Penerapan Sel Volta dalam Kehidupan Sehari-Hari

Anggota : Arisa as (07) Laila fitriana (24) Merza paramita (27) Puti Aisha (31) Ulpia rospratiwi (38)

Tipe-tipe sel Volta beserta contohnya dijelaskan pada uraian berikut : sel volta primer dan sel volta sekunder. sekunder. sel bahan bakar adalah sebuah sel yang secara bertahap menghabiskan pereaksi yang disuplai ke elektrode-elektrode dan secara bertahap pula membuang produkproduknya .Prinsip-Prinsip Sel Volta dalam Kehidupan Seharihari Sel primer adalah sel yang dibentuk dari katode dan anode yang langsung setimbang ketika menghasilkan arus. Sel Volta dapat dibedakan menjadi sel Volta primer. Sel sekunder adalah sel yang dapat diperbarui dengan cara mengembalikan elektrodenya ke kondisi awal dan sel bahan bakar.

Sel Volta Primer Selkering Lechlanche merupak an contoh sel Volta primer. NH4Cl. dan kadang-kadang ditambahkan ZnCl2 dalam bentuk pasta. Elektrolit sel ini adalah campuran MnO2. Reaksi yang terjadi pada sel Katode : 2 MnO2(s) + 2 NH4+(aq) + 2 e– → Mn2O3(s) + 2 NH3(g) + H2O(l) Anode : Zn(s) → Zn2+(aq) + 2 e– Reaksi : Zn(s) + 2 MnO2(s) + 2 NH4+(aq)→Mn2O3(s) + Zn2+(aq) + 2 NH3(g) + H2O(l) . sedikit air. Sel kering atau baterai kering terdiri atas wadah yang terbuat dari seng dan bertindak sebagai anode serta batang karbon sebagai katode.

Reaksi yang berlangsung. . Elektrode Zn teroksidasi menjadi ion Zn2+ Zn → Zn2+ + 2 e– b. Elektron yang dilepaskan mengalir melalui kawat penghantar menuju elektrode karbon.Cara kerja sel kering: a. yaitu: • Anode : Zn(s) + 2 OH–(aq) → Zn(OH)2(s) + 2 e– Katode : 2 MnO2(s) + 2 H2O(l) + 2 e– → 2 MnO(OH)(s) + 2 OH–(aq) Reaksi : 2 MnO2(s) + 2 H2O(l) + Zn(s) → 2 MnO(OH)(s) + Zn(OH)2(s) Baterai alkalin ini dapat menghasilkan energi dua kali energi total Lechlanche dengan ukuran yang sama. Sel yang sering digunakan sebagai ganti sel kering Lechlanche adalah baterai alkalin. Elektron-elektron pada elektrode karbon mereduksi MnO2 dan NH4+ menjadi Mn2O3 dan NH3. c. Baterai ini terdiri atas anode seng dan katode mangan dioksida serta elektrolit kalium hidroksida.

Cara kerja sel aki: a. Pb2+(aq) + SO42–(aq) → PbSO4(s) b. Elektron yang dibebaskan mengalir melalui kawat penghantar menuju elektrode PbO2. PbO2(s) + 4 H+(aq) + 2 e– → Pb2+(aq) + 2 H2O(l) Pb2+(aq) + SO42–(aq) → PbSO4(s) . Sel aki terdiri atas elektrode Pb (anode) dan PbO2 (katode). c. Pada elektrode PbO2 elektron-elektron dari anode Pb akan mereduksi PbO2menjadi Pb2+ yang kemudian berikatan dengan SO42– dari larutan. Keduanya dicelupkan dalam larutan H2SO430%.Sel Volta sekunder • Sel aki (Accumulator) merupakan contoh sel Volta sekunder. Elektrode Pb teroksidasi menjadi Pb2+ Pb(s) → Pb2+(aq) + 2 e– Pb2+ yang terbentuk berikatan dengan SO42– dari larutan.

Anode : Pb(s) + SO42–(aq) → PbSO4(s) + 2 e– Katode: PbO2(s) + H2SO4(aq) + 2 H+ + 2 e– → PbSO4(s) + 2 H2O(l) Reaksi : Pb(s) + PbO2(s) + 2 H2SO4 → 2 PbSO4(s) + 2 H2O • Pada reaksi pemakaian sel aki. . Oleh karena itu. molekul-molekul H2SO4 diubah menjadi PbSO4 dan H2O sehingga konsentrasi H2SO4 dalam larutan semakin berkurang. daya listrik dari aki terus berkurang dan perlu diisi kembali.• Reaksi yang terjadi pada sel aki dapat ditulis sebagai berikut.

Sel aki (accumulator) merupakan contoh sel Volta sekunder .

Gas hidrogen yang dialirkan pada pelat nikel berpori teroksidasi membentuk H2O. Sel ini digunakan pada pesawat ruang angkasa. Sel hidrogen-oksigen terdiri atas anode dari lempeng nikel berpori yang dialiri gas hidrogen dan katode dari lempeng nikel oksida berpori yang dialiri gas oksigen. Pada elektrode nikel oksida elektron mereduksi O2 menjadi OH–. Elektron yang dibebaskan bergerak melalui kawat penghantar menuju elektrode nikel oksida. O2 + 2 H2O + 4 e– → 4 OH– Reaksi yang terjadi pada sel ini sebagai berikut. 2 H2 + 4 OH– → 4 H2O + 4 e– b. Anode : 2 H2(g) + 4 OH–(aq) → 4 H2O(l) + 4 e– Katode : O2(g) + 2 H2O(l) + 4 e– → 4 OH–(aq) Reaksi : 2 H2(g) + O2(g) → 2 H2O(l) Biasanya pada sel ini digunakan platina atau senyawa paladium sebagai katalis. Cara kerja sel ini adalah a.• • • • Sel hidrogen-oksigen termasuk jenis sel bahan bakar yang terus-menerus dapat berfungsi selama bahan-bahan secara tetap dialirkan ke dalamnya. c. Sel Bahan Bakar . Elektrolitnya adalah larutan KOH pekat.

6 Sel hidrogen-oksigen termasuk jenis sel bahan bakar. .Gambar 2.

.Cara kerja sel ini adalah a. Gas hidrogen yang dialirkan pada pelat nikel berpori teroksidasi membentuk H2O. 2 H2 + 4 OH– → 4 H2O + 4 e– b. Pada elektrode nikel oksida elektron mereduksi O2 menjadi OH–. O2 + 2 H2O + 4 e– → 4 OH– Reaksi yang terjadi pada sel ini sebagai berikut. Anode : 2 H2(g) + 4 OH–(aq) → 4 H2O(l) + 4 e– Katode : O2(g) + 2 H2O(l) + 4 e– → 4 OH–(aq) Reaksi : 2 H2(g) + O2(g) → 2 H2O(l) Biasanya pada sel ini digunakan platina atau senyawa paladium sebagai katalis. c. Elektron yang dibebaskan bergerak melalui kawat penghantar menuju elektrode nikel oksida.

sehingga aki dapat dipergunakan secara terus menerus. dalam larutan asam sulfat yang berfungsi sebagai elektrolit. Mekanisme reaksi ditampilkan pada Bagan reaksi.Contoh lain Penerapan sel volta pada kehidupan sehari-hari 1. . Aki umumnya kita temui memiliki potensial sebesar 6 Volt (kecil) sebagai sumber arus sepeda motor dan 12 V (besar) untuk mobil. Penerapan Sel Volta pada aki Aki atau accumulator merupakan sel volta yang tersusun atas elektroda Pb dan PbO. dan reaksi pengisian menggunakan arus listrik dari luar seperti peristiwa elektrolisa. Reaksi penggunaan aki merupakan sel volta. sel disusun dalam beberapa pasang dan setiap pasang menghasilkan 2 Volt. Aki merupakan sel yang dapat diisi kembali. Pada aki. Sehingga ada dua mekanisme reaksi yang terjadi.

• Sel aki disebut juga sebagai sel penyimpan. Anodenya terbuat dari logam timbal (Pb) dan katodenya terbuat dari logam timbal yang dilapisi PbO2.+ PbO2 + 4H+ " 2PbSO4 + 2H2O . • Reaksi penggunaan aki : Anode : Pb + SO4 2.→ PbSO4 + 2e Katode : PbO2 + SO42-+ 4H++ 2e → PbSO4 + 2H2O Reaksi sel : Pb + 2SO4 2. karena dapat berfungsi penyimpan listrik dan pada setiap saat dapat dikeluarkan .

sel ini digunakan dalam pesawat ruang angkasa. Penerapan Sel Volta Pada Baterai Baterai atau sel kering merupakan salah satu sel volta. NH4Cl dan air bertindak sebagai katoda. Sel bahan bakar merupakan bagian dari sel volta yang mirip dengan aki atau batere.2. yaitu sel yang menghasilkan arus listrik. Sehingga batere juga disebut dengan sel primer dan aki dikenal dengan sel sekunder. Batere disusun oleh Seng sebagai anoda. . dan grafit dalam elektrolit MnO2. berbeda dengan aki. dimana bahan bakarnya diisi secara terus menerus. Bahan baku dari sel bahan bakar adalah gas hidrogen dan oksigen. batere tidak dapat diisi kembali. sehingga dapat dipergunakan secara terus menerus juga.

Pengisian dilakukan dengan membalik arah aliran electron pada kedua electrode. Baterai Nikel-Kadmium Baterai Nikel-Kadmium merupakan baterai kering yang dapat di isi ulang.Reaksi sel yang terjadi sebagai berikut: Anode : Cd + 2OH. .3.Cd(OH)2 + 2e Katode :NiO2 + 2H2 O + 2e Ni(OH)2 + Ni(OH)2 + Cd + NiO2 + 2H2O Cd(OH)2 + Ni(OH)2 Hasil-hasil reaksi pada baterai nikel-kadmium merupakan zat padat yang melekat pada kedua elektrodenya.

kalkulator dan berbagai jenis peralatan elektrolit lainnya.Kegunaan baterai jenis ini adalah untuk arloji. Baterai Perak Oksida Susunan baterai perak oksida yaitu Zn (sebagai anode).reaksinya sebagai berikut: Anode :Zn + 2OH.Zn(OH)2 + 2e Katode :Ag2O + H2O + 2e 2Ag + 2OHReaksi Sel : Zn(s) + Ag2O(s) + H2O(l) " Zn(OH)2(s) + 2Ag(s) Baterai perak oksida memiliki potensial sel sebesar 1. dan pasta KOH sebagai elektrolit. .4.5 volt dan bertahan dalam waktu yang lama. Ag2O (sebagai katode).

+ 2H2 + O2 2H2O Sel seperti ini biasa di gunakan untuk sumber listrik pada pesawat luar angkasa . Bahan bakar (pereaksi) dialirkan terus menerus. Anode :2H2 + 4OH.5. Sel Bahan Bakar Sel bahan bakar merupakan selyang menggunakan bahan bakar campuran hydrogen dengan oksigen atau campuran gas alam dengan oksigen. Gas oksigen dialirkan ke katode melalui suatu bahan berpori yang mengkatalis reaksi dan gas hydrogen dialirkan ke anode.4H2O + 4e Katode :O2 + 2H2O + 4e 4OH.

Proses pemurnian tembaga merupakan contoh yang menarik dan mudah dilaksanakan. Na dan Ba dari senyawa KOH. Pemurnian ini menggunakan elektrolit yaitu CuSO4. dan secara terus menerus digantikan oleh Cu2+ yang berasal dari pelarutan tembaga kotor. O2. cara elektrolisa merupakan teknik yang handal. Dilain pihak pada katoda terjadi reaksi reduksi Cu2+ menjadi tembaga murni. Cu(s) → Cu2+(aq) + 2e Reaksi oksidasi ini akan melarutkan tembaga menjadi Cu2+. Pada proses ini tembaga yang kotor dipergunakan sebagai anoda. Ba(OH)2. . dimana zat tersebut akan mengalami oksidasi. NaOH. Proses Sintesa Sintesa atau pembuatan senyawa basa. hasil samping dari proses ini adalah terbentuknya serta pada pembuatan gas H2. 8.7. Pt dan Au > dari E0 Cu. unsur ini dapat larut namun cukup sulit tereduksi dibandingkan Cu. Oleh karena E0 unsur Ag. dan platina. Proses reaksi redoks dalam elektrolisis larutan CuSO4 adalah : CuSO4(aq) → Cu2+(aq) + SO42Ͳ(aq) Katoda: Cu2+(aq) + 2e → Cu(s) Anoda : Cu(s) → Cu2+(aq) + 2e Pengotor tembaga umumnya terdiri dari perak. Seperti reaksi yang telah kita bahas. maka ketiga logam tidak larut dan tetap berada di anoda biasanya berupa lumpur. dan Cl2. sehingga tidak mengganggu proses reduksi Cu. emas. Proses pemurnian logam Proses pemurnian logam juga mengandalkan proses elektrolisa. Demikian juga jika pengotor berupa Fe atau Zn. Mula-mula Cu2+berasal dari CuSO4. Misalnya pada pembuatan logam dari garam yaitu K.

Ketebalan lapisan juga dapat diatur sesuai dangan lama proses reduksi. Semakin lama maka lapisan yang terbentuk semakin tebal. Dengan kata lain emas Au terbentuk pada permukaan tembaga dalam bentuk lapisan tipis. Proses dalam penyepuhan Elektroplating atau penyepuhan merupakan proses pelapisan permukaan logam dengan logam lain. Emas (anoda) : Au(s) → Au3+(aq) + 3e (oksidasi) Tembaga (katoda) : Au3+(aq) + 3e → Au(s) (reduksi) Dari persamaan reaksi tampak pada permukaan tembaga akan terjadi reaksi reduksi Au3+(aq) + 3e → Au(s). . Misalnya tembaga dilapisi dengan emas dengan menggunakan elektrolit larutan emas (AuCl3).6.

Terimakasih .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful