membilas mikro organisme yang mungkin merayap naik ke uretra.com/read/2012/08/29/182238/2002524/763/agar-wanita-tak-kenainfeksi-saluran-kencing%22 .    Anak perempuan harus di beri tahu sedini mungkin agar membilas dari depan ke belakang agar menghindari kontaminasi lubang uretra oleh bakteri feses. Jika UTI terjadi.Beberapa wanita yang menggunakan kondom wanita atau penggunaan kondom pasangan yang dilapisi dengan spermisida.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful